JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. Oktober 2025 Halaman : 207-214 ISSN : 2985-4768 IMPLEMENTASI METODE TEOREMA BAYES UNTUK APLIKASI DIAGNOSA PENYAKIT TENGGOROKAN TONSILITIS DAN FARINGITIS PADA MANUSIA Tubagus Iqbal Pratama Universitas Pamulang. Tangerang Selatan. Indonesia, 15417 e-mail: tbiqbal30@gmail. Abstract Tonsillitis and pharyngitis, common throat infections, can negatively impact quality of life if not diagnosed and treated promptly, potentially leading to more serious complications. Given the urgency of early diagnosis and constraints such as limited time and accessibility to healthcare facilities that often hinder initial treatment, developing a self-diagnosis tool is crucial. Therefore, this study focuses on developing a web-based expert system that helps the general public detect tonsillitis and pharyngitis early. The system adopts Bayes' Theorem, a probabilistic approach proven effective in managing data uncertainty and generating probability estimates based on user-reported symptoms. Bayes' Theorem was chosen based on its ability to adjust the probability of a hypothesisAiin this case, a disease diagnosisAiwhen new evidence, such as additional symptoms, is introduced. This web application is designed to support early decision-making, enabling users to identify symptoms and receive early treatment recommendations. The study's findings demonstrate that the system is capable of generating diagnoses with a satisfactory level of accuracy, demonstrating its potential as a reliable tool for providing initial guidance and encouraging the public to consult medical professionals when necessary. Abstrak Tonsilitis dan faringitis, infeksi tenggorokan yang umum, dapat berdampak negatif pada kualitas hidup jika tidak didiagnosis dan diobati dengan segera, yang berpotensi menyebabkan komplikasi yang lebih serius. Mengingat urgensi diagnosis dini dan kendala seperti keterbatasan waktu dan aksesibilitas ke fasilitas kesehatan yang sering menghambat pengobatan awal, pengembangan alat diagnosis mandiri menjadi sangat penting. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem pakar berbasis web yang membantu masyarakat umum mendeteksi tonsilitis dan faringitis sejak dini. Sistem ini mengadopsi Teorema Bayes, sebuah pendekatan probabilistik yang terbukti efektif dalam mengelola ketidakpastian data dan menghasilkan estimasi probabilitas berdasarkan gejala yang dilaporkan pengguna. Teorema Bayes dipilih berdasarkan kemampuannya untuk menyesuaikan probabilitas suatu hipotesisAi dalam hal ini, diagnosis penyakitAiketika bukti baru, seperti gejala tambahan, diperkenalkan. Aplikasi web ini dirancang untuk mendukung pengambilan keputusan dini, memungkinkan pengguna untuk mengidentifikasi gejala dan menerima rekomendasi pengobatan dini. Temuan studi ini menunjukkan bahwa sistem ini mampu menghasilkan diagnosis dengan tingkat akurasi yang memuaskan, menunjukkan potensinya sebagai alat yang dapat diandalkan untuk memberikan panduan awal dan mendorong masyarakat untuk berkonsultasi dengan profesional medis jika diperlukan. Keywords: Penyakit tenggorokan. Tonsilitis. Faringitis. Sistem Pakar. Aplikasi Website. Teorema Bayes. https://jurnal. id/index. php/JORAPI/index JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. Oktober 2025 Halaman : 207-214 PENDAHULUAN Penyakit saluran pernapasan atas, terutama tonsilitis dan faringitis, merupakan kondisi patologis umum yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup, terutama pada anak-anak dan dewasa muda. Tonsilitis mengacu pada peradangan amandel yang dipicu oleh infeksi bakteri atau virus, sementara faringitis melibatkan peradangan faring, atau rongga tenggorokan, dan juga dapat disebabkan oleh patogen yang serupa. Klinik Kesehatan Pratama Rodondo, sebagai fasilitas pelayanan kesehatan primer yang berfokus pada perawatan holistik, masih mengandalkan intuisi dan kompetensi klinis dokter dalam mendiagnosis kondisi tenggorokan. Di klinik ini, pasien dapat menjalani skrining awal untuk gejalagejala yang berkaitan dengan keluhan tenggorokan, meskipun prosedur ini membutuhkan antrean Pengembangan mengintegrasikan sistem pakar dengan Teorema Bayes merupakan pendekatan inovatif yang berpotensi untuk mendukung diagnosis mandiri tonsilitis dan faringitis oleh masyarakat umum. Teorema Bayes, sebagai alat statistik berbasis kemungkinan suatu kejadian berdasarkan data empiris yang tersedia. Sistem pakar didefinisikan sebagai kerangka kerja komputasi yang mereplikasi pengetahuan dan kemampuan kognitif manusia untuk memecahkan masalah kompleks sebagaimana yang dilakukan oleh para pakar di bidang tersebut. Pengembangan aplikasi berbasis web untuk diagnosis tonsilitis dan faringitis tidak hanya berpotensi memfasilitasi pengenalan dini gejala penyakit tenggorokan oleh masyarakat, tetapi juga meningkatkan kesadaran kolektif akan urgensi skrining preventif dan intervensi yang Ada tiga metode pengumpulan data dalam penelitian yang akan digunakan sebagai berikut. Observasi. Wawancara. Studi Pustaka. Identifikasi beberapa permasalahan yang akan dijadikan bahan penelitian, antara lain : Prevalensi kasus tonsilitis dan faringitis yang tidak terdiagnosis mengakibatkan intervensi terapeutik yang kurang efektif dan tidak adanya sistem yang memfasilitasi pemeriksaan awal pasien, di mana mekanisme yang ada saat ini mengharuskan kunjungan fisik ke klinik hanya untuk konsultasi, https://jurnal. id/index. php/JORAPI/index ISSN : 2985-4768 dengan jarak ke rumah sakit atau klinik menjadi hambatan utama untuk penilaian awal. Akibatnya, sebagian besar populasi mengalami ketidakpastian mengenai identitas spesifik penyakit mereka dan strategi pengobatannya. Tujuan penulis melakukan penelitian ini sebagai berikut : Mengembangkan model diagnostik berbasis Teorema Bayes yang dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi diagnosis penyakit tenggorokan dsn Memberikan informasi dan rekomendasi pengobatan kepada pasien PENELITIAN YANG TERKAIT Rully Pramudita. Fauzan Hibatullah . dengan judul penelitian Sistem Diagnosa Penyakit THT Berbasis Website Menggunakan Rapid Application Development. Hasil penelitian Telah dihasilkan sebuah sistem pakar diagnose penyakit THT berbasis web dengan model RAD yang didukung oleh metode Forward Chaining dan Teorema Bayes, sistem pakar ini dapat menyimpan master data penyakit, gejala, dan rules. Silvia Dwisavitri . dengan judul penelitian sistem pakar diagnosis penyakit telinga, . menggunakan metode forward chaining dan certainty factor. Hasil penelitian Berdasarkan penelitian ini, disimpulkan bahwa sistem pakar diagnosis penyakit THT berbasis android yang dibangun dengan metode forward chaining dan certainty factor terbukti mampu memberikan diagnosis dengan akurasi tinggi, memberikan informasi lengkap dan berguna bagi pengguna. Meylia Dwi Lestari Harianja1 . Ishak2 . Suardi Yakub3 . dengan judul penelitian Implementasi Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Faringitis (Radang Tenggoroka. Menggunakan Metode Dempster Shafer. Hasil penelitian Hasil yang diperoleh adalah terciptanya sebuah sistem yang dapat membantu staff atau pegawai RSUD Kota Pinang dalam mendiagnosa penyakit Faringitis secara cepat, tepat dan akurat berdasarkan gejala yang telah diinputkan Putri Septiani Indah Pratiwi . dengan judul penelitian Sistem Pakar Penyakit Telinga Menggunakan Metode Nayve Bayes. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pakar diagnosa penyakit telinga dengan metode nayve JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. Oktober 2025 Halaman : 207-214 bayes dibangun di atas website dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database yang dikelola oleh MySQL dan aplikasi ini telah diuji sebanyak 10 kali, dengan 9 data uji yang sesuai. Dan 1 data uji tidak sesuai. Dari hasil pengujian aplikasi ini diperoleh nilai akurasi sebesar 90%. Siti Nurhayati. Mursalim Tonggiroh. Nur Aini . dengan judul penelitian sistem pakar diagnosa penyakit telinga hidung tenggorokan menggunakan dempster shafer. Hasil penelitian Pada penelitian ini mempermudah memperoleh informasi dan layanan konsultasi dalam mengidentifikasi gejala dan penyakit THT agar masyarakat dapat mengetahui sedini mungkin gejala penyakit sehingga cepat melakukan tindakan medis untuk melakukan proses pengobatan. METODE PENELITIAN Sistem Pakar Penerapan memungkinkan individu tanpa keahlian khusus . on-paka. untuk memecahkan masalah yang secara tradisional hanya dapat ditangani oleh seorang spesialis. Sebagai cabang dari Kecerdasan Buatan (AI), pengembangan sistem pakar dimulai pada pertengahan 1960an. Sistem pakar pertama yang tercatat adalah General-Purpose Problem Solver (GPS), yang dikembangkan oleh Newel dan Simon (Turban. Berliana, 2. Lebih lanjut, sistem pakar memiliki kemampuan krusial untuk memberikan justifikasi . atas keputusannya dan menguraikan proses penentuan jawaban berdasarkan pertanyaan pengguna. Hal ini menunjukkan bahwa sistem pakar pada pengetahuan yang cerdas (Sutoyo, 2004. Berliana, 2. Teorema Bayes Teorema Bayes merupakan konsep fundamental dalam statistika dan teori Fungsi memperbarui estimasi probabilitas suatu kejadian tertentu berdasarkan informasi atau data baru yang relevan. Selanjutnya, kami akan menguraikan alur prosedural dan penjelasan detail mengenai kerangka teori ini. https://jurnal. id/index. php/JORAPI/index ISSN : 2985-4768 Secara umum teorema Bayes dengan E kejadian dan hipotesis H dapat dituliskan dalam bentuk: a O y. = Ocycy. a O yayc. P (E \ H. P (H. P (E) p ( E \ Hi ) ycE . Oc ycE . a \ yayc. ycE . Jika setelah dilakukan pengujian terhadap hipotesis kemudian muncul lebih dari satu evidence. Maka persamaannya akan P e(E \ H) ycE . a / ya, yc. = P (H \ E) P . \ E) Dimana : e adalah Evidence lama E adalah Evidence baru P(H|E,. adalah Probabilitas hipotesis H benar jika muncul evidence baru E dari evidence lama e P(H|E) adalahProbabilitas hipotesis H benar jika diberikan evidence E P. E,H) adalah kaitan antara e dan E jika hipotesis H benar P. E) adalah kaitan antara e dan H tanpa memandang hipotesis apapun Faringitis Faringitis didefinisikan sebagai peradangan pada dinding faring. Kondisi ini memiliki beragam etiologi, tetapi seringkali disebabkan oleh agen infeksius, dengan virus mendominasi proporsi terbesar . Ae60%) dan bakteri mendominasi persentase yang lebih kecil . Ae 40%). Faringitis juga dapat dipicu oleh faktor non-infeksius seperti alergi, trauma fisik, toksin, dan penyebab idiopatik lainnya. Mekanisme patologisnya melibatkan invasi virus atau bakteri ke dalam jaringan faring, yang kemudian memicu reaksi inflamasi lokal di area tersebut (Dwisavitri, 2. Tonsilitis Tonsilitis didefinisikan sebagai infeksi atau peradangan pada amandel. Kondisi ini dapat disebabkan oleh virus maupun bakteri. Manifestasi klinis umum tonsilitis meliputi faringgia . akit tenggoroka. , hipertrofi JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. Oktober 2025 Halaman : 207-214 . tonsil, dan pireksia . (Windfuhr. , dkk. , 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Perancangan ISSN : 2985-4768 P(H|E) adalahProbabilitas hipotesis H benar jika diberikan P. E,H) adalah kaitan antara e dan E jika hipotesis H benar P. E) adalah kaitan antara e dan H tanpa memandang hipotesis apapun Data Penyakit dan Gejala Tabel 1. Data Penyakit Kode Penyakit Gambar 1. Use Case Diagram Perancangan Sistem Pembahasan Secara umum teorema Bayes dengan E Nama Penyakit Nliai Probabilitas P001 Faringitis P002 Tonsilitis Tabel 2. Data Gejala kejadian dan hipotesis H dapat dituliskan dalam ycE. = ycE. a O y. Ocycy. a O yayc. P (E \ H. P (H. P (E) p ( E \ Hi ) ycE . Oc ycE . a \ yayc. ycE . Jika setelah dilakukan pengujian terhadap hipotesis kemudian muncul lebih dari satu Maka persamaannya akan terjadi: P e(E \ H) ycE . a / ya, yc. = P (H \ E) P . \ E) Di mana : e adalah Evidence lama E adalah Evidence baru P(H|E,. Probabilitas hipotesis H benar jika muncul evidence baru E dari evidence https://jurnal. id/index. php/JORAPI/index Contoh Kasus : Gejala yang dialami Pasien : Nyeri atau Sakit Tenggorokan Gatal di tenggorokan Pembengkakan kelenjar leher Diagnosa Berdasarkan Gejala : Faringitis Perhitungan nilai bayes : Perhitungan probabilitas penyakit gejala P(G. *P(P. = 0. 3 * 3. 2 = 0. P(G. *P(P. = 0. 3 * 3. 3 = 0. P(G. *P(P. = 0. 3 * 3. 2 = 0. P(G. *P(P. = 0. 3 * 3. 3 = 0. P(G. *P(P. = 0. 7 * 3. 2 = 2. JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. Oktober 2025 Halaman : 207-214 P(G. *P(P. = 0 * 3. ISSN : 2985-4768 Probabilitas Gejala P(G. = 1. P(G. = 1. P(G. = 2. Probabilitas Penyakit Faringitis Tampilan Form Konsultasi Probabilitas penyakit faringitis berdasarkan G001 Jumlah = ycE. Bobot Gejala = 0. Probabilitas Tampilan Hasil Diagnosa berdasarkan G002 Jumlah = ycE. Bobot Gejala Tampilan Login Admin = 0. Probabilitas berdasarkan G007 Jumlah = ycE. Bobot Gejala Tampilan Utama Admin Total Probabilitas P001 = 1. Implementasi Sistem Tampilan Utama Tampilan Penyakit Tampilan Biodata Pasien https://jurnal. id/index. php/JORAPI/index JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. Oktober 2025 Halaman : 207-214 Tampilan Gejala ISSN : 2985-4768 Tampilan Logout Tampilan Aturan Tampilan User Tampilan Password Tampilan Laporan https://jurnal. id/index. php/JORAPI/index KESIMPULAN Berdasarkan implementasi, dan pengujian Sistem Pakar untuk Mendiagnosis Penyakit Tenggorokan pada Manusia Menggunakan Metode Teorema Bayes, dapat ditarik beberapa kesimpulan utama sebagai Pemanfaatan Sistem Pakar dalam Diagnosis Dini Penyakit Tenggorokan Pengembangan sistem pakar berbasis web dengan menerapkan metode Teorema Bayes terbukti efektif dalam memfasilitasi diagnosis dini penyakit telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) secara lebih cepat dan mandiri. Melalui implementasi sistem ini, pasien dapat mengidentifikasi potensi penyakit berdasarkan gejalanya tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan, sehingga memperoleh informasi yang akurat dan diagnosis awal terkait penyakit tenggorokan. Ketiadaan sistem yang memfasilitasi pemeriksaan awal secara mandiri menjadi kendala substansial dalam proses diagnosis penyakit tenggorokan, khususnya tonsilitis dan faringitis. Kondisi ini secara rutin memaksa pasien untuk berkonsultasi langsung di klinik atau rumah sakit, meskipun hambatan geografis . dan keterbatasan akses menjadi kendala yang signifikan, terutama bagi masyarakat di JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. Oktober 2025 Halaman : 207-214 daerah terpencil. Akibatnya, banyak individu di masyarakat kurang memiliki pengetahuan yang memadai tentang jenis penyakit yang mereka derita atau prosedur pengobatan yang Oleh karena itu, kebutuhan akan sistem yang dapat mendukung skrining awal yang praktis dan informatif sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan efektivitas penanganan penyakit dini. DAFTAR PUSTAKA