TAAoDIB: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. No. September 2022 P-ISSN: 2089-4422. E-ISSN: 2808-3784 PENGUATAN LITERASI MEDIA DIGITAL MAHASISWA PAI IAI ALMUSLIM DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR Jufrizal Institut Agama Islam Almuslim Aceh, jufrizalassumbukie@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penguatan Literasi media digital bagi mahasiswa IAI Almuslim khususnya pada Prodi PAI untuk meningkatkan prestasi belajar. Pada era yang serba digital seperti sekarang, tentu terdapat dampak positif dan negatif dari kemajuan zaman ini. Jika tidak dikonsumsi dengan benar, maka informasiinformasi bisa salah tersampaikan melalui media-media digital ini. Konsumen terbesar media digital salah satunya adalah mahasiswa. Mahasiswa harus paham mengenai literasi media agar tidak terkena dampak negatif media, dan dapat mendapatkan informasi positif dari media-media dari berbagai sumber. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi yang ada pada kampus IAI Almuslim Aceh. Kata Kunci: Literasi. Media Digital. Hasil Belajar ABSTRACT This study aims to provide digital media literacy reinforcement for IAI Almuslim students, especially in the PAI Study Program to improve learning achievement. In an all-digital era like now, of course there are positive and negative impacts from the progress of this era. If not consumed properly, the wrong information can be conveyed through these digital media. One of the biggest consumers of digital media is students. Students must understand media literacy so that they are not negatively affected by the media, and can get positive information from the media from various sources. This study uses a qualitative method with a descriptive analysis approach. Data collection techniques by means of observation, interviews and documentation on the IAI Almuslim Aceh campus. Keyword: Literacy, digital media, outcomes learning PENDAHULUAN Media kini telah berkembang dari media lama . elevisi, majalah, koran, radi. ke media Media baru muncul akibat inovasi teknologi dalam bidang media meliputi televisi kabel, sattelites, teknologi optic fiber dan Salah satu media baru yang berkembang di masyarakat adalah internet. Berbeda dengan konten di media massa cetak ataupun elektronik, konten media baru mencerminkan suatu gabungan antara media audio, audio-visual, dan cetak sekaligus. Perkembangan media baru berupa internet dapat dilihat dari melesatnya penggunaan internet di Indonesia dalam beberapa fenomena, antara lain yang pertama berkembangnya titik-titik wifi atau hotspot di berbagai lokasi seperti kampus, sekolah, pusat perbelanjaan, pusat kota hingga pelosok desa, ini menjadi hal yang sangat positif khususnya bagi mahasiswa sebagai rujukan dalam mendapatkan informasi-informasi yang berkaitan dengan perkuliahan, baik dalam membuat jurnal, makalah dan juga berdiskusi. Kegiatan membaca, menulis dan mempresentasikan hasil bacaan atau hasil tulisan bagi mahasiswa bukan hal yang tabu, bahkan sudah menjadi budaya. Mahasiswa tidak saja mendengar materi-materi dari dosen, melainkan mahasiswa itu juga dituntut untuk mencari materi setelah itu mempertanggungjawabkan hasil temuannya dengan mempresentasikannyan di dalam kelas, sehinga masalah-masalah yang munjul baik yang ditemukan di luar ruangan maupun yang muncul di dalam ruangan akan didiskusikan bersama-sama. Dalam Pembukaan UUD Indonesia, salah satunya adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Masyarakat yang cerdas sangat ditentukan oleh giat dalam literasi, memiliki kebiasaan membaca sehingga mampu menulis dengan baik dan menghasilkan tulisan-tulisan yang bekualitas, baik hasil tulisan di media maupun tugas wajib sebagai TAAoDIB: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. No. September 2022 P-ISSN: 2089-4422. E-ISSN: 2808-3784 mahasiswa dalam bentuk tulisan karya ilmiah atau makalah. Menjadi bangsa yang cerdas artinya menjadi bangsa yang budaya literasinya tinggi, yang memiliki kebiasaan membaca serta mampu menghasilkan banyak tulisan yang berkualitas. Mahasiswa dituntut untuk selalu membaca apalagi tentang pengetahuan yang baru, di sinilah akan terbangun pengetahuan yang tinggi, berbeda dengan siswa, mahasiswa harus selalu aktif adalam mencari masalah-masalah baru dan juga mencari solusi atas permasalahan tersebut, itu bisa dilakuan apabila budaya literisi sudah menjadi bagian dari kehidupan mahasiswa itu Membaca sekarang tidak lagi sematamata merujuk pada buku-buku konvensional atau buku-buku yang ada di perpustakan kampus atau perpustakaan lainnya, akan tetapi mahasiswa dapat dengan mudah mengakses buku-buku digital yang tersedia pada media digital sehingga mahasiswa harus mengenal budaya literasi dalam menggunakan media. Literasi media adalah kemampuan seseorang untuk menggunakan berbagai media guna mengakses, analisis serta menghasilkan informasi untuk berbagai keperluan dalam kehidupan sehari-hari seseorang yang akan dipengaruhi oleh media yang ada misalnya berupa televisi, film, radio, musik terekam, surat kabar dan majalah. Dari media itu masih ditambah dengan dengan internet bahkan kini pun melalui telepon seluler dapat diakses. Melihat kondisi seperti ini, masyarakat harus paham mengenai apa itu literasi media. Literasi media meliputi kemampuan untuk mengakses, menganalisis, mengevaluasi, dan mengkomunikasikan informasi dalam berbagai bentuk media. Literasi media merupakan seperangkat perspektif yang digunakan secara aktif saat mengakses media masa untuk menginterpretasikan pesan yang di hadapi. Kemampuan literasi media sangat berguna untuk menghadapi berbagai informasi yang ada dalam media konvensional dan media baru seperti media sosial. Karakteristik media sosial dapat menghubungkan serta menyebarkan informasi diberbagai wilayah dunia tanpa mengenal ruang dan waktu, sebagaimana yang telah diulas oleh Richard Hunter dalam Nasrullah, dengan world without secret bahwa kehadiran media baru . ew media/cybermedi. menjadikan informasi sebagai sesuatu yang mudah dicari dan terbuka. Literasi media tidak hanya sebatas media cetak dan elektronik, namun literasi media digital untuk masa sekarang ini menjadi hal yang paling penting. Keberadaan internet yang sudah merambah bahkan sampai ke penjuru desa menjadikan literasi media digital menjadi sangat penting untuk diteliti. Kemampuan menggunakan atau mengelola peralatan serta media digital sangat diperlukan dalam mencari, membuat serta mengevaluasi informasi yang didapatkan melalui media digital. II. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analisis. Pengampulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi terhadap keaktifan mahasiswa Prodi PAI di Institut Agama Islam Almuslim Aceh serta IPK yang didapatkan melalui proses pembelajaran. Selain itu, data-data diperoleh melalui hasil wawancara dengan mahasisswa dan Koordinator Prodi PAI Institut Agama Islam Almuslim Aceh. HASIL DAN PEMBAHASAN Literasi didefinisikan sebagai kemapuan yang dimiliki seseorang dalam membaca dan Yang sering dikenal dengan istilah melek aksara atau keberaksaraan. Definisi lain yang dikeluarkan oleh Kemendikbud adalah literasi dapat diartikan segala macam aktivitas membaca, menyimak, menulis atau berbicara melalui kemampuan mengakses, memahami dan menggunakan sesuatu secara cerdas. Seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi, literasi tidak hanya terbatas pada sebatas membaca dan menulis, namun literasi juga dapat didefinisikan kepada kemampuan membaca teks secara visual dan audiovisual dengan bantuan teknologi digital. Sehingga informasi dan berita yang didapatkan, dibaca dan dipahami melalui teknologi digital juga disebut sebagai literasi Perkembangan teknologi media, diikuti juga dengan fungsi-fungsi media. Fungsi media antara lain yaitu memberikan informasi, mendidik, mempengaruhi . Membaca merupakan suatu proses menangkap atau memperoleh konsep-konsep mengevaluasi konsep-konsep pengarang dan mereflesikan atau bertindak seperti yang dimaksud dalam konsep itu dengan cara. TAAoDIB: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. No. September 2022 P-ISSN: 2089-4422. E-ISSN: 2808-3784 memahami setiap isi dari apa yang tertulis dengan seksama. Literasi media adalah kemampuan seseorang untuk menggunakan berbagai media guna mengakses, analisis serta menghasilkan informasi untuk berbagai keperluan dalam kehidupan sehari-hari seseorang yang akan dipengaruhi oleh media yang ada disekitar kita berupa televisi, film, radio, musik terekam, surat kabar dan majalah. Banyaknya dan beragamnya informasi dari laman media online dapat diakses oleh semua kalangan individu. Merekapun akan dengan leluasa untuk menuliskan dan menyebarkan berbagai macam informasi yang disapatkannya memlaui media sosial. macam informasi. Orang yang tidak mampu untuk menyaring informasi secara bijak, maka akan berpengaruh terhadap keraguan dalam pengambilan keputusan dalam hidupnya. (Umar. Kemampuan literasi digital seorang mahasiswa diharapkan bukan hanya sekedar mampu dalam membaca dan menulis. Tetapi, diharapkan kemampuan literasi digital dapat mengaplikasikan literasi tersebut baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. Media digital merupakan gabungan teks, suara dan data serta berbagai jenis format digital yang disebarkan melalui kabel optic broadband, satelit dan gelombang mikro. Literasi media digital merupakan kemampuan seseorang dalam memahami dan menggunakan informasi yang didapatkan dari media digital. Menumbuhkan minat baca di kalangan mahasiswa membutuhkan teknik khusus. Maka seorang dosen harus dapat menciptakan suasana kelas yang menyenangkan. Dengan teknik yang tepat diharapkan minat baca mahasiswa menjadi Karena membaca merupakan gerakan awal dari kegiatan literasi. Menurut Potter dalam Fernanada Effendi, menciptakan dan mengkomunikasikannya secara berhasil dalam semua bentuk media. Bukan hanya sekedar mengkonsumsi dan memproduksi konten media. Integrasi keterampilan teknis dalam pengaksesan media yang digunakan dengan cara yang kritis, kreatif dan analitis saat mengakses konten media juga cakupan dari literasi media Pada hakikatnya, literasi media merupakan upaya pembelajaran bagi khalayak media sehingga menjadi khalayak yang berdaya hidup di tengah dunia yang penuh sesak oleh media itu sendiri . edia saturate. Kehadiran media digital dalam dunia perubahan yang inovatif pada proses Mahasiswa memiliki kesempatan yang luas dalam mengakses segala macam informasi melalui media digital dengan membaca e-book, e-journal maupun digital library secara lebih leluasa untuk membantu proses keberhasilan dalam belajar. Untuk menunjang peningkatan hasil belajar baik secara akademik maupun non akademik mahasiswa pada perguruan tinggi. Semakin berkembangnya media digital, maka resiko dalam penggunaannyapun akan semakin Fernandi Winner menyebutkan bahwa ada tiga paradox yang penggunaan media digital dalam dunia pendidikan yaitu: Manusia akan semakin malas, bukan malah produktif dalam belajar disebut dengan istilah paradox of intelligence Paradox yang akan membangun informasi yang kurang sehat, karena hanya mengacu pada kepentingan pasar tidak berdasarkan realita. Ini desebut dengan paradox of technology and Dan terciptanya ekspresi dan kreatifitas diri tanpa batas etika yang disebut sebagai paradox of lifespace. Berdasarkan penjelasan di atas, sangat diperlukan keterampilan mahasiswa dalam menggunakan media digital dengan baik dan Pada Program Studi Institut Agama Islam Negeri Almuslim Aceh, proses pembelajaran seringkali menggunakan metode diskusi. Tema diskusi biasanya disajikan oleh kelompok tertentu setiap kali pertemuannya. Makalah yang dibuat oleh pemakalah biasanya bersumber dari buku, majalah atau lebih sering menggunakan media digital dengan alasan lebih praktis dan Adapun beberapa tujuan dari literasi media digital adalah: Dimensi individual, pada dimensi ini konten media akan dihasilkan dengan pengembangan pemikiriran yang kritis TAAoDIB: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. No. September 2022 P-ISSN: 2089-4422. E-ISSN: 2808-3784 sehingga pengguna media akan selektif dalam memilih informasi dan produktif. Dimensi Kreatif, dimensi ini lebih mengarah dalam memahami sejarah, kreativitas, pemanfaatan dan evaluasi atas media sebagai praktek dari sebuah Selain itu, para pengguna akan terlibat aktif dalam proses konten menghasilkan konten yang bermanfaat. Dimensi Sosial/Politik. Pada dimensi ini literasi media digunakan sebagai sarana pendidikan advokasi social memahami tentang hukum dan aturan . prasarana atau media, serta kualitas guru dalam mengajar. Learning Teaching Process (Proses Belajar Mengaja. meliputi proses pembelajaran yang mencakup pendekatan pembelajaran, strategi beserta metode belajar, dan pengelolaan/manajemen kelas. Indikator penelitian ini diperoleh dari ketentuan yang tercantum dalam buku panduan akademik Institut Agama Islam Almuslim Aceh pada Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Adapun indikator dalam penilain pada kampus Institut Agama Islam Almuslim Aceh adalah dapat dilihat pada table berikut: Hasil yang dicapai melalui suatu proses dapat diartikan sebagai prestasi belajar. Menurut Sumadi Suryabrata dalam Fernanda Efendi, prestasi belajar merupakan kemajuan yang didapatkan peserta didik yang merupakan hasil usaha yang telah dilakukannya. Perubahan yang terjadi menyangkut aspek psikomotorik, kognitif dan afektif yang dinyatakan dalam skor tertentu serta dalam mata kuliah tertentu. Sehingga prestasi belajar dapat dikatakan hasil evaluasi yang dilakukan dalam waktu tertentu dan dalam mata kuliah tertentu, dinyatakan dalam skor tertentu untuk mengukur tingkat kemampuan seseorang dalam proses belajar secara terencana. Tidak dapat dipungkir bahwa faktor IQ menentukan hasil belajar seseorang, mahasiswa yang memiliki IQ diatas rata-rata tentunya akan memperoleh kemudahan dalam menyerap materi dan memahami pelajaran yang disampaikan oleh dosen dikelas. IQ juga berperan penting dalam proses pembelajaran siswa dan menentukan keberhasilan dan prestasi mahasiswa dalam . Adapun mempengaruhi prestasi belajar adalah: Raw Input (Bahan Menta. berupa kondisi awal peserta didik dari segi fisiologis dan Environmental Input (Masukan dari Lingkunga. yang meliputi kondisi alami atau lingkungan fisik tempat proses belajar dilaksanakan, termasuk pula kondisi lingkungan sosial dan budayanya. Instrumental Input (Masukan Instrume. yang mencakup kurikulum pendidikan, program sekolah, sarana dan Tabel 1. Kategori Prestasi Belajar Mahasiswa IAI Al Muslim IPK 3,51-4,00 3,01-3,50 2,50-2,99 2,00-2,49 Nilai Huruf Kategori Prestasi Belajar Dengan Pujian Sangat Memuaskan Memuaskan Cukup Hasil belajar Mahasiswa sangat ditentukan oleh beberapa unsur, seperti kemampuan Dosen dalam mengajar, materimateri yang relevan dan media yang memadai. Hasil belajar bukan saja ditentukan pada psikomotorik dan afektif akan tetapi juga ditentukan pada kemampuan yang dimiliki (Kogniti. Membangun budaya literasi media menjadi bagi yang sangat penting dalam pengembangan keilmuan seorang mahasiswa, karena dengan giatnya membaca akan meningkatkan hasil belajar. Sejak terbukanya kebebasan informasi dan teknologi media, pertumbuhan media mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Berbagai jenis media telah merambah ke berbagai kalangan dan komunitas di masyarakat, tanpa membedakan strata sosial dan ekonomi. Penggunaan media komunikasi smartphone dan sejenisnya contohnya telah bergeser menjadi gaya hidup masyarakat tertentu. Dalam konteks ini dapat dianalogikan bahwa teknologi media telah mengambil bagian dari peran-peran tertentu di masyarakat. Media berpengaruh terhadap budaya khalayak dengan ragam cara. Maka tidak heran jika kehidupan masyarakat kita saat ini tidak bisa terpisahkan oleh kehadiran teknologi media. TAAoDIB: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. No. September 2022 P-ISSN: 2089-4422. E-ISSN: 2808-3784 Menghadapi gelimang informasi di tengah tsunami informasi saat ini, mahasiswa diminta bisa memberikan literasi media untuk dirinya sendiri dan orang terdekatnya. Hal ini penting agar media bisa menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat dalam proses Dari hasil wawancara yang dilakukan mendapatkan IPK 3. 51 sampai 4. 00, mereka rata menjawab bahwa membaca tidak selalu diperpustakaan, karena diperpustakaan tidak semua buku tersedia, akan tetapi mereka rata-rata rajin membuka dan membaca buku, jurnal atau bacaan yang berkenaan dengan perkuliahan di media atau buku-buku online. Begitu juga dengan mahasiswa yang IPK kebanyakan dari mereka adalah mahasiswa yang malas membaca dan mencari informasi serta berita dari media online. Kebanyakan mereka sering lalai dalam menggunakan media online. Mahasiswa tersebut hanya menghabiskan waktu dengan bermain game online, atau bahkan asyik bermain dengan konten tiktok yang tidak bermanfaat. Dari wawancara yang dilakukan dengan Koord. Prodi Pendidikan Agama Islam di Institut Agama Islam Almuslim Aceh, bahwa IPK anak Prodi PAI banyak yang mencapai 3. sehingga dapat dikatakan bahwa prestasi belajar mahasiswa Prodi PAI termasuk kedalam katagori baik. Selain dari metode mengajar dosen yang mudah dipahami oleh mahasiswa, maka dapat dipastikan mahasiswa juga rajin mencari sumber atau bahan kuliah melalui ebook, online jurnal atau melalui artikel ilmiah yang terdapat pada laman media Selain dari nilai IPK, banyak mahasiswa Prodi PAI yang memiliki gaya Bahasa yang luwes dan apik Ketika tampil dalam mempersentasekan makalah. Ini juga menjadi indikator bahwa pengalaman serta banyak buku yang telah dibacanya. Dari hasil di atas dapat disimpulkan pengaruhnya bagi prestasi belajar mahasiswa di Institut Agama Islam Almuslim Aceh. Semakin banyak mahasiswa membaca dan memahami literasi melalui media dalam proses belajar, maka prestasi belajarnya juga akan semakin meningkat. IV. SIMPULAN Literasi media adalah kemampuan seseorang untuk menggunakan berbagai media guna mengakses, analisis, serta menghasilkan informasi untuk berbagai keperluan dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari itu literasi media sangat dibutuhkan oleh mahasiswa dalam menambah wawasan keilmuannya, tanpa giat literasi media, mahasiswa akan tertinggal dalam setiap informasi-informasi baru yang akan merugikan mahasiswa itu sendiri. Begitu juga dengan mahasiswa IAI Almuslim, dari beberapa mahasiswa yang mencapai IPK 3. 51 ke atas adalah mahasiswa yang litersi media cukup tinggi, sedangkan mahasiswa yang tidak melek dengan literasi media kebanyakan memiliki IPK di bawah IPK Maka semakin banyak mahasiswa yang aktif literasi media atau mengakses, membaca dan menganalisis informasi yang berkenaan dengan tugas atau bahan diskusi, maka prestasi mahasiswa itu akan meningkat. Referensi