P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Vol. 2 No. Mei 2022 Page: 50 - 59 Linggau Jurnal Language education and literature Pengembangan Bahan Ajar Drama Satu Babak Berbasis Cerita Rakyat Etnik Lembak Virry Grinitha1. Jamaludin2. Agung Nugroho3. Inda Puspita Sari4 Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau1,2,3 Email: virry. grinitha71@gmail. com1 , jamaludin@gmail. com2 , nugroho240886@gmail. indashop21@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar drama berbasis cerita rakyat etnik Lembak siswa kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau yang valid, praktis. Metode yang digunakan penelitian DR (Development Researc. dan digunakan model Dick & Carey yang dibatasi sampai 8 tahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk baru berupa bahan ajar drama satu babak berbasis Cerita Rakyat Etnik Lembak dan diuji tentang valid dan praktis. Kepraktisan dapat dilihat dengan evaluasi one to one, kelompok kecil dengan persentase positif 92,57%, dan kelompok besar dengan persentase positif 89,50%, serta kevalid dan dapat dilihat dari hasil keseluruhan komponen validasi tim ahli dalam kategori baik dengan persentase 88,50%. Kata kunci : Pengembangan, bahan ajar, drama, etnik lembak. ABSTRAKS This study aims to develop teaching materials for drama based on the Lembak ethnic folklore for class X students of SMA Negeri 5 Lubuklinggau that are valid, practical. The method used is DR research (Development Researc. and the Dick & Carey model is limited to 8 stages. The results showed that the new product was a one-act drama teaching material based on the Lembak Ethnic Folklore and tested for validity and practicality. Practicality can be seen with a one to one evaluation, a small group with a positive percentage of 92. 57%, and a large group with a positive percentage of 89. 50%, and is valid and can be seen from the results of the overall validation component of the expert team in the good category with a percentage of 88. Keywords: Development, teaching materials, drama, ethnic Lembak. PENDAHULUAN Pembelajaran mengarahkan pada perubahan fisik dan psikis manusia. Pembelajaran dapat diartikan upaya yang sistematik dan sengaja untuk menciptakan interaksi edukatif antara dua pihak, yaitu antara peserta didik . arga belaja. dan Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 2 No. Mei 2022 Page: 50 - 59 pendidik . umber belaja. yang melakukan kegiatan pembelajaran (Sumantri, 2015:. , khususnya dalam pembelajaran sastra. Banyak bentuk sastra yang dipelajari di sekolah diantaranya prosa, puisi, dan drama. Drama sebagai salah satu bentuk sastra yang mengandung nilai dan keindahan khas yang dipentaskan di atas panggung. Drama merupakan bentuk karya sastra yang biasanya mengambarkan kehidupan manusia dengan gerak dan dialog yang dipentaskan di depan banyak orang. Hal tersebut menjelaskan bahwa drama adalah bentuk sastra yang kompleks, tidak hanya dalam pementasanya juga bisa dalam hal penulisan naskah dramanya. Menulis naskah drama adalah salah satu materi yang ada pada siswa kelas X SMA sesuai dengan kurikulum Komponen terpenting dari sebuah drama adalah naskah drama. AuNaskah drama adalah sebuah karya sastra yang bisa berdiri sendiri karena memiliki muatan sastraAy (Riantiarno, 2003:. Lakuan dialog dalam drama tidak jauh berbeda dengan lakuan dan dialog yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan menurut Endraswara . AuNaskah drama adalah kesatuan teks yang membuat kisah. Sebagai salah satu genre sastra, naskah drama dibangun oleh stuktur fisik . dan struktur batin . emantik, makn. Wujud fisik sebuah naskah drama adalah dialog atau ragam tuturAy. Jadi dalam hal ini kekmampuan menulis naskah drama akan dipengaruhi dari kemampuan seorang siswa dalam memahami setiap struktur naskah drama. Menulis naskah drama satu babak adalah materi yang mengarahkan kepada kemampuan berfikir kritis dari siswa bagaimana mengembangkan setiap ide-ide yang ada, dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar. Sebagai salah satu materi yang terdapat pada kurikulum 2013, menulis naskah drama satu babak perlu mendapat perhatian yang maksimal, hal ini dilakukan di bertujuan agar siswa dapat menulis naskah drama satu babak. Di SMA salah satu kegiatan pembelajaran mengenai drama yang dilaksanakan adalah menulis naskah drama satu babak. Berdasarkan hasil indentivikasi kebutuhan banyak ditemukan bahwasannya kemampuan siswa di kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau dalam menulis naskah drama satu babak masih sangat rendah. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis pembelajaran dan evaluasi yang dilakukan. Rata-rata nilai menulis naskah drama satu babak belum mencapai KKM yang hendak dicapai yaitu 77. Hal ini terlihat dari hasil Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 2 No. Mei 2022 Page: 50 - 59 ulangan harian yang dilakukan hanya mencapai 64 yang menunjukan masih di bawah KKM dari hasil yang telah ditentukan. Berdasarkan hal tersebut diperlukan bahan ajar yang aktif, kreatif dan inovatif. Faktor rendahnya kemampuan siswa dalam menulis drama satu babak adalah kurangnya keaktifan siswa sehingga kurang dapat mengembangkan gagasan atau idenya dalam menulis naskah drama satu babak. Selain itu juga siswa juga belum mampu memahami materi dalam menulis naskah drama satu babak, hal ini dilihat dari siswa yang masih belum mampu menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru yang berkaitan dengan materi drama. Kurangnya minat siswa dalam kegiatan pembelajaran tersebut mengakibatkan hasil dari belajar yang masih belum tuntas. Fator yang paling inti rendahnhya hasil belajar siswa adalah kurangnya bahan ajar yang berorientasi pada potensi daerah. Bahan ajar sastra yang digunakan tidak memanfaatkan sastra dari wilayah setempat sehingga kegiatan belajar mengajar kurang aktif. Oleh sebab itu diperlukanya penelitian pengembangan guna menciptakan produk bahan ajar yang manarik dan mampu mengefektifkan kegiatan belajar siswa. Penelitian pengembangan menitik beratkan pada produk akhir hasil penelitian. Sugiyono . Research and Development (R&D) sebagai metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut Penel Jadi penelitian dan pengembangan bersifat longitudinal . ertahap bisa multy yea. Borg and Gall . alam Made, dkk 2014:. adalah suatu proses yang dipakai untuk mengembangkan dan memvalidasi produk pendidikan. Untuk dapat menghasilkan produk tertentu digunakan penelitian yang bersifat analisis kebutuhan dan untuk menguji keefektifan produk tersebut supaya dapat berfungsi di masyarakat luas, maka diperlukan penelitian untuk menguji keefektifan produk tersebut. Dengan melakukan penelitian pengembangan diharapkan mampu menghasilkan produk bahan ajar menulis naskah drama satu babak yang kreatif, inovatif mampu mengefektifkan kegiatan belajar siswa kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau. Dalam hal ini penulis ingin mengembangan bahan ajar menulis naskah drama satu babak dalam bentuk LKPD. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) adalah materi ajar yang sudah dikemas sedemikian rupa, sehingga peserta didik diharapkan dapat mempelajari materi ajar Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 2 No. Mei 2022 Page: 50 - 59 tersebut secara mandiri (Prastowo, 2011:. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) adalah materi ajar yang sudah dikemas sedemikian rupa sehingga siswa diharapkan dapat memahami materi ajar tersebut secara mandiri Dick dan Carey (Roselina, 2014:. Penulis mencoba menulis dan mengembangkan bahan ajar menulis naskah drama satu babak berbasis cerita rakyat Etnik Lembak yang sumbernya terdapat di Kota Lubuklinggau. Musi Rawas dan Musirawas Utara, hal ini dilakukan penulis karena selama ini bahan ajar sastra justru lebih banyak mengangkat cerita daerah dari luar daerah bahkan banyak yang diambil dari luar negeri padahal di wilayah Lembak sangat kaya akan sumber ajar sastra, khususnya dalam cerita rakyat daerah. Sedangkan bentuk bahan ajar yang penulis buat adalah Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Bentuk bahan ajar LKPD penulis pilih karena pada penelitian-penelitian sebelumnya belum ditemukan dalam bentuk LKPD, selain itu LKPD dipandang lebih memudahkan siswa untuk belajar madiri baik di sekolah atau di rumah, sehingga mempercepat tercapainya Kompetensi Dasar yang diinginkan. Berdasarkan latar belakang di atas, penulis melakukan penelitian pengembangan dengan judul AuPengembangan Bahan Ajar Drama Satu Babak berbasis Cerita Rakyat etnik Lembak Siswa Kelas X SMA di Kota Lubuklinggau METODE Metode penelitian pada makalah ini adalah metode penelitian dan pengembangan R&D. R&D merupakan kegiatan penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan produk baru melalui proses pengembangan (Mulyatiningsih, 2012:. dalam hal ini bahan ajar berbentuk LKS. Langkah-langkah pengembangan menurut model Dick and Carey Tegeh, dkk . 4:31-. sebagai berikut: . menganalisis kebutuhan untuk mengidentifikasi tujuan . nstructional goa. menganalisis pembelajaran. menganalisis pembelajar . dan konteksnya. merumuskan atau menuliskan tujuan unjuk kerja. mengembangkan instrumen penilaian. mengembangkan strategi pembelajaran, . mengembangkan dan memilih bahan pembelajaran, dan . merancang dan melaksanakan evaluasi formatif, . merevisi pembelajaran, dan . merancang dan melaksanakan evaluasi sumatif. Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 2 No. Mei 2022 Page: 50 - 59 Sedangkan bentuk bahan ajar LKPD penulis pilih karena pada penelitianpenelitian sebelumnya belum ditemukan dalam bentuk LKPD, selain itu LKPD dipandang lebih memudahkan siswa untuk belajar madiri baik di sekolah atau di rumah. Materi dalam LKPD adalah Menulis Naskah Drama Satu Babak yang terdapat pada Kompetensi Inti Kurikulum 2013 kelas X SMA semester genap. Berikut ini akan menjelaskan hasil dari kegiatan penelitian pengembangan. Pembahasan disajikan dalam empat bagian, yaitu: . Proses desain pengembangan model bahan ajar menulis naskah drama satu babak. Valid, praktis, dan efektif dari model bahan ajar menulis naskah drama satu babak. HASIL DAN PEMBAHASAN Peneliti mengembangkan desain model bahan ajar menulis naskah drama satu babak berbasis Cerita Rakyat Etnik Lembak dilakukan dalam beberapa tahapan diantaranya . Tahap analisis kebutuhan bahan ajar. Tahap analisis kebutuhan dilakukan untuk mengetahui kebutuhan model bahan ajar pada salah satu meteri mata pelajaran bahasa Indonesia. Tahap desain dan validasi bahan ajar. Sebelum peneliti mulai mendesain bahan ajar, terlebih dahulu peneliti memahami cara pengembangan bahan ajar dari beberapa sumber berkenaan pembuatan bahan ajar. Sebelum proses validasi peneliti juga meminta masukan dari beberapa teman-teman guru bahasa Indonesia yang mengajar di SMA Negeri Kota Lubuklinggau tentang materi bahan ajar yang peneliti Kegiatan mendesain dan validasi penulis memperhatikan beberapa hal diantaranya, . Memperhatikan visual berupa gambar sebagai pendukung materi menulis naskah drama satu babak, dimana gambar-gambar tersebut harus sesuai dengan kondisi daerah setempat. Dalam tahap mendesain gambar dan instrumen tes penulis tetap meminta masukan-masukan yang diberikan oleh pakar ahli sehingga data lebih Selama melakukan proses validasi oleh tim ahli tidak banyak yang mengalami perubahan, hanya dari bentuk lay out saja kurang kontras dengan LKS. Karena diketahui gambar visual dalam LKS akan mempengaruhi sejauh mana keefektifan bahan Disamping itu Gambar tidak kalah pentingnya dalam mengefektifkan desain bahan Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 2 No. Mei 2022 Page: 50 - 59 Gambar yang menarik akan merangsang peserta didik untuk belajar mandiri, tetapi juga bisa membingungkan peserta didik dalam memahaminya jika visual tidak sesuai dengan isi materi. Oleh karena itu penulis berusaha untuk memberikan visual yang sesuai dengan materi. Spasi, tanda baca, huruf, kalimat dan paragraf, juga harus diperhatikan dengan cermat dan teliti supaya jelas serta tidak menimbulkan kebingungan dan makna yang ambigu bagi pembaca dalam memahaminya. Mendesain jenis huruf bahan ajar yang sesuai dengan menggunakan jenis huruf Arial dengan ukuran 12 dan judul berserta subjudul 12 serta spasi 1,5 spasi dan 1 spasi untuk kutipan langsung. Pemilihan ukuran buku besar berdasarkan buku referensi tentang pembuatan LKS, selain itu kesan menarik dari ahli desain dan peserta didik yang menjadi keputusan penulis untuk membuat LKS berukuran besar. Begitu juga, penggunaan jenis huruf memperhatikan kemudahan untuk dibaca berdasarkan pendapat ahli kebahasaan serta peserta didik. Bahan Ajar Valid. Praktis, dan Efektif Tahap evaluasi kevalidan bahan ajar menulis naskah drama satu babak berbasis cerita rakyat Lubuklinggau Miang Pukat, dilakukan dengan mengadakan evaluasi tim Evaluasi tim ahli dilakukan oleh ahli Lay Out, ahli kebahasaan dan ahli sastra. Hasil evaluasi tim ahli berupa angket menjadi standar apakah bahan ajar yang dikembangkan valid atau tidak. Berdasarkan analisis dan perhitungan nilai angket dari validasi tim ahli, bahan ajar menulis naskah drama satu babak berbasis cerita rakyat Lubuklinggau Miang Pukat kategori positif . dengan persentase 83,5%, artinya bahan ajar telah valid. Setelah bahan ajar direvisi sesuai dengan masukan, kritik dan saran dari tim ahli, tahap selanjutnya bahan ajar diujicobakan pada peserta didik kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau. Tahap kepraktisan bahan ajar menulis naskah drama satu babak berbasis cerita rakyat Lubuklinggau Miang Pukat Siswa kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau, dilakukan dengan uji coba prototipe atau evaluasi one to one dan uji coba kelompok Perbedaan dari dua uji coba tersebut terletak pada alat ukurnya, yaitu uji coba prototipe dilakukan dengan wawancara terhadap tiga orang peserta didik, dengan menjawab sejumlah pertanyaan yang mengandung tentang kepraktisan penggunaan Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 2 No. Mei 2022 Page: 50 - 59 bahan ajar menulis naskah drama satu babak berbasis cerita rakyat Lubuklinggau Miang Pukat Siswa kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau, terhadap enam orang siswa secara Dengan demikian bahan ajar menulis naskah drama satu babak berbasis cerita rakyat Lubuklinggau Miang Pukat Siswa kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau pada tahap uji coba prototipe dan uji coba kelompok kecil, tergolong baik atau positif dengan persentase 84,57%. Berdasarkan persentase tersebut bahan ajar menulis naskah drama satu babak berbasis cerita rakyat Lubuklinggau Miang Pukat Siswa kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau sudah praktis. Tahap uji coba bahan ajar menulis naskah drama satu babak berbasis cerita rakyat Lubuklinggau Miang Pukat Siswa kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan, pada kelas X. SMA Negeri 5 Lubuklinggau. Proses belajar mengajar dilakukan dengan metode TTW tentang materi menulis naskah drama satu babak yang terdapat dalam bahan ajar menulis naskah drama satu babak berbasis cerita rakyat Lubuklinggau Miang Pukat Siswa kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau. Nilai siswa dikatakan tuntas apabila mencapai nilai KKM Bahasa Indonesia di SMA Negeri 5 Lubuklinggau sebesar 76. Berdasarkan hasil postest 29 peserta didik kelas X. a dikatakan tuntas semua karena nilainya telah mencapai angka KKM, sedangkan 5 peserta didik mendapatkan nilai di bawah KKM sehingga belum Melalui tes menulis naskah drama satu babak maka diperoleh nilai postest, nilai pretest dan postest digunakan untuk mengetahui validitas instrument dengan menggunakan SPSS versi 20. Berdasarkan hasil validitas instrumen memperoleh angka 0,905 yang dikategorikan validitas sangat tinggi. Setelah validitas insrumen diketahui, langkah selanjutnya menentukan kesignifikan hubungan bahan ajar menulis naskah drama satu babak berbasis cerita rakyat Lubuklinggau Miang Pukat dengan hasil belajar menulis naskah drama satu babak siswa kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau menggunakan SPSS versi 20. Berdasarkan hasil perhitungan SPSS diketahui t hitung sebesar 61,430, selanjutnya mencari ttabel dengan tabel nilai-nilai dalam distribusi t. Taraf signifikan = 0,05 dan derajat kebebasan . k=d. 34, maka diketahui t tabel =2,042. Berdasarkan kriteria Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 2 No. Mei 2022 Page: 50 - 59 pengujiannya yaitu jika thitung Ou ttabel berarti Ho ditolak dan Ha diterima, begitupun sebaliknya jika thitung O ttabel berarti Ho diterima dan Ha ditolak. Berdasarkan penghitungan hasil SPSS yaitu thitung Ou ttabel . ,430 Ou 2,. menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, berarti terdapat hubungan positif yang signifikan antara bahan ajar menulis naskah drama satu babak berbasis cerita rakyat Lubuklinggau Miang Pukat dengan hasil belajar menulis naskah drama satu babak siswa kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau. Dengan signifikan sebesar 0,0001 yang berarti lebih kecil dari 0,05, maka terjadi hubungan yang signifikan. Langkah selanjutnya mencari nilai reliabilitas instrumen dengan menggunakan SPSS Versi 20. Berdasarkan perhitungan reliabilitas instrumen bahan ajar menulis naskah drama satu babak berbasis cerita rakyat Lubuklinggau Miang Pukat dikategorikan tinggi dengan nilai 0,904. Langkah terakhir yaitu menghitung efektif tidaknya bahan ajar menulis naskah drama satu babak berbasis cerita rakyat Lubuklinggau Miang Pukat paired sample uji-t dengan SPSS Versi 20. Berdasarkan tabel paired samples statistik diperoleh mean atau nilai rata-rata hasil belajar sesudah yaitu 82,50. Sedangkan nilai rata-rata hasil belajar sebelum belajar sebesar 59,34. Jumlah responden atau siswa yang dijadikan sampel sebanyak 35 peserta didik. Hubungan atau correlations dari nilai rata-rata sebelum dan sesudah dapat dilihat dari tabel Paired Samples Correlations, nilai korelasi antara dua variabel tersebut adalah 0,74 artinya terdapat hubungan positif. Pada kolom Sig. Diperoleh tingkat signifikan hubungan hasilnya 0,000 artinya signifikan pada level 0,01 yang berarti lebih kecil dari alpha value . , maka berdasarkan pengambilan keputusan dari uji correlations menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara data nilai rata-rata sesudah dan nilai rata-rata sebelum. Selanjutnya mencari ada tidaknya perbedaan sebelum dan sesudah menggunakan bahan ajar menulis naskah drama satu babak berbasis cerita rakyat Lubuklinggau Miang Pukat Siswa kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau. Dapat diketahui pada output paired samples test. Nilai mean atau nilai rata-rata sebelum dan sesudah pada tabel di atas sebesar 23,16 dengan Sig. -taile. sebesar 0,0001 < 0,05. Karena nilai Sig. Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 2 No. Mei 2022 Page: 50 - 59 taile. diperoleh 0,0001 lebih kecil dari alpha value yaitu 0,05, maka kesimpulannya adalah terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah menggunakan bahan ajar menulis naskah drama satu babak berbasis cerita rakyat Lubuklinggau Miang Pukat Siswa kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau. Berdasarkan kesimpulan tersebut, maka penggunaan bahan ajar menulis naskah drama satu babak berbasis cerita rakyat Lubuklinggau Miang Pukat Siswa kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau sudah valid, praktis, dan efektif. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dapat peneliti simpulkan dari hasil validasi tim ahli termasuk dalam kategori baik, dengan presentase 88,50% dari hasil tersebut dinyatakan bahan ajar telah valid. Kepraktisan bahan ajar dilihat dari evaluasi one to one kepada 3 orang siswa dalam bentuk wawancara dan evaluasi kelompok kecil yang terdiri dari 6 orang siswa berupa angket, mendapatkan respon yang positif dan tidak terdapat perbaikan sehigga bahan ajar sudah praktis. Presentase dari angket uji coba kelompok kecil sebesar 92,57%. masuk dalam kategori sangat positif. Uji coba kelompok besar berdasarkan angket yang diberikan kepada siswa mendapatkan respon positif dengan presentase 86% hal ini menunjukkan bahwa bahan ajar menulis naskah drama satu babak berbasis cerita rakyat Etnik Lembak Siswa kelas X SMA Negeri kota Lubuklinggau sudah praktis. DAFTAR PUSTAKA