PROFESI (Profesional Isla. : Media Publikasi Penelitian. Volume 22. No 1 Website: https://journals. id/index. php/profesi/ Analisis Risiko Kecelakaan Kerja dan Kepatuhan Penggunaan APD Di Stasiun Pengolahan PTPN IV Regional I PKS Rambutan Kata Kunci: Abstrak APD. JSA, Kecelakaan Kerja. Keselamatan dan Kesehatan Kerja Keselamatan dan Kesehatan Kerja bagi pekerja adalah salah satu komitmen yang dijunjung tinggi PTPN IV PKS Rambutan untuk melindungi pekerja dan mengurangi kecelakaan kerja di area pabrik. Penggunaan APD penting untuk mengurangi potensi kecelakaan kerja bagi pekerja yang ada di pabrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko kecelakaan yang ada di stasiun pada proses pengolahan di PKS Rambutan. Identifikasi risiko kecelakaan ini menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) untuk mengetahui seberapa besar potensi bahaya yang ada di area pengolahan, dan APD yang tepat untuk area tersebut. Hasil dari penelitian ini terlihat bahwa penggunaan APD di area pengolahan sudah baik. Untuk meningkatkan dan mengoptimalkan keselamatan ditempat kerja penting untuk para pekerja untuk selalu mematuhi prosedur K3 dan SOP yang sudah ditetapkan perusahaan. PTPN IV Regional I PKS Rambutan mencegah kecelakaan kerja dengan rambu bahaya, pelatihan rutin. SOP, dan APD. Serta berhasil mencapai status Zero Accident dalam dua tahun terakhir, mencerminkan efektivitas dari program keselamatan yang diterapkan. Risk Analysis of Work Accidents and Compliance With PPE Usage at The PTPN IV Regional I PKS Rambutan Processing Station Keyword: Abstract PPE. JSA. Work Accidents. Occupational Health and Safety Occupational health and safety for workers is one of the core commitments upheld by PTPN IV Rambutan Palm Kernel Station (PKS) to protect workers and reduce work accidents in the plant area. The use of Personal Protective Equipment (PPE) is crucial to reduce the potential for work accidents for workers within the plant. This study aims to identify the accident risks present at the station during the processing activities at Rambutan PKS. The identification of accident risks utilizes the Job Safety Analysis (JSA) method to determine the extent of potential hazards in the processing area and the appropriate PPE for that area. The results of this study indicate that PPE usage in the processing area is already well-implemented. To further enhance and optimize workplace safety, it is important for workers to consistently adhere to the Occupational Health and Safety (OHS) procedures and Standard Operating Procedures (SOP) established by the company. PTPN IV Regional I Rambutan PKS prevents work accidents through hazard signs, regular training. SOP, and PPE, and has successfully achieved Zero Accident status over the past two years, reflecting the effectiveness of the implemented safety program. PROFESI (Profesional Isla. : Media Publikasi Penelitian. Volume 22. No 1 Website: https://journals. id/index. php/profesi/ Pendahuluan PTPN IV (Perkebunan Nusantara IV) Regional I Perkebunan Kelapa Sawit Rambutan merupakan perkebunan yang berfokus pada pengelolaan dan produksi kelapa sawit, mulai dari penanaman hingga pengolahan minyak sawit mentah (CPO). Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. di PTPN IV sangat penting untuk memastikan keberlangsungan operasional perusahaan secara aman dan efisien. Sebagai perusahaan perkebunan yang mengelola aktivitas yang memiliki risiko kecelakaan kerja seperti pengolahan kelapa sawit. PTPN IV memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keselamatan para pekerjanya Keselamatan kerja karyawan memiliki nilai yang sangat vital bagi perusahaan, karena hal ini menjadi faktor utama dalam keberhasilan perusahaan menjaga reputasi baik di bidang K3. Sebagaimana pepatah mengatakan, "Keamanan adalah Prioritas Utama," keberhasilan perusahaan juga melindungi para pekerjanya (Muharani dan Dameria, 2. Lingkungan kerja yang penuh risiko, mengingat aktivitas produksi yang melibatkan mesin-mesin berat, bahan kimia, serta proses bertekanan tinggi yang dapat membahayakan keselamatan pekerja jika tidak ditangani dengan tepat. Oleh karena itu, penerapan prosedur keselamatan dan kepatuhan terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di setiap stasiun pengolahan menjadi elemen yang tidak dapat diabaikan (Qadry dan Susilawati, 2. Penggunaan APD menjadi langkah terakhir dalam pengendalian risiko kecelakaan kerja, dan menjadi sangat penting ketika risiko tersebut tidak dapat dihindari (Ansya et al. Namun, meskipun para pekerja sudah menyadari pentingnya APD, kenyataannya masih banyak di antara mereka yang tidak menggunakannya (Yuliani dan Amalia, 2. Identifikasi terhadap potensi bahaya dan penilaian terhadap efektivitas APD sangat penting untuk memastikan keselamatan pekerja, menjaga operasional pabrik tetap lancar, serta mendukung reputasi perusahaan di bidang K3. Metode Penelitian Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup identifikasi, analisis risiko, serta wawancara dan diskusi (Yardani et al. , 2. Observasi dilakukan dengan mengamati pelaksanaan tugas pekerja dan pengoperasian mesin sesuai Kemudian, diidentifikasi sumber bahaya, dampak potensial, serta upaya (Sinaga et al. , 2. Data yang diperoleh dianalisis untuk menilai kemungkinan, dampak, dan risiko dari setiap Melalui wawancara dengan Ahli K3 Umum. Asisten Pengolahan. Mandor, dan Staf terkait, data tersebut dibahas, disesuaikan, dan diinput ke dalam JSA. Tabel 1. Contoh Job Safety Analysis PELUANG AKIBAT A = Hampir pasti akan terjadi / Almost certain 1 = Tidak ada Cedera, kerugian material kecil B = Cenderung untuk terjadi / Likely 2 = Cedera ringan/P3K, kerugian material sedang C = Mungkin dapat terjadi 3 = Hilang hari kerja, kerugian cukup besar D = Kecil kemungkinan 4 = Cacat, kerugian material E = Jarang terjadi 5 = Kematian, kerugian material sangat besar Uraian Kegiatan Penimbang an TBS Potensi Bahaya Dampak Tertimpa TBS Cedera Tertabrak Cedera Penilaian Resiko P A T D 2 Keterangan : R = Rutin NR = Non Rutin P = Peluang A = Akibat TR = Tingkat Risiko Tabel 2. Peluang & Akibat PROFESI (Profesional Isla. : Media Publikasi Penelitian. Volume 22. No 1 Website: https://journals. id/index. php/profesi/ Rumus : Tingkat Resiko = (Peluang x Akiba. Tabel 3. Matrix Analisis Resiko PELUANG AKIBAT Uraian Kegiatan Penimba TBS E = Extreme Risk/ Risiko Ekstrim, memerlukan penanganan/ tindakan segera H = High Risk/ Resiko tinggi, memerlukan perhatian pihak senior manajemen M = Moderate Risk, harus ditentukan tanggung jawab manajemen terkait L = Low Risk/ Resiko Rendah, kendalikan dengan prosedur rutin Pengoper Potensi Bahaya Dampak Penilaian Resiko P A T D 2 L Tertimpa TBS Cedera Tertabrak Radiasi Kompute Terkena Cedera Mata Hubunga n arus . orsletin g Listri. Total : Low Risk = 3. Moderate Risk = 1 APD yang wajib digunakan di stasiun ini mencakup Sepatu Safety. Helm, dan Sarung Tangan. Stasiun Sortasi Hasil Keselamatan dan Kesehatan Kerja di sebuah perusahaan memiliki hubungan yang kuat dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) oleh para karyawan selama jam kerja (Firdaus dan Yuamita, 2. APD berperan penting dalam melindungi pekerja dari risiko dan kejadian yang tidak diinginkan selama menjalankan tugas mereka sehari-hari. Terdapat 13 Stasiun dengan aktivitas yang dapat diidentifikasi dalam 27 aktivitas dengan Tingkat bahaya yang berbeda-beda. Hasil penelitian yang dilakukan di PT. Perkebunan Nusantara PKS Rambutan melalui metode JSA yang ada di setiap stasiun, dengan uraian sebagai berikut: Uraian Kegiatan Pengoper Capstand Potensi Bahaya Dampak Tergulun g tali Cedera Terjepit Cedera/lu ka bagian Sakit Cedera Terpelesa Terpental Penilaian Resiko P A T D 2 L Stasiun Sortasi adalah tempat untuk memilah Tandan Buah Segar berdasarkan kualitas dan ukuran, memastikan hanya buah yang sesuai standar yang diproses lebih lanjut. Tabel 5. JSA Sortasi Weight Bridge (Jembatan Timban. Stasiun Weight Bridge (Jembatan Timban. berfungsi untuk menimbang kendaraan pengangkut bahan baku seperti Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. Tabel 4. JSA Jembatan Timbang Total : Low Risk = 2. High Risk = 1 APD yang diperlukan di stasiun ini mencakup sepatu safety, helm, dan sarung Stasiun Loading Ramp Stasiun Loading Ramp adalah tempat di pabrik kelapa sawit untuk menurunkan dan memuat tandan buah segar (TBS) ke dalam Lori. PROFESI (Profesional Isla. : Media Publikasi Penelitian. Volume 22. No 1 Website: https://journals. id/index. php/profesi/ Tabel 6. JSA Loading Ramp Uraian Kegiatan Pengoper Loading Ramp Pengoper asian lori Pengisian Potensi Bahaya Dampak Tertimpa TBS Cedera Kebakara Kerusaka n asset Cedera Cedera Cedera Terjepit Tertimpa Tertimpa TBS Stasiun Sterilizer (Rebusa. Stasiun Sterilizer (Rebusa. adalah tempat di Tempat dimana Tandan Buah Segar (TBS) direbus menggunakan Sistem Triple Peak. Tabel 8. JSA Starillizer Penilaian Resiko P A T D 2 L Uraian Kegiatan Menurun kan dan Mensortir TBS Potensi Bahaya Dampak Tertimpa TBS Cedera Tertusuk Cedera/lu ka bagian Cedera Tertusuk . ojok/ga Uraian Kegiatan Pengoper Rebusan Potensi Bahaya Damp Terkena Luka Cedera Cedera Cedera Sakit ng dan Cedera Gangg Luka Terjepit Terjepit Terpelese Total : Low Risk = 2. Moderate Risk = 1. High Risk = 1 APD yang dibutuhkan di stasiun ini meliputi Sepatu safety. Helm, dan Sarung Tangan Stasiun Rail Track (Capstan. Stasiun Rail Track (Capstan. ialah tempat transfer Lori yang berisi Tandan Buah Segar (TBS), dari Loading Ramp ke Rebusan, dan dari Rebusan menuju Stasiun Thresher. Tabel 7. JSA Rail Track Terkena Kebising Terkena Total : Low Risk = 1. Moderate Risk = 3. High Risk = 2 APD yang diperlukan di stasiun ini mencakup Helm, sepatu Safety, sarung tangan, dan Ear Plug. Stasiun Thresher Stasiun Thresher adalah bagian dari stasiun Pabrik Kelapa Sawit yaitu tempat yang dimana dipisahkannya Berondolan dari Tandannya setelah proses perebusan. Penilaian Resiko P A T D 2 L Penilaian Resiko P A T C 2 M Total : Low Risk = 1. Moderate Risk = 1. High Risk = 2 APD yang dibutuhkan di stasiun ini mencakup helm, sarung tangan, dan sepatu safety PROFESI (Profesional Isla. : Media Publikasi Penelitian. Volume 22. No 1 Website: https://journals. id/index. php/profesi/ Tabel 9. JSA Threser Uraian Kegiatan Pengoper Hoisting Crane Kebersih Threser Tabel 11. JSA Kernel R Potensi Dampak Penilaian Bahaya Resiko P A T R Rantai/W Kematian C 3 H ire rop Cedera putus/Lor cukupseri i jatuh Terjatuh Kematian C 3 H Cedera Kebsiing Ganggua B 2 H R Terputar Kematian C 3 H Cedera Uraian Kegiatan Pengoper Press/Dig Potensi Bahaya Damp Kelelahan Cedera ng dan Gangg Penden Luka Kebisingan Polusi debu Tangan Tangan terkena air lock dry Terpeleset/t Terkena uap panas Dampak Cedera luka bakar dan Gangguan Pendengaran Gangguan Cedera pada Cedera serius, jari terputus. Cedera bagian tubuh Penilaian Resiko P A T C 2 M Total : Low Risk = 1. Moderate Risk = 4. Extreme Risk = 1 APD yang dibutuhkan di stasiun ini mencakup Helm, sepatu Safety. Ear Plug, dan masker Stasiun Klarifikasi Stasiun Klarifikasi adalah tempat memisahkan minyak mentah dari kotoran dan partikel padat, menghasilkan minyak yang lebih bersih dan berkualitas melalui proses pemisahan. Tabel 12. JSA Klarifikasi Penilaian Resiko P A T C 2 M Pengoper Kernel Silo Potensi Bahaya R Kebakaran Kebisingan Total : High Risk = 4 APD yang dibutuhkan di stasiun ini mencakup Helm. Sarung Tangan, dan sepatu Safety. Stasiun Press (Kemp. Stasiun Press ialah stasiun dimana dimulai proses ekstraksi minyak dari TBS, melalui proses pelumatan dan pengempaan. Tabel 10. JSA Press Uraian Kegiatan Total : Moderate Risk = 3 APD yang dibutuhkan di stasiun ini mencakup Helm. Sarung Tangan, dan sepatu safety. Stasiun Kernel Stasiun Kernel adalah tempat pemisahan Ampas Press dan Nut yang keluar dari stasiun Press untuk menghasilkan Cangkang dan Fiber sebagai Bahan Boiler, dan main product berupa Inti Sawit. Uraian Kegiatan Pengoper Klarifika Potensi Bahaya Dampak Penilaian Resiko P A T C 2 M Kebakaran Cedera luka Terkena Terpeleset/ Kebisingan Luka bakar Cedera bagian tubuh Gangguan Total : Moderate Risk = 3. High Risk = 1 APD yang dibutuhkan di stasiun ini mencakup Helm, sepatu Safety, dan Ear Plug. Water Treatment Water Treatment adalah stasiun di Pabrik Kelapa Sawit yang merupakan tempat PROFESI (Profesional Isla. : Media Publikasi Penelitian. Volume 22. No 1 Website: https://journals. id/index. php/profesi/ menghilangkan kontaminan agar aman digunakan sebagai air umpan Boiler. Tabel 13. JSA Water Treatment Uraian Kegiatan Uraian Kegiatan Pengoper Mesin genset/tur Pengoper Water Treatmen Potensi Bahaya Dampak Terhirup Keracuna Tercebur Terkena Kebising Kematian . Cedera Penilaian Resiko P A T C 2 M Potensi Bahaya Dampak Terbakar Cedera Kebising Ganggua Cedera Luka Ganggua Cedera Luka Ganggua Cedera Ganggua Ganggua Cedera Tersengat Ganggua Pengoper Boiler Terbakar Kebising Total : Low Risk = 1. Moderate Risk = 2. High Risk = 1 APD yang dibutuhkan di stasiun ini Sembura n api mencakup helm. Sepatu safety. Sarung Tangan Karet, dan Masker. Polusi Stasiun Fat Pit Stasiun Fat Pit adalah tempat di Pabrik Kelapa Sawit untuk mengumpulkan dan mengendapkan Sludge dari sisa proses pemurnian minyak di Stasiun Klarifikasi untuk diproses kembali. Tabel 14. JSA Fat Pit Uraian Kegiatan Pengoper asian Fat Pit Potensi Bahaya Terjatuh/t Dampak Cedera Penilaian Resiko P A T C 2 M Mengger kerak/abu Terpelese t pada Kebising Polusi Terpelese Penilaian Resiko P A T C 2 H Total : Low Risk = 1. Moderate Risk = 4. High Risk = 6 Di stasiun Boiler. APD yang dibutuhkan mencakup Helm. Sepatu Safety. Safety Vest. Kacamata Safet. Sarung Tangan, dan Earmuff. Sementara di bagian Kamar Mesin. APD yang diperlukan terdiri dari Helm, sepatu Safety. Sarung Tangan, dan Earmuff. Stasiun Empty Bunch Press Stasiun Empty Bunch Press adalah tempat di pabrik kelapa sawit untuk menampung tandan kosong setelah pemisahan buah. Total : Moderate Risk = 1 APD yang dibutuhkan di stasiun ini mencakup Helm. Sepatu Safety, dan Masker. Kamar Mesin dan Boiler Kamar Mesin Boiler adalah stasiun di pabrik kelapa sawit yang berisi Turbin Uap dan Boiler yang digunakan sebagai penyuplai energi listrik untuk proses produksi di Pabrik Kelapa Sawit. Tabel 15. JSA Kamar Mesin dan Instalasi PROFESI (Profesional Isla. : Media Publikasi Penelitian. Volume 22. No 1 Website: https://journals. id/index. php/profesi/ dan tempat pengempaan minyak yang masih tersisa pada Tandan Kosong untuk diproses kembali di Stasiun Klarifikasi. Tabel 16. JSA Empty Bunch Uraian Kegiatan Pengoper Empty Bunch Hopper Kebersih an area EBH Penyusun Potensi Bahaya Dampak Terjatuh/t Terjatuh/t Cedera Cedera Terjatuh/t Cedera Cedera Cedera Tertimpa Terantuk besi/plat Namun, terdapat beberapa catatan penting yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Stasiun Sterilizer, meskipun ear plug dianjurkan sebagai bagian dari APD, banyak pekerja yang tidak menggunakannya karena kebutuhan untuk mendengar aba-aba dari rekan kerja, padahal area kerja ini cukup bising dan berisiko menurunkan fungsi Komunikasi yang lebih efektif, seperti menggunakan gestur tubuh, dapat menjadi solusi agar pekerja tetap aman tanpa mengabaikan APD. Secara keseluruhan, penerapan APD di sebagian besar Stasiun sudah sangat baik, namun peningkatan kesadaran, kedisiplinan, dan konsistensi dalam penggunaan APD tetap kecelakaan kerja dan melindungi kesehatan pekerja secara optimal. Penilaian Resiko P A T C 2 H Simpulan Tabel 17. Total Tingkat Resiko Nama Stasiun Tingkat Resiko E H M L 1 S. Jembatan Timbang 2 S. Sortasi 3 S. Loading Ramp 1 1 2 4 S. Rail Track 2 1 1 5 S. Sterillizer 2 3 1 6 S. Threser 7 S. Press 8 S. Kernel 9 S. Klarifikasi 10 Water Treatment 1 2 1 11 S. Fat Pit 12 Kamar Mesin & 6 4 1 Boiler 13 S. Empty Bunch 1 1 3 Press Total Tingkat Resiko 1 21 19 15 PTPN IV Regional I khsususnya Pabrik Kelapa Sawit Rambtan telah melakukan upaya yang signifikan dalam mencegah risiko kecelakaan kerja. Melalui penerapan rambu bahaya di setiap stasiun, pelatihan rutin bagi pekerja, dan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP), pemberian APD yang sesuai. Perusahaan berhasil mencapai status Zero Total : Low Risk = 3. Moderate Risk = 1. High Risk = 1 APD yang dibutuhkan di stasiun ini mencakup sepatu Safety. Helm, dan Masker. Pembahasan Penerapan Alat Pelindung Diri (APD) di berbagai stasiun kerja secara umum sudah berjalan dengan baik, mencerminkan komitmen Perusahan terhadap keselamatan dan kesehatan karyawan dan tingginya kesadaran karyawan terhadap pentingnya Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Di Stasiun Jembatan Timbang. Sortasi. Loading Ramp. Railtrack. Therser. Press. Kernel. Klarifikasi. Water Treatment. Boiler . Kamar Mesin, dan Empty Bunch Press, para pekerja telah mematuhi prosedur keselamatan yang telah. ditetapkan, menunjukkan upaya nyata perusahaan dalam meminimalkan risiko kecelakaan di lingkungan kerja. Disiplin dalam penggunaan APD di area-area ini menjadi kunci untuk menjaga keselamatan dan kesehatan para pekerja dan mendapatkan bukti nyata dengan pencapaian status Zero Accident dalam 2 tahun terakhir. PROFESI (Profesional Isla. : Media Publikasi Penelitian. Volume 22. No 1 Website: https://journals. id/index. php/profesi/ Accident dalam dua tahun terakhir, mencerminkan efektivitas dari program keselamatan yang diterapkan. Dengan komitmen yang kuat terhadap keselamatan kerja dan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran. PTPN IV memiliki potensi untuk menjaga dan bahkan meningkatkan standar keselamatan di lingkungan kerja, sehingga melindungi kesehatan dan keselamatan semua karyawan. Untuk meningkatkan keselamatan kerja, pekerja PTPN IV disarankan selalu mematuhi prosedur dan menggunakan APD yang Laporkan potensi bahaya, ikuti pelatihan keselamatan, serta jaga komunikasi yang baik dengan rekan kerja. Perhatikan juga kesehatan diri agar tetap fokus dan waspada. Langkah-langkah ini akan membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih Pendidikan Biologi. : 109Ae116. https://doi. org/10. 31849/bl. Firdaus. A dan Yuamita. Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja Pada Proses Grading Tbs Kelapa Sawit Di PT. Sawindo Kencana Menggunakan Metode Job Safety Analysis (JSA). Jurnal Teknologi Dan Manajemen Industri Terapan. : 155Ae162. https://doi. org/10. 55826/tmit. Muharani. R dan Dameria. Factor Related To The Incidence Of Workplace Accidents To workers In The Production. Journal of Public Health Research and Community Health Development. : 122Ae130. Qadry. , dan Susilawati. Pengaruh Penggunaan APD Terhadap Incident di Tempat Kerja. Arrazi: Scientific Journal Health. 144Ae153. https://journal. csspublishing/index. Sinaga. Ruth. I dan Christine. Implementasi Job Safety Analysis dan Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control untuk meminimalkan Bahaya Kecelakaan Kerja di Stasiun Rebusan Pabrik PTPN i PKS Rambutan ( Persero ). : 7Ae Yardani. Akbar. J dan Ulimaz. Analisis Tingkat Kecelakaan Kerja Di Pabrik Kelapa Sawit PT. Abc Menggunakan Job Safety Analysis. Jurnal Teknologi Agro-Industri. 22Ae37. https://doi. org/10. 34128/jtai. Yuliani. I dan Amalia. FaktorFaktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Pekerja dalam Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat. : 14Ae19. https://doi. org/10. 33221/jikm. Pendanaan Penelitian ini didukung oleh PTPN IV Regional I yang telah memberikan informasi penting dan dukungan dalam pelaksanaannya. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing. Ibu Nurhayati, atas bimbingan yang diberikan selama proses penelitian, serta kepada pembimbing instansi. Bapak Muhammad Aldi Septiawan, atas bantuan dan dukungan pendanaannya. Terakhir, kami berterima kasih kepada temanteman Kelompok 14 LKP UINSU atas kerjasama dan kontribusi yang sangat berarti dalam penyelesaian penelitian ini. Referensi