Eksekusi CANVAS Miring pada Startup dalam Menghadapi Kompetisi Sisca Pricillia1. Robby Alfonso Ramadhan2 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan lean canvas pada startup, menjelaskan faktor-faktor yang dipertimbangkan oleh manajer startup dalam menerapkan lean canvas, menjelaskan kendala yang dihadapi dalam penerapan lean canvas di startup Talangin, dan menggambarkan manfaat dari penerapan lean canvas di startup Talangin. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penulis melakukan wawancara dengan Co-Founder & Chief Executive (CEO). Co-Founder & Chief Marketing (CMO). Co-Founder & Chief Product (CPO), dan Co-Founder & Chief Finance (CFO) Talangin untuk memahami bagaimana lean canvas digunakan di startup Talangin. Metode analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan lean canvas di startup Talangin sebagai model bisnis dapat secara efektif membantu Talangin dalam menentukan strategi masa Kesederhanaan dan kemudahan penggunaan lean canvas sebagai model bisnis telah menjadi faktor signifikan bagi startup Talangin dalam menggunakan model ini. Dalam penerapan lean canvas di startup Talangin, tidak ada kesulitan yang dirasakan karena model bisnis seharusnya menyederhanakan proses bisnis. Manfaat yang dirasakan oleh Talangin dalam penerapan lean canvas termasuk kemudahan dalam menentukan apakah produk yang ditawarkan dapat diterima oleh pasar dan konsumen. Kata Kunci: Penerapan lean canvas. Startup Talangin. Menghadapi persaingan Pendahuluan Organisasi bisnis sekarang ini dituntut untuk dapat bersaing dan memberikan pelayanan terbaiknya agar bisa memenangkan persaingan pada era globalisasi. Adanya era globalisasi tersebut, banyak masyarakat kini tertarik untuk merintis sebuah usaha seperti di negara Indonesia, karena perkembangan dunia internet yang sedang pesat-pesatnya. Berdasarkan website resmi Kementrian dan Informatika Republik Indonesia dapat dilihat riset pasar e Marketer, populasi netter tanah air mencapai 83,7 juta orang pada 2014 . Angka yang berlaku untuk setiap orang yang mengakses internet setidaknya satu kali setiap bulan itu mendudukkan Indonesia di peringkat ke-6 terbesar di dunia dalam hal jumlah pengguna internet. Pada 2017, eMarketer memperkirakan netter Indonesia bakal mencapai 112 juta orang, mengalahkan Jepang di peringkat ke-5 yang pertumbuhan jumlah pengguna internetnya lebih lambat . Data pengguna internet tersebut membuat masyarakat memiliki kesempatan untuk berinovasi dengan merintis usaha startup. Menurut Ries, dalam Ramdhan yang menjelaskan tentang pengertian startup sebagai berikut. Aua human institution designed to deliver a new product or service under conditions of extreme uncertainty . Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan, bahwa startup dibagi menjadi tiga Pertama. a human institution, menjelaskan bahwa startup adalah institusi manusia, bisa berupa individu/perorangan atau perusahaan. Penggalan kedua. to deliver a new product or service, yaitu Startup didirikan oleh perorangan atau perusahaan dalam rangka untuk menjual produk atau jasa baru dan Penggalan ketiga. under conditions of extreme uncertainty, definisi tersebut adalah startup sebagai bisnis baru yang didirikan menghadapi kondisi ketidakpastian yang sangat tinggi, apakah startup tersebut akan berhasil atau gagal. Ay Startup merujuk pada perusahaan yang belum lama beroperasi . Perusahaan-perusahaan ini sebagian besar merupakan perusahaan yang baru didirikan dan berada dalam fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat. Perkembangan startup di Indonesia bisa dikatakan cukup pesat, setiap tahun bahkan setiap bulan banyak founder-founder . startup baru bermunculan . Beberapa contoh startup yang sudah berkembang di Indonesia yaitu. Gojek. Bukalapak. Traveloka. Kitabisa. Grab. Uber. Tiket. com, dan lain sebagainya. Startup merupakan sebuah bisnis yang memiliki model bisnis berbeda dari bisnis yang lainnya. Model bisnis memiliki berbagai macam canvas seperti. Business Model Canvas. Lean Canvas. Lean Change Canvas. Feedback Canvas. SWOT Analysis. Open Innovation Canvas. Business Model Zen Canvas, dan lainnya . Business Model Canvas (BMC) adalah salah satu metode yang digunakan dalam strategi bisnis Menurut Osterwalder. Business Model Canvas (BMC) adalah sebuah model bisnis menggambarkan dasar pemikiran tentang bagaimana organisasi menciptakan, memberikan, dan menanggapi nilai . Sedangkan menurut Maurya Lean canvas adalah adaptasi Business Model Canvas Eksekusi CANVAS Miring pada Startup dalam Menghadapi Kompetisi (BMC) oleh Alexander Osterwalder yang diciptakan Ash Maurya dalam menciptakan semangat lean . startup lean . tartup yang cepat,ringkas dan efekti. , lean canvas menjanjikan rencana bisnis yang dapat ditindaklanjuti dan fokus dalam berwirausaha . Dapat disimpulkan dari penjelasan diatas bahwa ada beberapa startup yang menggunakan Business Model Canvas (BMC) dan ada beberapa pula yang menggunakan lean canvas . Salah satu contoh startup yang menggunakan lean canvas untuk model bisnisnya adalah Talangin. Talangin merupakan sebuah platform yang membantu mahasiswa membeli barang dari e-commerce manapun dengan proses cepat, aman dan angsuran ringan tanpa bunga . Talangin didirikan berkembang dari masalah mahasiswa yang mau membeli barang namun harus menabung lama, proses pembayaran kredit namun tidak memiliki kartu kredit, mau kredit proses berbelit. Melalui permasalahan tersebut dapat terlihat adanya kebutuhan bagi para mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan sekundernya yang terkadang sulit untuk dipenuhi pada beberapa kalangan. Adanya startup Talangin dapat menjadi salah satu sarana dalam mempermudah mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan sekunder tersebut . Peluang bagi berkembangnya startup Talangin didukung oleh adanya kebutuhan mahasiswa yang menjadi sasaran pasarnya. Oleh karena itu strategi dalam mengembangkan startup harus dibuat secara matang, salah satunya dengan menggunakan lean canvas. Implementasi lean canvas pada suatu startup diharapkan dapat menjadi strategi yang dapat digunakan untuk mengembangkan bisnis secara terarah dan dapat menghadapi persaingan bisnis startup . *E-mail: siscapriscil12@gmail. alfonso@gmail. Tinjauan Pustaka Lean Canvas Lean canvas merupakan adaptasi Business Model Canvas (BMC) oleh Alexander Osterwalder yang diciptakan Ash Maurya dalam menciptakan semangat lean . Startup Lean . tartup yang cepat, ringkas dan efekti. Lean canvas menjanjikan rencana bisnis yang dapat ditindaklanjuti dan focus dalam berwirausaha. Lean startup berfokus pada masalah, solusi, metrik kunci dan keunggulan kompetitif. Strukturnya mirip dengan business model canvas yang terkenal, namun beberapa bagian telah dirubah. Model bisnis Alex Osterwalder Generation merupakan hal besar yang menggambarkan berbagai strategi perencanaan dan pemasaran untuk kesuksesan kompetitif dan bisnis. Namun, lebih banyak ide muncul dari model ini, di antaranya ialah lean canvas oleh Maurya . Kanal lean berkonsentrasi pada cara timeline mempengaruhi arus pendapatan sebuah bisnis. Oleh karena itu sasarannya lebih spesifik dan menggabungkan bisnis kecil dan besar secara efektif. Lean canvas lebih mudah digunakan dan difokuskan pada pengusaha. Lean canvas sangat berfokus pada faktor startup seperti ketidakpastian dan risiko. Maurya . menjelaskan elemen yang terdapat pada lean canvas : Masalah (Proble. Solusi (Solutio. Proposisi Nilai Unik (Unique Value Propositio. Matrik kunci (Key Matri. Struktur Biaya (Cost Structur. Arus Pendapatan (Reveneu Strea. Manfaat Lean Canvas Lean startup bisa diuntungkan dari penggunaan teknik ideasi, karena diterapkan dalam pemikiran desain untuk mengembangkan variasi konsep. Meskipun lean canvas biasanya dimulai dengan ide bisnis yang konkret, akan berguna untuk menggunakan metode ideasional terstruktur untuk mengulangi gagasan dalam proses, khususnya sebelum pemecahan masalah solusi tercapai. Manfaat lean canvas menurut Maurya ialah dapat dilihat dari Unique Value Proposition (UVP). Melalui UVP startup mampu memperoleh pelanggan untuk menggunakan produk. UVP yang baik yang mampu masuk ke pelanggan dan berfokus pada manfaat yang diperoleh oleh pelanggan yang menggunakan produk startup tersebut. Jadi, misalnya, jika startup membuat pengembangan properti: Eksekusi CANVAS Miring pada Startup dalam Menghadapi Kompetisi Fitur mungkin "template yang dirancang secara profesional. Manfaatnya adalah "resume yang menarik perhatian yang menonjol. Cerita akhir manfaat "mendaratkan pekerjaan impianmu. Formula yang bagus untuk membuat UVP yang efektif . engan cara Dane Maxwel. Instant Clarity Headline = End Result Customer Wants SpecificPeriod of Time Address the Objections Kendala Lean Canvas Kendala pada lean canvas secara khusus tidak ada, namun menurut Ries dalam membangun startup kesulitan dalam menciptakan teknologi yang memungkinkan startup berjalan sesuai dengan Ries mengibaratkan dengan video game The Sims. AuThe Sims merupakan video game tentang simulasi aktivitas sehari-hari dalam rumah tangga. Dalam industri video game The Sims, standarnya adalah avatar 3D harus bergerak dengan lancar saat mereka berjalan, menghindari rintangan di jalan mereka, dan menempuh rute cerdas menuju tempat tujuan mereka. Membangun MVP (Minimum Viable Produc. dan belum menyelesaikan tugas di atas untuk menciptakan teknologi yang memungkinkan avatar berjalan di lingkungan virtual yang mereka tinggali. Kami mengubah produk sehingga pelanggan bisa mengklik kemana mereka ingin avatar mereka pergi, dan avatar akan langsung melakukan teleportasi, avatar menghilang dan kemudian muncul kembali sesaat di tempat baruAy. Melalui pengibaratan yang disampaikan Ries, dapat disimpulkan bahwa lean canvas harus mampu membantu startup dalam menentukan MVP (Minimum Viable Produc. atau Minimum Kelayakan Produk agar pelanggan mendapatkan kepuasan atas produk. Ketika startup memiliki masalah terhadap MVPnya maka harus mampu membentuk MVP yang baru. MVP disini juga dijelaskan oleh Maurya merupakan sebagai konsep pengukuran kelayakan suatu produk dalam waktu yang singkat untuk mendesain dan mengaplikasikan ide. Metode Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun fokus penelitian adalah sebagai berikut: Penerapan lean canvas pada startup Talangin Masalah (Proble. Solusi (Solutio. Proposisi Nilai Unik (Unique Value Propositio. Matrik Kunci (Key Matri. Struktur Biaya (Cost Structur. Arus Pendapatan (Revenue Strea. Faktor-faktor yang dipertimbangkan pengelola startup Talangin dalam penerapan lean canvas: Kendala dalam penerapan lean canvas pada startup Talangin Manfaat dalam penerapan lean canvas pada startup Talangin Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima responden yang terdiri dari Co-Founder & Chief Executive (CEO). Co-Founder & Chief Marketing (CMO). Co-Founder & Chief Product (CPO), dan CoFounder & Chief Finance (CFO) dari startup Talangin. Data wawancara dianalisis menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman, yang meliputi tahap reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Eksekusi CANVAS Miring pada Startup dalam Menghadapi Kompetisi Hasil dan Pembahasan Penerapan lean canvas pada startup Talangin Lean canvas merupakan adaptasi Business Model Canvas (BMC) oleh Alexander Osterwalder yang diciptakan Ash Maurya dalam menciptakan semangat lean . , startup lean . tartup yang cepat, ringkas dan efekti. Lean canvas menjanjikan rencana bisnis yang dapat ditindaklanjuti dan focus dalam berwirausaha, model bisnis Alex Osterwalder Generation merupakan hal besar yang menggambarkan berbagai strategi perencanaan dan pemasaran untuk kesuksesan kompetitif dan bisnis. Namun, lebih banyak ide muncul dari model ini, di antaranya adalah lean canvas oleh Maurya . Kanal lean berkonsentrasi pada cara timeline mempengaruhi arus pendapatan sebuah bisnis. Oleh karena itu sasarannya lebih spesifik dan menggabungkan bisnis kecil dan besar secara efektif . Masalah (Proble. Kotak masalah disertakan karena beberapa bisnis gagal menerapkan banyak usaha, sumber daya keuangan dan waktu untuk membangun produk yang salah Oleh karena itu penting untuk memahami masalahnya terlebih dahulu. Masalah merupakan hal pertama yang harus dianalisa oleh startup Talangin dalam menggunakan lean canvas sebagai model bisnis . Talangin bermula dari permasalahan yang dialami oleh CEO (Co-Founder & Chief Executiv. Talangin yang bernama Taufik Hidayat . Permasalahannya adalah Taufic membutuhkan handphone baru dikarenakan handphone yang Taufic miliki rusak, ingin membeli baru tetapi harganya mahal dan tidak memiliki tabungan yang cukup untuk membeli yang baru. Melalui permasalahan tersebut berkembang pemikiran Taufiq, apakah masalah yang dia rasakan juga dirasakan oleh mahasiswa Taufic melakukan survei dan hasilnya mahasiswa juga merasakan permasalahan tersebut. Sehingga Taufic memiliki ide untuk mendirikan startup bersama tim dan startup tersebut diberi nama Talangin . Adanya permasalahan tersebut, blok masalah/problem pada lean canvas yang digunakan oleh Talangin sebagai model bisnis efektif untuk tahap awal. Sehingga Talangin dapat melanjutkan blok yang ada pada lean canvas untuk model bisnis agar dapat mencapai tujuan startup . Solusi (Solutio. Setelah masalah dikenali, hal berikutnya adalah menemukan solusi untuk menyelesaikan permasalahan. Dengan demikian, kotak solusi dengan konsep MVP (Minimum Viable Produc. atau Minimum kelayakan Produk disertakan . MVP bukanlah produk minimal, melainkan strategi dan proses yang diarahkan untuk membuat dan menjual produk ke konsumen. Sehingga dari permasalahan yang ada di Talangin Taufic memberi solusi melalui adanya startup Talangin yang dapat membantu mahasiswa untuk membeli suatu barang yang diinginkan tetapi tidak memiliki dana yang cukup. Adanya blok solusi/solution pada lean canvas, efektif untuk menemukan masalah yang dialami Talangin dengan solusi adanya startup Talangin yang menawarkan kemudahan kepada mahasiswa yang juga merasakannya . Proposisi Nilai Unik (Unique Value Propositio. Pada dasarnya merupakan keunggulan kompetitif, sebuah startup harus mengenali apakah ia memiliki keuntungan yang tidak wajar dibandingkan orang lain . Proposisi nilai unik Talangin ialah, konsumen dapat memenuhi keinginannya tanpa harus menunggu dan menabung dengan waktu yang lama untuk mendapatkan barang yang diinginkan. Melalui Talangin mahasiswa dapat lebih mudah bertransaksi untuk mendapatkan produk/barang yang diinginkan dengan cara proses pencicilan pembayaran setiap bulannya. Pembayaran yang dilakukan oleh konsumen terhadap Eksekusi CANVAS Miring pada Startup dalam Menghadapi Kompetisi Talangin tidak mengandung unsur riba atau bunga tiap bulannya. Blok proposisi nilai unik yang dimiliki startup Talangin sudah sesuai dengan yang ada pada lean canvas . Matrik Kunci (Key Matri. Bisnis startup dapat lebih fokus pada satu matrik dan mengembangkannya. Matrik kunci mencakup rangkaian produk atau layanan yang ingin diberikan . Oleh karena itu penting bahwa matrik yang benar diidentifikasi karena yang salah dapat menjadi masalah untuk startup. Blok ini digunakan untuk menentukan produk dan market . pada startup dan mengevaluasi startup atas strategi yang sudah direncanakan. Matrik kunci sangat berpengaruh terhadap sebuah startup terutama startup Talangin . Matrik kunci juga sangat berpengaruh terhadap produk dan market . , jika matrik kunci pada startup bermasalah maka produk dan market . juga akan Talangin sudah memiliki blok matrik kunci seperti yang ada pada lean canvas . Struktur Biaya (Cost Structur. Struktur Biaya menggambarkan semua biaya yang dikeluarkan untuk mengoperasikan model bisnis . Blok ini menjelaskan biaya terpenting yang muncul ketika mengoperasikan model bisnis tertentu. Menciptakan dan memberikan nilai, mempertahankan hubungan dengan pelanggan, dan menghasilkan pendapatan, menyebabkan timbulnya biaya. Struktur Biaya memiliki karakteristik sebagai berikut: Biaya Tetap Biaya-biaya yang tetap sama meskipun volume barang atau jasa yang dihasilkan berbeda beda. Biaya Variabel Biaya-biaya yang bervariasi secara proporsional dengan volume barang atau jasa yang Struktur biaya merupakan biaya yang dikeluarkan oleh startup Talangin untuk keperluan internal dan proses bisnis Talangin. Blok ini digunakan untuk mengetahui biaya yang dikeluarkan Talangin untuk kepentingan proses bisnis, internal atau hal lainnya. Talangin merupakan startup yang masih dalam tahap awal sehingga struktur biaya yang ada pada startup Talangin tidak begitu banyak. Seperti contohnya, biaya yang dikeluarkan untuk proses bisnis, biaya yang dikeluarkan untuk tiap divisi, dan lainnya. Namun struktur biaya yang dimiliki startup Talangin belum sesuai dengan struktur biaya yang dijelaskan pada lean canvas, karena Talangin belum memiliki biaya tetap dan biaya variabel yang jelas. Arus pendapatan (Revenue Strea. Arus Pendapatan menggambarkan uang tunai yang dihasilkan perusahaan dari masing masing Segmen Pelanggan . iaya harus mengurangi pendapatan untuk menghasilkan pemasuka. Model bisnis melibatkan dua jenis Arus Pendapatan: Pendapatan transaksi yang dihasilkan dari satu kali pembayaran pelanggan. Pendapatan berulang yang dihasilkan dari pembayaran berkelanjutan baik untuk memberikan Proposisi Nilai kepada pelanggan maupun menyediakan dukungan pelanggan pasca Arus pendapatan Talangin bersumber dari hasil penjualan dan proses bisnis Talangin. Modal awal yang didapatkan oleh Talangin bersumber dari dana pribadi pada masing-masing Co Founder. Untuk startup yang masih dalam tahap awal Talangin belum memiliki arus pendapatan yang jelas, dapat dilihat dari dana yang bersumber dari dana pribadi para Co-Founder. Sehingga untuk blok arus pendapat startup Talangin belum memenuhi sesuai yang ada pada lean canvas. Penerapan dari Eksekusi CANVAS Miring pada Startup dalam Menghadapi Kompetisi model bisnis yang digunakan startup Talangin yaitu lean canvas sebagai strategi untuk memasuki dunia bisnis startup sudah tersusun rapi. Seperti yang dijelaskan pada penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Ludeke-Freud dengan judul AuBusiness Model Concepts in Corporate Sustainability ContextsAy. Haclin dan Wallnofer dengan judul AuThe Business Model in the Practice of Strategic Decision Making: Insights from a Case StudyAy. Wirtz dengan judul AuBusiness Models: Origin. Development and Future Research PerspectivesAy. Simmons dengan judul AuInscribing Value on Business Model Innovations: Insights from Industrial Projects Commercializing Disruptive Digital InnovationsAy. Penelitian-penelitian tersebut menyimpulkan bahwa model bisnis pada suatu startup merupakan hal terpenting yang harus dimiliki. Adanya model bisnis pada startup dapat membantu mengidentifikasi strategi startup dalam bersaing di dunia bisnis. Melalui model bisnis startup akan mudah melakukan inovasi dan evaluasi terhadap proses bisnis yang dilakukan. Faktor-faktor yang dipertimbangkan pengelola startup Talangin dalam penerapan Lean Canvas Model bisnis yang digunakan pada suatu startup merupakan hal umum yang harus Dalam menggunakan model bisnis startup harus mengetahui faktor-faktor pertimbangan dalam penerapan model bisnis tersebut, karena model bisnis yang baik dan tepat akan berdampak positif pada startup . Sebaliknya jika startup tidak melakukan pertimbangan dalam menggunakan suatu model bisnis akan berdampak negatif pada startup tersebut. Begitu juga dengan startup Talangin yang menggunakan lean canvas sebagai model bisnisnya. Talangin memiliki faktor pertimbangan menggunakan lean canvas yakni karena lean canvas cocok untuk startup yang masih baru . Lean canvas merupakan model bisnis yang sederhana sehingga dapat dengan mudah di pahami dan di cocokan dengan tujuan dari startup yang menggunakannya. Talangin tidak menggunakan Business Model Canvas (BMC) sebagai model bisnis, karena BMC kurang cocok untuk startup yang masih dalam tahap awal dan berkembang. Selain itu lean canvas juga lebih mudah untuk menetapkan produk, menentukan pasar dan menarik minat konsumen. Selain itu dengan menggunakan lean canvas dapat lebih mudah menarik rekan bisnis untuk membantu dan bekerjasama . Kendala dalam penerapan Lean Canvas pada Startup Talangin Kendala merupakan faktor yang dapat menghambat proses bisnis suatu startup. Dalam menggunakan model bisnis pada startup seharusnya memiliki kendala internal atau eksternal, karena dengan adanya kendala startup dapat melakukan introspeksi dalam proses bisnisnya. Talangin dalam menggunakan lean canvas tidak memiliki kendala. Namun kendala yang dirasakan oleh startup Talangin lebih kedalam bisnis secara keseluruhan. Jika suatu startup merasakan kendala dalam menggunakan model bisnis itu berarti startup yang menggunakan model bisnis tersebut kurang memahami dan mempelajari dengan benar model bisnisnya. Seharusnya model bisnis yang digunakan pada startup dapat membantu proses bisnis untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Namun pada startup pasti memiliki masalah atau kendala yang dirasakan pada model bisnis atau bisnis secara keseluruhan. Dengan adanya masalah tersebut startup harus mampu mencari solusinya. Talangin memiliki solusi atas masalah atau kendala yang dirasakan secara keseluruhan dengan adanya framework atas solving problem pada tim Talangin. Jika ada masalah internal atau eksternal pada Talangin maka akan dilakukan diskusi bersama untuk menyelesaikan masalah. Cara penyelesaian yang dilakukan oleh Talangin yaitu bertukar pikiran antar tim yang ada dan mengelompokkan masalah dari yang paling kecil hingga yang paling besar dan permasalahan tersebut akan dialokasikan sesuai dengan skala permasalahannya. Menurut Ries dalam membangun startup kesulitan dalam menciptakan teknologi yang memungkinkan startup berjalan sesuai dengan keinginan. Ries mengibaratkan dengan video game The Sims. AuThe Sims merupakan video game tentang simulasi aktivitas sehari-hari dalam rumah tangga. Dalam industri video game The Sims, standarnya adalah avatar 3D harus bergerak dengan lancar saat mereka berjalan, menghindari rintangan di jalan mereka, dan menempuh rute cerdas menuju tempat tujuan Membangun MVP (Minimum Viable Produc. dan belum menyelesaikan tugas di atas untuk menciptakan teknologi yang memungkinkan avatar berjalan di lingkungan virtual yang Eksekusi CANVAS Miring pada Startup dalam Menghadapi Kompetisi mereka tinggali. Kami mengubah produk sehingga pelanggan bisa mengklik kemana mereka ingin avatar mereka pergi, dan avatar akan langsung melakukan teleportasi, avatar menghilang dan kemudian muncul kembali sesaat di tempat baruAy. Melalui pengibaratan yang disampaikan Ries, kendala startup tidak terletak pada lean canvasnya melainkan proses bisnis secara keseluruhan. MVP menurut Maurya merupakan konsep pengukuran kelayakan suatu produk dalam waktu yang singkat untuk mendesain dan mengembangkan atau mengaplikasikan ide. Kendala yang dirasakan startup Talangin sudah sesuai dengan teori yang ada. Manfaat yang terdapat dalam penerapan Lean Canvas pada startup Talangin Model bisnis yang digunakan pada suatu startup merupakan hal umum yang harus diketahui. Dalam menggunakan model bisnis pada startup akan memiliki manfaat yang dirasakan. Manfaat lean canvas yang dirasakan oleh startup Talangin ialah dapat dengan mudah mengetahui produk yang ditawarkan mampu diterima atau tidak oleh market . dan konsumen. Manfaat lainnya yang juga dirasakan dari lean canvas yakni proses bisnis yang mudah dan sederhana. Adanya manfaat tersebut, maka lean canvas memiliki pengaruh pada proses bisnis Talangin dalam menghadapi persaingan bisnis startup. Lean canvas pada startup dapat mengetahui dengan mudah cara menemukan unique value yang ada pada startup tersebut. Unique value merupakan unsur yang dapat membedakan antara startup Talangin dengan startup lainnya, karena unique value menjelaskan ciri khas dari suatu startup tersebut. Selain lean canvas, jaringan bisnis yang dimiliki, strategi strategi dalam perencanaan produk dan pemasaran produk startup tersebut merupakan cara untuk menang dalam bersaing di dunia bisnis startup. Seperti yang dijelaskan pada penelitian terdahulu Haclin dan Wallnofer dengah judul AuThe Business Model in the Practice of Strategic Decision Making: Insights from a Case StudyAy menyatakan bahwa model bisnis merupakan strategi sebagai bentuk praktek dan untuk mengembangkan implikasi dan limitasi dari penggunaan strategi bisnis model. Model bisnis di desain untuk mengembangkan implikasi dan limitasi dari penggunaan bisnis model sebagai strategi yang cukup baik bagi perusahaan. Bisnis model memberikan contoh nilai secara struktural untuk menempatkan bisnis model perusahaan pada saat ini. Sehingga dengan startup Talangin yang menggunakan lean canvas sebagai model bisnis sudah benar agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Seperti yang dijelaskan oleh Mueller and Thoring Lean startup bisa diuntungkan dari penggunaan teknik ideasi, karena diterapkan dalam pemikiran desain untuk mengembangkan variasi konsep. Meskipun lean canvas biasanya dimulai dengan ide bisnis yang konkret, akan berguna untuk menggunakan metode ideasional terstruktur untuk mengulangi gagasan dalam proses, khususnya sebelum pemecahan masalah-solusi tercapai. Menurut Maurya manfaat lean canvas dapat dilihat dari Unique Value Proposition (UVP). Melalui UVP startup mampu memperoleh pelanggan untuk menggunakan produk. UVP yang baik yang mampu masuk ke pelanggan dan berfokus pada manfaat yang diperoleh oleh pelanggan yang menggunakan produk startup tersebut. Begitu juga dengan startup Talangin yang sudah memiliki UVP berbeda dari startup yang lainnya. Kesimpulan Penerapan lean canvas pada startup Talangin sebagai model bisnis membantu dengan mudah dalam menentukan strategi ke depan. Talangin mampu menganalisis masalah, menentukan solusi, mengidentifikasi keunikan, dan mengelola biaya masuk serta keluar dengan lebih efektif. Lean canvas mempermudah Talangin melakukan inovasi sehingga mampu bersaing di dunia bisnis startup. Kemudahan dan kesederhanaan lean canvas sebagai model bisnis merupakan faktor utama Talangin menggunakan model ini. Untuk startup yang masih dalam tahap awal, lean canvas lebih cocok dibandingkan dengan Business Model Canvas (BMC) karena lebih mudah Dalam penerapan lean canvas pada startup Talangin, tidak ada kendala signifikan yang dirasakan. Model bisnis ini justru mempermudah proses bisnis. Kendala yang dirasakan lebih terkait dengan bisnis secara keseluruhan, bukan pada penerapan lean canvas itu sendiri. Manfaat yang dirasakan Talangin dalam penerapan lean canvas termasuk kemudahan mengetahui apakah produk yang ditawarkan diterima oleh pasar dan konsumen. Selain itu, lean canvas mempermudah proses bisnis yang sederhana dan efisien. Unique value yang dimiliki Talangin adalah memudahkan mahasiswa, terutama di Universitas Brawijaya, untuk memiliki barang atau produk yang diinginkan melalui skema cicilan tanpa bunga. Lean canvas membantu Talangin menonjolkan unique value ini di pasar. Perlu dilakukan sosialisasi lean canvas kepada seluruh tim Talangin. Pada saat wawancara, hanya satu Eksekusi CANVAS Miring pada Startup dalam Menghadapi Kompetisi narasumber yang memahami lean canvas secara keseluruhan. Tim lainnya juga harus menguasai model bisnis yang digunakan. Selain memenuhi kebutuhan barang. Talangin dapat mempertimbangkan membantu mahasiswa yang kesulitan dalam membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT). Talangin perlu meningkatkan promosi agar lebih dikenal oleh masyarakat, terutama mahasiswa Universitas Brawijaya. Dalam waktu dekat. Talangin dapat mempertimbangkan memperluas layanannya ke universitas lain di Kota Malang. Diharapkan pemerintah Indonesia memberikan dukungan moral dan materiil untuk startup yang masih dalam tahap awal dan berkembang. Penelitian selanjutnya sebaiknya menjelaskan secara rinci proses bisnis dan model bisnis yang digunakan, serta pengaruh lean canvas terhadap startup dan kendala yang dirasakan. Daftar Pustaka