Aksentuasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Subang ISSN Cetak : - ISSN Online : Volume VI Nomor 1. Mei 2025 LITERATURE REVIEW: ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA ARTIKEL TAHUN 2022-2024 Dyah Permata Kinanti Dwi Ambarwati1. Bambang Riadi2. Rahmat Prayogi3 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNILA1,2,3 permatakinanti21@gmail. com1, bambang. riadi@fkip. prayogi@fkip. ABSTRACT This study discusses the concept of language variation, especially regarding code switching and code mixing. Code switching refers to changing languages that are used interchangeably in a conversation, while code mixing involves combining elements of two or more languages in one utterance or utterance. This research was studied using one method, namely a literature review based on scientific articles published between 2022-2024 to provide a deeper understanding of code switching and code mixing. Research shows that the phenomena of code switching and code mixing contribute greatly to the fact that simple and easy delivery of material will help students understand concepts better, enrich students' vocabulary and language skills, and train students to think critically by analyzing language use in various contexts. Keywords: Literature Review. Code Switching. Code Mixing ABSTRAK Studi ini membahas konsep variasi bahasa, terutama terkait alih kode dan campur Alih kode mengacu pada pergantian bahasa yang digunakan secara bergantian dalam sebuah percakapan, sedangkan campur kode melibatkan penggabungan unsur-unsur dari dua atau lebih bahasa dalam satu tuturan atau Penelitian ini dikaji dengan menggunakan satu metode yaitu literature review berdasarkan artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2022-2024 untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang alih kode dan campur kode. Penelitian membuktikan bahwa fenomena alih kode dan campur kode berkontribusi besar bahwa penyampaian materi yang sederhana dan mudah akan membantu siswa memahami konsep dengan lebih baik, memperkaya kosakata serta kemampuan berbahasa siswa, serta melatih siswa untuk berpikir kritis dengan menganalisis penggunaan bahasa dalam berbagai konteks. Kata Kunci: Literature Review. Alih Kode. Campur Kode. Aksentuasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Subang ISSN Cetak : - ISSN Online : Volume VI Nomor 1. Mei 2025 Pendahuluan hubungan sosial. Seperti yang telah Bahasa berfungsi utama dalam dijelaskan sebelumnya maka manusia ranah komunikasi yang tersusun atas sebagai makhluk sosial tentunya saja berbagai satuan, seperti kata, frasa, klausa, dan kalimat. Bahasa dapat bahasa dengan individu lainnya agar disampaikan melalui medium lisan terlaksana interaksi antar makhluk sosial hingga membentuk interaksi memungkinkan manusia untuk saling Setiap individu, tanpa Interaksi sosial dan komunikasi memandang latar belakangnya, pasti dalam kehidupan sehari-hari sering memiliki bahasa sebagai bagian dari menggunakan berbagai bentuk variasi sehari-hari, bahasa berperan penting bahasa, yang satu diantaranya adalah melalui alih kode serta campur kode. Gejala ini merujuk pada peralihan atau Dalam Tanpa keberadaan bahasa, proses Dalam menjadi sangat rumit dan sulit. Selain masyarakat, khususnya di komunitas sebagai alat komunikasi, bahasa juga bilingual atau multilingual, alih kode bermanfaat untuk menyampaikan ide, pemikiran, serta emosi. Keraf, seperti Marlianingsih mencerminkan keragaman budaya dan sosial. Fenomena ini kerap digunakan antaranggota masyarakat ditemui di berbagai lokasi, termasuk dan berbentuk simbol bunyi yang perbelanjaan tradisional atau pasar. Salah satu contoh menarik adalah Pasar Songgolangit, yang dikenal dengan keunikan pemakaian alih kode berperan penting sebagai media untuk dan campur kode di tengah-tengah menyampaikan ekspresi dan menjalin Melalui Aksentuasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Subang ISSN Cetak : - ISSN Online : Volume VI Nomor 1. Mei 2025 Keunikan tersebut muncul karena ilmiah terkait fenomena alih kode dan campur kode yang terdapat dalam individu dari berbagai latar belakang media sosial yang diterbitkan antara bahasa, budaya, dan status sosial. tahun 2022 hingga 2024. Setelah Dalam konteks ini, alih kode dan juga campur kode tidak saja memerankan alat komunikasi yang mempermudah transaksi, tetapi juga mencerminkan dinamika sosial serta keterbukaan potensinya dalam mendukung suatu terhadap pluralitas bahasa yang ada Indinesia di tingkat sekolah menengah (Mustikawati. Kemajuan teknologi yang pesat Metode Penelitian Pada termasuk peralihan dan pencampuran kode, hingga ke ranah media sosial. review untuk menelaah alih kode dan Seperti sebelumnya, semakin banyak penutur ilmiah adapun diterbitkan dalam kurun yang menggunakan suatu bahasa, waktu 2022-2024. Metode tinjauan semakin besar pula kemungkinan pustaka memungkinkan peneliti untuk Pertumbuhan jumlah pengguna media mengikhtisarkan dari artikel yang ada sosial setiap hari turut berkontribusi guna memberikan gambaran yang pada munculnya variasi bahasa baru. jelas mengenai konsep alih kode dan Oleh campur kode berlandaskan dokumen yang sempat dipublikasikan. membentuk variasi bahasa dalam kehidupan manusia. Penelitian ini Hasil Penelitian dan Pembahasan Fenomena alih kode dan campur kode yang menjadi bahasan dalam Aksentuasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Subang ISSN Cetak : - ISSN Online : Volume VI Nomor 1. Mei 2025 berbagai penelitian ilmiah dari tahun Salah satunya adalah studi 2022 hingga 2024 menunjukkan tren yang dilakukan oleh Nuryanih, dkk yang terus berkembang. Fenomena . , yang menggunakan film Yowis ini menawarkan berbagai objek kajian Ben yang menarik, seperti tuturan yang Penelitian ini mengeksplorasi gejala diambil dari media berbasis audio dan visual, termasuk video, podcast, film, pencampuran bahasa yang terjadi dan siaran radio. Hal ini menjadi bukti apabila alih kode dan campur kode menganalisis karakter tokoh melalui memiliki relevansi cukup tinggi dalam kajian bahasa dan layak untuk terus Terlenih lagi, hasil penelitian yang diteliti secara mendalam. Salah satu diteliti ini dikaitkan dengan potensi contohnya adalah penelitian yang penerapannya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SMA. Suratiningsih Cania . , yang mengkaji alih kode dan campur kode pada percakapan langsung dalam konteks pendidikan. dalam video podcast antara Dedy Tidak hanya dari film, studi lain Corbuzier dan Cinta Laura. Di sisi lain, juga menggali fenomena serupa di penelitian yang dilakukan oleh Utomo, platform digital. Nasution dkk . meneliti alih kode dan campur kode serupa dalam podcast Dedy Corbuzier dalam konten video YouTube yang . Jerome Polin Nessie Judge, ditayangkan di platform YouTube. mengungkapkan bahwa terwujudnya Kedua studi ini, yang sama-sama Dedy berkorelasi pada keahlian seorang penutur saat mengendalikan banyak mengungkapkan bahwa alih kode dan bahasa, yang memungkinkan mereka campur kode sering diaplikasikan melalui tuturan podcast. bahasa sesuai konteks komunikasi. Corbuzier Penelitian terkait alih kode dan melalui bermacam sumber data yang Penelitian lain yang konsentrasi pada suatu fenomena alih kode dan Aksentuasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Subang ISSN Cetak : - ISSN Online : Volume VI Nomor 1. Mei 2025 Wulandari, dkk . , dengan objek kompleks, alih kode dan campur kode kajian berupa interaksi di channel menawarkan berbagai aspek menarik YouTube Londokampung Pertama, alih kode dan campur kode selain sering hadir campur kode memberikan cerminan dalam suatu komunikasi di media identitas sosial, baik pada tingkat sosial, tetapi juga merupakan bagian yang sangat umum dari percakapan langsung di masyarakat, khususnya di menunjukkan afiliasi budaya, status lingkungan pasar. Di tempat ini, alih sosial, atau keanggotaan komunitas Hasil studi ini mengungkapkan fenomena alih Studi Kedua, digunakan dan dimanfaatkan sebagai memberikan wawasan yang lebih langkah sebagai komunikasi untuk mendalam tentang proses akuisisi transaksi, atau bahkan meningkatkan menggunakan banyak bahasa secara pedagang dan pembeli. Penelitian ini Selain itu, alih kode dan campur kode juga mencerminkan perubahan oleh evolusi bahasa, yang dalam konteks interaksi sosial sehari- sering kali dipengaruhi oleh interaksi hari, terutama di ruang-ruang publik seperti pasar, yang menjadi cerminan teknologi, dan globalisasi. Melalui hal ini, penelitian yang lebih mendalam dapat mengungkap kontribusi penting Kajian ilmiah mengenai alih kode fenomena ini terhadap perkembangan dan campur kode selama periode Ketiga, fenomena ini juga peningkatan yang signifikan dalam menampilkan dinamika bahasa yang jumlah dan ragam penelitian. Sebagai fenomena linguistik yang unik dan Keempat. Aksentuasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Subang ISSN Cetak : - ISSN Online : Volume VI Nomor 1. Mei 2025 pemahaman terhadap alih kode dan campur kode juga berfungsi untuk campur kode memberikan wawasan memperkaya kosakata siswa dengan mendalam tentang konteks sosial di berbagai variasi bahasa, siswa akan sehingga memperkaya perspektif kita semakin banyak mengenal kata-kata tentang interaksi linguistik. Lebih jauh. Sebagai contoh. Guru: "Jadi, penelitian dalam bidang ini memiliki dalam negosiasi itu kita harus bisa implikasi besar, khususnya dalam ngasih tawaran yang menarik, tapi Dengan mempelajari (Menggunakan alih kode dan campur kode, kita tidak untuk menjelaskan konsep tawaran dalam negosias. Siswa: "Kalau deal sehari-hari digunakan dalam kehidupan sehari- nih, kita langsung hari, tetapi juga bagaimana bahasa kontrak ya. Pak?" (Menggunakan berperan penting dalam membentuk dan mencerminkan identitas sosial Fenomena alih kode dan campur Kesimpulan kode sering ditemui dalam sebuah Tinjauan pustaka dari berbagai komunikasi keseharian, termasuk juga sumber dalam periode 2022 hingga pada proses pembelajaran Bahasa 2024 membuktikan bahwa fenomena Indonesia. Dalam pembelajaran teks alih kode dan campur kode memiliki memiliki sejumlah fungsi penting. Alih bentuk media, seperti video YouTube, podcast, dan film. Fenomena linguistik mempermudah siswa ini tidak hanya menggambarkan cara konsep-konsep individu belajar bahasa, tetapi juga Sebagai menjadi representasi identitas sosial "negosiasi" Maka dari itu, penelitian dengan menggunakan kata yang lebih terkait alih kode dan campur kode "tawar- Terlebih lagi, alih kode dan memahami lebih dalam hubungan Aksentuasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Subang ISSN Cetak : - ISSN Online : Volume VI Nomor 1. Mei 2025 perkembangan masyarakat. terkait alih Kajian Berdasarkan mengenai alih kode dan campur kode mampu terus dikembangkan guna memperluas khazanah kajian dalam berbagai objek penelitian. Fenomena ini memberikan petunjuk penting tentang proses pembelajaran DAFTAR PUSTAKA