ISSN: 2684-9216 Jurnal Pendidikan dan PembelajaranTerpadu(JPPT) Volume 02. No 02. Desember 2021 p. 168 - 179 PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN MAGNETIK PADA PEMBELAJARAN IPA MATERI METAMORFOSIS KELAS IV SD Lulu Andriani Boru Tarigan1. Safrida Napitupulu2 1,2Universitas Muslim Nusantara. Jl. Garu II A. Harjosari I. Kec. Medan Amplas. Medan. Sumatera Utara Korespondensi: luluandrianibrtarigan@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk : . menghasilkan media pembelajaran papan magnetik pada materi metamorfosis kelas IV SD dengan harapan dapat membantu siswa dalam kegiatan pembelajaran, . mengetahui kelayakan media pembelajaran papan magnetik pada materi metamorfosis kelas IV SD dari hasil validasi kelayakan oleh ahli media dan ahli materi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan Research and development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang dikembangkan oleh Sugiyono . Selanjutnya model tersebut dimodifikasi menjadi 3 tahap yaitu Analysis . ,Design (Perancanga. danDevelopment . Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah teknis analisis data yaitu deskriptif kualitatif. Media yang dikembangkan divalidasi oleh satu orang ahli materi dan satu orang ahli media. Validasi oleh ahli media dilaksanakan 2 tahap dan menghasilkan produk berupa media papan magnetik yang layak untuk siswa kelas IV SD. Validasi oleh ahli materi dilaksanakan 2 tahap dan menghasilkan produk berupa media papan mangetik yang layak untuk siswa kelas IV SD. Dengan demikian media pembelajaran yang di kembangkan ini dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran. Kata Kunci : Media Papan Magnetik. Materi Metamorfosis Abstract This study aims to: . produce magnetic board learning media on metamorphosis material for grade IV elementary school in the hope of helping students in learning activities, . determine the feasibility of magnetic board learning media on metamorphosis material for grade IV elementary school from the results of feasibility validation by media experts and materials expert. The method used in this study is the development of Research and development (R&D) using the ADDIE model developed by Sugiyono . Furthermore, the model is modified into 3 stages, namely Analysis . Design (Desig. and Development . The instrument used to collect data is a questionnaire. technical data analysis is descriptive qualitative. The media developed was validated by one material expert and one media expert. How to cite: Tarigan. Napitupulu. Pengembangan Media Papan Magnetik Pada Pembelajaran Ipa Materi Metamorfosis Kelas IV SD. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Terpadu. Jurnal Pendidikan dan Penelitian Pendidikan (JPPT). Volume 3. No. 2, 168-179 Validation by media experts was carried out in 2 stages and resulted in a product in the form of magnetic board media that was suitable for fourth grade elementary school Validation by material experts was carried out in 2 stages and resulted in a product in the form of a suitable magnetic board media for fourth grade elementary school students. Thus the learning media that was developed was declared suitable for use in learning. Keywords: Magnetic Board Media. Metamorphosis Material How to cite: Tarigan. Napitupulu. Pengembangan Media Papan Magnetik Pada Pembelajaran Ipa Materi Metamorfosis Kelas IV SD. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Terpadu. 170 Jurnal Pendidikan dan Penelitian Pendidikan (JPPT). Volume 3. No. 2, 168-179 PENDAHULUAN Pendidikan sekolah dasar sebagai jenjang dasar pendidikan formal yang memiliki peran penting untuk proses kelangsungannya pendidikan selanjutnya. tersebut dikarenakan dalam pendidikan sekolah dasar memiliki tujuan untuk membekali kemampuan dasar yang meliputi membaca, berhitung, menulis, pengetahuan dan keterampilan dasar yang berguna bagi peserta didik dengan menyesuaikan perkembangannya. Selain itu juga mempersiapkan peserta didik untuk memasuki pendidikan selanjutnya yaitu pendidikan menengah. Tujuan tersebut dapat dicapai melalui proses pembelajaran yang di lakasanakan disekolah dasar. Namun pada kenyataannya yang terlihat secara umum, mata pelajaran IPA disekolah dasar merupakan mata pelajaran yang cendrung menganggap salah satu mata pelajaran yang sulit serta membosankan sehingga peserta didik tidak fokus saat pelajaran berlangsung dan siswa juga belum sepenuhnya terlibat secara langsung, seperti halnya yang terjadi pada temuan di magang i yang telah dilaksanakan oleh peneliti pada bulan Januari hingga Februari 2020 kelas IV SD 101788 Marendal 1 ditemukan permasalahan dalam proses pembelajaran pada mata pelajaran IPA. Kegiatan pembelajaran di dominasi oleh aktivitas guru yang hanya mengajarkan menggunakan media buku paket siswa, media IPA masih kurang dipergunakan selama proses pembelajaran dan siswa tidak konsentrasi dalam mengikuti pembelajaran yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang disampaikan oleh guru cendrung metode ceramah pada saat pembelajaran berlangsung, penyediaan buku paket juga tidak cukup sehingga membuat peserta didik tidak memahami akan materi,hal ini berdampak pada perilaku siswa yang terlihat cepat merasa bosan, tidak tertarik dalam mengikuti pembelajaran dan membuat siswa tidak semanagat dalam belajar, siswa kurang optimal dalam belajar karena hanya tersedia media buku paket saja, serta belum adanya pengembangan media pembelajaran lainnya yang digunakan oleh guru, hal ini terbukti ketika siswa ditunjuk oleh guru untuk menjawab pertanyaan dan siswa tersebut merasa bingung sehingga tidak dapat menjawab pertanyaannya. Penggunaan metode ceramah masih dianggap guru sebagai metode yang baik untuk mengajarkan materi Seharusnya dalam memperbaharui pembelajaran di kelas, guru dapat menggunakan metode yang bervariasi. Guru dapat mengubah strategi pembelajaran, metode pembelajaran, model-model pembelajaran, penggunaan media pembelajaran Lubis. Penerapan Model Explicit Instruction . ataupun perpaduan dari keempat hal tersebut. proses pembelajaran akan lebih berhasil bila siswa turut aktif dalam pembelajaran tersebut. Dengan kata lain pusat dari dari pembelajaran adalah siswa . tudent centere. Maka di perlukan fasilitas media yang mendukung untuk dijadikan media pembelajaran yang dapat mengoptimalkan pencapaian hasil belajar siswa. Sehingga diperlukan adanya pembaharuan dalam pelaksanaan pembelajaran salah satunya adalah menggunakan media pembelajaran papan magnetik berupa dua dimensi yang menarik perhatian siswa untuk pentingnya adanya media papan magnetik karena sesuai dengan karakteristik siswa, sehingga memudahkan guru dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Magnetic board atau papan magnetik adalah sebilah papan yang dibuat dari lapisan email putih yang pada sebidang logam, sehingga pada permukaan nya dapat ditempelkan benda-benda yang ringan dengan interaksi magnet. Keistimewaannya adalah alat tulisnya yang khusus, tidak terkena debu, lebih mudah dipindahkan, meningkatkan perhatian dan semangat belajar siswa karena tulisan yang lebih terang. Karakteristik media juga dapat dilihat menurut kemampuan membangkitkan rangsangan indera penglihatan, pendengaran, perabaan, pengecapan maupun penciuman atau kesesuaiannya dengan tingkat hirarki belajar. Karakteristik media ini merupakan dasar pemilihan media sesuai dengan situasi belajar tertentu. Jadi klasifikasi media, karakteristik media, dan pemilihan media merupakan kesatuan yang takterpisahkan dalam penentuan strategi pembelajaran. Penggunaan media papan magnetik diharapkan mampu menjadikan daya tarik siswa sehingga siswa tersebut termotivasi untuk belajar dan pada saat proses pembelajaran siswa tersebut senang dan bersemangat menerima pembelajaran dari guru maka hasil pembelajaran akan lebih baik dan efektif selama proses mengajar. Dalam mengikuti pembelajaran siswa lebih maksimal merupakan bagian dari motivasi siswa dengan adanya media pembelajaran yang diterapkan yaitu media papan magnetik menjadikan siswa tersebut menjadi aktif dalam menerima pembelajaran dari Berdasarkan kondisi di atas upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan siswa yaitu dengan penggunaan media pembelajaran papan magnetik. Rumusan masalah sebagai berikut AuBagaimana mengembangkan media papan magnetik pada pembelajaran IPA materi Metamorfosis dan kelayakan pembelajaran 172 Jurnal Pendidikan dan Penelitian Pendidikan (JPPT). Volume 3. No. 2, 168-179 dengan menggunakan media papan magnetik pada pembelajaran IPA materi metamorfosis kelas IV SD? Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengembangan media papan magnetik pada pembelajaran IPA materi Metamorfosis dan mengetahui kelayakan pembelajaran dengan menggunakan media papan magnetik pada pembelajaran IPA materi metamorfosis kelas IV SD. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif merupakan penelitian yang menghasilkan data berupa kata Ae kata tertulis atau lisan dari orang Ae orang dan perilaku yang diamati. pendekatan kualitatif diharapkan mampu menghasilkan uraian secara mendalam tentang ucapan, tulisan, atau perilaku yang dapat diamati dari individu, kelompok, masyarakat maupun organisasi tertentu. Penggunaan desain penelitian deskriptif kualitatif dalam penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan dan menganalisa media papan magnetik pada pembelajaran IPA materi metamorfosis. HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN Hasil penelitian Penelitian . esearch developme. ,kemudian produk dari penelitian ini berupa media papan magnetik yang dimana memenuhi kriteria layak. Media pembelajaran yang dikembangkan, dinyatakan layak digunakan berdasarkan validasi ahli materi, ahli media dan respon guru. mencapai tujuan yang telah ditentukan, maka peneliti melakukan sebuah penelitian pengembangan media papan magnetik pada pembelajaran IPA materi metamorfosis kelas IV, penelitian pengembangan ini mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari (Analisis . Perancangan . Pengembangan . Implementasi dan Evaluas. Namun di dalam penelitian ini, peneliti hanya menggunakan 3 langkah tahapan saja, yaitu: Analysis (Analisi. Design ( Perancanga. dan Development (Pengembanga. Hasil penelitian dan pengembangan ini mengahsilkan produk media yang menjelaskan materi AuMetamorfosis Ay untuk siswa kelas IV SD yang terbagi menjadi 2 seri yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna. Lubis. Penerapan Model Explicit Instruction . Setelah media selesai dibuat , langkah selanjutnya yakni melakukan validasi oleh dosen ahli materi dan ahli media. Hasil penelitian ahli media pertama masih terdapat bagian yang perlu di revisi yaitu bagian yang perlu direvisi yaitu sebagai berikut: Papan magnetik dibuat menjadi yang dimana dibuat dua papan dan keterangan metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna. Papan magnetik yang sebelum hanya memiliki satu papan dan tidak memiliki bacaan metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna Gambar 4. 1 Media Papan Mgnetik Sebelum Revisi Produk 174 Jurnal Pendidikan dan Penelitian Pendidikan (JPPT). Volume 3. No. 2, 168-179 Gambar 4. 2 Media Papan Magnetik Setelah Revisi Produk Revisi Papan magnetik ukurannya dibuat lebih besar dari papan magnetik sebelumnya Papan magnetik telah dibuat menjadi 2 bagian yaitu papan magnetik metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna. Warna background diubah menjadi warna yang sebelum nya warna sedikit gelap menjadi warna lebih cerah Gambar Ae gambar hewan metamorfosis ukurannya lebih besar dari sebelumnya Tabel 4. 4 Data Hasil Ahli Media Revisi Tanggapan Penilaian Pernyataan TIDAK Memperjelas Penyajian Penggunaan Media pembelajran ini dapat memperjelas penyajian materi bagi siswa karena materi yang terdapat dalam media ini ringkas dan jelas Memperjelas Materi Media pembelajaran ini dapat memperjelas materi karena berupa gambar Mempermudah Pembelajaran Penggunaan media ini dapat memepermudah dalam proses pembelajaran karena penggunaan Bahasa sesuai Media papan magnetik menggunakan kalimat yang mudah dipahami Menumbuhkan Sikap Aktif Siswa Siswa dapat menggunakan media pembelajaran dengan memidahkan gambar- gambar sesuai materi metamorfosis Penggunaan media pembelajaran ini menimbulkan motivasi belajar pada siswa ue ue ue ue Lubis. Penerapan Model Explicit Instruction . ue Bentuk Dan Ukuran Ukuran gambar yang digunakan sesuai dengan siswa kelas IV sd Daya Tarik Menggunakan gambar yang menarik karena gambar dicetak sesuai warna . Meningkatkan Perhatian Siswa Media pembelajaran ini menimbulkan perhatian siswa terhadap pembelajaran Meningkatkan Daya Serap/ingat siswa Media pemebelajaran ini dapat meningkatkan daya serap/ingatsiswa dengan cara mencermati gambar dengan beda nyata dan permainan dalam media yang disajikan menumbuhkan rasa senang. Hasil Validasi kedua menunjukkan bahwa sudah mengalami Revisi/perbaikan sehingga menghasilkan media Papan Magnetik yang layak untuk digunakan siswa kelas IV. Tabel 4. 2 Data Hasil Validasi Ahli Materi Revisi Pernyataan Tanggapan Penilaian Materi Pembelajaran Materi yang di sampaikan pada media telah sesuai dengan kompetensi dasar Kesesuaian KD dan KI Kesesuaian kompetensi dasar dengan kompetensi Ketepatan Tujuan Pembelajaran Kesesuaian kompotensi dasar dengan tujuan Materi yang disajikan dalam media pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran Kesesuaian Materi Dengan Kompetensi Dasar Materi dalam media pembelajaran sesuai dengan kompetensi dasar yang harus dicapai siswa Kejelasan Materi Menjelaskan tentang materi metamorfosis Gambar jelas dan mudah dipahami Tingkat Kesulitan Pemahaman Tingkat kesulitan pemahaman materi pembelajaran sesuai dengan kemampuan siswa Kejelasan Dan Kesesuaian Gambar TIDAK 176 Jurnal Pendidikan dan Penelitian Pendidikan (JPPT). Volume 3. No. 2, 168-179 Materi yang disajikan mudah dipahami siswa karena didukung dengan gambar- gambar yang Kesesuaian dan kejelasan gambar dengan materi Hasil penelitian ahli materi memperoleh hasil yang lebih baik dari tahap pertama. Dari 3 aspek yaitu . Aspek isi . Aspek Kualitas . Aspek Manfaat mendapatkan tanggapan penilaian AuYaAy. Adanya revisi papan magnetik dalam dua tahap menghasilkan produk berupa media papan magnetik yang layak untuk siswa kelas IV SD. Pembahasan Pengembangan media dilakukan dalam beberapa tahap. Pada tahap awal peneliti memilih materi dengan berpedoman pada Standar Kompetensi (SK). Kompetensi Dasar (KD), indikator dan buku pelajaran kelas IV semester 2. Setelah memilih materi yang akan dikembangkan dengan membuat desain media pembelajaran Papan magnetik. Papan magnetik yang telah di desain kemudian dicetak (Prin. Selanjutnya diptong, dan ditempel di tripek yang sudah dibulati dengan di lapisi magnet . Media pembelajaran Papan magnetik yang sudah selesai dirangkai kemudian dilakukan validasi oleh ahli materi dan ahli media. Validasi oleh ahli media dilaksanakan 2 tahap dan menghasilkan media penilaian baik. Validasi oleh ahli media dilaksanakan 2 tahap dan menghasilkan media penilaian baik. Hasil pengembangan ini menunjukkan bahwa penggunaan media dalam pembelajaran sangat diperlukan. Hal ini dikarenakan sangat membantu dalam penyampaian materi khususnya pembelajaran IPA. Menurut mudlofir . AuMedia pembelajaran harus hadir dalam setiap aktivitas pembelajaran, dengan ungkapan lain, tanpa media pembelajaran aktivitas pembelajaran tidak dapat berlangsung. KESIMPULAN Berdasarkan hasil dan penelitian pengembangan yang telah dilakukan oleh peneliti dapat disimpukan sebagai berikut: penelitian dan pengembangan ini telah menghasilkan suatu produk berupa media papan magnetik pada pembelajaran IPA materi metamorfosis kelas IV SD dengan menggunakan model pengembangan ADDIE menurut Sugiyono . yang Lubis. Penerapan Model Explicit Instruction . telah dimodifikasi tiga tahapan yaitu Analysis (Analisi. Design (Perancanga. dan Development (Pengembanga. Hasil penelitian ahli materi memperoleh hasil yang layak. Dari 3 aspek yaitu . Aspek isi, . Aspek kualitas, dan . Aspek manfaat mendapat tanggapan penilaianAyYaAy. Adanya revisi materi dalam satu tahap menghasilkan produk berupa media papan magnetik yang layak digunakan untuk siswa kelas IV SD. Hasil penelitian ahli media memperoleh hasil yang layak. Dari 3 aspek yaitu . Aspek karakteristik media, . Aspek tampilan media, dan . Aspek manfaat media, mendapatkan tanggapan penilaianAyYaAy dan menunjukkan bahwa sudah mengalami revisi/perbaikan sehingga menghasilkan media papan magnetik yang layak digunakan untuk kelas IV SD. Berdasarkan penilaian yang di peroleh pada uji validasi media dan materi, media ini termasuk media yang valid. Saran Media papan magnetik ini hanya terbatas pada materi metamorfosis , oleh karena itunperlu dikembangkan lagi untuk materi-materi yang lain agar lebih luas Ketersediaan media papan magnetik dapat membantu siswa dalam memahami materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian lanjutan masih sangat diperlukan untuk menguji efektivitas media pembelajaran yang dikembangkan dengan melanjutkan pengembangan ke tahap implementasi dan evaluasi. DAFTAR PUSTAKA