Journal for Quality in Women's Health Vol. 5 No. 1 March 2022 | pp. p-ISSN: 2615-6660 | e-ISSN: 2615-6644 DOI: https://doi. org/10. 30994/jqwh. Analisis Pengetahuan dan dukungan Keluarga terhadap keberhasilan ASI Eksklusif pada Ibu Menyusui 7 - 12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Sehati Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara Candra Wahyuni*. Indah Maya Stasia Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia * Corresponding author: Candra Wahyuni . andrawahyuni85@iik-strada. Received: Februari 26 2022. Accepted: Maret 22 2022. Published: Maret 29 2022 ABSTRAK Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 29 November 2019 di Wilayah Kerja Puskesmas Sehati Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara dengan wawancara terhadap 10 ibu bayi diketahui bahwa 5 . %) ibu mengatakan bahwa kesibukan suaminya mancari nafkah setiap hari dari pagi hingga sore hari. %) ibu mengatakan bahwa ibu kurang mengerti tentang manfaat ASI bagi bayi dan ibu, sehingga ibu hanya memberi ASI ketika ibu ingin. %) ibu mengatakan suami masih mengganggap sepele dan menyusui hanya antara ibu dan anak. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap keberhasilan ASI eksklusif pada ibu menyusui 7-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sehati Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan crossectional,. Jumlah Sampel sebanyak 50 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental Sampling. Uji statistik menggunakan Regresi Logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mempunyai pengetahuan tinggi tentang ASI Eksklusif yaitu sebanyak 66%, sebagian besar responden mendapat dukungan keluarga dalam keberhasilan pemberian ASI Eksklusif yaitu sebanyak 70% dan sebagian besar responden berhasil dalam pemberian ASI Eksklusif yaitu sebanyak 76%. Hasil analisa data dengan uji regresi logistik pengetahuan responden diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,025 < = 0,05. Sedangakan dukungan keluarga nilai signifikansinya sebesar 0,005 < = 0,05. Ada pengaruh pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap keberhasilan ASI eksklusif pada ibu menyusui 7-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sehati Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara. Kata kunci: ASI eksklusif, dukungan keluarga, pengetahuan This is an open-acces article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. International License PENDAHULUAN Pemberian ASI eksklusif di Indonesia baru mencapai 30,2%. Pemerintah Indonesia telah menetapkan target cakupan pemberian ASI eksklusif pada tahun 2018 pada bayi yang berusia 7-12 bulan sebesar 80% (Riskesdas, 2. Data yang diperoleh dari Provinsi Kalimantan Utara diketahui pada tahun 2016 cakupan ASI eksklusif sebesar 45,86%, tahun 2017 sebesar 25,06%, dan tahun 2018 sebesar 57,67% (DepKes, 2. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Website: http://jqwh. org | Email: publikasistrada@gmail. Analisis Pengetahuan Dan Dukungan Keluarga Terhadap Keberhasilan Asi Eksklusif Utara . , menunjukan bahwa cakupan keberhasilan ASI eksklusif pada bayi usia 7-12 bulan di Kabupaten Malinau sebesar 54,60% . Target cakupan pemberian ASI eksklusif 80%, keberhasilan ASI eksklusif pada bayi usia 712 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Sehati pada tahun 2016 sebesar 37,03%, tahun 2017 sebesar 39,87% dan tahun 2018 sebesar 54,75%. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 29 November 2019 di Wilayah Kerja Puskesmas Sehati Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utaradengan wawancara terhadap 10 ibu bayi diketahui bahwa 5 . %) ibu mengatakan bahwa kesibukan suaminya mancari nafkah setiap hari dari pagi hingga sore hari. %) ibu mengatakan bahwa ibu kurang mengerti tentang manfaat ASI bagi bayi dan ibu, sehingga ibu hanya memberi ASI ketika ibu ingin. ibu mengatakan suami masih mengganggap sepele dan menyusui hanya antara ibu dan anak. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI Eksklusif adalah Faktor internal (Pendidikan. Pengetahuan. Sikap/perilaku. Psikologis. Emosiona. dan faktor eksternal (Dukungan suami. Perubahan sosial budaya. Petugas kesehatan. Promosi susu formula. Umu. (Roesli, 2. Beberapa faktor tersebut, yang menarik untuk diteliti adalah aspek pengetahuan dan dukungan keluarga. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap keberhasilan ASI eksklusif pada ibu menyusui 7-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sehati Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara. METODE Penelitian ini menggunakan desain analitik obsevasional dengan pendekatan metode Cross Sectional. Penelitian ini menganalisis pengaruh pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap keberhasilan ASI eksklusif pada ibu menyusui 7-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sehati Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu menyusui 7-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sehati Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara. Sampel berjumlah 50 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah accidental Sampling. Variabel independen pada penelitian ini yaitu variabel independennya adalah pengetahuan dan dukungan keluarga. Sedang variabel dependennya adalah keberhasilan ASI eksklusif. HASIL Tabel 1. Karakteristik Responden Usia . >35 Pendidikan SMP SMA Pekerjaan Petani / IRT Wiraswasta Swasta PNS Pengetahuan Rendah Tinggi Dukungan keluarga Tidak mendukung Mendukung Keberhasilan ASI eksklusif Tidak berhasil Berhasil Journal for Quality in Women's Health Frekuensi Prosentase (%) Analisis Pengetahuan Dan Dukungan Keluarga Terhadap Keberhasilan Asi Eksklusif Tabel 2. Hasil uji regresi logistik pengaruh pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif Variables in the Equation Wald Step 1a Pengetahuan . Dukungan_Keluarga . Constant Variable. entered on step 1: Pengetahuan. Dukungan_Keluarga. Sig. Exp(B) Berdasarkan table 2 diketahui bahwa pengaruh pengetahuan terhadap keberhasilan pemberian asi eksklusif diperoleh signifikansi dengan nilai sebesar 0,025 < = 0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada Pengaruh Pengetahuan Terhadap Keberhasilan pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu Menyusui 7-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sehati Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara. PEMBAHASAN Pengaruh Pengetahuan Terhadap Keberhasilan ASI Eksklusif Pada Ibu Menyusui 7-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sehati Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara Pengetahuan merupakan hasil dari tahu, dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu (Notoatmodjo, 2. Pengindraan terjadi melalui pancaindra manusia, yakni indera penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa, dan raba. Sebagian besar pengetahuan diperoleh dari mata dan telinga. Pengetahuan merupakan pedoman dalam membentuk tindakan seseorang (Notoatmodjo, 2. Pada penelitian ini pengetahuan responden dibagi menjadi dua kategori yaitu kategori rendah dan kategori tinggi. Hasil penelitian diketahui bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan ASI eksklusif dengan kategori tinggi sebanyak 33 orang . %). Tingginya pengetahuan responden tersebut seiring dengan keberhasilan responden dalam pemberian ASI eksklusif. Hasil penelitian menunjukan responden yang memiliki pengetahuan tinggi sebagian besar berhasil dalam pemberian ASI eksklusif yaitu sebesar 97%. Demikian juga sebaliknya responden yang mempunyai pengetahuan rendah sebagian besar tidak berhasil dalam pemberian ASI eksklusif. Hasil analisis data menggunakan uji regresi logistic menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,025 < = 0,05. yang berarti ada Pengaruh Pengetahuan Terhadap Keberhasilan ASI Eksklusif Pada Ibu Menyusui 7-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sehati Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara. Hal ini menegaskan kembali bahwa pengetahuan yang tinggi akan seiring dengan keberhasilan ibu dalam pemberian ASI eksklusif , begitu juga sebaliknya ibu yang pengetahuannya rendah tentang pemberian ASI eksklusif akan mempunyai kecenderungan gagal dalam pemberian ASI Kenyataan hasil penelitian ini menunjukkan ada ibu yang tidak berhasil dalam pemberian ASI eksklusif walaupun tingkat pengetahuannya tinggi. Begitu pula sebaliknya yang terjadi pada ibu yang mempunyai pengetahuan rendah ada yang berhasil dalam pemberian ASI eksklusif pada bayinya walaupun presentasinya sangat kecil. Hal ini menunjukkan ada kemungkinan faktor lain yang mempengaruhi Terhadap Keberhasilan ASI Eksklusif Pada Ibu Menyusui 7-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sehati Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara. Kenyatan ini sesuai dengan pendapat Roesli . bahwa faktor internal yang mempengaruhi keberhasilan ASI Eksklusif adalah sebagai berikut : Pendidikan. Pengetahuan ,Sikap/ perilaku Ibu. Psikologis. Emosional. Pengaruh Dukungan keluarga Terhadap Keberhasilan ASI Eksklusif Pada Ibu Menyusui 7-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sehati Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara Dukungan keluarga adalah sikap, tindakan dan penerimaan keluarga terhadap anggota keluarganya yang bersifat mendukung selalu siap memberikan pertolongan dan bantuan jika Journal for Quality in Women's Health Analisis Pengetahuan Dan Dukungan Keluarga Terhadap Keberhasilan Asi Eksklusif diperlukan (Friedman, 2. Dukungan keluarga dalam penelitian ini dikategorikan dalam dua kategori yaitu tidak mendukung dan mendukung dalam pemberian ASI Eksklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mendapatkan dukungan keluarga dalam keberhasilan pemberian ASI Eksklusif sebanyak 35 orang . %). Besarnya dukungan keluarga responden tersebut seiring dengan keberhasilan responden dalam pemberian ASI eksklusif. Hasil penelitian menunjukan responden yang memiliki dukungan keluarga yang besar sebagian besar berhasil dalam pemberian ASI eksklusif yaitu sebesar 97. 1 %. Demikian juga sebaliknya responden yang mempunyai dukungan keluarga yang kecil sebagian besar tidak berhasil dalam pemberian ASI Hasil analisis data menggunakan uji regresi logistic menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,005 < = 0,05. yang berarti ada Pengaruh dukungan keluarga Terhadap Keberhasilan ASI Eksklusif Pada Ibu Menyusui 7-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sehati Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara. Hal ini menegaskan kembali bahwa dukungan keluarga yang tinggi akan seiring dengan keberhasilan ibu dalam pemberian ASI eksklusif. Menurut peneliti pengambilan keputusan di dalam rumah tangga seringnya tidak hanya melibatkan antara suami dan istri, tetapi kadang juga melibatkan pendapat dari masing-masing keluarga antara suami dan istri. Seseorang yang tinggal satu atap dengan ibu . merupakan orang dalam keluarga yang mempunyai pengaruh dalam pembuatan keputusan keluarga dalam berbagai urusan keluarga tidak terkecuali dalam pemberian ASI eksklusif. Ibu responden, ibu mertua, kakak, maupun saudara lainnya yang sudah dianggap berpengalaman dalam menyusui akan menjadi acuan dalam pemberian ASI. KESIMPULAN Sebagian besar responden mempunyai pengetahuan tinggi tentang ASI Eksklusif yaitu sebanyak Sebagian besar responden mendapat dukungan keluarga dalam keberhasilan pemberian ASI Eksklusif yaitu sebanyak 70 % Sebagian besar responden berhasil dalam pemberian ASI Eksklusif yaitu sebanyak 76 %. Hasil uji regresi logistic diketahui bahwa ada Pengaruh Pengetahuan Terhadap Keberhasilan ASI Eksklusif Pada Ibu Menyusui 7-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sehati Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara dengan nilai signifikansi sebesar 0,025 < = 0,05. Hasil uji regresi logistic diketahui bahwa ada Pengaruh Dukungan keluarga Terhadap Keberhasilan ASI Eksklusif Pada Ibu Menyusui 7-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sehati Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara dengan nilai signifikansi sebesar 0,005 < = 0,05. DAFTAR PUSTAKA