Zona Komputer ISSN 2087-7269 Volume 16. Nomor 1 (April 2. SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN IKM (INDUSTRI KECIL MENENGAH) PADA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KOTA BATAM Nanny1. Sigid Safarudin2. Miswantini 3 nanny@univbatam. id1, muhamadsigidsafarudin@gmail. com2, m15w4nt1n1@gmail. Sistem Informasi. Fakultas Teknik. Universitas Batam. Jl. Uniba No. 5, 29432. Indonesia Abstract Small and Medium Industries (SMI. play a significant role in supporting economic growth, particularly in Batam City. However, the current registration process for SMIs, which is still carried out manually using physical documents and managed through basic applications such as Microsoft Excel, creates several challenges. These include the obligation for business owners to visit the office directly, difficulties in data retrieval, and delays in updating information needed for decision-making. To address these issues, this study designs an SMI Registration Information System using PHP and MySQL, developed with the Waterfall methodology consisting of requirements analysis, system design, implementation, and testing. The system provides features for data search, updates, and automatic report generation, enabling more efficient, real-time, and transparent registration and data management. The implementation of this information system is expected to improve services for SMI actors and support faster and more accurate decisionmaking in the development of SMIs in Batam City. Keywords: IKM Registration. Batam City Industry and Trade Office. Waterfall Method. MySQL. Abstrak Industri Kecil dan Menengah (IKM) mempunyai kontribusi penting pada pertumbuhan ekonomi, khususnya di Kota Batam. Namun, proses pendaftaran IKM yang masih dilakukan secara manual dengan berkas fisik dan pengelolaan data melalui aplikasi sederhana seperti Microsoft Excel menimbulkan kendala, antara lain keharusan pelaku IKM datang langsung ke dinas, sulitnya pencarian data, serta keterlambatan pembaruan informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan. Guna mengatasi masalah tersebut, penelitian ini merancang Sistem Informasi Pendaftaran IKM berbasis PHP dan MySQL dengan metode Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, penerapan, serta Sistem ini menyediakan fitur pencarian, pembaruan data, serta pembuatan laporan otomatis sehingga pendaftaran dan pendataan IKM dapat dilakukan lebih efisien, real time, serta transparan. Dengan adanya sistem informasi ini, diharapkan pelayanan kepada pelaku IKM semakin optimal dan dapat mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan akurat dalam pengembangan IKM di Kota Batam Kata Kunci: Pendaftaran IKM. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam. Metode Waterfall. MySQL. Pendahuluan 1 Latar Belakang Sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM) berfungsi sebagai salah satu pilar strategis yang menopang pertumbuhan ekonomi di Kota Batam. Namun demikian, proses pengelolaan yang masih dilakukan secara manual menyebabkan rendahnya Dengan demikian, diperlukan sebuah sistem informasi yang dioperasikan web yang pengolahan, serta analisis data IKM. Kehadiran sistem ini besar harapan dapat meningkatkan efektivitas operasional Dinas Perindustrian dan Perdagangan sekaligus mendorong perkembangan IKM secara berkelanjutan. 2 Rumusan Masalah Dasar perumusan yang menjadi pijakan dalam penyusunan laporan tugas akhir ini terletak pada identifikasi pokok persoalan yang ingin Bagaimana melakukan analisis kebutuhan sistem informasi pendaftaran IKM pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam agar sesuai dengan kebutuhan pengguna sekaligus mendukung transformasi digital pelayanan publik? Zona Komputer ISSN 2087-7269 Bagaimana merancang sistem informasi pendaftaran IKM yang terstruktur, efisien, dan mudah dioperasikan berdasarkan hasil analisis kebutuhan pengguna? Bagaimana membangun dan menerapkan sistem informasi pendaftaran IKM berbasis web dengan PHP dan MySQL, serta menilai efektivitasnya dalam meningkatkan efisiensi pendaftaran, keakuratan data, dan kepuasan 3 Batasan Masalah Berikut batasan masalah yang ditentukan : Aplikasi dirancang berbasis web dengan PHP pemrograman serta MySQL sebagai sistem basis data. Sistem ini ditujukan untuk digunakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam bersama para pelaku IKM. Ruang lingkup sistem mencakup proses pendaftaran, penyediaan informasi pembinaan, serta penyusunan laporan terkait IKM. 4 Tujuan Sebagaimana rumusan masalah yang sudah ada diuraikan sebelumnya, tujuan dari laporan tugas akhir ini ialah seperti berikut: Menganalisis kebutuhan baik fungsional maupun non-fungsional dalam pengembangan sistem informasi pendaftaran IKM di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, sekaligus merancang rancangan sistem yang Merancang sistem informasi pendaftaran IKM berbasis web yang dapat mencukupi keperluan pengguna serta memberikan kemudahan dalam proses registrasi. Mengembangkan dan menerapkan sistem informasi pendaftaran IKM dengan PHP dan MySQL, serta melakukan evaluasi terhadap efektivitasnya dalam meningkatkan efisiensi administrasi, ketepatan data, dan kepuasan pengguna layanan. 5 Manfaat Kegunaan dari studi ini, antara lain seperti Volume 16. Nomor 1 (April 2. Membantu dinas dalam proses pengelolaan data sekaligus menyediakan informasi pembinaan yang relevan bagi para pelaku IKM. Memberikan kemudahan bagi pelaku IKM pembaruan data melalui layanan yang disediakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam. Mendorong peningkatan kinerja dinas sehingga lebih efektif dan efisien dalam memberikan pelayanan optimal kepada pelaku IKM. Metodologi Penelitian 1 Kerangka Berfikir Setelah tahap perancangan sistem selesai, proses dilanjutkan pada pembuatan program sesuai hasil analisis. Selanjutnya dilakukan tahap pengujian guna memastikan sistem berjalan sejalan dengan desain yang sudah dibuat. Jika ditemukan kesalahan, dilakukan perbaikan hingga sistem mencapai hasil yang diharapkan. Secara umum, kerangka berpikir penelitian ini menggambarkan alur dari analisis kebutuhan hingga implementasi sistem yang berfungsi Gambar 1. Kerangka Berfikir Zona Komputer ISSN 2087-7269 2 Metode Pengumpulan Data Setelah tahap perancangan sistem selesai, proses dilanjutkan pada pembuatan program sesuai hasil analisis. Selanjutnya dilakukan tahap pengujian guna memastikan sistem berjalan selaras dengan desain yang sudah dibuat. Jika ditemukan kesalahan, dilakukan perbaikan hingga sistem mencapai hasil yang diharapkan. Secara umum, kerangka berpikir penelitian ini menggambarkan alur dari analisis kebutuhan hingga implementasi sistem yang berfungsi Metode Observasi Observasi merupakan kegiatan mengamati suatu proses atau objek untuk mendapatkan data informasi. Melalui observasi ini peneliti dapat mempelajari dan memahami proses yang sedang berjalan sehingga dapat menganalisa kebutuhan yang diperlukan. Wawancara Wawancara adalah teknik pengumpulan data yang menekankan interaksi tatap muka antara peneliti dan partisipan melalui proses tanya jawab, dengan tujuan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif serta menangkap sudut pandang responden secara langsung dan 3 Analisis Sistem Lama Untuk sistem yang dijalankan saat ini masih menerapkan sistem berrbasis manual yaitu pelaku IKM perlu datang ke dinas gunakan melakukan pendaftaran IKM dengan cara mengisi formulir yang kemudian oleh adminvdinas akan diinput pada tabel Ms Excel. Selanjutnya terkait dengan pelatihan,kegiatan IKM masih disampaikan melalui Whatsapps. Dengan demikian dinas membutuhkan suatu sistem yang dapat membantu bagi IKM dan admin untuk pendaftaran dan pengelolaan data IKM. 4 Flowchart Sistem Lama Berikut merupakan Flowchart Sistem Lama yang diterapkan pada proses pendataan IKM pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam. Pada flowchart sistem lama ini menunjukan proses pendataan masih dilakukan Volume 16. Nomor 1 (April 2. secara manual. Bentuk flowchart sistem sebagai Gambar 2. Flowchart Sistem Lama 5 Kebutuhan Fungsional Kebutuhan layanan utama yang harus tersedia dalam sistem. Contohnya mencakup pendaftaran pengguna, pengelolaan data IKM, pencarian data, pembaruan informasi, serta pembuatan laporan otomatis Kebutuhan fungsional tersebut akan dideskripsikan di dalam bentuk tabel, seperti Tabel 1. Kebutuhan Fungsional 6 Kebutuhan Non Fungsional Berikut kebutuhan non fungsional yang Zona Komputer ISSN 2087-7269 Sistem harus mempunyai antarmuka yang user Sistem hanya dapat diakses bagi pengguna yang terverifikasi . dmin dan pelaku IKM) dengan hak akses masing-masing. Sistem harus mudah dipahami dan digunakan oleh pelaku IKM dengan tingkat literasi digital yang beragam. Sistem mendukung penggunaan bahasa Indonesia dengan istilah yang familiar bagi pengguna umum. 7 Use Case Diagram Use case diagram merepresentasikan hubungan atau pola interaksi yang terjadi antara aktor sebagai pengguna dengan sistem yang dirancang atau dikembangkan. Diagram ini memvisualisasikan berbagai skenario penggunaan sistem, termasuk fungsionalitas utama yang diakses oleh pengguna. Berikut gambar Use Case: Volume 16. Nomor 1 (April 2. Usecase Login Aktor IKM. Admin. Kabid. Pimpinan Keterangan Use case ini memungkinkan aktor login ke dalam sistem dengan memasukkan username dan password. Prakondisi User/Admin sudah memiliki akun yang terdaftar dalam sistem. Bidang Khas Aktor Sistem Event Memverifikasi kredensial User membuka halaman login pengguna . sername&passwor. User memasukkan username dan 2. Mengarahkan pengguna ke halaman utama Gambar 4. Skenario Use Case 9 Perancangan Basis Data Perancangan basis data ialah tahapan menyusun struktur data secara sistematis untuk memastikan pengelolaan dan akses data yang Dalam sistem informasi pendataan IKM, basis data berperan penting sebagai pusat penyimpanan informasi terkait pelaku IKM, pendaftaran, pembinaan, laporan, dan aktivitas Gambar 5. Entity Relationship Diagram (ERD) Tinjauan Pustaka Gambar 3. Use Case Diagram 8 Skenario Use Case Skenario Use Case merupakan gambaran interaksi antara aktor dan sistem beserta fungsionalitas yang ditawarkan oleh sistem. Berikut skenario use case pada sistem informasi pendaftaran IKM: 1 Sistem Menurut (Fahzi & Suroto, 2. Aupengertian sistem mengemukakan bahwa sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Ay Sistem ini merepresentasikan rangkaian peristiwa serta entitas yang benar-benar eksis, mencakup objek konkret seperti lokasi, benda, maupun individu Zona Komputer ISSN 2087-7269 yang nyata keberadaannya serta peristiwa yang sungguh terjadi. 2 Informasi Menurut (Anjano & Nurhatisyah, 2. Informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi si penerima dan mempunya nilai nyata atau yang dapat dirasakan dalam keputusan- keputusan yang sekarang atau keputusan yang akan datang. 3 Sistem Informasi Menurut (Pius Sega & Muhamad Sigid Safarudin, 2. mengatakan bahwa, pemahaman mengenai sistem informasi perlu melihat korelasi antara data serta informasi sebagai elemen utama Data dipandang sebagai nilai, kondisi, atau karakteristik yang berdiri sendiri tanpa konteks tertentu. Informasi pada hakikatnya adalah keluaran dari proses pengolahan data yang telah disusun sedemikian rupa sehingga memberi arti bagi pihak penerima serta dapat digunakan sebagai landasan dalam suatu proses tertentu. 4 IKM (Industri Kecil Menenga. Industri Kecil dan Menengah (IKM) adalah sektor industri yang memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Definisi IKM dapat berbeda-beda tergantung pada peraturan yang digunakan sebagai acuan. 5 Pendaftaran Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Aupendaftaran adalah proses, cara, perbuatan mendaftar . pencatatan nama, alamat dan lain sebagiannya. Ay 6 Web Web dapat dipahami sebagai himpunan halaman yang berfungsi menyajikan beragam informasi, mulai dari teks, gambar statis maupun bergerak, animasi, audio, hingga kombinasi dari berbagai format tersebut. Halaman-halaman tersebut bisa bersifat statis atau dinamis, namun tetap terstruktur dalam satu kesatuan yang saling terhubung melalui jaringan tautan antarhalaman, sehingga membentuk sebuah sistem informasi Volume 16. Nomor 1 (April 2. yang terpadu. (Yaro & Yani, 2. 7 PHP (Hypertext Preprocesso. PHP (Hypertext Preprocesso. merupakan bahasa pemrograman yang bersifat generalpurpose atau dapat digunakan untuk berbagai keperluan, sebagaimana bahasa lain seperti C. C . Pascal. Python. Perl, maupun Ruby. Namun. PHP lebih banyak dimanfaatkan dalam pengembangan aplikasi berbasis web karena sifatnya yang praktis dan populer. (Guntara & Gandhi Sutjahjo ST, 2. 8 Database MySQL MySQL merupakan sistem database server populer yang kerap dijadikan pilihan utama dalam pengembangan aplikasi berbasis web, terutama karena kemampuannya dalam menyediakan penyimpanan sekaligus pengelolaan data secara (Hidayat, 2. 9 Visual Studio Code Visual Studio Code adalah text editor modern yang dikembangkan oleh Microsoft dengan karakteristik ringan namun memiliki kapabilitas yang kuat. Perangkat lunak ini bersifat lintas platform sehingga dapat digunakan pada sistem operasi Linux, macOS, maupun Windows. Secara default, aplikasi ini sudah kompatibel dengan beberapa bahasa pemrograman seperti JavaScript. TypeScript. Node. Selain menambahkan dukungan untuk bahasa lain termasuk C . C#. Python. Go. Java, hingga PHP melalui beragam ekstensi yang disediakan dalam marketplace Visual Studio Code (Ummy Gusti Salamah, 2. 10 Blackbox Testing Keunggulan utama black box testing terletak pada kemampuannya mengidentifikasi bagian dari spesifikasi kebutuhan yang belum terpenuhi dalam proses pengembangan perangkat Namun, metode ini juga memiliki keterbatasan, yakni pengujian tidak dapat dilakukan secara menyeluruh karena pengetahuan penguji mengenai struktur internal maupun mekanisme kerja perangkat lunak yang diuji sangat terbatas. (Praniffa et al. , 2. Zona Komputer ISSN 2087-7269 11 System Usability Scale (SUS) Menurut John Brooke . AuSystem Usability Scale (SUS) adalah alat ukur standar yang dikembangkan untuk menilai tingkat usability . sebuah sistem. SUS terdiri dari 10 pernyataan yang diukur dengan skala Likert . Ae. , dan menghasilkan skor usability dalam skala 0Ae100. SUS pendaftaran IKM yang dikembangkan, khususnya dari sisi : Kemudahan penggunaan Konsistensi antarmuka Kemudahan belajar Kepuasan penggunaan Instrument Kuesioner SUS . kala Likert 1-. Skala Likert pada SUS memiliki 5 pilihan jawaban, yaitu: Sangat Tidak Setuju (STS) Tidak Setuju (TS) Netral (N) Setuju (S) Sangat Setuju (SS) 12 Waterfall Metode Waterfall pengembangan software yang bersifat sekuensial dan sistematis, di mana proses pengembangan dilakukan secara bertahap dari awal hingga akhir. Tiap tahapan perlu diselesaikan sepenuhnya sebelum berlanjut ke tahap berikutnya. Menurut Sommerville . , model Waterfall terdiri atas lima tahapan utama: Analisis Kebutuhan Desain Sistem Implementasi Pengujian Pemeliharaan Tujuan utama dari tahap analis kebutuhan adalah untuk mengidentifikasi dan mendokumentasikan kebutuhan pengguna serta fungsi-fungsi yang dibutuhkan oleh sistem pendaftaran IKM, baik dari sisi teknis. Volume 16. Nomor 1 (April 2. Gambar 6. Model Waterfall 13 Flowchart Flowchart digunakan untuk mempermudah pemahaman proses, menganalisis sistem yang ada, mendesain sistem baru, atau mendokumentasikan sistem secara visual. Dalam rekayasa perangkat lunak, flowchart sangat berguna untuk memetakan logika program sebelum dilakukan pengkodean. Flowchart merupakan representasi visual berupa diagram alir yang menampilkan urutan Secara fungsional, flowchart berperan sebagai media untuk memvisualisasikan struktur dan proses dari sebuah algoritma sehingga alur logika dapat dipahami secara sistematis (Putra & Suthajo, 2. Gambar 7. Simbol Flowchart 14 UML (Unified Modeling Languag. UML berfungsi sebagai medium representasi visual yang digunakan untuk memodelkan Zona Komputer ISSN 2087-7269 sekaligus mengkomunikasikan suatu sistem melalui pemanfaatan beragam diagram yang dilengkapi dengan elemen teks penjelas. (Yaro & Yani, 2. 15 Usecase Diagram Diagram use case berperan sebagai representasi visual dari perilaku . yang diharapkan muncul pada suatu sistem informasi yang sedang dirancang. Dalam konteks ini, use case menggambarkan pola interaksi antara aktor baik individu maupun entitas lain dengan sistem yang dikembangkan. Melalui pendekatan ini, dapat diidentifikasi berbagai fungsi yang tersedia dalam sistem informasi serta pihak-pihak yang memiliki otoritas untuk mengakses atau Dengan demikian, use case tidak hanya menegaskan batasan peran dan hak akses, tetapi juga memperlihatkan ruang lingkup fungsionalitas yang dimiliki sistem tersebut. (Issn. Volume 16. Nomor 1 (April 2. Tabel 2. Class Diagram 17 Diagram Sequence Sequence diagram merupakan representasi grafis dua dimensi, di mana posisi objek digambarkan secara horizontal, sedangkan lifeline divisualisasikan secara vertikal. (Putra & Suthajo. Tabel 3. Sequence Diagram 16 Class Diagram Menurut (Putra & Suthajo, 2. AuClass diagram dapat dipahami sebagai representasi dari kumpulan objek yang memiliki karakteristik Setiap objek di dalamnya mempunyai kondisi tertentu . serta perilaku . yang menggambarkan bagaimana objek tersebut Gambar 8. Simbol Class Diagram 18 Activity Diagram (Tarihoran, 2. AuActivity Diagram menggambarkan workflow . liran kerj. atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis (Hendini, 2. Ay State merujuk pada situasi atau kondisi yang melekat pada suatu objek dan dinyatakan melalui atribut atau properti yang dimilikinya. Zona Komputer ISSN 2087-7269 Volume 16. Nomor 1 (April 2. Tabel 4. Activity Diagram Flowchart menggambarkan alur sistem informasi pendaftaran IKM, mulai dari registrasi pengguna, pendaftaran IKM, persetujuan oleh admin, hingga pembuatan pengumuman dan 2 Tampilan Antarmuka 19 Perancangan Basis Data Basis data merupakan suatu sistem berbasis komputer yang dirancang untuk mengelola, menyimpan, serta menjaga keutuhan data yang telah diolah menjadi informasi, sekaligus memastikan informasi tersebut dapat diakses secara efisien ketika diperlukan. Secara esensial, basis data berfungsi sebagai wadah penyimpanan terstruktur yang memungkinkan data dapat diperoleh, dikelola, dan dimanfaatkan dengan cara yang lebih praktis dan cepat (Issn, 2. Implementasi dan Pengujian 1 Flowchart Sistem Baru Gambar 10. Login Gambar diatas Halaman login Sistem Informasi Pendaftaran Industri Kecil Menengah (SISFORDA IKM) Kota Batam menampilkan logo resmi Pemerintah Kota Batam di bagian atas sebagai identitas visual. Di bawahnya terdapat judul aplikasi SISFORDA IKM serta instruksi yang mengarahkan pengguna untuk memasukkan username dan password sebagai syarat autentikasi sebelum mengakses sistem. Gambar 11. Form Registrasi Gambar 9. Flowchart Sistem Baru Gambar menunjukkan pendaftaran akun SISFORDA IKM dirancang untuk pengguna baru Zona Komputer ISSN 2087-7269 dengan mengisi data seperti username, nama lengkap, email, password, dan konfirmasi Tersedia pula persetujuan Terms and Conditions serta tombol 'Daftar' untuk menyimpan akun. Bagi yang sudah terdaftar, tautan 'Sudah memiliki akun? Masuk' disediakan untuk menuju halaman login. Tampilan ini menjadi tahap awal autentikasi agar setiap pengguna memiliki akun yang valid sebelum mengakses sistem. Gambar 12. Tampilan Persetujuan Admin Gambar menampilkan halaman manajemen pendaftaran akun pada sistem SISFORDA IKM. Bagian ini digunakan oleh administrator untuk mengelola permintaan pendaftaran akun dari Tabel yang ditampilkan berisi informasi username, nama lengkap, email, tanggal request, status, serta opsi persetujuan akun. Administrator dapat menyetujui atau menolak pendaftaran melalui tombol aksi yang tersedia, sehingga hanya akun yang valid dan sesuai ketentuan yang dapat diaktifkan. Volume 16. Nomor 1 (April 2. Gambar menampilkan halaman tambah data ikm pada sistem SISFORDA IKM. Halaman ini digunakan untuk menginput informasi perusahaan, meliputi badan usaha, nama perusahaan, identitas pemilik, alamat, titik koordinat, desa/kelurahan, kecamatan, nomor telepon, email, alamat website, serta media sosial. Fitur ini berfungsi untuk mencatat dan menyimpan data IKM secara terstruktur agar dapat dikelola oleh sistem. Gambar 14. Tampilan Pendaftaran berhasil Gambar menunjukkan halaman konfirmasi pada menu Daftar Akun di sistem SISFORDA IKM. Setelah pengguna melakukan pendaftaran, sistem menampilkan notifikasi berwarna hijau yang menyatakan bahwa pendaftaran berhasil, namun akun masih memerlukan persetujuan dari admin sebelum dapat digunakan. 3 Pengujian Black Box Testing Pengujian Black Box pada sistem informasi pendaftaran IKM menunjukkan bahwa fitur-fitur utama telah berjalan sesuai fungsinya, sesuai dengan kebutuhan pengguna dan spesifikasi yang Gambar 13. Tampilan Pendaftaran IKM Zona Komputer ISSN 2087-7269 Volume 16. Nomor 1 (April 2. case dengan input, expected output, dan status hasil uji untuk memastikan sistem berfungsi sesuai Skenario pengujian mencakup pengisian data lengkap, field wajib yang kosong, unggahan file non-PDF, hingga ukuran file yang melebihi batas. Hasilnya digunakan untuk memvalidasi keandalan sistem dalam menangani berbagai kondisi input. 4 System Usability Scale (SUS) Gambar 15. Pengujian Testing Pengujian usability menggunakan metode System Usability Scale (SUS) menunjukkan bahwa sistem informasi pendaftaran IKM berbasis web dinilai mudah digunakan, nyaman, dan memuaskan oleh pengguna, sehingga layak untuk Gambar menampilkan Pengujian Registrasi Akun Pengguna yang berisi beberapa skenario test case untuk memastikan proses pendaftaran akun pada sistem berjalan sesuai ketentuan. Pada TC01 diuji input semua field valid sehingga sistem menampilkan pesan sukses. TC02 menguji kondisi email kosong yang menghasilkan pesan error AuEmail wajib diisiAy. TC03 menguji format email yang salah dan menampilkan pesan error AuFormat email tidak validAy. TC04 menguji password kurang dari 6 karakter dengan pesan error AuPassword terlalu pendekAy. Gambar 17. Kuisioner Kesimpulan dan Saran Gambar 16. Pengujian Testing Gambar menampilkan pengujian formulir pendaftaran IKM dilakukan melalui sejumlah test 1 Kesimpulan Sebagimana perolehan penelitian serta implementasi sistem informasi pendaftaran IKM berbasis web di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, dapat disimpulkan Proses pendaftaran IKM yang sebelumnya manual menimbulkan kendala efisiensi, akurasi, dan kecepatan layanan. Melalui pengembangan sistem informasi berbasis PHP dan MySQL dengan metode Waterfall, kebutuhan pendaftaran, pembaruan data, serta pembuatan laporan dapat dilakukan secara real time dan otomatis. Implementasi sistem ini mempermudah akses bagi pelaku IKM serta meningkatkan kinerja Zona Komputer ISSN 2087-7269 admin dinas dalam pengelolaan data dan penyampaian informasi. Perolehan pengujian menerapkan metode black box menunjukkan seluruh fitur utama, seperti registrasi, login, input data, verifikasi, dan pengelolaan laporan, berjalan sesuai harapan. 2 Saran Agar sistem informasi ini dapat memberikan manfaat secara optimal dan berkelanjutan, maka Pemeliharaan dan pengembangan sistem perlu dilakukan secara berkala dengan penambahan fitur seperti notifikasi otomatis dan dashboard Pelatihan bagi admin dinas maupun pelaku IKM penting untuk memaksimalkan pemanfaatan sistem, didukung kebijakan serta infrastruktur IT pemerintah daerah guna menjamin keberlangsungan dan keamanan. Sistem ini juga dapat menjadi model bagi daerah lain dalam pengelolaan data IKM secara nasional. Untuk penelitian selanjutnya, pengembangan aplikasi mobile berbasis Android dapat menjadi arah pengembangan berikutnya. Daftar Pustaka