Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ. Vol. 9 No. 1, 120 - 125 ISSN. : 2354-869X | ISSN. : 2614-3763 PENDAMPINGAN PESERTA DIDIK DALAM PROSES PEMBELAJARAN SMP ISTIQOMAH SAMBAS PURBALINGGA Dhea Paramita1. Lutfia Amalia Chusna1. Uyun Nafidzatul Fajriyyah1. Ahmad Khoiri*1. Sherly Hanawati2. Mubarok2 1Pendidikan Fisika. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. Universitas Sains Al-QurAoan. Wonosobo. Jawa Tengah 2SMP Istiqomah Sambas Purbalingga. Jawa Tengah. Indonesia *email: akhoiri@unsiq. INFO ARTIKEL Riwayat Artikel : Diterima : 15 Janauri 2022 Disetujui : 25 Janauri 2022 Kata Kunci : Peserta pembelajaran. SMP Sambas Proses Istiqomah ARTICLE INFO Article History : Received : 15 January 2022 Accepted : 25 January 2022 Keywords: Students, learning process. SMP Istiqomah Sambas ABSTRAK Proses belajar mengajar di sekolah harus sesuai dengan karakteristik siswa agar tercapai pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan. Sayangnya, kurangnya pengetahuan pendidik tentang pentingnya mengenal dan menganalisa karakteristik siswa mengakibatkan proses belajar mengajar tidak Karakteristik siswa meliputi beberapa hal, yaitu: etnik, kultural, status sosial, minat, perkembangan kognitif, kemampuan awal, gaya belajar, motivasi, perkembangan emosi, perkembangan sosial, moral, dan spiritual, serta perkembangan Tujuan studi adalah mendeskripsikan nilai-nilai karakteristik siswa dan metode analisa karakteristik siswa untuk mencapai pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan. Studi menggunakan kajian pustaka atau kajian literatur, dengan pengumpulan data dan informasi melalui dokumen-dokumen tertulis maupun elektronik yang dapat mendukung dalam proses penulisan dan observasi secara langsung kepada guru. ABSTRACT The teaching and learning process in schools must be in accordance with the characteristics of students in order to achieve meaningful and enjoyable learning. Unfortunately, the lack of knowledge of educators about the importance of recognizing and analyzing student characteristics results in the teaching and learning process being not optimal. Characteristics of students include several things, namely: ethnicity, culture, social status, interests, cognitive development, early abilities, learning styles, motivation, emotional development, social, moral, and spiritual development, as well as motor development. The purpose of this study is to describe the values of student characteristics and methods of analyzing student characteristics to achieve meaningful and enjoyable learning. This study uses a literature study or literature review, by collecting data and information through written and electronic documents that can support the writing process and direct observations to the Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ. Vol. 9 No. 1, 120 - 5 ISSN. : 2354-869X | ISSN. : 2614-3763 PENDAHULUAN Proses pendidikan nasional, karakteristik peserta didik merupakan unsur pokok . penting dalam kompetensi Menguasai karakteristik peserta didik menjadi mutlak bagi tenaga pendidik bahkan penguasaan karakteristik tersebut menjadi salah satu indikator profesional atau tidaknya seorang tenaga pendidik. Sebagai sebuah kompetensi karakteristik peserta didik tidak hanya dijadikan sebagai sebuah variabel kognitif tetapi karakteristik peserta didik mutlak dipahami dikuasai dan diimplementasikan dalam proses pembelajaran baik bagi tenaga pendidik di tingkat pendidikan dasar menengah maupun perguruan tinggi. Perbedaan tingkat pendidikan hanya menunjukkan perbedaan kategori peserta Pada perkembangannya, pembentukan karakter anak didik sulit dicapai atas dasar Menurut Janawi . pendidik atau guru perlu menyelami dunia anak, potensi, minat, bakat, motivasi belajar, dan permasalahan lain yang berhubungan dengan anak. Berdasarkan uraian di atas, tenaga pendidik sebagai salah satu komponen penting proses pembelajaran dituntut memahami menguasai karakteristik anak (Dian Anggraini. Fera Prasetyaningrum. Dwi. Khoiri, and Arifin 2. Mulyasa . menjelaskan bahwa diantara permasalahan-permasalahan pokok dunia pendidikan adalah kurangnya creativity quoetient pada anak. Karakteristik anak perlu pelaksanaan tugas pendidik di kelas maupun di luar kelas. Di samping itu perubahan siklus generasi menuntut perubahan pendekatan Pendekatan generasi milenial tentu berbeda dengan generasi baby-boomers dan lain seterusnya. Apabila keliru dalam pendekatan maka persoalan pendidikan semakin Janawi . menegaskan bahwa pendidikan harus menyentuh watak peserta didik dalam pendidikan yang bermakna bagi kehidupan anak. Dalam istilah Tillar . The Standardized Minds yang berorientasi pada karakteristik anak menjadi geologi standar dalam dunia pendidikan. Bahkan memahami kepribadian dan perilaku anak menurut Janawi dapat bersumber pada dua hal penting yaitu unsur natural . dan nurture . ola asu. Berdasarkan argumentasi di atas, tulisan ini karakteristik peserta didik tidak hanya menjadi implementasi pengetahuan kepada tataran riil Itulah karakteristik anak didik sebagai suatu elemen penting menjadi vital dalam proses pembelajaran (Gantina and Khoiri 2. Subjek dari studi ini adalah peserta didik SMP Istiqomah Sambas Purbalingga tahun ajaran 2021/2022. Dan tujuan yang dicapai dalam studi ini adalah : . untuk mendeskripsikan nilai-nilai karakteristik peserta didik . untuk mengetahui karakteristik peserta didik SMP Istiqomah Sambas Purbalingga METODE Metode pengumpulan data melalui: . observasi secara langsung kepada guru sebagai langkah awal mengidentifikasi masalah . dokumen-dokumen tertulis maupun elektronik dari profil sekolah dan foto dokumentasi yang didukung sumber jurnal ilmiah dan buku HASIL DAN PEMBAHASAN Seorang guru dalam proses perencanaan pembelajaran perlu memahami tentang karakteristik dan kemampuan awal peserta didik. Analisis kemampuan awal/dasar peserta didik merupakan kegiatan mengidentifikasi peserta didik dari segi kebutuhan dan karakteristik untuk perubahan perilaku tujuan dan materi. Harahap . analisis adalah suatu upaya untuk memecahkan atau menguraikan sesuatu unit menjadi berbagai unit terkecil (Khoiri. Nasihah, and Kahar 2. Karakteristik peserta didik sebagai pijakan dalam mendesain pembelajaran yang inovatif untuk mendukung tugas keprofesian sebagai pendidik, yang mempesona yang dilandasi sikap berwibawa, tegas, disiplin, penuh panggilan jiwa, disertai dengan jiwa kesepenuhan hati dan Karakteristik peserta didik dapat diartikan keseluruhan pola kelakuan atau kemampuan yang dimiliki peserta didik sebagai hasil pebawaan dan lingkungan, sehingga menentukan aktivitasnya dalam mencapai citacita atau tujuannya. Informasi terkait peserta Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ. Vol. 9 No. 1, 120 - 125 ISSN. : 2354-869X | ISSN. : 2614-3763 didik sangat diperlukan untuk kepentingankepentingan dalam perancangan-perancangan Hal ini sebagaimana yang dikemukakan oleh Ardhana dan Asri Budiningsih . 7 : . karakteristik peserta didik adalah salah satu variabel dalam desain pembelajaran yang biasanya didefinisikan sebagai latar belakang pengalaman yang dimiliki oleh peserta didik termasuk aspek-aspek lain yang ada pada diri mereka seperti kemampuan umum, espektasi terhadap pembelajaran dan ciri-ciri jasmani serta emosional siswa yang memberikan dampak terhadap keefektifan Suparman . karakteristik siswa didefinisikan sebagai ciri dari kualitas perorangan siswa yang ada pada umumnya meliputi antara lain kemampuan akademik, usia dan tingkat kedewasaan motivasi terhadap mata psikomotorik, kemampuan kerjasama, serta kemampuan sosial. Disamping pemahaman karakteristik umum diatas, terdapat juga karakteristik khusus yang disebut dengan non konvesional yang meliputi kelompok minoritas . , cacat, serta tingkat kedewasaan. SMP Istiqomah Sambas Purbalingga menerapkan pembentukan karakter peserta didik melalui pendidikan berbasis Al-QurAoan (Khoiri. Agussuryani, and Hartini 2. Pembentukan kepribadian yang seimbang, sehat dan kuat, sangat dipengaruhi oleh pendidikan agama dan internalisasi nilai keagamaan dalam diri peserta Peletakkan dasar-dasar pendidikan agama adalah kewajiban orang tua dan juga menjadi tugas guru, masyarakat, dan pemerintah melalui berbagai lembaga pendidikan. Bagian ini membahas tentang pentingnya pendidikan AlQurAoan, pendidikan berbasis Al-QurAoan, dan pembentukan karakter peserta didik melalui Pendidikan adalah sebuah proses yang tidak berkesudahan yang sangat menentukan karakter bangsa pada masa kini dan masa datang. SMP Istiqomah Sambas Purbalingga, menerapkan pendidikan karakter melalui pendekatan pendidikan Al-QurAoan selain menjadi bagian dari proses akhlak mulia, diharapkan mampu menjadi pondasi utama dalam meningkatkan derajat dan martabat peserta didik sebagai anak bangsa. Pembelajaran adalah sebagai suatu upaya yang dilakukan pendidik atau guru secara sengaja dengan tujuan menyampaikan ilmu pengetahuan dengan cara mengorganisasikan dan menciptakan suatu sistem lingkungan belajar dengan berbagai metode sehingga siswa dapat melakukan kegiatan belajar secara lebih Proses pembelajaran merupakan suatu aspek dari lingkungan sekolah yang diorganisasi dengan tujuan agar kegiatan pembelajaran bisa terarah serta tujuan pendidikan bisa tercapai. Syaiful Sagala . proses pembelajaran adalah sebuah bentuk interaksi edukatif yaitu suatu bentuk interaksi yang sadar akan tujuan, artinya interaksi tersebut mempunyai suatu tujuan tertentu. Pemahaman karakteristik peserta didik sangat menentukan hasil belajar yang akan dicapai, aktivitas yang perlu dilakukan, dan asesmen yang tepat bagi peserta didik. Atas dasar ini sebenarnya karakteristik peserta didik harus menjadi perhatian dan pijakan pendidik Karakteristik peserta didik meliputi : etnik, kultural, status sosial, minat, perkembangan kognitif, kemampuan awal, gaya belajar, motivasi, perkembangan emosi, perkembangan sosial, perkembangan moral dan spiritual, serta perkembangan motorik. Berdasarkan data yang telah didapatkan, karakteristik peserta didik di SMP Istiqomah Sambas Purbalingga yaitu : Etnik Peserta didik di SMP Istiqomah Sambas Purbalingga mayoritas merupakan etnik Jawa, yang kebanyakan dari daerah Purbalingga itu sendiri dan daerah-daerah sekitarnya. Sehingga pendidik tidak kesulitan ketika menghadapi peserta didik dalam satu kelas yang satu etnik dan dapat menggunakan bahasa yang dapat dimengerti dan dipahami oleh semua peserta Kultural Seluruh peserta didik di SMP Istiqomah Sambas Purbalingga memiliki kultur yang hampir sama, karena berasal dari daerah yang sesama pulau Jawa, mungkin terdapat sedikit perbedaan dalam budayanya. Status sosial Tingkat status sosial peserta didik di SMP Istiqomah Sambas Purbalingga berbeda-beda. Ada peserta didik yang berasal dari dari keluarga ekonomi mampu, ada yang berasal dari keluarga Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ. Vol. 9 No. 1, 120 - 5 ISSN. : 2354-869X | ISSN. : 2614-3763 yang cukup mampu, dan ada juga yang berasal dari keluarga yang kurang mampu. Dalam proses pembelajaran, pendidik tidak membeda-bedakan atau diskriminatif dalam memberikan pelayanan kepada peserta didiknya dan juga dalam memberikan tugas-tugas yang sekiranya mampu diselesaikan oleh semua peserta didik dengan latar belakang ekonomi yang sangat beragam. Minat Peserta didik di SMP Istiqomah kebanyakan memiliki minat belajar yang tinggi, khususnya pada mata pelajaran umum. Mereka memiliki rasa penasaran yg tinggi terhadap suatu ilmu Sehingga ketika pembelajaran dimulai kebanyakan dari mereka, akan antusias dan semangat dalam mendengarkan juga memperhatikan penjelasan dari gurunya. Perkembangan kognitif Karakteristik peserta didik SMP Istiqomah Sambas Purbalingga juga nampak dari perubahan kognitifnya, diantaranya yaitu suka memahami hal-hal yang abstrak, rasa ingin tahu yang meningkat, sudah mulai berpikir kritis akan sesuatu yang bisa menarik dirinya, juga sangat antusias jika diajak berdiskusi bersama Kemampuan/pengetahuan awal Kemampuan awal peserta didik di SMP Istiqomah Sambas Purbalingga yaitu guru biasanya memberikan pertanyaan kepada peserta didik kemudian beberapa dari peserta didik dapat menjawabnya dengan baik. Gaya belajar Peserta didik di SMP Istiqomah dominan memiliki 2 gaya belajar, yaitu gaya belajar visual . embelajaran menggunakan modul/buku paket dan LKS, juga menggunakan powerpoin. dan gaya belajar audiotori . embelajarnnya diputarkan CD audio pembelajaran, dan mendiskusikan suatu topik secara verba. Motivasi Di SMP Istiqomah Sambas Purbalingga menggunakan metode Haris untuk menjaga hafalan Al-Qur'an. Tujuan dari metode ini adalah untuk memotivasi peserta didik yang menghafal al quran agar lebih semangat dalam menjaga Perkembangan emosi Perubahan perkembangan peserta didik SMP Istiqomah Sambas Purbalingga meliputi :mood yang suka berubah-ubah . , memperhatikan penampilan . uka berdanda. , suka meniru gaya dan cara bicara figur publik yang diidolakan. Perkembangan sosial Di SMP Istiqomah Sambas Purbalingga interaksi sosial telah cukup luas. Siswa mulai memiliki kesanggupan menyesuaikan diri sendiri, sikap bekerja sama dan mau memperhatikan kepentingan orang lain. Dalam penyesuaian diri terhadap lingkungan dan perkembangan sosialnya, siswa SMP ini cenderung lebih percaya terhadap teman sebaya, senang bergabung dengan kelompok, lebih memilih teman yang sejenis. Perkembangan moral Moral yang dimiliki kebanyakan anak remaja, khususnya anak usia SMP yang suka berpacaran, merokok, mencuri, tawuran, dll. Sedangkan peserta didik di SMP Istiqomah Sambas Purbalingga dari awal sudah memiliki kesepakatan dengan sekolahan, jika melakukan hal-hal tersebut akan dikenai pelanggaran berat, dan akan mendapatkan sanksi sesuai peraturan yang berlaku. Selain itu, juga terdapat pembiasaan 5S agar peserta didik terbiasa ramah, juga sopan santun terhadap guru, orang lain, atau sesamanya. Perkembangan spiritual Seluruh peserta didik di SMP Istiqomah Purbalingga, kemampuan membaca kitab Al-Qur'an yg sesuai dg Tartil, tajwid, tahsin, tashih. Karena sebelum penerimaan peserta didik, terdapat tes baca tulis Al-Qur'an di SMP Istiqomah Sambas Purbalingga. Kemudian didukung dengan pengembangan spiritual peserta didik dari pihak SMP Istiqomah sehingga mereka dapat menjadi manusia yang religius. Yaitu dengan memberikan pendidikan keagamaan melalui kurikulum tersembunyi, yakni menjadi sekolah sebagai atmosfer agama secara keseluruhan. Di SMP Istiqomah Sambas Purbalingga diterapkan kurikulum muatan lokal dengan mata pelajaran Fiqih. Akidah. Akhlak. Tarikh. Tahfidz dan Qiroatul Kutub. Perkembangan motorik Pendidikan Jasmani di SMP Istiqomah Sambas Purbalingga, perbandingan nilai teori dengan nilai praktek sangat jauh. Nilai teori pembelajaran Pendidikan Jasmani siswa SMP sebagian besarmemperoleh nilai bagus, dimungkinkan pembelajaran teori di kelas lebih Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ. Vol. 9 No. 1, 120 - 125 ISSN. : 2354-869X | ISSN. : 2614-3763 mudah untuk dipelajari, karena pembelajaran di kelas tidak membutuhkan aktivitas gerak dan siswa bisa belajar sendiri tanpa bantuan guru, sedangkan untuk nilai prakteknya kurang bagus, diduga nilai praktek yang rendah dipengaruhi oleh metode pengajaran yang diberikan oleh guru saat di lapangan hanya monoton, mengajar sekadarnya tanpa motivasi, kurang inovatif dan kurang kreatif sehingga mempengaruhi tingkat kemampuan gerak siswa dalam melakukan aktivitas olahraganya. Peran siswa dalam meningkatkan kemampuan gerak juga sangat penting, jika siswa mempunyai kemampuan gerak yang baik, dimungkinkan siswa akan cenderung lebih mudah dalam melakukan keterampilan berolahraga. Kemampuan motorik sangat penting dipelajari dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani karena kemampuan gerak merupakan bagian dari ranah psikomotorik, dan perkembangannya dapat berbentuk penguasaan keterampilan gerak sehingga, jika mempunyai kemampuan gerak yang baik, siswa akan mempunyai landasan untuk menguasai tugas keterampilan gerak yang khusus PENUTUP Kesimpulan Karakteristik peserta didik sebagai pijakan dalam mendesain pembelajaran yang inovatif untuk mendukung tugas keprofesian sebagai pendidik, yang mempesona yang dilandasi sikap berwibawa, tegas, disiplin, penuh panggilan jiwa, disertai dengan jiwa kesepenuhan hati. SMP Istiqomah Sambas Purbalingga, karakteristik peserta didik sangat berperan penting untuk kemajuan sekolah. Karateristik peserta didik di SMP Istiqomah Sambas Purbalingga meliputi beberapa hal yaitu etnik, kultural, status sosial, minat, perkembangan kognitif, kemampuan awal, gaya belajar, motivasi, perkembangan emosi, perkembangan moral dan spiritual, serta perkembangan Dari beberapa hal tersebut memberikan efek pada proses pembelajaran yang dilakukan dan dengan adanya karakteristik peserta didik dapat mencapai pembelajaran yang bermakna Saran Pendampingan sebaiknya berdasarkan kebutuhan peserta didik dalam proses pembelajaran di sekolah, sehingga hasil belajar akan lebih optimal. DAFTAR PUSTAKA