Kasuari: Physics Education Journal 5. P-ISSN: 2615-2681 E-ISSN: 2615-2673 Kasuari: Physics Education Journal (KPEJ) Universitas Papua Web: http://jurnal. id/index. php/kpej Development of Canva Aplication based EAeMagazine on Static Fluids to Improve Student Motivation Cahya Widya Gunawan1*. Eko Risdianto 2, & Desy Hanisa Putri 3 Pendidikan Fisika. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Bengkulu *Coressponding author: cahyawg2931@gmail. Abstrac: This study aims to test the feasibility of E-magazine learning media on static fluid materials to increase student motivation. This research method is ADDIE development model. The assessment instrument used in this study was an expert validation sheet which consisted of content aspects, presentation aspects, linguistic aspects, media aspects and motivational aspects and student perception sheets which consisted of several aspects, namely, material aspects, language aspects, and media aspects. Based on the results of expert validation from. Based on the results of the product validation test, the validator gets an overall average percentage of 92% with a very decent category. Based on the results of students' perceptions of the Emagazine, it can be said to be very good in the three Schools, with an overall average percentage So it can be concluded that learning media products based on E-magazines on static fluid material to increase student learning motivation are very feasible to use. Keywords: Development. E-Magazine. Learning Media. Pengembangan E-Magazine Berbasis Aplikasi Canva pada Materi Fluida Statis untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan terhadap media pembelajaran Emagazine pada materi fluida statis untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Metode penelitian ini adalah penelitian pengembangan model ADDIE. Instrumen penilaian yang digunakan pada penelitian ini yaitu lembar validasi ahli yang terdiri dari aspek isi, aspek penyajian, aspek kebahasaan, aspek media dan aspek motivasi dan lembar persepsi siswa yang terdiri dari beberapa aspek yaitu. aspek materi, aspek bahasa, dan aspek media. Berdasarkan dari hasil validasi ahli dari. Berdasarkan dari hasil uji validasi produk dari validator mendapatkan persentase rata-rata keseluruhan 86,92% dengan kategori sangat layak. Berdasarkan hasil persepsi siswa terhadap e-magazine dapat dikatakan sangat baik di tiga SMA dengan persentase rataAerata keseluruhan 87,22%. Maka dapat disimpulkan bahwa produk media pembelajaran berbasis e-magazine pada materi fluida statis untuk meningkatkan motivasi belajar siswa sangat layak untuk digunakan. Kata kunci: E-Magazine. Media Pembelajaran. Pengembangan. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi di era globalisasi saat ini tidak dapat dihindari lagi dampaknya dalam dunia pendidikan (Budiman, 2. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa generasi milenial dalam era digital yang menyongsong keterampilan pada abad 21 yakni critical thinking, creativity, collaboration, dan Kasuari: Physics Education Journal 5. P-ISSN: 2615-2681 E-ISSN: 2615-2673 C) (Puspito,2. Berdasarkan teori generasi . eneration theor. , generasi Z merupakan generasi digital yang selalu menggunakan teknologi baik dalam hal berkomunikasi, bermain, bersosialisasi dan juga termasuk dalam belajar (Helaluddin et al. , 2. Proses pembelajaran yang menggunakan bahan ajar yang mengikuti perkembangan teknologi menimbulkan minat belajar pada siswa (Nursyam, 2. Hal inilah yang membuat mereka terlibat penuh dalam kegiatan proses pembelajaran (Cholily et al. , 2. Hakikatnya saat ini pada abad 21 sumber belajar ialah apapun yang digunakan dalam memberikan materi pembelajaran sehingga mengalami proses belajar. Proses pembelajaran didukung oleh beberapa aspek, salah satunya sumber belajar. Sumber belajar adalah segala sesuatu yang berisi informasi yang disusun secara sistematis dan berdasarkan kurikulum sesuai dengan karakteristik siswa (Erwin et al. Motivasi merupakan salah satu faktor pencapaian hasil belajar siswa. Hal ini sangat penting jika motivasi yang baik menimbulkan keinginan untuk memahami materi yang disampaikan oleh guru. Siswa yang termotivasi mencari bahan belajar tidak hanya dari guru tetapi juga dari berbagai saluran media yang tersedia (Simamora et al. , 2. Dengan adanya media pembelajaran yang menarik maka akan meningkatkan motivasi belajar peserta didik (Puspitarini & Hanif, 2. Media adalah salah satu penentu keberhasilan dalam proses belajar mengajar peserta didik (Melianti et al. , 2. Media pembelajaran merupakan salah satu hal terpenting (Haryadi et al. , 2. Dalam proses belajar mengajar pada saat penyampaian materi dari guru ke peserta didik serta berperan sebagai sumber belajar (Arief et al. , 2. Perkembangan media pembelajaran generasi sekarang ialah media pembelajaran interaktif (Ghofur et al. , 2. Pengembangan media pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi pendidikan ialah salah satu solusi untuk mengembangkan media pembelajaran guru (Suwarti et al. , 2. Pembelajaran fisika di sekolah mempunyai peran sentral dalam mempersiapkan keterampilan abad 21 terhadap siswa (Jayadi et al. Materi fluida statis ini lebih baik menggunakan ilustrasi gambar agar lebih mudah menjelaskannya (Rohim et al. , 2. Olehnya itu, materi fluida memuaskan ini sangat cocok digunakan sebagai media pembelajaran dalam model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam bentuk e-magazine. Hal ini berasarkan pada analisis kebutuhan siswa dan guru dalam pembelajaran berupa lingkungan belajar, yang dapat ditemukan pada saat menganalisis kebutuhan yang diperlukan untuk pengembangan media pembelajaran Sumber data analisis kebutuhan yang digunakan dalam penelitian ini didapat dari 4 guru fisika dan 139 siswa kelas XI, ditinjau dari berbagai aspek yaitu aspek attention, aspek confidence dan aspek relevance dengan indikator berfokus pada sarana dan prasarana, lalu proses pembelajaran dan kebijakan sekolah. Berdasarkan analisis kebutuhan yang telah dilakukan dengan ditinjau dari beberapa aspek yaitu aspek attention, aspek confidence, dan aspek relavance dengan indikator berfokus pada sarana dan pra sarana seperti jaringan yang tersedia, fasilitas apa saja yang tersedia, lalu media pembelajaran, serta proses pembelajaran dan kebijakan sekolah dalam membawa Berdasarkan hasil observasi, wawancara dan angket yang telah dilakukan di tiga SMAN Kota Bengkulu didapatkan permasalahan yang sama yaitu dalam sarana dan prasarana yang tersedia cukup memadai baik dalam segi fasilitas, jaringan , dan bahan ajar , lalu dalam proses belajar mengajar yang telah dilakukan selama ini guru selalu menjadi pusat perhatian utama dimana rata-rata siswa mendapatkan informasi lebih itu dari guru dibandingkan informasi dari siswa itu sendiri dan juga guru dalam proses pembelajaran hanya meggunakan media pembelajaran yang sederhana seperti buku cetak, power point, dan video animasi dalam menyampaikan materi sehimgga Kasuari: Physics Education Journal 5. P-ISSN: 2615-2681 E-ISSN: 2615-2673 mempengaruhi keaktifan siswa dalam belajar dimana siswa cenderung kurang tertarik dengan pembelajaran tersebut dan juga berdasarkan kebijakan sekolah siswa diperbolehkan membawa smartphone untuk hal-hal pembelajaran tertentu apabila dieperbolehkan oleh gurunya. Maka berdasarkan wawancara bersama guru fisika kelas X. XI. XII didapatkan permasalahan kurangnya media pembelajaran yang tersedia untuk belajar fisika khususnya materi fluida statis oleh karena itu salah satu media pembelajaan yang dibutuhkan ialah e-magazine berbasis aplikasi canva yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. E-magazine atau majalah elektronik merupakan bahan kajian yang memuat sumber belajar yang disajikan secara menarik. Canva merupakan media desain grafis untuk memfasilitasi pengguna agar dapat mendesain secara kreatif dan berani diakses. Desain yang dapat dirancang adalah poster, brosur, infografis, dan presentasi. Canva dapat diakses menggunakan smartphone android maupun ios atau komputer yang menyediakan berbagai macam fitur-fitur yang bagus dan menarik sehingga sangat membantu membuat desain yang praktis dan menarik (Andriyanto et al. , 2. Lalu berdasarkan hasil dari analisis kebutuhan bahwa siswa sangat setuju dengan media pembelajaran berbasis e-magazine, hal ini ditunjukkan dengan besarnya persentase yang diperoleh sebesar 85,07%. Menurut tabel interpretasi skala likert untuk data dengan persentase 76%-100% dikategorikan sangat setuju. Penelitian ini sejalan dari hasil analisis data yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil sebesar 76%-100% yang menunjukkan bahwa siswa sangat setuju (Latifah et al. , 2. Salah satu kajian pengembangan majalah elektronik penelitian sebelumnya yang berjudul AuPengembangan e-magazine berbasis Android pada pelajaran sekolah kelas V BasisAy menyatakan bahwa e-magazine berbasis Android ini user-friendly dan memudahkan penggunaan peserta siswa untuk memahami materi (Rohmah et al. , 2. Lebih lanjut penelitian dan pengembangan sebelumnya dengan judul AuPengembangan majalah pembelajaran yang inspiratif Kelas IPA V Semester Ganjil 2016/2017 Tahun Pelajaran di SD Negeri 2 Kaliuntu", hasil penelitian menunjukkan buku harian yang dikembangkan efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar Kelas V (Antara et al. , 2. Media Pembelajaran e-magazine membantu siswa berpikir optimal. E-magazine dapat digunakan sebagai media pendidikan karena memberikan manfaat praktis dalam media pendidikan dalam proses belajar mengajar di kelas. (Arief et al. , 2. Berdasarkan penjelasan di atas, penulis akan melakukan penelitian pengembangan pembelajaran e-magazine berbasis aplikasi canva pada materi fluida statis untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di SMAN Kota Bengkulu. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan model ADDIE. Model ADDIE dibagi menjadi 5 tahap, yaitu Analysis . Design . esain atau perancanga. Development . Implementation . , dan Evaluation . (Sari, 2. MODEL ADDIE Analyze Design Development Implement Gambar 1. Tahapan Model ADDIE (Sugihartini et al. , 2. Evaluate Kasuari: Physics Education Journal 5. P-ISSN: 2615-2681 E-ISSN: 2615-2673 Langkah pertama dalam model ADDIE adalah langkah analisis. Pada tahap analisis, peneliti melakukan analisis masalah atau kebutuhan. Tahap kedua adalah tahap desain produk yang akan diproduksi. Tahap ketiga adalah tahap pengembangan, yaitu pelaksanaan rencana pengembangan yang telah disusun diolah terlebih dahulu menjadi produk nyata, yang kemudian diuji. Langkah keempat adalah implementasi. Produk yang diuji dilakukan penyelesaian pembelajaran di kelas XI dengan menggunakan media pembelajaran e-Magazine. Langkah kelima adalah evaluasi yaitu langkah perbaikan produk yang akan dikembangkan. Penelitian ini dilakukan di tiga SMA yakni SMAN 1 Kota Bengkululu. SMAN 6 Kota Bengkulu dan SMAN 7 PLUS Kota Bengkulu pada bulan JuliAeOktober 2022. Pada tahap analysis yaitu elemen pengumpulan data mengenai apa saja keperluan yang dibutuhkan oleh siswa dan guru dengan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data observasi, wawancara, dan data angket. Tahapan pelaksanaan penelitian ini dimulai dari menentukan subjek penelitian yaitu kelas XI IPA semester ganjil tahun ajaran 2022 yang berjumlah 139 orang peserta didik serta 4 orang guru fisika kelas X. XI. XII. Kemudian peneliti menyusun instrumen berupa lembar observasi dan lembar wawancara serta angket kebutuhan guru dan peserta Langkah terakhir yang dilakukan oleh peneliti adalah menganalisis data. Setiap butir angket dinilai menggunakan penilaian skala likert poin 1 sampai 4 (Sugiyono, 2. dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Skala likert penilaian Alternatif Jawaban Bobot Skor Sangat Setuju Setuju Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Penilaian responden disesuaikan dengan bobot skor. Setelah itu, perhitungan persentase skor dihitung dengan menggunakan persamaan . ycu ycu 100% . yc Keterangan : P = Persentase kelayakan x = Jumlah keseluruhan jawaban responden y = jumlah skor maksimal (Indah et al. , 2. Langkah selanjutnya adalah menganalisis persentase. Kebutuhan guru dan siswa terhadap media pembelajaran e-magazine yang digunakan dalam persentase penilaian (Latifah et al. , 2. dapat dilihat pada Tabel 2. Persentase (%) 0 - 25 26 - 50 52 - 75 76 - 100 Tabel 2. Kriteria penilaian Interpretasi Sangat Tidak Setuju Setuju Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Kasuari: Physics Education Journal 5. P-ISSN: 2615-2681 E-ISSN: 2615-2673 Pada tahap design . , ditentukan sub komponen materi apa saja yang akan dimasukan dan juga menentukan media grafis apa yang akan digunakan dalam merancang pengembangan produk e-Magazine. Pada tahap design ini, aplikasi yang akan digunakan dalam mengedit materi dan mendesign segala kebutuhan dalam perancangan produk yaitu menggunakan aplikasi Canva. Canva merupakan salah satu aplikasi yang telah tersedia untuk pengguna di seluruh dunia. Canva merupakan pilihan terbaik yang dapat membantu membuat atau mendesain sesuatu, dan fiturnya tidak terbatas (Jumami. Tahap development . yaitu mengembangkan media pembelajaran emagazine yang dapat diakses melalui website atau link canva serta tersedia video materi dan video contoh soal yang ditampilkan secara langsung dapat diakses dan terhubung dengan akun youtube. Selanjutnya uji validasi ahli dengan beberapa aspek yaitu aspek isi, aspek media, aspek kebahasaan dan aspek motivasi mengenai kelayakan produk. Selanjutnya dulakukan revisi berdasarkan hasil dari validasi ahli oleh validator terhadap media pembelajaran yang dikembangkan. Data yang diperoleh selama pengujian dengan alat penilaian dianalisis secara statistik. Hasil analisis data digunakan sebagai dasar untuk merevisi produk yang dikembangkan. Angket kelayakan divalidasi oleh dosen kurikulum fisika Universitas Bengkulu dan guru fisika dari tiga sekolah menengah di Kota Bengkulu, dengan mempertimbangkan beberapa aspek seperti isi, penyajian, media, bahasa dan motivasi. Setelah didapat persentase skor tiap pertanyaan dengan menggunakan rumus . , maka diperoleh persentase kelayakan yang didapat dari interpretasi dalam kategori kelayakan berdasarkan Tabel 3. Tabel 3. Interpretasi Skor Penilaian Persentase (%) Kriteria 0 - 20 21 - 40 41 - 60 61 - 80 81 - 100 Sangat Kurang Layak Kurang Layak Cukup Layak Layak Sangat Layak Berdasarkan kriteria tersebut, maka media pembelajaran e-magazine dapat dikatakan layak apabila persentasenya Ou 60% dari semua aspek yang ada. Apabila persentasenya Ou 81% maka dapat dikatakan sangat layak (Anesia et al. , 2. Tahap implementasi adalah hasil dari produk yang telah diperbaiki berdsarkan saranAe saran dari validator ahli dan dilakukan uji persepsi siswa. Angket persepsi siswa diisi oleh siswa kelas XI dari tiga SMAN Kota Bengkulu. Setelah didapat persentase skor tiap pertanyaan, maka diperoleh persentase kelayakan yang didapat dari interpretasi dalam kategori kelayakan berdasarkan Tabel 4. Tabel 4. Interpretasi Skor Penilaian Persepsi Persentase (%) Kriteria 81 - 100 Sangat Baik 61 - 80 Baik 41 - 60 Cukup 21 - 40 Kurang 0 - 20 Sangat Kurang Kasuari: Physics Education Journal 5. P-ISSN: 2615-2681 E-ISSN: 2615-2673 Berdasarkan kriteria tersebut, maka media pembelajaran e-magazine dapat dikatakan baik apabila persentasenya Ou 61% dari semua aspek yang ada (Nursafiah. , 2. Apabila persentasenya Ou 81% dapat dikatakan sangat baik. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan pengembangan e-magazine berbasis aplikasi canva pada materi fluida statis untuk memfasilitasi motivasi belajar siswa. Adapun deskripsi tahapan model ADDIE sebagai beerikut: Tahap analysis Tahap analisis dilaksanakan untuk memperoleh data sebagai langkah awal Pengumpulan data informasi didapat dari survey lapangan, dan analisis Analisis kebutuhan dilakukan dengan ditinjau dari beberapa aspek yaitu aspek attention, aspek confidence, dan aspek relavance dengan indikator berfokus pada sarana dan prasarana seperti jaringan yang tersedia, fasilitas apa saja yang tersedia, lalu media pembelajaran, serta proses pembelajaran dan kebijakan sekolah dalam membawa Survei lapangan dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan penyebaran angket kebutuhan di 3 SMA yaitu SMAN 1 Kota Bengkulu. SMAN 6 Kota Bengkulu , dan SMAN 7 Kota Bengkulu. Hasil dari observasi, wawancara dan angket kebutuhan diperoleh hasil analisis kebutuhan siswa dan guru yaitu :. Pada saat proses pembelajaran media yang digunakan guru untuk proses pembelajaran yaitu buku cetak, modul, ppt. LKPD. Sistem pembelajaran yang kurang menarik siswa sulit untuk memahami materi pembelajaran. Siswa dan guru membutuhkan media pembelajaran yang dapat menarik motivasi siswa untuk belajar serta dapat diakses dimana saja dan kapan saja melalui smartpone. Untuk itu, kelanjutan dalam penelitian ini dapat dilakukan dengan cara penelitian dan pengembangan e-Magazine yang dapat diakses dan dioperasionalkan atau dibuka melalui handphone android sehingga siswa dapat lebih mudah dalam mengakses dan melakukan pembelajaran dengan menggunakan eMagazine dalam pembelajaran (Jariati & Yenti, 2. Maka dari itu ketiga sekolah tersebut dapat dikategorikan sangat setuju dengan adanya pengembangan media pembelajaran berbasis e-magazine pada materi fluida statis untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Tahap Design (Perancanga. Setelah mendefinisikan masalah dan kebutuhan pada tahap analisis, langkah selanjutnya adalah merancang produk yang akan digunakan dalam penelitian. Rancangan produk yang diselesaikan dalam karya pengembangan penelitian adalah media pembelajaran e-magazine yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi siswa pada materi fluida statis. Media pembelajran e-Magazine menggunakan Canva yang membantu mendemonstrasikan pembelajaran nyata dan memiliki banyak manfaat. Aplikasi Canva merupakan aplikasi program design online yang menyediakan berbagai tools atau alat editing untuk membuat berbagai desain grafis dengan mudah (Supradaka. Media pembelajaran didesain semenarik mungkin supaya peserta didik termotivasi membaca dan mempelajarinya. Rancangan pengembangan media pembelajaran e-magazine akan diakses melalui smartphone dan komputer. Penyusunanan rancangan Media Pembelajaran e-magazine berisi halaman depan, redaktur, kata pengantar, daftar isi materi, kreativitas, daftar rujukan, dan profil (Jariati & Yenti, 2. Secara garis besar, adapun pengembangan rancangan media pembelajaran e-Magazine yang akan dikembangkan terdiri dari beberapa bagian yaitu sampul depan, kata pengantar, daftar isi, kompetensi dasar, deskripsi singkat materi, alokasi waktu, info Kasuari: Physics Education Journal 5. P-ISSN: 2615-2681 E-ISSN: 2615-2673 fisika, materi fluida statis, video materi, video latihan soal, eksperimen isika, teka-teki silang, artikel fisika, glosarium, daftar pustaka, dan sampul belakang. Hal tersebut dikembangkan karena ada beberapa hal yang harus ditambahkan agar media pembelajaran tersebut menarik dan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Berbagai isi e-magazine yang tersedia secara langsung, dapat diakses melalui smartphone android maupun ios sehingga siswa dapat mengaksesnya dimana saja dan kapan saja. Tahap Development Tahap ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan produk. Berdasarkan dari hasil persentase rata-rata uji validasi kelayakan dari aspek materi, aspek bahasa, dan aspek media yang dilakukan oleh 5 orang judgement ahli, maka dapat disimpulkan bahwa emagazine materi fluida statis untuk meningkatkan motivasi belajar siswa yang dikembangkan dapat dikategorikan sangat layak dapat dilihat pada tabel 5. Tabel 5. Hasil Validasi Ahli Persentase Tiap Aspek (%0 Aspek Penilaian Aspek Isi 32,0 28,0 32,0 27,0 Aspek Penyajian Aspek Kebahasaan 18,0 18,0 15,0 18,0 Aspek Media 51,0 56,0 53,0 54,0 Aspek Motivasi 15,0 15,0 16,0 12,0 Rata-rata keseluruhan Rata Ae rata Kriteria (%) Sangat Layak Sangat Layak Sangat Layak Sangat Layak Sangat Layak Sangat Layak Tabel 5 menunjukkan bahwa media pembelajaran e-magazine telah memenuhi setiap aspek kelayakan yaitu aspek isi 91,8%, aspek penyajian 90,0%, aspek kebahasaan 84,0%, aspek media 81,2% dan aspek motivasi 87,5% dengan total keseluruhan 86,9%. Dari hasil uji kelayakan yang telah diberikan oleh validator pada media pembelajaran emagazine dapat dikategorikan sangat layak dengan adanya revisi kecil pada produk. Tahap Implementasi Tahap implementasi merupakan tahap lanjutan penelitian setelah validasi ahli. Tahap implementasi dilakukan untuk menguji persepsi siswa terhadap pengembangan emagazine berbasis aplikasi canva pada materi fluida statis untuk memfasilitasi motivasi belajar siswa yang dilakukan di tiga sekolah. Adapun hasil uji coba sebagaimana ditunjukkan pada tabel 6. Persepsi siswa SMAN 7 Kota Bengkulu SMAN 1 Kota Bengkulu SMAN 6 Kota Bengkulu Tabel 6. Hasil Persepsi Siswa Jumlah yang Rata Ae rata Skor maksimal (%) Kriteria Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Rata Ae rata keseluruhan Kasuari: Physics Education Journal 5. P-ISSN: 2615-2681 E-ISSN: 2615-2673 Berdasarkan hasil uji persepsi siswa, diperoleh persentase rata-rata 87,2% atau dikategorikan sangat baik. Adapun sekolah yang menunjukkan persepsi siswa yang tinggi yaitu di SMAN 6 Kota Bengkulu dengan rata-rata 91,0%. Tahap Evaluasi Tahap evaluasi ini berdasarkan dari data hasil yang telah diperoleh dalam lembar validasi dan uji persepsi yaitu sudah layak dan sudah baik namun perlu adanya revisi. Adapun revisi berupa segi tulisan, kualitas gambar, dan kualitas video. Berdasarkan tahapan yang telah dilakukan didapatkan hasil presentase rata-rata uji validasi kelayakan dari aspek materi, aspek bahasa, dan aspek media yang dilakukan oleh 5 orang judgement ahli. Dapat disimpulkan bahwa e-magazine materi fluida statis untuk memfasilitasi motivasi belajar siswa yang dikembangkan dapat dikategorikan sangat layak . Artinya media pembelajaran e-magazine sudah memenuhi setiap aspek kelayakan yaitu aspek materi 91,87%, aspek bahasa 84% , aspek media 81,25% dan aspek motivasi 87,5% . Dari hasil uji kelayakan yang telah diberikan oleh validator pada media pembelajaran e-magazine dapat dikategorikan sangat layak dengan adanya revisi pada produk. Kemudian dari hasil uji persepsi siswa yang memperoleh presentase rata-rata di SMAN 1 Kota Bengkululu. Hal ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yaitu media e-magazine berbasis android pada tahap uji coba lapangan telah memperoleh nilai tanggapan guru secara keseluruhan sebesar 87,5% dengan kriteria sangat baik. Penggunaan media e-magazine berbasis android ini user-friendly dan memudahkan penggunaan peserta siswa untuk memahami materi (Rohmah et al. , 2. Hasil analisis kebutuhan pengembangan emagazine siswa terhadap keseluruhan isi media e-magazine diperoleh persentase 70% yang menyatakan sangat baik dan 30% menyatakan baik. Olehnya itu, e-magazine berbasis aplikasi canva pada materi fluida statis sangat baik diterapkan dalam SIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil dan pembahasan uji kelayakan dari aspek isi, aspek penyajian, aspek kebahasaan, aspek media dan aspek motivasi mendapatkan persentase rata-rata 91,8%, 90,0%, 84,0%, 81,20% dan 87,5% dan total persentase keseluruhan yaitu 87,2% dengan kategori sangat layak. Berdasarkan hasil persepsi siswa terhadap e-magazine dapat dikatakan sangat baik di tiga SMA dengan rata-rata persentase 84,2%, 91,0% dan 86,4%. Olehnya itu. E-Magazine berbasis aplikasi canva pada materi fluida statis untuk meningkatkan motivasi belajar siswa ini sangat baik untuk dikembangkan dan digunakan dalam pembelajaran. DAFTAR PUSTAKA