http://e-journals. id/index. php/JKPBK Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. Vol 7 No 2. Desember 2024. pISSN : 2654-5241 eISSN : 2722-7573 Artikel Penelitian Quality of Life in End Stage Breast Cancer Woman and Readmission Edianto1*. Dina Afriani2 Abstrak Kanker merupakan masalah kesehatan yang menjadi faktor penting dalam beban penyakit global saat ini. Kanker payudara merupakan kanker terbanyak pada wanita di seluruh dunia dan terus mengalami peningkatan. Kualitas hidup pada pasien kanker payudara menjadi sangat penting seiring dengan peningkatan stadium kanker yang dialami pasien. Pasien kanker payudara stadium akhir cenderung mengalami kondisi readmisi setelah mereka pulang dari rawat inap. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas hidup pasien kanker payudara stadium akhir dengan kejadian readmisi. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional yang melibatkan 110 pasien kanker payudara stadium 3 dan 4 yang sedang menjalani pengobatan di Rumah Sakit Adam Malik Medan yang diambil secara consecutive sample. Penelitian dilakukan pada bulan Juli hingga Desember 2023. Hasil analisis chi-square didapatkan hasil penelitian bahwa faktor kualitas hidup pasien kanker payudara stadium akhir yang berpengaruh terhadap kejadian readmisi adalah masalah fisik dengan p<0. 003 (CI 95%), masalah sosial dengan p<0. 007 (CI 95%), masalah spiritual dengan p<0. 030 (CI 95%) dan masalah pengobatan dengan p<0. 014 (CI 95%). Intervensi keperawatan yang berkaitan dengan kondisi fisik, social, spiritual dan program pengobatan perlu dilakukan untuk dapat meningkatkan kualitas hidup pasien kanker payudara stadium akhir agar kejadian readmisi dapat dicegah atau dikurangi. Kata kunci: Kualitas Hidup. Kanker payudara. Stadium Akhir. Readmisi Abstract Cancer is a health problem that is an important factor in global burden disease. Breast cancer is the most common cancer in women over the world and continues to increase. Quality of life for breast cancer patients becomes very important as the stage of cancer experienced by the patient increases. End stage breast cancer patients tend to experience readmission conditions after they return home from hospitalization. The aim of this study was to determine the quality of life in end stage breast cancer patients with the incidence of readmission. This study used a cross sectional method involving 110 stage 3 and 4 breast cancer patients who were undergoing treatment at the Adam Malik Hospital in Medan, who were sampled consecutively. The research was conducted from July to December 2023. The results of the chi-square analysis showed that the quality of life factors in end stage breast cancer patients that influenced the incidence of readmissions were physical problems with p<0. 003 (CI 95%), social problems with p<0. 007 (CI 95%), spiritual problems with p<0. 030 (CI 95%) and medication problems with p<0. 014 (CI 95%). Nursing interventions related to physical, social, spiritual conditions and treatment programs need to be carried out to improve the quality of life in endstage breast cancer patients so that readmissions can be prevented or reduced. Keywords: Quality of life. Breast Cancer. End Stage. Readmission Submitted : 15 July 2024 Revised : 19 December 2024 Affiliasi penulis : 1. Keperawatan Onkologi RSUP H. Adam Malik Medan, 2. Keperawatan Respirasi RSUP H. Adam Malik Medan Korespondensi : AuEdiantoAy edianto. tok@gmail. com Telp: PENDAHULUAN Kanker kesehatan yang menjadi faktor penting dalam beban penyakit di seluruh dunia saat ini. Peningkatan jumlah kasus baru diperkirakan mencapai 15 juta orang pada tahun 2025 dan dari jumlah tersebut sebanyak 60% terjadi di negara berkembang. Kanker payudara merupakan kanker terbanyak pada Wanita dan menjadi penyebab utama kematian yang disebabkan oleh kanker di seluruh dunia. Lebih dari 2,2 juta wanita di seluruh dunia baru didiagnosis mengidap kanker payudara pada tahun 2020 dan menjadi penyumbang Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Accepted: 27 December 2024 jumlah terbesar terhadap sekuruh kasus kanker yaitu sebanyak 11,7% . Kanker payudara diperkirakan akan mengenai setiap 2 dari 10. 000 perempuan di Dan merupakan penyebab kematian yang disebabkan oleh kanker pada perempuan di seluruh dunia. Kanker payudara merupakan salah satu faktor kesehatan di negara berkembang. Hal ini disebabkan karena peningkatan angka motalitas dan morbiditas pada penyakit tidak menular termasuk kanker payudara. Indonesia adalah 1,79 permil, dimana prevalensi kanker pada perempuan lebih tinggi bibandingkan dengan laki-laki . Pada tahun 2020, jumlah kasus baru kanker payudara mencapai 68. 858 kasus . ,6%) Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. JKPBK. http://e-journals. id/index. php/JKPBK Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. Vol 7 No 2. Desember 2024. pISSN : 2654-5241 eISSN : 2722-7573 dari total 396. 914 kasus baru kanker di Indonesia. Sementara itu, untuk jumlah kematiannya mencapai lebih dari 22 ribu jiwa kasus . Sebagai rumah sakit pusat rujukan. RSUP H. Adam Malik meneria rujukan dari berbagai rumah sakit umum di wilayah Sumatera Utara dan Aceh. Dimana Sebagian besar pasien yang dirujuk adalah pasien kanker payudara dengan stadium lanjut. Jumlah pasien kanker payudara di RSUP H. Adam Malik Medan dari Januari sampai Juni 2023 adalah sebanyak 558 pasien. Sebanyak pembedahan, kemoterapi dan radioterapi. Dari jumlah 151 pasien yang dilakukan merupakan pasien kanker payudara stadium 3B dan stadium 4. Kualitas hidup merupakan hal yang sangat penting yang dihadapi oleh penderita Penderita kanker payudara akan memiliki dampak negatif di sepanjang proses kehidupan yang dilalui, hal ini disebabkan oleh perasaan takut dan penderitaan yang umum pada proses penyakit, termasuk fase diagnostik, terapeutik, dan kelangsungan hidup . Aktivitas sosial seperti bekerja, mengasuh anak, waktu senggang, dan sehari-hari terganggu akibat dari proses penyakit, bahkan lebih lanjut lagi akan menambah stres dan selanjutnya akan menyebabkan penurunan kualitas hidup (QoL) . Kualitas hidup yang baik sangat diperlukan agar seseorang mampu mendapatkan status mempertahankan fungsi atau kemampuan fisik seoptimal mungkin. Penderita penyakit yang memiliki kualitas hidup yang baik maka akan memiliki keinginan kuat untuk sembuh dan dapat Sebaliknya, pada penderita dengan kualitas hidup rendah, maka keinginan untuk sembuh juga menurun Untuk meningkatkan kualitas hidup dan meningkatkan hasil kesehatan secara keseluruhan pada penderita kanker payudara, maka terlebih dahulu harus mengatasi kebutuhan sosial ekonomi pasien, kesehatan umum lainnya . Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Kualitas hidup berperan penting dalam faktor kunci proses pemulihan maupun penderita kanker payudara termasuk kejadian perawatan di rumah sakit secara berulang atau readmisi . Kualitas hidup pasien setelah dilakukan perawatan kanker payudara dikaitkan dengan citra tubuh menjadi hal yang semakin penting. Setelah perawatan tersebut, wanita menghadapi banyak perubahan dalam hidup mereka dan mengalami banyak pengalaman traumatis dari cacat . Namun, kelompok penderita mengalami kualitas hidup yang lebih buruk, kecemasan, dan akan mengalami depresi dalam jangka panjang . Beberapa faktor diantaranya gangguan citra tubuh, ketakutan psikologis, kecemasan dan harga diri rendah . Penderita kanker payudara yang perawatan akan mempengaruhi konsep diri yang akibatnya mengalami beberapa perubahan pada berbagai aspek. Hal ini akan berpengaruh pada berbagai aspek kehidupan termasuk aspek status fisik, kemampuan fungsional, status psikologis, kesejahteraan, interaksi sosial, status ekonomi dan faktor Perubahan pada berbagai aspek tersebut dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup atau dengan kata lain akan mempengaruhi kualitas hidup pasien kanker Kualitas hidup yang baik sangat mendapatkan status kesehatan yang baik kemampuan fisik seoptimal mungkin, seseorang yang memiliki kualitas hidup yang baik maka akan memiliki keinginan kuat untuk sembuh dan dapat meningkatkan derajat kesehatannya . Hal ini diharapkan dapat menurunkan kejadian readmisi pada pasien kanker payudara stadium akhir. Readmisi merupakan kejadian dirawat berulang dalam 30 hari setelah pasien mendapatkan pelayanan sebelumnya merupakan gambaran kondisi perawatan secara keseluruhan. Salah satu alasan sulitnya mengurangi kejadian readmisi adalah penentuan target intervensi yang Faktor risiko klinis yang diketahui terkait dengan readmisi dini termasuk riwayat rawat inap baru-baru ini, adanya penyakit Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. JKPBK. http://e-journals. id/index. php/JKPBK Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. Vol 7 No 2. Desember 2024. pISSN : 2654-5241 eISSN : 2722-7573 penyerta atau komorbid yang tinggi, dan diagnosis spesifik . Readmisi ke rumah sakit secara dini merugikan sistem layanan kesehatan dan dianggap sebagai penanda buruknya hingga 20% pasien rawat inap mengalami readmisi dalam waktu 30 hari . Dampak lain dari kejadian readmisi adalah tingginya biaya yang harus dikeluarkan untuk pembiayaan pasien di rumah sakit. Kondisi ini menyebabkan perlunya dilakukan penelitian yang berkaitan mempengaruhi kejadian readmisi pada pasien kanker payudara Nomor: 2781/I/SP/2023. Dalam pengisian kuesioner, responden diberikan kebebasan dan di ruang tersendiri untuk menjaga privasi HASIL Hasil penelitian ini menemukan bahwa karakteristik responden adalah sebagai Tabel 1. Distribusi berdasarkan karakteristik Variabel Mean Usia 48,94 11,58 Variabel Pendidikan Pekerjaan METODE Desain penelitian. Penelitian ini cross-sectional dengan metode sampel yang digunakan adalah metode consecutive. Didapatkan 110 responden perempuan kanker payudara stadium 3 dan 4 yang melakukan pengobatan di RSUP H. Adam Malik Medan. Kriteria inklusi adalah pasien kankerpayudara Perempuan dengan stadium 3B dan stadium 4, dapat berkomunikasi dengan baik. Adapun kriteria eksklusi dalam penelitian ini adalah pasien dengan metastasis otak dan menggunakan alat ventilasi mekanik. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei sampai Desember 2023. Responden melakukan pengisian instrumen kualitas hidup kanker payudara yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Pengumpulan data. Data didapatkan dari instrumen yang sudah diisi oleh responden yang terdiri dari data demografi, kuesioner Quality of Life Instrument-Breast Cancer Patient Version yang berisi 46 item Hasil validitas dan reliabilitas kuesioner dinyatakan valid dan reliabel dengan nilai Cronbach alfa . 0,89. Analisis Analisis menggunakan SPSS versi 23. Data dari variable dengan skala ordinal dan nominal persentase, data dengan skala interval ditampilkan dengan mean dan standar Analisa hubungan kualitas hidup dengan readmisi digunakan chi square. Etical clereance didapatkan dari Fakultas Keperawatan universitas Sumatera Utara Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Pendapatan Status Penikahan Domisili Lama Stadium Kategori Tinggi Menengah Bekerja Tidak > UMP < UMP Menikah Tidak menikah/Janda Medan Luar medan > 6 bulan < 6 bulan Berdasarkan ditemukan bahwa rerata usia responden adalah 48,94 tahun, pendidikan responden menengah yaitu sebanyak 78,2%, sebanyak 62,7% tidak bekerja, sebagian besar memiliki penghasilan di bawah rata-rata upah minimum provinsi Sumatera Utara yaitu 60,9%. Berdasarkan status pernikahan responden sebagian besar menikah yaitu 76,4%, dengan lokasi domisili sebanyak 63,6% di luar kota Medan. Sebagian besar responden sudah terdiagnosis kanker payudara lebih dari 6 bulan 86,4% dan sebanyak 59,1% adalah responden dengan kanker payudara stadium 4. Distribusi Responden Berdasarkan Faktor Karakteristik Lingkungan Sosial Tabel 2. Distribusi responden berdasarkan dukungan dan sumber informasi Variabel Dukungan Keluarga Kategori Suami/anak/Anggota Keluarga Lain Tidak Ada Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. JKPBK. http://e-journals. id/index. php/JKPBK Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. Vol 7 No 2. Desember 2024. pISSN : 2654-5241 eISSN : 2722-7573 Variabel Dukungan Sosial Sumber Informasi Kategori Teman/Komunitas Sosial Tidak ada Dokter, perawat dan Tidak Ada Distribusi Kualitas Hidup responden Tabel 3. Distribusi responden berdasarkan kualitas hidup Variabel Kualitas Hidup Responden mendapatkan dukungan keluarga dari suami dan anak, sementara itu dukungan sosial didapatkan dari teman dan komunitas sosial serta sumber informasi didapatkan dari dokter, perawat dan tenaga Kesehatan. Kategori Relatif Baik Relatif Kurang Sebanyak 53% responden mempunyai kualitas hidup yang baik, sedangkan sisanya mempunya kualitas hidup yang relatif kurang Hubungan Antara Karakteristik Individu dan Kualitas Hidup dengan Kejadian Readmisi Tabel 4. Hubungan Antara Karakteristik Individu dan Kualitas Hidup dengan Kejadian Readmisi Readmisi Variabel Usia Pendidikan Pekerjaan Perkawinan Pendapatan Domisili Terdiagnosis Stadium Masalah Fisik Masalah Psikologis Masalah Sosial Masalah Spiritual Masalah pengobatan < Mean Ou Mean Rendah/Menenga Tinggi Bekerja Tidak bekerja Menikah Tidak Menikah/Janda < UMR Ou UMR Medan Luar Medan > 6 bln O 6 bln Std 3 Std 4 Tinggi Rendah Tinggi Rendah Tinggi Rendah Tinggi Rendah Tinngi Rendah Tidak Total P value PEMBAHASAN Analisa bivariat menunjukkan bahwa faktor kualitas hidup pasien kanker payudara stadium akhir yang mempengaruhi kejadian readmisi adalah masalah fisik . masalah sosial . , masalah spiritual . Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ratarata usia responden adalah 48,94 tahun, dimana kita ketahui bahwa usia 48 tahun adalah masih dalam usia produktif. Kanker payudara lebih umum terjadi pada wanita di atas usia 50 tahun. Kanker payudara lebih umum terjadi pada wanita di bawah usia 12 tahun yang mengalami menstruasi pertama Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. JKPBK. http://e-journals. id/index. php/JKPBK Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. Vol 7 No 2. Desember 2024. pISSN : 2654-5241 eISSN : 2722-7573 . dan wanita menopause di atas usia 55 tahun. Paparan hormon estrogen penyebabnya . Bertambahnya usia merupakan aspek risiko penting untuk kanker Dua pertiga kasus kanker payudara meningkat dan muncul setelah usia lima puluh lima tahun. Selain itu, kanker payudara sering muncul pada wanita dibandingkan dengan pria. Faktor hormonal dan reproduksi risiko kanker payudara: Berbagai aspek seperti menarche dini . urang dari dua belas tahu. atau usia menopause yang lama . ebih dari 55 tahu. menjadi perhatian terhadap peningkatan risiko kanker payudara. Setiap tahun, 4% kasus dari total kasus kanker payudara disebabkan oleh penurunan usia menarche dan 3% kasus dengan hubungan menopause Usia lanjut pada kehamilan pertama . sia lebih dari . juga cenderung menimbulkan perhatian terhadap kanker Pada wanita, kehamilan pertama di usia 30 tahun lebih rentan terhadap risiko kanker payudara dibandingkan wanita yang melahirkan di usia sekitar 20 tahun. Menyusui dikaitkan dengan penurunan risiko kanker oleh karena itu, peningkatan jumlah tahun menyusui diperlukan untuk dampak pada risiko . Ada dua bagian faktor yang memengaruhi kualitas hidup. Jenis kelamin, usia, etnis, perkawinan merupakan bagian pertama dari bagian sosio-demografis. Faktor kedua adalah medis, yang meliputi lamanya penanganan medis . Faktor kondisi fisik, masalah sosial, masalah mempengaruhi kejadian readmisi pada pasien kanker payudara stadium akhir. Semetara itu faktor demografi, stadium kanker dan lamanya terdiagnosis tidak mempengaruhi kejadian readmisi. Readmisi dirawat berulang dalam 30 hari setelah pasien mendapatkan pelayanan sebelumnya merupakan gambaran kondisi perawatan secara keseluruhan. Kejadian readmisi dipengaruhi banyak faktor yang berkaitan dengan kualitas hidup pada pasien kanker Faktor kualitas hidup yang mempengaruhi kualitas hidup adalah Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman masalah fisik, pengobatan, spiritual dan Sejalan dengan penelitian yang telah dilakukan menemukan bahwa pasien yang mendapatkan dukungan sosial yang tinggi dari pasangan . ,1%), diikuti oleh keluarga . ,8%) dan teman . ,4%), memiliki kemungkinan sepertiga untuk mengalami readmisi dalam 30 hari atau kematian dibandingkan dengan mereka yang memiliki tingkat dukungan sosial yang lebih rendah . Penelitian penelitian lain yang telah dilakukan menemukan bahwa jenis operasi, status perkawinan, ras/etnis, jarak dari rumah sakit, dan jenis asuransi semuanya berperan penting dalam keterlambatan diagnosis dan penanganan kanker payudara. Penelitian ini sesuai dengan hasil riset tentang kualitas hidup pada pasien kanker payudara yang menjalani perawatan di Rumah Sakit King Salman. Arab Saudi yang menunjukkan hasil kesejahteraan fisik, kesejahteraan spiritual, kesejahteraan psikologis, dan kesejahteraan sosial, hal ini menunjukkan skor yang tinggi pada berbagai dominan dan menandakan kualitas hidup yang buruk . Penurunan kualitas hidup yang disebabkan oleh faktor pengobatan akan mempengaruhi kejadian readmisi yang berulang dan peningkatan biaya yang harus Sejalan dengan penelitian yang menemukan bahwa kualitas hidup pasien berhubungan dengan jenis pembedahan. Pasien yang mendapatkan terapi BreastConserving merasa memiliki kualitas hidup yang lebih baik dibandingkan mereka yang menjalani mastektomi. Ini mungkin karena efek samping pasca operasi yang lebih sedikit, stadium kanker dini dan waktu pemulihan yang lebih cepat. Dalam jangka panjang, peningkatan kualitas hidup di antara pasien kanker payudara dari waktu ke waktu Namun, efek samping akhir dari mempengaruhi kualitas hidup . Penelitian tentang kualitas hidup pada pasien kanker payudara menunjukkan hasil >50 menunjukkan nilai kualitas yang lebih rendah pada skala fungsional, fungsi fisik dan emosional hal ini menunjukkan kualitas hidup Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. JKPBK. http://e-journals. id/index. php/JKPBK Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. Vol 7 No 2. Desember 2024. pISSN : 2654-5241 eISSN : 2722-7573 yang buruk secara keseluruhan. Penelitian lain yang dilakukan tentang kualitas hidup pasca mastektomi dengan dan tanpa Rekonstruksi pada pasien kanker payudara di bagian onkologi RSUD Surabaya menunjukkan terdapat hubungan yang Selain itu penilaian kualitas hidup merupakan aspek penting dari luaran pasien prognosis, dan pengobatan dapat berdampak besar pada kualitas hidup . Mengingat kemajuan pengobatan pada kanker payudara dalam bidang kedokteran, sehingga ada berbagai macam pengobatan untuk kanker payudara. Dalam prosedur onkologi dasar ada 4 tindakan yang radioterapi, dan terapi hormon sehingga banyak perubahan pada tubuh serta efek samping dari pengobatan . Hal ini berdasarkan terapi yang ditemukan pada saat penelitian terdapat 84 responden Kemoterapi merupakan salah satu pengobatan pada pasien kanker payudara, dimana dalam penelitian ini ditemukan faktor pengobatan mempengaruhi kejadian readmisi pada pasien kanker payudara stadium akhir. Beberapa menunjukkan bahwa kemoterapi memiliki dampak negatif yang sangat besar pada kualitas hidup pasien kanker. Kualitas hidup setiap pasien kanker yang menjalani kemoterapi berbeda satu dengan lainnya. Hal ini dikarenakan efek penyakit dan kemoterapi yang menyebabkan setiap pasien memiliki pandangan hidup yang berbeda. Kemoterapi sebagai terapi paliatif bertujuan untuk meredakan gejala nyeri yang dialami pasien . Kemoterapi mengakibatkan kerontokan rambut tentu juga akan menurunkan kepercayaan diri penderita kanker, karena rambut adalah mahkota bagi perempuan maka kehilangan rambut akan semakin membuat penderita kanker minder. Mual muntah dan penurunan napsu makan akan berdampak pada penurunan berat badan dan kelemahan yang semakin memperburuk keadaan pasien. Kualitas hidup pasien kanker payudara dalam jangka panjang akan meningkat setelah pengobatan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman dibandingkan dengan pasien yang tidak atau sedang menjalani kemoterapi . Kualitas hidup merupakan salah satu kriteria hasil yang penting dalam bidang onkologi, karena mempengaruhi tingkat kesembuhan (Finck et al. , 2. Kualitas hidup dapat menjadi prediktor penting dari hasil pengobatan yang lebih baik . Pasien yang memiliki kualitas hidup yang baik maka akan memiliki keinginan kuat untuk sembuh yang akan berpengaruh pada Kesehatan penurunan kejadian readmisi. Sebaliknya, ketika kualitas hidup menurun, maka keinginan untuk sembuh juga menurun untuk meningkatkan hasil kesehatan, maka dari itu terlebih dahulu harus mengatasi kebutuhan psikososial, hasil dari pemeriksaan kanker serta masalah kesehatan umum lainnya . SIMPULAN Kualitas hidup yang berkaitan dengan kondisi fisik, masalah psikososial, masalah spiritual mempengaruhi kejadian readmisi pada pasien kanker payudara stadium akhir. Dibutuhkan intervensi keperawatan yang tepat untuk dapat memenuhi kebutuhan pasien sehingga kejadian readmisi dapat dicegah atau dikurangi. UCAPAN TERIMA KASIH Terimakasih kami ucapkan kepada RSUP H. Adam Malik Medan atas hibah penelitian ini dan kepada seluruh responden yang telah bersedia menjadi bagian dari penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA