Abdi Dharma: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. Vol. 4 No. Halaman: 15 Ae 24. Januari 2026 https://journal. id/index. php/Abdi-Dharma/index Sosialisasi Edukasi Ekonomi Berbasis UMKM dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia MI/SD sebagai Upaya Penguatan Literasi Siswa MIS NU Sumedang Sari Khasbi Ainun Najib1. Gustina Masitoh2 . Rusmiati3 . Karina Mutiara Sari4 . Inti Sapitri5 1,2,3,4,5 Universitas Nurul Huda OKU Timur E-mail: 1khasbi@unuha. id , 2gustina@unuha. id , rusmiati@stkipnurulhuda. Info Artikel Abstrak Article history: Available online DOI: 10. 30599/AbdiDharma. Abstrak Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi edukasi ekonomi berbasis Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) yang diintegrasikan ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat MI/SD sebagai upaya penguatan literasi siswa di MIS NU Sumedang Sari. Permasalahan yang dihadapi adalah belum optimalnya pemanfaatan konteks ekonomi lokal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia serta rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep ekonomi sederhana. Metode pelaksanaan PKM menggunakan pendekatan sosialisasi dan pendampingan yang meliputi penyampaian materi edukasi ekonomi, diskusi interaktif, serta penerapan pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis teks dengan tema UMKM lokal. Subjek kegiatan terdiri atas siswa dan guru MIS NU Sumedang Sari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi membaca dan menulis siswa, yang tercermin dari meningkatnya kemampuan memahami teks, mengidentifikasi informasi utama, serta menyusun teks sederhana bertema ekonomi lokal. Selain itu, pemahaman siswa mengenai aktivitas ekonomi dan peran UMKM di lingkungan sekitar juga mengalami Kegiatan ini turut meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran Bahasa Indonesia yang kontekstual dengan mengintegrasikan edukasi ekonomi. Dengan demikian, edukasi ekonomi berbasis UMKM dapat menjadi strategi pembelajaran kontekstual yang efektif dalam memperkuat literasi siswa pada jenjang ISSN x-x This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License pendidikan dasar. Kata kunci: sosialisasi, edukasi ekonomi. UMKM. Pembelajaran Bahasa Indonesia MI/SD. Literasi Siswa. Abstract This Community Service Program (PKM) aims to implement and evaluate Micro. Small, and Medium Enterprises (MSME. -based economic education integrated into Indonesian language learning at the elementary school level as an effort to strengthen studentsAo literacy at MIS NU Sumedang Sari. The problems addressed in this program include the limited use of local economic contexts in Indonesian language learning and studentsAo low understanding of basic economic concepts. The PKM was conducted using a socialization and mentoring approach, which included the delivery of economic education materials, interactive discussions, and the implementation of text-based Penulis1. Penulis2. Penulis3 | 15 Sosialisasi Edukasi Ekonomi Berbasis UMKM dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia MI/SD sebagai Upaya Penguatan Literasi Siswa MIS NU Sumedang Sari Indonesian language learning with themes derived from local MSMEs. The participants consisted of students and teachers of MIS NU Sumedang Sari. The results indicate an improvement in studentsAo reading and writing literacy skills, reflected in their enhanced ability to comprehend texts, identify main information, and produce simple texts related to local economic activities. addition, studentsAo understanding of economic activities and the role of MSMEs in their surrounding environment also increased. The program further contributed to improving teachersAo competence in designing and implementing contextual Indonesian language learning by integrating economic education. Therefore. MSMEs-based economic education can serve as an effective contextual learning strategy to strengthen literacy at the elementary education level. Keywords: socialization, economic education. MSMEs. MI/SD Indonesian Language Learning. Student Literacy. PENDAHULUAN Literasi merupakan kompetensi dasaryang harus dikuasasi oleh siswa sejak jenjang pendidikan dasar (SD), termasuk di madrasah ibtidaiyah. Kemampuan literasi membaca dan menulis berperan sangat penting dalam menunjang keberhasilan pembelajaran lintas mata pelajaran . serta membentuk pola pikir kritis dan kreatif siswa. Namun, hasil observasi di MIS NU Sumedang Sari menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia masih cenderung bersifat tekstual dan kurang dikaitkan dengan konteks kehidupan nyata siswa, sehingga berdampak pada rendahnya minat belajar dan pemahaman literasi siswa. Di sisi lain, edukasi ekonomi sejak dini menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi perkembangan sosial dan ekonomi masyarakat. Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan bagian dari kehidupan ekonomi yang dekat dengan lingkungan siswa dan memiliki potensi besar untuk dijadikan suumber belajar kontekstual. Integrasi konsep UMKM dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan nilai-nilai ekonomi yang sederhana sekaligus meningkatkan keterampilan literasi melalui aktivitas membaca, menulis, berbicara, dan menyimak berbasis pengalaman nyata. Pembelajaran Bahasa Indonesia MI/SD yang mengintegrasikan edukasi ekonomi berbasis UMKM sejalan dengan pendekatan pembelajaran kontekstual dan tematik yang menekankan keterkaitan antara materi pelajaran dan kehidupan sehari-hari siswa. Melalui pemanfaatan teks-teks yang berkaitan dengan UMKM, seperti teks deskripsi produk, teks informatif, dan cerita inspiratif tentang pelaku usaha lokal, siswa tidak hanya dilatih kemampuan literasinya, tetapi juga dikenalkan pada konsep kewirausahaan, kerja keras, dan kemandirian. Pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis literasi di MI/SD mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, serta berpikir kritis siswa. Sosialisasi Edukasi Ekonomi Berbasis UMKM dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia MI/SD merupakan upaya inovatif untuk mengintegrasikan pendidikan ekonomi praktis dengan mata pelajaran bahasa, guna memperkuat literasi siswa di tingkat madrasah ibtidaiyah seperti MIS NU Sumedang Sari. Pendekatan ini memanfaatkan UMKM sebagai konteks nyata untuk mengajarkan keterampilan berbahasa sambil menanamkan wawasan ekonomi sejak dini. MIS NU Sumedang Sari, berlokasi di Jl. Moh. Munir. Sumedang Sari. Kec. Buay Madang Timur fokus pada pendidikan berbasis karakter, teknologi, dan lingkungan melalui Komunitas Belajar Cerdas. Visi sekolah menargetkan pendidik profesional dan inovatif, dengan misi membangun literasi serta sinergi antarstakeholder. Program ini mendukung transformasi Kurikulum Merdeka untuk pembelajaran Khasbi Ainun Najib1. Gustina Masitoh2 . Rusmiati3 . Karina Mutiara Sari4 . Inti Sapitri. 16 Abdi Dharma: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. Vol. 4 No. Halaman: 15 Ae 24. Januari 2026 Sosialisasi edukasi ekonomi berbasis UMKM di MI bertujuan untuk menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini melalui integrasi dengan pembelajaran, khususnya Bahasa Indonesia, guna memperkuat literasi dan pemahaman ekonomi siswa. Meningkatkan kesadaran siswa MI tentang peran UMKM sebagai pilar ekonomi nasional melalui sosialisasi dan pendekatan pembelajaran kontekstual. Menumbuhkan minat wirausaha dengan mengajak siswa mencintai produk lokal dan memahami pengembangan usaha mikro (Permana, 2. Memberikan pengetahuan praktis tentang pengembangan UMKM, termasuk pemasaran dan digitalisasi, melalui media Bahasa Indonesia seperti cerita atau proyek berbasis UMKM (Akbar et al. , 2. Meningkatkan keterampilan literasi siswa, seperti membaca dan menulis tentang konsep ekonomi sederhana dari UMKM lokal di Sumedang (Sitorus et al. , 2. Mendorong kolaborasi siswa dengan pelaku UMKM untuk pengalaman langsung, sehingga memperkaya pemahaman ekonomi dan mengurangi pengangguran masa depan. Membangun kompetensi bersaing siswa melalui workshop dan seminar UMKM yang terintegrasi dalam kurikulum MI/SD (Nursanty et al. , 2. Sosialisasi ini memperkuat literasi siswa dengan mengajarkan konsep ekonomi melalui cerita, tulisan, atau diskusi berbasis UMKM dalam Bahasa Indonesia, sehingga siswa lebih menghargai produk lokal dan berjiwa wirausaha. Bagi sekolah seperti MIS NU Sumedang Sari, hal ini meningkatkan kualitas pendidikan holistik dan mendukung peningkatan numerasi-literasi regional. Pendekatan terintegrasi ini mempersiapkan siswa menghadapi tantangan ekonomi masa depan (Rindrayani, n. Berdasarkan permasalahan tersebut. kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi edukasi ekonomi berbasis UMKM yang diintegrasikan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia MI/SD di MIS NU Sumedang Sari. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi siswa serta memberikan pemahaman dasar mengenai aktivitas ekonomi dan peran UMKM di lingkungan sekitar sekolah. Selain itu juga diharapkan kegiatan ini dapat menjadi alternatif model pembelajaran kontekstual bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran Bahasa Indonesia yang bermakna dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. METODE PELAKSANAAN Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di MIS NU Sumedang Sari dengan sasaran utama siswa serta guru sebagai pendamping pembelajaran. Metode pelaksanaannya dirancang mengguanakan pendekatan sosialisasi dan pendampingan edukatif yang terintegrasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis konteks UMKM lokal. Pelaksanaan kegiatan PKM terdiri atas beberapa tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Tahap persiapan, tim PKM melakukan koordinasi dengan pihak madrasah untuk mengidentifikasi kebutuhan dan permasalahan pembelajaran, merancang perangkat sosialisasi, serta meyiapkan materi pembelajaran Bahasa Indonesia yang terintegrasi dengan edukasi ekonomi berbasis UMKM. Materi disusun dalam bentuk teks bacaan, lembar kerja siswa, dan media pendukung yang relevan dengan karakteristik peserta didik. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui kegiatan sosialisasi edukasi ekonomi berbasisi UMKM yang diintegrasikan dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia. kegiatan ini meliputi penyampaian materi pengenalan UMKM, diskusi interaktif, serta praktik pembelajaran literasi, seperti membaca teks informatif tentan UMKM, menulis deskriptif produk sederhana, dan mempresentasikan hasil tulisan secara lisan. Pendekatan pembelajaran yang digunakan bersifat partisipatif dan kontekstual untuk mendorong keterlibatan siswa. Tahap evaluasi dilaksanakan untuk mengetahui efektivitas kegiatan PKM. Evaluasi dilakukan melalui observasi keterlibatan siswa selama kegiatan, penilaian hasil tugas literasi siswa, serta refleksi bersama guru terhadap proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Hasil evaluasi Khasbi Ainun Najib1. Gustina Masitoh2 . Rusmiati3 . Karina Mutiara Sari4 . Inti Sapitri. 17 Sosialisasi Edukasi Ekonomi Berbasis UMKM dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia MI/SD sebagai Upaya Penguatan Literasi Siswa MIS NU Sumedang Sari diguanakan sebagai dasar untuk menilai peningkatan literasi siswa dan kebermanfaatan integrasi edukasi ekonomi berbasis UMKM dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Melalui tahapan metode pelaksanaan tersebut, kegiatan PKM ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi siswa serta menjadi refrensi bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran Bahasa Indonesia yang kontekstual dan bermakna. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Kegiatan sosialisasi edukasi ekonomi berbasis UMKM yang diintegrasikan dalam pembelajaran bahasa indonesia di MIS NU Sumedang Sari menunjukan hasilyang positif. Sosialisasi dilaksanakan melalui pendekatan kontekstual dengan melibatkan siswa secara langsung dalam aktivitas simulasi UMKM sederhana yang disesuaikan dengan karakteristik siswa MIS Sumedang Sari. Hasil kegiatan sosialisai ini diperoleh berdasarkan tahapan pelaksanaan yang telah dirancang, meliputi taha persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Data Berikut hasil sosialisasi: Hasil Tahap Persiapan Pada tahap persiapan, tim pengabdian melakukan koordinasi dengan pihak MIS NU Sumedang Sari untuk mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran bahasa indonesia. Hasil koordinasi menunjukan bahwa siswa kelas IV dan V masih memerlukan penguatan literasi, khususnya dalam memahami teks bacaan dan menuangkan ide secara tertulis. Berdasarkan hasil identifikasi tesebut, tim pengabdian menyusun perangkat sosialisasi berupa materi pengenalan UMKM, teks bacaan konstektual, lembar kerja siswa (LKS), serta media pendukung pembelajaran. Seluruh perangkat pembelajaran dinyatakan siap digunakan dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Guru kelas menyatakan bahwa materi yang disiapkan relevan dengan kondisi siswa dan dapat mendukung pembelajaran bahasa indonesia secara kontekstual. Berikut tabel 1. Hasil tahap persiapan kegiatan sosiaisasi: Tabel 1. Hasil Tahap Persiapan Kegiatan Sosialisasi Aspek yang Dinilai Hasil Lapangan Keterangan Koordinasi dengan pihak Terlaksana Dilakukan dengan kepala sekolah dan guru kelas IV-V Identifikasi kebutuhan Ditemukan kebutuhan Siswa penguatan literasi memahami teks dan menulis Penyusunan perangkat Selesai Materi, dan media pendukung siap digunakan Kesesuaian materi dengan Sesuai Disesuaikan dengan konteks karakteristik siswa MIS Sumedang Sari dan lingkungan siswa Sumber : Data Primer, 2025 Berdasarkan data pada tabel 1. Pada tahap persiapan, seluruh perangkat sosialisasi berhasil disusun dan sinyatakan sesuai kebutuhan serta karakteristik siswa kelas IV dan V, sehingga mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan. Hasil Tahap Pelaksanaan Tahap pelaksanaan sosialisasi diikuti oleh 37 siswa kelas IV dan V. kegiatan diawali dengan pengenalan konsep dasar UMKM, dilanjutkan dengan diskusi interaktif dan praktik literasi yang terintegrasi dalam pembelajaran bahasa indonesia. Bedasarkan hasil observasi selama kegiatan berlangsung, diperoleh data pada tabel 2. Hasil tahap pelaksanaan sosialisasi: Tabel 2. Hasil Tahap Pelaksanaan Sosialisasi Khasbi Ainun Najib1. Gustina Masitoh2 . Rusmiati3 . Karina Mutiara Sari4 . Inti Sapitri. 18 Abdi Dharma: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. Vol. 4 No. Halaman: 15 Ae 24. Januari 2026 Indikator Pelaksanaan Siswa aktif dalam diskusi dan tanya jawab Siswa memahami teks bacaan UMKM Siswa mampu menulis teks deskriptif produk UMKM Siswa mampu mempresentasikan hasil tulisan secara Sumber : Data Primer, 2025 Jumlah Siswa Persentase (%) 86,49% 81,08% 75,68% 83,78% Berdasarkan data pada tabel 2. Hasil tahap pelaksanaan menunjukan tingkat keterlibatan siswa yang tinggi. Sebagian besar siswa aktif dalam diskusi, mampu memahami teks bacaan bertema UMKM, serta menunjukan kemampuan menulis deskriptif dan mempresentasikan hasil tulisan secara lisan. Hal ini mengindikasikan bahwa pendekatan pembelajaran partisipasi dan konstektual dalam meningkatkan aktvitas belajar siswa. Hasil Tahap Evaluasi Tahap evaluasi dilakukan melalui hasil tugas literasi siswa dan refleksi bersama guru kelas. Refleksi bersama guru menunjukan edukasi ekonomi berbasis UMKM dalam pembelajaran bahasa indonesia memberikan pengalaman belajar yang bermakna, mudah dipahami siswa, serta relevan dengan keidupan sehari-hari. Kegiatan sosialisasi ini dinilai bermanfaat dalam mendukung penguatan literasi siswa dan dapat diterapkan secara bekerlanjutan dalam pembelajaran di MIS NU Sumedang Sari. Berikut tabel 3. Hasil tahap evaluasi literasi siswa: Tabel 3. Hasil Tahap Evaluasi Literasi Siswa Aspek Literasi yang Dievaluasi Jumlah siswa Persentase Kategori Pemahaman membaca teks UMKM 78,38% Baik Kemampuan menulis deskriptif sederhana 72,97% Cukup Baik Keaktifan dan motivasi belajar 85,5% Tinggi Respon positif terhadap pembelajaran 33 89,19% Sangat Baik Sumber : Data Primer, 2025 Berdasarkan data pada tabel 3. Tahap evaluasi, data enunjukan adanya peningkatan pada aspek literasi membaca, menulis, dan motivasi belajar siswa. respon positif siswa dan guru memperkuat temuan bahwa integrasi edukasi ekonomi berbasis UMKM tidak hanya mendukung penguatan literasi bahasa indonesia, tetapi juga membeikan pengalaman belajar yang relevan dengan kehiduan sehari-hari siswa. dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini dinilai bermanfaat dan berpotensi untuk diterapkan secara berkelanjutan dalam pembelajaran di MIS NU Sumedang Sari. Pembahasan Kegiatan sosisalisasi edukasi ekonomi berbasis UMKM yang terintegrasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia di MIS Sumedang Sari, dilaksanakan sebagai upaya untuk menjawab kebutuhan penguatan literasi siswa secara kontekstual. Integrasi ini dirancang agar siswa tidak hanya menguasai keterampilan berbahasa, tetapi juga mampu memahami konsep ekonomi sederhana yang dekat degan kehidupan sehari hari. Melalui pendekatan ini, pembelajaan bahasa Indonesia diarahkan menjadi lebih bermakna karena materi yang dipelajari dikaitkan langsung dengan pengalaman nyata siswa di lingkungan sekitar. Hasil sosialisasi menunjukan bahwa pendekatan pembelajaran partisipaif dan kontekstual mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Aktivitas membaca teks betemu UMKM, menulis deskripsi produk sederhana, serta mempresentasikan hasil tulisan secara lisan memberikan ruag bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan literasi membaca, menulis, dan berbicara secara Khasbi Ainun Najib1. Gustina Masitoh2 . Rusmiati3 . Karina Mutiara Sari4 . Inti Sapitri. 19 Sosialisasi Edukasi Ekonomi Berbasis UMKM dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia MI/SD sebagai Upaya Penguatan Literasi Siswa MIS NU Sumedang Sari Temuan ini memperkuat pandangan bagi integrasi edukasi ekonomi berbasis UMKM dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat menjadi alternative strategi pembelajaran yang efektif dalam mendukung penguatan literasi di jenjang MI terutama di MIS NU Sumedang Sari. Integrasi literasi ekonomi dengan pembelajaran bahasa Indonesia Hasil kegiatan sosialisasi menunjukan bahwa ntegritas edukasi ekonomi berbasis UMKM dengan mata pelajaran bahasa Indonesia berhasil meningkatkan keterlibatan dan pemahaman temuan ini konsisten dengan penelitian yang menegaskan pentingnya menggabungkan pemelajaran ekonomi dalam konteks kuikulum sekolah dasar untuk memperkuat keterampilan literasi siswa. literasi ekonomi merupakan keterampilan dasar yang harus dipahami sejak dini karenamembantu siswa memahami konsep ekonomi sederhana seperti nilai uang, kebutuhan versus keinginan, serta pengambilan keputusan finansial yang bijak. Hal ini sejalan dengan kajian literature yang memaparkan bahwa integrasi literasi ekonomi dalam kurikulum SD dapat membantu siswa menghadapi tantangan ekonomi di masa depan serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis sejak dini (Susanto et al. , 2. Pembelajaran tematik yang menggabungkan Bahasa Indonesia dan ekonomi kontekstual juga sejalan dengan pendekatan pembelajaran kontekstual yang menempatkan siswa sebagai subjek aktif, bukan pasif. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penggunaan metode interaktif dan tematik dalam pembelajaran ekonomi dapat meningkatkan keterlibatan siswa secara signifikan, termasuk kemampuan membaca, menulis, dan berpikir analitis dalam konteks ekonomi dasar (Susanto et al. , 2. Berikut gambar 1. Integrasi literasi ekonomi dengan pembelajaran bahasa Indonesia. Gambar 1. Integrasi literasi ekonomi dengan pembelajaran bahasa Indonesia. Berdasarkan gambar 1. Menjelaskan bahwa proses integrasi literasi ekonomi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, di mana siswa kelas IV dan V MIS NU Sumedang Sari sedang mengerjakan tugas literasi berupa membaca teks bertema UMKM dan menuliskan deskripsi sederhana terkait produk ekonomi lokal. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia tidak hanya berfokus pada aspek kebahasaan, tetapi juga dikaitkan dengan pemahaman konteks ekonomi sederhana. Integrasi ini membantu siswa memahami isi bacaan secara lebih bermakna karena materi yang dipelajari dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka Partisipasi siswa dan efektivitas metode Tingkat keterlibatan siswa yang tinggi (Ou80%) dalam kegiatan diskusi, pembacaan teks, serta Khasbi Ainun Najib1. Gustina Masitoh2 . Rusmiati3 . Karina Mutiara Sari4 . Inti Sapitri. 20 Abdi Dharma: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. Vol. 4 No. Halaman: 15 Ae 24. Januari 2026 penulisan deskriptif mencerminkan efektivitas pendekatan pembelajaran kontekstual-partisipatif yang digunakan. Hal ini konsisten dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pembelajaran interaktif, seperti diskusi dan proyek kolaboratif, efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep ekonomi di sekolah dasar. Pendekatan yang memadukan teori dengan praktik nyata . eperti simulasi UMKM) dapat merangsang minat belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa, yang merupakan salah satu tujuan literasi ekonomi di tingkat SD (Susanto et al. , 2. Selain itu, studi lain menekankan bahwa integrasi literasi ekonomi dengan aktivitas nyata . isalnya menabung, simulasi jual-bel. dapat memfasilitasi pemahaman siswa mengenai perilaku keuangan yang sehat sekaligus memperkuat keterampilan bahasa mereka dalam konteks yang bermakna (Agustin et al. , 2. Berikut gambar 2. Partisipasi siswa dan efektivitas metode Gambar 2. Partisipasi siswa dan efektivitas metode Berdasarkan gambar 2. partisipasi aktif siswa dalam kegiatan sosialisasi edukasi ekonomi berbasis UMKM melalui simulasi jual beli sederhana. Siswa terlibat langsung sebagai penjual dan pembeli, berinteraksi, bertanya, serta berdiskusi secara alami. Kondisi ini menunjukkan efektivitas metode pembelajaran partisipatif dan kontekstual yang digunakan, karena siswa tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga pelaku aktif dalam proses pembelajaran. Keterlibatan ini berdampak positif terhadap motivasi dan keaktifan siswa selama kegiatan berlangsung. Peningkatan literasi membaca, menulis, dan berbicara Data menunjukkan bahwa mayoritas siswa mampu memahami teks bacaan, menulis deskripsi produk UMKM, dan mempresentasikan hasil tulisan secara lisan. Temuan ini mendukung literatur bahwa pembelajaran tematik yang menggabungkan aspek literasi dasar seperti membaca dan menulis dengan ekonomi praktis dapat memperkuat kompetensi literasi secara keseluruhan. Program literasi finansial di sekolah dasar yang dipadukan dengan kegiatan praktis pembelajaran terbukti mampu meningkatkan motivasi, keterampilan berpikir kritis, serta keterampilan komunikasi siswa dalam konteks nyata (Agustin et al. , 2. Berikut gambar 3. Peningkatan literasi membaca, menulis, dan berbicara Khasbi Ainun Najib1. Gustina Masitoh2 . Rusmiati3 . Karina Mutiara Sari4 . Inti Sapitri. 21 Sosialisasi Edukasi Ekonomi Berbasis UMKM dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia MI/SD sebagai Upaya Penguatan Literasi Siswa MIS NU Sumedang Sari Gambar 3. Peningkatan literasi membaca, menulis, dan berbicara Berdasarkan gambar 3. peningkatan kemampuan literasi siswa, khususnya pada aspek berbicara dan menulis. Siswa tampak percaya diri saat menjelaskan produk UMKM yang mereka jual, menggunakan bahasa lisan yang sederhana dan runtut. Aktivitas ini merupakan implementasi pembelajaran Bahasa Indonesia yang mengintegrasikan keterampilan membaca teks, menulis deskripsi produk, serta mempresentasikan hasil tulisan secara lisan. Kegiatan ini membuktikan bahwa literasi dapat dikembangkan secara terpadu melalui aktivitas yang kontekstual dan Dampak social-ekonomi pendidikan UMKM Pengenalan konsep UMKM kepada siswa sejak tingkat dasar berimplikasi positif terhadap pemahaman mereka tentang dunia usaha dan ekonomi mikro. Hal ini sejalan dengan penelitian yang mengemukakan bahwa literasi ekonomi di sekolah dapat menjembatani siswa memahami fenomena ekonomi di masyarakat, sekaligus mempersiapkan mereka untuk peran aktif di masa depan, baik sebagai konsumen cerdas maupun calon pelaku usaha kecil di komunitasnya (Susanto et al. , 2. Dampak sosial-ekonomi dari pendidikan UMKM yang diperkenalkan sejak dini. Siswa mulai memahami konsep ekonomi dasar seperti proses jual beli, nilai uang, kejujuran, dan tanggung jawab dalam bertransaksi. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan ekonomi, tetapi juga menanamkan sikap kewirausahaan dan sosial yang penting bagi kehidupan Pendidikan UMKM dalam pembelajaran ini berperan sebagai sarana pembentukan karakter sekaligus penguatan literasi kontekstual. Tantangan dan rekomendasi Meskipun hasil kegiatan menunjukkan kemajuan, literatur juga mencatat bahwa pengintegrasian literasi ekonomi dalam pembelajaran masih menghadapi tantangan, terutama kurangnya sumber daya materi ajar spesifik serta pelatihan bagi guru dalam mengajarkan konsep ekonomi praktis. Beberapa penelitian merekomendasikan penguatan pelatihan guru dan penyediaan bahan ajar tematik agar literasi ekonomi dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dan konsisten dalam pembelajaran rutin (Romantica et al. , 2. Khasbi Ainun Najib1. Gustina Masitoh2 . Rusmiati3 . Karina Mutiara Sari4 . Inti Sapitri. 22 Abdi Dharma: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. Vol. 4 No. Halaman: 15 Ae 24. Januari 2026 PENUTUP Kegiatan sosialisasi edukasi ekonomi berbasis UMKM yang diintegrasikan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di MIS NU Sumedang Sari telah terlaksana dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap penguatan literasi siswa. Melalui pendekatan pembelajaran yang partisipatif dan kontekstual, siswa tidak hanya mampu meningkatkan keterampilan membaca, menulis, dan berbicara, tetapi juga mulai memahami konsep ekonomi dasar yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Integrasi materi UMKM dalam pembelajaran Bahasa Indonesia menjadikan proses belajar lebih bermakna dan menarik bagi siswa MI/SD. Berdasarkan hasil kegiatan dan evaluasi yang dilakukan, sosialisasi ini dinilai bermanfaat serta berpotensi untuk diterapkan secara berkelanjutan dalam pembelajaran di madrasah. Oleh karena itu, disarankan agar guru dapat mengembangkan dan mengadaptasi model pembelajaran serupa dengan memanfaatkan konteks lokal dan potensi UMKM di lingkungan sekitar sekolah. Ke depan, kegiatan pengabdian serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan yang lebih luas guna mendukung penguatan literasi dan pembentukan karakter kewirausahaan siswa sejak dini. UCAPAN TERIMAKASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan judul AuSosialisasi Edukasi Ekonomi Berbasis UMKM dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia MI/SD sebagai Upaya Penguatan Literasi Siswa MIS NU Sumedang SariAy. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Kepala Madrasah (KAMAD) MIS NU Sumedang Sari beserta dewan guru yang telah memberikan dukungan, fasilitas, dan kerja sama selama kegiatan berlangsung. Selain itu, apresiasi juga disampaiakan kepada siswa MIS NU Sumedang Sari yang telah berpartisipasi secara aktif dalam antusias dalam seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi. Penulis juga mengucapkan terimaksih kepada seluruh tim pelaksana PKM serta pihak-pihak terkait lainnya yang telah memberikan kontribusi, baik secara langsung, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat dalam penguatan literasi serta pemahaman ekonomi berbasis UMKM bagi siswa MI NU Sumedang Sari. DAFTAR PUSTAKA