Veronika dan Tony : Ukuran Perusahaan. Profitabilita. Risiko Bisnis Yang . UKURAN PERUSAHAAN. PROFITABILITAS. RISIKO BISNIS YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR Lien Putri Veronika dan Tony Sudirgo Fakultas Ekonomi Universitas Tarumanagara Jakarta Email: lien. 125180392@stu. Abstract: This study aims to determine whether company size, profitability and business risk affect the capital structure of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2019-2021. The population used in this study is all manufacturing companies on the Indonesia Stock Exchange of 166 companies. The sample determination technique used is the purposive sampling method and the valid data is 60 companies. The data processing techniques used are multiple regression analysis assisted by the software programs Eviews 12 for Windows released 20 and Microsoft Excel for Microsoft 365 MSO. The results of the research that has been carried out the size of the company have a significant influence on the capital structure. Profitability and business risk have no effect on the capital structure. The implication of this research is that companies need to increase the effect of funding on the capital structure for each company. Keywords: Capital Structure. Company Size. Profitability, and Business Risk. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ukuran perusahaan, profitabilitas dan risiko bisnis berpengaruh terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2019-2021. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini merupakan seluruh perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia sejumlah 166 perusahaan. Teknik penentuan sampel digunakan adalah metode purposive sampling dan data yang valid adalah 60 perusahaan. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah analisis regresi berganda yang dibantu oleh program software Eviews 12 for Windows yang dirilis 20 dan Microsoft Excel for Microsoft 365 MSO. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan ukuran perusahaan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap struktur modal. Profitabilitas dan risiko bisnis tidak mempunyai pengaruh terhadap struktur modal. Implikasi dari penelitian ini ialah perusahaan perlu meningkatkan pengaruh pendanaan terhadap struktur modal bagi setiap perusahaan. Kata Kunci: Struktur Modal. Ukuran Perusahaan. Profitabilitas, dan Risiko Bisnis Pendahuluan Pada era globalisasi saat ini persaingan di berbagai sektor usaha dalam berbagai industri semakin bersaing baik dari perusahaan besar atau kecil. Seluruh perusahaan berusaha untuk mencapai posisi yang unggul dari pesaingnya dengan membuat inovasi- Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1228-1236 Veronika dan Tony : Ukuran Perusahaan. Profitabilita. Risiko Bisnis Yang . inovasi yang lebih berkualitas untuk mencapai tujuan perusahaan. Dalam menghadapi persaingan sebuah perusahaan membutuhkan keunggulan dalam barang maupun jasa, untuk memiliki keunggulan tersendiri perusahaan pasti memerlukan dana atau modal untuk menjalankan usahanya. Begitu pula dengan perusahaan industri manufaktur tentu juga membutuhkan modal untuk dapat mempertahankan kelangsungan Dalam menentukan pendanaan pada struktur modal terbagi menjadi dua yaitu Internal. ari dala. dan Eksternal. ari lua. Laba ditahan merupakan sumber dana yang berasal dari dana internal, sedangkan dana yang diperoleh dari investor, pemegang saham atau pengambil bagian pada perusahaan disebut juga dana eksternal. Laba ditahan dipergunakan perusahaan sebagai persediaan untuk membayar defisit yang muncul maupun dapat melunasi hutang perusahaan, ataupun untuk menambah modal pada Ketika perusahaan menggunakan dana eksternal lebih besar dibandingkan dengan dana internal yang dimana hutang perusahaan lebih besar, maka beban yang akan di tanggung perusahaan semakin besar dan dapat membuat terjadinya gagal bayar dan akan membuat investor berpikir untuk menanamkan modal pada perusahaan, maka diperlukannya kombinasi dana dari dalam dan luar perusahaan yang seimbang supaya menghasilkan struktur modal yang maksimum bagi perusahaan maupun investor. Dalam penentuan struktur modal dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor menurut Finky . menyebutkan struktur modal dipengaruhi oleh pertumbuhan, profitabilitas, likuiditas, ukuran perusahaan, serta struktur aset. Profitabilitas merupakan keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan laba dalam selama periode tertentu dan mengukur potensi manajemen dalam tingkat keuntungan yang diperoleh dalam penjualan dengan investasi. Profitabilitas pun dapat diukur dengan profit margin, return on asset maupun return on Bagi perusahaan yang bergerak dalam bidang ini diharapkan dengan adanya hasil dari penelitian ini maka perusahaan dapat meningkatkan struktur modalnya. Sedangkan investor yang berada dibidang yang sama diharapkan dapat melihat struktur modal yang sudah ada pada laporan keuangan saja melainkan mempertimbangkan factor-faktor lainnya yang dapat membentuk struktur modal. Kajian Teori Menurut Myers . , teori keuntungan adalah teori dimana perusahaan memilih untuk menggunakan hutang atau ekuitas sebagai pertukaran antara manfaat hutang dan biaya yang dikeluarkan oleh kebangkrutan perusahaan. Teori pecking order mengartikan bahwa perusahaan memprioritaskan pembiayaan ekuitas internal daripada pembiayaan ekuitas eksternal. Teori pecking dari Syardia et al. merupakan perusahaan dengan laba tinggi dengan kemungkinan perusahaan menggunakan laba ditahan sebagai sumber pembiayaan serta menggunakan hutang yang seminimum mungkin atau sebaliknya. Menurut Brigham dan Houston . , signaling theory merupakan ukuran tata kelola perusahaan yang memandu investor ketika manajer melihat prospek masa depan Maryanti . menggatakan setiap individu, investor maupun manajemen mempunyai kesamaan informasi dalam kemajuan perusahaan. Tetapi informasi yang diberikan oleh perusahaan pada investor luar maupun pihak manajemen berbeda, dapat dikatakan informasi, penjelasan tentang kondisi bisnis masa lalu, sekarang, masa depan dan pengaruhnya terhadap bisnis. Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1228-1236 Veronika dan Tony : Ukuran Perusahaan. Profitabilita. Risiko Bisnis Yang . Struktur modal didefinisikan oleh Sartono . merupakan sebagai pertimbangan dari jumlah hutang jangka pendek bersifat tetap, saham preferen, hutang jangka panjang dan saham biasa. Ketika perusahaan memiliki dana internal yang masih dapat membiayai usahanya, maka perusahaan membutuhkan modal asing sebagai alternatif usahanya. Ukuran perusahaan merupakan mayoritas penjualan bersih dalam beberapa periode, dengan penjualan yang lebih besar dari variabel dan biaya tetap, maka diperolehnya laba kotor menurut Brigham dan Houston . Profitabilitas merupakan kemampuan perusahaan dalam memperoleh keuntungan berupa laba. Dengan semakin tingginya profitabilitas perusahaan penggunaan hutang cenderung tidak digunakan dan perusahaan akan menggunakan pendanaan internal dalam memenuhi kebutuhan dan mengakibatkan struktur modal perusahaan menjadi semakin Menurut Agus Sartono . profitabilitas merupakan kemampuan perusahaan mendapatkan keuntungan yang berasal dari penjualan , total aktiva dan dari modal sendiri. Risiko bisnis ialah risiko dari harta perusahaan seumpama tanpa hutang. Risiko bisnis dapat melonjak jika memiliki hutang dengan jumlah besar untuk mencukupi keinginan dalam pendanaan menurut Brigham dan Houston . Risiko yang timbul karena adanya beban hutang yang dilakukan oleh perusahaan, apabila semakin besar hutang maka besar juga risiko yang ditanggung oleh perusahaan. Kaitan Antar Variabel Pengaruh Ukuran Perusahaan Terhadap Struktur Modal. Menurut Luh dan Pratiwi . ukuran perusahaan menggambarkan kecil atau besarnya perusahaan dapat diamati dari penjualan, total aktiva, rata-rata total aktiva maupun total penjualan. Dari definisi tersebut dikaitkan bahwa semakin besarnya perusahaan maka struktur modal yang diperlukan semakin besar dan semakin mudah untuk memperoleh pendanaan internal maupun eksternal. Penelitian sebelumnya dari N. Deshinta & I. Dana . Nita & I Gusti Nugraha A. Velda et al. mengutarakan ukuran perusahaan pengaruh yang positif signifikan terhadap struktur modal. Tetapi tidak sejalan dengan Elfiswandi et al . Nita et al . Stevany & Nur . mengutarakan ukuran perusahaan tidak pengaruh signifikan terhadap struktur modal. Pengaruh Profitabilitas Terhadap Struktur Modal. Sesuai pecking order theory peningkatan profitabilitas akan mempengaruhi meningkatnya laba ditahan sehingga modal dimiliki pun dapat meningkat dengan kata lain meningkatnya modal sendiri maka risiko utang pula menjadi turun. Penelitian sebelumnya yang dilakukan N. Deshinta & Dana . Nita & I Gusti Nugraha A. S . dan Nursiam & Nila . menyatakan profitabilitas perusahaan pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap struktur modal. Sedangkan menurut Murni Dahlena . Melisa & Yuliandi . dan Stevany & Nur . mengutarakan profitabilitas pengaruh yang positif signifikan pada struktur modal. Pengaruh Risiko Bisnis Terhadap Struktur Modal. Risiko bisnis dapat berdampak dengan kelangsungan perusahaan ketika perusahaan memiliki banyak hutang yang harus dibayarkan dapat memiliki risiko yang tinggi untuk perusahaan dan mempengaruhi minat investor untuk menanamkan modal maka, perusahaan semaksimal mungkin mempunyai hutang yang rendah untuk menghindari risiko yang tinggi. Dapat Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1228-1236 Veronika dan Tony : Ukuran Perusahaan. Profitabilita. Risiko Bisnis Yang . disimpulkan bahwa risiko bisnis merupakan ketidakpastian pada keuntungan maupun kerugian operasional perusahaan dimasa depan oleh karena itu, resiko bisnis berpengaruh terhadap kelangsungan perusahaan dan mampu untuk membayarkan hutang-hutangnya. Penelitian ini sejalan dengan Velda et al . maupun Evelyn & Jessica . mengutarakan tidak berpengaruh terhadap struktur modal. Pengembangan Hipotesis Berdasarkan Elfiswandi et al . Nita et al . Stevany & Nur . mengatakan ukuran perusahaan tidak pengaruh dan signifikan terhadap struktur modal. Tetapi ukuran perusahaan pengaruh positif signifikan pada struktur modal, menurut Deshinta & I. Dana . Nita S. & I Gusti Nugraha A. S . HCA Ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal perusahaan. Berdasarkan N. Deshinta & I. Dana . Nita & I Gusti Nugraha A. dan Nursiam & Nila . mengatakan bahwa profitabilitas perusahaan tidak pengaruh serta tidak signifikan terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur. Berbanding balik dengan pendapat dari Murni Dahlena . Melisa & Yuliandi . dan Stevany & Nur . mengutarakan profitabilitas pengaruh positif serta signifikan terhadap struktur modal. HCC Profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal perusahaan. Berdasarkan penelitian oleh Velda et al . maupun Evelyn & Jessica . menyatakan bahwa tidak berpengaruh terhadap struktur modal. Sementara menurut Melisa & Yuliandi . dan Nina et. menyatakan sebaliknya bahwa risiko bisnis berpengaruh dan signifikan terhadap struktur modal. Deshinta &I. Dana . mengutarakan risiko bisnis berpengaruh negatif serta tidak signifikan terhadap struktur modal. HCE Risiko bisnis dapat berpengaruh negatif dan signifikan terhadap struktur modal perusahaan. Kerangka pemikiran penelitian ini seperti digambarkan dibawah ini: Gambar 1. Kerangka Pemikiran Ukuran Bisnis (X. PProfitabilitas (X. Risiko Bisnis (X. H11 Struktur Modal (Y) Metodologi Metode dalam penelitian ini merupakan kuantitatif dengan data sekunder diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Pengukuran dalam jangka tahun 2019-2021. Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1228-1236 Veronika dan Tony : Ukuran Perusahaan. Profitabilita. Risiko Bisnis Yang . Pemilihan sampel peneliti ialah purposive sampling, dengan kriteria . Perusahaan terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021. Perusahaan mengalami laba selama periode 2019-2021, . Perusahaan manufaktur menyajikan laporan keuangan tahunan per 31 Desember selama tahun 2019-2021, dan . Perusahaan manufaktur yang menggunakan laporan keuangannya dengan mata uang Rupiah selama periode 20192021. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 60 perusahaan. Variabel Operasional dan pengukuran yang digunakan yaitu : Tabel 1. Variabel Operasional Dan Pengukuran Variabel Ukuran Skala Debt to Equity Ratio Rasio Firm Size Rasio Return on Equity Rasio Degree of Operating Leverage Rasio Hasil Uji Statistik dan Kesimpulan Sebelum pengujian hipotesis terlebih dahulu dilakukan uji asumsi klasik yaitu: Uji Normalitas. Uji Multikolinieritas. Uji Heteroskedasitas dan Uji Autokorelasi. Uji normalitas dipergunakan dalam penlitian ialah uji Jarque-Bera. Nilai probabilitas dalam penelitian ini diperoleh nilai sebesar 0. 105410 > 0. 05 sehingga variable dinyatakan terdistribusi normal. Uji Multikolinieritas menjukkan nilai koefisien korelasi dari ukuran bisnis (SIZE) terhadap profitabilitas (ROE) sebesar 0. 090366, terhadap risiko bisnis (DOL) sebesar Dapat disimpulkan bahwa seluruh nilai koefisien korelasi antara Size terhadap ROE dan DOL lebih kecil dari 0. 8 sehingga terbebas dari multikolinearitas. Nilai koefisien korelasi dari profitabilitas (ROE) terhadap ukuran perusahaan (SIZE) sebesar 090366, terhadap risiko bisnis (DOL) sebesar -0. Disimpulkan bahwa seluruh nilai koefisien korelasi antara firm size terhadap ROE dan DOL < 0. 8 maka dari itu terbebas dari multikolinearitas. Nilai koefisien korelasi dari risiko bisnis (DOL)) terhadap profitabilitas (ROE) sebesar 0. 033983, terhadap ukuran bisnis (SIZE) sebesar 0. Dapat diartikan bahwa seluruh nilai koefisien korelasi antara ukuran perusahaan terhadap profitabilitas dan risiko bisnis < 0. 8 sehingga terbebas dari Uji Autokorelasi menggunakan uji Durbin-Watson . es DW), dan dalam penelitian kali ini nilai Prob. Chi-Square sebesar 0. 0000 < 0. 05 maka disimpulkan dalam penelitian ini terjadinya autokorelasi. Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1228-1236 Veronika dan Tony : Ukuran Perusahaan. Profitabilita. Risiko Bisnis Yang . Uji t dilakukan setelah uji asumsi klasik untuk mencukupi ketentuan, serta hasil dari uji t dapat dilihat pada tabel dibawa ini. Tabel 2. Hasil Uji Analisis Regresi Berganda Sumber: Hasil Output EViews 12V Hasil pengujian pada tabel di atas, diperolehnya persamaan regresi linear yang digunakan untuk penelitian ini, yaitu: DERit = -2. 108430 Sizeit -0. 433446 ROEit -0. 000834 DOLit eDan Persamaan regresi diatas, dapat diketahui nilai konstanta sebesar -2. Hal ini menunjukkan apabila firm size, profitability dan degree of operating leverage sama dengan nol, maka variabel dependen yaitu debt to equity ratio akan bernilai -2. Firm size memiliki nilai koefisien sebesar 0. 108430, artinya firm size serta debt to equity ratio memiliki hubungan positif. Profitability memiliki nilai koefisien sebesar -0. artinya profitability dan debt to equity ratio memiliki hubungan negatif. degree of operating leverage memiliki koefisien sebesar -0. 000834, artinya Degree of operating leverage dan debt to equity ratio memiliki hubungan negatif. Diskusi