Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 04 Nomor. 1 April 2024 E-ISSN: 2775-5533 Penerapan Metode Quantum Learning Dalam Pembelajaran PAI di SMP Negeri 5 Kotamobagu Salsa Putri Talia Pulukadang IAIN SULTAN AMAI GORONTALO salsapulukadang001@gmail. Abstract This article discusses how the application process of the Quantum Learning Method in PAI In this study, researchers used a qualitative approach. Qualitative research is research that is used to investigate, discover, describe, and explain the quality or specialty of social influences that cannot be explained, measured, or described through quantitative The location of this research was at SMP Negeri 5 Kotamobagu. Bolaang Mongondow Regency. North Sulawesi. The basis of consideration for determining this location is because many students do not understand well the importance of prayer. Based on the results of the study, it can be said that it can be concluded that when learning takes place, the desire to learn increases when the Quantum Learning method is applied where students find it much easier to understand the material and also improve the quality of learning. PAI subject teachers have shown their actions to strive so that students can understand the material to be given at the time of learning. Keywords: Quantum Learning Method. PAI Learning Abstrak Artikel ini membahas tentang bagaimana proses penerapan dari Metode Quantum Learning dalam pembelajaran PAI. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang digunakan untuk menyelidiki, menemukan, menggambarkan, dan menjelaskan kualitas atau keistimewaan dari pengaruh sosial yang tidak dapat dijelaskan, diukur, atau digambarkan melalui pendekatan kuantitatif. Lokasi pelaksanaan penelitian ini adalah di SMP Negeri 5 Kotamobagu. Kabupaten Bolaang Mongondow. Sulawesi Utara. Dasar pertimbangan penentuan lokasi ini karena banyak siswa yang belum memahami dengan baik pentingnya sholat. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dikatakan bahwa dapat ditarik kesimpulan bahwasanya pada saat pembelajaran berlangsung, keinginan untuk belajar meningkat saat diterapkan metode belajar Quantum Learning dimana para peserta didik merasa jauh lebih mudah memahami materi dan juga meningkatkan kualitas belajar. Guru mata pelajaran PAI telah menunjukkan tindakannya untuk mengupayakan agar peserta didik bisa faham dengan materi yang akan diberikan pada saat pembelajaran. Kata Kunci : Metode Quantum Learning. Pembelajaran PAI Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 04 Nomor. 1 April 2024 E-ISSN: 2775-5533 PENDAHULUAN Pada hakikatnya manusia sangatlah membutuhkan pendidikan. Pendidikan merupakan AuUsaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan pembelajaran yang menyenangkan agar peserta didik secara aktif dan mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakatAy. Pendidikan meliputi keahlian khusus, dan juga sesuatu yang tidak dapat dilihat mendalam yaitu pemberian pengetahuan, pertimbangan, dan kebijaksanaan. Ki Hajar Dewantara mengemukakan bahwa pendidikan yaitu usaha yang dilakukan dengan penuh keinsyafan yang ditunjukkan untuk keselamatan dan kebahagiaan manusia. Dan dalam hal ini Al-Syaibani menjelaskan bahwa pendidikan adalah mengubah tingkah laku individu dalam kehidupan pribadinya sebagai bagian dari kehidupan masyarakat dan kehidupan alam sekitarnya2 Berkaitan dengan itu, didalam Al-QurAoan pun sudah dijelaskan tentang pentingnya pendidikan, yaitu didalam Q. S An-Nahl ayat 89 : A EO eNA a AaOOa eO aI Ia e aA a aAEa eO aN eI aI eI a eIAa a aN eI aO aeIa aEA a AO Ea aE a acI sA a AEaOeEa eE aE A a aE a a aOI aca eEIaA a A aN eOUA a A aN eOUA e aA AA n aAOs acONaUO acO ae aIU acOa e O E eaE aI eEaIa OeIA a Aa e aOIU aEEa aEA e AA Terjemahan : Au Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Al-QurAoa. untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orangorang yang berserah diriAy (Q. S An-Nahl : . 3 Pendidikan adalah tanggung jawab bersama berkenaan dengan tanggung jawab ini, maka pendidikan agama disekolah berarti: suatu usaha yang secara sadar dilakukan guru untuk mempengaruhi siswa dalam rangkapembentukan manusia Pemberian pengaruh pendidikan agama mempunyai arti ganda, yaitu: pertama,sebagai salah satu sarana agama (Dakwah Islamiyah ) yang diperlukan bagi pengembangan kehidupan keagamaan, dan kedua,sebagai salah satu sarana pendidikkan nasional terutama untuk meningkatkan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. 4 Sejalan dengan itu. UU Nomor 20 Tahun 2003 yang berisi tentang Sistem Pendidikan Nasional pada 8 Juli 2003. UU ini merupakan tambahan lembaran Negara RI No. 4301 Sistem Pendidikan Nasional. Warga Negara. Masyarakat. Pemerintah. Desi Pristiwanti et al. AuJurnal Pendidikan Dan KonselingAy 4 . : h. 1707Ae1715. Halik S. Maranting. Muh. Arif, and Abdurrahman R. Mala. AuImplementasi Standar Nasional Pendidikan Dalam Meningkatkan Daya Saing Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Gorontalo,Ay Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 8, no. : h. 188Ae206. Departemen Agama Republik Indonesia, 2004. Al-QurAoan dan Terjemahannya. Bandung : J-ART. Devikasari A. H Datau and Muhammad Arif. AuEfektivitas Penggunaan Video Pembelajaran Dalam Meningkatkan Kemampuan Mempraktikkan Shalat Bagi Peserta Didik MI Al-Wathaniyah Kota Gorontalo,Ay Irfani 15, no. : h. 1Ae11. Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 04 Nomor. 1 April 2024 E-ISSN: 2775-5533 Pemerintah Daerah. 5 Adapun dalam menunjang suatu proses pembelajaran ada yang namanya profesionalitas dari guru itu sendiri, masalah utama pekerjaan profesional adalah implikasi dan konsekuensi dari hal tersebut kedudukannya dalam tugas dan tanggung jawabnya. Tinggi rendahnya pengakuan profesionalisme tergantung pada keahlian dan tingkat pendidikan yang ditempuh. Dengan kata lain, pekerjaan profesional yang hanya dapat dilakukan oleh mereka yang dipersiapkan secara khusus untuk melakukan suatu pekerjaan yang sesuai dengan keahliannya. Jika melibatkan dengan profesi pendidikan dikenal dengan sebutan guru profesional. Moh. Uzer Usman dalam bukunya Menjadi Guru Profesional mengemukakan bahwa profesional Guru adalah orang-orang yang mempunyai kemampuan dan keahlian khusus di bidang keguruan sehingga menjadi guru mampu melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai guru dengan kemampuan maksimal. Atau dengan kata lain guru profesional berpendidikan tinggi dan terlatih, serta memiliki banyak pengalaman di bidangnya. Kedudukan guru sebagai suatu profesi menurut keahlian dan keterampilan khusus dalam bidang AupekerjaanAy atau pekerjaan yang hanya mencari nafkah dengan modal pengetahuan dan keterampilan paspasan. Jabatan guru juga tidak hanya "kejuruan" atau kejuruan belaka. Guru adalah posisi profesional. Ketika pendidikan islam dijadikan sebagai pradigma maka keseluruhan pendidikan juga harus mengadaptasi dari ajaran-ajaran islam. Dasar pradigma pendidikan islam adalah Al-QurAoan dan Hadis yang digunakan sebagai rujukan utama dalam membuat dan mengembangkan konsep, teori, dan teknik pendidikan. Dapat disimpulkan bahwa ideology atau pradigma pendidikan merupakan gambaran utuh antara ketauhidan, akhalak, alam semesta dan tentang manusia yang dikaitkan dengan teori pendidikan islam. 7 Adapun permasalahan atau problem yang sering dihadapi guru dalam proses pembelajaran adalah kurangnya motivasi belajar siswa yang mengakibatkan kurangnya perhatian siswa terhadap materi pembelajaran yang Seringkali siswa merasa bosan dengan suasana kelas yang monoton. Untuk itu berangkat dari permasalahan yang ada peneliti akan menggunakan metode Quantum Learning untuk mengatasi permasalahan dalam pembelajaran yang ada di SMP Negeri 5 Kotamobagu. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif ini berdasarkan dengan hasil penelitian yang didapat Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik dikelas Vi C SMP Negeri 5 Kotamobagu yang berjumlah 28 orang dan 19 orang yang beragama Islam. Teknik Au Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003,Ay Buku Yunanda. Com, accessed January 17, 2023, https://buku. com/produk/uu-2003-20-undang-undang-20-tahun-2003-sistempendidikannasional/. Muh Arif Munirah. AuTEACHERAoS PROFESSIONALISM AND ITS IMPLICATION ON STUDENTAoS LEARNING ACHIEVEMENT IN GORONTALO,Ay Jurnal Al-Ilmi 1 . Muh Arif. Amel Nurain M Sabudi, and Lutfia Ramadani Tompoh. AuPENELITIAN AGAMA DAN KEAGAMAAN DI PERGURUAN TINGGI ISLAM,Ay Jurnal Pendais 3 nomor 2 . 148Ae149. Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 04 Nomor. 1 April 2024 E-ISSN: 2775-5533 pengumpulan data penelitian ini terdiri dari 4 tahapan. Yakni tahapan observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi data. Subjek penelitian ini adalah data yang benar diperoleh dari sumber yang dapat dipercaya keabsahannya yaitu berupa data primer serta sekunder. Data primer terdiri dari kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Adapun data sekunder adalah data yang diperoleh dari sumber tertulis yang ada kaitannya dengan masalah yang di teliti yaitu sejarah berdirinya sekolah, data guru, data tenaga administrasi, siswa, sarana dan Analisis data penelitian terlebih dahulu dikumpulkan melalui hasil wawancara, catatan, dan bahan untuk meningkatkan pemahaman terhadap semua hal yang dikumpulkan dan memungkinkan menyajikan apa yang ditemukan. Selanjutnya didukung dengan analisis kualitatis deskriptif dari hasil wawancara untuk mendukung hasil temuan. HASIL PENELITIAN SMP Negeri 5 Kotamobagu awalnya adalah SMP Negeri 4 Kotamobagu. Pada tanggal 1 Juni 1984 masih berstatus sebagai SMP Negeri 4 Kotamobagu, pada saat itu peserta didik yang diterima masih dititipkan di SMP Negeri 1 Kotamobagu dibawah koordinator ibu Manggopa dikarenakan belum ada bangunan yang memadai, setelah itu 2 tahun kemudian pada tahun 1986 diresmikanlah SMP Negeri 5 Kotamobagu dengan Kepala Sekolah yang menjabat pada saat itu adalah Bapak P. U Mokoagow dan Ibu Manggopa lah yang menjadi wakilnya pada saat itu. Adapun administrasi sekolah sudah beroperasi pada saat masih berstatus SMP Negeri 4 Kotamobagu, tetapi siswanya dititipkan di SMP Negeri 1 Kotamobagu. Dan hingga saat ini SMP Negeri 5 Kotamobagu masih menjadi satu-satunya SMP yang ada di Kotamobagu Timur. Berdasarkan apa yang menjadi penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti di SMP Negeri 5 Kotamobagu mengenai Penerapan Metode Quantum Learning Pada Prestasi Belajar Peserta Didik adalah sebagai berikut : Penerapan Metode Quantum Learning Dalam Pembelajaran PAI Di SMP Negeri 5 Kotamobagu Belajar merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan disekolah dengan tujuan agar peserta didik memiliki pengetahuan dalam 3 aspek yakni aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Sebagai suatu pengalaman dari berbagai materi yang telah dipelajari. SMP Negeri 5 Kotamobagu adalah salah satu lembaga pendidikan yang berada dikelurahan Kotamobagu Timur, dimana sekolah ini sudah berdiri sejak tahun 1984 dan masih eksis hingga sekarang. Adapun peneliti melakukan wawancara dengan Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Kotamobagu. Bapak Drs. Rasjid Mohamad tentang sejarah SMP Negeri 5 Kotamobagu : AuSMP Negeri 5 Kotamobagu ini awalnya adalah SMP Negeri 4 Kotamobagu. Pada tanggal 1 Juni 1984 saat itu masih berstatus sebagai SMP Negeri 4 Kotamobagu, dan pada saat itu peserta didik yang diterima dititipkan di SMP Negeri 1 Kotamobagu dibawah koordinator ibu Manggopa, dikarenakan Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 04 Nomor. 1 April 2024 E-ISSN: 2775-5533 belum ada bangunan yang memadai, kemudian berselang 2 tahun pada tahun 1986 diresmikanlah SMP Negeri 5 Kotamobagu dengan kepala sekolah yang menjabat pada saat itu adalah bapak P. U Mokoagow dan Ibu Manggopa yang menjadi wakilnya pada saat itu. Dan hingga saat ini SMP Negeri 5 Kotamobagu masih menjadi satu-satunya SMP yang ada di kecamatan Kotamobagu Timur. Ay8 Dari hasil wawancara terkait sejarah sekolah, peneliti pun kembali mewawancarai Kepala Sekolah terkait upaya yang dilakukan guru pada saat pembelajaran dengan hasil sebagai berikut : AuPada saat pembelajaran tentunya guru itu sudah memberikan pembelajaran yang menyesuaikan dengan materi yang akan diberikan, contohnya guru PAI memberikan materi sholat itu sudah dengan kertas lembaran dibagikan kepada peserta didik, saya kira itu juga sudah menjadi salah satu upaya dalam proses pembelajaran ya, jadi ketika tidak bisa menghafal disekolah sudah diberikan bekal memang pada peserta didik untuk menghafal dirumahAy. Sejalan dengan pernyataan oleh bapak Kepala Sekolah diatas, peneliti juga mewawancarai guru Agama di sekolah ini yakni bapak Abdul Haris Anom Pd. I terkait metode Quantum Learning dengan hasil sebagai berikut : AuYa, biasanya saya menyesuaikan materi dengan metode yang digunakan, adapun metode Quantum Learning ini memang belum diterapkan pada materi pembelajaran PAI ini, adapun dalam proses pembelajaran biasanya saya juga menggunakan metode mix contohnya metode ceramah dan metode analisis. Menurut saya metode ini juga salah satu metode pembelajaran yang sudah lama dan belum banyak diterapkan pada proses pembelajaranAy. Hal ini dikuatkan juga dengan hasil wawancara peneliti dengan Rauda Fadila Mondo, peserta didik di kelas Vi C terkait apa yang membuat bosan ketika belajar : AuBiasanya kalau belajar pak guru sering menjelaskan didepan, setelah itu dikasih tugas untuk mencatat materi yang sudah dijelaskan, jadi terkadang kami cepat bosan ibuAy. Sejalan dengan pernyataan dari diatas, peneliti juga mewawancarai, terkait dengan pemberian materi terkait sholat menggunakan metode Quantum Learning dengan hasil sebagai berikut : AuPembelajaran ibu menarik, karena awalnya ibu memberi tahu kami mengenai makna sholat, bertanya-tanya apakah sudah pernah sholat, terus bacaan apa sajakah yang sulit, kemudian ketika kita sudah selesai belajar kita diberikan Drs. Rasjid Mohamad. Kepala Sekolah. Wawancara. Kotamobagu : Kamis, 03 Agustus 2023. Ibid. Abdul Haris Anom,S. Pd. Guru PAI. Wawacara. Kotamobagu : Selasa, 15 Agustus 2023. Rauda Fadila Mondo. Peserta Didik. Wawancara. Kotamobagu : Jumat, 18 Agustus 2023. Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 04 Nomor. 1 April 2024 E-ISSN: 2775-5533 kuis berhadiah yang membuat kami semangat untuk menjawab pertanyaan tersebutAy. Adapun peneliti juga bertanya apakah metode yang digunakan yakni metode Quantum Learning ini bisa memudahkan Rauda dalam proses pembelajaran dan didapati hasil sebagai berikut : AuKarena pada awal pembelajaran ibu sudah memberikan pertanyaanpertanyaan sekitar materi sholat yang kemudian ketika kita tidak tahu ibu akan menjelaskan dengan sabarAy. Setelah mendengarkan hasil daripada wawancara terhadap peserta didik diatas, peneliti juga bertanya terkait bagaimana pendapat peserta didik terkait penerapan metode Quantum Learning yang peneliti terapkan pada saat pembelajaran materi sholat, peneliti menerapkan metode Quantum Learning yang berkonsep TANDUR, yakni Tanamkan. Alami. Namai. Demonstrasi. Ulangi, kemudian Rayakan. Pada saat proses pembelajaran peneliti menggunakan materi sholat, awal mulanya peneliti menanamkan pada peserta didik bagaimana pentingnya sholat bagi kehidupan dunia dan akhirat, kemudian peneliti bertanya tentang yang mereka alami pada saat sholat, dan juga menamai sholat sebagai kewajiban setiap umat muslim, kemudian setelah itu peneliti juga mendemonstrasikan sholat, mulai dari berwuduhu hingga praktek sholat, adapun kesalahan-kesalahan dalam proses belajar itu peneliti dan peserta didik samasama memperbaikinya, setelah tata cara wudhu sampai bacaan-bacaan sholat mereka sudah baik dan benar, peneliti membuat kuis kecil-kecilan untuk menguji sampai dimana pengetahuan mereka terkait materi yang sudah diberikan, adapun bagi peserta didik yang berhasil menjawab diberikan perayaan kecil dengan diberikan hadiah berupa snack. Berdasarkan penerapan yang peneliti lakukan terhadap peserta didik menggunakan metode Quantum Learning ini sejalan dengan pendapat ahli yakni Menurut DePorter dan Hernacki mengenai prinsip Quantum Learning Segalanya berbicara. Segalanya dari lingkungan kelas hingga bahasa tubuh guru . atapan mata, gerakan tangan dan sebagainy. , kertas yang dibagikan, rancangan pelajaran, alat bantu mengajar semuanya mengirim pesan tentang Segalanya bertujuan. Semua yang terjadi dalam pengetahuan anda mempunyai tujuan semuanya. Pengalaman sebelum pemberian nama. Otak kita berkembang pesat dengan adanya rangsangan kompleks, yang akan menggerakkan rasa ingin tahu. Oleh karena itu, proses belajar paling baik terjadi ketika siswa telah mengalami informasi sebelum mereka memperoleh nama untuk apa yang mereka pelajari. Akui setiap usaha. Belajar mengandung Belajar berarti melangkah keluar dari kenyamanan. Pada saat mengambil langkah ini, mereka patut mendapatkan pengakuan atas kecakapan dan kepercayaan diri mereka. Jika layak dipelajari, maka layak pula dirayakan. Ibid. Ibid. Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 04 Nomor. 1 April 2024 E-ISSN: 2775-5533 Perayaan adalah sarapan pelajar juara. Perayaan memberikan umpan balik mengenai kemajuan dan meningkatkan asosiasi emosi positif dengan belajar. Faktor Pendukung dan Penghambat Dalam Penerapan Metode Quantum Learning Dalam Pembelajaran PAI di SMP Negeri 5 Kotamobagu Faktor Pendukung . Guru Faktor pendukung dalam proses pembelajaran berlangsung sebenarnya ada banyak, salah satunya adalah dukungan dari orangtua, sebagaimana disekolah sudah difasilitasi oleh guru maka dirumah juga harus didukung oleh orangtua, agar si anak terdorong untuk lebih giat untuk belajar terkait materi AuSholat WajibAy yang harusnya memang sudah ditanamkan kepada anak-anak sebagai tiang dari agama. Berikut juga hasil wawancara dengan bapak kepala sekolah bapak Drs. Rasjid Mohammad yakni sebagai berikut : AuFaktor pendukung dalam proses pembelajaran ini yakni guru, dimana guru sudah semaksimal mungkin memberikan segala fasilitas penunjang untuk kiranya para siswa bisa belajar dengan baikAy. Sejalan dengan perkataan dari bapak kepala sekolah, peneliti juga mewawancarai guru agama yang terkait yakni bapak Abdul Haris Anom S. Pd. terkait faktor pendukung dalam proses pembelajaran yakni sebagai berikut : AuDalam proses pembelajaran saya selaku guru sudah memberikan fasilitas kepada peserta didik, yakni berupa masukan-masukan positif atau siraman rohani juga terhadap peserta didik dan juga khusus materi sholat ini saya memberikan selembaran kertas yang berisi bacaan-bacaan sholat untuk sekiranya dapat dihafal dirumah. Ay16 Berkaitan dengan hasil wawancara diatas terhadap guru dan juga kepala sekolah, peneliti dapat menyimpulkan bahwasanya faktor pendukung dalam proses pembelajaran ini memang sangatlah penting, dimana guru memang menjadi faktor pendukung yang sangat penting bagi kelangsungan pembelajaran yang lebih efektif. Orangtua Faktor pendukung lainnya adalah dari orangtua, dimana orangtua berperan penting dalam hal mengawasi, memperhatikan anak dalam mengerjakan tugas sekolah, memberikan semangat serta motivasi bagi anak agar anak termotivasi untuk bergerak belajar. Adapun hal ini didapati pada Muchlisin Riadi. AuModel Pembelajaran Quantum Learning,Ay Kajian Pustaka, last modified 2021, https://w. com/2021/10/model-pembelajaran-quantum-learning. Drs. Rasjid Mohamad. Kepala Sekolah. Wawancara. Kotamobagu : Kamis, 03 Agustus 2023. Ibid. Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 04 Nomor. 1 April 2024 E-ISSN: 2775-5533 saat wawancara peneliti terhadap peserta didik yaitu Rauda Fadila Mondo dengan hasil sebagai berikut : AuBiasanya kalau malam sebelum tidur pasti mama so ba tanya tentang tugas sekolah begitu, kalaupun ada yang rauda tidak tau pasti mo bertanya sama mama, terus kalau soal tugas yang belum selesai juga pasti mama mo bantu, jadi Alhamdulillah rauda pe tugas-tugas samua selesai tepat waktuAy. Berdasarkan uraian dari wawancara diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa peran orangtua dalam proses pendidikan anak itu sangatlah penting. Dimana pendidikan merupakan hal dan hak yang penting bagi setiap peserta didik. Sejalan dengan uraian diatas pula, pendidikan adalah salah satu hak anak yang harus mendapatkan perhatian ekstra dari orangtua baik itu pendidikan formal maupun pendidikan non formal. Pendidikan berawal dari dalam keluarga. Sedangkan lingkungan sekolah menjadi pendidikan kedua dan apabila orangtua mempunyai cukup uang maka dapat melanjutkannya ke jenjang yang lebih tinggi sampai ke Perguruan Tinggi. Keluarga atau orangtua juga merupakan pranata pendidikan yang utama dalam memberikan bekal bagi pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, disebutkan bahwa tugas dan tanggung jawab orang tua . Mengasuh memelihara, melindungi, dan mendidik anak, . Menumbuh kembangkan anak sesuai dengan kemampuan, minat, dan bakatnya, . Mencegah anak menikah pada usia dini, dan . Memberikan pendidikan karakter dan penanaman nilai budi pekerti anak. Faktor Penghambat Adapun faktor penghambat dalam proses pembelajaran adalah sarana prasarana sekolah juga yang kurang memadai, adapun faktor penghambat yang lain juga kurangnya peran orangtua dalam mengawasi anak-anaknya dirumah terkait masalah belajar. Hal ini peneliti temukan pada saat mewawancarai kepala sekolah terkait masalah belajar, yakni sebagai berikut : AuOrangtua dari peserta didik yang ada disini juga rata-rata kurang dalam mengawasi anak-anak mereka dirumah, dikarenakan ratarata peserta didik disini pekerjaan orangtuanya yakni petani, tukang bentor dan juga ibu rumah tangga. Dimana orangtua mereka selalu sibuk mencari nafkah. Rauda Fadila Mondo. Peserta Didik. Wawancara. Kotamobagu : Jumat, 18 Agustus 2023. Irma Nuryani Inaku and Muh. Arif. AuSingle Parent: Implikasinya Terhadap Prestasi Belajar Anak,Ay ALQAYYIMAH: Jurnal Pendidikan Islam 5, no. 13Ae42. Muchlisin Riadi. AuPeran Dan Tanggung Jawab Orang Tua,Ay Kajian Pustaka, last modified 2022, https://w. com/2022/11/peran-dan-tanggung-jawab-orang-tua. Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 04 Nomor. 1 April 2024 E-ISSN: 2775-5533 jadi kurang mengontrol kegiatan anak-anaknya dirumah. Kemudian yang ibunya ibu rumah tangga, mereka biasa dirumah hanya saja pendidikan mereka yang kurang jadi mereka pun belum bisa sepenuhnya mengontrol Ay20 Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa faktor penghambat yang ada pada saat belajar dirumah yakni orangtua juga, padahal seharusnya orangtua harus menjadi garda terdepan dalam proses perkembangan proses pembelajaran anak-anaknya. Adapun dampak yang akan kena kepada peserta didik jikalau orangtua memang tidak bisa mengontrol keseharian mereka dirumah salah satunya yakni gangguan perilaku dimana kurangnya perhatian dari orangtua terhadap anak semakin meningkatkan resiko gangguan perilaku pada anak yakni contohnya anak bisa saja mencuri, membuat onar, dan melakukan tindakan seperti bullying di sekolah. 2122 Semua hal-hal negatif tersebut semata-mata karena ingin merebut perhatian dari orangtua. Jadi, sebisa mungkin orangtua harusnya memperhatikan anaknya ketika berada dirumah misal hanya sekedar menanyakan tugas sekolah atau pelajaran yang sulit disekolah, atau bahkan sekedar bertanya tentang kesehariannya KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara dan observasi di SMP Negeri 5 Kotamobagu dengan menerapkan metode belajar Quantum Learning, maka didapati kesimpulan sebagai berikut : Pembelajaran dengan Menerapkan Metode Quantum Learning di SMP Negeri 5 Kotamobagu, berdampak positif bagi peserta didik yang awalnya peserta didik memiliki motivasi belajar yang rendah, kemudian dengan adanya metode Quantum Learning ini peserta didik menjadi lebih aktif dan semangat untuk Hal ini terlihat pada saat peneliti mewawancarai peserta didik. Yakni peserta didik merasa lebih bersemangat dikarenakan metode Quantum Learning ini menarik terlebih pada saat belajar peneliti menggunakan konsep TANDUR yang menjadikan pembelajaran lebih menyenangkan, yaitu disetiap akhir pembelajaran atau setelah pemberian materi peneliti akan memberikan hadiah-hadiah kecil sebagai suatu perayaan bagi peserta didik yang sudah Drs. Rasjid Mohamad. Kepala Sekolah. Wawancara. Kotamobagu : Kamis, 03 Agustus 2023. AuWaspadai Dampak Kurang Perhatian Orang Tua Kepada Anak,Ay Pemerintah Kab Bantul, last modified ,https://dp3appkb. id/news/waspadai-dampak-kurang-perhatian-orang-tuakepadaanak#::text=Jika orang tua kurang memperhatikan,yang ia alami sehari-hari. Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 04 Nomor. 1 April 2024 E-ISSN: 2775-5533 semangat belajar sehingga bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang . Faktor pendukung dan penghambat dalam proses penerapan metode Quantum Learning ini sendiri yakni, faktor pendukung dari guru dan orangtua. Dimana guru dan orangtua sangat berperan penting dalam sebuah proses pembelajaran agar pembelajaran menjadi lebih efektif. Ketika disekolah guru yang akan mendidik, mengarahkan, dan juga mengawasi segala proses belajar. Dan ketika dirumah, peran orangtua pun sangat penting untuk mengontrol, mengawasi, dan mendidik anak. Adapun faktor penghambatnya adalah sarana prasarana dari sekolah yang kurang memadai, seperti fasilitas sekolah yang masih kurang, dan juga kurangnya peran orangtua dalam dalam mengawasi anak-anaknya dirumah terkait belajar. DAFTAR PUSTAKA