Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS ANEKDOT PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SILIMAKUTA SARIBUDOLOK Tia MonicaA. Sinur HutagaolA AUniversitas Simalungun. Pematangsiantar AUniversitas Simalungun. Pematangsiantar E-mail : Atiamonica06mei98@gmail. Asinurhutagaol@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh Model Project Based Learning (PJBL) terhadap kemampuan menulis teks anekdot pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Silimakuta. Model PJBL merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang menekankan pada proyek-proyek kolaboratif yang melibatkan siswa dalam memecahkan masalah nyata, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan menulis siswa secara signifikan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain pretest-posttest. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes menulis teks anekdot yang telah divalidasi oleh para ahli pendidikan dan bahasa. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik pendekatan korelasi dan inferensial. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang sedang dalam kemampuan menulis teks anekdot pada kelompok siswa yang menerima pembelajaran dengan Model PJBL dibandingkan dengan model pembelajaran inkuiri dan ceramah. Hal ini mengindikasikan bahwa Model PJBL efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks anekdot pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Silimakuta saribudolok. Kesimpulannya, penerapan Model PJBL dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks anekdot pada siswa sekolah menengah atas. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya integrasi pendekatan proyek berbasis pembelajaran dalam upaya meningkatkan keterampilan menulis siswa di sekolah. Kata kunci : Model Project Based Learning (PJBL). Teks Anekdot. Siswa Kelas X. Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 PENDAHULUAN Pada hakikatnya semua manusia memerlukan pendidikan , baik pendidikan formal maupun pendidikan non formal. Pendidikan non formal untuk mengarahkan serta membentuk manusia kearah pengembangan jasmani dan rohani agar berkembang menjadi manusia yang mandiri sesuai tingkat pendidikan yang di peroleh. Pendidikan merupakan suatu kebutuhan yang harus di penuhi dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara, apalagi di era jaman yang semakin modern. Pembelajaran Bahasa Indonesia mengalami perubahan dalam implementasinya, pembelajaran Bahasa Indonesia menggunakan system pembelajaran yang berbasis proyek , materi esensial , dan pembelajaran berdiferensiasi. Keterampilan menulis merupakan keterampilan berbahasa yang dipergunakan untuk berkomunikasi secara tidak langsung dan secara tatap muka dengan orang lain. Menulis diajarkan dalam pendidikan formal karena tidak dapat begitu saja tanpa proses pembelajaran. Menulis merupakan kegiatan produktif dan ekpresif. Keterampilan menulis ini tidak akan datang secara otomatis, melainkan harus melalui latihan dan praktik yang banyak dan teratur. Kegiatan menulis berhubungan erat dengan berfikir. Menulis bukan sekedar kegiatan berbahasa tetapi dapat di gunakan sebagai wadah untuk menuangkan hasil pemikiran. Semakin banyak menulis maka siswa akan terlatih berfikir kritis, akan mempunyai daya nalar yang aktif dalam mengembangkan kemampuan akademik. Kenyataan yang terjadi di lapangan tidak seperti harapan, karena hasil belajar siswa dalam menulis masih tergolong rendah. Masalah yang berkaitan dengan menulis di lapangan antara lain: menentukan ide, mengorganisasikan isi secara sistematis , model pembelajaran yang kurang tepat terhadap siswa. Teks anekdot adalah sebuah teks yang berisi pengalaman seseorang yang tidak biasa yang di sampaikan dengan tujuan menghibur pembaca. Teks anekdot juga merupakan cerita singkat Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 yang menarik karena lucu dan mengesankan, dan biasanya mengenai orang penting/ terkenal dan berdarakan kejadian yang sebenarnya. Anekdot selalu di kaitkan dengan tanggapan terhadap fenomena sosial anekdot merupakan sarana penyampaian pesan dan kritikan terhadap fenomena sosial melalui kemasan cerita lucu namun serat Rasa peka terhadap fenomena yang terjadi di masyarakat sangat bagus sebagai materi pembelajaran bahasa indonesia bagi siswa di Sebab anekdot berfungsi untuk menyalurkan ekpresi atau perasaan tidak puas, kemarahan atau kejengkelan terhadap suatu masalah yang telah di ketahui masyarakat luas. Metode pembelajaran yang di lakukan oleh guru masih kurang tepat karena guru hanya menggunakan metode inkuiri /ceramah metode pembelajaran berceramah dalam menyampaikan materi pada saat pembelajaran. Setelah pembelajaran selesai atapun pada saat pertemuan selanjutnya materi yang di berikan akan lupa dengan materi Maka dari itu perlunya, dorongan kepada siswa untuk menyelidiki masalah dan menemukan informasi , sehingga siswa semangat untuk mengikuti pelajaran yang di berikan oleh guru. Bukan dengan proses pembelajaran guru hanya menerapkan konsep, memberi contoh, siswa secara individual mengerjakan soal-soal sebagai pekerjaan rumah, sehingga siswa sulit dalam mengembangkan ide-ide dalam proses Maka dari itu Guru di tuntut harus mampu mengelola interaksi belajar mengajar yang memberikan ransangan kepada siswa, karena guru pemegang peran pentingnya dalam keberhasilan kompetensi Hal ini di perkuat dengan wawancara dengan Guru mata Pelajaran Bahasa Indonesia kemampuan menulis teks anekdot siswa SMA NEGERI 1 SILIMAKUTA SARIBUDOLOK mengatakan kemampuan siswa masih tergolong rendah. Karena kurangnya minat siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang membosankan bahkan tidak peduli. Maka dari itu kemampuan dalam menulis teks Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 anekdot perlu di tingkatkan dengan menggunakan model pembelajaran yang inovatif dan interaktif sehingga mampu merangsang siswa untuk berfikir kritis. Penulis yakin bahwa model Project Based Learning bisa meningkatkan kemampuan menulis teks anekdot pada siswa kelas SMA Negeri 1 Silimakuta. Project Based Learning adalah model pembelajaran yang melibatkan peserta didik dalam kegiatan pemecahan masalah dan memberi peluang peserta didik bekerja secara otonom, mengontruksi belajar mereka sendiri, dan puncaknya menghasilkan karya peserta didik bernilai dan realistik. Berdasarkan uraian di atas, penulis menetapkan topik penelitian yang berjudul AuPengaruh Model Project Based Learning dalam Pembelajaran Teks Anekdot siswa kelas X di SMA Negeri 1 Silimakuta Saribudolok. TUJUAN PENELITIAN Tujuan penelitian untuk memecahkan permasalahan yang spesifik dan terfokus pada ruang lingkup masalah. Sehingga mendapatkan hasil yang optimal dari penelitian yang di lakukan menjadi hasil penelitian berasal dari sumber yang terpercaya dan menjadi informasi yang akurat. Mahsun . menyatakan bahwa AuTujuan penelitian berisi tentang tujuan penelitian secara spesifik yang ingin dicapai dari penelitian yang hendak dilakukan. Ay Adapun tujuan yang ingin di capai penulis dalam melakukan penelitian ini adalah : Mendeskripsikan bagaimana penerapan Model Project Based Learning dalam pembelajaran menulis teks anekdot siswa kelas X di SMA Negeri 1 Silimakuta. Mendeskripsikan bagaimana kemampuan siswa dalam pembelajaran menulis teks anekdot siswa kelas X di SMA Negeri 1 Silimakuta. Untuk mengetahui pengaruh penerapan Model Project Based Learning dalam pembelajaran menulis teks anekdot kelas X SMA Negeri 1 Silimakuta. Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 METODE PENELITIAN Penelitian merupakan cara yang sistematis untuk mengumpulkan data dan mempersentasikan hasilnya. Sugiyono, . menyatakan metode penelitian kuantitatif dapat di artikan sebagai metode penelitian yang di landaskan pada filsafat positivisme, di gunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan intrumen penelitian, analisis dan bersifat kuantitatif atau statistic dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah di tetapkan. Penelitian menggunakan motode korelasional. Korelasional adalah penelitian yang di lakukan oleh peneliti untuk mengetahui tingkat hubungan antar dua variable atau lebih, tanpa melakukan perubahan, tambahan, atau manupulasi terhadap data yang memang sudah ada. Sugiyono . 9 : . menyatakan bahwa pendekatan korelasional adalah penelitian yang sifatnya menanyakan hubungan antara dua variable atau lebih. Jadi penelitian ini dapat simpulkan metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Metode Riduwan . 9: . Aumetode eksperimen adalah suatu penelitian yang berusaha mencari pengaruh variabel tertentu terhadap variabel yang lain dalam kondisi yang terkontrol secara ketatAy . Penelitian eksperimen merupakan satu-satunya tipe penelitian yang lebih akurat/ teliti di bandingkan dengan penelitian lainnya dalam menentukan relasi hubungan sebab akibat. Hal ini di karenakan dalam penelitian eksperimen peneliti dapat melakukan pengawasan . terhadap variabel bebas baik sebelum penelitian maupun selama Jadi metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode Metode korelasional adanya hubungan dan tidaknya hubungan variable bebas (X) maupun variable terikat (Y) khususnya antar keterkaitan antar dua variabel . Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN Hasil Penelitian Hasil Penelitian Pre-Test Hasil penelitian ini merupakan teks tertulis yang berupa essay test. Pre-test ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kemampuan peserta didik dalam menulis teks anekdot. Peneliti membagikan teks tersebut sebelum memulai Pelajaran atau yang biasa disebut pre-test ( Variabel X). Tes tersebut sebanyak satu soal dengan kriteria yang telah ditentukan, setelah data terkumpul selanjutnya peneliti mengadakan pengolahan data. Untuk selanjutnya diperlihatkan sebagai berikut : TABEL I HASIL NILAI PRE-TEST (X) KEMAMPUAN MENULIS TEKS ANEKDOT OLEH SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SILIMAKUTA SARIBUDOLOK Inisial Skor Ideal NILAI Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Jumlah Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Berdasarkan tabel di atas, skor tertinggi 85 dan skor terendah 60 dari 69 siswa. Nilai rata-rata yang diperoleh dari jumlah siswa 4725:69=68,47. Hasil Penelitian Post-test Hasil penelitian post-test . ariable Y) akan dilakukan penelitian mengajar dengan menggunakan model project based learning. Materi pembelajaran tentang kemampuan menulis teks anekdot sebanyak satu hasil post-test dapat dilihat pada tabel berikut ini: TABEL II HASIL NILAI POST-TEST (Y) KEMAMPUAN MENULIS TEKS ANEKDOT OLEH SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SILIMAKUTA SARIBUDOLOK Inisial Skor Ideal NILAI Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Jumlah Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Berdasarkan tabel di atas, skor tertinggi 95 dan skor terendah 65 dari 69 siswa, nilai rata-rata yang diperoleh dari jumlah siswa 5345:69 = 77,46. Demikian hasil post-test teks anekdot menggunakan model pemebelajarn project based learning dikatakan baik. Pembahasan penelitian pre-test yang di dapat dari hasil , maka selanjutnya penulis akan menganalisis korelasi hasil pre-test dan post-test menulis teks anekdot dengan rumus korelasi. Pembahasan Penelitian Hasil Korelasi Penelitian Hasil korelasi penelitian yang di dapat dari hasil penelitian maka selanjutnya, penulis akan menganalisis korelasi hasil pre-test dan posttest terhadap keterampilan menulis teks anekdot tersebut dengan rumus korelasi product moment . Perhatikan tabel berikut: TABEL VI KORELAS HASIL NILAI PRE-TEST (X) DAN POST-TEST (Y) MENULIS TEKS ANEKDOT KELAS X SMA NEGERI 1 SILIMAKUTA SARIBUDOLOK INISIAL Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Jumlah Berdasarkan data pada tabel di atas, di distribusikan kedalam rumus korelasi product moment sebagai berikut : : 69 : 4725 : 5345 : 326625 : 417325 : 367900 yea(Oc yeoyeo Oe (Oc ye. Oc yeo yeeyeoyeo = Oo. Oc yeoya Oe (Oc ye. ya }. Ocyeo ya Oe (Oc ye. ya } yeeyeoyeo = yeeyeo = yiy. Oe . yeycyeye Oo. ycyayiyiyaye Oe . ya }. yeyayiycyaye Oe . ya } yayeycynyeyayaya Oe yayeyayeyeyayaye Oo. ayayeycyiyayaye Oe yayaycyayeyiyay. aynyiyyeyeyaye Oe yaynyeyiyyayay. yeeyeoyeo = yayayiye Oo. yeoyeo = yayayiye Ooyeyiynynycyiyayayayaya yayayiye yeoyeo = yayaynyayaycyayayiycyaynyeyi yeoyeo = ya, yey Berdasarkan koefisien korelasi yaitu 0,59. Jadi pengaruh model pembelajaran project based learning terhadap keterampilan menulis teks anekdot kelas X SMA NEGERI 1 SILIMAKUTA SARIBUDOLOK pada peringkat korelasi sedang. Hasil Hipotesis Penelitian Korelasi pengaruh model pembelajaran project based learning terhadap keterampilan menulis teks anekdot kelas X SMA NEGERI 1 Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 SILIMAKUTA SARIBUDOLOK adalah sebesar 0,59. Uji signifikan dilakukan dengan kriteria sebagai berikut : Ha ditolak dan Ho diterima jika t hitung > t tabel Ha diterima dan Ho ditolak jika t hitung < t tabel Selanjutnya, tersebut signifikan atau tidak, maka perlu di generalisasi pada populasi Dimana sampel di ambil. Pengujian signifikan koefisen korelasi dilakukan dengan uji -t dengan menggunakan rumus sebagai berikut: yeiyeOyeOyeiyenyeayeO = yeeOoyea Oe ya Ooya Oe yeeya Keterangan: : Nilai hitung : Nilai korelasi : Jumlah sampel Signifikan koefisien korelasi nilai hitung yaiutu: Diketahui = 0,59 = 69 yeiyeOyeOyeiyenyeayeO = yeiyeOyeOyeiyenyeayeO = yeeOoyea Oe ya Ooya Oe yeeya ya, yeyOoyiy Oe ya yeiyeOyeOyeiyenyeayeO = yeiyeOyeOyeiyenyeayeO = Ooya Oe ya, yeyya ya, yeyOoyiyi Ooya Oe ya, ycye ya, yey. yn, yayn Ooya. yiyi ye, ynya yeiyeOyeOyeiyenyeayeO = ya, ynya yeiyeOyeOyeiyenyeayeO = ye, y Untuk mengetahui apakah pengaruh model project based learning terhadap keterampilan menulis teks anekdot digunakan rumus determinan sebagai berikut : D = r2 X 100% = . 2 x 100% X 100% Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 =0,34 X 100% =34 % Melalui perhitungan diperoleh koefisisen determinasi sebanyak 34% berarti pengaruh model project based learning terhadap keterampilan menulis teks anekdot dan sisanya 66 % ditentukan oleh variable lain. Menentukan dk . erajat kebebasa. dengan rumus: dk= n-2 =69-2 =67 Uji dua pihak Jika thitung > ttabel maka signifikan Jika thitung < ttabel maka tidak siginifikan Untuk penelitian Pendidikan taraf signifikan . yang dipakai adalah = 0,05 dengan dk = 67 dikonsultasikan dengan tabel di distribusi dengan harga ttabel = 2,000. Berdasarkan cara pengujian hipotesis, jika thitung > ttabel maka hipotesis diterima kebenaranny, sebaliknya jika thitung < ttabel maka hipotesis ditolak. Adapun perhitungan sebagai berikut : Diketahui : thitung = 5,9 ttabel = 2,000 Maka thitung > ttabel yaitu 5,9 > 2,000 TABEL i KOEFISIENSI KORELASI PENGARUH MODEL Jumlah Siswa 0,59 Setelah dilakukan analisis data oleh peneliti, maka diperoleh skor pre test rata-rata siswa dalam menulis teks anekdot adalah 68,47 skor tertinggi Skor rata-rata post test siswa dalam menulis teks anekdot menggunakan model PJBL adalah 77,46 denga skor tertinggi 95. Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 Bila diperhatikan dari variable X ke variable Y merupakan nilai rata-rata presentasi belajar yang baik. Hasil perhitungan korelasi diperoleh besarnya pengaruh model PJBL terhadap keterampilan menulis teks anekdot. Pada kelas X SMA N SILIMAKUTA SARIBUDOLOK yaitu sebesar rxy =0,59. Maka dinyatakan sebagai korelasi sedang. Pengujian hipotesis uji-t diperoleh t hitung 5,9 = pada taraf signifikansi a = 0,05 dan derajat kebebasab . = n - 2 atau 69-2=67 diperoleh t tabel = 2,000 jadi t hitung lebih besar dari ttabel . hitung 5,9 > ttabel = 2,000 ) maka Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya ada pengaruh yang signifikan antara penerapan pendekatan kontekstual terhadap keterampilan menulis teks anekdot kelas X SMA N Silimakuta Saribudolok. Jadi. Ha diterima dan Ho ditolak KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka penulis akan mengemukakan kesimpulan sebagai berikut : Hasil data pre-test . ariable X ) diperoleh dengan jumlah 4725 dengan nilai terendah 69 dan nilai tertinggi 85. Rata-rata 68,47. Hasil data post-test . ariable Y) diperoleh dengan jumlah 5345 dengan nilai terendah 69 dan nilai tertinggi 95. Rata-rata yang diperoleh 77,46. Besarnya koefisien korelasi 5,9 yang ditafsirkan peingkat korelasi Hasil perhitungan uji hipotesis di dapatkan nilai thitung sebesar 5,9 hasil pengujian tersebut jika dibandingkan dengan ttabel sebesar 2,000 maka thitung >ttabel, jika thitung > ttabel, maka Ha diterima kebenarannya dan Ho ditolak. Ada pengaruh model Project Based Learning (PJBL) Terhadap Kemampuan Menulis Teks Anekdot pada Siswa Kelas X SMA N 1 Silimakuta Saribudolok. Jurnal Artikulasi Volume 7 Nomor 1. April 2025 p Ae ISSN : 2620-4886 e Ae ISSN : 2302-6545 DAFTAR PUSTAKA