Efektivitas Bimbingan Kelompok . (Hana Sih Setya Gumela. EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI BERBASIS SOAR (STRENGTHS. OPPORTUNITIES. ASPIRATIONS. RESULTS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN TIM PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA THE EFFECTIVENESS OF GROUP GUIDANCE WITH SOAR-BASED DISCUSSION TECHNIQUES (STRENGTHS. OPPORTUNITIES. ASPIRATIONS. RESULTS) TO IMPROVE TEAM ABILITY OFSCOUT EXTRACURRICULAR ACTIVITIES Oleh: Hana Sih Setya Gumelar. Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Yogyakarta hanagumelar@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknik diskusi berbasis SOAR untuk meningkatkan kemampuan tim pada kegiatan ekstrakurikuler pramuka SMK Masehi PSAK Ambarawa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan True Experimental dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Subjek dalam penelitian ini dipilih dengan simple random sampling yaitu 18 siswa kelas XII anggota ekstrakurikuler pramuka. Subjek dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu 9 orang kelompok eksperimen dan 9 orang kelompok kontrol. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 tahapan yaitu tahap pretest, treatment, dan posttest. Treatment yang digunakan adalah dengan bimbingan kelompok. Pengambilan data dilakukan menggunakan skala kemampuan tim. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistika non parametrik uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan kelompok teknik diskusi efektif untuk meningkatkan kemampuan tim pada kegiatan pramuka. Hal ini ditunjukkan dari hasil rata-rata kemampuan tim kelompok eksperimen pada pretest yaitu 115,78 menjadi 143,67 pada hasil rata-rata posttest. Hasil uji hipotesis menggunakan uji wilcoxon diperoleh nilai signifikansi 0,008<0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Kata kunci: bimbingan kelompok, teknik diskusi berbasis SOAR, kemampuan tim Abstract This study aims to determine the effectiveness of SOAR-based discussion techniques to improve the team ability in scout activities at SMK Masehi PSAK Ambarawa. This research is a quantitative research by using True Experimental with a pretest-posttest control group design. The subjects of this study were chosen by simple random sampling, namely 18 students of class XII members of the scout extracurricular. The subjects were grouped into two groups namely 9 people were in the experimental group and 9 people in the control group. This research was conducted in 3 stages, namely pretest, treatment and posttest. The treatment was done by using group guidance. Data retrieval was done by using a team ability scale. The data analysis was done by using a non-parametric statistical analysis of the Wilcoxon test. The results showed that group guidance with SOAR-based discussion techniques was effective to improve the team ability of scouting activities. That was showed from the average result of team ability of experimental group get 115,78 at pretest become 143,67 at posttest average result. The results of hypothesis test used wilcoxon test was got score significance 0,008<0,05 so Ha was accepted and Ho was rejected. Keywords: group guidance. SOAR-based discussion techniques, team ability PENDAHULUAN Pendidikan merupakan salah satu aspek Sebagaimana Undang-Undang No. Tahun 2003. Pasal 3 pembangunan bangsa di suatu negara dan Sistem Pendidikan Nasional mempunyai peran strategis dalam mencetak menyebutkan. AuPendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Volume 7. Nomor 8. Agustus 2021 watak serta peradaban bangsa yang bermartabat yang maksimal dan ketercapaian tujuan layanan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bimbingan kelompok. Umumnya metode/teknik bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta yang sering digunakan guru Bimbingan dan didik agar menjadi manusia yang beriman dan Konseling dalam memberikan layanan adalah bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, metode konvensional yakni metode ceramah. Hal berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, ceramah dirasa lebih mudah dilakukan dan tidak demokratis serta bertanggung jawab. Ay Hal ini membutuhkan banyak perlengkapan. Namun menunjukkan bahwa dalam tujuan pendidikan seiring berjalannya waktu metode ceramah nasional, siswa diharapkan dapat memiliki sikap dianggap membosankan dan membuat siswa sosial yang baik, mampu bekerja sama dengan menjadi pasif dalam mengikuti layanan. dan menjadi warga negara Untuk dapat meningkatkan pengembangan siswa di bidang sosial dan minat dalam mengikuti layanan Bimbingan dan Konseling, dibutuhkan memberikan kecakapan, juga mempunyai tugas pengembangan metode bimbingan kelompok untuk mengembangkan perilaku sosial individu. yang menarik sehingga proses layanan dapat Dalam upaya pengembangan diri siswa. Seiring diperlukan sebuah arahan dan bimbingan yang perkembangan ilmu organisasi, dikenal sebuah mendidik yang dilakukan oleh guru mata pendekatan yang dinamakan Appreciative Inquiry (AI) yang menghasilkan suatu konsep yakni Bimbingan dan Konseling yang diselenggarakan oleh guru Bimbingan dan Konseling. Dalam hal Aspirations, ini, guru Bimbingan dan Konseling mempunyai merupakan alternatif dan pengembangan dari peran yang sangat penting dalam program analisis SWOT. SOAR (Strengths. Opportunities. Aspirations. Result. merupakan strategi bisnis perkembangan pribadi dan sosial peserta didik. yang berpatokan pada hal-hal positif yang telah Usaha atau alternatif cara guru bimbingan dan dimiliki oleh sebuah usaha untuk dikembangkan konseling dalam mengembangkan kemampuan dan dijadikan keunggulan utama (Stavros dkk. Analisis SOAR ini dapat dituangkan ke menggunakan bimbingan kelompok. SOAR (Strengths. Result. Analisis Opportunities. SOAR dalam bentuk metode diskusi. Dengan demikian Salah satu faktor yang sangat berpengaruh metode diskusi berbasis SOAR dapat menjadi dalam proses pemberian layanan adalah metode metode/teknik baru yang dapat digunakan sebagai yang digunakan dalam layanan Bimbingan dan alternatif metode pada bimbingan kelompok. Konseling. Pemilihan jenis media dan metode Teknik diskusi berbasis analisis SOAR yang digunakan dalam proses layanan juga memegang peranan penting dalam meningkatkan menjadi poin penting untuk mendapatkan hasil kemampuan sosial individu yaitu kemampuan Efektivitas Bimbingan Kelompok . (Hana Sih Setya Gumela. 353 Teknik diskusi berbasis SOAR merupakan baik, serta adanya komitmen anggota tim yang suatu proses interaksi sekelompok orang untuk kuat kepada tujuan tim (Siagian, 2012:. berbagi pengalaman dan informasi, pengambilan Kemampuan bekerja di dalam tim sangat keputusan dan pemecahan masalah berdasarkan dibutuhkan dan merupakan aspek sosial yang strategi yang berpatokan pada hal-hal positif yang harus dimiliki oleh setiap orang dalam kehidupan telah dimiliki oleh sebuah organisasi atau tim untuk dikembangkan dan dijadikan keunggulan keterampilan kerja sama merupakan hal penting utama dengan memperhatikan kekuatan (S), yang harus dilaksanakan dalam proses pendidikan peluang (O), aspirasi (A), serta hasil (R) yang dan pembelajaran, baik di dalam maupun di luar terdapat dalam tim. Teknik diskusi berbasis Dengan adanya kerja sama, siswa dapat analisis SOAR akan membantu individu maupun mengembangkan kepercayaan diri, menambah pengalaman hidup serta meningkatkan interaksi individu maupun performa organisasi dengan menjalani kehidupannya kelak terkhusus pada siswa SMK. Dalam bekerja, lulusan SMK akan kreativitas konstruktif dalam bentuk peluang, dihadapkan dengan berbagai macam karakteristik menginspirasi orang dan kelompok untuk berbagi rekan kerja dan sangat besar kemungkinannya aspirasi, dan menentukan hasil yang terukur dan mereka akan masuk dalam sebuah teamwork. bermakna (Stavros & Cole, 2. Sudjimat mengerti kapasitasnya untuk meningkatkan tim. Siagian . mendefinisikan bahwa AuLulusan SMK harus memiliki keterampilan kerja tim ialah Ausekelompok orang yang tergantung tim yang meliputi sub dimensi: . keterampilan satu sama lain dalam mencapai suatu tujuan bekerja dengan orang lain, dan . keterampilan Ay Agar tim dapat mencapai tujuan dan berpartisipasi dalam proyek dan tugasAy. sasarannya dengan baik, maka diperlukan suatu Mengingat kemampuan bekerja dalam tim menjadi hal yang teamwork merupakan perbuatan dua orang atau penting untuk dikembangkan. Hal ini bertujuan lebih yang bekerja sama ke arah tujuan umum, agar individu dapat bekerja dalam tim dengan saling membagi waktu, bakat, pengetahuan dan memanfaatkan efektivitas kerja dalam tim. menggunakan metode yang cocok untuk semua Indonesia, pada masyarakat Jawa sudah mengenal anggota tim. Keefektifan suatu tim dapat ditandai istilah Augotong royongAy, namun pelaksanaannya dengan adanya keterbukaan antar anggota, iklim masih dihidupi belum secara efektif. Hal ini yang saling mendukung dan mempercayai, didukung dengan penelitian Vitria Lilian Purba kerelaan bekerja sama, pengambilan keputusan . yang mengindikasikan bahwa banyak berdasarkan prinsip konsensus, komunikasi yang masyarakat atau pekerja suku Jawa yang masih . kerja sama tim. Harry A. Cosgriffe dan Richard Dailey ragu-ragu bekerja dalam sebuah tim. Hal ini Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Volume 7. Nomor 8. Agustus 2021 menyatakan bahwa masih terdapat masyarakat tugas, anggota yang tidak serius ketika bekerja, belum memiliki skill tentang bekerja dalam anggota yang tidak fokus dan mengganggu ketika sebuah tim. rapat, anggota yang tidak pernah memberikan Di sekolah sudah disediakan organisasiorganisasi teamwork siswa. Namun, selama ini organisasiorganisasi Solidaritas, efektivitas, dan produktivitas tim kemungkinan dapat ditingkatkan melalui pembekalan yang matang tentang skill bagaimana teknik diskusi berbasis analisis SOAR (Strengths, bekerja dalam sebuah tim. Latihan Dasar Opportunities. Aspirations. Result. Anggota Kepemimpinan (LDK) memang sudah diberikan, namun materi dalam kegiatan tersebut lebih mengkomunikasikan dan menganalisis mengenai berpusat kepada pembentukan karakter pribadi, kekuatan, peluang, aspirasi dan hasil-hasil yang belum banyak menyinggung skill tentang bekerja Hasil pemahaman dan analisis tersebut dalam teamwork. Salah satu kegiatan yang ideal dapat menjadi pedoman dan diinternalisasikan untuk melatih skill bekerja dalam teamwork dalam diri setiap angota tim sehingga kesolidan adalah pramuka. UU No. 12 Tahun 2010 tentang dan kesatuan kelompok dapat tercapai serta Gerakan Pramuka Bab II Pasal 4 mengatakan kerjasama dalam tim akan meningkat karena adanya semangat untuk mencapai tujuan bersama. Dari uraian tersebut maka terlihat adanya kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak kesesuaian teknik diskusi berbasis analisis SOAR mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, untuk meningkatkan kemampuan tim. Secara menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, dan empiris belum terdapat penelitian mengenai topik memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun Negara Kesatuan dengan tujuan menguji efektivitas teknik diskusi Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, serta melestarikan lingkungan hidup. Ay Opportunities. Aspirations. Result. Augerakan sumbangan ide atau tenaga bagi tim, dan lain- Berdasarkan hasil wawancara dengan SOAR (Strengths. Pembina Pramuka di SMK Masehi PSAK diketahui apakah teknik ini berpengaruh terhadap Ambarawa, masih terdapat siswa yang belum peningkatan kemampuan tim pada kegiatan memanfaatkan pramuka sebagai kegiatan untuk ekstrakurikuler pramuka di SMK Masehi PSAK menimba skill bekerja dalam tim. Masih didapati Ambarawa. siswa anggota pramuka yang belum optimal dan kurang memiliki rasa tanggung jawab ketika METODE PENELITIAN bekerja dalam tim. Hal tersebut ditunjukkan Jenis Penelitian dengan adanya beberapa anggota divisi atau staff yang kurang berperan dalam melakukan suatu Penelitian ini menggunakan pendekatan Menurut Creswell (Supratiknya. Efektivitas Bimbingan Kelompok . (Hana Sih Setya Gumela. 355 2015:. penelitian kuantitatif memiliki tujuan untuk menguji teori secara objektif dengan cara kemampuan siswa sebagai pretest. Hasil pretest meneliti hubungan antar variabel dimana variabel dijumlahkan sehingga mendapatkan jumlah skor tersebut tersebut harus dapat diukur sehingga data kemampuan tim. Kemudian siswa diberikan numerik yang dihasilkan dapat dianalisis secara Selanjutnya siswa diberikan posttest Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan skala kemampuan tim kembali. eksperimen dengan desain eksperimen murni Tahap pasca eksperimen dilakukan dengan . rue menganalisis data skor pretest dan posttest untuk menguji hipotesis. kelompok teknik diskusi berbasis analisis SOAR Desain penelitian yang digunakan dalam terhadap kemampuan tim siswa anggota pramuka penelitian ini adalah Pretest-Posttest Control SMK Masehi Ambarawa. Group Design pada desain eksperimen murni (True Experimenta. Kelompok diberikan treatment layanan bimbingan kelompok Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan di SMK Masehi teknik diskusi berbasis analisis SOAR, sementara PSAK Ambarawa yang beralamatkan di JL. kelompok kontrol menggunakan teknik ceramah. Pemuda No. Ambarawa. Kabupaten Semarang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Data. Intrumen, dan Teknik Pengumpulan Agustus 2020. Data Penelitian ini dikumpulkan menggunakan teknik pengumpulan data berupa skala. Skala Target/Subjek Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah XII SMK Masehi Ambarawa sebagai anggota inti yang berjumlah 30 siswa, dengan jumlah sampel yang dipilih sebanyak 18 siswa yang dibagi menjadi 9 siswa kelompok eksperimen dan 9 siswa kelompok Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sample acak sederhana . imple random samplin. yang digunakan adalah skala kemampuan tim yang digunakan untuk mengukur kemampuan siswa sebelum diberikan treatment . Skala kemampuan tim terdiri dari 44 butir item dengan koefisien reliabilitas 0,888. Teknik Analisis Data Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data deskriptif dan uji wilcoxon. Statistik deskriptif dalam penelitian ini akan digunakan untuk menentukan Prosedur skor tertinggi, skor terendah, mean, dan standar pengumpulan subjek penelitian dan pembuatan deviasi sehingga dapat dihasilkan kategorisasi skala kemampuan tim. Eksperimen diawali tingkat kemampuan tim siswa. Sedangkan uji Pra-eksperimen wilcoxon dilakukan guna melihat pengaruh Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Volume 7. Nomor 8. Agustus 2021 perlakuan terhadap kelas eksperimen dan kelas terdapat peningkatan skor, dari yang semula nilai rata-rata pretest sebesar 115,78 kemudian nilai program SPSS versi 24. rata-rata posttest menjadi 143,67, yang artinya terdapat peningkatan rata-rata kemampuan tim HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN yang cukup signifikan setelah diberikan treatment Hasil Pretest dan Posttest Kemampuan Tim pada kelompok eksperimen. Pada kelompok Siswa bimbingan kelompok dengan teknik ceramah menyebarkan instrumen penelitian kelompok yang semula memperoleh nilai rata-rata pretest eksperimen dan kelompok kontrol yang bertujuan sebesar 118,56 kemudian nilai rata-rata posttest untuk memperoleh data terkait kemampuan tim menjadi 128,33, yang artinya juga terdapat siswa sebelum dan sesudah diberikan treatment. peningkatan rata-rata kemampuan tim namun Kemampuan tim siswa diukur menggunakan tidak sebesar kelompok eksperimen. skala kemampuan tim yang terdiri dari 44 item Uji Hipotesis Penelitian Hasil pernyataan dengan 4 alternatif jawaban yang memiliki rentang skor 1 sampai 4. Berikut adalah hasil pretest dan posttest kelompok eksperimen SMK Masehi Tabel 2. Hasil Deskriptif Statistik Wilcoxon Pretest Kelompok Eksperimen dan Kelompok Kontrol Descriptive Statistics Ambarawa. Mean Std. Deviation Minim Maxim 9 115,78 18,552 9 118,56 14,492 Tabel 1. Hasil Pretest dan Posttest Kelompok Eksperimen dan Kelompok Kontrol Pretest Eksperimen Pretest Kelompok Eksperimen Kelompok Kontrol Pretest Posttest Pretest Posttest TOTAL SKOR SKOR MAX SKOR MIN RATARATA 115,78 143,67 118,56 128,33 18,55 7,93 14,49 12,79 KATEGORI Sedang Tinggi Sedang Tinggi Keterangan Pretest Meningkat Meningkat Kontrol Tabel 3. Hasil Uji Wilcoxon Pretest Kelompok Eksperimen dan Pretest Kelompok Kontrol Test Statisticsa Pretest Kontrol - Pretest Eksperimen -,237b Asymp. Sig. -taile. ,813 Wilcoxon Signed Ranks Test Based on positive ranks. Berdasarkan tabel 1 diatas, dapat diketahui bahwa pada kelompok eksperimen yaitu kelompok yang diberikan treatment layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi berbasis analisis SOAR Dari tabel 2 menunjukkan mean pada pretest kelompok eksperimen sebesar 115,78 dan pada pretest kelompok kontrol sebesar 118,56 yang artinya pretest kelompok eksperimen lebih kecil Efektivitas Bimbingan Kelompok . (Hana Sih Setya Gumela. 357 hasilnya dari kelompok kontrol. Tabel 3 diatas Wilcoxon artinya Ho ditolak. Oleh karena itu dapat Descriptive Statistics diperolehnya hasil signifikansi sebesar 0813. Berdasar ketentuan yang berlaku, diketahui uji Wilcoxon Sig. P-value 0,813>0,05 sehingga Pretest Mean Std. Deviation Minimum Maximum 9 118,56 14,492 9 128,33 12,796 Kontrol artinya Ho diterima. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan hasil Posttest Kontrol antara pretest kelompok eksperimen dan pretest disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil antara kelompok kontrol. posttest kelompok eksperimen dengan kelompok Tabel 4. Hasil Deskriptif Statistik Uji Wilcoxon Posttest Kelompok Eksperimen dan Posttest Tabel 6. Hasil Deskipif Statistik Uji Wilcoxon Pretest dan Posttest Kelompok Kontrol Kelompok Kontrol. Descriptive Statistics Posttest Mean Eksperimen Tabel 7. Hasil Uji Wilcoxon Pretest dan Posttest Std. Minim Maxim Deviation 7,937 12,796 Kelompok Kontrol Posttest Kontrol Test Statisticsa Posttest Kontrol - Pretest Kontrol Tabel 5. Hasil Uji Wilcoxon Posttest Kelompok -2,670b Asymp. Sig. -taile. ,008 Eksperimen dan Posttest Kelompok Kontrol Test Statisticsa Wilcoxon Signed Ranks Test Posttest Kontrol - Posttest Eksperimen Based on negative ranks. Dari tabel 6 menunjukkan mean pada -2,196b Asymp. Sig. -taile. ,028 pretest kelompok kontrol sebesar 118,56 dan posttest sebesar 128,33 yang artinya posttest pada Wilcoxon Signed Ranks Test kelompok kontrol lebih besar dari hasil pretest- Based on positive ranks. Dari tabel 4 menunjukkan mean pada posttest kelompok eksperimen sebesar 143,67 dan posttest kelompok kontrol sebesar 128,33 yang artinya posttest kelompok eksperimen lebih besar dari posttest kelompok kontrol. Tabel 5 di atas Wilcoxon diperolehnya hasil signifikansi sebesar 0,028. Berdasar ketentuan yang berlaku, diketahui uji Wilcoxon Sig. P-value 0,028<0,05 sehingga Tabel perhitungan uji Wilcoxon dengan diperolehnya nilai signifikansi sebesar 0,008. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, diketahui uji Wilcoxon Sig. P-value 0,008<0,05 sehingga artinya Ho Oleh karena itu disimpulkan bahwa ada perbedaan antara hasil pretest dan hasil posttest kelompok kontrol. Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Volume 7. Nomor 8. Agustus 2021 Tabel 8. Hasil Uji Wilcoxon Pretest dan Posttest bimbingan kelompok dengan teknik diskusi berbasis Kelompok Eksperimen analisis SOAR sedangkan kelompok kontrol diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik ceramah. Descriptive Statistics Pretest Std. Deviation Minimum Maximum Mean 9 115,78 18,552 9 143,67 7,937 Eksperimen Posttest Setelah kemudian dilakukan pengambilan data posttest untuk melihat tingkat kemampuan tim siswa setelah diberikan treatment. Berdasarkan Eksperimen dilaksanakan, kelompok eksperimen memiliki Tabel 9. Hasil Uji Wilcoxon Pretest dan Posttest Kelompok Eksperimen rata-rata 115,78. Pada kelompok control memiliki nilai rata-rata pretest Test Statisticsa 118,56. Hal ini menunjukkan kondisi awal Posttest Eksperimen Pretest Eksperimen -2,668b Asymp. Sig. -taile. kemampuan tim anggota pramuka sebelum diberian treatment / perlakuan. Setelah diberikan layanan, kelompok ,008 Wilcoxon Signed Ranks Test kontrol memiliki nilai rata-rata posttest sebesar Based on negative ranks. 128,33. Pada kelompok kontrol dengan teknik Tabel 115,78 posttest-nya sebesar 143,67 yang artinya posttest kelompok eksperimen lebih besar dari hasil pretest-nya. Tabel 9 diatas menunjukkan hasil uji Wilcoxon dengan diperolehnya nilai signifikansi sebesar 0,008. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, diketahui uji Wilcoxon Sig. P-value 0,008<0,05 sehingga artinya Ho ditolak. Oleh perbedaan hasil antara pretest dan posttest kelompok eksperimen. Pembahasan peningkatan pada kelompok eksperimen. Dengan pengetahuan mengenai tim dan mengaitkan pengetahuan atau informasi yang diperolehnya digunakan untuk mengenali timnya lebih dalam, mengerti cara-cara membangun teamwork yang baik dan efektif, serta menjalin hubungan yang baik dengan anggota lain untuk bersama-sama meraih tujuan tim. Dengan bimbingan teknik ceramah siswa atau anggota tim dibantu untuk Berdasarkan hasil penelitian yang telah kesempatan-kesempatan yang ada di dalamnya, dilakukan, peneliti mengawali proses penelitian yang dapat dimanfaatkan siswa baik untuk masa dengan melakukan pretest kepada kelompok kontrol kini maupun masa yang akan datang (Budi dan kelompok eksperimen. Kegiatan dilanjutkan Purwoko, 2. dengan pemberian treatment kepada masing-masing Kelompok Kelompok ekperimen diberikan layanan Eksperimen treatment berupa layanan bimbingan kelompok Efektivitas Bimbingan Kelompok . (Hana Sih Setya Gumela. 359 teknik diskusi berbasis SOAR. Melalui kegiatan membina keakraban bersama temannya maupun ini siswa dapat saling bertukar pikiran dan teman lain di luar kelompok, mengendalikan diri, mengutarakan pendapatnya di dalam kelompok bersikap tenggang rasa dengan orang lain, dengan bersama-sama menganalisis mengenai memperoleh keterampilan sosial, mengenali dan kekuatan (Strengt. , peluang (Opportunitie. , memahami dirinya dalam berhubungan dengan aspirasi (Aspiration. , dan hasil (Resul. di dalam yang lainnya. Melalui diskusi setiap anggota tim agar mampu meningkatkan kemampuan kelompok dapat saling bertukar pengalaman. Kegiatan ini berlangsung selama 2 kali pikiran, perasaan, serta nilai-nilai sehingga Rata-rata nilai posttest kelompok persoalan yang dibicarakan menjadi lebih jelas eksperimen menunjukkan hasil 143,67 yang dan dapat dipahami. artinya postest pada kelompok eksperimen lebih Teknik diskusi dalam layanan bimbingan besar dibanding hasil pretest kelompok kontrol. Hal ini ditunjukkan dengan hasil pretest dan Opportunities. Aspirations, dan Resul. Para posttest setelah diuji menggunakan uji wilcoxon siswa berdiskusi untuk mengidentifikasi dan memiliki nilai Sig. P-value sebesar 0,008<0,05 yang artinya ada perbedaan antara hasil pretest peluang (Opportunitie. , aspirasi (Aspiration. dan posttest eksperimen. Dari hasil tersebut dapat serta hasil (Resul. yang terdapat pada tim atau disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok Dengan mengetahui hal tersebut, teknik diskusi berbasis analisis SOAR efektif para siswa dapat menjadikan kekuatan, peluang, aspirasi serta hasil tersebut menjadi hal pokok kegiatan ekstrakurikuler pramuka SMK Masehi serta kelebihan yang menunjang perkembangan PSAK Ambarawa. tim dan memunculkan rasa kebanggaan pada SOAR (Strength, (Strengt. Peningkatan skor kemampuan tim siswa Hal ini sesuai dengan pendapat Stavros, tersebut terjadi karena pada saat pelaksanaan Cooperrider, dan Kelly . yang menyatakan bimbingan kelompok siswa berdiskusi dengan berpatokan pada hal-hal positif yang telah menganalisis secara mendalam mengenai timnya dimiliki oleh sebuah usaha atau tim untuk demi perkembangan diri dan sesama anggotanya. dikembangkan dan dijadikan keunggulan utama. bersama-sama Siswa bertukar pikiran dengan anggota kelompok SOAR Dalam dan berani aktif mengeluarkan pendapatnya dalam memecahkan permasalahan. Hal ini sesuai membangun tim yang efektif. Setelah diskusi para dengan pendapat Prayitno dan Erman Amti siswa mampu memahami dirinya dan menyadari . yang menyatakan bahwa diskusi tentang kemampuannya dalam bekerja di dalam kelompok bertujuan untuk melatih siswa berani tim sehingga mampu mengembangkan skill-nya mengungkapkan pendapat dihadapan teman- yang perlu ditingkatkan dan diperbaiki baik temannya, bersikap terbuka dalam kelompok. Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Volume 7. Nomor 8. Agustus 2021 membangun iklim yang mendukung, kerelaan Peningkatan kemampuan tim pada kelompok dalam bekerja sama, mengambil keputusan, eksperimen sebesar 27,89% dan pada kelompok komitmen pada tujuan dan komunikasi yang kontrol peningkatan sebesar 9,77% sehingga Berdasarkan penyajian hasil penelitian kemampuan tim yang dialami siswa pada bimbingan kelompok teknik diskusi berbasis kelompok eksperimen lebih besar dibandingkan SOAR berpengaruh positif terhadap kemampuan kelompok kontrol. tim pada kegiatan pramuka di SMK Masehi Saran PSAK Ambarawa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka ada beberapa saran yang SIMPULAN DAN SARAN diberikan sebagai berikut: Simpulan Bagi Berdasarkan bimbingan kelompok teknik diskusi berbasis SOAR efektif dalam meningkatkan kemampuan tim pada kegiatan ekstrakurikuler pramuka SMK Masehi PSAK Ambarawa. Hal ini dilihat berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan setelah pemberian perlakuan dengan Uji Wilcoxon pada pretest dan posttest kelompok eksperimen diperoleh hasil nilai sig 0,008<0,05, rata-rata pada pretest kelompok eksperimen sebesar 115,78 dan pada posttest kelompok eksperimen sebesar 143,67 yang artinya posttest pada kelompok eksperimen lebih besar dibanding hasil pretest, maka dapat disimpulkan ada perbedaan antara hasil pretest dengan hasil Kemudian posttest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol menunjukkan nilai sig 0,028<0,05 yang berarti ada perbedaan hasil antara posttest pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Rata-rata kemampuan tim pada kelompok yang memperoleh eksperimen sebesar 143,67 dan pada kelompok kontrol memiliki rata-rata 128,33. mendukung dan mengembangkan pelakanaan kegiatan bimbingan kelompokatau kegiatan yang diselenggarakan oleh Bimbingan dan Konseling macam teknik bimbingan salah satunya dengan teknik diskusi berbasis SOAR. Bagi Guru Bimbingan Konseling, diharapkan layanan bimbingan kelompok teknik diskusi berbasis SOAR dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif bagi guru bimbingan dan konseling/konselor di sekolah dalam memaksimalkan dan meningkatkan kemampuan tim siswa. Bagi Siswa, kemampuan tim yang dimiliki sebagai hasil dari proses layanan yang diperoleh. Bagi penelitian selanjutnya, hendaknya dapat melakukan penelitian lebih lanjut mengenai SOAR cakupan subjek yang berbeda atau lebih luas lagi agar mendapatkan hasil yang lebih Efektivitas Bimbingan Kelompok . (Hana Sih Setya Gumela. 361 Pada penelitian selanjutnya juga pelaksanaannya lebih menarik siswa. DAFTAR PUSTAKA