PENGARUH STRESS KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PT. SURYA TEKNIK ANUGERAH SAMARINDA Kiki Rizki Ananda Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh Stress Kerja dan Beban Kerja Terhadap Kepuasan Kerja, sehingga terdapat 3 pengaruh yang akan diteliti dalam penelitian ini, yaitu: . stress kerja. beban kerja. kepuasan kerja. Penelitian dilakukan kepada karyawan PT. Surya Teknik Anugerah Samarinda dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 100 karyawan yang menjadi sampel adalah berjenis kelamin laki-laki dan berusia ratarata 25 tahun sampai dengan 47 tahun. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS (Statistical Package for Social Scienc. 18 for Windows. Hasil uji hipotesis menggunakan analisis Rank Spearman (R) sebesar 0. 020, p sebesar 0. 846, dan (R) sebesar -0. 032, p sebesar Ini berarti bahwa taraf signifikan 0. 05, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh stress kerja dan beban kerja terhadap kepuasan kerja. Kata Kunci : Kepuasan Kerja. Stress Kerja dan Beban Kerja ABSTRACT This study to determine wheter there is a significant effect between Job Stress and Workload to Job satisfactionin Employees of Surya Teknik Anugerah Company. So that there are three effects that will be investigated in this study, namely: . job stress. job The study was conducted at Surya Teknik Anugerah Company in Samarinda by the number of research subject as many as 100 people with specification of men, average age 25 years to 47 year. Data analysis was performed using SPSS (Statistical Package for Social Scienc. 18 for windows. Results of hypotheis testing using Spearman Rank analysis (R) of 020, p equal to 0. 846, and (R) of -0. 032, p equal to 0. This mean that a significant level of 05, it can be concluded that there is no effect between Job Stress and Workload to Job Satisfaction in Employees of Surya Teknik Anugerah Company. Key Words: Job stress. Workload. Job Satisfaction. Pendahuluan sekumpulan atau sejumlah kegiatan yang harus diselesaikan oleh suatu unit organisasi atau pemegang jabatan dalam jangka waktu Salah satu permasalahan penting dalam perusahaan ini adalah bagaimana perusahaan dapat menciptakan situasi agar karyawan dapat memperoleh kepuasan kerja secara individu dengan baik dan bagaimana cara supaya mereka agar mau bekerja dipengaruhi oleh stress kerja dan beban Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti tertarik untuk meneliti pengaruh stress kerja dan beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan di PT. Surya Teknik Anugerah Samarinda, sehingga terdapat tiga pengaruh yang akan diselidiki pada penelitian ini yaitu, pengaruh terhadap Kepuasan kerja merupakan perasaan senang seseorang terhadap pekerjaan itu yang memang sesuai dengan latar belakang bidang pendidikannya sehingga mampu mengerjakan dan menyelesaikan pekerjaan dan tugas yang dihadapinya dengan maksimal. Sebaliknya jika karyawan yang tidak mendapatkan kepuasan kerja akan merasa jenuh dengan tuntutan yang pekerjaanpun akan terhambat dan cara penyelesaiannya tidak akan maksimal. Locke . alam Waluyo, 2013:. menyimpulkan ada dua usur yang penting dalam kepuasan kerja yaitu nilai-nilai pekerjaan dan kebutuhan-kebutuhan dasar. Kepuasan kerja merupakan hasil dari tenaga kerja yang berkaitan dengan motivasi kerja. Stress kerja merupakan suatu kondisi yang disebabkan oleh tuntutan fisik, lingkungan, dan situasi sosail pada tubuh seseorang yang sering ditandai dengan marah, emosi, tertekan, persaingan antar karyawan, situasi kerja yang tidak nyaman, fasilitas yang tidak memadai, kurangnya Hager . alam Waluyo, 2013:. stress sangat bersifat individual dan pada dasarnya bersifat merusak bila tidak ada keseimbangan antara daya tahan mental individu dengan beban yang Beban kerja merupakan suatu keadaan pertanggungjawabkan penyelesaiannya oleh karyawan dengan beban rasa yang cukup berat dengan kemampuan yang terbatas dimiliki oleh karyawan. Menpan . alam Dhania, 2. beban kerja adalah Subyek penelitian Populasi pada penelitian ini adalah 100 Karyawan di PT. Surya Teknik Anugerah Samarinda. Populasi ini sekaligus dijadikan sebagai sampel dikarenakan jumlah populasi yang relative Teknik ini disebut dengan teknik purposive sampling. Metode Penelitian Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional guna menyelidiki ada tidaknya pengaruh antara variabel independen stress kerja (X. dan beban kerja (X. dengan variable dependen kepuadan kerja. deviasi = 6,682. Artinya walaupun variabel stress kerja dan beban kerja terhadap kepuasan kerja menunjukkan hasil yang tidak signifikan, terdapat faktor lain yang bisa menjadikan ketiga variabel tersebut tidak dapat saling berpengaruh. Metode Pengumpulan Data Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala stress kerja, beban kerja dan kepuasan kerja. Skala tersebutberbentuk skala likert yang telah dimodifikasi dengan empat kategori jawaban yang bergerak dari angka 1 sampai 4 (Hadi, 2. Skala danreliabilitas dengan rumus cronbach alpha, didapatkan reliabilitas alpha dan r hitung sebagai berikut: Skala Validitas Stress kerja Beban kerja Kepuasan Validitas . 266- 0. Kesimpulan dan Saran Penelitian ini menguji secara empiris pengaruh stress kerja dan beban kerja terhadap kepuasan kerja. Penelitian ini dilakukan di PT. Surya Teknik Anugerah Samarinda, dan menggunakan metode teknik analisis nonparametric ccorrelations Rank Spearman. Dengan mengambil jumlah keseluruhan karyawan. Berdasarkan dari hasil penelitian pengaruh stress kerja dan beban kerja terhadap kepuasan kerja di PT. Surya Teknik Anugerah Samarinda diperoleh hipotesa bahwa tidak ada pengaruh antara variabel stress kerja dan beban kerja terhadap kepuasan kerja. Hal ini diketahui dari nilai RA = 0. 020 dan p = 0. Dengan nilai p = 846 > 0. 05 dan RA = -0. 032 dan p = 0. Dengan nilai p = 0. 752 > 0. Artinya hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel dalam penelitian ini yakni variabel stress kerja (X. , beban kerja (X. dan (Y) sama-sama dikategorikan tinggi, karena salah satu alasan karyawan merasa nyaman dengan pekerjaan yang dijalani saat ini meskipun berat adalah keinginan mereka yang sangat mengharapkan untuk mendapatkan insentif dan gaji yang diterima sangat guna menambah kebutuhan keluarga. Stress kerja dan beban kerja merupakan dua hal yang tidak mempunyai pengaruh terhadap kepuasan kerja di penelitian ini. Namun Reliabilitas . ilai alph. Teknik Analisis Data Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis Rank Spearman menggunakan SPSS (Statistical Package for Sosial Scienc. 18 for Windows. Hasil Penelitian dan Pembahasan Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel dalam penelitian ini yakni variabel stress kerja (X. , beban kerja (X. dan kepuasan kerja (Y) sama-sama dikategorikan tinggi, namun hasil akhir yang didapat menjadi tidak signifikan seperti yang dilihat dari hasil analisis didapat nilai mean = 62,90 dengan standar deviasi = 5,762 sedangkan pada stress kerja nilai mean didapatkan lebih rendah sebesar 49,31 dengan standar deviasi = 5,325 dan nilai mean beban kerja = 77,29 dengan standar kepuasan kerja akan diperoleh jika karyawan memberikan hasil kerja yang baik untuk perusahaan dengan karyawankaryawan yang memiliki komitmen dan rasa tanggung jawab lebih besar terhadap perusahaan, sehingga stress kerja dan beban kerja tidak akan tumbuh apabila setiap karyawan mampu mengerjakan dan menyelesaikan pekerjaan dengan sebaikbaiknya. Bagi diharapkan menggunakan teknik lain dalam menganalisa data dan juga meneliti variabel lain yang berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, contohnya variabel disiplin kerja, kepemimpinan, lingkungan kerja atau konflik pekerjaan terhadap kepuasan kerja. Daftar pustaka Dhania, 2010. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Ghalia Diana. Minto Waluyo. Psikologi Industri. Akademia Permata 2013. Kembangan Jakarta Barat Hadi. Sutrisno. Analisis Butir Untuk Instrumen. Yogyakarta: ANDI OFFSET Minto Waluyo. Tuan Acitra. Psikologi Industri. Akademia Permata 2013. Kembangan-Jakarta Barat Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. ALFABET, CV Bandung 2013.