Vol. 8 No. 2 Juni 2025 Rang Teknik Journal http://jurnal. id/index. php/RANGTEKNIKJOURNAL FAKTOR KEBERHASILAN UTAMA PADA PEKERJAAN PROYEK KONSTRUKSI JALAN DI PROVINSI SUMATERA BARAT MART FISHER1. LUSI UTAMA2. BAHRUL ANIF3 Magister Teknik Sipil. Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta1,2,3 Email: martfhiser@gmail. com1, lusi_utamaindo115@yahoo. id2, bahrulanif@bunghatta. DOI: http://dx. org/10. 31869/rtj. Abstract: The success of a project is the primary goal for companies engaged in construction The aim of this study is to identify the factors influencing the main success of contractors in road construction projects in West Sumatra Province and to propose solutions for improving contractor performance in future construction projects using the POAC method. This study employs a quantitative approach, utilizing questionnaires to collect data. The research results reveal six key factors affecting the primary success of contractors in road construction projects in West Sumatra Province: Physical Evidence. Reliability. Responsiveness. Assurance. Empathy, and Workforce Keywords: Success. Project. Factors. POAC Abstrak: Keberhasilan proyek merupakan sasaran utama bagi perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi keberhasilan utama kontraktor terhadap pekerjaan proyek konstruksi jalan di Provinsi Sumatera Barat dan untuk membuat solusi dalam meningkatkan keberhasilan kontraktor terhadap pekerjaan proyek konstruksi untuk masa yang akan dating dengan metode POAC. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan kuesioner untuk pengumpulkan data. Hasil penelitian yang dilakukan terdapat 6 faktor yang mempengaruhi Faktor keberhasilan utama kontraktor terhadap pekerjaan proyek konstruksi jalan di Provinsi Sumatera Barat yaitu faktor Bukti Fisik, faktor Keandalan, faktor Ketanggapan, faktor Jaminan, faktor Empati, dan faktor Tenaga Kerja. Kata Kunci: Keberhasilan. Proyek. Faktor. POAC Pendahuluan Pesatnya pertumbuhan pembangunan di Indonesia sebagai negara berkembang . ada saat Kinerja kontraktor dapat dikatakan sebagai suatu hasil yang dicapai ketika mengerjakan suatu tugas atau proyek . Keberhasilan suatu kontraktor dilihat dari kinerja, dimana sangat ditentukan oleh kinerja masing-masing individu dalam perusahaan kontraktor tersebut . Di tengah semakin ketatnya persaingan dalam dunia bisnis konstruksi saat ini, setiap perusahaan konstruksi dituntut agar mampu menunjukkan kualitas pelayanannya sehingga bisa unggul dalam persaingan. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa/menjual jasa, perusahaan konstruksi harus memiliki pengetahuan tentang dimensi-dimensi dari sebuah kualitas pelayanan. Dalam pelayanannya, kinerja perusahaan kontraktor dihadapkan pada permasalahan yang berhubungan dengan tingkat kepuasan stakeholders . Bila kinerja kontraktor dapat memenuhi harapan maka stakeholders akan puas dan demikian pula sebaliknya. Harapan stakeholders atas kinerja kontraktor adalah proyek diselesaikan secara tepat waktu dan tepat mutu. Namun kenyataannya pada Tahun Anggaran 2021 sampai dengan 2022 banyak ditemukan proyek yang mengalami keterlambatan. Dari 8 paket pekerjaan tersebut ada 6 paket pekerjaan yang mengalami keterlambatan. Sedangkan pada tahun 2022 terdapat 7 paket pekerjaan pembangunan jalan provinsi. Dari 7 paket pekerjaan tersebut ada 4 paket pekerjaan yang mengalami keterlambatan. ISSN 2599-2081 EISSN 2599-2090 Fakultas Teknik UM Sumatera Barat Vol. 8 No. 2 Juni 2025 Rang Teknik Journal http://jurnal. id/index. php/RANGTEKNIKJOURNAL Tujuan dari penelitian ini adalah : Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja kontraktor terhadap pekerjaan proyek konstruksi jalan di Provinsi Sumatera Barat. Untuk menganalisis faktor yang paling dominan yang mempengaruhi kinerja kontraktor terhadap pekerjaan proyek konstruksi jalan di Provinsi Sumatera Barat. Untuk membuat solusi dalam meningkatkan kinerja kontraktor untuk masa yang akan datang Metodologi Penelitian Pendekatan Penelitian Pada penelitian ini digunakan metode penelitian kuantitatif yaitu dengan menyebar kusioner kepada para responden . Teknik Pengumpulan Data Tujuan 1 : Study literature Pengukuran Kuesioner Pembuatan Kuesioner Responden Tujuan 2 : Untuk data tujuan ke 2 diambil dari hasil analisis dari tujuan ke 1 dari faktor dan variable. Tujuan 3 : Untuk data tujuan ke 3 diambil dari hasil analisis dari tujuan ke 2. TeknikAnalisis Data Tujuan 1 : Uji Validitas Uji Reliabilitas Tujuan 2 : KMO dan Bartlett Confirmatory Factor Analysis (CFA) Tujuan 3 : Berdasarkan study literature dan dikaitkan dengan analisis tujuan 2. Pembahasan dan Analisa Hasil penelitian yang dilakukan terdapat 6 faktor yang mempengaruhi kinerja kontraktor terhadap pekerjaan proyek konstruksi jalan di Provinsi Sumatera Barat yaitu faktor Bukti Fisik, faktor Keandalan, faktor Ketanggapan, faktor Jaminan, faktor Empati, dan faktor Tenaga Kerja. Faktor dominan yang mempengaruhi kinerja kontraktor terhadap pekerjaan proyek konstruksi jalan di Provinsi Sumatera Barat yaitu Faktor Bukti Fisik. Solusi dalam meningkatkan kinerja kontraktor terhadap pekerjaan proyek konstruksi jalan di Provinsi Sumatera Barat untuk masa yang akan datang yaitu dengan menggunakan metode POAC. Uji Validitas Variabel Pengujian validitas instrumen penelitian dilakukan dengan melihat angka signifikasi, yaitu membandingkan nilai r hitung (Corrected Item-Total Correlatio. dengan r tabel untuk degree of freedom (D. = n-2 . Dimana jumlah total responden dari kusioner adalah 74 responden. Dengan jumlah responden 74 orang jadi didapatkan nilai r Tabel 0,2287 Tabel 1. Uji Validitas NILAI r Nilai r No VARIABEL Signifikansi Keputusan Hitung Tabel X1a 0,883 0,2287 0,000 Valid X1b 0,891 0,2287 0,000 Valid X1c 0,860 0,2287 0,000 Valid ISSN 2599-2081 EISSN 2599-2090 Fakultas Teknik UM Sumatera Barat Vol. 8 No. 2 Juni 2025 Rang Teknik Journal http://jurnal. id/index. php/RANGTEKNIKJOURNAL X1d 0,889 0,2287 0,000 Valid X2a 0,896 0,2287 0,000 Valid X2b 0,854 0,2287 0,000 Valid X2c 0,874 0,2287 0,000 Valid X2d 0,838 0,2287 0,000 Valid X3a 0,437 0,2287 0,000 Valid X3b 0,328 0,2287 0,000 Valid X3c 0,655 0,2287 0,000 Valid X3d 0,674 0,2287 0,000 Valid X3e 0,694 0,2287 0,000 Valid X4a 0,473 0,2287 0,000 Valid X4b 0,618 0,2287 0,000 Valid X4c 0,558 0,2287 0,000 Valid X4d 0,608 0,2287 0,000 Valid X4e 0,462 0,2287 0,000 Valid X4f 0,516 0,2287 0,000 Valid X5a 0,722 0,2287 0,000 Valid X5b 0,606 0,2287 0,000 Valid X5c 0,632 0,2287 0,000 Valid X5d 0,715 0,2287 0,000 Valid X5e 0,635 0,2287 0,000 Valid X6a 0,611 0,2287 0,000 Valid X6b 0,736 0,2287 0,000 Valid X6c 0,719 0,2287 0,000 Valid X6d 0,737 0,2287 0,000 Valid X6e 0,657 0,2287 0,000 Valid (Sumber : Hasil olah data spss, 2. Dari hasil uji validitas tersebut diatas variabel dikatakan valid jika nilai r Hitung lebih besar dari nilai r Tabel. Sebanyak 29 variabel dinyatakan valid dan bisa dilakukan uji selanjutnya. Uji Reabilitas Uji reabilitas adalah suatu uji yang menunjukkan sejauh mana pengukuran ini dapat memberikan hasil yang relatif tidak beda. Uji ini hanya dapat dilakukan pada variable yang valid saja, pengujian reliabilitas dilakukan dengan menggunakan rumus alpha atau CronbachAos Alpha. Suatu instrumen dikatakan handal jika CronbachAos Alpha lebih Ou 0,60 . Adapun hasil uji reabilitas dalam penelitian ini dapat dilihat dari tabel berikut Tabel 2. Hasil Uji Reliabilitas Cronbach's Alpha Based Cronbach's Standardized Alpha Items N of Items Berdasarkan tabel reliabelity statisticsdiatas dapat dilihat bahwa nilai CronbachAos Alpha adalah sebesar 0,811 Ou 0,60 sehingga dapat dikatakan bahwa penelitian sangat handal . ISSN 2599-2081 EISSN 2599-2090 Fakultas Teknik UM Sumatera Barat Vol. 8 No. 2 Juni 2025 Rang Teknik Journal http://jurnal. id/index. php/RANGTEKNIKJOURNAL Uji Asumsi / KMO (Kaiser Mayer Oike. and BartlettAos Untuk menemukan sebab Ae sebab potensial sebagai pembentuk permasalah utama maka dilakukan uji KMO (Kaiser Mayer Oike. and BartlettAos yang berguna untuk menentukan kelayakan dari setiap variabel yang akan diuji . Tabel 3. KMO and Bartlett's Test Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy. Bartlett's Test of Approx. Chi-Square Sphericity Sig. Hasil pengujian terlihat pada Tabel 3 diatas ditemukan nilai KMO and Barttletts Test of Specherity adalah 0,754 berada diatas 0,50 dengan signifikan 0,000 adalah dibawah 0,05, dinyatakan sampel sudah memenuhi syarat dan analisis bisa dilanjutkan. Confirmatory Factor Analysis (CFA) Tabel 4. Pengelompokkan Faktor Berdasarkan Analisis Faktor Confirmatory No. FAKTOR KODE VARIABEL Bukti Fisik X1a Peralatan dan perlengkapan pelaksanaan proyek memadai dan baik (X. X1b Jumlah tenaga kerja yang memadai dalam pelaksanaan proyek X1c Kontraktor menyiapkan kantor sementara . ireksi kee. di lokasi X1d Kebersihan di lapangan selama masa konstruksi Keandalan X2a Kualitas bangunan sesuai spesifikasi teknis (X. X2b Keberadaan kontraktor siap setiap saat diperlukan pada waktu kegiatan proyek dilaksanakan X2c Kontraktor menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan selesai 100% setelah SPK dikeluarkan X2d Kontraktor melaksanakan pekerjaan sesuai gambar rencana, peraturan dan syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh pengguna Ketanggapan X3a Kontraktor cepat tanggap atas keluhan dan masalah dari pengguna (X. X3b Kontraktor membuat laporan hasil pekerjaan berupa laporan harian,mingguan, dan bulanan X3c Kontraktor membuat as build drawing setelah pekerjaan selesai seluruhnya dan sebelum dilakukan penyerahan pekerjaan X3d Kecepatan menangani masalah . iaya, mutu, waktu, konflik, dan sebagainy. yang terjadi di lapangan X3e Kecepatan dalam merespons permintaan pemilik proyek Jaminan X4c Kontraktor menyerahkan seluruh atau sebagian pekerjaan yang (X. telah diselesaikannya sesuai ketetapan yang berlaku X4d Kontraktor melaksanakan pemeliharaan bangunan setelah selesai dibangun selama masa pemeliharaan berlangsung Empati X5a Kesabaran kontraktor dalam menerima keluhan pengguna jasa (X. X5b Kontraktor mengindahkan petunjuk, teguran dan perintah tertulis dari Konsultan Manajemen Konstruksi X5d Kontraktor mempelajari terlebih dahulu gambar-gambar sebelum melaksanakan pekerjaan dan apabila terdapat kesalahan/kekeliruan dan kekurangan harus memberi tahu kepada Perencana Proyek dan Owner ISSN 2599-2081 EISSN 2599-2090 Fakultas Teknik UM Sumatera Barat Vol. 8 No. 2 Juni 2025 Rang Teknik Journal http://jurnal. id/index. php/RANGTEKNIKJOURNAL No. FAKTOR KODE VARIABEL X5e Kontraktor meneliti keadaan setempat di lokasi pekerjaan yang akan dilaksanakan sehingga sudah memperhitungkan semua konsekuensinya sehubungan dengan pekerjaan konstruksi Tenaga X6a Motivasi tenaga kerja Kerja X6b Keterampilan tenaga kerja (X. X6c Disiplin Tenaga Kerja X6d Pengalaman tenaga kerja Dari hasil analisis diatas menghasilkan nilai faktor loading pada faktor Bukti Fisik Ou 0,50 dan disimpulkan bahwa variabel X1a. X1b. X1c,X1d, dinyatakkan valid karena nilai faktor loading yang diperoleh Ou0,50 dan mengelompok pada satu faktor. Pada faktor Keandalan menghasilkan nilai faktor loading Ou 0,50 dan disimpulkan bahwa variabel X2a. X2b. X2c. X2d, dinyatakkan valid karena nilai faktor loading yang diperoleh Ou0,50 dan mengelompok pada satu faktor. Faktor Ketanggapan menghasilkan nilai faktor loading Ou 0,50 dan disimpulkan bahwa variabel X3a. X3b. X3c. X3d. X3d, dinyatakkan valid karena nilai faktor loading yang diperoleh Ou0,50 dan mengelompok pada satu faktor. Faktor Jaminan menghasilkan nilai faktor loading Ou 0,50 dan disimpulkan bahwa variabel X4c. X4d, dinyatakan valid karena nilai faktor loading yang diperoleh Ou0,50 dan mengelompok pada satu faktor, dan variavel X4a. X4e. X4f dinyatakan tidak valid karena tidak mengelompok pada satu Pada faktor Empati menghasilkan nilai faktor loading Ou 0,50 dan disimpulkan bahwa variabel X5a. X5b, dinyatakan valid karena nilai faktor loading yang diperoleh Ou0,50 dan mengelompok pada satu faktor, dan variavel X5d. X5e, dinyatakan tidak valid karena tidak mengelompok pada satu faktor Dan faktor Tenaga Kerja menghasilkan nilai faktor loading Ou 0,50 dan disimpulkan bahwa variabel X6a. X6b. X6c. X6d, dinyatakan valid karena nilai faktor loading yang diperoleh Ou0,50 dan mengelompok pada satu faktor. Jadi dari analisis tersebut variabel yang tidak valid akan dikeluarkan. Faktor Dominan Berdasarkan analisis faktor maka diperoleh faktor yang paling dominan yang mempengaruhi kinerja kontraktor terhadap pekerjaan proyek konstruksi jalan di Provinsi Sumatera Barat, yaitu faktor Bukti Fisik (Faktor . , dapat dilihat dari nilai % of variance Rotation Sum of Squred Loadings pada nilai % of variance yang dihasilkan, dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Tabel 5. Rotation Sum of Squred Loadings Rotation Sums of Squared Loadings Component % of Variance Solusi dalam meningkatkan kinerja kontraktor terhadap pekerjaan proyek konstruksi jalan di Provinsi Sumatera Barat Solusi dalam meningkatkan kinerja kontraktor terhadap pekerjaan proyek konstruksi jalan di Provinsi Sumatera Barat untuk masa yang akan datang berdasarkan hasil faktor dominan yang didapat yaitu Faktor Bukti Fisik dengan menggunakan metode POAC . sebagai berikut: ISSN 2599-2081 EISSN 2599-2090 Fakultas Teknik UM Sumatera Barat Vol. 8 No. 2 Juni 2025 Rang Teknik Journal http://jurnal. id/index. php/RANGTEKNIKJOURNAL Perencanaan . - Menyediakan peralatan sesuai kebutuhan pada saat pelaksanaan proyek. - Peralatan yang digunakan harus sesuai spesifikasi kontrak. - Menempatkan personil dilapangan harus memiliki pengetahuan dan skill yang sesuai dengan posisi yang diperlukan dilapangan. - Memperhatikan kebersihan dilapangan selama masa kerja kontruksi. - Menyiapkan direksi keet sebelum memulai pekerjaan Pengorganisasian . - Melakukan pemeliharaan peralatan yang digunakan. - Menjaga produktivitas pekerja. Tindakan (Actuatin. - Kontaktor harus bisa memotivasi pekerja agar pekerja dapat bekerja secara poduktif selama pelaksanaan pekejaan - Kontraktor harus memberikan sosialisasi dan arahan kepada para pekerja mengenai teknis pekerjaan dilapangan - Kontraktor mempersiapkan lokasi pekerjaan untuk keamanan dan kerbersihan. Pengendalian . Melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam proyek . Penutup Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis memberikan kesimpulan sebagai berikut : Hasil penelitian yang dilakukan terdapat 6 faktor yang mempengaruhi kinerja kontraktor terhadap pekerjaan proyek konstruksi jalan di Provinsi Sumatera Barat yaitu faktor Bukti Fisik, faktor Keandalan, faktor Ketanggapan, faktor Jaminan, faktor Empati, dan faktor Tenaga Kerja. Faktor dominan yang mempengaruhi kinerja kontraktor terhadap pekerjaan proyek konstruksi jalan di Provinsi Sumatera Barat yaitu Faktor Bukti Fisik. Solusi dalam meningkatkan kinerja kontraktor terhadap pekerjaan proyek konstruksi jalan di Provinsi Sumatera Barat untuk masa yang akan datang yaitu dengan menggunakan metode POAC. Daftar Pustaka