Jurnal Abdimas Medika Volume 3. Nomor 1. Tahun 2022 ISSN 2723-4029 (Ceta. ISSN 2723-696X (Onlin. Halaman 16-20 SOSIALISASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT DALAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN PASIEN Dwi Ida Puspita Sari1. Andik Supriyatno2. Henry Gunawan3 1,2,3 Program Studi S1 Administrasi Kesehatan. ITKES Wiyata Husada Samarinda Email: dwiida@itkeswhs. id, andiksuprayitno@itkeswhs. ABSTRAK Keselamatan pasien sangat erat kaitannya dengan pengenalan jenis dan pencegahan kejadian insiden keselamatan pasien. Pastinya tidak ada satu petugas kesehatan atau dokter yang menginginkan pasiennya mengalami risiko tidak diinginkan. Oleh sebab itu, keselamatan pasien harus diutamakan dalam setiap penanganan medis. Setiap tenaga medis harus memahami, sehingga bisa menerapkan dengan baik. Keselamatan pasien adalah kunci penting bagi setiap fasilitas kesehatan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan pada 15 Januari 2022 Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang sistem informasi manajemen di rumah sakit. Memberikan pengetahuan tentang pelayanan yang ada dirumah sakit serta cara mendapatkan layanan yang prima dan akurat. Hasil yang didapatkan dari pengabdian masyarakat adalah masyarakat memahami tentang cara dan alur berobat serta mengetahui layanan yang ada dirumah sakit. Masyarakat juga memahami pelayanan yang ada dirumah sakit serta cara mendapatkan layanan yang prima. Untuk kelanjutan disarankan melakukan penelitian lanjutan tentang pendekatan bimbingan ini pada subjek yang lebih luas, materi yang lebih mudah dan metode yang lebih relevan sehingga dapat ditarik kesimpulan yang baik. Kata Kunci : Sistem Manajemen Informasi Rumah Sakit. Keselamatan dan kesehatan pasien PENDAHULUAN Keselamatan pasien . atien Safet. adalah indikator paling utama dalam sistem pelayanan kesehatan, yang diharapkan dapat menjadi acuan dalam menghasilkan pelayanan kesehatan yang optimal dan mengurangi insiden bagi pasien (Canadian Patient Safety Institute. Menurut Kemenkes RI . , keselamatan pasien adalah suatu suatu sistem yang memastikan asuhan pada pasien jauh lebih aman. Sistem tersebut meliputi pengkajian risiko, identifikasi insiden, pengelolaan insiden, pelaporan atau analisis insiden, serta implementasi dan tindak lanjut suatu insiden untuk meminimalkan terjadinya risiko. Insiden keselamatan pasien adalah semua kejadian atau situasi yang berpotensi atau mengakibatkan harm . enyakit, cidera, cacat, kematian, kerugian dan lain-lai. , hal tersebut dapat dicegah bahkan seharusnya tidak terjadi karena sudah dikategorikan sebagai suatu Dalam Permenkes RI No. 1691/MENKES/PER/Vi/2011 tentang keselamatan pasien Rumah Sakit, insiden keselamatan pasien adalah segala sesuatu yang terjadi secara sengaja atau tidak sengaja dan kondisi untuk menimbulkan cidera pada pasien, yang terdiri dari kejadian tidak diharapkan (KTD), kejadian nyaris cidera (KNC), kejadian tidak cidera (KTC) dan Kejadian potensial cidera (KPC). Insiden keselamatan pasien Jurnal Abdimas Medika Volume 3. Nomor 1. Tahun 2022 ISSN 2723-4029 (Ceta. ISSN 2723-696X (Onlin. sewaktu-waktu dapat terjadi tanpa direncanakan yang dapat membahayakan pasien dan tidak terpenuhi outcome dalam penyembuhan pasien. Seluruh tindakan medis terhadap pasien pasti memiliki resiko tersendiri. Oleh sebab itu, keselamatan pasien harus diutamakan dalam setiap penanganan Setiap tenaga medis harus Keselamatan pasien adalah kunci penting bagi setiap fasilitas kesehatan. Hal ini yang menjadi indikator sangat penting dalam penilaian sebuah rumah sakit. Terutama akreditasinya sebagai standar mutu pelayanan dan kinerjanya. Misi dari JCI adalah senantiasa meningkatkan kualitas kesehatan secara berkelanjutan untuk setiap masyarakat. Dengan menjalin kerjasama bersama seluruh stakeholder terkait, melakukan evaluasi terhadap organisasi pelayanan kesehatan, dan menjadi inspirasi untuk peningkatan pelayanan pria, efektif dan berkualitas tinggi. Saat ini baru tercatat beberapa saja rumah sakit di mendapatkan akreditasi dari lembaga Nah. IPSG yang dirilis oleh JCI sudah diaplikasikan hampir di setiap rumah sakit di seluruh dunia. METODE Kegiatan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan pada hari Sabtu Tanggal 15 Januari 2022, di Kelurahan Pelabuhan. Kecamatan Samarinda Kota. Kota Samarinda. Materi masyarakat ini adalah tentang Sosialisasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Halaman 16-20 Sakit dalam Keselamatan dan Kesehatan Pasien. Metode kegiatan PkM ini adalah memberikan penyuluhan dan diskusi. Adapun pengabdian masyarakat adalah masyarakat dan tenaga kesehatan di lingkup RSIA JMB Kelurahan Pelabuhan. Kecamatan Samarinda Kote. Kota Samarinda. Adapun pelaksana pengabdian masyarakat adalah: Adapun tujuan dan target capaian dari masyarakat (PkM) ini adalah: Bagi panitia pelaksana: Memberi pengalaman kepada mahasiswa dalam membuat perencanaan kegiatan seperti menyusun proposal, mengundang masyarakat untuk ikut serta dalam kegiatan dan menyiapkan pengabdian masyarakat . Memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam melaksanakan suatu kegiatan, memberikan kata sambutan, memberi arahan dalam . Memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam membuat laporan kegiatan. Bagi peserta Pengabdian Masyarakat . Memberikan sistem informasi manajemen di rumah sakit. Memberikan tentang pelayanan yang ada mendapatkan lapayan yang . Memberikan tentang cara dan alur berobat Jurnal Abdimas Medika Volume 3. Nomor 1. Tahun 2022 ISSN 2723-4029 (Ceta. ISSN 2723-696X (Onlin. serta layanan yang ada di rumah HASIL Kegiatan masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan Pelabuhan. Kecamatan Samarinda kota, diawali dengan meninjau lokasi pengabdian masyarakat serta pendekatan kepada pihak desa serta tokoh masyarakat setempat. Ketua pelaksana mengajukan ijin penggunaan lahan pengabdian masyarakat serta rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Pelaksanaan kegiatan sosialisasi di kelurahan pelabuhan kota samarinda, berjalan lancar. Kegiatan diawali dengan pemberian pre-test untuk mengukur pengetahuan awal tentang keselamatan dan kesehatan pasien. Sosialisasi dilaksanakan dengan membagikan leafleat sebagai media sosialisasi. Penyampaian materi dilakukan dengan gambar-gambar yang menarik serta diskusi sehingga mendengarkan penjelasan yang diberikan. Pemahaman peserta setelah sosialisasi diukur dengan memberikan post-test. Soal post-test yang diberikan sama dengan soal pre-test. Pengetahuan merupakan hasil dari tahu, dan hal ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu dalam membentuk tindakan seseorang suatu objek tertentu melalui panca indera manusia yaitu indera penglihatan, pendengaran, penciuman rasa Halaman 16-20 dan raba. Dengan adanya pengetahuan yang baik maka akan terbentuk tindakan seseorang dan perilaku yang didasari oleh pengetahuan yang baik akan lebih langgeng daripada perilaku yang tidak didasari oleh pengetahuan, sehingga aspek pengetahuan ini merupakan hal yang sangat berpengaruh dan penting karena pengetahuan akan membentuk kayakinan tertentu sehingga seseorang dapat berperilaku dengan keyakinannya. Banyak faktor yang mempengaruhi pengetahuan antara lain, sosial ekonomi, budaya, pendidikan dan penagalaman. Pengetahuan seseorang didukung oleh lingkungan sosialnya, jika ekonomi baik maka pendidikan seseorang akan baik sehingga memiliki pengetahuan yang baik juga (Notoatmodjo, 2. Ketika seseorang telah siap dan memiliki sikap positive secara otomatis akan timbul motivasi atau keinginan berperilaku terhadap hal yang positif sehingga sangat memungkinkan berperilaku sesuia dengan apa yang diketahuinya dan yang Melalui pengabdian masyarakat ini, masyarakat di kelurahan pelabuhan, samarinda memahami terkait sistem informasi manajemen dalam menjaga keselamatan dan kesehatan pasien. Pada hari Sabtu pukul 08. 30 Wita pagi dosen dan mahasiswa datang ke RSIA JMB dan panitia mempersiapkan perlengkapan untuk melakukan sosialisasi (Pengabdian Kepada Masyaraka. Jurnal Abdimas Medika Volume 3. Nomor 1. Tahun 2022 ISSN 2723-4029 (Ceta. ISSN 2723-696X (Onlin. Halaman 16-20 DOKUMENTASI KEGIATAN Gambar 1 Sosialisasi Dikelurahan Pelabuhan. Kecamatan Samarinda Kota. Kota Samarinda masyarakatnya sangat kooperatif dan Rencana kedepannya akan dilakukan kembali sosialisasi serupa yaitu untuk mengetahui sejauh mana keselamatan dan kesehatan pasien. Untuk para pihak lain disarankan melakukan penelitian lanjutan tentang pendekatan bimbingan ini pada subjek yang lebih luas, materi yang lebih umum dan metode yang lebih relevan sehingga dapat ditarik kesimpulan yang baik. KESIMPULAN Kegiatan pengabdian masyarakat dapat diselenggarakan dengan baik dan lancar sesuai jadwal. Sosialisasi dan penyuluhan sistem informasi manajemen rumah sakit dalam menangani keselamatan dan kesehatan pasien telah dilakukan dan hasilnya baik sekali. DAFTAR PUSTAKA