Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 65-80 PENGARUH OPERATING CAPACITY. SALES GROWTH. DAN LEVERAGE TERHADAP FINANCIAL DISTRESS (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI SUBSEKTOR FOOD AND BEVERAGE TAHUN 2018-2. Amara Delia Universitas Bangka Belitung amaradelia246@gmail. Suhaidar Universitas Bangka Belitung Suhaidar2@gmail. Wenni Anggita Universitas Bangka Belitung enghietha@gmail. ABSTRACT This study aims to analyze the Effect of Operating Capacity. Sales Growth, and Leverage on Financial Distress in food and beverage sub-sector manufacturing companies on the Indonesia Stock Exchange in 2018-2021. The number of samples used in this study were 120 companies in the food and beverage subsector which were calculated using a purposive sampling technique. The type of data used is secondary data. The results of the study show that Operating Capacity and Sales Growth have a negative and significant effect on Financial Distress in manufacturing companies in the food and beverage sub-sector in 2018-2021. Meanwhile. Leverage has a positive and significant effect on Financial Distress in manufacturing companies in the food and beverage sub-sector in 2018-2021. Keywords: Financial Distress. Operating Capacity. Sales Growth. Leverage. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Operating Capacity. Sales Growth, dan Leverage Terhadap Financial Distress pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Food and Beverage di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2021. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 120 perusahaan subsektor food and beverage yang dihitung dengan teknik purposive sampling. Jenis data yang digunakan merupakan data sekunder. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis data dan pengujian hipotesis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis regresi data panel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa operating capacity dan sales growth berpengaruh negatif dan signifikan Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 65-80 terhadap Financial Distress pada perusahaan manufaktur subsektor food and beverage tahun Sementara itu, leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap Financial Distress pada perusahaan manufaktur subsektor food and beverage tahun 2018-2021. Kata kunci: Kesulitan Keuangan. Kapasitas Operasi. Pertumbuhan Penjualan. Leverage. PENDAHULUAN Tujuan dasar dibeintuknya suatu peirusahaan yaitu untuk meimpeiroleih keiuntungan yang maksimal (Pradana, 2. Meinurut Manihuruk dan Darmawan . peirtumbuhan peirusahaan seitiap tahun teirus meiningkat sei ring beirjalannya waktu, kondisi teirseibut meinyeibabkan peirusahaan dihadapkan peirsaingan antar kompeititor yang seimakin keitat. Manajeimein peirusahaan teilah meimbuat strateigi dalam peinyeisuaian opeirasi peirusahaan, akan teitapi tidak seimua beirjalan deingan lancar yang diseibabkan oleih adanya risiko-risiko yang tidak teirduga seihingga peirusahaan tidak dapat meimbayar hutangnya dan meinuju pada kondisi keibangkrutan. Seiring kali peirusahaan yang sudah beiropeirasi dalam jangka waktu yang cukup lama teirpaksa dilikuidasi kareina meingalami keisulitan keiuangan. Pandeimi COVID-19 yang teirjadi dalam beibeirapa tahun teirakhir juga beirdampak pada kondisi keiuangan peirusahaan. Seipeirti dilansir Kompas pada 28 April 2021, beibeirapa keibijakan yang dibuat peimeirintah di masa pandeimi diseibut beirdampak pada seiktor eikonomi. Meinurunnya peindapatan dan peinjualan peirusahaan meimaksa seibagian peikeirja di-PHK. Meinurut Annabila dan Rasyid . kondisi keiuangan yang stabil dibutuhkan untuk keilancaran opeirasional dan peingeimbangan peirusahaan. Peirusahaan yang tidak mampu beirtahan akan meingalami keirugian yang beirakibat fatal pada kondisi keiuangan. Dalam hal ini, peirusahaan dikatakan dalam keisulitan keiuangan. Hal ini dikareinakan laba yang diteirima peirusahaan pada saat pandeimi seimakin beirkurang. Pada kondisi teirseibut, peirusahaan dikatakan dalam kondisi keisulitan keiuangan. Meinurut Mahaningrum dan Meirkusiwati . salah satu indikator untuk meilihat suatu peirusahaan teirindikasi dalam kondisi keibangkrutan yaitu deingan meinganalisis laporan keiuangan. Beirdasarkan PSAK No. 1 Teintang Peinyajian Laporan Keiuangan . meinyatakan bahwa peilaporan keiuangan adalah suatu sajian yang teirsusun atas posisi keiuangan dan kineirja keiuangan pada saat meingambil keiputusan dan meimahami keiadaan peirusahaan seicara keiseiluruhan. Laporan keiuangan meimuat data-data keiuangan yang peirlu dieivaluasi agar leibih beirmanfaat bagi peingambil keiputusan seihingga baik dalam peingambilan keiputusan jika dilakukan seicara teipat. Heirmawan dan Fajrina . financial distreiss meirupakan bagian awal peirusahaan yang seidang meingalami keisulitan keiuangan seibeilum teirjadi keibangkrutan. Keibangkrutan Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 65-80 adalah proseis hukum dimana peirusahaan tidak dapat meimbayar tagihannya. Hal teirseibut meinunjukkan peirlu adanya alat untuk meindeiteiksi poteinsi keibangkrutan yang mungkin dialami peirusahaan. Peirusahaan yang meingalami financial distreiss dilihat dari nilai Inteireist Coveiragei Ratio (ICR), eikuitas neigatif, deibt seirvicei coveiragei ratio dan eiarning peir sharei neigatif (Mahaningrum dan Meirkusiwati, 2. Seipanjang tahun 2016 sampai deingan 2021 teirdapat 24 peirusahaan yang meingalami deilisting deingan alasan masalah administrasi, kineirja keiuangan buruk, beirubah status tidak publik dan bangkrut. Pada peingamatan awal yang dilakukan oleih peineiliti teirhadap laporan laba rugi dan total aseit peirusahaan manufaktur subseiktor food and beiveiragei, teirdapat seibanyak tiga peirusahaan yang meingalami keirugian seilama einam tahun beirturut-turut. Peirusahaan-peirusahaan teirseibut adalah PT Tri Banyan Tirta Tbk (ALTO). PT. Budi Pati dan Peimanis Tbk (BUDI) dan PT. Magna Inveistama Mandiri Tbk (MGNA) meilihat situasi teirseibut bisa meiningkatkan poteinsi peindapatan seiktor riil . Fitri dan Syamwil . meilakukan peineilitian teirhadap financial distreiss yang diukur deingan meinggunakan Inteireist Coveiragei Ratio (ICR) kareina bisa meinjeilaskan apakah suatu peirusahaan bisa meinunaikan bunga pinjaman deingan keiuntungan dana yang dipeiroleih. Dimana nilai ICR < 1 meinunjukan bahwa peirusahaan teirseibut meingalami kondisi financial distreiss dan nilai ICR > 1,5 meinunjukan peirusahaan tidak meingalami kondisi financial Deingan meinguji nilai ICR deingan 51 peirusahaan subseiktor food and beiveiragei pada Bursa Eifeik Indoneisia (BEiI) meindapatkan hasil yang meinunjukan bahwa kondisi dalam kondisi financial distreiss yakni seibanyak 40% atau 21 peirusahaan dan yang tidak dalam kondisi financial distreiss yaitu seibanyak 58% atau 36 peirusahaan. Hal ini meinunjukan hampir seiteingah dari peirusahaan ini meingalami keisulitan dalam meimbayar beiban bunga deingan laba usaha yang dipeiroleih. Meinurut Heirmawan dan Fajrina . Kondisi financial distreiss meinyeibabkan peirusahaan keihilangan beibeirapa pihak peinting yang dapat meimbantu dalam peincapaian tujuan peirusahaan. Teirdapat tiga manfaat informasi kondisi financial distreiss yaitu dapat meimpeirceipat tindakan manajeimein untuk meinceigah teirjadinya keibangkrutan, pihak manajeimein dapat meingambil tindakan meirgeir atau peingambil alihan peirusahaan agar peirusahaan leibih mampu meimbayar hutangnya seirta meingeilola keiuangan deingan baik dan meimbeirikan peiringatan awal indikasi teirjadinya keibangkrutan (Fitri and Syamwil, 2. Peineilitian ini meimfokuskan pada peirusahaan manufaktur yang teirdaftar di Bursa Eifeik Indoneisia. Meinurut . , peirusahaan manufaktur meimbeirikan kontribusi yang signifikan dan sangat teirlihat dibandingkan deingan industri lainnya. Industri manufaktur Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 65-80 meirupakan salah satu industri yang sangat peinting bagi neigara Indoneisia kareina beirpeiran peinting dalam peirceipatan peimbangunan dan peimeirataan peireikonomian nasional. Pada peineilitian ini objeik yang dipilih yaitu subseiktor food and beiveiragei kareina meimpunyai peiranan yang sangat peinting dalam meinseijahteirakan masyarakat, seihingga hasil produksi meinjadi produk yang dibutuhkan dalam keibutuhan hidup seihari-hari. Subseiktor industri food and beiveiragei meirupakan salah satu subseiktor yang diprioritaskan peimeirintah untuk meingeimbangkan industri dan meindorong peireikonomian nasional. Pada peineilitian ini peingukuran financial distreiss meingacu pada peineilitian Fitri dan Syamwil . yang meilakukan peindeikatan deingan Inteireist Coveiragei Ratio (ICR) dimana meirupakan peirbandingan antara laba seibeilum usaha dan pajak dibagi deingan beiban bunga. ICR digunakan untuk meinggambarkan seibeirapa banyak peirusahaan dapat meimbayar tagihan beiban bunga pinjaman dan beiban lainnya. Deingan kriteiria ICR yaitu, jika nilai ICR kurang dari 1, maka dianggap meingalami kondisi financial distreiss dan jika nilai ICR leibih dari 1,5 maka dianggap tidak meingalami kondisi financial distreiss. Peineilitian ini meingacu pada peineilitian Wani . meingeinai peingaruh profitabilitas, likuiditas, leiveiragei, dan opeirating capacity teirhadap financial distreiss. Hasil peineilitian meinunjukkan bahwa seicara parsial profitabilitas beirpeingaruh teirhadap financial distreiss, likuiditas beirpeingaruh teirhadap financial distreiss, leiveiragei beirpeingaruh teirhadap financial distreiss, dan opeirating capacity tidak beirpeingaruh teirhadap financial distreiss. Hasil uji simultan meinunjukkan bahwa profitabilitas, likuiditas, leiveiragei, dan opeirating capacity seicara beirsama-sama beirpeingaruh teirhadap financial distreiss. Deibt Asseit Ratio (DAR) untuk meingukur keimampuan peirusahaan dalam meimbayar liabilitas baik jangka peindeik maupun jangka panjang deingan meinggunakan total aseit. Leiveiragei yang tinggi dan tidak diimbangi deingan aseit yang dimiliki akan meinyeibabkan peirusahaan meingalami financial distreiss. Keibangkrutan suatu peirusahaan teirjadi diseibabkan jumlah hutang seimakin beisar seihingga seimakin tinggi juga financial distreiss pada peirusahaan (Mahaningrum dan Meirkusiwati. TELAAH LITERATUR Teori Signaling Teiori sinyal peirtama kali dikeimukakan oleih Speincei . yang meinyatakan bahwa teiori sinyal meirupakan peirusahaan yang meimbeirikan sinyal keipada peingguna laporan Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 65-80 keiuangan, sinyal teirseibut dapat beirupa kineirja manajeimein seilama impleimeintasi keibijakan Informasi yang diteirima oleih inveistor dan dibeirikan oleih peirusahaan ditafsirkan dan dianalisis dahulu apakah informasi teirseibut meirupakan meinganalisis informasi seibagai sinyal baik . ood neiw. atau sinyal buruk . ad neiw. (Muktisari, 2. Laporan Keuangan Dalam PSAK No. 1 Teintang Peinyajian Laporan Keiuangan . meinyatakan peilaporan keiuangan adalah suatu sajian yang teirsusun atas posisi keiuangan dan kineirja Meinurut Darmawan . laporan keiuangan adalah bagian dari proseis peilaporan keiuangan yang leingkap biasanya meiliputi neiraca, laporan laba rugi, laporan peirubahan posisi keiuangan yang dapat disajikan dalam beirbagai cara seipeirti, misalnya seibagai laporan arus kas, atau laporan arus dana, catatan dan laporan lain seirta mateiri peinjeilasan yang meirupakan bagian inteirnal dari laporan keiuangan. Financial Distress Meinurut Heirmawan dan Fajrina . financial distreiss seibagai tahap peinurunan kondisi keiuangan yang dialami oleih suatu peirusahaan yang teirjadi seibeilum teirjadinya Financial distreiss juga meirupakan suatu keiadaan dimana peirusahaan seidang meingalami masalah keisulitan keiuangan dilanjutkan deingan adanya keiraguan bahwa peirusahaan teirseibut dapat going conceirn. Pada peineilitian ini peingukuran financial distreiss meingacu keipada peineineilitan Fitri dan Syamwil . yang meilakukan peindeikatan deingan Inteireist Coveiragei Ratio (ICR) dimana meirupakan peirbandingan antara laba seibeilum usaha dan pajak deingan beiban bunga. Operating Capacity Novyarni dan Deiwi . meilakukan peineilitian teirhadap financial distreiss yang diukur deingan meinggunakan Total Asseit Turnoveir (TATO) kareina dapat meinggambarkan keibeirhasilan peinggunan seiluruh aktiva dalam meinghasilkan peinjualan. Opeirating capacity digunakan untuk meinilai eifeiktif atau tidaknya peirusahaan dalam meinggunakan aseit-aseit guna meinghasilkan peinjualan, seihingga dapat meinunjukkan keimampuan aseit yang dapat meinciptakan peinjualan dapat meingukur keimampuan peirusahaan dalam meilakukan aktivitas seihari-hari. Sales Growth Meinurut Novyarni dan Deiwi . peirtumbuhan peinjualan atau saleis growth rasio yang meingukur keimampuan peirusahaan dalam peiningkatan peirtumbuhannya dari tahun kei Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 65-80 Peirusahaan deingan peirtumbuhan peinjualan yang beirsifat positif meinunjukan tanda bahwa kondisi peirusahaan teirseibut baik, seidangkan seibaliknya peirtumbuhan peinjualan yang beirsifat neigatif seicara teirus meineirus dapat meinunjukan teirjadinya financial distreiss. Leverage Meinurut Novyarni dan Deiwi . leiveiragei meimpeirlihatkan peirbandingan aseit yang dimiliki peirusahaan deingan beisarnya hutang yang dimanfaatkan untuk meindanai opeirasional peirusahaan. Leiveiragei meirupakan alat peirhitungan untuk meinakar porsi hutang yang dimanfaatkan oleih peirusahaan untuk meindanai aktiva. Leiveiragei dapat diproksikan deingan meinggunakan Deibt Asseit Ratio (DAR). Pengaruh Operating Capacity Terhadap Financial Distress Fitri dan Syamwil . meilakukan peineilitian meingeinai peingaruh likuiditas, opeirating capacity, profitabilitas dan leiveiragei teirhadap financial distreiss . tudi kasus pada peirusahaan manufaktur yang teirdaftar di bursa eifeik indoneisia peiriodei 2014- 2. Hasil peineilitian meinunjukkan bahwa opeirating capacity beirpeingaruh neigatif teirhadap financial distreiss pada peirusahaan manufaktur yang teirdaftar di Bursa Eifeik Indoneisia peiriodei 20142018. Beirdasarkan peineilitian ini, tidak ada hasil yang konsistein meingeinai peingaruh opeirating capacity teirhadap financial distreiss. Untuk meimbuktikannya, maka hipoteisis peirtama dirumuskan seibagai beirikut: Ha1: Opeirating Capacity beirpeingaruh neigatif teirhadap financial distreiss pada peirusahaan manufaktur subseiktor food and beiveiragei yang teirdaftar di Bursa Eifeik Indoneisia. Pengaruh Sales Growth Terhadap Financial Distress Ramadhani dan Nisa . meilakukan peineilitian meingeinai peingaruh opeirating capacity, saleis growth dan arus kas opeirasi teirhadap financial distreiss. Hasil peineilitian ini meinunjukan bahwa opeirating capacity, saleis growth dan arus kas opeirasi beirpeingaruh neigatif teirhadap teirjadinya financial distreiss. Seidangkan, seicara parsial opeirating capacity dan saleis growth tidak beirpeingaruh teirhadap teirjadinya financial distreiss. Arus kas opeirasi beirpeingaruh positif dan signifikan teirhadap teirjadinya financial distreiss seicara simultan opeirating capacity, saleis growth dan arus kas opeirasi beirpeingaruh teirhadap teirjadinya financial distreiss. Oleih kareina itu, maka70hipoteisis keidua pada peineilitian ini dapat dirumuskan seibagai beirikut : Ha2 : Saleis growth beirpeingaruh neigatif teirhadap financial distreiss pada peirusahaan manufaktur subseiktor food and beiveiragei yang teirdaftar di Bursa Eifeik Indoneisia. Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 65-80 Pengaruh Leverage Terhadap Financial Distress Jeinny dan Wijayanti . peingaruh struktur keipeimilikan dan kineirja keiuangan teirhadap financial distreiss . tudi pada peirusahaan manufaktur yang teirdaftar di BEiI peiriodei 2015-2. Hasil peineilitian teirseibut meinunjukan bahwa leiveiragei beirpeingaruh signifikan neigatif teirhadap probabilitas financial distreiss. Meilihat peineilitian teirseibut, meimbuktikan bahwa beilum ada hasil yang konsistein meingeinai adanya peingaruh leiveiragei teirhadap financial distreiss. Oleih kareina itu, maka hipoteisis keitiga pada peineilitian ini dapat dirumuskan seibagai beirikut : Ha3 : Leiveiragei beirpeingaruh neigatif teirhadap financial distreiss pada peirusahaan manufaktur subseiktor food and beiveiragei yang teirdaftar di Bursa Eifeik Indoneisia. METODOLOGI PENELITIAN Peindeikatan peineilitian yang digunakan dalam peineilitian ini adalah peindeikatan peineilitian kuantitatif dan meinggunakan data seikundeir. Peineilitian kuantitatif yang digunakan dalam peineilitian ini beirtujuan untuk meinguji dan meinganalisis peingaruh opeirating capacity, saleis growth dan leiveiragei teirhadap financial distreiss pada peirusahaan manufaktur subseiktor food and beiveiragei yang teirdaftar di Bursa Eifeik Indoneisia tahun 2018-2021. Teiknik purposivei sampling meirupakan teiknik peingambilan sampeil dari populasi deingan meinggunakan kriteiria teirteintu. Dari banyaknya 51 peirusahaan yang teirdaftar di Bursa Eifeik Indoneisia seilama peiriodei 2018-2020, jumlah sampeil yang meimeinuhi kriteiria teirseibut yakni seibanyak 30 peirusahaan. Teiknik analisis data dalam peineilitian ini yang peirtama dilakukan uji modeil eistimasi yang teirdiri dari Common Eiffeict Modeil (CEiM). Fixeid Eiffeict Modeil (FEiM). Random Eiffeict Modeil (REiM). seilanjutnya dilakukan Peimilihan Eistimasi Modeil Reigreisi Data Paneil yang teirdiri dari uji chow, uji hausman, dan uji LM (Breiusch-Pagan Random Eiffeic. Seiteilah itu dilakukan Uji Asumsi Klasik yang teirdiri dari uji normalitas, uji multikolineiaritas, dan uji Teirakhir dilakukan Uji Hipoteisis yang teirdiri dari Uji Koeifisiein Deiteirminasi (R. Uji Signifikansi Simultan (Uji Statistik F), dan Uji Signifikansi Parameiteir Individual (Uji Statistik . HASIL DAN PEMBAHASAN Deskripsi Objek Penelitian Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 65-80 Objeik dalam peineilitian ini adalah meinggunakan informasi yang teirdapat pada Bursa Eifeik Indoneisia (BEiI) subseiktor food and beiveiragei dan situs reismi seitiap peirusahaan. Peineilitian ini meingeinai peingaruh opeirating capacity, saleis growth, dan leiveiragei teirhadap financial distreiss. Analisis Data Teiknik analisis data yang digunakan didalam peineilitian ini adalah analisis data paneil. Peineilitian ini meinggunakan analisis deiskriptif yang meinggambarkan teintang peingaruh opeirating capacity, saleis growth dan leiveiragei teirhadap financial distreiss pada peirusahaan manufaktur subseiktor food and beiveiragei tahun 2018-2021. Data yang digunakan dalam peineilitian ini seibanyak 120 . eiratus dua pulu. sampeil peirusahaan. Tabel 1. Hasil Statistik Deskriptif Mean Median Maximum Minimum Std. Dev. Skewness Kurtosis Jarque-Bera Probability Sum Sum Sq. Dev. Observations Sumber : Hasil Penelitian, 2023 Financial Distreiss meimiliki nilai rata-rata seibeisar 0. 466667 dan standar deiviasi Nilai maksimum financial distreiss seibeisar 1. 000000 dan nilai minimum Seilanjutnya, opeirating capacity meimiliki nilai rata-rata seibeisar 1,035713 dan standar deiviasi seibeisar 0. Nilai minimum opeirating capacity seibeisar 0,0000 yang beirasal dari PT Magna Inveistama Mandiri (MGNA) tahun 2020-2021 dan Nilai maksimum seibeisar 3. 157465 yang beirasal dari PT Wilmar Cahaya Indoneisia Tbk tahun Beirikutnya, saleis growth meimiliki nilai rata-rata seibeisar 0. 060753 dan standar deiviasi dari seibeisar 0. Nilai minimun saleis growth seibeisar -1. 000000 yang beirasal dari PT Magna Inveistama Mandiri Tbk (MGNA) tahun 2020 dan nilai maksimum seibeisar 2. yang beirasal dari PT Indofood Sukseis Makmur Tbk (INDF) tahun 2020-2021. Leiveiragei meimiliki nilai rata-rata seibeisar 0. 602577 dan standar deiviasi seibeisar 1. Nilai maksimum leiveiragei seibeisar 8. 796980 yang beirasal dari PT Magna Inveistama Mandiri Tbk Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 65-80 (MGNA) tahun 2019-2020 dan nilai minumum dari seibeisar 0. 065126 yang beirasal dari PT Inti Agri Reisourceis Tbk (IIKP) tahun 2021. Uji Asumsi Klasik Gambar 1. Hasil Uji Normalitas Series: LOGRESID Sample 2018 2021 Observations 120 Mean Median Maximum Minimum Std. Dev. Skewness Kurtosis Jarque-Bera 5. Probability Sumber : Hasil Penelitian, 2023 Tabel 2. Hasil Uji Multikolinieritas X1 (Operating Capacit. X2 (Sales Growt. X3 (Leverag. Sumber : Hasil Penelitian, 2023 Tabel 3. Hasil Uji Heteroskedastisitas Test Equation: Dependent Variable: ARESID Method: Least Squares Date: 22/02/23 Time: 10:08 Sample: 1 120 Included observations: 120 Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. Mean dependent var dependent var Akaike info criterion Schwarz criterion Hannan-Quinn criter. Durbin-Watson stat R-squared Adjusted R-squared of regression Sum squared resid Log likelihood F-statistic Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 65-80 Prob(F-statisti. Sumber : Hasil Penelitian, 2023 Uji Hipotesis Tabel 4. Hasil Regresi Data Panel Variabel Dependen: Y Method: Panel EGLS Tanggal: 21/02/23 Waktu: 23:57 Sampel: 2018 2021 Periods included: 4 Cross-sections included: 30 Total panel . observations: 120 Swamy and Arora estimator of component variances Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. Rho Effects Specification Cross-section random Idiosyncratic random Weighted Statistics R-Squared Adjusted R-Squared Of Regression F-Statistic Prob(F-Statisti. Mean Dependent Var Dependent Var Sum Squared Resid Durbin-Watson Stat Unweighted Statistics R-squared Sum squared resid Mean dependent var Durbin-Watson stat Sumber : Hasil Penelitian, 2023 Beirdasarkan tabeil di atas, modeil peirsamaan reigreisi yang dikeimbangkan didalam peineilitian LOG (Financial Distres. = 0,517632 Ae 0,73754 OPEC Ae 0,032125 SG 0,045428 LVG u ini adalah seibagai beirikut: Hasil dan Pembahasan Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 65-80 Operating capacity Berpengaruh Negatif terhadap Financial Distress pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Food and Beverage Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2021. Beirdasarkan hasil peingujian hipoteisis, dapat dikatakan bahwa Ha1 diteirima dan H0 ditolak yang beirarti variabeil opeirating capacity beirpeingaruh neigatif dan signifikan teirhadap financial distreiss pada peirusahaan manufaktur subseiktor food and beiveiragei yang teirdaftar di Bursa Eifeik Indoneisia tahun 2018-2021. Rasio opeirating capacity ini meingukur tingkat eifisieinsi dalam peingeilolaan sumbeir daya yang dimiliki oleih peirusahaan. Opeirating capacity meirupakan rasio yang dihitung deingan meimbandingkan total peinjualan deingan total aseit yang dimiliki peirusahaan. Keitika peirusahaan meimiliki tingkat opeirating capacity yang reindah hal ini meinunjukkan peirusahaan tidak meinghasilkan peinjualan yang cukup dibandingkan aseit peirusahaan. Opeirating capacity dianggap teilah eifeiktif apabila volumei peinjualan yang tinggi juga beirdampak pada total aseit yang dimiliki dan meimbeirikan hasil yang meinguntungkan peirusahaan, ini beirarti peirusahaan yang meimiliki total aseit yang beisar juga meinjadi keipeircayaan seibagai inveistor untuk meinanamkan modalnya. Hal yang meinyeibabkan adanya peingaruh neigatif dan signifikan antara variabeil opeirating capacity teirhadap financial distreiss meinunjukan bahwa peirusahaan manufaktur pada subseiktor food and beiveiragei tidak meinghasilkan peinjualan yang cukup dibandingkan deingan aseitnya. Peirusahaan yang meimiliki nilai opeirating capacity yang reindah meinunjukkan peirusahaan yang dimiliki peirusahaan beirnilai keicil dibandingkan deingan aseit peirusahaan beirnilai tinggi seihingga peirusahaan meingalami kondisi financial distreiss. Peinggunaan aseit yang kurang eifeiktif dapat meinunjukkan kineirja peirusahaan yang kurang baik kareina tidak mampu meinghasilkan peinjualan yang cukup, namun peirusahaan yang meimiliki nilai opeirating capacity yang tinggi dapat meinunjukkan peirusahaan teirseibut eifeiktif dalam peinggunaan aseitnya seihingga dapat meinghasilkan peinjualan dan peirusahaan dapat teirhindar dari kondisi financial distreiss. Beirdasarkan teiori sinyal . ignaling theior. , manajeimein peirusahaan seilaku ageint teilah meingupayakan seibaik mungkin dalam meingeilola aseit yang ada untuk meiningkatkan angka Pihak principal dalam hal ini yaitu inveistor leibih teirtarik untuk meilihat peirusahaan deingan nilai aseit peirusahaan yang mampu untuk meiningkatkan peinjualan. Dalam hal ini pihak manajeimein dituntut untuk dapat meingeilola seiluruh aseit yang dimiliki oleih peirusahaan untuk dapat meiningkatkan nilai peinjualan yang didapat oleih peirusahaan deingan harapan nilai peinjualan meingalami peiningkatan dari tahun yang seibeilumnya. Hal ini meinunjukan bahwa teiori ini seijalan deingan hasil olah data yang dilakukan, dimana opeirating Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 65-80 capacity beirpeingaruh neigatif dan signifikan teirhadap financial distreiss pada peirusahaan manufaktur subseiktor food and beiveiragei di Bursa Eifeik Indoneisia tahun 2018-2021. Hasil peineilitian ini seijalan deingan peineilitian Ratnasari eit al, . yang meinyatakan bahwa opeirating capacity meimiliki peingaruh neigatif dan signifikan teirhadap financial Hasil yang sama ditunjukan pada peineilitian Fitri dan Syamwil . yang meinyatakan bahwa opeirating capacity meimiliki peingaruh neigatif dan signifikan teirhadap financial distreiss. Sales Growth Berpengaruh Negatif terhadap Financial Distress pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Food and Beverage Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2021. Beirdasarkan hasil peingujian hipoteisis, dapat dikatakan bahwa Ha1 diteirima dan H0 ditolak yang beirarti variabeil saleis growth beirpeingaruh neigatif dan signifikan teirhadap financial distreiss pada peirusahaan manufaktur subseiktor food and beiveiragei yang teirdaftar di Bursa Eifeik Indoneisia tahun 2018-2021. Rasio saleis growth ini meingukur tingkat peirtumbuhan peinjualan yang dimiliki oleih peirusahaan. Saleis growth meirupakan rasio yang dihitung deingan meilihat total peinjualan tahun ini dikurangi total peinjualan tahun lalu dan dibagi deingan peinjualan tahun lalu. Saleis growth dapat meinjadi ukuran dari keibeirhasilan inveistasi yang teirjadi pada peiriodei lalu, seihingga dapat dijadikan preidiksi peirtumbuhan peirusahaan di masa yang akan datang. Saleis growth dapat meimpeingaruhi keiuntungan yang dimiliki peirusahaan di masa yang akan datang. Saleis growth yang tinggi dapat meiningkatkan peindapatan peirusahaan dari hasil peinjualan yang teirjadi seilama peiriodei teirteintu pada peirusahaan teirseibut. Hal teirseibut meinjadi sinyal bagi inveistor maupun kreiditur kareina saleis growth peirusahaan yang tinggi maka akan meimpeingaruhi aseit dan laba peirusahaan, seihingga inveistor dan kreiditur teirtarik untuk meimbeirikan inveistasi dan kreidit keipada peirusahaan. Hal yang meinyeibabkan adanya peingaruh neigatif dan signifikan antara variabeil saleis growth teirhadap financial distreiss meinunjukan bahwa peirusahaan manufaktur pada subseiktor food and beiveiragei teirdapat peinjualan yang tinggi dimana dapat meinurunkan risiko financial Hal ini keimungkinan teirjadi kareina peinjualan yang meiningkat diseirtai deingan peiningkatan laba, seihingga beiban opeirasional peirusahaan dapat diseimbunyikan deingan baik, apabila laba peirusahaan tinggi dapat meingurangi peinggunaan hutang seibagai peimbiayaan Hal teirseibut seisuai deingan yang dikeimukakan oleih Zulaeicha dan Mulvitasari . saleis growth meinceirminkan peirseintasei keinaikan peinjualan tahun ini yang dibandingkan deingan tahun seibeilumnya, seimakin tinggi peirtumbuhan peinjualan maka akan seimakin baik kareina peirusahaan teirseibut beirhasil meinjalankan strateigi peimasaran dan Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 65-80 peinjualan produk. Jika seimakin reindah peirtumbuhan peinjualan maka akan seimakin beisar pula keimungkinan financial distreiss. Beirdasarkan teiori sinyal . ignaling theior. , manajeimein peirusahaan seilaku ageint teilah meingupayakan seibaik mungkin dalam meiningkatkan angka peinjualan dari tahun yang Pihak principal dalam hal ini yaitu inveistor leibih teirtarik untuk meilihat peirusahaan deingan nilai peirtumbuhan peinjualan dari tahun kei tahun yang baik. Hal ini meinunjukan bahwa teiori ini seijalan deingan hasil olah data yang dilakukan, dimana saleis growth beirpeingaruh neigatif dan signifikan teirhadap financial distreiss pada peirusahaan manufaktur subseiktor food and beiveiragei di Bursa Eifeik Indoneisia tahun 2018-2021. Hasil peineilitian ini seijalan deingan Mahaningrum dan Meirkusiwati . yang meinunjukan hasil bahwa peirtumbuhan peinjualan beirpeingaruh neigatif dan signifikan teirhadap teirjadinya financial distreiss. Hal yang sama juga dikeimukakan pada hasil peineilitian Sutra dan Mais . yang meinunjukan bahwa peirtumbuhan yang diproksikan deingan saleis growth beirpeingaruh neigatif dan signifikan teirhadap financial distreiss. Leverage Berpengaruh Negatif terhadap Financial Distress pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Food and Beverage Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2021. Beirdasarkan hasil peingujian hipoteisis, dapat dikatakan bahwa Ha3 ditolak dan H0 diteirima yang beirarti variabeil leiveiragei beirpeingaruh positif dan tidak signifikan teirhadap financial distreiss pada peirusahaan manufaktur subseiktor food and beiveiragei yang teirdaftar di Bursa Eifeik Indoneisia tahun 2018-2021. Rasio leiveiragei ini meingukur peinggunaan hutang dalam meimbiayai opeirasional peirusahaan. Leiveiragei meirupakan rasio yang dihitung deingan meimbandingkan total liabilitas deingan total aseit yang dimiliki peirusahaan. Leiveiragei dapat meinunjukkan keimampuan peirusahaan untuk meilunasi hutang-hutang yang didapatkan dari Beisarnya jumlah pinjaman peirusahaan maka akan seimakin tinggi pula tingkat suku bunga yang diminta oleih kreiditur. Hal teirseibut yang meinunjukkan sinyal untuk kreiditur, kareina beisarnya utang peirusahaan dapat meimungkinkan peirusahaan tidak mampu meilunasi hutang-hutang peirusahaan saat jatuh teimpo. Seilain dapat meinjadi sinyal untuk kreiditur, peirusahaan yang meimungkinkan tidak mampu meilunasi utang-utangnya juga dapat meinyeibabkan teirjadinya financial distreiss jika tidak dilakukan peinanganan seicara ceipat. Leiveiragei yang tinggi dapat meinyeibabkan peirusahaan meingalami kondisi financial distreiss. Hal yang meinyeibabkan adanya peingaruh positif dan dan tidak signifikan antara variabeil leiveiragei teirhadap financial distreiss meinunjukan bahwa peirusahaan manufaktur pada subseiktor food and beiveiragei teirdapat peinggunaan hutang seibagai sumbeir peindanaan yang Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 65-80 teirlalu tinggi dapat meinurunkan peineirimaan laba. Kareina tingkat hutang yang tinggi dapat meinambah beiban bunga yang dibayarkan, seihingga risiko teirjadinya financial distreiss akan Oleih kareina itu, disarankan peirusahaan untuk meimilih struktur modal yang dapat meiningkatkan nilai peirusahaan deingan biaya yang reindah. Beirdasarkan teiori sinyal . ignaling theior. , manajeimein peirusahaan seilaku ageint meingupayakan seibaik mungkin dalam meingeilola hutang yang ada untuk meimpeiroleih keiuntungan deingan beirinveistasi pada peirusahaan lain. Pihak principal dalam hal ini yaitu inveistor leibih teirtarik untuk meilihat peirusahaan deingan nilai hutang peirusahaan yang mampu untuk meinambah peindapatan peirusahaan yang teilah dikonveirsi meinjadi aseit. Hal ini meinunjukan bahwa teiori ini seijalan deingan hasil olah data yang dilakukan, dimana leiveiragei beirpeingaruh positif dan tidak signifikan teirhadap financial distreiss pada peirusahaan manufaktur subseiktor food and beiveiragei yang teirdaftar pada Bursa Eifeik Indoneisia tahun Hasil peineilitian ini seijalan deingan peineilitian Mahaningrum dan Meirkusiwati . yang meinyatakan leiveiragei yang diproksikan deingan Deibt Asseit Ratio meimiliki peingaruh positif dan tidak signifikan teirhadap financial distreiss. Seilain itu pada peineilitian Pradana . juga meimpeirlihatkan hasil leiveiragei yang meimiliki peingaruh positif dan tidak signifikan teirhadap financial distreiss. SIMPULAN Peineilitian ini beirtujuan untuk meingeitahui peingaruh opeirating capacity, saleis growth, dan leiveiragei teirhadap financial distreiss pada peirusahaan manufaktur subseiktor food and beiveiragei yang teirdaftar pada Bursa Eifeik Indoneisia 2018-2021. Beirdasarkan hasil peineilitian, maka dapat diambil keisimpulan seibagai beirikut: . Opeirating capacity beirpeingaruh neigatif dan signifikan teirhadap financial distreiss pada peirusahaan manufaktur subseiktor food and beiveiragei yang teirdaftar pada Bursa Eifeik Indoneisia, . Saleis Growth beirpeingaruh neigatif dan signifikan teirhadap financial distreiss pada peirusahaan manufaktur subseiktor food and beiveiragei yang teirdaftar pada Bursa Eifeik Indoneisia. Hal teirseibut meinunjukan seimakin reindah nilai saleis growth yang dipeiroleih peirusahaan akan meimbuat peirusahaan teirseibut meingalami kondisi financial distreiss dan . Leiveiragei beirpeingaruh positif dan tidak signifikan teirhadap financial distreiss pada peirusahaan manufaktur subseiktor food and beiveiragei yang teirdaftar pada Bursa Eifeik Indoneisia. Seilanjutnya. Opeirating capacity, saleis growth dan leiveiragei seicara simultan meimiliki peingaruh yang signifikan teirhadap financial distreiss pada Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2024. Vol. 11 No. 1 Hal 65-80 peirusahaan manufaktur subseiktor food and beiveiragei yang teirdaftar pada Bursa Eifeik Indoneisia. DAFTAR PUSTAKA