Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 01 No. :Juli p-ISSN: 0000-0000 e-ISSN: 0000-0000 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/alkhidmah/index PROGRAM PENDAMPINGAN KRPL SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT BERSAMA PKK DESA SOBO KECAMATAN PRINGKUKU PACITAN Eka Danik Prahastiwi1. Eko Wahid B2 1 Institut Studi Islam Muhammadiyah Pacitan. Indonesia 2 Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdatul Ulama Pacitan. Indonesia Email: prahastiwidanik@isimupacitan. id1, ekowahid. 89@gmail. Received: 10-07-2024 DOI: Accepted: 20-07-2024 Published: 30-07-2024 Abstract: The Sustainable Food House Area (KRPL) program aims to improve food security and community welfare through the sustainable use of yards. This study evaluated the effectiveness of the KRPL program with the PKK of Sobo Village. Pringkuku District. Pacitan Regency, by involving 15 households. Data was collected through interviews, observations, questionnaires, and documentation, followed by education, training, and monitoring. The results showed an improvement in community skills in sustainable farming, selection of high-selling value crops, and utilization of organic waste as fertilizer. The use of yards began to contribute to family income, despite constraints on access to capital, early understanding, and limited land. PKK support is effective in encouraging women to become agents of change. The program improves food security, reduces spending, and supports an environmentally-based economy. Recommendations include increased access to capital, ongoing training, and strengthening stakeholder collaboration. The KRPL program has the potential to be a model of sustainable community empowerment that can be applied in other regions. Keywords: KRPL, food security, women's empowerment, yards, rural communities Abstrak: Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan pekarangan secara Penelitian ini mengevaluasi efektivitas program KRPL bersama PKK Desa Sobo. Kecamatan Pringkuku. Kabupaten Pacitan, dengan melibatkan 15 rumah Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan dokumentasi, diikuti edukasi, pelatihan, dan monitoring. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam bercocok tanam berkelanjutan, pemilihan tanaman bernilai jual tinggi, dan pemanfaatan limbah organik sebagai pupuk. Pemanfaatan pekarangan mulai berkontribusi pada pendapatan keluarga, meskipun terkendala akses modal, pemahaman awal, dan keterbatasan lahan. Dukungan PKK efektif mendorong perempuan menjadi agen perubahan. Program ini meningkatkan ketahanan pangan, mengurangi pengeluaran, dan mendukung ekonomi berbasis Rekomendasi mencakup peningkatan akses modal, pelatihan berkelanjutan, dan penguatan kolaborasi pemangku kepentingan. Program KRPL berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat berkelanjutan yang dapat diterapkan di wilayah lain. Kata Kunci: KRPL, ketahanan pangan, pemberdayaan perempuan, pekarangan, masyarakat pedesaan Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. : April Eka Danik Prahastiwi. Eko Wahid Program Pendampingan Krpl Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Bersama Pkk Desa Sobo Kecamatan Pringkuku Pacitan PENDAHULUAN Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) adalah sebuah konsep dan program yang dirancang untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan secara berkelanjutan. KRPL bertujuan untuk mengembangkan usaha berbasis lingkungan dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah tangga untuk menanam berbagai jenis tanaman pangan, sayuran, dan tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi (Alrasyid et al. Program ini juga berfokus pada praktik pertanian yang berkelanjutan, pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat untuk mendukung kemandirian pangan dan kesejahteraan Dengan pendekatan yang berbasis lingkungan dan pemberdayaan. KRPL memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan, mengurangi pengeluaran rumah tangga, dan menciptakan usaha ekonomi berbasis lingkungan yang berkelanjutan (Saputra, 2. Melalui KRPL, masyarakat diajak untuk mengembangkan inovasi dalam pemanfaatan pekarangan, seperti menanam berbagai jenis tanaman sayuran dan pangan, mengelola limbah organik sebagai pupuk alami, serta menerapkan metode pertanian ramah lingkungan yang dapat mendukung kelestarian lingkungan (Purwami et al. , 2. Perekonomian masyarakat di desa sering kali dihadapkan pada berbagai tantangan yang kompleks dan multidimensional, seperti keterbatasan lapangan kerja, kesulitan akses terhadap modal, serta pengelolaan sumber daya alam yang belum optimal dan berkelanjutan (Aprillyana, 2. Permasalahan ini sering kali menjadi penghambat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengingat sumber daya yang tersedia belum dimanfaatkan secara maksimal dan efektif. Oleh karena itu, dibutuhkan program yang inovatif dan strategis guna membantu masyarakat dalam mengatasi berbagai hambatan Program KRPL bertujuan memberikan pendampingan kepada masyarakat melalui berbagai aktivitas, seperti pelatihan keterampilan bercocok tanam, pemilihan jenis tanaman yang memiliki nilai jual ekonomi yang tinggi, dan penerapan metode pertanian berkelanjutan, seperti pengelolaan limbah organik menjadi pupuk alami (Alrasyid et al. , 2. Melalui program ini, masyarakat, khususnya perempuan, diberikan akses pendidikan dan keterampilan untuk mengelola pekarangan rumah tangga mereka sebagai salah satu sumber pendapatan keluarga dan ketahanan pangan yang mandiri. Keunggulan program ini adalah berfokus pada pemberdayaan perempuan, yang berperan penting dalam menggerakkan usaha ekonomi keluarga dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan (Prahastiwi. , & Sugiyono, 2. Perempuan memiliki peran strategis dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, baik dalam memenuhi kebutuhan pangan seharihari maupun mengembangkan usaha ekonomi berbasis lingkungan. Dengan mendukung perempuan melalui program KRPL, mereka memiliki kesempatan Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 01 No. :Juli p-ISSN: 0000-0000 e-ISSN: 0000-0000 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/alkhidmah/index Eka Danik Prahastiwi. Eko Wahid . Program Pendampingan Krpl Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Bersama Pkk Desa Sobo Kecamatan Pringkuku Pacitan untuk mengembangkan keterampilan, mendapatkan akses modal, dan membangun usaha yang berkelanjutan dan ramah lingkungan (Yusuf, 2. Selain itu. KRPL juga berfokus pada kolaborasi berbagai pemangku kepentingan, baik pemerintah, lembaga non-pemerintah, maupun sektor swasta, untuk memberikan dukungan yang berkelanjutan (Nur et al. , 2. Dukungan ini meliputi penyediaan akses modal, penyuluhan, pendampingan berkelanjutan, serta bantuan teknologi yang dibutuhkan dalam usaha berbasis Dengan dukungan yang memadai, program ini memiliki potensi untuk mengurangi hambatan ekonomi, menciptakan lapangan kerja baru, dan mendukung kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan (Sukur et al. , 2. Desa Sobo yang terletak di Kecamatan Pringkuku. Kabupaten Pacitan, memiliki potensi alam yang dapat diolah menjadi usaha produktif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui dukungan dari PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarg. Desa Sobo, program KRPL bertujuan untuk membina kelompok perempuan dalam mengelola usaha berbasis lingkungan yang Sinergi antara PKK dan KRPL diharapkan dapat mendorong perempuan sebagai agen perubahan untuk memanfaatkan sumber daya yang ada dan menciptakan peluang ekonomi yang berdampak positif pada kesejahteraan keluarga mereka (E. D, 2. Sinergi dengan PKK Desa Sobo memiliki peran penting dalam memperkuat program ini, mengingat PKK memiliki jaringan yang solid dan dapat menggerakkan partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai kegiatan Oleh karena itu, melalui program ini, masyarakat di Desa Sobo memiliki peluang untuk menciptakan usaha yang mandiri, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan pendapatan keluarga dengan pendekatan yang berorientasi pada kelestarian lingkungan. Dengan mempertimbangkan berbagai aspek tersebut, artikel ini bertujuan untuk membahas peran penting program pendampingan KRPL yang berkolaborasi dengan PKK Desa Sobo sebagai strategi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di Kecamatan Pringkuku. Kabupaten Pacitan. Penelitian ini juga bertujuan mengevaluasi sejauh mana program ini berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan perempuan, dan kelestarian lingkungan melalui pengelolaan usaha ekonomi yang berkelanjutan. METODE PENELITIAN Metode penelitian dalam program pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahap pelaksanaan program (Fadli, 2. Lokasi kegiatan dipusatkan di Desa Sobo. Kecamatan Pringkuku. Kabupaten Pacitan, dengan subjek utama ibu-ibu PKK sebagai motor penggerak dan masyarakat umum yang memiliki potensi pekarangan untuk dioptimalkan. Pemilihan lokasi dan subjek dilakukan secara purposive untuk memastikan Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 01 No. :Juli p-ISSN: 0000-0000 e-ISSN: 0000-0000 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/alkhidmah/index Eka Danik Prahastiwi. Eko Wahid Program Pendampingan Krpl Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Bersama Pkk Desa Sobo Kecamatan Pringkuku Pacitan kesesuaian dengan kebutuhan masyarakat dan potensi lokal yang mendukung konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Data dikumpulkan melalui wawancara untuk mengidentifikasi kebutuhan dan kendala, observasi lapangan untuk memahami kondisi lingkungan dan pekarangan, kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan masyarakat, serta dokumentasi dari arsip desa dan instansi terkait. Tahapan pelaksanaan program meliputi identifikasi kebutuhan dan masalah melalui survei dan wawancara, perencanaan program yang melibatkan masyarakat, serta pelaksanaan edukasi dan pelatihan tentang pemanfaatan pekarangan dan teknik bercocok tanam berkelanjutan. Selanjutnya, dilakukan praktik lapangan untuk menerapkan ilmu yang telah diajarkan, diikuti dengan pendampingan dan monitoring secara berkala guna memastikan aplikasi program berjalan dengan baik. Evaluasi program dilakukan untuk mengukur keberhasilan berdasarkan peningkatan keterampilan, hasil pemanfaatan pekarangan, dan partisipasi masyarakat, serta mengumpulkan umpan balik untuk perbaikan program di masa depan. Dengan pendekatan ini, diharapkan program pengabdian masyarakat mampu memberikan solusi yang relevan dan berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Sobo. Observasi Pendapatan anggota PKK perkapita di Desa Sobo Identifikasi Masalah Mencari sumber penghasilan Perumusan Masalah Output Kegiatan Menyusun Bagaimana meningkatkan ekonomi anggota PKK melalui usaha Membahas Menetapkan Anggota PKK mendapatakan pengetahuan baru mengenai KRPL untuk meningkatkan perekonomian Tabel 1: Diagram alur metode penelitan HASIL DAN PEMBAHASAN Program pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pendampingan KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestar. Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 01 No. :Juli p-ISSN: 0000-0000 e-ISSN: 0000-0000 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/alkhidmah/index Eka Danik Prahastiwi. Eko Wahid . Program Pendampingan Krpl Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Bersama Pkk Desa Sobo Kecamatan Pringkuku Pacitan sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui sinergi dengan PKK Desa Sobo di Kecamatan Pringkuku. Kabupaten Pacitan. Berdasarkan hasil survei, wawancara, dan observasi yang dilakukan dengan 15 rumah tangga yang menjadi peserta program, diperoleh beberapa temuan penting sebagai berikut: Berdasarkan hasil survei, pola konsumsi pangan masyarakat Desa Sobo masih didominasi oleh kebutuhan sehari-hari seperti beras, sayuran, dan lauk-pauk. Konsumsi pangan ini berasal dari kombinasi hasil pekarangan yang ditanam oleh masyarakat dan kebutuhan yang dibeli dari pasar. Meskipun ada beberapa usaha untuk memanfaatkan hasil pekarangan sebagai sumber pangan, sebagian besar kebutuhan masih bergantung pada pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alokasi biaya untuk konsumsi pangan berkisar antara Rp 200. 000 hingga Rp 500. 000 per rumah tangga setiap bulan. Mayoritas dana tersebut digunakan untuk membeli beras dan kebutuhan pokok lainnya, sementara pemanfaatan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan masih tergolong rendah. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pemanfaatan pekarangan melalui program KRPL masih memerlukan dukungan dan pendampingan yang berkelanjutan. PKK Desa Sobo berperan aktif dalam memberikan pelatihan kepada masyarakat terkait teknik bertanam yang berkelanjutan dan pemilihan jenis tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Meskipun ada upaya masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan untuk tanaman sayuran dan rempahrempah, pemanfaatannya masih terbatas dan belum memberikan keuntungan ekonomi yang signifikan. Program pendampingan KRPL yang dilaksanakan bersama PKK Desa Sobo terbukti membantu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan. Berdasarkan hasil wawancara, masyarakat mengakui adanya peningkatan keterampilan dalam bercocok tanam dan pemilihan tanaman produktif. Selain itu, dukungan yang diberikan melalui edukasi dan pelatihan mampu mendorong masyarakat untuk mengembangkan usaha berbasis lingkungan yang dapat mendukung perekonomian Meski program ini memberikan dampak positif, masih ditemukan beberapa hambatan dalam implementasinya, antara lain keterbatasan akses modal, rendahnya pemahaman awal masyarakat tentang konsep Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 01 No. :Juli p-ISSN: 0000-0000 e-ISSN: 0000-0000 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/alkhidmah/index Eka Danik Prahastiwi. Eko Wahid Program Pendampingan Krpl Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Bersama Pkk Desa Sobo Kecamatan Pringkuku Pacitan KRPL, serta keterbatasan lahan yang dapat dimanfaatkan. Hambatan ini memerlukan perhatian khusus agar program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan efektif. Gambar 1. Pengembangan wawasan mengenai KRPL Pada kegiatan hari terakhir program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Desa Sobo. Kecamatan Pringkuku, narasumber utama. Dosen ISIMU Pacitan. Ibu Eka Danik Prahastwi. Pd. , menyampaikan penekanan pentingnya program KRPL sebagai solusi strategis untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di daerah pedesaan. Dalam penutupan acara, beliau menjelaskan bahwa KRPL bukan sekadar program ketahanan pangan, tetapi juga langkah strategis dalam memberdayakan masyarakat, terutama perempuan, untuk memanfaatkan pekarangan rumah tangga sebagai sumber pendapatan tambahan sekaligus mendukung kelestarian lingkungan. KRPL mampu memberikan solusi nyata atas berbagai tantangan ekonomi yang sering dihadapi masyarakat pedesaan, seperti keterbatasan lapangan kerja, kesulitan akses modal, dan pengelolaan sumber daya alam yang belum optimal. Dengan memanfaatkan lahan pekarangan, masyarakat dapat menanam tanaman pangan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat dijual di pasar lokal, memberikan kontribusi tambahan bagi pendapatan keluarga. Dalam sesi diskusi yang berlangsung hangat, menyoroti pentingnya pelatihan dan pendampingan yang telah diberikan selama program berlangsung. Beliau menjelaskan bahwa melalui edukasi terstruktur yang diberikan, masyarakat mendapatkan pengetahuan tentang teknik bercocok tanam berkelanjutan, pemilihan tanaman bernilai jual tinggi, dan pengelolaan limbah organik sebagai pupuk alami. Pengetahuan ini memungkinkan peserta memanfaatkan lahan yang ada secara lebih produktif dan efisien tanpa merusak lingkungan. Apresiasi peran aktif perempuan dalam kegiatan KRPL ini. Beliau menegaskan bahwa program ini menjadi sarana pemberdayaan perempuan yang sangat efektif, mengingat perempuan memiliki peran signifikan dalam Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 01 No. :Juli p-ISSN: 0000-0000 e-ISSN: 0000-0000 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/alkhidmah/index Eka Danik Prahastiwi. Eko Wahid . Program Pendampingan Krpl Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Bersama Pkk Desa Sobo Kecamatan Pringkuku Pacitan ekonomi rumah tangga dan pengelolaan sumber daya alam. Dengan keterampilan yang diperoleh selama program, perempuan diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi ekonomi keluarga dan komunitas secara keseluruhan. Pada akhir kegiatan, ditekankan bahwa keberhasilan program ini memerlukan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, seperti pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas lokal. Beliau mendorong kolaborasi yang lebih intensif untuk memastikan keberlanjutan program dan dampak jangka Dalam pesan penutupnya, serta pentingnya inovasi dalam pelaksanaan KRPL, seperti pemanfaatan teknologi pertanian modern, akses modal yang lebih luas, serta penguatan jaringan pasar untuk mendukung pemasaran hasil pekarangan. Program ini juga diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat diterapkan di daerah lain di Indonesia. Antusiasme peserta yang hadir dalam kegiatan hari terakhir ini menunjukkan bahwa KRPL tidak hanya memberikan manfaat langsung tetapi juga inspirasi untuk menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan. Gambar2. Antusiasme peserta saat hari terakrir program pengabdian Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang dilaksanakan di Desa Sobo. Kecamatan Pringkuku, mendapatkan respons yang sangat positif dari peserta, yang terdiri dari ibu-ibu PKK dan masyarakat lainnya. Antusiasme mereka terlihat sejak tahap awal pelaksanaan, mulai dari sosialisasi program hingga kegiatan praktik langsung di lapangan. Para peserta menunjukkan semangat tinggi untuk belajar dan mengembangkan keterampilan baru yang diajarkan dalam program ini, khususnya dalam memanfaatkan pekarangan rumah tangga sebagai sumber pangan dan pendapatan tambahan Ibu-ibu PKK sebagai motor penggerak di masyarakat berperan aktif dalam memimpin berbagai kegiatan dalam program ini, seperti pelatihan bercocok tanam, pengelolaan limbah organik menjadi pupuk alami, hingga diskusi kelompok mengenai pemilihan jenis tanaman yang sesuai dengan kebutuhan pangan dan pasar lokal. Semangat mereka menjadi motivasi Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 01 No. :Juli p-ISSN: 0000-0000 e-ISSN: 0000-0000 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/alkhidmah/index Eka Danik Prahastiwi. Eko Wahid Program Pendampingan Krpl Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Bersama Pkk Desa Sobo Kecamatan Pringkuku Pacitan bagi peserta lainnya, termasuk anggota masyarakat yang turut bergabung dalam program ini. Masyarakat lainnya, baik dari kelompok perempuan maupun laki-laki, juga menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap manfaat program KRPL. Mereka berpartisipasi aktif dalam sesi pelatihan dan praktik lapangan, seperti penyiapan lahan, penanaman, hingga pemanenan hasil pekarangan. Partisipasi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat ini menunjukkan bahwa program KRPL tidak hanya relevan bagi kelompok tertentu tetapi juga menjadi kepentingan bersama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan ketahanan pangan Antusiasme peserta juga tercermin dalam keinginan mereka untuk menerapkan ilmu yang diperoleh dari program ini di pekarangan masingmasing. Beberapa peserta bahkan mulai berbagi pengalaman dan hasil praktik mereka kepada tetangga atau anggota masyarakat lainnya yang belum bergabung dalam program ini. Hal ini menciptakan efek positif berupa penyebaran pengetahuan dan semangat gotong royong di tingkat komunitas, yang mendukung keberlanjutan program KRPL dalam jangka Panjang. Selain itu, peserta merasa terbantu dengan pendampingan yang diberikan oleh tim penyelenggara dan narasumber, yang memastikan bahwa mereka memahami setiap materi yang disampaikan. Dukungan ini membuat peserta semakin percaya diri untuk mengelola pekarangan mereka dengan lebih produktif dan Banyak dari mereka juga mengungkapkan harapan agar program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, dengan cakupan yang lebih luas dan melibatkan lebih banyak anggota masyarakat. Dengan antusiasme yang tinggi dari ibu-ibu PKK dan masyarakat lainnya, program KRPL di Desa Sobo menunjukkan potensi besar untuk menjadi contoh keberhasilan pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan. Partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini, sekaligus menunjukkan bahwa pendekatan inklusif dapat menciptakan dampak positif yang luas bagi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan Program pendampingan KRPL juga terbukti membantu meningkatkan keterampilan bercocok tanam dan pengetahuan masyarakat melalui berbagai program pelatihan yang diberikan oleh PKK Desa Sobo. Dengan dukungan ini, masyarakat mulai memahami metode bercocok tanam yang berkelanjutan dan dapat mengembangkan tanaman yang memiliki nilai jual tinggi. Namun, pemanfaatan pekarangan masih perlu ditingkatkan agar dapat memberikan keuntungan ekonomi yang lebih signifikan kepada masyarakat. Meskipun demikian, beberapa hambatan masih ditemukan dalam implementasi program ini, seperti keterbatasan akses modal, pemahaman awal masyarakat yang masih rendah terkait konsep KRPL, serta keterbatasan lahan yang tersedia untuk Hambatan ini perlu diatasi melalui dukungan yang Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 01 No. :Juli p-ISSN: 0000-0000 e-ISSN: 0000-0000 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/alkhidmah/index Eka Danik Prahastiwi. Eko Wahid . Program Pendampingan Krpl Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Bersama Pkk Desa Sobo Kecamatan Pringkuku Pacitan berkelanjutan dari berbagai pihak, baik dari pemerintah, instansi terkait, maupun lembaga pemberdayaan masyarakat seperti PKK. Dari hasil pembahasan ini, beberapa rekomendasi dapat diberikan untuk mendukung keberhasilan program KRPL, di antaranya: Peningkatan Dukungan Akses Modal: Memberikan akses pendanaan kepada masyarakat untuk memaksimalkan pemanfaatan pekarangan dan mengembangkan usaha berbasis lingkungan. Pelatihan dan Edukasi Berkelanjutan: Memperluas program pelatihan yang diselenggarakan oleh PKK Desa Sobo untuk meningkatkan keterampilan bercocok tanam dan pemilihan jenis tanaman yang memiliki daya jual tinggi. Optimalisasi Pemilihan Jenis Tanaman: Memfokuskan pemilihan tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi agar dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Penguatan Kolaborasi dan Dukungan Pemerintah: Mendorong kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung kelanjutan dan perluasan program KRPL di Desa Sobo. Dengan adanya dukungan yang berkelanjutan dan sinergi berbagai pihak, program pendampingan KRPL bersama PKK Desa Sobo memiliki potensi yang besar untuk mengurangi pengeluaran rumah tangga, meningkatkan pendapatan melalui usaha berbasis lingkungan, dan menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan di Desa Sobo. KESIMPULAN Program pendampingan KRPL bersama PKK Desa Sobo telah menunjukkan keberhasilan yang signifikan dalam memberikan edukasi, keterampilan, serta pemahaman yang dibutuhkan masyarakat terkait pemanfaatan pekarangan sebagai sarana untuk mencapai ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Melalui berbagai aktivitas yang dilakukan, program ini berhasil membekali masyarakat dengan pengetahuan tentang cara bercocok tanam yang berkelanjutan, pemilihan jenis tanaman yang memiliki nilai jual tinggi, serta penerapan metode pertanian ramah lingkungan seperti pemanfaatan limbah organik sebagai pupuk alami. Dengan bekal ini, masyarakat mulai memiliki wawasan baru dan keterampilan praktis yang dapat membantu mereka memanfaatkan pekarangan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Lebih lanjut, dukungan yang berkelanjutan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, instansi terkait, dan lembaga sosial seperti PKK, memiliki peran penting dalam memastikan keberlanjutan program ini. Dukungan tersebut dapat berupa penyediaan akses modal, penyelenggaraan pelatihan berkala, penyuluhan, serta pendampingan yang berkelanjutan untuk memastikan masyarakat memiliki kemampuan mengelola dan memanfaatkan pekarangan secara berkelanjutan. Hambatan yang dihadapi, seperti keterbatasan modal, pemahaman awal yang masih rendah terkait konsep Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 01 No. :Juli p-ISSN: 0000-0000 e-ISSN: 0000-0000 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/alkhidmah/index Eka Danik Prahastiwi. Eko Wahid Program Pendampingan Krpl Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Bersama Pkk Desa Sobo Kecamatan Pringkuku Pacitan KRPL, serta keterbatasan lahan, dapat diatasi melalui pendekatan yang inklusif dan koordinasi yang baik antara berbagai pihak. Dengan dukungan yang konsisten dan program yang berkelanjutan, masyarakat akan terdorong untuk ketergantungan pada produk dari pasar, dan menciptakan lapangan usaha yang berdampak positif pada kesejahteraan keluarga. Di samping itu, program ini juga berkontribusi dalam membangun kesadaran akan pentingnya kelestarian lingkungan melalui praktik pertanian berkelanjutan dan pemilihan metode bercocok tanam yang ramah lingkungan. Dengan demikian, keberhasilan program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat tetapi juga turut berperan dalam mendukung kelestarian lingkungan dan ketahanan pangan yang Secara keseluruhan, program pendampingan KRPL bersama PKK Desa Sobo dapat menjadi model dan contoh yang efektif dalam upaya pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya alam yang Dengan kerjasama yang berkelanjutan antara berbagai pemangku kepentingan dan dukungan yang memadai, program ini memiliki potensi besar untuk menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat, ketahanan pangan, dan kelestarian lingkungan. DAFTAR PUSTAKA