e-ISSN: 2776-5113. DOI: 10. 31602/jmpd. Website: ojs. uniska-bjm. id/index. php/JMPD Volume: 5. Nomor: 2. Tahun: 2025 PERAN GAYA KEPEMIMPINAN DALAM MENDORONG KINERJA GURU DAN PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Fitria Anggraini1*. Giatman2. Ernawati3 Fakultas Teknik. Universitas Negeri Padang. Indonesia Fakultas Pariwisata dan Perhotelan. Universitas Negeri Padang. Indonesia Email : fitriaanggraini@student. id1*, giatman@ft. id2, ernawati@fpp. Submitted: 24 December 2024 Accepted: 20 June 2025 Published: 23 June 2025 ABSTRAK Peran kepemimpinan sekolah dalam meningkatkan kinerja guru dan mutu pembelajaran menjadi aspek krusial di dunia pendidikan dalam berkontribusi signifikan terhadap efektivitas pembelajaran dan motivasi Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran berbagai gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam mendorong kinerja guru dan peningkatan mutu pembelajaran di sekolah. Dengan mengikuti metode PRISMA, diambil 20 artikel ilmiah dari tahun 2019-2024 yang membahas gaya kepemimpinan dan pengaruhnya terhadap kinerja guru serta mutu pembelajaran untuk dianalisis. Hasil tinjauan literatur menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional dan otentik paling efektif dalam meningkatkan motivasi, kolaborasi, dan profesionalisme guru, yang berdampak positif terhadap hasil belajar siswa. Kepemimpinan demokratis yang melibatkan guru dalam pengambilan keputusan juga meningkatkan kinerja dan rasa kepemilikan guru. Temuan ini menekankan pentingnya penerapan gaya kepemimpinan yang sesuai untuk memaksimalkan potensi guru dan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan. Kinerja Guru. Efektivitas Pembelajaran. Kepemimpinan kepala sekolah -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ABSTRACT The role of school leadership in improving teacher performance and learning quality is a crucial aspect in education in contributing significantly to learning effectiveness and teacher motivation. This study aims to investigate the role of various principal leadership styles in promoting teacher performance and improving learning quality in schools. Following the PRISMA method, 20 scientific articles from 2019-2024 that discuss leadership styles and their influence on teacher performance and learning quality were analyzed. The results of the literature review show that transformational and authentic leadership styles are most effective in improving teacher motivation, collaboration and professionalism, which have a positive impact on student learning outcomes. Democratic leadership that involves teachers in decision-making also improves teachers' performance and sense of ownership. These findings emphasize the importance of implementing appropriate leadership styles to maximize teacher potential and student learning outcomes. Keywords: Leadership Style. Teacher Performance. Learning Effectiveness. Principal leadership e-ISSN: 2776-5113. DOI: 10. 31602/jmpd. Website: ojs. uniska-bjm. id/index. php/JMPD Volume: 5. Nomor: 2. Tahun: 2025 PENDAHULUAN Dalam merupakan salah satu faktor penting dalam membentuk kinerja guru dan memengaruhi keberhasilan proses pembelajaran. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kepemimpinan kepala sekolah secara langsung mempengaruhi motivasi dan produktivitas guru dalam melaksanakan tugas mereka, yang berdampak positif pada hasil belajar siswa (Mayasari, 2. Kepemimpinan yang efektif memberikan dukungan, bimbingan, dan inspirasi yang diperlukan oleh guru untuk meningkatkan profesionalisme mereka. Gaya kepemimpinan seperti transformasional, otentik, dan demokratis telah terbukti menciptakan lingkungan kerja yang kolaboratif, inovatif, dan produktif (Simarmata , 2. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang peran berbagai gaya kepemimpinan dalam konteks pendidikan sangat Gaya kepemimpinan transformasional adalah salah satu pendekatan yang sering dianggap efektif dalam meningkatkan kinerja guru dengan fokus untuk mengembangkan potensi individu, meningkatkan kreativitas, dan bekerja sama dalam mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik dan efektivitas pembelajaran (Puspitadani dkk. , 2. Pemimpin transformasional mendorong guru untuk mencapai tujuan bersama dengan memberikan visi yang jelas, pengakuan, dan kesempatan untuk pengembangan Selain itu, kepemimpinan otentik, yang menekankan kejujuran, transparansi, dan nilai-nilai moral, terbukti meningkatkan komitmen guru terhadap tugas mereka dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif. Studi terbaru menunjukkan bahwa kepala sekolah yang meningkatkan motivasi intrinsik guru dan mendorong kinerja yang lebih baik (Sutrisni & Sarwoko, 2. Guru yang merasa didukung dan dihargai cenderung lebih berdedikasi dan antusias dalam mengajar, yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa. Sementara itu, gaya kepemimpinan demokratis yang melibatkan guru dalam pengambilan keputusan turut berperan dalam meningkatkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab terhadap proses pembelajaran. Penelitian oleh Mayasari . menemukan bahwa kepemimpinan demokratis dapat meningkatkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab guru terhadap proses pembelajaran (Mayasari, 2. Kepala demokratis mendorong komunikasi terbuka, kolaborasi tim, dan pemberian masukan konstruktif yang membantu memotivasi guru sehingga mereka merasa dihargai dan berkeinginan untuk meningkatkan kinerja mereka (Sutrisni & Sarwoko. Gaya kepemimpinan ini tidak hanya berdampak positif pada kesejahteraan guru, tetapi juga meningkatkan mutu pengajaran dan pembelajaran di kelas. Di sisi lain, kepemimpinan yang otoriter atau autokratik cenderung memberikan hasil yang beragam. Meskipun pendekatan ini dapat memberikan hasil cepat dalam situasi tertentu, namun seringkali menghambat kreativitas dan inisiatif guru. Kepemimpinan otoriter dapat menyebabkan penurunan motivasi dan kepuasan kerja guru. Oleh karena itu, pendekatan kepemimpinan yang lebih kolaboratif dan inspiratif seringkali lebih efektif dalam mendorong kinerja guru. Kinerja guru yang baik berkaitan erat dengan mutu pembelajaran yang dihasilkan. Guru yang memiliki motivasi tinggi dan merasa didukung oleh kepemimpinan yang efektif cenderung lebih Penelitian oleh Simarmata et al. menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang efektif dapat meningkatkan kualitas profesional guru dan berdampak positif pada hasil belajar siswa (Simarmata dkk. , 2. Meskipun banyak studi telah membahas berbagai gaya kepemimpinan, masih terdapat kesenjangan dalam memahami mekanisme spesifik bagaimana kepemimpinan memengaruhi kinerja guru secara Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan tersebut melalui tinjauan sistematis terhadap penelitian-penelitian terbaru yang membahas peran kepemimpinan dalam mendorong kinerja guru dan meningkatkan mutu pembelajaran. Dalam konteks ini, tinjauan literatur sistematis sangat diperlukan untuk menggali lebih dalam peran berbagai gaya kepemimpinan dalam mendorong kinerja guru dan peningkatan mutu Dengan menganalisis studi-studi terbaru, penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang praktik kepemimpinan yang efektif di lingkungan sekolah dan dampaknya terhadap hasil belajar siswa. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk mengembangkan strategi kepemimpinan yang lebih efektif dan mendukung kebijakan pendidikan yang berkelanjutan (Rashid dkk. , 2. RQ1 : Bagaimana pengaruh berbagai gaya kepemimpinan kepala sekolah, seperti e-ISSN: 2776-5113. DOI: 10. 31602/jmpd. Website: ojs. uniska-bjm. id/index. php/JMPD Volume: 5. Nomor: 2. Tahun: 2025 kepemimpinan transformasional, otentik, dan demokratis, terhadap kinerja guru di sekolah menengah dan vokasi? RQ2 : Gaya kepemimpinan manakah yang paling efektif dalam meningkatkan mutu RQ3 : Apa tantangan yang dihadapi kepala bagaimana strategi kepemimpinan dapat motivasi serta profesionalisme guru? Tinjauan Protokol Pemilihan Scopus dan Google Scholar sebagai sumber data utama didasarkan pada cakupan luas keduanya dalam mengindeks artikel ilmiah dan makalah dari berbagai penerbit. Kedua database ini merupakan platform yang sangat penting untuk penelitian ilmiah karena menyediakan akses ke berbagai disiplin ilmu dan publikasi berkualitas tinggi seperti artikel jurnal peer-reviewed, prosiding konferensi, tesis, buku, serta laporan penelitian dari berbagai disiplin ilmu. Selain itu, kemampuan pencarian pada kedua platform memungkinkan penelitian yang lebih terarah dengan fitur pembatasan berdasarkan judul, abstrak, dan kata kunci, yang sangat mendukung efisiensi pengumpulan data akademik. Dengan cakupan yang luas ini. Scopus dan Google Scholar memungkinkan peneliti untuk mendapatkan lebih banyak variasi penelitian yang relevan dengan konteks pendidikan dan kepemimpinan (Jabeen , 2020. Sakr & Abdullah, 2. Scopus memiliki reputasi sebagai salah satu database abstrak dan kutipan peer-review terbesar di dunia, menyediakan data yang andal dan berkualitas tinggi untuk analisis ilmiah. Sementara itu (Liu & Avello, 2. Google Scholar menawarkan fleksibilitas yang luar biasa sebagai platform bibliometrik digital yang mencakup metadata dari berbagai disiplin ilmu (Sakr & Abdullah, 2. Google Scholar menyediakan akses yang lebih terbuka dibandingkan dengan database lainnya. Banyak publikasi yang dapat diakses secara gratis, sehingga memudahkan peneliti untuk mendapatkan artikel-artikel ilmiah yang relevan tanpa kendala akses berbayar (Zanjirchi dkk. , 2. Keduanya memiliki identitas dan keunggulan unik masing-masing, menjadikan mereka sumber daya yang berharga bagi peneliti yang ingin melakukan analisis mendalam terhadap literatur di berbagai bidang (Mongeon & Paul-Hus, 2. Namun, jika mengandalkan satu platform saja, seperti Scopus atau Google Scholar, tidak akan komprehensif terkait pengetahuan dan tren pada Analisis menunjukkan bahwa keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan, tanpa ada platform yang secara signifikan lebih unggul dari yang lain dalam konteks investigasi bibliometrik. Oleh karena itu, penggunaan kedua database secara bersamaan disarankan untuk memaksimalkan kekuatan masing-masing METODE PENELITIAN Tinjauan literatur sistematis ini dilakukan dengan mengikuti instruksi PRISMA (Moher dkk. , 2. dan penelitian dilakukan mengikuti pedoman praktis (Rodrigo L. Silva & Fran Weidt Neiva, mengumpulkan, menilai, dan melambangkan artikel penelitian yang terkait dengan pertanyaan Sebanyak 20 artikel yang berasal dari database scopus dan google scholar dikumpulkan untuk di analisis. Dibawah ini menunjukkan diagram alir PRISMA untuk tinjauan pustaka yang memberikan gambaran mengenai proses mulai dari pencarian awal literatur . artikel dari data base scopu. hingga mendapatkan artikel yang terinklusi sebanyak 20 artikel. Gambar 1. Diagram proses seleksi artikel ilmiah berdasarkan metode PRISMA e-ISSN: 2776-5113. DOI: 10. 31602/jmpd. Website: ojs. uniska-bjm. id/index. php/JMPD Volume: 5. Nomor: 2. Tahun: 2025 bibliometrik yang lebih akurat dan menyeluruh (Echchakoui, 2020. Synchez dkk. , 2. Dengan menggunakan kedua database ini, langkah-langkah ketat dalam pemilihan artikel, seperti penyaringan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi serta penilaian kritis, diterapkan untuk menjaga kualitas dan relevansi penelitian. A Publikasi harus membahas gaya kepemimpinan transformasional, demokratis, atau lainnya yang A Publikasi harus berfokus pada pendidikan formal, seperti sekolah dasar, dan Identifikasi Kriteria Inklusi dan Eksklusi Setelah pemilihan basis data, kata kunci dalam subjek diidentifikasi untuk memfasilitasi pemilihan artikel yang representatif. Kata kunci yang relevan yang berkaitan dengan tujuan penelitian ini adalah "Mutu "leadership", "gaya kepemimpinan", "kinerja guru", "sekolah menengah kejuruan", dan "manajemen sekolah". Pemilihan kata kunci ini diawali dengan kajian awal terhadap literatur yang ada mengenai topik peran gaya kepemimpinan dalam mendorong kinerja guru dan peningkatan mutu pembelajaran. Selanjutnya, serangkaian kata kunci yang telah disaring berdasarkan relevansi dan cakupannya agar sesuai dengan tujuan penelitian dan pertanyaan penelitian dalam studi ini disiapkan. Setelah proses pemilihan kata kunci, operator Boolean "AND" digunakan untuk memisahkan kombinasi kelompok kata kunci. Demikian pula, operator "OR" digunakan untuk memisahkan kombinasi istilah dalam kelompok yang sama (Tripathy dkk. , 2. Kemudian, semua hasil disaring berdasarkan judul dan kata kunci. Akhirnya, judul dan kata kunci dari penelitian yang diturunkan dipindai secara manual untuk menghilangkan artikel penelitian yang tidak relevan (Sakr & Abdullah, 2. Selanjutnya, kami memeriksa abstrak dari artikel penelitian yang Proses ini menghasilkan 72 penelitian yang mungkin sesuai. Artikel-artikel turunan tersebut kemudian dinilai dengan membaca setiap publikasi secara independen oleh satu orang peneliti untuk menentukan kelayakannya untuk penelitian ini. Proses pemeriksaan didasarkan pada kriteria inklusi dan eksklusi, seperti yang ditunjukkan pada Tabel Setelah menerapkan kriteria kelayakan, 20 artikel penelitian seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1, ditemukan relevan dengan penelitian ini. Studi Relevan Untuk memilih dokumen yang diterbitkan dari berbagai basis data. PRISMA menawarkan empat langkah: yaitu identifikasi dokumen, screening, eligibility, dan inklusi (Echchakoui, 2. Kriteria identifikasi sangat penting dalam menentukan subjek penelitian, merancang rencana tindakan, serta menyusun protokol. Protokol ini mencakup berbagai elemen, seperti istilah pencarian dan basis data yang digunakan, kriteria eksklusi yang diterapkan, jenis publikasi yang dipertimbangkan, serta rentang waktu penelitian yang ditentukan (Saldanha dkk. , 2. Basis data hasil dari penelitian ini disajikan pada Tabel 2. Bahan-bahan penelitian dipilih berdasarkan relevansinya dengan topik peran gaya kepemimpinan terhadap kinerja guru dan mutu pendidikan. Tabel 2. Database dan Hasil Pencarian Artikel Kata Kunci "Mutu pembelajaran", "leadership", "gaya kepemimpinan", "kinerja guru", "sekolah menengah kejuruan", dan "manajemen sekolah" Kriteria Ekslusi A Publikasi harus membahas gaya kepemimpinan, kinerja guru, dan peningkatan mutu pembelajaran A Publikasi dibawah tahun Database Hasil Scopus Google Schoolar Penilaian Kritis Penilaian kritis berfokus pada relevansi, yaitu hanya artikel yang dikategorikan sebagai eksperimen, studi kasus survei, atau kategori lainnya yang relevan dan berfokus pada peran gaya kepemimpinan terhadap kinerja guru dan mutu Pendekatan penelitian yang sesuai diuraikan, meliputi Konteks penelitian, jumlah subjek, ruang lingkup, desain, metode, dan pelaksanaan, serta kredibilitas . esimpulan berdasarkan analisis dan penalaran yang bai. Ekstraksi Data Proses analisis dimulai dengan mengkodekan dan menggunakan dokumen Microsoft Office Excel. Data yang diekstraksi telah dikumpulkan dalam lembar Excel yang memuat informasi berikut: Jenis artikel, jumlah subjek penelitian (N), uraian singkat penelitian, hasil, tema artikel, dan konteks Tabel 1. Kriteria Inklusi dan Ekslusi Kriteria Inklusi A Publikasi yang membahas gaya non-pendidikan. A Non-artikel e-ISSN: 2776-5113. DOI: 10. 31602/jmpd. Website: ojs. uniska-bjm. id/index. php/JMPD Volume: 5. Nomor: 2. Tahun: 2025 Setelah itu dilakukan identifikasi yang lebih mendalam, data sampel dipilih secara manual menggunakan website covidence dan kemudian Pada tahap ini diambil data dari 20 artikel yang diterima dengan cara membaca seluruh artikel secara detail. Selanjutnya, menyajikan analisis isi literatur yang relevan untuk mengeksplorasi diskusi teoritis, metode yang ada yang membantu menjawab pertanyaan pada riset ini ialah: Bagaimana pengaruh berbagai gaya kepemimpinan kepala sekolah, seperti kepemimpinan transformasional, otentik, dan demokratis, terhadap kinerja guru di sekolah menengah dan vokasi. Gaya kepemimpinan manakah yang paling efektif dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Apa tantangan yang dihadapi kepala sekolah dalam menerapkan gaya kepemimpinan yang efektif, dan bagaimana strategi meningkatkan motivasi serta profesionalisme guru? (Kadiyono , 2. (Kultsum , 2. (Arjanto , 2. (Abu Nasra Leadership style and teacher & Arar, performance: mediating role of occupational perception The Influence of Principal's (Agustin Democratic Leadership Style on , 2. Teacher Performance Menjelajahi Gaya Ke-pemimpinan (Makgato & Kepala Sekolah dan Kinerja Mudzanani. Pendidikan Peserta Didik: Perspektif dari Sekolah Berprestasi Tinggi dan Rendah Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Manajemen Kinerja Guru (Firnanda & Dan Peningkatan Mutu Sari, 2. Pembelajaran Di SMK Negeri 1 Driyorejo Implementation of Transformatio(Sari, 2. nal Leadership in Improving Teacher Effective principal leadership (Pardosi & behaviors to improve the teacher Utari, 2. performance and the student The impact of leadership styles on teachers' motivation and job (Irudayamm performance in selected mission al & Rita, and public secondary schools in monze district, southern province. Zambia (Suroso & The Principal's Of Leadership Style Anggoro. On Teachers Performance Transformational leadership effect (Firmansyah on teacher performance in Asia: A , 2. meta-analysis PrincipalsAo leadership styles and (Imhangbe teachersAo , 2. Evidence from Edo State. Nigeria Influence of Teacher-Perceived Transformational and Transactional (Maheshwari School Leadership on TeachersAo , 2. Job Satisfaction and Performance: A Case of Vietnam A study on the transformational (Mulyadi leadership of madrasah principals , 2. from the perspective of educators and educational staff HASIL DAN PEMBAHASAN Menurut penelitian penulis, dengan menggunakan kata kunci pencarian "Mutu pembelajaran", "leadership", "gaya kepemimpinan", "kinerja guru", "sekolah menengah kejuruan", dan "manajemen sekolah", di software Publish Or Perish, ditemukan 255 publikasi yang terindikasi database scopus dan Google Schoolar. Setelah mengevaluasi, didapatkan 72 artikel yang memenuhi syarat berdasarkan judul dan abstrak. Kemudian dieliminasi artikel yang tidak relevan, dan dipilih 20 artikel untuk tinjauan sistematis ini karena relevansi dan penerapannya pada isu kami. Tabel 3. Sintesis Artikel Diterima Judul The effect of servant leadership on (Clarence ad hoc schoolteachersAo affective , 2. commitment and psychological Scopus Scopus Scopus (Pitdianti The Role of Leadership in Teacher Google Schoolar , 2. Performance in Public Schools Sintesis Untuk langkah sintesis, semua artikel dan proceeding yang diresensi diklasifikasikan menurut jenis penelitian. semua variabel yang cocok dengan penelitian diperiksa, dan teks terkait ditambahkan ke hasil dan deskripsi penelitian di spreadsheet. Kemudian semua informasi ini dikumpulkan dan atur sesuai kategori masing-masing. Hasil dari semua penelitian yang diterima dirangkum berdasarkan tiga pertanyaan penelitian dan dilaporkan (Albeta dkk. , 2. Penulis well-being: The mediating role of psychological capital Develop leadership style model for indonesian teachers performance in Education 4. 0 era Muslim Women Leadership: The Catalytic Style in Developing School Members' Psychological Well-Being Amidst Global Pandemic Leadership Journey in School: A Bibliometric Analysis Instructional Leadership from 1941 Database Scopus Scopus Google Schoolar Scopus Google Schoolar Google Schoolar Google Schoolar Google Schoolar Google Schoolar Google Schoolar Scopus Scopus Scopus e-ISSN: 2776-5113. DOI: 10. 31602/jmpd. Website: ojs. uniska-bjm. id/index. php/JMPD Volume: 5. Nomor: 2. Tahun: 2025 penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan profesional guru. Hal ini menghasilkan ruang lingkup kerja yang mendorong kreativitas dan inovasi, agar memberikan dampak positif terhadap hasil pembelajaran siswa. Selain itu, gaya kepemimpinan otentik yang berbasis pada nilai-nilai moral dan transparansi telah terbukti meningkatkan komitmen guru terhadap tugas mereka, menciptakan hubungan yang lebih kuat antara guru dan siswa, serta meningkatkan mutu pembelajaran. Secara keseluruhan, gaya kepemimpinan yang mendorong partisipasi, transparansi, dan inspirasi mampu meningkatkan kinerja guru secara signifikan. (Rahmannisa Improving Teacher Performance Google Juita Usmar Through A Good Leadership And Schoolar & Santosa. Motivational Approach Impact of effective leadership style (Fernando on school performance: with Scopus , 2. reference to Central Colleges in the Western Province of Sri Lanka The influence of authentic (Long dkk. leadership on teacher performance Scopus in Guiyang public primary schools Pengaruh berbagai gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru di sekolah menengah dan vokasi Gaya kepemimpinan kepala sekolah, seperti transformasional, otentik, dan demokratis, memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Berbagai gaya kepemimpinan kepala sekolah memiliki dampak signifikan terhadap kinerja guru. Gaya meningkatkan motivasi dan kolaborasi guru dengan menekankan pengembangan individu, memberikan visi yang jelas, dan mengakui kontribusi mereka. Penelitian pengaruh yang paling kuat, terutama dalam meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru. Pemimpin transformasional memberikan inspirasi melalui visi yang jelas dan pengakuan terhadap kontribusi guru, sehingga mendorong kolaborasi dan inovasi. Sama halnya seperti hasil studi oleh Firmansyah dkk. menemukan bahwa kepemimpinan transformasional secara signifikan meningkatkan komitmen kerja dan produktivitas guru di Asia (Firmansyah dkk. , 2. Di sisi lain, terbukti juga bahwa kepemimpinan demokratis yang melibatkan guru dalam pengambilan keputusan juga meningkatkan rasa memiliki serta tanggung jawab guru terhadap proses pembelajaran. Agustin dkk. menggarisbawahi bahwa pendekatan ini menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan inklusif, yang berujung pada peningkatan kinerja (Agustin dkk. , 2. Sebaliknya, gaya kepemimpinan otoriter cenderung memberikan hasil yang kurang konsisten. Walaupun gaya ini efektif dalam situasi yang membutuhkan kendali ketat, pendekatan tersebut sering kali menghambat kreativitas dan menurunkan kepuasan kerja guru. Studi oleh Imhangbe dkk. menunjukkan bahwa guru yang bekerja di bawah pemimpin otoriter lebih rentan terhadap stres dan kurang termotivasi untuk berinovasi (Imhangbe dkk. , 2. Oleh karena itu, pemilihan gaya kepemimpinan yang tepat sangat Gaya kepemimpinan yang paling efektif dalam meningkatkan mutu pembelajaran Gaya kepemimpinan transformasional dan otentik dianggap paling efektif dalam meningkatkan mutu Kepemimpinan transformasional mendorong guru untuk mencapai potensi terbaik mereka melalui pelatihan dan pengakuan, serta menciptakan lingkungan belajar yang inovatif dan berorientasi pada kolaborasi. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Simarmata dkk . , penerapan gaya kepemimpinan transformasional oleh kepala sekolah terbukti mampu meningkatkan kualitas pengajaran serta hasil belajar siswa (Simarmata dkk. , 2. Sementara itu, kepemimpinan otentik, yang berfokus pada kepercayaan dan motivasi intrinsik guru, sehingga mereka lebih berkomitmen dalam menjalankan kepemimpinan demokratis juga menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam meningkatkan mutu Kepala sekolah yang mengadopsi pendekatan ini mendorong komunikasi terbuka dan partisipasi aktif guru dalam pengambilan keputusan, yang berkontribusi pada pengembangan strategi pembelajaran yang efektif. Gaya ini membantu menciptakan rasa kepemilikan bersama atas tujuan pendidikan, sehingga meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas (Agustin dkk. , 2. Tantangan yang dihadapi kepala sekolah dalam menerapkan gaya kepemimpinan yang efektif dan strateginya Tantangan utama yang dihadapi kepala sekolah dalam menerapkan gaya kepemimpinan yang efektif mencakup keterbatasan sumber daya, resistensi terhadap perubahan, dan kurangnya pelatihan kepemimpinan. Beberapa kepala sekolah e-ISSN: 2776-5113. DOI: 10. 31602/jmpd. Website: ojs. uniska-bjm. id/index. php/JMPD Volume: 5. Nomor: 2. Tahun: 2025 transformasional karena kurangnya waktu atau dukungan struktural. Misalnya, studi oleh Pitdianti . menunjukkan bahwa banyak kepala sekolah mengalami kesulitan dalam memberikan pelatihan profesional yang berkelanjutan kepada guru karena keterbatasan anggaran (Pitdianti dkk. Selain itu, resistensi terhadap perubahan, terutama dari guru yang sudah lama mengajar, sering menjadi hambatan dalam mengadopsi pendekatan kepemimpinan baru. Untuk mengatasi tantangan ini, kepala sekolah dapat mengadopsi strategi seperti pelatihan keterlibatan komunitas sekolah. Penelitian oleh Pardosi & Utari . merekomendasikan pengembangan pelatihan berbasis kebutuhan dan pendampingan untuk membantu kepala sekolah dan guru beradaptasi dengan pendekatan baru (Pardosi & Utari, 2. Selain itu, komunikasi yang efektif meningkatkan penerimaan dan kolaborasi dalam lingkungan sekolah. Saran-saran Diperlukan pelatihan intensif bagi kepala sekolah untuk memahami dan mengimplementasikan gaya kepemimpinan yang efektif. Selain itu, pemerintah dan institusi pendidikan perlu mendukung dengan menyediakan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung kinerja guru. Penelitian lanjutan disarankan untuk menggali lebih dalam tentang tantangan dalam menerapkan kepemimpinan transformasional dan bagaimana mengatasinya secara praktis. DAFTAR PUSTAKA