Journal of SERVITE Volume 5 No. Desember 2023, p 94 - 104 ISSN: 2714-5220 . ISSN: 2716-2133 . DOI : https://doi. org/10. 37535/1020054220233 https://journal. edu/index. php/servite/ Edukasi Manajemen Event untuk Lembaga Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Emilya Setyaningtyas1. Wulan Yulianti2. Anita Yunia3 Aprida Sihombing4 1,2,3,4 Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR. Jakarta. Indonesia ABSTRAK Rumah Autis merupakan lembaga sosial yang menangani anak autisme dan anak berkebutuhan khusus dari keluarga prasejahtera yang kini sudah terbentuk sebanyak 7 cabang. Rumah Autis telah menyelenggarakan berbagai event setiap tahunnya dan salah satunya yaitu IBKAoS Day (Insan Berkebutuhan Khusu. , sebagai ajang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan autisme, dan meningkatkan penerimaan anak berkebutuhan khusus di masyarakat. Namun setelah dilakukan observasi dalam penyelenggaran manajemen event dan wawancara terhadap pengurus Rumah Autis. Menunjukan jika mereka masih menghadapi permasalahan terkait manajemen risiko, pemahaman terkait perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dalam melaksanakan suatu event. Maka dari itu dibutuhkan edukasi manajemen event untuk lembaga pendidikan berkebutuhan khusus Rumah Autis. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah menggunakan metode ceramah dan praktek. Adapun peserta yang mendapatkan edukasi yaitu pengurus dan tenaga pendidik atau guru dari Rumah Autis. Dimana mereka juga berperan sebagai panitia dan kepengurusan dalam menyelenggarakan event atau acara. Hasil evaluasi menunjukkan setelah dilakukan kegiatan edukasi manajemen event menunjukkan terjadinya kenaikan persentase pemahaman dari jawaban benar peserta di hari pertama yaitu 28 % dan di hari ke dua yaitu 16 Melalui edukasi ini diharapkan informasi yang ingin disampaikan kepada masyarakat melalui event dapat disampaikan secara terarah, terukur, dan tepat sasaran. Kata kunci: Event. Manajemen Event. Manajemen Resiko Event. Lembaga Pendidikan. Autis ABSTRACT Rumah Autis is a social institution that handles children with autism and children with special needs from underprivileged families, which has now formed 7 branches. Rumah Autis has organized various events every year and one of them is IBK'S Day (Insan Berkebutuhan Khusu. , as a place to increase public awareness of autism, and increase the acceptance of children with special needs in society. However, after observations in organizing event management and interviews with the management of Rumah Autis. It shows that they still face problems related to risk management, understanding related to planning, implementation and evaluation in carrying out an event. Therefore, event management education is needed for educational institutions with special needs for Rumah Autis. The method used in this community service activity is to use lecture and practice methods. The participants who get education are administrators and educators or teachers from Rumah Autis. Where they also act as committees and management in organizing events or The evaluation results showed that after the event management education activities were carried out, there was an increase in the percentage of understanding from the correct answers of the participants on the first day, namely 28% and on the second day, namely 16%. Through this education, it is hoped that the information to be conveyed to the public through events can be delivered in a directed, measurable, and targeted manner. Keywords: Event. Event Management. Event Risk Management. Educational Institution. Autism Corresponding Author: Emilya Setyaningtyas,M. Kom. MIPR. Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR. Sudirman Park Jl. Mas Mansyur Kav. 35 Jakarta Pusat 10220. Email: emilya. s@lspr. Article History Submitted December 2023. Accepted December 2023. Published January 2024 Edukasi Manajemen Event untuk Lembaga Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus PENDAHULUAN Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat adanya temuan kasus perundungan yang semakin meningkat kisaran 30-60 kasus per tahun, dan kerap terjadi di lingkungan sosial khususnya sekolah. Dimana tindakan bullying juga diterima oleh peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK). Penerimaan autisme di masyarakat masih terbilang rendah, dimana hal ini dapat dilihat dari masih banyaknya kasus bullying yang Indonesia menjadi negara peringkat kelima pada kasus bullying . pada anak dan remaja. Jumlah anak berkebutuhan khusus (ABK) di Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat. Di Indonesia tercatat mencapai 1. 184 anak, dengan 764 anak . ,42 perse. berada dalam rentang usia 5-18 tahun. Dari jumlah tersebut, hanya 85. 737 anak berkebutuhan khusus yang bersekolah. Artinya, masih 027 anak berkebutuhan khusus yang belum mengenyam pendidikan di sekolah, baik sekolah khusus ataupun sekolah inklusi ( Desiningrum, 2. Rumah Autis hadir untuk menjadi lembaga sosial yang menangani anak autisme dan anak berkebutuhan khusus dari keluarga prasejahtera. Pasangan Deka Kurniawan dan Laili Ulfiati, bersama dua terapis muda Ismunawaroh dan Henny Ma'rifah, memulai kegiatan Rumah Autis pada 9 Desember 2004 di rumah kontrakan sederhana di kawasan Jati Makmur. Pondok Gede Ae Bekasi. Seiring berjalannya waktu. Rumah Autis terus mendapat tanggapan positif masyarakat. Rumah Autis kini memiliki 7 cabang di wilayah Jabodetabek. Karawang dan Bandung, dan menangani lebih dari 200 anak. Lembaga ini kerap memberikan layanan gratis untuk keluarga miskin. Seluruh biaya operasional dan peralatan sederhana Rumah Autis diperoleh dari kemurahan hati para Donatur. Rumah Autis yang bernaung di bawah Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah (CAGAR FOUNDATION) didirikan tahun 2004 dengan tujuan untuk menjembatani kebutuhan akan tempat terapi maupun sekolah bagi para penyandang autisme maupun Anak Berkemampuan Khusus (ABK) dengan biaya terjangkau bahkan gratis. Gagasan pendirian Rumah Autis dilatarbelakangi oleh banyaknya informasi dari orang tua tentang beratnya menangani penyandang autisme dan ABK lainnya, terutama biayanya yang cukup mahal, bahkan bagi kalangan menengah keatas sekalipun. Terdapat berbagai kegiatan atau pelaksanaan acara yang telah diselenggarakan oleh Rumah Autis seperti kegiatan seminar, peringatan hari-hari penting yang berhubungan dengan anak berkemampuan khusus. Gambar 1. Poster Rumah Autis . Journal of SERVITE | Volume 5 No. December 2023 | p. Edukasi Manajemen Event untuk Lembaga Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Rumah Autis setiap tahunnya rutin mengadakan event IBKAoS Day (Insan Berkebutuhan Khusu. dimana acara ini merupakan ajang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan autisme, dan meningkatkan penerimaan anak berkebutuhan khusus di masyarakat. Dalam acara tersebut, menampilkan kemampuan yang dimiliki oleh individu berkebutuhan khusus. Oleh karena itu. Rumah Autis memerlukan edukasi dalam peningkatan kemampuan manajemen dalam melaksanakan suatu acara. Selain pelaksanaan. Rumah Autis juga memerlukan edukasi mengenai bagaimana manajemen resiko dalam pelaksanaan suatu acara atau event. Setelah acara dilaksanakan, juga diedukasi bagaimana penyusunan proposal implikasi pelaksanaan event dan evaluasi untuk mengukur keberhasilan suatu event. Dalam hal ini diharapkan dengan adanya edukasi yang tepat, informasi yang ingin disampaikan kepada masyarakat melalui event dapat disampaikan secara terarah, terukur, dan tepat sasaran. Gambar 2. Kumpulan Event Rumah Autis . Persoalan yang dihadapi oleh Rumah Autis meskipun pelaksanaan event sering dilakukan namun mereka berharap agar bisa lebih profesional dalam hal manajemen Sumber daya ahli dalam bidang komunikasi di Rumah Autis juga kurang mumpuni sehingga dibutuhkan pelatihan dan arahan khusus yang dapat diberikan oleh dosen. Maka dari itu kami menyusun proposal kegiatan pengabdian masyarakat ini sebagai perwakilan dosen yang memberikan edukasi manajemen event untuk lembaga pendidikan anak berkebutuhan khusus di Rumah Autis. Selain itu pelatihan yang diberikan kepada para pengurus rumah autism agar meningkatkan kemampuan yang dimiliki yang akan berdampak pada kualitas pendidikan di indonesia khususnya autism. Dimana dalam hal ini kegiatan kita juga selaras dengan tujuan global dunia / Sustainable Development Goals poin ke 4 Auquality educationAy. Journal of SERVITE | Volume 5 No. December 2023 | p. Edukasi Manajemen Event untuk Lembaga Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Gambar 3. SDGAoS quality education PERMASALAHAN MITRA Rumah Autis merupakan lembaga sosial yang menangani anak autisme dan anak berkebutuhan khusus dari keluarga prasejahtera. Pasangan Deka Kurniawan dan Laili Ulfiati, bersama dua terapis muda Ismunawaroh dan Henny Ma'rifah, memulai kegiatan Rumah Autis pada 9 Desember 2004 di rumah kontrakan sederhana di kawasan Jati Makmur. Pondok Gede Ae Bekasi. Seiring berjalannya waktu. Rumah Autis terus mendapat tanggapan positif masyarakat. Rumah Autis kini memiliki 7 cabang di wilayah Jabodetabek. Karawang dan Bandung, dan menangani lebih dari 200 anak. Lembaga ini kerap memberikan layanan gratis untuk keluarga miskin. Seluruh biaya operasional dan peralatan sederhana Rumah Autis diperoleh dari kemurahan hati para Donatur. Identifikasi permasalahan mitra telah dilakukan oleh PKM LSPR melalui observasi dan wawancara terhadap pengurus Rumah Autis. Berdasarkan hal tersebut, tim menemukan beberapa permasalahan terkait manajemen perencanaan event yang dibagi menjadi 2 hal, yaitu: Kurangnya edukasi terkait manajemen risiko dalam melaksanakan suatu event. Kurangnya pemahaman terkait perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi suatu Target dari kegiatan ini adalah pertama, melakukan pre-test dengan diskusi dan berbagi pengalaman mengenai pelaksanaan event yang sudah diselenggarakan oleh Rumah Autis. Kedua, melakukan role play dan diskusi mengenai designing the event dan pembuatan proposal. Di bagian ini, juga akan melakukan latihan menulis proposal event. Ketiga, membagikan dan mempresentasi hasil kegiatan Pertama dan Kedua kepada masyarakat luas dalam bentuk kegiatan virtual dan luaran yang berbentuk verbal dan Target kegiatan ini adalah 1. ) Diskusi dan pengenalan mengenai manajemen event, 2. ) Penyampaian informasi mengenai manajemen resiko dalam menjalankan suatu Journal of SERVITE | Volume 5 No. December 2023 | p. Edukasi Manajemen Event untuk Lembaga Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus event, 3. ) Pengarahan bagaimana membuat perencanaan dan design event, 4. ) Informasi dalam penyusunan proposal event, 5. ) Mengedukasi bagaimana mengevaluasi suatu Serta dalam setiap kegiatan peserta juga diarahkan untuk praktik. Adapun alasan memilih Rumah Autis sebagai objek pengabdian adalah: Rumah Autis sebagai lembaga sosial untuk menangani anak berkebutuhan khusus, belum pernah mengikuti pelatihan secara profesional mengenai manajemen event Rumah Autis sebagai lembaga sosial menangani anak berkebutuhan khusus dari keluarga prasejahtera merupakan pemengaruh . yang dapat menjadi perpanjangan tangan informasi . gent of informatio. di lingkungannya Melalui edukasi event, akan membantu Rumah Autis untuk meningkatkan autism Tujuan lainnya adalah memperkenalkan Institut Komunikasi dan Bisnis merupakan kampus inklusi kepada masyarakat, terutama di komunitas Rumah Autis Jenis Masalah Tabel 1. Jenis Masalah dan Justifikasi Justifikasi Kurangnya edukasi terkait manajemen risiko dalam melaksanakan suatu event. Kurangnya pemahaman secara profesional terkait perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi suatu event Belum ada pihak yang memberi edukasi dan sosialisasi bahwa dalam perencanaan, pelaksanaan event perlu mempertimbangkan dan menetapkan strategi dalam menghadapi manajemen risiko dalam suatu event Event dianggap hanya pelaksanaan saja tanpa perlu ada pengukuran evaluasi yang akurat Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tim pengabdian masyarakat Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR bersama mitra, yaitu Rumah Autis melakukan untuk mengidentifikasi permasalahan mitra. Tim pengabdian masyarakat dan mitra selanjutnya fokus pada pemecahan masalah yang dikerucutkan menjadi 3 . aspek yang meliputi peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada mitra. Rincian dari 3 . jenis kegiatan tersebut antara lain: Mengedukasi mengenai tren event, offline dan digital event . Memberikan edukasi mengenai manajemen event, manajemen resiko suatu event dan melakukan pendampingan pada luaran yang dihasilkan dari program ini. Edukasi diberikan melalui pelatihan yang diberikan sebanyak 3 kali secara luring untuk pengajar dan Pengurus Rumah Autis (Kepala Divisi. Kepala Cabang dan Kepala Program caban. Mengedukasi bagaimana penyusunan proposal suatu event . Mengedukasi pentingnya evaluasi suatu event dan metode evaluasi Untuk memecahkan permasalahan tersebut, tim menyiapkan materi yang berdasarkan literatur dan pengalaman dari tim dan mitra, untuk disampaikan melalui Journal of SERVITE | Volume 5 No. December 2023 | p. Edukasi Manajemen Event untuk Lembaga Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus metode yang tepat dan praktis. Materi akan disampaikan secara luring, sehingga sesi materi dan diskusi akan dilaksanakan secara interaktif. Sesi akan dihadiri oleh pengajar dan Pengurus 7 Cabang Rumah Autis (Kepala Divisi. Kepala Cabang dan Kepala Program Berdasarkan solusi yang ditawarkan di atas, maka pendekatan yang digunakan adalah melibatkan pengurus Rumah Autis sebagai partisipan aktif selama kegiatan Keterlibatan mitra yang diutamakan melalui partisipasi dalam bentuk diskusi, praktek edukasi sebagai berikut: Melakukan diskusi dan berbagi pengalaman mengenai pelaksanaan event yang sudah pernah dilakukan, membahas mengenai tantangan dan evaluasi dari event . Memberikan pelatihan pembuatan proposal event berdasarkan hasil dari pre-test . Presentasi hasil pelatihan dalam bentuk tulisan dan video. Berdasarkan permasalahan mitra dan solusi yang ditawarkan sebagaimana diuraikan di atas, maka sasaran luaran dari program ini diharapkan dapat membantu secara langsung serta memberikan pembelajaran pada pengurus Rumah Autis khususnya dalam perencanaan event, manajemen resiko suatu event, penyusunan proposal event dan evaluasi event. Selain itu, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran autisme melalui pelaksanaan event. Tabel 2. Solusi Permasalahan. Luaran, dan Indikator Pencapaian Jenis Solusi Luaran Indikator Pencapaian Melakukan diskusi dan berbagi A Mendapat informasi A Data informasi pengalaman mengenai mengenai event yang kapabilitas event pelaksanaan event yang sudah sudah pernah melalui pre test pernah dilakukan, membahas diselenggarakan oleh mengenai tantangan dan Rumah Autis evaluasi dari event sebelumnya. Memberikan pelatihan pembuatan proposal event berdasarkan hasil dari pre-test Meningkatnya keterampilan peserta akan menulis atau penyusunan proposal Publikasi artikel Video kegiatan A A A A Presentasi hasil pelatihan dalam bentuk tulisan dan video. Publikasi karya Video kegiatan A A A Journal of SERVITE | Volume 5 No. December 2023 | p. Nilai rerata menulis proposal event pada saat test lebih baik dari pada pre test Publikasi Artikel di Jurnal Publikasi di berbagai media massa Ditayangkan di kanal Youtube Publikasi Karya di Media sosial Publikasi di berbagai media massa Ditayangkan di kanal Youtube Edukasi Manajemen Event untuk Lembaga Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Luaran dari kegiatan ini adalah meningkatnya wawasan dari pengurus Rumah Autis mengenai manajemen event. Untuk mengukur kemampuan wawasan ini, digunakan post-test untuk mengevaluasi hasil dari program ini setelah program Selain itu, luaran dari kegiatan ini akan dibuat artikel dan dipublikasikan pada jurnal Pengabdian Masyarakat ber-ISSN, liputan program akan dipublikasikan di media massa ,presentasi karya di media sosial Rumah Autis dan video akan ditayangkan di kanal Youtube LSPR dan Rumah Autis. Proses pelaksanaan dari pengabdian masyarakat ini akan membutuhkan metode pengajaran tertentu dari instruktur dari tim pengabdian masyarakat maupun dari mitra. Metode pengajaran dapat berbentuk presentasi, demonstrasi, diskusi, role play serta praktek yang bertujuan untuk memberikan pemahaman pengetahuan, pemahaman analisis, pemahaman aplikasi, sintesis, luaran serta evaluasi. Berdasarkan permasalahan mitra dan solusi yang ditawarkan sebagaimana diuraikan di atas, maka dapat ditentukan target luaran dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat dengan membantu secara langsung dan memberikan pembelajaran pada masyarakat pada umumnya. Sasaran dari kegiatan ini adalah: Pemahaman akan manajemen event dan manajemen resiko event sebagai sarana untuk dapat menyuarakan mengenai autism dan dapat meningkatkan autism Keterampilan menulis proposal event sebagai medium dokumen untuk menyampaikan konsep event secara tertulis . Keterampilan dalam mengevaluasi event METODOLOGI PELAKSANAAN Program ini dilaksanakan dalam 2 hari, pada tanggal 26 - 27 Juli 2023. Pembinaan dan pendampingan manajemen event melibatkan pengurus Rumah Autis. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah menggunakan metode ceramah dan praktek. Adapun tahapan yang dilakukan dalam upaya melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sebagai berikut: Penyusunan Proposal Pada tahap pertama, tim melakukan proposal awal untuk sebagai acuan untuk melakukan kegiatan bersama dengan mitra. Identifikasi dan perumusan masalah bersama dengan mitra Pada tahap kedua, tim melakukan observasi terkait dengan mitra. Hasil observasi kemudian disampaikan kepada mitra. Bersama mitra kemudian bersama-sama mendiskusikan berbagai permasalahan yang ditemukan tim. Berdasarkan perumusan masalah, maka disepakati tiga permasalahan pokok, yaitu . Kurangnya kesadaran akan bentuk kekerasan terhadap perempuan. Kurangnya wadah untuk menyuarakan aspirasi anti kekerasan. Kurangnya edukasi mengenai humor bagi pemberdayaan perempuan Sosialisasi program Journal of SERVITE | Volume 5 No. December 2023 | p. Edukasi Manajemen Event untuk Lembaga Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Pada tahap ketiga, yaitu melaksanakan sosialisasi program kepada komunitas mitra sesuai dengan diskusi dengan mitra. Pendaftaran peserta dan pelaksanaan pre-test Pada tahap keempat, yaitu melaksanakan pendaftaran peserta sekaligus melakukan pre-test untuk mengetahui bentuk-bentuk kekerasan yang pernah dialami atau dihadapi. Hasil dari pre-test akan dijadikan bahan untuk pembuatan materi dan instrumen evaluasi. Analisis data, penyusunan materi dan instrumen evaluasi Kegiatan pada tahap kelima, yaitu menganalisis data pre-test sebagai dasar penyusunan materi untuk kegiatan pelatihan. Selain itu, pada tahap ini juga tim menyusun instrumen untuk mengukur pemahaman tentang segala bentuk kekerasan yang dihadapi perempuan. Pelaksanaan pelatihan manajemen resiko Pada tahap keenam ini, para peserta akan mendapatkan pelatihan pengenalan mengenai manajemen event, manajemen resiko dalam menjalankan suatu event, perencanaan dan desain event, penyusunan proposal event dan evaluasi suatu Presentasi hasil dan pelaksanaan post-test Pada tahap ketujuh ini, hasil pelatihan dan event-event dari peserta pelatihan juga akan disiarkan melalui media sosial dan kanal Youtube mitra. Evaluasi Program Bersama Mitra Tahap kedelapan ini adalah melakukan evaluasi program. Evaluasi dilakukan bersama mitra di setiap kegiatan yang dirancang dan dilakukan oleh tim. Adapun evaluasi yang dilakukan berupa peninjauan praktik kegiatan pengabdian masyarakat berdasarkan instrumen penilaian pelaksanaan kegiatan pengabdian Penyusunan Laporan dan Luaran artikel Tahap terakhir atau tahap kedelapan adalah penyusunan laporan dan luaran Gambar 4. Tahapan Kegiatan Pengabdian Masyarakat Journal of SERVITE | Volume 5 No. December 2023 | p. Edukasi Manajemen Event untuk Lembaga Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus HASIL DAN PEMBAHASAN Bagian ini dijelaskan secara ringkas mengenai apa saja yang diperoleh dari kegiatan PPM yang memuat validitas hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, hubungannya dengan hasil pengabdian yang pernah dipublikasikan , dikaitkan dengan teori atau konsep yang digunakan serta mengarah pada pengambilannya kesimpulan. Perlu diperhatikan dalam bagian ini adalah : data terkait dengan tujuan PPM, data yang tidak perlu jangan ditampilkan. Hasil pretest dan post-test menunjukkan jika kenaikan persentase jawaban benar peserta yaitu 28 % pada pelatihan hari pertama. Hasil pretest dan post-test menunjukkan jika kenaikan persentase jawaban benar peserta yaitu 16 % di hari kedua. Dapat disimpulkan jika pelatihan ini memberikan peningkatan pengetahuan dari para partisipan yang sudah hadir. Tabel 3. Indikator Keberhasilan /Outcome Merancang proposal dan TOR Peserta memiliki pemahaman mengenai informasi penting, tips dan Event trik yang dapat dimuat dalam Term of Reference (ToR) atau yang biasa disebut Kerangka Acuan Kerja (KAK) dalam penyelenggaraan Pelaksanaan event Memiliki pemahaman berikut dimensi pelaksanaan event, menciptakan atmosfir acara yang baik, pentingnya general rehearsal dan manajemen resiko dalam pelaksanaan event. Publikasi dan dokumentasi Peserta memiliki pemahaman mengenai publikasi, jenis media massa, pentingnya dokumentasi dan menyusun berita yang Evaluasi Event Terbentuknya pemahaman mengenai tujuan evaluasi event, tindakan untuk mengukur keberhasilan event dan melakukan praktek latihan evaluasi event dalam meeting internal. Gambar 6. Poster kegiatan dan sesi pemaparan materi bersama Anita Yunia. Kom menyampaikan materi mengenai Merancang Proposal dan TOR Event Journal of SERVITE | Volume 5 No. December 2023 | p. Edukasi Manajemen Event untuk Lembaga Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Gambar 7. Foto bersama dengan para pengurus dan tenaga pendidik serta guru dari Rumah Autis pada hari pertama 26 Juli 2023. Gambar 8. Sesi Pemaparan Materi bersama Wulan Yulianti. Kom menyampaikan topik Evaluasi Event sebagai Indikator Kesuksesan Suatu Event. SIMPULAN Pelaksanaan edukasi manajemen event telah rampung dengan lancar dan peserta mengikuti dengan antusias. Acara ini dikuti oleh pengurus dan tenaga pendidik atau guru dari Rumah Autis yang memiliki peran sebagai panitia dan kepengurusan dalam menyelenggarakan event atau acara. Hasil pre test dan post test menunjukkan jika kenaikan persentase jawaban benar peserta yaitu 28 % pada pelatihan hari pertama. Hasil pre test dan post test menunjukkan jika kenaikan persentase jawaban benar peserta yaitu 16 % di hari kedua. Dapat disimpulkan jika pelatihan ini memberikan peningkatan pengetahuan dari para partisipan yang sudah hadir. Dari evaluasi secara kualitatif yang dilakukan, peserta juga berkeinginan untuk menerapkan pengetahuan baru yang didapat dan mengharapkan untuk dapat menerima edukasi lainnya dengan materi yang belum mereka kuasai. Journal of SERVITE | Volume 5 No. December 2023 | p. Edukasi Manajemen Event untuk Lembaga Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus DAFTAR PUSTAKA