NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 2 Mei 2023 e-ISSN: 2962-4800. p-ISSN: 2962-360X. Hal 221-227 DOI: https://doi. org/10. 55606/nusantara. Sosialisasi Pentingnya Persiapan Studi Lanjut Atau Bekerja Sebelum Kelulusan Bagi Siswa Smk (Smkn 2 Yogyakart. The Socialization Of The Importance Of Advanced Study Preparation Or Employment Prior To Graduation For Vocational High School Students (Smkn 2 Yogyakart. Mukasi Wahyu Kurniawati 1*. Zeni Ulma 2 Institut Sains dan Teknologi AKPRIND Yogyakarta Politeknik Negeri Jember mukasi@akprind. Article History: Received: 29 Maret 2023 Revised: 28 April 2023 Accepted: 30 Mei 2023 Keywords: Socialization. Work Opportunity. Higher Study. Vocational High School Abstract: The socialization of the importance of advanced study preparation or employment before graduation for Vocational High School (SMK) students aims to provide profound understanding and strong motivation to students on the brink of graduation. The objective is to enable them to make meticulous and insightful assessments, leading to wise decisions about their educational trajectory, either in higher education or entering the professional world. This informative session takes place at State Vocational High School 2 Depok and is attended by students from the Petroleum and Petrochemical Processing Techniques (TPMP) department in grades 11 and 12. The well-executed event adheres to the predetermined plan and utilizes methods involving information dissemination and interactive discussions to engage participants in the targeted subject matter. The outcomes of this initiative involve an enhanced comprehension of the conveyed material and the cultivation of a robust motivational spirit within participants. The aim is to prepare them for the choices they will make after completing their education, encompassing the possibility of continuing studies at tertiary institutions or entering the workforce. Furthermore, participants gain a clearer insight into the steps involved in determining a career field that aligns with their interests and abilities, as well as choosing a college major that resonates with their Abstrak Sosialisasi mengenai pentingnya persiapan studi lanjut atau pekerjaan sebelum kelulusan bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam dan motivasi kuat kepada siswa yang berada di ambang kelulusan. Tujuan utamanya adalah memungkinkan mereka melakukan penilaian yang teliti dan dalam, sehingga dapat mengambil keputusan bijak mengenai arah pendidikan mereka, baik melanjutkan ke perguruan tinggi atau memasuki dunia profesional. Sesi informasi ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Depok dan dihadiri oleh siswa dari jurusan Teknik Pengolahan Migas dan Petrokimia (TPMP) kelas 11 dan 12. Acara yang dilaksanakan dengan baik ini sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya, dan menggunakan metode penyampaian informasi serta diskusi interaktif untuk melibatkan peserta dalam materi yang ditargetkan. Hasil dari inisiatif ini meliputi pemahaman yang lebih baik terhadap materi yang disampaikan dan pengembangan semangat motivasi yang kuat pada peserta. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan mereka menghadapi pilihan-pilihan setelah menyelesaikan pendidikan, termasuk kemungkinan melanjutkan studi di perguruan tinggi atau memasuki dunia kerja. Selain itu, peserta juga memperoleh wawasan yang lebih jelas mengenai langkah-langkah dalam menentukan bidang karir yang sesuai dengan minat dan kemampuan mereka, serta memilih jurusan kuliah yang sejalan dengan kompetensi mereka. Kata Kunci: sosialiasi, peluang kerja. SMK, studi lanjut http://prin. id/index. php/nusantara Sosialisasi Pentingnya Persiapan Studi Lanjut Atau Bekerja Sebelum Kelulusan Bagi Siswa Smk (Smkn 2 Yogyakart. PENDAHULUAN Dalam era saat ini, perkembangan semua aspek kehidupan manusia berlangsung dengan cepat. Indonesia perlu mengembangkan sumber daya manusia yang kompeten agar mampu bersaing dan sejajar dalam proses ini. Pendidikan memegang peranan penting dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul. Melalui pendidikan, individu meningkatkan pengetahuan dan kecerdasan, serta mengembangkan pola pikir kreatif dan inovatif. Sistem pendidikan Indonesia terdiri dari beberapa tahap, yaitu pendidikan dasar (SD. SMP, dan setar. , pendidikan menengah (SMA. SMK, dan setar. , serta pendidikan tinggi (Diploma. Sarjana. Magister, dan Dokto. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki fokus pada pengembangan keterampilan peserta didik untuk mempersiapkan mereka dalam bidang pekerjaan tertentu (Farwitawati & Masirun, 2. Proses pembelajaran di SMK menitikberatkan pada aspek praktik, yang menghasilkan pandangan masyarakat awam bahwa lulusan SMK sudah siap memasuki dunia kerja sesuai dengan keterampilan yang diperoleh. Namun, seiring dengan kemajuan global, siswa SMK, terutama di kelas 12, perlu memperoleh pengetahuan yang lebih mendalam mengenai lingkungan kerja dan opsi lanjutan seperti pendidikan tinggi. Kesiapan kerja lulusan SMK dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal (Datadiwa & Widodo, 2. Faktor internal meliputi kematangan fisik dan mental, minat, bakat, intelegensi, dan motivasi. Faktor eksternal mencakup peran keluarga, masyarakat, fasilitas sekolah, informasi kerja, dan pengalaman kerja. Minat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dipengaruhi oleh motivasi, prestasi, status sosial ekonomi, dan lingkungan sebaya (Kharisma & Latifah, 2. Siswa sering menghadapi masalah kurangnya persiapan rencana kedepan, yang berujung pada pengangguran (Husda et al. , 2. , karena kurangnya pengetahuan tentang dunia kerja dan pendidikan tinggi. Penting untuk memberikan panduan yang lebih komprehensif dalam mempersiapkan siswa untuk dunia kerja. Kurikulum 2013 telah menyediakan materi mengenai pembuatan surat lamaran kerja, namun aspek ini masih belum cukup mengingat kompleksitas dunia kerja, seperti memilih perusahaan, mencari lowongan, dan menghadapi wawancara (Chatamsi dalam Khoiroh & Prajanti, 2. Penelitian Husda et al. menunjukkan bahwa siswa memerlukan informasi lebih detail tentang memilih perguruan tinggi dan jurusan, terutama bagi mereka dengan keterbatasan ekonomi, termasuk cara mendapatkan beasiswa. Salah satu cara mengatasi minimnya pengetahuan siswa adalah dengan menyediakan informasi komprehensif mengenai dunia kerja, dan perkuliahan yang valid. Pengarahan mengenai strategi memasuki dunia kerja dan perguruan tinggi sangat diperlukan. Dalam proyek NUSANTARA - VOLUME 3. NO. MEI 2023 e-ISSN: 2962-4800. p-ISSN: 2962-360X. Hal 221-227 pengabdian ini, narasumber ahli akan memberikan informasi mengenai dunia kerja dan perkuliahan kepada siswa SMK. Harapannya, siswa dapat meningkatkan pengetahuan mereka dan bersaing secara efektif dalam dunia kerja dan pendidikan tinggi. METODE Pada tahap awal pelaksanaan, dilakukan ceramah dan diskusi guna memastikan koordinasi yang baik antara tim pengabdian dan mitra yang bekerja sama. Langkah ini membantu menyelaraskan persiapan sebelum kegiatan dimulai. Selanjutnya, tim pengabdian akan mengadakan seminar yang bertujuan memberikan pembekalan mengenai strategi pemilihan jurusan, perguruan tinggi, dan perusahaan yang sesuai dengan minat dan tujuan Seminar ini bertujuan untuk memberikan panduan yang komprehensif kepada peserta mengenai langkah-langkah penting dalam mengambil keputusan mengenai pendidikan dan karier mereka di masa depan. Pada tahap ceramah dan diskusi, tim pengabdian juga memberikan penjelasan rinci mengenai kriteria dan strategi yang tepat dalam memilih jurusan atau perusahaan yang sesuai dengan keinginan dan potensi siswa. Selama sesi ceramah dan diskusi, tim pengabdian memberikan pencerahan yang mendalam tentang langkah-langkah krusial dalam memilih jalur pendidikan dan karier yang Para peserta diberikan wawasan mengenai pertimbangan yang perlu dipertimbangkan dalam memilih jurusan atau perusahaan, termasuk kesesuaian minat, kemampuan, serta peluang yang ada. Strategi pemilihan yang disampaikan dalam ceramah dan diskusi tersebut mengacu pada pendekatan berbasis data dan informasi aktual, sehingga peserta memiliki pengetahuan yang akurat dan relevan dalam mengambil keputusan. Dalam rangkaian kegiatan ini, seminar menjadi puncak dalam penyampaian materi strategi pemilihan jurusan, perguruan tinggi, dan perusahaan. Dalam seminar tersebut, tim pengabdian memaparkan dengan rinci berbagai aspek yang perlu dipertimbangkan, seperti reputasi institusi, kurikulum yang ditawarkan, peluang kerja setelah lulus, serta langkahlangkah praktis dalam menghadapi proses penerimaan. Seminar ini memberikan pandangan menyeluruh kepada peserta mengenai tindakan konkrit yang dapat mereka ambil untuk meraih kesuksesan dalam pendidikan dan karier mereka. Sosialisasi Pentingnya Persiapan Studi Lanjut Atau Bekerja Sebelum Kelulusan Bagi Siswa Smk (Smkn 2 Yogyakart. HASIL Hasil dari pelaksanaan kegiatan tersebut menunjukkan pencapaian yang positif, diikuti oleh siswa yang tergabung dalam kelas 11 dan 12, serta mendapat pendampingan dari sejumlah tenaga pendidik dan kependidikan dari SMKN 2 Depok. Partisipasi siswa dalam kegiatan ini tampak aktif dan penuh antusiasme. Pelaksanaan seminar dilakukan secara daring melalui platform Google Meet, dimulai dengan sebuah sesi diskusi umum yang kemudian diikuti oleh paparan awal yang mengulas berbagai tantangan yang dihadapi oleh para lulusan SMK. Gambar 1 : Pelaksanaan Webinar Melalui Platform Google Meet Pada tahap selanjutnya, narasumber menyampaikan materi terkait orientasi karir. Konsep orientasi karir mencakup sejauh mana individu mampu membuat pilihan yang tepat terkait studi lanjut atau pekerjaan yang sesuai. Hal ini berdasarkan pemahaman mendalam terhadap diri sendiri, pengetahuan atas potensi pribadi, serta rencana perencanaan masa depan. Sejumlah aspek perlu diperhatikan dalam konteks pilihan studi, antara lain: . pencarian jurusan atau program studi yang sejalan dengan minat dan kompetensi, . penilaian yang realistis, dan . merumuskan visi dan misi untuk masa depan. Di sisi lain, bagi mereka yang ingin memasuki dunia kerja, sejumlah pertimbangan penting juga diajukan: . memiliki semangat dan motivasi yang kuat, . kesiapan untuk bersaing dalam lingkungan kerja setelah diterima, . pertimbangan antara menjadi karyawan atau pengusaha mandiri dalam memilih jalur karir. NUSANTARA - VOLUME 3. NO. MEI 2023 e-ISSN: 2962-4800. p-ISSN: 2962-360X. Hal 221-227 Gambar 2 : Penyampaian Materi oleh Narasumber Gambar 3 : Sesi Motivasi untuk Siswa SMK Selain pemaparan tersebut, narasumber juga menyediakan informasi mengenai beberapa peluang pekerjaan yang masih tersedia bagi para lulusan SMK, serta memberikan berbagai tips yang berguna bagi siswa dalam mencari pekerjaan, diantaranya adalah memperluas jejaring relasi, secara aktif mencari informasi lowongan kerja melalui internet dan media sosial, memanfaatkan grup informasi lowongan kerja di media sosial, mengirimkan Sosialisasi Pentingnya Persiapan Studi Lanjut Atau Bekerja Sebelum Kelulusan Bagi Siswa Smk (Smkn 2 Yogyakart. lamaran dan curriculum vitae melalui email, serta mengambil bagian dalam pameran lowongan kerja . ob fai. dan merancang portofolio. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Fitrianingsih . , ditemukan bahwa pemahaman terhadap informasi seputar dunia kerja dapat menjadi landasan yang kokoh dalam merencanakan peluang-peluang usaha. Selanjutnya, pemateri juga memberikan wawasan mengenai Perusahaan yang bisa menjadi peluang kerja dari jurusan TPMP berdasarkan data dari sebaran alumni yang sudah lulus. KESIMPULAN Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat berlangsung sukses dengan tingkat antusiasme yang tinggi dari siswa dan guru SMKN 2 Depok Sleman dalam mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh tim pengabdian. Fokus utama webinar ini adalah memberikan informasi tentang perguruan tinggi atau perusahaan yang dapat dijadikan pilihan, serta menampilkan jejak karier alumni. Meskipun demikian, untuk mencapai pemahaman yang lebih mendalam, diperlukan interaksi tatap muka antara para alumni, siswa, dan tim pengabdian, guna membahas strategi pemilihan jurusan dan perusahaan yang sejalan dengan minat, sehingga lulusan dapat lebih sukses terintegrasi dalam dunia kerja atau pendidikan. Sosialisasi ini turut memberikan panduan kepada siswa mengenai metode pemilihan bidang pekerjaan dan jurusan kuliah yang sesuai dengan minat dan potensi individu. Dengan demikian, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai proses pengambilan keputusan yang tepat dalam merencanakan karier masa depan mereka. DAFTAR REFERENSI Afriani. , & Rediana. Pengaruh Persepsi Siswa Tentang Kompetensi Kejuruan. Penguasaan Soft Skill, dan Kematangan Karir terhadap Kesiapan Kerja Siswa Kelas XII Akuntansi SMK Negeri 2 Magelang Tahun Ajaran 2014/2015. Economic Education Analysis Journal, 4 . Alimudin. Permana. , & Sriyono. Studi Kesiapan Kerja Peserta Didik SMK Untuk Bekerja Di Industri Perbaikan Bodi Otomotif. Journal of Mechanical Engineering Education, 5. , 191. Ana Sudarwati Ardhie Raditya. Alasan Rasional Lulusan SMK Berkuliah. Jurnal Paradigma. Vol 2. No. Datadiwa. , & Widodo. Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kesiapan Kerja Siswa SMK Negeri 1 Warureja Tahun 2014. Economic Education Analysis Journal, 4. Dzirrusyidi. Zalmi. Sosialisasi Tentang Pentingnya Melanjutkan Pendidikan Yang Lebih Tinggi Sebagai Investasi Dalam Pembangunan Suatu Bangsa di Sekolah Menengah Atas Desa Alai Kecamatan Kendur. Jurnal Awam. 9 - 14 NUSANTARA - VOLUME 3. NO. MEI 2023 e-ISSN: 2962-4800. p-ISSN: 2962-360X. Hal 221-227 Farwitawati. , & Masirun. Menumbuhkan Minat Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Perpajakan. COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2. , 21Ae26. Fitrianingsih. Pengaruh Persepsi Siswa tentang Kompetensi Kejuruan. Motivasi Memasuki Dunia Kerja dan Informasi Dunia Kerja terhadap Kesiapan Kerja Siswa Kelas XII Program Keahlian Administrasi Perkantoran SMK Negeri 1 Kendal. Skripsi. Semarang: Universitas Negeri Semarang Suryana. Permasalahan Mutu Pendidikan Dalam Perspektif Pembangunan Pendidikan. Jurnal Edukasi. Vol 2. No 1 .