Analisis sentimen pada review hotel menggunakan metode pembobotan dan klasifikasi Aam Shodiqul MunirO1 . Enda Putri Atika2 , and Aziza Devita Indraswari3 1,2,3Program Magister Teknik Informatika Program Pascasarjana Universitas Amikom Yogyakarta Jl. Padjajaran. Ring Road Utara. Kel. Condongcatur. Kec. Depok. Kab. Sleman. Prop. Daerah Istimewa Yogyakarta 55283 aamshodiqulmunir@students. 1414@students. devita@students. Abstrak Secara global, industri pariwisata memiliki peranan penting dalam kemajuan ekonomi pada suatu wilayah atau negara. perkembangan tersebut dibantu oleh perkembangan teknologi internet seperti sosial media, website portal pariwisata dan lain - lain. Penilaian dari suatu hotel di website portal juga dapat mempengaruhi keinginan konsumen apakah memilih hotel tersebut atau Analisis sentimen terhadap review yang dikeluarkan oleh konsumen dapat dibagi menjadi review positif atau review negatif. Analisis sentimen dimulai dari pengambilan data yaitu scrapping kemudian diteruskan menuju proses preprocessing sehingga didapat data yang siap untuk setelah dilakukan proses preprocessing dilanjutkan dengan proses pembobotan. pembobotan menggunakan tiga buah metode yaitu Unigram, bigram dan term frequency inverse document frequency (TF-IDF). Setelah dilakukan proses pembobotan dilakukan proses klasifikasi menggunakan dua buah metode yaitu Nayve Bayes dan support vector machine (SVM). Hasil dari proses klasifikasi tersebut adalah akurasi tertinggi yang didapat oleh metode pembobotan TFIDF dan metode SVM sebesar 95% diikuti dengan Metode pembobotan unigram dengan metode SVM sebesar 94%. Kata Kunci sentimen analisis, review hotel. TF-IDF, unigram, bigram Digital Object Identifier 10. 36802/jnanaloka. v3-no1-33-38 Pendahuluan Secara global, industri yang semakin berkembang khususnya bidang pariwisata memiliki peran penting pada suatu negara . Bersamaan dengan perkembangan internet, beberapa situs web dan media sosial banyak ditemukan opini publik tentang topik tertentu yang dapat mempengaruhi pandangan dan sentiment terhadap topik tersebut . Banyaknya sentiment yang beragam membuat pengunjung akan merasa bingung apakah akan mengunjungi tempat tersebut atau tidak . Analisis sentiment adalah cara sederhana untuk menilai opini atau sentiment pada sebuah kalimat yang bertujuan untuk mengetahui pendapat seseorang terhadap topik tertentu . Salah satu kegunaan analisis sentiment adalah untuk mengetahui kepuasan pelanggan terutama dalam industri perhotelan. Dimana kepuasan pelanggan menjadi kunci keberhasilan dari operasional hotel . Analisis sentimen dalam . dapat membantu untuk menentukan apakah suatu kalimat / frase bernilai sentiment positif atau sentimen negatif. Pada penelitian yang O Corresponding author. A Munir. S, dkk. licensed under Creative Commons License CC-BY Jurnal Open Access Yayasan Lentera Dua Indonesia Analisis sentimen pada review hotel dilakukan oleh Afzall dkk . menyajikan kerangka klasifikasi sentiment berbasis aspek yang telah diimplementasikan menjadi aplikasi seluler sehingga dapat membantu wisatawan menemukan hotel dan restoran dalam suatu kota. Penelitian oleh Jaman dkk . melakukan perbandingan dengan beberapa metode dengan seleksi fitur menggunakan TF-IDF sehingga menghasilkan sentiment terhadap pengguna ojek online berdasarkan komentar. De Godoi dkk . menggunakan N-Gram dan TF-IDF untuk ekstraksi Twitter dan menggunakan support vector machine (SVM) untuk proses klasifikasi sehingga dapat menghasilkan sentimen dengan akurasi akurasi 63,93% hingga 81,06%. Penelitian yang dilakukan oleh Imamah dkk . melakukan analisis sentiment data Covid-19 untuk mengetahui kesehatan mental masyarakat dunia dengan membagi sentimen netral, positif, dan negatif dengan menggunakan metode klasifikasi Logistic Regression dengan pembobotan TF-IDF yang mendapatkan hasil akurasi klasifikasi sentimen tweet covid-19 sebanyak 94,71%. Berdasarkan dari penelitian yang sudah ada, dalam penelitian ini akan melakukan analisis sentiment menggunakan ekstraksi fitur TF-IDF . erm frequency-inverse document frequenc. berdasarkan komentar atau review pada situs web Traveloka khususnya review hotel. Data review hotel yang diambil antara Juli-Agustus 2020 tersebar dalam tiga kota yaitu Jakarta. Bandung, dan Yogyakarta dengan jumlah data 9. 999 review, dimana 5000 review negatif dan 4999 review positif. Dataset yang diambil kemudian diberikan nilai label dengan keterangan 1 untuk positif dan 0 untuk negatif. Selanjutnya, dibandingkan hasil ekstraksi fitur TFIDF dengan Unigram dan Bigram. Terakhir, menggunakan SVM dan Nayve Bayes untuk proses klasifikasi. Sehingga pada hasil akhir didapatkan sebuah akurasi antara metode yang diusulkan dengan metode pembanding. Metodologi Pada penelitian ini dilakukan analisis terhadap perbandingan algoritma pembobotan TF-IDF. Bigram dan Unigram dengan menggunakan algoritma klasifikasi Nayve Bayes dan SVM. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data hasil web scraping review hotel di Traveloka periode bulan Juli-Agustus 2020. Review hotel hanya diambil dari 3 kota yang berbeda yaitu Jakarta. Bandung dan Yogyakarta. Jumlah data review yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 9999 review, yang mana 5000 dari data tersebut bernilai negatif dan 4999 data bernilai Dalam penelitian ini ada 4 tahapan utama yang akan dilakukan, yaitu Scraping data dari situs Traveloka, preprocessing data, pembobotan dan klasifikasi. Proses penelitian dapat dilihat pada Gambar 1. Web scraping data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan parsing html yang dibantu dengan aplikasi Webharvy, kemudian data yang didapatkan dari hasil web scraping disimpan ke dalam aplikasi Microsoft excel. Tahapan preprocessing yang dilakukan dalam penelitian ini ada 5 tahap. Case folding, remove punctuation, remove stopword, dan stemming. Tahap preprocessing yang pertama kali dilakukan yaitu case folding. Pada tahap ini teks review yang diketik dengan menggunakan huruf kapital akan diubah ke dalam huruf kecil semua atau biasa disebut dengan lowercase. Remove punctuation adalah salah satu tahapan preprocessing yang dilakukan dengan penghapusan tanda baca pada teks, seperti tanda tanya, tanya seru, titik, koma, dan lain sebagainya. Penghapusan ini dilakukan karena tanda baca dianggap tidak memberikan pengaruh terhadap pemprosesan kata. Penghapusan stopword adalah tahapan preprocessing yang dilakukan untuk penghapusan kata penghubung yang sering diabaikan dalam pemprosesan text, seperti AudanAy. AuatauAy. AutapiAy, dan lainnya yang memiliki frekuensi kemunculan yang tinggi . Kata-kata tersebut nantinya akan disimpan ke dalam stop list. Dalam penelitian ini, tahapan preprocessing Munir. , dkk. Gambar 1 Alur proses penelitian . stopword removal dilakukan dengan memanfaatkan library Sastrawi yang ada pada Python. Tahap preprocessing yang terakhir yaitu stemming dilakukan dengan menghapusan seluruh imbuhan kata, meliputi kata depan. , kata sisipan. , dan akhiran kata. Mengubah setiap kata menjadi kata dasarnya. Contoh: AulebersihanAy diubah menjadi kata dasarnya yaitu AubersihAy. Bigram merupakan salah satu konsep nOegram untuk metode pembobotan yang banyak digunakan dalam natural language processing (NLP) . Konsep yang digunakan yaitu urutan persebelahan kata-kata n . Contoh kata bigram yang memiliki empat kata AuHotel mewah design elegantAy. Dari contoh kata tersebut ada . Oe . kombinasi kata bigram yang bisa digunakan, seperti: hotel, mewah, mewah, design, design, elegant, dengan n merupakan jumlah kata. Unigram merupakan salah satu algoritma untuk pembobotan yang termasuk dalam konsep nOegram. Perbedaan mendasar antara bigram dan unigram yaitu bigram menggunakan gabungan dua kata sedangkan unigram menggunakan 1 kata. TF-IDF merupakan salah satu teknik pembobotan di dalam NLP yang digunakan untuk melakukan evaluasi terhadap pentingnya suatu kata dalam sebuah dokumen. Nayve bayes adalah salah satu algoritma klasifikasi supervised learning. Pada penelitian ini algoritma tersebut digunakan untuk mengklasifikasikan review negatif dan positif. Data yang diklasifikasikan menggunakan algoritma ini adalah data dari hasil pembobotan yang telah dilakukan sebelumnya. Nayve Bayes termasuk algoritma pengklasifikasian sederhana dengan menghitung probabilitas keanggotaan suatu kelas . Dalam penelitian ini selain menggunakan algoritma Nayve Bayes tetapi juga menggunakan algoritma SVM, algoritma SVM termasuk ke dalam algoritma pembelajaran yang terawasi . Data yang akan diklasifikasikan oleh algoritma SVM ini adalah data text yang sebelumnya telah dilakukan pembobotan. Output dari klasifikasi ini yaitu review negatif dan positif. Proses kerja algoritma SVM adalah dengan mencari nilai hyperplane terbaik . Hasil dan pembahasan Pada penelitian ini data yang digunakan didapatkan dari metode scraping website dari website traveloka. Data yang diambil adalah data review hotel dari 3 buah kota yang berbeda yaitu Jakarta. Bandung dan Yogyakarta. Data tersebut kemudian dilakukan proses pelabelan manual. label 1 untuk review yang bernilai positif dan label 0 untuk review yang Analisis sentimen pada review hotel bersifat negatif. Data yang sudah melewati proses pelabelan kemudian dilakukan proses preprocessing yang mengacu seperti yang dijelaskan pada Gambar 1. Kemudian setelah dilakukan proses preprocessing, data selanjutnya diklasifikasikan menggunakan metode metode klasifikasi. Proses scraping data dilakukan dengan menggunakan bantuan aplikasi Webharvy. Proses ini menghasilkan data sebanyak 9999 data yang kemudian disimpan ke dalam format Excel sehingga dapat diproses secara luring. Data diambil dari review hotel di 3 kota yaitu Jakarta. Bandung dan Yogyakarta. Untuk menghapus bagian - bagian data yang tidak penting maka dilakukan proses teks preprocessing. Preprocessing ini dilakukan untuk menghapus karakter atau kata- kata yang tidak memiliki arti yang tidak signifikan pada bidang NLP. Proses case folding dilakukan dengan menggunakan bahasa Python. Proses case Folding menggunakan function lower yang terdapat di dalam bahasa Python tersebut. Simulasi dan hasil case folding dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1 Simulasi proses case folding Sebelum case folding Sangat baik untuk penginapan keluarga dengan fasilitas kolam renang dan taman bermain anak dengan menu sarapan yang beragam. Sesudah case folding sangat baik untuk penginapan keluarga dengan fasilitas kolam renang dan taman bermain anak dengan menu sarapan yang beragam Proses remove punctuation dilakukan dengan cara menghapus semua tanda baca yang ada pada kalimat atau dokumen. Hal ini dimaksudkan untuk membuang tanda baca yang kurang berpengaruh terhadap pemrosesan kalimat pada penelitian. Proses selanjutnya adalah remove stopword dilakukan dengan menggunakan library Sastrawi yang telah mendukung pemrosesan Bahasa Indonesia. Simulasi dari proses remove stopword dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 2 Simulasi proses remove stopword Sebelum remove stopword sangat baik untuk penginapan keluarga dengan fasilitas kolam renang dan taman bermain anak dengan menu sarapan yang beragam Sesudah remove stopword sangat baik penginapan keluarga fasilitas kolam renang taman bermain anak menu sarapan beragam Seperti tampak pada Tabel 2, kata AudanAy dan AuuntukAy dihapus karna kata tersebut dikategorikan sebagai kata penghubung yang tidak memiliki arti. Library Sastrawi yang juga mendukung proses stemming bahasa Indonesia digunakan dalam penelitian ini. Proses stemming dilakukan untuk membuat kata yang terdapat pada suatu kalimat atau dokumen menjadi kata dasar. Kata dasar didapatkan dengan menghilangkan semua tambahantambahan imbuhan yang ada pada kata tersebut seperti meng-, me-, kan-, di- , i, pe, peng-, a-, dan lain - lain. Simulasi proses stemming dapat dilihat pada Tabel 3. Pada Tabel 3 terlihat bahwa proses stemming mengembalikan kata yang memiliki imbuhan menjadi kata dasarnya seperti kata AupenginapanAy menjadi AuinapAy, kata AubermainAy menjadi AumainAy dan lain sebagainya. Proses pembobotan dilakukan dengan menggunakan tiga buah metode yaitu bigram, unigram dan TF-IDF. Metode tersebut di implementasikan kepada data dengan menggunakan library Scikit-learn pada bahasa Python. Proses ini dilakukan untuk memberikan nilai atau PUSTAKA Tabel 3 Simulasi proses stemming Sebelum stemming sangat baik penginapan keluarga fasilitas kolam renang taman bermain anak menu sarapan beragam Sesudah stemming sangat baik inap keluarga fasilitas kolam renang taman main anak menu sarap agam bobot kepada kata atau kumpulan kata sesuai dengan perhitungan dari setiap metode. Proses klasifikasi dilakukan menggunakan bahasa Python menggunakan dua buah metode yaitu Nayve Bayes dan SVM. Pembagian datanya adalah 70 % dari data digunakan untuk proses training dan 30 % digunakan untuk proses testing. Hasil dari proses klasifikasi tersebut dapat dilihat pada Tabel 4. Tabel 4 Sebaran dataset Metode Nayve Bayes SVM TF-IDF Hasil akurasi tertinggi didapatkan oleh metode pembobotan TF-IDF yang digabungkan dengan metode klasifikasi SVM sebesar 95%. Akurasi terendah didapatkan oleh metode bigram dan unigram yang digabungkan dengan metode Nayve Bayes dan juga metode Bigram dengan metode klasifikasi SVM yaitu sebesar 88%. Kesimpulan dan saran Berdasarkan penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa metode TF-IDF digabungkan dengan metode SVM menghasilkan akurasi terbaik sebesar 95% diikuti dengan metode unigram digabungkan dengan metode SVM yaitu sebesar 94%. Metode yang digunakan pada penelitian ini dapat digunakan juga untuk data sentimen lainnya seperti data Twitter, data review e-commerce dan lain sebagainya. Pustaka 1 M. Afzaal. Usman, and A. Fong. AuTourism mobile app with aspect-based sentiment classification framework for tourist reviews,Ay Ie Transactions on Consumer Electronics, 65, no. 2, pp. 233Ae242, 2019. 2 A. Farhan and M. Khodra. AuSentiment-specific word embedding for indonesian sentiment analysis,Ay in 2017 International Conference on Advanced Informatics. Concepts. Theory, and Applications (ICAICTA). Ie, 2017, pp. 1Ae5. 3 J. Jaman and R. Abdulrohman. AuSentiment analysis of customers on utilizing online motorcycle taxi service at twitter with the support vector machine,Ay in 2019 International Conference on Electrical Engineering and Computer Science (ICECOS). Ie, 2019, pp. 231Ae234. 4 M. Li. Ma, and P. Cao. AuRevealing customer satisfaction with hotels through multisite online reviews: A method based on the evidence theory,Ay Ie Access, vol. 8, pp. 225 226Ae225 239, 2020. PUSTAKA