BESAUNG JURNAL SENI DESAIN DAN BUDAYA VOLUME 7 No. 1 FEBRUARI 2022 ISSN PRINT :2502-8626 ISSNONLINE :2549-4074 Bentuk Penyajian Musik Talempong Goyang di Sanggar Carano Kota Palembang , . Nofroza Yelli. Heryanto. Sonia Anisa Utami. Program Studi Pend. Seni Pertunjukan. Universitas PGRI Palembang Program Studi PGSD. Universitas PGRI Palembang Email: yelliumboro@gmail. s1kesenian@gmail. , soniaanisahutami@yahoo. Abstract The formulation of the problem in this study is 'What is the Form of Presentation of Talempong Goyang Music in the Carano Studio. Palembang City?. This research was conducted with the aim of knowing the form of presentation of Talempong Goyang Music at the Carano Studio. Palembang City, with the hope that it will be very useful for all parties including students, for teachers as well as for researchers themselves. This research was conducted using qualitative methods where data were collected through observation, interviews and documentation The results of this study are analyzed to become a research report that has an output target, which is published in a scientific journal and used as teaching material in related subjects, especially the art of music. Talempong is a musical instrument originating from West Sumatra. This musical instrument is shaped like a bonang in gamelan art from the island of Java, but the difference lies in the size and tone, where the talempong musical instrument is smaller and consists of 7 notes. Talempong is made of brass, but some are made of wood and stone. Currently talempong of the brass type is more widely used and marketed. The art of talempong rocking is a traditional art of West Sumatra, so the songs that are sung also use folk songs of West Sumatra. Such as, chicken den lapeh, bareh solok, night bainai and so on. Keywords: Presentation. Talempong Goyang art Abstrak Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu AoBagaimanakah Bentuk Penyajian Musik Talempong Goyang Di Sanggar Carano Kota Palembang?. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Bentuk Penyajian Musik Talempong Goyang Di Sanggar Carano Kota Palembang, dengan harapan sangat bermanfaat bagi semua pihak diantaranya bagi mahasiswa, bagi guru serta bagi peneliti sendiri. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dimana data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini di analisis hingga menjadi sebuah laporan penelitian yang memiliki target luaran yaitu dipublikasikan ke dalam sebuah jurnal ilmiah dan dijadikan sebagai bahan ajar pada mata kuliah terkait, khususnya seni musik. Talempong adalah sebuah alat musik yang berasal dari Sumatera Barat. Alat musik ini berbentuk seperti bonang pada kesenian gamelan dari pulau Jawa, namun perbedaannya terletak pada ukuran dan nada, dimana alat musik talempong berukuran lebih kecil dan terdiri dari 7 nada. Talempong terbuat dari kuningan, tetapi ada juga yang terbuat dari kayu dan batu. Saat ini talempong dari jenis kuningan lebih banyak digunakan dan dipasarkan. Kesenian talempong goyang merupakan kesenian tradisi sumatera barat, sehingga lagu-lagu yang dibawakan juga menggunakan lagu-lagu daerah sumatera barat. Seperti diantaranya, ayam den lapeh, bareh solok, malam bainai dan lain sebagainya. Kata kunci: Penyajian, kesenian Talempong Goyang BESAUNG JURNAL SENI DESAIN DAN BUDAYA VOLUME 7 No. 1 FEBRUARI 2022 ISSN PRINT :2502-8626 ISSNONLINE :2549-4074 pustaka ini berfungsi untuk menemukan kerangka teoritis sebagai dasar bijakan dalam penelitian ini. Selain itu dapat juga membantu peneliti dalam mendapatkan informasi terhadap AuBentuk Penyajian Musik Talempong Goyang Di Sanggar Carano Kota Palembang. Berkaitan dengan hal di atas ada beberapa tinjauan pustaka yang relevan dijadikan sebagai acuan terhadap penelitian ini di Bentuk berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yakni berarti wujud. Wujud didalam kesenian ada yang tampak dan dapat kita lihat seperti tari, lukis dan patung. Ada wujud yang tidak dapat kita lihat akan tetapi bisa kita dengarkan, bisa diteliti dan dibahaskan setruktur penyusunannya, seperti musik maupun nyanyian dalam jurnal (Siswanto, 2017, p. Bentuk . adalah totalitas dari pada karya seni. Bentuk merupakan organisasi atau satu kesatuan atau komposisi dari unsur-unsur pendukung karya (Kartika D. , 2. Kemudian menurut (Djelantik, 1999, p. bahwa Ausemua benda atau peristiwa kesenian mengandung tiga aspek yaitu wujud, bobot dan penampilan atau penyajianAy. Kesenian merupakan salah satu bagian dari suatu kebudayaan. Kesenian sebagai bentuk aktifitas seni budaya yang harus tetap dilestarikan keberadaannya bagi kehidupan masyarakat yang harus dilestarikan sebagai budaya suatu bangsa. Dalam berbagai lingkungan kehidupan, seni selalu menarik untuk dibicarakan yaitu mulai dari segi keindahannya hingga segi lain yang meliputi fungsi seni, sejarah seni dan upaya Seni adalah pengungkapan ekspresi. Teori metafisika berasal dari filsafat Plato tentang keindahan dan seni. Teori ini merupakan pendapat Plato tentang kenyataan illahi sebagai realita ideal yang paling sempurna dan abadi. Kesenian merupakan unsur pengikat yang mempersatukan pedoman-pedoman bertindak yang berbeda menjadi suatu desain yang utuh, menyeluruh, dan operasional, serta dapat diterima sebagai suatu yang bernilai (Bahari N. , 2. Seni juga sebagai sarana interaksi sosial yang banyak dijadikan sebagai sarana ekspresi diri oleh masyarakat umum. Berkait dengan hal itu kiranya seni menjadi sesuatu yang sangat berharga bagi kepentingan manusia. Pertunjukan dalam kaitannya dengan seni, atau istilah Auseni pertunjukanAy. Seni pertunjukan bukan saja sebuah peristiwa, tetapi aktivitas mempertunjukan sebuah karya seni. Karya seni merupakan hasil kerja kreatif dan hasil kontemplatif dari seorang seniman. Sebuah karya seni yang di dalamnya memiliki gagasan dan nilai-nilai yang secara sadar diwujudkan dalam sebuah simbol untuk dikomunikasikan kepada (Heryawati, 2016, p. Seni pertunjukan merupakan seni yang bersifat kompleks, yaitu kehadiran secara total atau menyeluruh memperlukan berbagai fasilitas, dan melibatkan berbagai macam bidang seni lainya secara sesaat. (Hadi, 2012, p. Seni pertunjukan merupakan bentuk perpaduan dan kesatuan Pendahuluan Latar Belakang Kesenian merupakan unsur pengikat yang mempersatukan pedoman-pedoman bertindak yang berbeda menjadi suatu desain yang utuh, menyeluruh, dan operasional, serta dapat diterima sebagai suatu yang bernilai (Bahari N. Keritik Seni, 2. Seni pertunjukan saat ini masih perperan penting ditengahtengah masyarakat, baik itu seni pertunjukan modern maupun seni pertunjukan tradisi. Diantaranya seni tradisi yang masih berkembang yaitu kesenian Talempong Goyang yang berasal dari Sumatera Barat. Hingga saat ini, kesenian talempong goyang terus eksis ditengahtengah masyarakat Sumatera Barat pada umumnya. Eksisnya kesenian ini tidak hanya dikenali oleh masyarakat di dalam daerah sumatera barat saja, namun juga eksis di daerah lain terutama, daerah yang masih banyak dihuni oleh masyarakat minang asli. seperti di kota Palembang, kesenian Talempong Goyang disediakan oleh kelompok-kelompok sanggar minang yang ada di kota Palembang. Kesenian ini biasanya di hadirkan sebagai hiburan dalam acara pernikahan. Kesenian Talempong Goyang merupakan kesenian yang menggunakan alat musik talempong sebagai alat musik utama, kemudian dilengkapi dengan alat musik lain sebagai pengiring, seperti akordion, gitar, bass, drum, dan saluang. Dalam penyajian nya, kesenian ini berfungsi sebagai pengiring lagu. Dengan kata lain, terdapat beberapa orang yang berperan sebagai penyanyi. Jumlah penyanyi biasanya tidak dibatasi tergantung permintaan dari pihak penyelenggara. Lagu-lagu yang dibawakan dalam kesenian ini adalah lagu-lagu minang, mulai dari lagu Pop minang hingga lagu dendang minang. Kesenian ini biasanya dihadirkan daalam acara pernikahan, sunatan, serta acara-acara adat lainnya yang ada di Sumatera Barat. Di Kota Palembang, khususnya di Sanggar carano, kesenian talempong goyang sering ditampilkan dalam acara pernikahan masyarakat yang berasal dari sumatera barat. Sedangkan para pemain talempong goyang ini Sebagian berasal dari sumatera barat dan Sebagian lain adalah penduduk asli Kota Palembang. Dengan eksisnya kesenian ini hingga ke Kota Palembang, peniliti menjadi tertarik untuk meneliti kesenian talempong goyang ini yang dihadirkan dalam acara pernikahan di Kota Palembang. Tujuan Penelitian Sesuai dengan rumusan di atas, maka peneliti bertujuan untuk mengetahui AuBentuk Penyajian Musik Talempong Goyang Di Sanggar Carano Kota PalembangAy. Landasan Teori Tinjauan pustaka ini dilakukan bertujuan untuk menghindari agar tidak terjadi tumpang tindih terhadap topik dan permasalahan serta judul yang sama dengan penelitian terdahulu. Di sisi lain, keutamaan tinjauan BESAUNG JURNAL SENI DESAIN DAN BUDAYA VOLUME 7 No. 1 FEBRUARI 2022 ISSN PRINT :2502-8626 ISSNONLINE :2549-4074 beberapa unsur-unsur seni yang saling berhubungan untuk mengungkapkan nilai estetis maupun makna. Unsur-unsur yang terdapat dalam seni pertunjukan adalah bentuk-bentuk visual yang dapat diamati dengan indera penglihatan. Berdasarkan uraian di atas bahwa seni pertunjukan merupakan sajian pentas seni atau diperuntukan kepada banyak orang oleh pelaku seni atau seniman berupa pertunjukan musik, tari, dan teater dengan tujuan untuk memberi hiburan yang dapat tari dan memainkan musik-musik instrumentalia lagu-lagu dan dendang-dendang Minang saja, tetapi oleh kalangan senimannya telah pula dimanfaatkan untuk mengiringi berbagai lagu-lagu pop AuMinang-tradisiAy . agu-lagu yang berasal dari dendang tradisi Minang yang biasa diiringi dengan saluang yang tidak dia-tonis, kemudian digarap menjadi musik po. , pop AuMinang-standardAy, dangdut-minang, dangdut, zapin, zapin-ndut, dan pop Indonesia. Bahkan lagu pop Barat pun mampu mereka mainkan. (Muchtar, 2. Metode Penelitian Dalam penelitian ini, menggunakan penelitian Karena penelitian kualitatif digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi . , analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekan makna daripada generalisasi (Sugiyono, 2017:. Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling utama dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian ini adalah mendapatkan data. Pengumpulan data dapat dilakukan dalam berbagai cara . Alat Musik dalam Kesenian talempong Alat musik yang digunakan dalam kesenian Talempong Goyang di sanggar carano Kota Palembang ini yaitu terdiri dari talempong sebagai alat musik utama, kemudian dilengkapi dengan alat musik lain sebagai pengiring, seperti akordion, gitar, bass, drum, serta Alat musik tiup seperti saluang, bansi dan sarunai. Pembahasan Hasil Penelitian . Kesenian Talempong goyang Talempong adalah sebuah alat musik yang berasal dari Sumatera Barat. Alat musik ini berbentuk seperti bonang pada kesenian gamelan dari pulau Jawa, namun perbedaannya terletak pada ukuran dan nada, dimana alat musik talempong berukuran lebih kecil dan terdiri dari 7 nada. Talempong terbuat dari kuningan, tetapi ada juga yang terbuat dari kayu dan batu. Saat ini talempong dari jenis kuningan lebih banyak digunakan dan Alat musik talempong memiliki bentuk seperti lingkaran dengan diameter 15-17,5cm. Alat musik ini memiliki pencon dengan diameter kurang lebih 5cm pada bagian atas dan bagian bawahnya Talempong ini terdiri dari 7 nada yaitu tangga nada do sampai si. Kesenian Talempong goyang ditampilkan dengan beberapa alat musik pengorong lainnya seperti akordion, alat musik tiup seperti saluang dan bansi, gendang melayu, gitar, bass, keyboard dan drum. Kesenian ini biasanya ditampilkan sebagai acara hiburan pernikahan dan acara-acara hiburan lainnya. ikipedia, 2. Talempong goyang salah satu genre musik Minang dengan kemasan baru bernuansa AopopAo, disebut-sebut menjadi alternatif musik hiburan masa datang yang menjanjikan bagi masyarakat di Sumatera Barat. Dengan ketersediaan nada yang relative sudah lengkap itu, maka talempong kreasi membuka peluang tidak hanya untuk mengiringi Gambar 1. Alat Musik yang digunakan pada kesenian talempong goyang di sanggar Carano Kota Palembang. (Dokumentasi: Sonia. Oktober 2021. Gambar 2. Alat Musik talempong. (Dokumentasi: Sonia. Oktober 2. Gambar 3. Alat Musik Tiup (Saruna. (Dokumentasi: Sonia. Oktober 2. BESAUNG JURNAL SENI DESAIN DAN BUDAYA VOLUME 7 No. 1 FEBRUARI 2022 ISSN PRINT :2502-8626 ISSNONLINE :2549-4074 Cincin-cincin dicabuik yo mamak Dijari-jari manih yo sayang Marapulai galak yo mamak Anak daro managih Selain lagu malam bainai, kesenian ini biasanya menyajikan lagu gamad seperti lagu Tanjung Katung dan Ratok Pasaman. Berikut lirik lagu Ratok Pasaman yang biasa dinyanyikan dalam kesenian Talempong Goyang. Gambar 4. Alat Musik Tiup (Bans. (Dokumentasi: Sonia. Oktober 2. Simpang lah ampek suko mananti Padang tujuah diak nan jo pinaga Di sinan dulu adiak bajanji Bajanji arek bakato bana Di sinan dulu adiak bajanji Bajanji arek bakato bana Simpang lah tigo bakabun laweh Indak pueh diak mato mamandang Hati nan harok yo harok cameh Cameh kok adiak disuntiang urang Hati nan harok yo harok cameh Cameh kok adiak disuntiang urang Kelok baliku batang sinuruik Ikannyo tasabuik balarangan Kok tadorong diak ganjua lah suruik Antah kok adiak dalam pinangan Gambar 5. Alat Musik Akordeon. (Dokumentasi: Sonia. Oktober 2. Kok tadorong diak ganjua lah suruik Antah kok adiak dalam pinangan . Lagu Kesenian talempong goyang merupakan kesenian tradisi sumatera barat, sehingga lagu-lagu yang dibawakan juga menggunakan lagu-lagu daerah sumatera barat. Seperti diantaranya, ayam den lapeh, bareh solok, malam bainai dan lain Berikut lagu malam bainai yang biasa di nyanyikan dalam acara pernikahan. Janiah aianyo batang pasaman Tapian mandi rang mudo-mudo Adiak kok lapeh nan dari tangan Indak baganti ka salamonyo Adiak kok lapeh nan dari tangan Indak baganti ka salamonyo Malam malam baiko yo mamak malam malam bainai yo sayang Anak daro yo mamak Jo mara pulai . Pemain dan Kostum Pemain pada kesenian talempong goyang di sanggar cara no kota Palembang berjumlah kurang lebih 7 orang, yang terdiri dari pemain talempong, pemain akordion, pemain saluang, pemain drum, pemain gitar, pemain bass dan vocal. Kostum yang digunakan tidak memiliki aturan yang baku, namun hanya mengutakan kesopanan dan adat yang berlaku. Di sanggar sacarano kota palemabng, kostum yng digukana yaitu baju koko, celana Panjang, dan kain pinggang untuk laki- lai, dan baju kurung untuk perempuan. Sebagaimana terdapat dalam gambar berikut. Pasumandannyo banyak yo mamak Manatiang-natiang piring yo sayang Sambanyo lamak yo mamak Patai jo jariang Malam malam kaduo yo mamak malam malam bajapuik yo sayang Anak daro yo mamak Jo mara pulai Malam malam katigo yo mamak Malam malam katangah yo sayang Anak daro yo mamak Jo mara pulai BESAUNG JURNAL SENI DESAIN DAN BUDAYA VOLUME 7 No. 1 FEBRUARI 2022 ISSN PRINT :2502-8626 ISSNONLINE :2549-4074 Siswanto. Bentuk dan Struktur Musik Rejung. Sitakara. Kartika. Kritik Seni. Bandung: Rekayasa Sains Bandung. Indonesia. Oktober . Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan. Diambil https://id. org/wiki/Daftar_kecamatan _dan_kelurahan_di_Kota_Palembang . November . Talempong. Diambil Talempong: https://id. org/wiki/Talempong Muchtar. Dilematika pengembangan musik talempong tradisi menjadi talempong kreasi dan talempong goyang di Sumatera Barat. Melayu Art and Performance Journal, 21. Bahari. Keritik Seni. Yogyakarta: Pustaka Belajar. Gambar 6. Kostum yang digunakan saat pertunjukan talempong goyang oleh sanggar Carano Kota Palembang (Dokumentasi: Sonia. Oktober 2. Penutup Simpulan Kesenian Talempong Goyang merupakan kesenian yang menggunakan alat musik talempong sebagai alat musik utama, kemudian dilengkapi dengan alat musik lain sebagai pengiring, seperti akordion, gitar, bass, drum, dan saluang. Dalam penyajian nya, kesenian ini berfungsi sebagai pengiring lagu. Dengan kata lain, terdapat beberapa orang yang berperan sebagai penyanyi. Jumlah penyanyi biasanya tidak dibatasi tergantung permintaan dari pihak penyelenggara. Lagu-lagu yang dibawakan dalam kesenian ini adalah lagu-lagu minang, mulai dari lagu Pop minang hingga lagu dendang minang. Kesenian ini biasanya dihadirkan daalam acara pernikahan, sunatan, serta acara-acara adat lainnya yang ada di Sumatera Barat. Saran Hasil penelitian ini belumlah bisa dikatakan Maka dari itu sangat diharapkan masukan dari para pembaca demi kesempurnaan penelitian ini. Selain itu, kesenian tradisi khususnya di Sumatera Selatan diharapkan terus eksis ditengah-tengah masyarakat saat ini, agar tetap terjaga dan tidak menghilang begitu saja. Diharapkan agar masyarakat tetap mencintai seni tradisi, tidak hanya dari kalangan dewasa melainkan juga remaja dan anak-anak yang menjadi penerus untuk mengembangkan kesenian tradisi agar tetap ada. DAFTAR PUSTAKA