ZONA KEDOKTERAN VOL. 12 NO 1 JANUARI 202277777777777777777777777777777777777777 HUBUNGAN TINGKAT KESEPIAN DENGAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA DI PANTI JOMPO TRESNA WERDA KOTA BENGKULU Saiful Batubara1. Julahir Hotmatua Siregar2,Aulia Fuad3 1Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, saifulbatubara@gmail. 2Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, julahirhotmatua@gmail. 3Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, auliafuad@gmail. ABSTRACT Background : Loneliness in elderly usually caused by spouse's death, physical deterioration or limited social skill also the lack of support from family or relatives. The loneliness in elderly will effect the emotional condition, coping mechanism, or acceptance and in the end will effect the quality of life in elderly. Methods : This research is an analytic observational study with a cross sectional research design. This research was conducted at Nursing House Tresna Werda of Bengkulu in November 2021. The sample in this study was 68 respondens. The sampling technique is total sampling. To determine the relationship between Loneliness Levels and Quality of Life, the data analysis used was the Spearman rhoAos. Result : From 68 respondents, elder with high stage loneliness and poor quality of life is 57 person . ,4%). The results of the Spearman rhoAos statistical test obtained p value = 0,00 . <0,. , so Ha is accepted and H0 is rejected. Conclusion : In conclusion, the findings suggest significant correlation of Loneliness Levels and Quality of Life in the Elderly in Nursing House Tresna Werda of Bengkulu Year 2021. Keywords: Loneliness Level. Quality of Life. Elderly ABSTRAK Latar Belakang : Kesepian pada lansia dapat terjadi karena kematian pasangan, kemunduran fisik atau keterbatasan kemampuan sosial serta minimnya dukungan dari keluarga atau orang terdekat. Kesepian lansia akan berdampak pada kondisi emosional, kemampuan mekanisme koping atau penerimaan dan pada akhirnya akan berdampak pada kualitas hidup lansia. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian cross Penelitian ini dilakukan di Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu pada bulan November 2021. Sampel dalam penelitian ini adalah 68 responden. Dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Untuk mengetahui hubungan antara tingkat kesepian dengan kualitas hidup, analisis data yang digunakan adalah uji Spearman rhoAos. Hasil : Dari 68 responden didapatkan lansia dengan tingkat kesepian tinggi dan kualitas hidup buruk sebanyak 57 orang . ,4%). Hasil uji statistik Spearman rhoAos diperoleh nilai p=0,00 . <0,. , sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Simpulan : Terdapat Hubungan Tingkat Kesepian dengan Kualitas Hidup pada Lansia di Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu Tahun 2021. Kata kunci :Tingkat Kesepian. Kualitas Hidup. Lanjut Usia Universitas Batam Page 1 ZONA KEDOKTERAN VOL. 12 NO 1 JANUARI 202277777777777777777777777777777777777777 tahun 2010 yang sebesar 5,86% (Badan Pusat PENDAHULUAN Peningkatan jumlah lansia disebabkan oleh Statistik, 2. Di masa lanjut usia tubuh akan kehilangan kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), terutama bidang kedokteran, termasuk penemuan obat-obatan seperti antibiotik yang mampu menyerap berbagai penyakit infeksi, berhasil menurunkan angka kematian bayi dan perlahan-lahan sehingga tidak dapat bertahan anak, memperlambat kematian, memperbaiki gizi terhadap infeksi dan memperbaiki kerusakan yang dan sanitasi sehingga kualitas dan umur harapan terjadi (Amelia. C dan Sarmini, 2. Kondisi hidup meningkat. Akibatnya, jumlah penduduk lanjut usia yang mengalami berbagai penurunan lanjut usia semakin bertambah banyak, bahkan atau kemunduran baik fungsi biologis maupun cenderung lebih cepat dan pesat (Hakim, 2. psikis dapat mempengaruhi mobilitas dan juga Berdasarkan UU Nomor 13 tahun 1998, seseorang kontak sosial, salah satunya rasa kesepian dikategorikan lanjut usia apabila telah mencapai . Kesepian sebagai salah satu masalah usia 60 tahun ke atas (Kementerian Kesehatan RI, psikologis yang paling banyak terjadi pada lansia, lansia sering kali merasakan perasaan terasing Secara mengalami peningkatan. 11% dari 6,9 milyar . erisolasi atau kesepia. karena merasa berbeda dengan orang lain (Wahyu, 2. Survey penduduk dunia masuk kategori lansia. Dalam UCLA Amerika Serikat waktu hampir lima dekade, persentase lansia menujukkan bahwa kesepian masuk urutan ke Indonesia meningkat sekitar dua kali lipat . 1- 2. , yakni menjadi 9,92% . ekitar 26,82 juta dibandingkan daftar kecelakaan, penyesuaian oran. di mana lansia perempuan sekitar 1% lebih seksual, dan kehamilan yang tidak direncanakan. banyak dibandingkan lansia laki-laki . ,43% Kesepian menimbulkan perasaan tidak berdaya, berbanding 9,42%). Dari seluruh lansia yang ada kurang percaya diri, ketergantungan, dan perasaan di Indonesia, lansia muda . -69 tahu. jauh Perasaan kesepian terbagi menjadi mendominasi dengan besaran yang mencapai dua jenis, meliputi isolasi emosional dan isolasi 64,29%, selanjutnya diikuti oleh lansia madya . -79 tahu. dan lansia tua (> 80 tahu. dengan kesepian cenderung menilai dirinya sebagai besaran masing-masing 27,23% dan 8,49%. individu yang tidak berharga, tidak diperhatikan Menurut hasil Susenas pada Maret tahun 2019, dan tidak dicintai. Seseorang yang sebelumnya jumlah penduduk lansia atau seseorang yang telah aktif dalam berbagai kegiatan yang menghadirkan mencapai usia 60 tahun mencapai kurang lebih 243 ribu orang atau 12,21% dari populasi cenderung akan lebih merasa kesepian. Hasil Kota interaksi dengan individu lain yang tidak sesuai Bengkulu, terdapat pula peningkatan persentase dengan apa yang diharapkan sebelumnya menjadi penduduk lansia yakni 8,17%, naik dibandingkan salah satu faktor pemicu rasa kesepian, sedangkan Provinsi Universitas Batam Bengkulu. Seseorang yang menyatakan dirinya Page 2 ZONA KEDOKTERAN VOL. 12 NO 1 JANUARI 202277777777777777777777777777777777777777 tingkat kesepian dianggap sebagai suatu rentang tinggi atau rendahnya perasaan subyektif individu psikososialnya (Sutikno, 2. yang berupa perasaan-perasaan negatif seperti Seseorang yang menikmati hal-hal penting terasing, tertolak, ataupun kegelisahan (Nurdiani, yang terjadi di dalam hidupnya dikategorikan sebagai seseorang yang memiliki kualitas hidup Kesepian pada lansia dapat terjadi karena yang baik. Secara awam, kualitas hidup berkaitan dengan pencapaian kehidupan manusia yang ideal keterbatasan kemampuan sosial serta minimnya atau sesuai dengan yang diinginkan. Kualitas dukungan dari keluarga atau orang terdekat. hidup didefinisikan sebagai derajat kepuasan atas Kesepian lansia akan berdampak pada kondisi penerimaan suasana kehidupan saat ini. Definisi emosional, kemampuan mekanisme koping atau dari kualitas hidup yang dapat diterima secara penerimaan dan pada akhirnya akan berdampak pada kualitas hidup lansia. Penuaan dapat menyebabkan sejumlah kehilangan, termasuk pengalaman hidupnya saat ini secara keseluruhan. Kualitas hidup dianggap sebagai suatu persepsi transportasi dan kemandirian. Kehilangan ini individu yang berkaitan dengan tujuan, harapan, dapat berkontribusi terhadap kesepian yang standar, dan perhatian dalam kehidupannya di dialami (Rahayu, 2. masyarakat dalam konteks budaya dan system kesejahteraan dirinya. Saat seseorang memasuki fase lanjut usia, nilai yang ada. Hal ini memberikan pengertian maka semakin tinggi juga risiko untuk mengalami bahwa kualitas hidup dipengaruhi oleh hubungan kesepian, mulai muncul perasaan tidak senang lansia dengan lingkungan sekitar, kondisi fisik terhadap kehidupannya, perasaan bahwa dirinya lansia, kondisi psikososial lansia dan tingkat tidak berguna atau perasaan bersalah sehingga kemandirian lansia (Friska. , dkk, 2. pada umumnya tidak memiliki gairah hidup dan Kualitas hidup yang baik adalah sesuatu yang mengalami penurunan kualitas hidup (Diah, harus dijaga pada lansia, karena hidup yang Berdasarkan riset yang dilakukan Global berkualitas merupakan kondisi yang optimal bagi Age Watch yang melakukan penelitian tentang lansia untuk kehidupannya sehari-hari sehingga kualitas hidup lansia di 96 negara, didapatkan bias menikmati masa tuanya dengan bahagia. Indonesia berada di peringkat bawah Indeks bermakna dan dapat berguna bagi orang-orang di Global Age Watch yakni berada di posisi 71 sekitarnya (Yusselda. Wardani, 2. (Andesty. Syahrul. F, 2. Setelah dilakukan survey pendahuluan oleh Kualitas hidup lansia pada saat ini menjadi peneliti di Panti Jompo Tresna Werda Kota salah satu topik penting yang dibicarakan. Bengkulu Provinsi Bengkulu, terdapat lansia Kualitas hidup lansia penting untuk dibahas berjumlah 68 orang yang terdiri dari 37 lansia karena pada masa lanjut usia, seseorang akan laki-laki dan 31 lansia perempuan. Berdasarkan mengalami perubahan dalam segi fisik, kognitif, jumlah lansia tersebut, didapatkan 8 dari 10 lansia mengalami kesepian dan 7 dari 10 lansia Universitas Batam Page 3 ZONA KEDOKTERAN VOL. 12 NO 1 JANUARI 202277777777777777777777777777777777777777 mengalami penurunan kualitas hidup. Atas hasil Dari hasil penelitian pada tingkat kesepian di survey pendahuluan yang ditemukan penulis. Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu pada penelitian mengenai Hubungan Tingkat Kesepian menjelaskan bahwa sebanyak 3 responden . ,4%) dengan Kualitas Hidup pada Lansia di Panti masuk kategori tidak kesepian, 4 responden Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu. ,9%) masuk kategori tingkat kesepian rendah, 4 METODE PENELITIAN ,9%) masuk kategori tingkat kesepian Desain sedang dan 57 responden . ,8%) masuk kategori observasional dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah responden sering merasa adanya perasaan tidak lansia di Panti Jompo Tresna Werda Kota berdaya, kurang percaya diri, ketergantungan, dan Bengkulu yang berjumlah 67 orang perasaan diterlantarkan. teknik pengambilan sampel menggunakan total Kesepian pada Dimana Penelitian dilakukan di Panti Jompo Tresna keterbatasan kemampuan social serta minimnya Werda pada bulan November tahun 2021. Variabel dukungan dari keluarga atau orang terdekat. Penuaan yang terjadi pada responden dapat Variabel terikat dalam penelitian ini menyebabkan sejumlah kehilangan, termasuk adalah kualitas hidup. dalam penelitian transportasi dan kemandirian. Kehilangan ini menggunakan data primer. Data primer berupa dapat berkontribusi terhadap kesepian yang lembar observasi. Instrumen penelitian terdiri dari Kesepian semakin bertambah buruk kuesioner UCLA Loneliness Scale Version 3 dan seiring dengan perasaan terisolasi yang dialami oleh responden di dalam panti jompo. Metode WHOQOL-BREF. Analisis menggunakan program SPSS dengan SpearmanAos Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Rho. yang dilakukan oleh Nuraini. Farida Halis Dyah HASIL DAN PEMBAHASAN Kusuma. Wahidyanti Rahayu H . dengan judul hubungan interaksi social dengan kesepian Analisis Univariat Distribusi Frekuensi Tingkat Kesepian Berdasarkan hasil analisis univariat distribusi frekuensi tingkat kesepian sebagai berikut: Tabel 1. Distribusi Frekuensi Tingkat Kesepian Tingkat Kesepian Tidak Kesepian Tingkat Kesepian Rendah Tingkat Kesepian Sedang Tingkat Kesepian Tinggi Jumlah Universitas Batam 4,4% 5,9% 5,9% 83,8% pada lansia di kelurahan tlogomas kota malang. Hasil hubungan interaksi social dengan kesepian pada lansia di RT 03 RW 06 kelurahan tlogomas kota malang dengan nilai sig. -taile. sebesar 0,000 dan personAos correlation sebesar -0,594. Sebagian besar lansia dalam penelitian ini memiliki kualitas hidup yang buruk. Hal ini merupakan dampak dari hasil penelitian yang Page 4 ZONA KEDOKTERAN VOL. 12 NO 1 JANUARI 202277777777777777777777777777777777777777 didapat bahwa sebagian besar lansia masuk pekerjaan, kesehatan psikologis yaitu perasaan kategori tingkat kesepian tinggi. Harapan bagi lansia dapat membuka diri untuk berinteraksi perasaan negatif, berpikir, belajar, konsentrasi, dengan lingkungan sekitar dan meningkatkan mengingat, dan kepercayaan individu, hubungan kepercayaan dirinya sesuai kebutuhan masing- social lansia yaitu dukungan sosial, hubungan Dengan tingkat kesepian yang rendah pribadi, termasuk dengan hubungan ke pada dapat mencegah terjadinya penurunan kualitas hidup pada lansia. lingkungan rumah, kebebasan, keselamatan fisik. Distribusi Frekuensi Kualitas Hidup aktivitas di lingkungan, kendaraan, keamanan. Berdasarkan hasil analisis univariat distribusi sumber keuangan, kesehatan dan kepedulian frekuensi kualitas hidup sebagai berikut : 89,7% 10,3% Tabel yaitu sebanyak 61 responden . ,7%) masuk kategori kualitas hidup buruk dan 7 responden . ,3%) masuk kategori kualitas hidup baik. (World Health Kualitas usia mengalami keterbatasan, sehingga kualitas hidup pada lanjut usia menjadi mengalami penurunan (Husen. H 2. Berdasarkan observasi yang penulis lakukan menjelaskan bahwa sebagian besar . WHO (Rantepadang, sosial dan fungsi keluarga. Pada umumnya lanjut Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu pada fisik dan psikologis, aktifitas sosial, interaksi Dari hasil penelitian pada kualitas hidup di dipengaruhi oleh tingkat kemandirian, kondisi Tabel 2. Distribusi frekuensi Kualitas Hidup Kualitas Hidup Buruk Baik Jumlah Organizatio. mendefinisikan kualitas hidup sebagai persepsi individu mengenai kehidupan dalam konteks budaya dan sistem nilai di mana individu hidup dan hubungannya dengan tujuan, harapan dan standar yang ditetapkan. Beberapa hal yang di Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu, ada beberapa hal yang membuat penurunan kualitas hidup pada lansia salah satunya yaitu tingginya tingkat kesepian yang dialami oleh para lansia di Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu. Maka dari itu, untuk mencegah terjadinya penurunan memperbanyak interaksi sosial agar berkurangnya perasaan kesepian yang dialami lansia selama mempengaruhi seseorang dalam kualitas hidupnya berada di panti jompo. yaitu kesehatan fisik, kesejahteraan psikologis. Analisis Bivariat hubungan sosial dan lingkungan (Arini, dkk. Analisis Hubungan Tingkat Kesepian Menurut World Health Organization dengan Kualitas Hidup Quality of Life (WHOQOL), kualitas hidup adalah Dalam analisis bivariat peneliti menggunakan kondisi fungsional lansia yang meliputi kesehatan uji statistik dengan SpearmanAos Rho dimana fisik yaitu aktivitas sehari-hari, ketergantungan peneliti ingin mengetahui hubungan antara tingkat kesepian dengan kualitas hidup di Panti Jompo kegelisahan tidur, penyakit, energi dan kelelahan. Universitas Batam sehari-hari. Tresna Werda Kota Bengkulu 2021. Page 5 ZONA KEDOKTERAN VOL. 12 NO 1 JANUARI 202277777777777777777777777777777777777777 Hasil antara tingkat kesepian dengan kualitas hidup di SpearmanAos Rho diperoleh nilai p=0,00 . <0,. Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu tahun yang artinya H0 ditolak (Ha diterim. , jadi menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna Tabel 3. Tabel Hubungan Tingkat Kesepian dengan Kualitas Hidup Kualitas Hidup Tingkat Kesepian Tidak kesepian Rendah Sedang Tinggi Jumlah Universitas Batam Buruk p value Baik 0,0% 0,0% 6,6% 93,4% 42,9% 57,1% 0,0% 0,0% 0,000* Page 6 ZONA KEDOKTERAN VOL. 12 NO 1 JANUARI 202277777777777777777777777777777777777777 Berdasarkan hasil penelitian pada Tabel 3 penelitian yang dilakukan dengan menggunakan diketahui bahwa responden dengan tingkat tidak uji korelasi kendall tau b dapat disimpulkan kesepian dan kualitas hidup buruk sebanyak 0 bahwa variable tingkat kesepian berhubungan orang . ,0%), tingkat kesepian rendah dan signifikan terhadap kualitas hidup pada lansia di kualitas hidup buruk sebanyak 0 orang . ,0%), posyandu lansia melati dusun karet pleret bantul tingkat kesepian sedang dan kualitas hidup buruk yogyakarta, hal ini ditunjukan dengan nilai sebanyak 4 orang . ,6%), dan tingkat kesepian tinggi dan kualitas hidup buruk sebanyak 57 orang angka signifikan 0. 000, hal ini menunjukan bahwa . ,4%). Sedangkan responden dengan tingkat nilai p-value 0. 000 < 0. 05 maka Ha diterima tidak kesepian dan kualitas hidup baik sebanyak 3 . ipotesa diterim. dan Ho ditolak . ipotesa orang . ,9%), tingkat kesepian rendah dan ditola. , yang berarti bahwa terdapat hubungan kualitas hidup baik sebanyak 4 orang . ,1%), yang signifikan antara tingkat kesepian dengan tingkat kesepian sedang dan kualitas hidup baik kualitas hidup pada lansia di posyandu lansia sebanyak 0 orang . ,0%), dan tingkat kesepian melati dusun karet bantul yogyakarta. tinggi dan kualitas hidup baik sebanyak 0 orang . ,0%). Dari beberapa penelitian di atas banyak faktor-faktor Hal tersebut menunjukkan bahwa tingginya penurunan kualitas hidup salah satunya yaitu tingkat kesepian dapat mempengaruhi kualitas karena tingginya tingkat kesepian, hal ini sejalan hidup lansia, dimana hasil pada penelitian ini mayoritas responden memiliki tingkat kesepian adanya hubungan yang signifikan antara tingkat yang tinggi dan kualitas hidup yang buruk. kesepian dengan kualitas hidup pada lansia di Responden Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu tahun ditelantarkan oleh keluarganya menjadi salah satu penelitian yang penulis lakukan yaitu faktor terbesar responden merasa kesepian yang KESIMPULAN berdampak pada kualitas hidup responden. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang Berdasarkan dilakukan oleh Lina S pada tahun 2016 dengan dilaksanakan di Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu Kualitas Hidup Lansia di Panti Sosial di Bandung dengan hasil terdapat hubungan antara tingkat kesimpulan sebagai berikut : Hubungan Tingkat Kesepian kesepian dengan kualitas hidup lansia di Panti Distribusi Werdha Budhi Pertiwi Bandung dengan nilai p- tinggi di Panti Jompo Tresna Werda Kota value 0,049. Hal ini juga sejalan dengan penelitian Bengkulu sebesar 83,8%. yang dilakukan oleh Rini W pada tahun 2020 Distribusi frekuensi kualitas hidup buruk dengan judul Hubungan Tingkat Kesepian dengan di Panti Jompo Tresna Werda Kota Kualitas Hidup pada Lansia di Posyandu Lansia Bengkulu sebesar 89,7%. Dusun Karet Yogyakarta, berdasarkan hasil Universitas Batam Page 7 ZONA KEDOKTERAN VOL. 12 NO 1 JANUARI 202277777777777777777777777777777777777777 Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kesepian dengan kualitas hidup pada lansia di Panti Jompo Tresna Werda Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Airlangga. Surabaya. Arini. Hamiyati. , & Tarma. Pengaruh Kota Bengkulu dengan nilai p value Dukungan Sosial Keluarga sebesar 0,00. Hasil uji statistik Spearman Kualitas Hidup Lansia di Panti Werdha Ria rhoAos diperoleh nilai p=0,00 . <0,. Pembangunan sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Kesejahteraan dan Pendidikan, vol. 03, no. Jakarta Terhadap Timur. Jurnal SARAN Badan Pusat Statistik. Statistik Penduduk Bagi Peneliti Selanjutnya Peneliti mengkaji lebih banyak sumber maupun referensi Lanjut Usia 2020. Jakarta : Badan Pusat Statistik. yang terkait dengan tingkat kesepian dan kualitas Diah. Kesepian dan Isolasi Sosial yang hidup pada lansia agar hasil penelitiannya dapat Dialami Lanjut Usia : Tinjauan dari lebih baik dan lebih lengkap lagi. Peneliti Perspektif Sosiologis. Pusat Penelitian dan selanjutnya diharapkan juga lebih mempersiapkan Pengembangan diri dalam proses pengambilan dan pengumpulan data serta segala sesuatunya sehingga penelitian dapat dilaksanakan dengan lebih baik. UCAPAN TERIMA KASIH Dalam penelitian ini penulis juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu yang telah memberikan izin sehingga peneliti dapat melakukan penelitian di Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu. Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial RI, vol. 18, no. Friska. , dkk. The Relationship of Family Support with the Quality of Elderly Living in Sidomulyo Health Center Work Area in Pekanbaru Road. Jurnal Proteksi Kesehatan, vol. 09, no. 01, pp. ISSN : Hakim. Urgensi Revisi UndangUndang tentang Kesejahteraan Lanjut Usia. Aspirasi : Jurnal Masalah-Masalah Sosial. DAFTAR PUSTAKA