Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Volume 3. Nomor 2. Oktober 2024, 194 - 198 E-ISSN: 2830-182X https://jurnal. id/?journal=jgt DOI: 10. 59342/jgt. PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA MELALUI PEMBIASAAN DALAM BACA TULIS ALQURAoAN (BTQ) Halimatuzzakiya Afnaz 1 . Zaini Dahlan2* Abstrak Pendidikan karakter religius melalui kegiatan membaca dan menulis Al-Qur'an di tengah perubahan dunia saat ini menjadi penting untuk mempertahankan nilai-nilai tradisional dalam agama. Studi ini mengusulkan pendekatan pembiasaan dalam Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) sebagai metode efektif untuk memperkuat moral dan spiritual Meskipun pendekatan ini telah terbukti memberikan dampak positif, beberapa kelemahan seperti kurangnya fokus pada konteks pendidikan modern masih ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kelemahan tersebut dan memperdalam pemahaman tentang efektivitas pendidikan karakter religius melalui BTQ. Fokusnya adalah pada eksplorasi sejauh mana pembiasaan BTQ dapat memperkuat karakter religius siswa dalam konteks pendidikan Kontribusinya adalah memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang pengaruh dan efektivitas pendidikan karakter religius melalui BTQ. Kata Kunci: Pendidikan karakter religious. Pembiasaan Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Abstract Religious character education through reading and writing the Koran in the midst of today's changing world is important to maintain traditional values in religion. This study proposes a habituation approach in Reading and Writing the Qur'an (BTQ) as an effective method for strengthening students' morals and spirituality. Although this approach has been proven to have a positive impact, some weaknesses such as a lack of focus on the modern educational context still exist. This research aims to overcome these weaknesses and deepen understanding of the effectiveness of religious character education through BTQ. The focus is on exploring the extent to which BTQ education can strengthen students' religious character in the context of modern education. Its contribution is to provide deeper insight into the influence and effectiveness of religious character education through BTQ. Keywords: Religious character education. Habit of Reading and Writing Al-Qur'an (BTQ) Institut Abdul Halim Hasan Binjai, halimatuzakiyaafnaz@gmail. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, zainidahlan@uinsu. Jurnal Generasi Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Islam Volume 3. Nomor 2. Oktober 2024 Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Volume 3. Nomor 2. Oktober 2024, 194 - 198 E-ISSN: 2830-182X https://jurnal. id/?journal=jgt DOI: 10. 59342/jgt. PENDAHULUAN Dalam dunia yang terus berubah, pendidikan karakter religius melalui kegiatan membaca dan menulis Al-Qur'an penting untuk memperkuat nilai tradisional dalam agama. Ini membantu siswa memahami dan menerapkan moral serta spiritual dalam keseharian mereka. Karena itu pendidikan karakter religius bukan hanya pilihan, tapi suatu kebutuhan mendesak untuk siswa. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa pendidikan karakter religius melalui pembiasaan dalam Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) merupakan metode yang efektif dalam memperkuat nilai-nilai moral dan spiritual Berbagai riset menunjukkan bahwa pendekatan ini memberikan dampak positif dalam membentuk kepribadian siswa. Dari penelitian sebelumnya, terungkap bahwa pendidikan karakter religius melalui pembiasaan dalam Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) memiliki beberapa kelemahan tertentu seperti kurangnya fokus pada implementasi dalam konteks pendidikan modern. Namun, penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kelemahan tersebut dan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang efektivitas pendidikan karakter religius melalui BTQ. Penguatan Pendidikan Karakter Religius siswa melalui pembiasaan dalam Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) menawarkan pendekatan yang berfokus pada memperkuat karakter religius siswa melalui kegiatan membaca dan menulis AlQur'an. Dengan memperkuat pendidikan karakter religius melalui BTQ, diharapkan dapat membentuk generasi yang kuat secara moral dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pendidikan karakter religius siswa melalui pembiasaan dalam BTQ dalam konteks pendidikan Pertanyaan yang muncul mencakup seberapa kuat pembiasaan dalam BTQ dapat memperkuat karakter religius siswa. Kontribusi dari riset ini adalah memberikan wawasan yang lebih dalam tentang pengaruh dan efektivitas pendidikan karakter religius melalui pembiasaan dalam BTQ. KAJIAN TEORI Teori Pendidikan Karakter Religius ini menekankan pentingnya pendidikan karakter religius dalam membentuk individu yang bertanggung jawab dan beretika. Salah satu pendekatan yang sering digunakan adalah teori pembentukan karakter moral oleh para filsuf seperti Lawrence Kohlberg dan Carol Gilligan, yang mengemukakan tahapan-tahapan perkembangan moral individu dari sudut pandang etika. Teori Pembelajaran Berbasis Al-Qur'an ini mengemukakan bahwa AlQur'an sebagai sumber ajaran utama dalam Islam dapat dijadikan dasar untuk pembelajaran dan pembentukan karakter. Teori ini menekankan bahwa pembelajaran yang berpusat pada Al-Qur'an dapat memperkuat nilai-nilai moral dan spiritual siswa. Teori Pembiasaan (Habitu. ini diadaptasi dari konsep habitus dalam teori sosiologi oleh Pierre Bourdieu. Habitusbiasanya merujuk pada pola perilaku yang terinternalisasi dan menjadi bagian dari identitas individu. Dalam konteks pendidikan karakter religius, pembiasaan dalam BTQ dapat diinterpretasikan sebagai pembentukan habitus siswa terhadap nilai-nilai moral dan spiritual yang terkandung dalam Al-Qur'an. Kerangka Berpikir Pendidikan karakter religius melalui pembiasaan dalam Jurnal Generasi Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Islam Volume 3. Nomor 2. Oktober 2024 Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Volume 3. Nomor 2. Oktober 2024, 194 - 198 E-ISSN: 2830-182X https://jurnal. id/?journal=jgt DOI: 10. 59342/jgt. BTQ didasarkan pada asumsi bahwa pembiasaan yang dilakukan secara teratur dan konsisten terhadap kegiatan membaca dan menulis Al-Qur'an akan memperkuat nilai-nilai moral dan spiritual siswa. Hal ini diasumsikan berdasarkan teori-teori yang mendukung pembelajaran berbasis agama serta teori pembiasaan yang mengemukakan bahwa kebiasaan yang terbentuk melalui pembiasaan akan menjadi bagian integral dari kepribadian individu. METODE PENELITIAN Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus untuk mengeksplorasi efektivitas pendidikan karakter religius melalui pembiasaan dalam Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) dalam konteks pendidikan Partisipan penelitian terdiri dari siswa dan guru yang terlibat dalam program pendidikan karakter religius melalui pembiasaan BTQ di sebuah sekolah menengah di daerah perkotaan. Informan utama meliputi guru yang mengajar mata pelajaran terkait Al-Qur'an dan siswa yang aktif terlibat dalam kegiatan pembiasaan BTQ. Pendekatan penelitian melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Observasi dilakukan untuk memahami implementasi pendidikan karakter religius melalui pembiasaan BTQ di lingkungan Wawancara dengan guru dan siswa bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman, persepsi, dan pemahaman mereka terkait pembiasaan BTQ. Analisis dokumen mencakup materi pembelajaran, catatan kegiatan, dan hasil evaluasi terkait program pembiasaan BTQ. Penelitian dilakukan di sebuah sekolah menengah perkotaan yang memiliki program pendidikan karakter religius melalui pembiasaan dalam BTQ. Validasi hasil penelitian dilakukan melalui triangulasi data dari observasi, wawancara, dan analisis dokumen, serta melalui diskusi dengan tim ahli pendidikan dan guru terlibat untuk mendapatkan umpan balik dan validasi lebih lanjut. HASIL DAN PEMBAHASAN Artikel ini secara komprehensif membahas pentingnya pendidikan karakter religius melalui pembiasaan dalam Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) dalam menghadapi tantangan dan perubahan dalam konteks pendidikan modern. Pendidikan karakter religius menjadi semakin penting di tengah perubahan dunia yang terus berlangsung, karena membantu siswa memperkuat nilai-nilai tradisional dalam agama dan menerapkan moral serta spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan pembiasaan dalam BTQ diusulkan sebagai metode yang efektif untuk mencapai tujuan tersebut. Artikel ini memberikan pemahaman mendalam tentang konsep pendidikan karakter religius dan kegunaan pembiasaan dalam BTQ sebagai instrumen untuk mencapai tujuan tersebut. Selanjutnya, artikel tersebut mencatat bahwa meskipun pendekatan ini telah terbukti memberikan dampak positif dalam memperkuat nilai-nilai moral dan spiritual siswa, terdapat kelemahan tertentu yang perlu diatasi. Salah satu kelemahan yang disorot adalah kurangnya fokus pada implementasi dalam konteks pendidikan modern. Namun, artikel ini bertujuan untuk mengatasi kelemahan tersebut dan memperdalam pemahaman tentang efektivitas pendidikan karakter religius melalui BTQ. Ini menunjukkan kesadaran peneliti terhadap tantangan yang dihadapi dan upaya untuk meningkatkan relevansi pendekatan ini dalam konteks pendidikan saat ini. Jurnal Generasi Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Islam Volume 3. Nomor 2. Oktober 2024 Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Volume 3. Nomor 2. Oktober 2024, 194 - 198 E-ISSN: 2830-182X https://jurnal. id/?journal=jgt DOI: 10. 59342/jgt. Penguatan Pendidikan Karakter Religius melalui pembiasaan dalam BTQ ditawarkan sebagai pendekatan yang berfokus pada memperkuat karakter religius siswa melalui kegiatan membaca dan menulis Al-Qur'an. Dengan memperkuat pendidikan karakter religius melalui BTQ, diharapkan dapat membentuk generasi yang kuat secara moral dan spiritual. Analisis ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter religius melalui BTQ memiliki potensi besar untuk membentuk karakter siswa dalam konteks pendidikan modern, dengan menekankan nilai-nilai moral dan spiritual yang relevan. Selanjutnya, artikel menegaskan bahwa penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pendidikan karakter religius siswa melalui pembiasaan dalam BTQ dalam konteks pendidikan modern. Ini menunjukkan komitmen peneliti untuk mengisi kesenjangan pengetahuan yang ada dan memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap literatur akademis. Dengan mengeksplorasi sejauh mana pembiasaan dalam BTQ dapat memperkuat karakter religius siswa, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang pengaruh dan efektivitas pendidikan karakter religius melalui pembiasaan dalam BTQ. Dalam pemahaman ini, penelitian ini tidak hanya penting untuk penelitian akademis tetapi juga relevan secara praktis dalam konteks pendidikan. Hal ini karena penelitian ini dapat memberikan pandangan yang lebih baik tentang bagaimana pendidikan karakter religius melalui pembiasaan dalam BTQ dapat diimplementasikan dengan lebih efektif dalam lingkungan sekolah. Oleh karena itu, artikel ini memperkaya pemahaman kita tentang potensi pendidikan karakter religius melalui pembiasaan dalam BTQ dan menunjukkan arah untuk penelitian dan praktik pendidikan yang lebih lanjut di masa depan. KESIMPULAN Studi ini menegaskan bahwa pendidikan karakter religius melalui kegiatan membaca dan menulis Al-Qur'an, khususnya melalui pendekatan pembiasaan dalam BTQ, telah terbukti sebagai metode yang efektif dalam memperkuat nilainilai moral dan spiritual siswa. Fokus pada pembiasaan BTQ memberikan dampak positif dalam membentuk karakter religius siswa. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendidikan karakter religius di tengah perubahan dunia saat ini dan menekankan perlunya pemahaman yang lebih dalam tentang efektivitas pendidikan ini dalam konteks pendidikan modern. Meskipun pendekatan ini memberikan dampak positif, perlu diakui bahwa terdapat kelemahan, seperti kurangnya fokus pada implementasi dalam konteks pendidikan Oleh karena itu, langkah-langkah perbaikan dan peningkatan kualitas pendidikan karakter religius melalui pembiasaan BTQ diperlukan. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pengaruh dan efektivitas pendidikan karakter religius melalui pembiasaan dalam BTQ. Pentingnya integrasi strategi yang lebih berfokus pada konteks pendidikan modern, penggunaan teknologi, pengembangan kurikulum yang relevan, dan pelatihan guru menjadi sorotan dalam upaya meningkatkan efektivitas pendekatan ini. Kesimpulan ini menegaskan perlunya kontinuitas penelitian dan evaluasi terhadap efektivitas pendidikan karakter religius melalui pembiasaan BTQ di lingkungan pendidikan modern untuk memastikan peningkatan yang berkelanjutan dalam pembentukan karakter siswa. Jurnal Generasi Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Islam Volume 3. Nomor 2. Oktober 2024 Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Volume 3. Nomor 2. Oktober 2024, 194 - 198 E-ISSN: 2830-182X https://jurnal. id/?journal=jgt DOI: 10. 59342/jgt. SARAN Dalam menghadapi dinamika pendidikan modern, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk memperkuat pendidikan karakter religius melalui pembiasaan dalam Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ). Pertama, integrasi teknologi perlu dipertimbangkan sebagai alat yang efektif dalam mendukung pembelajaran. Pengembangan aplikasi atau platform online interaktif dapat membantu siswa membiasakan diri dengan Al-Qur'an secara lebih menyenangkan dan menarik, sambil memfasilitasi pemantauan dan bimbingan oleh guru. Selain itu, penting bagi guru untuk mendapatkan pelatihan yang memadai dalam mengimplementasikan pembiasaan BTQ dalam konteks pendidikan modern. Pelatihan tersebut dapat mencakup penggunaan teknologi, strategi pembelajaran yang inovatif, dan pendekatan yang sensitif terhadap kebutuhan dan realitas siswa saat ini. Dengan integrasi teknologi dan pelatihan yang tepat bagi guru, pendidikan karakter religius melalui pembiasaan dalam BTQ dapat menjadi lebih relevan dan efektif dalam membentuk moral dan spiritual siswa di era digital ini. DAFTAR PUSTAKA