DEVOTE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global id/index. php/devote Vol. No. 4, 2024 e-ISSN: 2962-4029 PELATIHAN PEMBUATAN BATHBOOM. SOLID PARFUME DAN TEST KIT PENGUKUR KADAR KEASAMAN BERBAHAN DASAR ALAMI PADA RELAWAN RBA (RUANG BELAJAR AQIL) KOTA MALANG Riska Yudhistia Asworo. Hanandayu Widwiastuti. Nurma Sabila. Retno Ikayanti. Sandry Kesuma. Prodi D3 Anafarma Poltekkes Kemenkes Malang *Corresponding Author: riska_yudhistia@poltekkes-malang. Article Info Article History: Received December 1, 2024 Revised December 14, 2024 Accepted December 24, 2024 Keywords: Solid Parfume. BathBoom. Test Kit . Kadar Keasaman. ABSTRAK Ruang belajar Aqil atau yang disingkat RBA merupakan salah satu komunitas yang merupakan wadah belajar bagi masyarakat khususnya pemuda untuk melakukan aktivitas pembelajaran dan meningkatkan kapasitas diri dengan pembelajaran yang konstruktif dan bermakna. RBA saat ini juga mulai membuat program kerja yang terkait dengan lokakarya dan penyuluhan pada masyarakat sekitar dan program cakramuda wirausaha (RBA, 2. Program pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi transfer knowledge kepada para relawan yang nantinya akan dilanjutkan ke program lokakarya dan cakramuda wirausaha bagi masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi : Transfer Teknologi, yaitu dengan memfasilitasi pelatihan dan praktek pembuatan solid parfume dan bathboom serta pengukuran keasaman larutan mengunakan bahan alami. Demonstrasi dan Pelatihan, yaitu dengan melakukan demonstrasi pembuatan solid parfume dan bathboom menggunakan peralatan dan bahan yang sudah disiapkan. Pelatihan dilakukan oleh tim pelaksana program, dengan diikuti oleh peserta dari relawan RBA. Pada pelatihan dilakukan pretest dan postest untuk mendapatkan evaluasi pelaksanaan kegiatan. Hasil evaluasi menunjukan terdapat peningkatan hasil postest dibandingkan dengan hasil pretest dari nilai rata-rata 35 menjadi 70, hal ini mengindikasikan peserta telah memahami materi dan pelatihan yang telah ABSTRACT Copyright A 2024. The Author. This is an open access article under the CCAeBY-SA license RuangBelajar Aqil (RBA), an abbreviation for "Learning Forum Aqil," is a community-based organization that facilitates learning activities and capacitybuilding initiatives for youth in a constructive and meaningful manner. Additionally. RBA is currently initiating the development of work programmes pertaining to workshops and counselling within the surrounding community, as well as the entrepreneurial Cakramuda programme (RBA, 2. It is anticipated that this community service programme will facilitate the transfer of knowledge to volunteers, who will subsequently participate in workshops and entrepreneurial activities within the community. The implementation of activities is conducted in accordance with the following methods: The transfer of technology will be facilitated through training and practice in the production of solid perfumes and bath bombs, as well as the measurement of acidity in solutions using natural The demonstration and training component involved the presentation of a series of demonstrations, showcasing the techniques and processes involved in the production of solid perfumes and bath bombs. These demonstrations were conducted using the requisite equipment and materials that had been prepared in The training was conducted by the programme implementation team, followed by participants from RBA volunteers. A pretest and posttest were conducted in order to obtain an evaluation of the implementation of the activity. The results of the evaluation demonstrated a notable increase in posttest results in comparison to pretest results, with an average score of 70 in the posttest, indicating that participants had successfully acquired the knowledge and skills imparted through the training. How to cite: Asworo. Widwiastuti. Sabila. Ikayanti. , & Kesuma. PELATIHAN PEMBUATAN BATHBOOM. SOLID PARFUME DAN TEST KIT PENGUKUR KADAR KEASAMAN BERBAHAN DASAR ALAMI PADA RELAWAN RBA (RUANG BELAJAR AQIL) KOTA MALANG. Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 3. , 154Ae158. https://doi. org/10. 55681/devote. org/10. 55681/devote. | 154 Asworo et al org/10. 55681/devote. PENDAHULUAN Definisi kosmetik menurut Komarudin, dkk . adalah bahan atau sediaan yang digunakan pada bagian luar tubuh manusia . pidermis, rambut, kuku, bibir dan organ kelamin bagian lua. , gigi dan rongga mulut yang berfungi untuk membersihkan, menambah daya tarik, mengubah penampilan, melindungi supaya tetap dalam kondisi baik, serta dapat memperbaiki bau badan akan tetapi tidak dimaksudkan untuk mengobati atau menyembuhkan suatu penyakit. Solid Parfume dan Bathboom merupakan sediaan kosmetik yang sedang diminati masyarakat umum. Kedua jenis kosmetik ini merupakan produk kosmetik yang unik yang dapat menjadi daya tarik konsumen. Karena biasanya parfum dalam bentuk cair dan garam mandi dalam bentuk serbuk kristal. Kedua produk ini menawarkan bentuk lain yang pastinya dapat meningkatkan daya beli konsumen. Parfum merupakan produk yang sudah tidak asing lagi dalam kehidupan sehari- hari, saat ini aroma parfum yang ditawarkan sudah semakin beragam, baik yang dikhususkan untuk pria, wanita, ataupun untuk keduanya. Parfum adalah campuran dari zat pewangi . doriforus substanc. yang dilarutkan didalam pelarut sesuai. Parfum padat biasanya dioleskan di pergelangan tangan, belakang telinga dan leher, atau di jemari kaki dan tangan. Bentuk parfum ini sangat solid sehingga penggunaannya sangat awet atau tidak cepat habis. Sebenarnya parfum jenis ini sudah lama dikenal dan digemari di Eropa karena wanginya dipercaya lebih awet dari parfum cair (Anwar, 2. Pada dasarnya, baik parfum padat maupun parfum cair memiliki tingkatan aroma atau lazim disebut notes, tetapi parfum padat belum begitu banyak diminati oleh karena varian notes yang berperan dalam menciptakan aroma parfum tersebut belum memiliki varian yang lebih banyak, serta kemasan parfum padat yang belum terlihat menarik dibanding kemasan parfum cair. Bath salt merupakan produk yang terdiri dari garam yang dapat larut dalam air, dan dapat mengurangi kemampuan kulit untuk menyerap air, sehingga bath salt mampu mengurangi efek kerut pada kulit telapak tangan yang timbul pada saat kita berendam dalam waktu yang lama (Ansto,2. Menurut (Wilkinson,1. bath salt dibuat dari garam organik terlarut yang berfungsi sebagai water softener, memiliki warna menarik serta memberikan aroma yang dapat merelaksasi saat berendam. Saat ini produk jenis bath salt terus dikembangkan, hingga dalam bentuk padatan yang disebut dengan bath bomb. Ciri utama dari bath bomb adalah menghasilkan fizzing reactio (Yang,2. saat dimasukkan ke dalam air. Hal ini dikarenakan komposisi dari bath bomb yang mengandung komponen asam . iasanya asam tartrat atau asam sitra. , dan basa . odium bikarbona. , yang ketika dicampurkan dengan air akan terjadi reaksi yang menghasilkan gas karbon dioksida (Allen, 2. Alasan inilah yang menyebabkan bath bomb membentuk fenomena letusan gelembung-gelembung saat dimasukkan ke dalam air. Bath bomb yang beredar di pasaran saat ini sudah sangat berkembang dan memiliki komposisi yang beragam. Selain berbahan dasar, sodium bikarbonat dan asam sitrat, bath bomb juga ditambahkan berbagai macam essential oil yang dapat membuat tubuh lebih relaks dan mereduksi stress saat berendam. Essential oil yang sering digunakan dalam pembuatan bath bomb adalah olive oil, lavender oil, milk oil, almond oil, dan jasmine essential oil. Penggunaan jenis essential oil yang berbeda memberikan sensasi yang berbeda pula saat berendam. Selain perbedaan sensasi berendam yang diberikan masing- masing essential oil, perbedaan essential oil yang digunakan juga mempengaruhi sifa fisik dan kimia dari bath bomb. Seperti pH bath bomb dalam air, aroma yang dihasilkan, kerapuhan, serta efeknya saat mengenai kulit. Tingkat keasaman atau pH Kosmetik harus sesuai dengan standart yang ada. Semakin jauh beda antara pH kosmetik dan pH fisiologis kulit . apat jauh lebih tinggi atau jauh lebih renda. , semakin hebat kosmetik itu menimbulkan reaksi negatif pada kulit. Karena itu yang terbaik adalah jika pH kosmetik disamakan dengan pH fisiologis kulit, yaitu antara 4,5-6,5 . isebut kosmetik dengan pH Balance. Banyak produk kosmetik tidak sesuai dengan standart mutu termasuk pH nya sehingga dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Bathboom dan Solid Parfume karena termasuk dalam sediaan kosmetik maka tingkat keasamannya juga harus dijaga mendekati pH fisiologis kulit. Salah satu cara untuk mengetahui pH sediaan ini dengan menggunakan Test Kit Pengukur Kadar Keasaman Berbahan Dasar Alami Antosianin. Bahan alam antosianin ternyata juga memiliki perbedaan warna jika kontak dengan larutan asam dan DEVOTE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global | 155 Asworo et al org/10. 55681/devote. Pada larutan asam jika ditetesi antosianin maka akan terbentuk warna pink-merah, sedangkan pada larutan basa akan berwarna hijau. Antosianin banyak ditemukan pada tanaman dengan warna merah, ungu dan biru. Baik pada bunga, sayur maupun buahnya. Beberapa tanaman yang mengandung antosianin adalah daun buah bit dan kubis ungu. Antosianin didapat dengan cara ekstraksi kemudian ekstraknya selanjutnya akan dibuat strip test untuk mengukur keasaman Bathboom dan Parfum Solid agar sesuai dengan pH yang aman untuk kulit. Ruang belajar Aqil atau yang disingkat RBA merupakan organisasi non-profit yang merupakan komunitas yang beranggotakan pemuda/pemudi. RBA merupakan salah satu komunitas yang merupakan wadah belajar bagi masyarakat khususnya pemuda untuk melakukan aktivitas pembelajaran dan meningkatkan kapasitas diri dengan pembelajaran yang konstruktif dan bermakna. Visi dari RBA AuMewujudkan Bangsa yang lebih baik dengan kepedulian dan penerapan nilai pembelajaran melalui pemberdayaan pemuda IndonesiaAy yang diterjemahkan dalam salah satu misinya adalah AuMewujudkan kepedulian dan keterlibatan masyarakat dalam aktivitas berdaya guna serta bermanfaat bagi masyarakatAy. Dimana RBA saat ini juga mulai membuat program kerja yang terkait dengan lokakarya dan penyuluhan pada masyarakat sekitar dan program cakramuda wirausaha (RBA, 2. Program pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi transfer knowledge kepada para relawan yang nantinya akan dilanjutkan ke program lokakarya dan cakramuda wirausaha bagi masyarakat. Hasil diskusi dengan relawan RBA diperoleh informasi bahwa pihak RBA bersedia bekerjama dengan poltekkes malang untuk mensukseskan program-program kerja RBA agar dapat diteruskan informasi yang didapat kepada masyarakat di Kota Malang. METODE PELAKSANAAN Metode pelaksanaan kegiatan meliputi : Transfer Teknologi, yaitu dengan memfasilitasi pelatihan dan praktek pembuatan solid parfume dan bathboom serta pengukuran keasaman larutan mengunakan bahan Demonstrasi dan Pelatihan, yaitu dengan melakukan demonstrasi pembuatan solid parfume dan bathboom menggunakan peralatan dan bahan yang sudah disiapkan. Pelatihan dilakukan oleh tim pelaksana program, dengan diikuti oleh peserta dari relawan RBA. Pada pelatihan dilakukan pretest dan postest untuk mendapatkan evaluasi pelaksanaan kegiatan. HASIL DAN PEMBAHASAN Tahap awal pengabdian masyarakat adalah dilakukan studi pendahuluan . reliminary stud. melalui wawancara . dan observasi . Wawancara dilakukan dengan pengurus Ruang Belajar Aqil RBA mengenai program-program yang ada di RBA. Studi pendahuluan bertujuan untuk mengetahui kebutuhan mitra yang dapat diakomodir oleh pengabdi. Hasil studi pendahuluan didapatkan informasi bahwa relawan di RBA yang nantinya sebagai peserta pelatihan merupakan siswa dan mahasiswa magang dari sekolah menengah kejuruan dan perguruan tinggi dari berbagai daerah. Background pendidikan para relawan adalah dari berbagai jurusan yang menunjang operasional di RBA. Para relawan diantaranya berasal dari SMKN 4 Malang. Universitas Negeri Malang. Universitas Trunojoyo Madura dsb. Adapun jurusan dari para relawan tersebut diantaranya Desain Grafis. Ilmu Komunikasi. Pendidikan Guru SD dsb. Melihat dari background pendidikan tersebut pengabdi ingin berbagai keilmuan diluar jurusan mereka yang dapat juga digunakan sebagai ide untuk berwirausaha. Sehingaa muncullah judul pengabdian masyarakat AuPelatihan pembuatan bathboom, solid parfume dan Test kit pengukur kadar keasaman berbahan dasar alami pada relawan RBA . uang belajar aqi. kota malangAy. Sebelum melakukan pelatihan, pengabdi menyiapkan peralatan dan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk kegiatan pengabdian masyarakat. Selain itu juga dibuat booklet dan video yang nantinya akan dibagikan kepada peserta agar saat pelatihan mudah untuk mengikuti. Adapun booklet dan video yang dibuat terpapar pada Gambar 1. DEVOTE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global | 156 Asworo et al org/10. 55681/devote. Gambar 1. Booklet dan Video Pelatihan Sebelum memulai kegiatan dilakukan pretest menggunakan media quizizz. Kemudian dilakukan pemaparan materi oleh pengabdi baru kemudian dilaksanakan pelatihan. Adapun materi yang disampaikan pertama yaitu mengenai solid parfume. Solid Parfume merupakan parfum dalam bentuk padat dengan bahan baku beeswax, avocado oil, vitamin dan parfum. Sedangkan bathboom merupakan bath salt dalam bentuk padatan. Ciri utama dari bath bomb adalah menghasilkan fizzing reactio (Yang,2. saat dimasukkan ke dalam air. Hal ini dikarenakan komposisi dari bath bomb yang mengandung komponen asam . iasanya asam tartrat atau asam sitra. , dan basa . odium bikarbona. , yang ketika dicampurkan dengan air akan terjadi reaksi yang menghasilkan gas karbon dioksida (Allen. Alasan inilah yang menyebabkan bath bomb membentuk fenomena letusan gelembung-gelembung saat dimasukkan ke dalam air. Bathboom dan Solid Parfume karena termasuk dalam sediaan kosmetik maka tingkat keasamannya juga harus dijaga mendekati pH fisiologis kulit. Salah satu cara untuk mengetahui pH sediaan ini dengan menggunakan Test Kit Pengukur Kadar Keasaman Berbahan Dasar Alami. Bahan alami yang dapat digunakan untuk mengukur kadar keasaman adalah yang mengandung antosianin. Bahan alam yang mengandung antosianin pada pelatihan ini digunakan daun pandan, kubis ungu, buah bit dan kunyit sebagai indikator pH. Ekstrak disiapkan terlebih dahulu dengan cara keempat bahan direndam dengan aquadest selama 1x24 jam. Metode ini dinamakan dengan metode maserasi. Setelah perendaman kemudian dilakukan penyaringan untuk mendapatkan filtrat . ase ai. Filtrat kemudian digunakan untuk indikator pH. Dokumentasi kegiatan dapat dilihat pada Gambar 2. Gambar 2. Dokumentasi Kegiatan Evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat dilihat dari rekap hasil monitoring nilai pretest dan postest Nilai pretest dan postest didapatkan dari quiz yang diberikan melalui aplikasi quizziz seperti terlihat pada Gambar 3. Soal yang diberikan pada pretest sama dengan soal yang diberikan saat postest. Sedangkan hasil evaluasi tersaji pada Gambar 4. Pada gambar terlihat nilai rata-rata postest meningkat dibandingkan nilai pretest. Hal ini berarti pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan peserta dalam pembuatan bathboom, solid parfume dan pengecekan pH menggunakan indikator alami. Dengan hasil ini diharapkan peserta dapat mengembangkan lebih lanjut menjadi ide untuk berwirausaha. DEVOTE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global | 157 Asworo et al org/10. 55681/devote. Gambar 3. Contoh Soal Pretest dan Postest PRETEST POSTEST Gambar 4. Hasil Rata-rata nilai Pretest dan Postest. KESIMPULAN DAN SARAN Kegiatan Pengabdian masyarakat telah dilakukan dengan peserta para relawan Ruang Belajar Aqil (RBA). Peseerta telah memahami cara pembuatan bathboom, solid parfume dan pengecekan pH menggunakan indikator alami. Hal ini dapat dilihat dari hasil nilai posttest yang meningkat dan juga antusias dari peserta. Pengabdian masyarakat selanjutnya dapat dilakukan juga dengan menambahakn materi perhitungan Harga Penjualan Produk agar dapat meningkatkan keinginan peserta untuk berwirausaha. DAFTAR PUSTAKA