Tamasya : Jurnal Pariwisata Indonesia Volume. 2 Nomor. 3 September 2025 e-ISSN: 3064-3260. p-ISSN: 3064-3287. Hal. DOI: https://doi. org/10. 62383/tamasya. Available online at: https://ejournal. id/index. php/Tamasya Perbandingan Penggunaan Diameter Curly Iron Terhadap Hasil Penataan Rambut Bergelombang Hollywood Wave Pada Rambut Lurus Fadilla Ramadhani1*. Febri Silvia2 Fakultas Pariwisata dan Perhotelan. Program Studi Pendidikan Tata Rias dan Kecantikan. Universitas Negeri Padang. Indonesia ramadhanilunyu2211@gmail. comA*, febrisilvia@fpp. Alamat Kampus: Jalan Prof. Dr. Hamka. Kampus Air Tawar. Padang. Sumatera Barat Korespondensi penulis: febrisilvia@fpp. Abstract. Hairstyling is a crucial aspect of enhancing oneAos aesthetic appearance and self-expression, with the Hollywood Wave being one of the most iconic and classic styles. Characterized by large, shiny, and neatly arranged AuSAy-shaped waves, this style requires accuracy in both technique and tools. One of the most influential factors in achieving the desired look is the diameter of the curly iron used. Observations during an internship at a national television station revealed that different curly iron diameters, specifically 28 mm and 25 mm, produce varied results when applied to long straight hair. This study aims to compare the effectiveness of using 28 mm and 25 mm diameter curly irons in creating Hollywood Wave styles. The research employed a quantitative method with a One-Group Pretest-Posttest Design. The independent variable was the Hollywood Wave styling technique, while the dependent variable was the styling result measured across three indicators: wave shape, wave durability, and wave volume. The sample consisted of students who had completed the Hair Styling course and had long straight hair, selected through purposive sampling. Data were analyzed using descriptive statistics, followed by normality, homogeneity, and hypothesis testing to ensure validity. The findings demonstrate that the 28 mm curly iron performs more effectively than the 25 mm in producing Hollywood Waves that are neater, longer-lasting, and more voluminous. Statistical analysis confirms a significant difference between the two diameters in achieving optimal styling results. This suggests that the larger diameter curly iron not only provides a smoother and more polished wave pattern but also improves the durability and overall quality of the style. The study contributes to hairstyling practices by offering evidence-based insights into tool selection for professional styling, particularly for achieving the Hollywood Wave look. Keywords: Comparison. Curly Iron. Hair Styling. Hollywood Wave. Straight Hair Abstrak. Penataan rambut merupakan elemen penting dalam menciptakan tampilan estetis dan mencerminkan karakter seseorang, termasuk tren gaya klasik seperti Hollywood Wave. Gaya ini menonjolkan gelombang berbentuk AuSAy yang besar, rapi, dan berkilau, serta membutuhkan teknik presisi tinggi dengan alat bantu seperti curly iron. Berdasarkan pengamatan saat magang di stasiun televisi nasional, diketahui bahwa perbedaan diameter curly iron . mm dan 25 m. memengaruhi hasil penataan pada rambut lurus panjang. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas penggunaan curly iron berdiameter 28 mm dan 25 mm terhadap hasil penataan gaya Hollywood Wave. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Variabel bebas adalah teknik penataan Hollywood Wave, dan variabel terikat adalah hasil penataan yang diukur berdasarkan gelombang rambut, ketahanan, dan volume. Subjek dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria mahasiswa yang memiliki rambut lurus panjang dan telah menempuh mata kuliah Penataan Rambut. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji uji prasyarat analisis, meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa curly iron 28 mm lebih efektif dibandingkan 25 mm dalam menciptakan gelombang rambut yang rapi, tahan lama, dan bervolume. Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua diameter curly iron dalam hasil penataan gaya Hollywood Wave. Kata kunci: Curly Iron. Hollywood Wave. Penataan Rambut. Perbandingan. Rambut Lurus LATAR BELAKANG Proses penataan rambut merupakan kegiatan merapikan dan membentuk rambut agar menciptakan tampilan yang estetik, teratur, dan serasi dengan keseluruhan penampilan individu (Annisa et al. , 2012. Tafifasari & Megasari, 2. Menurut (Astuti, 2. , penataan rambut Received: Juli 17, 2025. Revised: Juli 31, 2025. Accepted: Agustus 17, 2025. Online Available: Agustus 19, 2025 Perbandingan Penggunaan Diameter Curly Iron Terhadap Hasil Penataan Rambut Bergelombang Hollywood Wave Pada Rambut Lurus tidak hanya menekankan pada hasil visual akhir, tetapi juga mencakup keahlian teknis serta penggunaan alat khusus yang menjadi bagian penting dari kompetensi profesional seorang Tahapan dalam penataan rambut meliputi kegiatan seperti mencuci rambut, memotong, mengeriting, mewarnai, meluruskan, penataan awal, hingga proses akhir (Efrianova et al. , 2. Salah satu alat yang banyak digunakan dalam teknik ini adalah curly iron, yang dapat menciptakan efek ikal atau gelombang sementara pada rambut. Penataan rambut juga disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu, mengingat rambut keriting dan rambut lurus memerlukan teknik penataan yang berbeda. Lebih dari sekadar membentuk gaya, penataan juga berperan dalam menjaga kesehatan rambut dan mencegah berbagai permasalahan rambut (Prihantina et al. , 2. Selain itu, penataan rambut memiliki peran strategis dalam membentuk identitas dan citra diri, serta turut menjadi bagian penting dalam perkembangan industri mode. Evolusi gaya rambut dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti tren, budaya, inovasi teknologi, serta tuntutan visual di lingkungan sosial yang beragam (Aprillia et al. , 2. Dalam dunia penataan rambut modern, tren klasik justru kembali menjadi acuan utama dalam menciptakan tampilan yang elegan dan berkelas (Ismianti & Swarnawati, 2. Salah satu gaya klasik yang tengah naik daun kembali adalah Hollywood Wave, sebuah teknik penataan yang kini digemari masyarakat dan kerap digunakan oleh selebritas di acara red carpet (Astuti & Thaitami, 2. Hollywood Wave merupakan metode penataan rambut yang menghasilkan gelombang besar dan rapi dengan efek mengilap, membentuk pola ikal menyerupai huruf AuSAy. Gaya ini pertama kali populer berkat Marilyn Monroe dan menjadi simbol kecantikan klasik pada era 1970 hingga 1990. Hingga kini, gaya tersebut tetap populer dalam acara-acara resmi karena memberikan kesan retro, glamor, dan elegan (Marshanda & Yanita, 2. Teknik ini memerlukan ketelitian tinggi, mulai dari tahap pembagian rambut, pemanasan alat curly iron, hingga penyisiran akhir untuk membentuk gelombang yang seragam dan tahan lama. Dalam penelitian (Marshanda & Yanita, 2. , yang mengamati konten media sosial YouTube dari akun Andreeva Nata, dijelaskan bahwa penggunaan curly iron tersedia dalam dua variasi diameter, yaitu 25 mm dan 28 mm. Curly iron 25 mm direkomendasikan untuk rambut panjang hingga sedang karena mampu menghasilkan bentuk gelombang yang lebih bervolume seperti ikal besar, gaya beachy waves, atau tampilan messy. Sementara itu, diameter 28 mm menghasilkan gelombang besar yang lebih longgar dan sesuai dengan estetika klasik Hollywood, memberikan kesan mewah dan anggun. Pengalaman penulis selama magang di salah satu stasiun televisi nasional juga menunjukkan bahwa Hollywood Wave sering dipilih TAMASYA Ae VOLUME. 2 NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 e-ISSN: 3064-3260. p-ISSN: 3064-3287. Hal. sebagai gaya penataan utama oleh presenter dan reporter perempuan, terutama mereka yang memiliki rambut lurus dan panjang. Fakta tersebut menimbulkan pertanyaan terkait efektivitas kedua ukuran curly iron dalam menciptakan gaya Hollywood Wave pada rambut lurus. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil penataan menggunakan diameter 25 mm dan 28 mm, guna memberikan landasan ilmiah serta perspektif objektif bagi para hairstylist dalam memilih alat yang paling sesuai untuk menciptakan tampilan yang optimal. Dengan demikian, judul yang diangkat dalam penelitian ini adalah AuPerbandingan Penggunaan Diameter Curly Iron terhadap Hasil Penataan Rambut Bergelombang Hollywood Wave pada Rambut Lurus. KAJIAN TEORITIS Rambut Rambut tumbuh di kulit kepala dan sebagian besar area tubuh, kecuali di telapak tangan, kaki, dan bibir, dengan fungsi melindungi dari paparan lingkungan, mengatur suhu tubuh . , hingga membantu produksi minyak dan keringat apokrin (Astuti et al. , 2. Secara biologis, rambut merupakan bagian dari adneksa kulit yang berkembang dari akar di lapisan dermis dan tumbuh melalui saluran folikel (Widowati & Rinata, 2. Rambut juga bervariasi berdasarkan letak dan teksturnya, seperti rambut panjang di kepala, rambut kasar di alis, rambut ketiak dan genital yang muncul saat pubertas, serta rambut halus di wajah dan tubuh (Tosti et al. , 2. Oleh karena itu, rambut tidak hanya berperan secara biologis tetapi juga estetis, memberikan kontribusi terhadap penampilan dan kesehatan kulit kepala. Bentuk rambut secara umum diklasifikasikan berdasarkan pola ikalnya, seperti rambut lurus, bergelombang, keriting, dan sangat keriting (Tosti et al. , 2. Rambut lurus memiliki folikel yang lurus dan penampang bulat sehingga mudah ditata, sementara rambut bergelombang memiliki pola ikal longgar dengan penampang oval (Habibah et al. , 2. Rambut keriting menampilkan ikal yang lebih rapat, dan rambut sangat keriting . memiliki pola lilitan paling padat dengan tekstur kaku. Ada juga rambut curly kinky, yaitu kombinasi antara rambut keriting dan sangat keriting dengan tekstur padat yang memerlukan perawatan khusus. Klasifikasi ini penting dalam dunia penataan rambut, terutama dalam teknik waving seperti Hollywood wave, karena bentuk dasar rambut memengaruhi hasil akhir penataan serta pemilihan alat dan teknik yang sesuai. Perbandingan Penggunaan Diameter Curly Iron Terhadap Hasil Penataan Rambut Bergelombang Hollywood Wave Pada Rambut Lurus Hollywood Wave Penataan rambut dengan teknik gelombang Hollywood Wave merupakan metode menciptakan gelombang menyerupai huruf AuSAy secara menyeluruh pada rambut, memberikan kesan klasik dan elegan (Ismianti & Swarnawati, 2. Gaya ini banyak dipilih oleh selebriti maupun masyarakat umum karena tampilannya yang unik dan bernuansa vintage. Saat ini, teknik Hollywood Wave sering diaplikasikan pada gaya rambut pengantin bertema vintage, sesi pemotretan, acara red carpet, maupun acara malam hari (Pakpahan et al. , 2. Dalam tata rias fotografi, penataan ini dianggap ideal karena menunjang penampilan wajah agar tampak lebih menarik di depan kamera. Tata rias fotografi sendiri merupakan seni menata wajah agar terlihat cantik saat difoto atau tampil di layar, dengan menonjolkan kelebihan dan menyamarkan kekurangan menggunakan kosmetik (Situmorang & Efrianova, 2. Secara historis, teknik ini bermula dari abad ke-19 ketika Marcel Grateau menciptakan metode pengeritingan rambut menggunakan penjepit panas, yang kala itu dikenal dengan nama "MarcelAos Wave". Popularitasnya terus berkembang di era 1920-an, bahkan dipopulerkan oleh ikon seperti Marilyn Monroe. Meskipun sempat tergeser oleh tren Cold Wave atau Beach Wave, gaya Hollywood Wave kembali diminati di berbagai belahan dunia hingga kini. Teknik penataan Hollywood Wave dilakukan pada rambut yang telah dicuci bersih dan dikeringkan dengan sempurna untuk mempermudah proses pengeritingan. Dua alat utama yang digunakan adalah curling iron, yang membentuk gelombang pada batang rambut, dan crimper iron, yang menambah volume di akar rambut berkat desain plat zig-zag-nya (Tafifasari & Megasari, 2020. Proses penataan dimulai dengan membagi rambut menjadi beberapa bagian kecil, lalu mengeritingnya menggunakan curling iron berdiameter besar . Ae32 m. secara horizontal dan searah untuk menghasilkan pola gelombang AuSAy yang seragam (Aprillia et al. Setelah seluruh bagian selesai dicatok, gelombang disatukan menggunakan jari atau sisir bergigi jarang agar hasilnya lebih halus dan menyatu. Langkah terakhir adalah menyemprotkan hairspray untuk menjaga bentuk serta kilau rambut. Hasil akhir dari teknik ini adalah tampilan rambut bergelombang besar yang rapi, berkilau, dan terstruktur dengan kesan glamor dan elegan, sangat cocok untuk penampilan formal dan sesi pemotretan profesional. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pre-expiremental research. Desain penelitian yang digunakan adalah One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi yang dijadikan fokus adalah mahasiswa Departemen Tata Rias dan Kecantikan telah lulus mata kuliah Penataan Rambut dan memiliki rambut panjang dan lurus . anjang minimal melewati TAMASYA Ae VOLUME. 2 NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 e-ISSN: 3064-3260. p-ISSN: 3064-3287. Hal. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 6 orang, yaitu 3 orang diberi perlakukan menggunakan curly iron berdiameter 28 mm dan 3 orang diberi perlakukan menggunakan curly iron berdiameter 25 Variabel bebas pada penelitian ini adalah teknik penataan rambut yaitu Hollywood Wave menggunakan curly iron berdiameter 28 mm dan 25 mm. Variabel terikat adalah hasil gelombang, ketahanan dan volume gelombang. Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri dari analisis deskriptif persentase dan uji prasyarat analisis terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. HASIL DAN PEMBAHASAN Deskripsi Data Hasil Penelitian Penelitian mengenai perbandingan hasil gelombang, ketahanan, dan volume gelombang pada penataan rambut bergelombang Hollywood Wave pada rambut lurus dilakukan melalui dua kelompok perlakuan, yaitu kelompok eksperimen 1 yang menggunakan curly iron berdiameter 28 mm (X. dan kelompok eksperimen 2 yang menggunakan curly iron berdiameter 25 mm (X. Data diperoleh dari penilaian tujuh panelis terhadap enam sampel yang masing-masing diberi perlakuan berbeda. Seluruh proses penelitian dilaksanakan di workshop ER 2 Program Studi Pendidikan Tata Rias dan Kecantikan. Fakultas Pariwisata dan Perhotelan. Universitas Negeri Padang, pada tanggal 15 Juli hingga 4 Agustus 2025. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara statistik untuk menilai hasil gelombang, ketahanan dan volume gelombang rambut setelah Deskripsi Perbandingan Hasil Gelombang. Ketahanan dan Volume Gelombang Pada Penataan Rambut Bergelombang Hollywood Wave Menggunakan Curly Iron Berdiameter 28 mm Dan Berdiameter 25 mm Pada Rambut Lurus Tabel 1. Distribusi Rata-Rata Tingkat Hasil Gelombang. Ketahanan dan Volume Gelombang Penataan Rambut Hollywood Wave Indikator Penilaian Hasil Gelombang Ketahanan Volume Gelombang Hasil Ukur Mean Std. Deviation Min Max Perbandingan Penggunaan Diameter Curly Iron Terhadap Hasil Penataan Rambut Bergelombang Hollywood Wave Pada Rambut Lurus Tabel 1. Menggambarkan nilai rata-rata indikator hasil gelombang pada penataan rambut bergelombang hollywood wave menggunakan curly iron berdiameter 28 mm (X. adalah sebesar 3. 19 dengan standar deviasi 0. 40, nilai minimun 3 dan nilai maksimum 4. Nilai rata-rata indikator hasil gelombang pada penataan rambut bergelombang hollywood wave menggunakan curly iron berdiameter 25 mm (X. adalah sebesar 1. 86 dengan standar deviasi 36, nilai minimum 1 dan nilai maksimum 2. Nilai rata-rata indikator ketahanan pada penataan rambut bergelombang hollywood wave menggunakan curly iron berdiameter 28 mm (X. adalah sebesar 3. 29 dengan standar 46, nilai minimum 3 dan nilai maksimum 4. Nilai rata-rata indikator ketahanan pada penataan rambut bergelombang hollywood wave menggunakan curly iron berdiameter 25 mm (X. adalah sebesar 1. 76 dengan standar deviasi 0. 44, nilai minimum 1 dan maksimum 2. Nilai rata-rata indikator volume gelombang pada penataan rambut bergelombang hollywood wave menggunakan curly iron berdiameter 28 mm (X. adalah sebesar 3. 52 dengan standar deviasi 0. 51, nilai minimum 3 dan nilai maksimum 4. Nilai rata-rata indikator volume gelombang pada penataan rambut bergelombang hollywood wave menggunakan curly iron berdiameter 25 mm (X. adalah sebesar 1. 62 dengan standar deviasi 0. 50, nilai minimum 1 dan maksimum 2. Uji Prasyarat Analisis Uji Normalitas Tabel 2. Uji Normalitas Tests of Normality Kolmogorov-Smirnova Statistic Sig. Hasil Gelombang Ketahanan Volume Gelombang . Lilliefors Significance Correction Shapiro-Wilk Statistic Sig. Berdasarkan data yang diperoleh dapat diketahui bahwa nilai signifikansi kedua kelompok pada masing-masing indikator penilaian 0. 086, 0. 104 dan 0. 110 > 0. Karena nilai Signifikansi lebih besar dari 0,05 maka dinyatakan bahwa data kedua kelompok berdistribusi TAMASYA Ae VOLUME. 2 NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 e-ISSN: 3064-3260. p-ISSN: 3064-3287. Hal. Uji Homogenitas Tabel 3. Uji Homogenitas Tests of Homogeneity of Variances Hasil Gelombang Ketahanan Volume Gelombang Levene Statistic Based on Mean Based on Median Based on Median and with . adjusted df Based on trimmed mean Based on Mean Based on Median Based on Median and with . adjusted df Based on trimmed mean Based on Mean Based on Median Based on Median and with . adjusted df Based on trimmed mean Sig. Berdasarkan uji homogenitas hasil pada kedua kelompok diperoleh nilai sig pada indikator hasil gelombang 0. 848 > 0. 05, nilai sig pada indikator ketahanan 0. 694 > 0. 05 dan indikator volume gelombang 0. 399 > 0. 05, maka dapat diartikan penyebaran data homogen. Uji Hipotesis Tabel 4. Uji Hipotesis Berdasarkan hasil analisis data diatas dapat diperhatikan bahwa nilai signifikansi pada indikator hasil gelombang adalah 0. 003, nilai signifikansi pada indikator ketahanan adalah 001 dan nilai signifikansi pada indikator volume gelombang adalah 0. 001 < 0. 05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbandingan hasil pada penataan rambut bergelombang hollywood wave menggunakan curly iron berdiameter 28 mm dan berdiameter 25 mm pada rambut lurus. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi AuTerdapat perbandingan hasil gelombang, ketahanan dan volume gelombang pada penataan rambut bergelombang hollywood Perbandingan Penggunaan Diameter Curly Iron Terhadap Hasil Penataan Rambut Bergelombang Hollywood Wave Pada Rambut Lurus wave menggunakan curly iron berdiameter 28 mm dan berdiameter 25 mm pada rambut lurus Ay H0 ditolakAy. Pembahasan Deskripsi Hasil Gelombang. Ketahanan dan Volume Gelombang Pada Penataan Rambut Bergelombang Hollywood Wave Menggunakan Curly Iron Berdiameter 28 mm Pada Rambut Lurus Berdasarkan hasil penelitian, aspek kerapian gelombang menunjukkan bahwa mayoritas panelis menilai hasil penataan berada dalam kategori rapi dan sangat rapi. Hal ini menandakan bahwa teknik menggunakan curly iron 28 mm dapat menciptakan pola gelombang AuSAy yang rapi dan teratur, yang merupakan karakter khas dari gaya Hollywood Wave. Temuan ini mendukung pernyataan (Aprillia et al. , 2. yang menyebutkan bahwa Hollywood Wave mengedepankan pola gelombang besar dan rapi untuk memberikan kesan elegan dan berkelas. Dengan demikian, hasil gelombang yang rapi pada diameter 28 mm menunjukkan efektivitas alat ini dalam menciptakan tampilan rambut yang sesuai dengan karakteristik Hollywood Wave. Dari segi ketahanan gelombang, hasil menunjukkan bahwa sebagian besar panelis menilai gelombang berada dalam kategori tahan dan sebagian lainnya sangat tahan. Meskipun ketahanan tidak seluruhnya mencapai tingkat tertinggi, namun ketahanan yang stabil menunjukkan bahwa penggunaan diameter 28 mm mampu menjaga bentuk gelombang dalam waktu cukup lama. Ketahanan ini sangat penting dalam konteks penampilan formal seperti red carpet atau acara televisi, sebagaimana dijelaskan oleh (Pakpahan et al. , 2. bahwa gaya Hollywood Wave sering digunakan oleh artis dan presenter karena mampu mempertahankan tampilan glamor dalam durasi panjang. Dengan demikian, ketahanan yang ditunjukkan dalam penelitian ini memperkuat efektivitas diameter 28 mm dalam konteks profesional, khususnya pada rambut lurus yang lebih mudah kehilangan bentuk gelombang tanpa penataan yang tepat. Sementara itu, pada aspek volume gelombang, hasil penelitian menunjukkan bahwa panelis menilai gelombang rambut yang dihasilkan cenderung sangat bervolume dan bervolume, dengan rata-rata tertinggi pada kategori sangat bervolume. Volume merupakan elemen penting dalam gaya Hollywood Wave karena memberikan kesan rambut yang tebal, mewah, dan bertekstur. Penelitian (Tafifasari & Megasari, 2. sebelumnya telah menyatakan bahwa curly iron berdiameter 28 mm cenderung menghasilkan gelombang besar dan longgar yang menciptakan efek klasik yang anggun. Hal ini sesuai dengan hasil pengamatan lapangan penulis selama magang di stasiun televisi nasional, di mana gaya ini sering dipilih untuk penampilan presenter dengan rambut lurus panjang. Kombinasi antara hasil gelombang yang TAMASYA Ae VOLUME. 2 NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 e-ISSN: 3064-3260. p-ISSN: 3064-3287. Hal. rapi, tahan lama, dan bervolume menjadikan diameter 28 mm sebagai pilihan efektif dalam menciptakan tampilan rambut Hollywood Wave yang ideal. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini memperkuat dan melengkapi temuan-temuan sebelumnya yang menyatakan bahwa curly iron berdiameter 28 mm sangat cocok digunakan untuk menciptakan gaya Hollywood Wave pada rambut lurus. Hasil yang diperoleh dalam aspek gelombang, ketahanan, dan volume menunjukkan kualitas teknik penataan ini secara Temuan ini dapat menjadi dasar ilmiah bagi hairstylist dalam memilih alat dan teknik yang tepat sesuai dengan kebutuhan penataan rambut klasik bergelombang, sekaligus menjadi referensi dalam pengembangan praktik penataan rambut profesional di bidang kecantikan. Deskripsi Hasil Gelombang. Ketahanan dan Volume Gelombang Pada Penataan Rambut Bergelombang Hollywood Wave Menggunakan Curly Iron Berdiameter 25 mm Pada Rambut Lurus Berdasarkan hasil pengamatan dari 7 panelis hasil gelombang menunjukkan bahwa mayoritas panelis memberikan penilaian pada kategori cukup rapi. Pada semua sampel . , 2, dan . , sebanyak 85,7% panelis memberikan penilaian cukup rapi, dan sisanya 14,3% menilai kurang rapi. Tidak ada panelis yang menilai hasilnya rapi ataupun sangat rapi. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan diameter 25 mm cenderung menghasilkan gelombang yang lebih padat dan membentuk ikal yang bulat, namun kurang mampu menciptakan kerapian pola gelombang AuSAy yang menjadi karakter utama dari Hollywood Wave. Temuan ini sejalan dengan hasil penelitian (Tafifasari & Megasari, 2. yang menyatakan bahwa diameter 25 mm lebih cocok untuk gaya ikal kasual seperti beachy waves atau messy look, bukan gaya klasik yang rapi dan elegan seperti Hollywood Wave. Dari aspek ketahanan gelombang, hasil menunjukkan bahwa rata-rata panelis memberikan penilaian pada kategori cukup tahan sebesar 76,1%. Pada sampel 1 dan 2, sebagian panelis menilai ketahanan rambut cukup tahan, namun masih terdapat panelis yang memberikan penilaian kurang tahan . asing-masing 28,5% dan 42,8%). Pada sampel 3, seluruh panelis memberikan penilaian cukup tahan . %). Tidak ada penilaian yang masuk ke kategori tahan atau sangat tahan. Hal ini mengindikasikan bahwa hasil gelombang yang dihasilkan oleh diameter 25 mm lebih cepat kehilangan bentuk atau tidak bertahan lama, terutama pada rambut lurus. Hal ini bertolak belakang dengan tuntutan gaya Hollywood Wave yang memerlukan hasil penataan yang tahan lama untuk acara-acara formal. Dalam hal ini, diameter 25 mm tidak memenuhi ekspektasi ketahanan sebagaimana dijelaskan oleh Perbandingan Penggunaan Diameter Curly Iron Terhadap Hasil Penataan Rambut Bergelombang Hollywood Wave Pada Rambut Lurus (Marshanda & Yanita, 2. bahwa gaya ini membutuhkan presisi tinggi serta kekuatan tahan bentuk yang lebih lama. Pada indikator volume gelombang, hasil menunjukkan bahwa sebagian besar panelis menilai rambut berada dalam kategori cukup bervolume, dengan rata-rata sebesar 61,9%. Namun, masih terdapat penilaian kurang bervolume sebesar 38,1%. Tidak ada panelis yang memberikan penilaian bervolume ataupun sangat bervolume. Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun diameter 25 mm mampu membentuk gelombang yang cukup terlihat, namun hasilnya belum optimal dalam menciptakan kesan rambut tebal dan mengembang seperti yang diinginkan dalam gaya Hollywood Wave. Hal ini sejalan dengan penelitian (Marshanda & Yanita, 2. bahwa penataan rambut tidak hanya soal membentuk gaya, namun juga mempertahankan struktur dan dimensi rambut, termasuk volume. Diameter 25 mm lebih berfokus pada bentuk ikal kecil hingga sedang, sehingga kurang maksimal dalam menciptakan efek volume yang megah. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan curly iron berdiameter 25 mm kurang efektif dalam menciptakan penataan rambut bergelombang gaya Hollywood Wave pada rambut lurus. Hasil ini berbeda dengan penggunaan curly iron berdiameter 28 mm yang menghasilkan gelombang lebih rapi, tahan lama, dan sangat Dengan demikian, hasil penelitian ini mempertegas temuan (Aprillia et al. , 2. dan memperkaya referensi ilmiah terkait pertimbangan pemilihan diameter curly iron berdasarkan karakteristik gaya rambut yang diinginkan, khususnya untuk gaya klasik seperti Hollywood Wave. Penelitian ini juga memberikan masukan penting bagi hairstylist dalam menentukan alat yang tepat guna menghasilkan hasil penataan yang sesuai dengan tren dan kebutuhan klien. Perbandingan Hasil Gelombang. Ketahanan dan Volume Gelombang Pada Penataan Rambut Bergelombang Hollywood Wave Menggunakan Curly Iron Berdiameter 28 mm dan Berdiameter 25 mm Pada Rambut Lurus Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil penataan rambut bergelombang Hollywood Wave dengan menggunakan curly iron berdiameter 28 mm dan 25 mm pada rambut lurus, yang dianalisis melalui tiga tahapan pengujian statistik, yakni uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Berdasarkan uji normalitas menggunakan metode Shapiro-Wilk, yang efektif digunakan untuk sampel berukuran kecil. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh data pada indikator hasil gelombang . , ketahanan . dan volume gelombang . memiliki nilai signifikansi >0,05. Hal ini mengindikasikan TAMASYA Ae VOLUME. 2 NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 e-ISSN: 3064-3260. p-ISSN: 3064-3287. Hal. bahwa data dari kedua kelompok berdistribusi normal, sehingga memenuhi syarat untuk dilanjutkan ke uji parametrik. Selanjutnya dilakukan uji homogenitas untuk mengetahui apakah varians antar kelompok bersifat homogen. Pengujian dilakukan menggunakan uji Levene Statistic, dan hasilnya menunjukkan bahwa nilai signifikansi untuk indikator hasil gelombang . , dan volume gelombang . seluruhnya berada di atas batas signifikansi >0,05. Artinya, data dari kedua kelompok homogen. Dengan terpenuhinya asumsi normalitas dan homogenitas, maka data layak dianalisis lebih lanjut menggunakan uji hipotesis Uji hipotesis menggunakan metode Independent Samples T-Test, yang bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil penataan menggunakan curly iron berdiameter 28 mm dan 25 mm. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai signifikansi pada indikator hasil gelombang adalah 0. 003, pada indikator ketahanan 0. 001, dan pada indikator volume gelombang juga 0. 001, yang seluruhnya bernilai <0,05. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua teknik penataan, baik dari segi hasil gelombang, ketahanan, maupun volume gelombang. Dengan demikian, (H. yang menyatakan tidak terdapat perbedaan ditolak, dan hipotesis alternatif (H. KESIMPULAN DAN SARAN Penggunaan curly iron berdiameter 28 mm pada rambut lurus terbukti mampu menghasilkan gelombang rambut yang rapi dan teratur sesuai dengan karakteristik gaya Hollywood Wave. Pola gelombang berbentuk AuSAy yang dihasilkan menunjukkan tingkat presisi tinggi, mencerminkan efektivitas alat tersebut dalam menciptakan tampilan rambut yang elegan dan berkelas. Sebaliknya, penggunaan curly iron berdiameter 25 mm menunjukkan hasil yang kurang optimal dalam ketiga aspek utama, yakni bentuk gelombang, ketahanan, dan Gelombang yang dihasilkan cenderung padat dan membulat, namun tidak mampu membentuk pola AuSAy yang rapi dan elegan sesuai gaya khas Hollywood Wave. Secara statistik, hasil uji hipotesis menggunakan Independent Samples T-Test menghasilkan nilai signifikansi < 0,05 pada ketiga indikator, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara penggunaan curly iron 28 mm dan 25 mm dalam menghasilkan gelombang, ketahanan, dan volume rambut pada penataan gaya Hollywood Wave. Untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas variabel kajian, dengan membandingkan hasil penataan pada berbagai jenis tekstur rambut . eriting, bergelombang, tipis, atau teba. , serta mengeksplorasi penggunaan Perbandingan Penggunaan Diameter Curly Iron Terhadap Hasil Penataan Rambut Bergelombang Hollywood Wave Pada Rambut Lurus produk pendukung seperti hairspray atau serum untuk melihat pengaruhnya terhadap ketahanan dan volume gelombang. DAFTAR REFERENSI Annisa. Rahmiati. , & Yuliana. Motivasi belajar siswa pada mata pelajaran pemangkasan rambut dasar kompetensi keahlian tata kecantikan rambut SMK N 3 Payakumbuh. Journal of Home Economics and Tourism, 1. Aprillia. Krisnawati. , & Marwiyah. Perbandingan hasil penataan sanggul modern dengan menggunakan curling iron dan roller. Beauty and Beauty Health Education, 7. , 1-6. Astuti. Penyuluhan dan pelatihan tata rias wajah dan penataan rambut pada guru sekolah dasar KKG Gugus 1 Kecamatan Lubuk Alung. UNES Journal of Community Service, 3. , 53-61. https://doi. org/10. 31933/ujcs. Astuti. , & Thaitami. 3D multimedia e-book based on mobile learning basic competency of artistic hair coloring. International Journal of Natural Science and Engineering, 7. , 95-103. https://doi. org/10. 23887/ijnse. Astuti. Dewi. Rahmiati. , & Mentari. Pengembangan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada mata kuliah keriting dan cat rambut mahasiswa Jurusan Tata Rias dan Kecantikan FPP Universitas Negeri Padang. UNES Journal of Education Scienties, 2. , 1-9. https://doi. org/10. 31933/ujes. Efrianova. Silvia. , & Lusiana. Pengembangan media video pembelajaran pada mata kuliah penataan rambut dan sanggul di Departemen Tata Rias dan Kecantikan Universitas Negeri Padang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7. Habibah. Silvia. , & Thaitami. Kelayakan sediaan kosmetik pewarna rambut dari ekstrak daun pacar kuku (Lawsonia inermi. sebagai sediaan kosmetik pewarna rambut beruban. Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah, 3. , 219-227. Ismianti. , & Swarnawati. Representasi kecantikan rambut perempuan dalam iklan YouTube Dove Indonesia versi "Rambutku Mahkotaku. " TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi. Sosial Humaniora, 1. , https://doi. org/10. 47861/tuturan. Marshanda. , & Yanita. Perbandingan hasil penataan rambut bergelombang Hollywood Wave menggunakan curly iron diameter 25 mm dengan curly iron diameter 38 mm pada tata rias foto. Student Scientific Creativity Journal, 2. , 1-12. https://doi. org/10. 55606/sscj-amik. Pakpahan. Atmanto. , & Irtawidjajanti. Pengaruh penambahan styling foam pada hair spray terhadap hasil penataan rambut ikal untuk acara pesta. Innovative: Journal of Social Science Research, 5. , 5471-5480. TAMASYA Ae VOLUME. 2 NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 e-ISSN: 3064-3260. p-ISSN: 3064-3287. Hal. Prihantina. MM. , & Suwito. Guru pembelajar modul paket keahlian tata kecantikan rambut SMK kelompok kompetensi J: Artistic hair design dan pengelolaan usaha kecantikan, manfaat penilaian dalam pembelajaran. Situmorang. , & Efrianova. Comparison of hair dye preparations from red dragon fruit skin extract (Hylocereus polyrhizu. for artistic hair coloring. Research in Education and Technology (REGY), 3. , 40-48. Tafifasari. , & Megasari. Efek perbedaan hasil styling terhadap jenis Jurnal Tata Rias, 9. Tosti. Juliano. Bloch. , & Canales. Cosmetic approach for healthy and damaged hair. In Daily Routine in Cosmetic Dermatology . Springer. https://doi. org/10. 1007/978-3-319-12589-3_26