Muhammad Arifin Ilham. Rully Aprilia Zandra Empowering dan Calming Music sebagai Modal Instrumental pada Music Therapy Muhammad Arifin Ilham1. Rully Aprilia Zandra2* Departemen Seni dan Desain. Universitas Negeri Malang. Jl. Cakrawala No. Sumbersari. Kec. Lowokwaru. Universita Negeri Malang. Kota Malang. Jawa Timur 65145 Indonesia Muhammad. 2102526@students. id, *rullyzandra. fs@um. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan musik terapi dan pentingnya kevalidan komposisi musik dalam mengatasi permasalahan stres serta merosotnya motivasi Pengembangan dua produk instrumental bertujuan sebagai alat bantu akurat untuk intervensi peningkatan mood. lagu A untuk motivasi dan lagu B untuk relaksasi. Modifikasi R&D Borg and Gall meliputi studi pendahuluan hingga validasi ahli dan revisi menjadi metode penelitian dan pengembangan yang digunakan. Validasi dilakukan terhadap lima praktisi musik, sementara uji reliabilitas menggunakan Cohen KappaAos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk empowering memperoleh nilai total 93% . angat vali. dan tingkat reliabilitas 0,783 . xcellent agreemen. Sementara, calming memperoleh nilai total 94%. angat vali. dan tingkat reliabilitas 1,000 . xcellent agreemen. Kedua produk terbukti valid dan reliabel sesuai standar Penelitian ini memberikan kontribusi bagi praktisi musik dalam menciptakan musik yang dirancang untuk mendukung relaksasi atau motivasi individu. Penelitian ini memperkaya wawasan metodologis dengan memberikan alternatif langkah pengembangan Borg and Gall pada konteks seni musik. Kata Kunci: Musik Terapi. Empowering Music. Calming Music. Mood. R&D Borg and Gall ABSTRACT This research is motivated by the increasing need for music therapy and the importance of the validity of music composition in overcoming stress and declining individual motivation. The development of two instrumental product aims to be an accurate for mood improvement interventions. song A for motivation and song B for relaxation. Method modification of R&D Borg and Gall includes preliminary studies to expert validation and revision. Validation was carried out on five expert of music, while reliability using Cohen KappaAos. The result showed that the empowering product obtained a total value of 93% . ery vali. and a reliability level of 0,783 . xcellent agreemen. Meanwhile, calming obtained a total value of 94% . ery vali. and a reliability level of 1,000 . xcellent agreemen. Both products were proven to be valid and reliable according to testing standards. This study contributes to music practition to support individual relaxation or motivation. This research given methodological insight by providing alternative steps for developing Borg and Gall in the context of music art. Keywords: Music Therapy. Empowering Music. Calming Music. Mood. R&D Borg and Gall Jurnal Panggung V35/N4/12/2025 Empowering dan Calming Music sebagai Modal Instrumental pada Music Therapy Dampak lain dalam level yang PENDAHULUAN Motivasi dapat diartikan sebagai lebih ekstrim adanya demotivasi, bornout satu kekuatan yang mendorong seseorang untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan akademik (Tsabita, dkk. , 2. Maka, dasar dalam menjalani aktivitas keseharian diperlukan teknik relaksasi ataupun terapi seseorang (Seto. Wondo, and Mei, 2. yang tepat untuk dapat memperbaiki Terdapat dua faktor yang mempengaruhi turunnya motivasi seseorang. Motivasi, menjadi alternatif yang sangat dianjurkan kondisi fisik, kontrol diri, efikasi diri dan kesadaran diri menjadi faktor internal. Pola Seni musik dan bahasa adalah asuh orang tua dan kondisi lingkungan salah satu contoh dari berbagai media dan yang minim pengawasan menjadi faktor cara yang dapat difungsikan sebagai terapi eksternal (Zega, 2. Faktor tersebut (Salzabila and Sudaryanto, 2. Terapi berpengaruh pada kesehatan seseorang. seni menggunakan media bunyi-bunyian Menurut Aisyaroh, dkk. hasil dari yang disusun dalam rangkaian melodi dan riset kesehatan dasar terdapat 111. diproses menjadi sebuah karya komposisi jiwa atau sekitar 6,8% di Jawa Timur yang musik merupakan salah satu alternatip mengalami gangguan emosional. Adanya terapi atau treatment bagi orang-orang gejala stres dari dalam diri seseorang yang sedang dalam rehabilitasi pengguna merupakan tanda gangguan emosional. Narkoba (Batubara et al. , 2. Terapi Stres dialami oleh semua orang dan Djohan Salim dalam buku Respons kecemasan adalah dampak dari stres yang Emosi Musikal . menyatakan bahwa dialami tiap individu (Widiyawati and Afifah, 2021. Fitria, 2018. Mutianingsih & mengkreasi musik tidak lepas dari Mustikasari, 2019. Thoyibah et al. , 2020. aspek emosi. Karya musik dapat menjadi Sari, et al. , 2. Seseorang dapat menjadi kekuatan dalam mempengaruhi mood terlalu bersemangat hingga loss control dan memaksa diri selalu berusaha keras untuk Bahasa produktif dalam kehidupan sehari-hari. Kejadian komunikasi yang mudah dipahami dan dimengerti oleh berbagai bangsa di dunia. dinamakan dengan toxic productivity, istilah Perkembangan ini menggambarkan kondisi individu yang tidak lepas dari peran penting bahasa selalu menuntut dirinya sendiri untuk musik (Yuni, 2. Musik difungsikan selalu produktif dalam kehidupan sehari- sebagai media penyembuh bagi beberapa hari dalam mencapai tujuan (Tsabita, dkk. penyakit dalam beberapa kutipan. Music Perasaan bersalah, stres berlebihan. Therapy pernah digunakan pasien depresi kecemasan, kelelahan fisik dan mental untuk mengurangi simtom depresi, juga merupakan dampak nyata dari toxic pada penderita penyakit kronis dapat Jurnal Panggung V35/N4/12/2025 Muhammad Arifin Ilham. Rully Aprilia Zandra mengurangi rasa sakit (Sholihah, 2. kesejahteraan fisik dan mental. Terapi Empowering music dan calming music musik difungsikan juga sebagai penenang adalah salah satu dari sekian banyak jenis terapi dalam memperbaiki stres Theraphy to Help Ease Mental Health Disorders memaparkan calming music bisa Empowering music memiliki tujuan utama difungsikan untuk merangsang relaksasi untuk menginspirasi semangat, motivasi, dan kepercayaan diri pada pendengarnya. melalui tempo lambat, melodi sederhana. Lebih detail mengenai karakteristiknya dan instrumen akustik seperti piano, gitar, yakni tempo yang cepat . ekitar 120-180 dan biola, sering disertai dengan suara BPM), melodi yang kuat dan bersemangat, alam seperti hujan atau ombak (Zandra serta lirik yang inspiratif sangat dominan, et al. , 2. Manfaat mendengarkan membantu meningkatkan energi dan musik menjadi alternatif pengurangan semangat, serta memberikan dorongan stres dan kecemasan dengan menurunkan untuk mencapai tujuan. Irama yang energik kadar hormon kortisol dan meningkatkan juga berperan penting dalam membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi, konsentrasi, kualitas tidur, serta mood dan sering digunakan dalam aktivitas olahraga kebahagiaan secara keseluruhan (Tong et atau latihan untuk memperkuat performa. Musik yang dapat dikategorikan Thakare dkk. , . mengungkapkan sebagai calming music adalah musik yang dampaknya terhadap motivasi dan kinerja memiliki ritme teratur, melodi tradisional. Pentingnya efek musik dalam dan memiliki tempo sekitar < 80 BPM kesehatan tidak bisa diremehkan (Thakare (Zandra et al. , 2. Kriteria tersebut akan , 2. Penelitian tersebut menyoroti dibuktikan melalui penelitian ini. peran musik dalam meningkatkan mood. Kajian Music serta kontribusinya terhadap kesehatan musik sebagai mediator intervensi telah Sejalan dengan penelitian ini, banyak dilakukan dalam beberapa dekade bahwa mood dan stres dapat dipengaruhi (Livana et al. , 2017. Nurlina. Syam, and oleh musik. Saleh, 2021. Wasta and Sholihat n. Yanti Suasana hati seseorang dipengaruhi et al. , 2. Musik di Indonesia yang oleh musik (Golden et al. , 2. Penikmat digunakan proses intevensi seringkali dan pelaku musik dapat menggunakan belum tervalidasi dan memiliki komposisi yang kurang akurat dalam mengatasi (Suci. Empowering music bukan sekedar hiburan, tetapi dikarenakan Auproses pengembangan musik juga merupakan alat yang kuat dalam yang secara khusus untuk proses terapi begitu rumit dan harus memperhatikan Jurnal Panggung V35/N4/12/2025 komposisinyaAy (Raharjo. Empowering dan Calming Music sebagai Modal Instrumental pada Music Therapy Pengembangan saya dilatarbelakangi oleh meningkatnya dimodifikasi hingga berakhir pada revisi dan validasi ahli. kebutuhan terhadap musik terapi dan Purnomo . berasumsi bahwa pentingnya kevalidan komposisi musik produk tes hasil belajar materi pengukuran dalam mengatasi permasalahan stres serta telah dibuat sesuai dengan prosedur merosotnya motivasi individu. Penelitian pengembangan yang umum digunakan ini bertujuan untuk mengembangkan yakni (Borg & Gall, 1. Pengembangan dua produk musik instrumental sebagai ini memiliki lima langkah yang meliputi potensi dan masalah, pengumpulan data, peningkatan mood, yaitu lagu A untuk desain produk, validasi desain, revisi empowering . dan lagu B untuk produk (Purnomo, 2. Penelitian lain calming . mengembangkan perangkat pembelajaran matematika meliputi RPP . LKPD. Media pembelajaran dan instrumen penilaian METODE juga menggunakan R&D Borg & Gall Research and Development (R&D) Borg dengan sepuluh langkah, tetapi pada Gall penelitian tersebut hanya sampai tujuh langkah penelitian saja (Nasution and Metode Oktaviani. Penelitian menghasilkan produk yang ditentukan Borg & Gall yang sama dan peneliti dan menguji keefektifan produk tersebut (Sugiyono 2. Langkah dalam model langkah ketujuh yakni tahap revisi (Amil. Borg & Gall memiliki langkahAelangkah Setyawan, and Dellia, 2. Beberapa penelitian lain memodifikasi Borg & Gall akan menghasilkan produk yang valid . dengan lebih sedikit. Penelitian dan berdasarkan penilaian dari ahli atau pengembangan Borg & Gall ditetapkan Dasar Borg & Gall memiliki sepuluh langkah pengembangan yang dilakukan tersebut berurutan, namun kesepuluh langkah dapat dibatasi sesuai kebutuhan peneliti tersebut bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan (Effendi and Hendriyani, 2018. Safitri and peneliti (Effendi and Hendriyani, 2018. Hartati, 2. Prahesti & wiyono . Purnomo, 2. Peneliti menyusun ulang menggunakan pengembangan Borg & langkah penelitian dan pengembangan Gall yang tersusun atas sepuluh langkah, menurut (Borg and Gall, 1. untuk mengembangkan empowering dan calming menjadi lima langkah hingga tahap revisi music sebagai modal instrumental pada Penelitian pengembangan serupa music teraphy. Langkah-langkah tersebut melakukan penelitian lebih sedikit lagi. Jurnal Panggung V35/N4/12/2025 Muhammad Arifin Ilham. Rully Aprilia Zandra Penelitian Ketiga Pengembangan Desain, meliputi: . Menentukan desain produk bersifat terbatas tahapan Borg & Gall Desain produk yang dimaksud mengembangkan desain (Sagita. Sutiarso, adalah menyusun struktur komposisi and Asmiati, 2. Penelitian serupa yang akurat untuk calming dan empowering yang telah disederhanakan memilih lima tahapan saja yakni melakukan analisis prasarana penelitian yang dibutuhkan produk, pengembangan produk, validasi selama proses pengembangan produk. ahli dan revisi, uji coba lapangan skala menetapkan tahap uji desain di lapangan, kecil dan revisi produk, uji coba skala hal ini ditentukan untuk melakukan uji besar dan revisi. Keterbatasan peneliti kelayakan pada lima ahli. menentukan menjadi alasan utama tahapan tersebut dilaksanakan peneliti hingga tahap ketiga dalam penelitian, diantaranya para ahli yakni validasi ahli dan revisi produk sebagai uji kelayakan, satu player yang (Gemilang et al. , 2. Peneliti melakukan terlibat dalam pembuatan komposisi, serta beberapa orang dalam kepenulisan. Menentukan . esain penelitian hingga tahap validasi ahli dan Keempat Berikut adalah langkah penelitian kelayakan akan dilakukan validasi oleh dengan metode Borg and Gall . para ahli untuk melihat mengetahui sesuai kebutuhan peneliti, yakni: Pertama tingkat kevalidan produk musik yang Studi Pendahuluan, dilakukan dengan analisis kebutuhan, studi literatur, studi validasi instrumen musik oleh lima expert di bidang musik, yakni dua ahli instrumen Selain itu, studi pendahuluan musik dari dosen Pendidikan Seni Musik di Universitas Negeri Malang dan satu permasalahan, mengumpulkan temuan ahli instrumen musik dari seniman di riset, dan menyusun kebutuhan terhadap Kota Malang. Selain itu, juga terdapat dua Uji Kelayakan. Uji Kedua ahli/pakar/dosen musik di Kota Malang Penelitian, dengan menggunakan teknik yang telah melakukan studi pendahuluan, peneliti Uji validasi menggunakan melakukan perencan pengembangan 4 skala untuk menghindari nilai tengah ADDIE yang mengacu kriteria netral. Salah satu predikat yang digunakan untuk skala memperkirakan tenaga, dana, dan waktu pengukurannya adalah: 1 = tidak relevan, . merumuskan kualifikasi peneliti dan 2 = kurang relevan, 3 = agak relevan, bentuk-bentuk dan 4 = sangat relevan (Yusoff, 2. Merencanakan Jurnal Panggung V35/N4/12/2025 Reliabilitas pada penelitian ini akan di uji Empowering dan Calming Music sebagai Modal Instrumental pada Music Therapy Indeks 0% Ae 19,99% : Sangat Tidak Tabel 1. Interpretasi Kappa Indeks Kappa Agreement < 0. 40 Ae 0. 60 Ae 0. > 0. Bad Fair Good Excellent Indeks 80% Ae 100% : Sangat Valid awam yang kurang mengetahui tentang musik dengan kebiasaan musik yang Indeks tersebut berdasarkan Fleis . yang telah disusun ulang oleh (Napitupulu 2. Pengukuran validitas dan reliabilitas mutlak dilakukan, untuk memastikan hasil penelitiannya valid dan reliable (Janti 2. Sehingga kedua produk layak digunakan secara umum. Kelima Revisi Produk, pada tahap revisi produk akan dilakukan dengan mencatat menganalisis hasil validasi dari tahap sebelumnya dan akan menjadi bahan Evaluasi dilakukan terhadap proses, sehingga perbaikan yang dilakukan pendekatan kualitatif. Hasil dari validasi likert (Pranatawijaya et al. Thursina 2. dengan perhitungan sebagai berikut: JS = Jumlah Skor. X = Jumlah Skor yang diperoleh. Xi = Jumlah Skor Ideal Item. Kriteria penilaian validasi yang digunakan untuk penentuan hasil validasi yaitu (Pranatawijaya et al. Puspitasari and Febrinita 2. Indeks 20% Ae 39,99% : Tidak Valid Indeks 60% Ae 79,99% : Valid reliabilitas dilakukan pada empat orang Valid Indeks 40% Ae 59,99% : Kurang Valid menggunakan formula Cohen Kappa. Uji HASIL DAN PEMBAHASAN Produk A . mpowering musi. Penelitian dan pengembangan produk ini difungsikan sebagai musik pemicu Beberapa kasus yang terjadi, musik buatan lokal yang digunakan terapi memiliki komposisi yang belum akurat dan beberapa juga tidak tervalidasi secara Pengumpulan data awal dalam penelitian ini menggunakan beberapa artikel jurnal yang berhubungan dengan penelitian pengembangan ini, meliputi musik terapi yang belum akurat, serta karakteristik khusus yang sesuai dengan komposisi musik terapi. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, didapatkan data bahwa empowering music memiliki karakteristik. Karageorghis et al. , menjabarkan tempo cepat (>120 bp. merupakan ciri khas dari empowering music (Tong et al. , 2. Melodi kuat, serta lirik yang inspiratif sangat energi dan semangat merupakan ciri khas empowering music. (Koelsch et al. , 2019. Tong et al. , 2. Serta irama yang energik memberikan dorongan untuk mencapai tujuan dan memberikan motivasi terhadap Frekuensi empowering music kisaran 174 Hz Ae 528 Jurnal Panggung V35/N4/12/2025 Muhammad Arifin Ilham. Rully Aprilia Zandra Hz. Frekuensi 174 Hz terbukti memberi nada dalam frekuensi yang lain, namun anestesi secara alami, memberi rasa pada frekuensi > 528 Hz masih terdengar. aman, menciptakan evolusi kesadaran. Melodi pola pertama, sedikit kurang cocok mengurangi rasa sakit fisik, meningkatkan dengan pola selanjutnya. Pola kedua semangat (Hastanto, 2012. Hulse, 2. empowering music ini, cukup memberikan Frekuensi 285 Hz juga membuat tubuh kekuatan untuk meningkatkan semangat. Melodi tersebut mempengaruhi kekuatan yang mempengaruhi kinerja seseorang dan ketegasan (Hulse. Inovasi Variasi melodinya terlalu berlebihan dan timbre pada instrumen utama musik ini terasa kurang sesuai dan kurang malas berbentuk musik instrumental. Lebih baik lagi jika ada lead lebih Komposisi dari empowering music disusun banyak yang dilakukan gitaris. Efek gitar layaknya musik bertempo cepat dengan cukup untuk meningkatkan semangat. Empowering music memiliki warna suara Produk A . mpowering musi. sudah yang beragam, synth key menjadi vokal memiliki komposisi yang akurat dengan utama pada musik tersebut. Adanya efek bukti kevalidan isi dan disetujui oleh para distorsi gitar menambah energiknya musik ahli musik. Produk A telah akurat untuk yang dialunkan dengan 120 BPM, serta digunakan sebagai pemicu semangat bagi instrumen pendukung lainnya. Produk A, pendengar yang mengalami demotivasi. memiliki komposisi yang sedikit berbeda Berikut data uji reliabilitas produk A dari umumnya. Komposisi empowering dengan bantuan aplikasi SPSS 25. Pereira, pada komposisinya. music memompa semangat dipembukaan Case Processing Summary pada Tabel dan menurun ditengah hingga akhirnya 1, menjelaskan bahwa data dari Rater 1 dan Rater 2 dengan N = 10 dinyatakan Peneliti menyusun hal tersebut untuk valid 100% artinya data yang digunakan mengurangi perasaan mengganggu yang terbukti valid. Tabel Crosstabulation berikut terjadi pada individu yang malas. menyajikan data yang menjelaskan bahwa rater 2 memberikan jawaban . mpowering musi. dinilai sudah tepat koef 1,00 berjumlah 6 dan Jawaban . pada tempo 120 BPM. Tempo tersebut dengan koef ,00 dari rater 1 berjumlah 3 cukup memberi energi dan semangat bagi tetapi ada satu kasus yang tidak sepakat pendengar namun tidak terlalu signifikan diantara keduanya. Tabel Crosstabulation artinya kurang cocok untuk beraktivitas berfungsi untuk mengukur frekuensi fisik berat seperti berolahraga. Frekuensi bersama antar dua orang dan melihat 174 Hz Ae 528 Hz terasa sudah mendominasi musik tersebut dibandingkan banyak digunakan untuk mengetahui kesepakatan Menurut Jurnal Panggung V35/N4/12/2025 Tabel Empowering dan Calming Music sebagai Modal Instrumental pada Music Therapy Tabel 2. Inter Rater Reliability Empowering Music Case Processing Summary Cases Valid Rater1* Rater2 Missing Total Percent Percent Percent 100,0% 0,0% 100,0% Tabel 2. Inter Rater Reliability Empowering Music Tabel 2. Inter Rater Reliability Empowering Music Rater2 * Rater1 Crosstabulation Symmetric Measures Count Rater1 Rater2 Total Total Value Kappa Asymptotic Standard Errora Approximate Significance ,201 ,011 ,783 N of Valid Cases Not assuming the null hypothesis. Using the asymptotic standard error assuming the null hypothesis. antar penilai. Kedua tabel menjelaskan data yang disajikan valid dengan total kesepakatan ini sangat signifikan secara N = 10. Tabel berikut akan menjelaskan statistik artinya sangat tidak mungkin hasil hasil dari kesepakatan antar rater untuk ini terjadi secara kebetulan. Empowering mengetahui detail hasil dari uji reliabilitas dengan bantuan aplikasi SPSS 25. reliable dan efektif digunakan untuk Symmetric Measures . kuran simetri. meningkatkan semangat pendengar. digunakan untuk mengukur kesepakatan antara 2 atau lebih dari rater yang N of Valid Cases menjelaskan Produk B . alming musi. Calming music difungsikan sebagai mengenai data yang disajikan valid. Nilai Kappa adalah 0,783 ini menunjukkan kecemasan ataupun individu yang ingin kesepakatan yang baik antara kedua Musik penenang yang beredar rater artinya, kedua rater memberikan seringkali belum tervalidasi dan belum penilaian yang identik untuk semua kasus Kebanyakan musik penenang, yang diamati. Approximate Significance musik pengantar tidur atau semacamnya . ilai signifikans. biasa disebut p- value memiliki durasi yang tidak tentu . isaran sebesar 0,011 menunjukkan bahwa tingkat 1Ae180 meni. serta tempo, frekuensi dan Jurnal Panggung V35/N4/12/2025 Muhammad Arifin Ilham. Rully Aprilia Zandra ritme yang digunakan juga belum terukur. Tempo Penyusunan sederhana, seringkali disertai dengan dari pembuatan progresi akord dengan suara alam seperti hujan atau ombak merupakan ciri alami dari calming music dibutuhkan untuk mendominasi kekuatan juga memiliki ritme yang teratur (Zandra efek dari musiknya. Flute menjadi vokal et al. , 2. Frekuensi yang digunakan utama calming music, diiringi piano, pada calming music kisaran 528 Hz Ae 852 bass, drum, dengan polanya masing- Hz. Sesuai pendapat (Pereira 2. ) menyimpulkan bahwa 852 Hz merupakan menggunakan vst plugins untuk banyak Desain satu rekaman suara aliran kemampuan menembus ilusi seseorang Limitasi penelitian ini, yakni hingga dan intuisi serta membantu meredakan mengetahui seberapa akurat musik yang rasa gugup dan cemas. Frekuensi 528 Hz dikembangkan dengan kriteria pada studi diketahui terbukti menurunkan tingkat pendahuluan sebelumnya. stres meski hanya mendengarkan musik Produk B . alming musi. memiliki terapi dalam waktu singkat setidaknya tempo yang stabil dan konsisten sesuai lima menit (Akimoto et al. , 2. Produk dengan kriteria yakni 60 BPM dan tidak melebihi 80 BPM. Jika digunakan pada tingkat kecemasan seseorang. konsentrasi rendah, musik ini cocok untuk Musik terapi berpengaruh terhadap didengarkan pada konsentrasi rendah. nada bicara individu, rata-rata individu Range frekuensi 528 HzAe852 Hz terasa yang mendengar musik terapi secara sudah cukup mendominasi hingga 80% berkala berbicara dengan nada rendah, meski ada nada yang diluar range tetapi tidak mengganggu. Rangkaian nada pada mengancam dan berdebat (Ayu. Yani, and musik ini mudah diidentifikasi dengan Bengkulu, 2. Manfaat mendengarkan pola melodi yang berulang. Karakter suara musik ini termasuk pengurangan stres dan instrumen utama terlalu tajam digunakan kecemasan dengan peningkatan kualitas pada nada tinggi, maka perlu dicari tidur, fokus, konsentrasi, serta mood dan instrumen yang cocok digunakan pada kebahagiaan secara keseluruhan (Tong et nada tinggi dan rendah. , 2. Hasil dari data yang diperoleh pada musik ini mudah diingat tetapi akan digunakan sebagai acuan desain ketukan pada awal musik terasa sedikit Inovasi pengembangan produk menghentak dan mengganggu. Pola kedua B dirancang khusus untuk memperbaiki memiliki pola yang sulit diingat karena kecemasan individu. Produk ini dibuat rumit dan kurang sederhana. Efek air pada sesuai kualitas dan kriteria yang tertulis komposisinya memiliki kerapatan yang dan terbukti akurat pada beberapa jurnal Produk B dapat dinyatakan Jurnal Panggung V35/N4/12/2025 Pola pertama Empowering dan Calming Music sebagai Modal Instrumental pada Music Therapy Tabel 3. 1 Inter Rater Reliability Calming Music sesuai dengan metode. Cases Missing valid tanpa missing. Sajian data mengenai jawaban dari tiap peniai telah dihitung Case Processing Summary Valid Total Percent Percent Percent 100,0% 0,0% 100,0% Tabel 3. 2 Inter Rater Reliability Calming Music Tabel Crosstabulation menyajikan data yang menjelaskan bahwa rater 2 memberikan jawaban . dengan koefisien 1,00 berjumlah 7 dan Jawaban . dengan koefisien ,00 dari rater 1 berjumlah 3 dengan N=10. Symmetric Measures . kuran simetri. Rater1 * Rater2 Crosstabulation pada tabel 3. 3 menunjukkan nilai Kappa Count Rater2 Rater1 Total 1,000 artinya kedua rater memberikan penilaian yang identik untuk semua ,00 1,00 ,00 kasus yang diamati hingga mencapai 1,00 Significance . ilai signifikans. yang didapat Total Tabel 3. 3 Inter Rater Reliability Calming Music Approximate sebesar 0,002 menunjukkan bahwa tingkat kesepakatan ini sangat signifikan secara statistik artinya sangat tidak mungkin Symmetric Measures Value Asymptotic Standard Errora Approximate Significance 1,000 0,000 0,002 hasil ini terjadi secara kebetulan. Penilaian tersebut membuktikan bahwa Calming music terbukti valid dan reliable. Not assuming the null hypothesis. Using the asymptotic standard error assuming the null hypothesis. SIMPULAN Temuan Empowering music terbukti bertempo > akurat untuk menenangkan individu yang mengalami kecemasan, hal tersebut telah di validasi oleh praktisi musik. Berikut data uji reliabilitas yang peneliti perhitungkan melalui aplikasi statistik SPSS 25. Data yang sama didapat pada tabel Case Processing Summary yang menjelaskan bahwa data dari Rater 1 dan Rater 2 dengan N = 10 dinyatakan valid 100% artinya data yang digunakan terbukti 120 BPM, frekuensi 174 Hz Ae 528 Hz, dan menggunakan komposisi melodi yang kuat dari hasil uji validitas kepada lima ahli praktisi musik. Empowering music juga terbukti reliable terhadap syarat empowering music dengan standar koefisien minimal yang telah ditentukan yakni 0,783 dengan excelent aggrement. Calming music terbukti bertempo 60Ae80 BPM, frekuensi 528 HzAe852 Hz, dan menggunakan ritme sederhana dari hasil validasi kepada lima Jurnal Panggung V35/N4/12/2025 Muhammad Arifin Ilham. Rully Aprilia Zandra ahli praktisi musik. Calming music juga terbukti reliable terhadap syarat calming Amil. Ahmad JamiAoul. Arief Setyawan, and music dengan standar koefisien minimal Prita Dellia. AuPengembangan yang telah ditentukan yakni 1,000 dengan Media Pembelajaran Keterampilan excelent aggrement. Membaca Berbasis Android Pokok Penelitian ini memberikan kontribusi Pembahasan Legenda Desa-Desa bagi praktisi musik dalam menciptakan musik yang dirancang untuk mendukung Bahasa Indonesia Kelas VII SMP relaksasi atau motivasi individu. Selain Negeri Se-Kabupaten Bangkalan. Ay itu, penelitian ini memperkaya wawasan Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra metodologis dengan memberikan alternatif Indonesia langkah-langkah R&D doi:10. 21107/metalingua. Borg and Gall dalam konteks seni musik. Ayu. Okta Putri. Sutri Yani, and STIKES Madura Pembelajaran Metalingua Bakti 5. :83Ae86. Penelitian ini memiliki keterbatasan dalam Sapta Bengkulu. cakupan yang lebih luas, seperti pengujian AuPenerapan Terapi Musik Klasik sampel yang lebih banyak dan rentang waktu yang dibutuhkan. Sensori: Halusinasi Pendengaran Gangguan Persepsi pada Pasien Skizofrenia di Rumah Sakit *** Khusus Jiwa Soeprapto Provinsi Bengkulu. Ay . Batubara. Junita. Juliaster Marbun. Hendro Samosir, and Kamaluddin DAFTAR PUSTAKA