HoCh: Jurnal Holistic Christianity. Vol. No. Maret 2026 HoCh: Jurnal Holistic Christianity e-ISSN:- https://w. stt-tawangmangu. id/e-journal/index. php/HoCh p-ISSN:Vol. 1 No. 1 (Maret 2. hlm:17-31 DOI: https://doi. org/10. 34081/HoCh. Diterbitkan Oleh: Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu Pelayanan Diakonia: Pasar Murah Sebagai Komoditas Sosial Yehezky Debora Mustamu,. * Diterima: 18 Mei 2025 GBI Batu Karang. Cilacap. Indonesia Email: yehezkyd3@gmail. Direvisi: 19 Maret. Disetujui: 23 Maret. Abstract The current reality of skyrocketing prices for clothing and food has made Gandrungmanis Village. Cilacap Regency, the destination for this community For villagers whose primary income is farming, the rising prices of daily necessities have a significant and complex impact on their economy. Surviving on what they can find is an alternative option for Gandrungmanis villagers, with many having to replace food and household necessities with simpler alternatives. The low-cost market social activity is one of many that can help the Gandrungmanis Village community. This low-cost market is expected to be a caring touch that helps ease the burden of daily expenses. In particular, this low-cost market can also help procure goods that are difficult to obtain in the village at very affordable prices. a social commodity, all selling prices are far below the standard market price. Thus, this social activity can touch and impact the welfare of the rural community in general, and the residents of Gandrungmanis Village in particular. Keywords: Cheap. Market. Social. Village. Abstrak Realitas ledakan harga-harga yang meninggi dari kebutuhan sandang dan pangan saat sekarang mejadikan Desa Gandrungmanis Kabupaten Cilacap sebagai tujuan tempat pelaksanaan pelayanan masyarakat ini. Bagi masyarakat desa yang penghasilan utama dari warganya adalah petani maka kenaikan harga-harga kebutuhn sehari-hari sangatlah berdampak besar dan kompleks bagi ekonomi Bertahan hidup dengan makan dan minum seadanya menjadi alternatif pilihan warga desa gandrungmanis dimana tidak sedikit dari mereka harus menggantikan bahan-bahan makan dan kebutuhan rumah tangga dengan yang lebih CopyrightA2026. Penulis. License: This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. International (CC BY-SA 4. | 17 HoCh: Jurnal Holistic Christianity. Vol. No. Maret 2026 minim atau sederhana. Kegiatan sosial pasar murah menjadi salah satu alternatif dari sekian kegiatan sosial yang dapat membantu masyarkat Desa Gandrungmanis. Melalui pasar murah ini diharapkan mampu menjadi sentuhan kepedulian yang membantu meringankan beban biaya untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari, dan khususnya melalui pasar murah ini juga dapat membantu mengadakan barangbarang yang sulit di dapat di lingkungan desa tersebut dengan biaya yang sangat terjangkau bahkan sebagai komoditas yang bersifat sosial maka semua harga penjualan jauh di bawah harga standart pasar pada umumnya. Demikian kegiatan sosial ini mampu menyentuh dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat pedesaan pada umumnya dan khususnya warga Desa Gandrungmanis ini. Kata-kata kunci: Desa. Murah. Pasar. Sosial. Pendahuluan Dilatarbelakangi oleh situasi dan kondisi dimana kenaikan harga-harga bahan kebutuhan pokok yang terus bergulir tinggi memiliki dampak yang cukup signifikan tehadap masyarakat pedesan yang rata-rata penduduknya berpenghasilan rendah. Bagi masyarakat pedesaan lonjakan harga bukan hanya persoalan angka atau penambahan nominal namun dapat menjadi ancaman langsung bagi kesejahteraan ekonomi mereka. Lonjakan harga menjadi faktor yang tidak terduga dan tanpa persiapan mengakibatkan tekanan sosial tersendiri. khususnya dalam hal ini yang terjadi kepada masyarakat di Desa Gandrungmanis Adapun masyarakat pedesaan memiliki sistem ekonominya sendiri, pada umumnya masyarakat yang bermukim di pinggiran perkotaan memiliki lahan-lahan yang diperkaryakan sehingga sebagian besar mengandalkan hasil pertanian . 1 Pertanian yang dikelola bersama -sama sebagai masyarakat dalam satu geografis, maka ekonomi rakyat pedesaan bersifat usaha bersama dan kekeluargaan yang dimana segala produksi dikerjakan oleh semua dan untuk semua kemudian dikelola dan dipimpin menjadi roda perekonomian lokal . emokrasi ekonom. Namun sistem demikian sangat dipengaruhi pula oleh faktor alam . , sumber daya manusia dan juga pengaruh dari kekuatan distribusi pemasarannya. Pasar secara umum memiliki pengertian sebagai tempat berlangsungnya roda jual beli atas sesuatu yang diinginkan atau dibutuhkan dan ketika Pasar menjadi cara pendekatan sosial maka pasar tidak lagi berorientasi kepada keuntungan . Dewi and I Rudiarto. AuIdentifikasi Alih Fungsi Lahan Pertanian Dan Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Daerah Pinggiran,Ay Jurnal Wilayah Dan Lingkungan 1 . : 175Ae88. Santosa Awan Suyatna Hempri. Sanubari Marshita Firdaus Rindu. Indroyono Puthut. Demokrasi Ekonomi Di Pasar Rakyat. I (D. Yogyakarta: Gajah Mada University Press, 2. sebanyak-banyaknya. 3 Khususnya dalam situasi gejolak ekonomi yang memepengaruhi kesejahteraan pada suatu kelompok masyarakat, diperlukannya sebuah inisatif untuk sebuah bentuk kegiatan sosial yang dapat membantu walaupun hanya bersifat situasional bukan tindakan yang berkesinambungan. Pasar menjadi wadah keberlangsungan sebuah mekanisme ekonomi yang dapat menjadi indikator terhadap tinggi rendahnya daya ekonomi masyarakatnya . osial Sosial ekonomi merupakan nadi kehidupan suatu kelompok masyarakat atau sebuah bangsa yang sangat berkaitan dengan masalah tingkat kesejahteraannya. Demikianlah sosial ekonomi adalah segala yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan baik sandang, pangan, papan, pendidikan juga kesehatan masyarakat yang juga sering disebut dengan ekonomi masyarakat. 4 Setiap masyarakat memiliki kekhususan yang patut dipahami di dalam membangun kekuatan ekonomi sosialnya, hal ini diperlukan agar tidak tejadi pemutusan atau pemisahan rantai kesejahteraan dari satu masyarakat dengan masyarakat lainnya . 5 Adapun manusia secara individual terbentuk menjadi mahluk sosial yang memiliki kemampuan tertinggi untuk saling berintegrasi dan beradaptasi bersama kelompoknya, termasuk di dalam pemenuhan kehidupannya. Dengan demikian sekelompok masyarakat yang lebih mapan dan sejahtera akan terarah untuk menjangkau masyarakat yang lebih rendah kondisi sosial ekonominya dengan tujuan ekspansi ataupun ekplorasi demi kesejahteraan sosial dalam bentuk cara apapun dan dalam momentum yang dapat diusahakan6 Sehingga pasar murah menjadi salah satu alternatif sederhana yang efektif untuk menopang kondisi sosial ekonomi suatu masyarakat sekalipun bukan menjadi satu-satunya pemecah masalah mengingat masih banyak keterbatasan yang belum teratasi dalam pelaksanaan pasar murah sebelum-sebelumnya seperti dalam hal pendistribusian penjualan bahan-bahan kebutuhan komoditi yang di jual sekalipun murah namun tidak maksimal dalam pensosialisasian kepada masyarakat Clara Hwang and Elisabeth I. Heath. AuReply to G. Procopio et Al,Ay Journal of Clinical Oncology 32, no. : 3083, doi:10. 1200/JCO. Rudi Biantoro and Samsul MaAorif. AuPengaruh Pariwisata Terhadap Karakteristik Sosial Ekonomi Masyarakat Pada Kawasan Objek Wisata Candi Borobudur Kabupaten Magelang,Ay Jurnal Teknik PWK 3 . : 2014, http://ejournal-s1. id/index. php/pwk. Tomi Agus Triono. AuSystematic Literature Review: Membangun Kesejahteraan Sosial Indonesia. Peluang Dan Hambatan,Ay Journal of Society Bridge 2, no. : 118Ae26, doi:10. 59012/jsb. Muhammad Taufiq Rahman. AuGlosari Teori Sosial (Bai. Pdf,Ay 2018, https://etheses. id/id/eprint/11819. HoCh: Jurnal Holistic Christianity. Vol. No. Maret 2026 luas yang menjadi obyek penelitian. 7 Hal keterbatasan yang ditemukan dalam penelitian sebelumnya ini menjadi dasar penelitian dari kegiatan pasar murah di Desa Gandrungmanis ini yang bertujuan melanjutkan dan mengusahakan suatu keseimbangan ekonomi pada sebuah masyarakat satu dengan masyarakat lainnya yang hidup secara berdampingan tidak terputus, melalui kepedulian sosial dan kerjasama dari masyarakat sipil bersama dengan unsur-unsur pelaku ekonomi masyarakat juga pemerintahan desa. Desa Gandrungmanis Lor, kecamatan Gandrungmangu yang terintegrasi di dalam Kabupaten Cilacap. Jawa Tengh menjadi salah satu desa yang mengalami tentangan sosial ekonomi sebagai imbas langsung dari meningginya harga-harga kebutuhan pokok yang terus bergulir hingga saat ini. Adapun mata pencaharian sebagian besar dari penduduk desa Gandrungamanis ini adalah pekerja sebagai petani yang tidak semua memiliki sawah sendiri. Hal ini menjadikan warga Gandrungmanis tidak terlalu berkebutuhan dalam hal pemenuhan beras, meski demikian hasil produksi beras yang dimiliki belum bisa menopang kebutuhan hidup sepenuhnya, khususnya kebutuhan akan bahan pokok seperti minyak goreng, gula, telur dan kebutuhan harian lainnya. Dengan melonjaknya harga-harga komoditas non-beras ini membuat masyarakat desa menjadi rentan dan sulit dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari apalagi untuk mendatangkan pengadaan . barang-barang kebutuhan tersebut dari luar desa pun mulai mengalami kesulitan. Lemahnya daya beli warga melemahkan daya juangnya untuk membeli barangbarng kebutuhan keseharian, warga cenderung mengurangi jenis dan jumlah produk-produk rumah tangga dan juga yang berhubungan dengan pangan dimana mereka tidak perlu membeli apa yang biasanya mereka konsumsi sebelumnya. Kondisi ini jelas mempengaruhi kesejahteraan hidup masyarakat Desa Gandrungmangu bila tidak ada perubahan ataupun penanganan yang signifikan. Sebuah komunitas rohani yang sebagian besar terdiri dari anggota sebuah jemaat gereja di kota Cilacap yang masih berlokasi sama dalam satu Kabupaten Cilacap bersinergi melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan di desa Gandrungmanis tersebut. Hal ini menjadi sebuah berwujudan tindakan kepedulian Pada Dinas Perindustrian and Koperasi Dan. AuEfektivitas Program Pasar Murah Kabupaten Hulu Sungai Utara,Ay n. , 1296Ae1307. Umrotul Farida. AuPengaruh Aksesibilitas Terhadap Karakteristik Sosial Ekonomi Masyarakat Pedesaan Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal,Ay Jurnal Wilayah Dan Lingkungan 1, 1 . : 49, doi:10. 14710/jwl. Ahmad Badari Burhan. AuPemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Untuk Pengembangan Ekonomi Pertanian Dan Pengentasan Kemiskinan,Ay Jurnal Komunikasi Pembangunan 16, no. : 233Ae47, doi:10. 46937/16201826338. sebagai sesama manusia ciptaan Tuhan yang memahami nilai-nilai kemanusiaan berdasarkan iman yang diyakini. Sebagai kumpulan orang-orang percaya dalam iman Kristiani yang hidup ditengah-tengah masyarakat yang beraneka ragam budaya dan perbedaan agama sudah selayaknya terpanggil untuk berperan menyatakan kepedulian dan kasih tanpa memilah-milah atau membedakan. Panggilan untuk saling melayani sebagai mahluk ciptaan Tuhan yang hidup berdampingan sebagai penduduk Indonesia sejatinya merupakan sebuah pemenuhan dari tugas dan panggilan gereja, yaitu panggilan untuk melayani . bukan hanya kepada kalangan umat di dalam gereja saja namun juga menjadi tanggungjawab gereja bagi masyarakat luas untuk menyatakan kepedulian Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pelayanan Diakonia dalam bentuk pasar murah di Desa Gandrungmanis. Metode Penelitian Dalam kegiatan pengabdian ini metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan sosial melaksanakan penelitian melalui peninjauan lapangan yang membawa kepada sebuah analisa terhadap gejolak pemenuhan kebutuhan pangan yang sulit terjangkau pada masyarakat Desa Gandrungmanis. Berdasarkan penemuan yang diperoleh dari team pelaksana kegiatan sosial melalui pendekatan wawancara dan observasi langsung terhadap tidak kurang dari 30 kepala keluarga termasuk perangkat Desa Gandrungamanis dimana kemudian penelitian dilakukan dengan mengumpulkan semua data melalui langkah-langkah teknis mendengar, mencatat dan mendokumentasikan segala keluh kesah mereka atas kondisi sosial ekonomi dan gejolak kenaikan harga bahan-bahan pokok di pasaran yang begitu berdampak terhadap kehidupan ekonomi penduduk yang berdaya beli rendah. Semua hasil data yang terkumpul selanjutnya melalui tehknik reduksi dan analisis kesimpulan maka didapati realitas warga desa saat itu sedang mengalami kondisi mendesak terhadap pengadaan kebutuhan pokok dan keperluan sehari hari yang sesuai dengan kondisi sosial ekonomi penduduk yang berada dalam situasi keterbatasan penyediaan komoditi di pasar dan melonjaknya hargaharga pasar. 12 Hasil penelitian ini mendesak team peneliti untuk mengambil Fibry Jati Nugroho. AuGereja Dan Kemiskinan: Diskursus Peran Gereja Di Tengah Kemiskinan,Ay Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat 3, no. 100, doi:10. 46445/ejti. Nur Wulan et al. AuKonsep Dan Praktik Metode Kualitatif Untuk Penelitian Sosial,Ay 2025. Matheus Rupa. Analisis Potensi Wilayah Pedesaan, ed. Indra Raditya (Yogyakarta: Andi offset, 2. HoCh: Jurnal Holistic Christianity. Vol. No. Maret 2026 langkah penanganan dalam waktu pendek terhadap permasalahan yang ditemui di Adapun hasil analisis ini menunjukan pentingnya dilakuka sebuah tindakan penanganan sementara yaitu melalui kegiatan sosial pasar murah yang bertujuan dapat memberi kontribusi kestabilan kesejahteraan dimana masyarakat Desa Gandrungamanis dapat menikmati angin segar dengan cara mendapat penyediaan kebutuhan pangan sehari-hari dengan harga yang sangat terjangkau ditengah-tengah krisis sosial ekonomi yang sedang melanda. Hasil dan Pembahasan Pasar Murah Sebagai Bentuk Pelayanan Diakonia Pelayanan Diakonia ini dilakukan oleh Komunitas rohani di desa Gandrungmanis. Adapun bentuk pelayanan diakonia ini dilakukan dalam bentuk pasar murah. Hal merupakan kepedulian serta implementasi iman kepada Tuhan. Sebagai orang percaya harus mengutamakan kasih di atas aneka ragam budaya dan perbedaan agama, karena kasih dalam kekristenan melintasi perbedaan yang ada demi tersampaikannya kasih Kristus bagi semua orang. 13 Panggilan untuk saling melayani sebagai mahluk ciptaan Tuhan yang hidup berdampingan sebagai penduduk Indonesia sejatinya merupakan sebuah pemenuhan dari tugas dan panggilan gereja, yaitu panggilan untuk melayani . bukan hanya kepada kalangan umat di dalam gereja saja namun juga menjadi tanggungjawab gereja bagi masyarakat luas untuk menyatakan kepedulian sosial. Tri tugas gereja yaitu. Koinonia . Marturia . dan Diakonia . merupakan panggilan dan tugas geereja yang harus menjadi satu kesatuan dan tidak bisa dipisahkan sebagai identitas gereja yang menjadi saksi Kristus bagi keselamatan seluruh umat manusia. Diakonia berasal dari kata bahasa Yunani yang punya arti pelayanan, 14 merupakan cara memujudkan kepedulian gereja terhadap kondisi sosial secara khusus kepada masyarakat yang berkebutuhan untuk mendapat penanganan secara swadaya dan menyentuh langsung kepada sasaran antara lain seperti kepada masyarakat marginal, situasi terkena bencana alam dan juga usaha-usaha membantu membangun keterampilan guna memperbaiki tingkat penghidupan dan lain-lain. Rancangan keselamatan semua manusia yang adalah inti dari kabar pemberitaan Injil merupakan Amanat Agung sebagai pernyataan Kasih ilahi kepada Nugroho. AuGereja Dan Kemiskinan: Diskursus Peran Gereja Di Tengah Kemiskinan. Ay Zakeus Daeng Lio. Nikolaus Anggal, and Maria Ina Kurnia. AuTantangan Dan Strategi Pelayanan Diakonia Karitatif,Ay Gaudium Vestrum-Jurnal Kateketik Pastoral 4, no. : 35. Nugroho. AuGereja Dan Kemiskinan: Diskursus Peran Gereja Di Tengah Kemiskinan. Ay dunia, maka dalam hal ini diakonia dapat menjadi pernyataan kasih bagi gereja kepada sesamanya melalui berbagai bentuk kegiatan sosial dan pelayanan 16 Gereja sebagai bagian dari struktural masyarakat menjadi wujud nyata kehidupan Kristus selama di bumi yang menggambarkan kemelekatan hatiNya kepada orang-orang berkekurangn . Alkitab mencatat bagimana Yesus adalah tokoh yang memiliki belas kasihan yang sangat besar ketika berjumpa dengan orang-orang lapar, terasing dan terlantar (Mat. 25:31-. 17 Yesus tidak hanya memiliki empati namun lebih dari itu Yesus pun mengidentifikasikan diriNYA sebagai orang-orang yang termarginal juga, sehingga segala tindakan kasih dan apa yang diberikan kepada kaum marginal juga merupakan tindakan yang langsung tertuju kepada-Nya, demikian ayatnya berbunyi: AyMaka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata padamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku. Ay (Mat. Berdasarkan iman dan keyakinan akan pelayanan kasih melalui tugas gereja yaitu diakonia maka gerakan kegiatan sosial pasar murah yang dilaksanakan di desa Gandrungmanis tersebut merupakan perwujudan dari panggilan gereja untuk menjadi berkat dan saksi Kristus bagi sesama dan dalam hal ini khususnya masyakat Desa Gandrungmanis yang sedang mengalami kondisi berkebutuhan oleh karena menurunnya tingkat ekonomi sosial masyarakatnya akibat dari melonjaknya harga pasar terhadap kebutuhan pokok penghidupan yang tak terjangkau oleh penghasilan masyarakatnya. Pelaksanaan Pelayanan Diakonia dalam Bentuk Pasar Murah Kegiatan pasar murah menjadi penawaran alternatif sebagai upaya untuk memberi perhatian dan kepedulian terhadap beban ekonomi yang dialami oleh Kegiatan yang merupakan komoditas yang bersifat sosial dengan menyediakan barang-barang kebutuhan pokok juga kebutuhan sandang sehari-hari dengan harga yang jauh lebih terjangkau bahkan dengan resiko merugi demi kepentingan kesejahteraan warga dan sekaligus untuk menjaga iklim hubungan sosial di antara warga tetap kondusif. 18 Pasar murah di Desa Gandrungamanis memiliki sasaran untuk menyediakan dan mendistribusikan bahan-bahan kebutuhan Lio. Anggal, and Kurnia. AuTantangan Dan Strategi Pelayanan Diakonia Karitatif. Ay Alkitab Terjemahan Baru (Jakarta. Indonesia: Lembaga Alkitab Indonesia, 2. Abdulrahim Maruwae and Ardiansyah Ardiansyah. AuAnalisis Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Daerah Transmigran,Ay Oikos Nomos: Jurnal Kajian Ekonomi Dan Bisnis 13, no. : 39Ae53, doi:10. 37479/jkeb. HoCh: Jurnal Holistic Christianity. Vol. No. Maret 2026 pokok dengan harga yang sangat murah dan dipastikan terjangkau sebab disesuaikan dengan kemampuan minimal masyarakat Desa Gandrungamanis. Adapun Pasar Murah ini dilaksanakan dengan tujuan dapat mengambil bagian dalam meringankan beban ekonomi warga desa dengan memperkuat ketahanan pangan yang juga dapat memberdayakan ekonomi lokal dengan merangsang daya beli warga untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Pendekatan melalui pelaksanaan kegiatan sosial Pasar Murah ini mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, 19 dimana keuntungan finansial dikesampingkan demi tercapainya kesejahteraan masyarakat desa yang berkebutuhan. bahkan kegiatan Pasar Murah ini juga berfungsi sebagai langkah konkrit untuk mengurangi kesenjangan atau penurunan kemampuan daya beli dari masyarakat yang berada di pedesaan yang sulit terjangkau oleh jalur pendistribusian pasar modern, 20 demikian pula dengan warga Desa Gandrungmanis. Namun, meskipun pasar murah memiliki semangat sosial yang tinggi, transaksi jual beli tetap menjadi elemen penting dalam pelaksanaannya. Ini bukan sekadar untuk mendapatkan pemasukan, melainkan untuk memberikan nilai pada barang yang dijual. Dengan adanya transaksi, meskipun dengan harga yang sangat minim, ada beberapa alasan penting yang perlu dipertimbangkan: Pertama, menghargai barang yang diterima. Ketika pembeli harus mengeluarkan sejumlah uang, meskipun kecil, untuk memperoleh barang, mereka cenderung lebih menghargai dan memperhatikan penggunaan barang tersebut. Ini berbeda dengan konsep pemberian gratis yang sering kali kurang diapresiasi karena dianggap tidak memiliki nilai ekonomi dan menganggap barang-barang yang diterima tidak memiliki nilai. 21 Rasa memiliki ini penting untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan dengan baik dan tidak terbuang Kedua, menjaga ketertiban dalam pelaksanaan. Dengan adanya harga, meski rendah, transaksi ini menciptakan rasa tanggung jawab pada pembeli untuk berbelanja dengan lebih tertib. Tanpa biaya, ada risiko munculnya kerumunan yang Mayang et al. AuMeningkatkan Solidaritas Sosial Melalui Kegiatan Gotong Royong Di Desa Naga Timbul,Ay Journal Of Human And Education (JAHE) 3, no. : 619Ae24, http://jahe. id/index. php/jahe/article/view/299. Suyatna Hempri. Sanubari Marshita Firdaus Rindu. Indroyono Puthut. Demokrasi Ekonomi Di Pasar Rakyat. Akbar Nugroho Wijaya and Dini Turipanam Alamanda. AuThe Study of Theory of Consumer Value Towards the Purchase of Virtual Goods in Online Games Moba,Ay E-Proceeding of Management 3, no. : 165Ae75. tidak terkendali, saling berebut barang, atau bahkan penumpukan stok oleh segelintir orang yang bisa merugikan orang lain. Dengan transaksi, pengelola pasar murah bisa mengatur aliran barang secara lebih terukur dan adil, memastikan semua pihak yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya. Ketiga, mendidik masyarakat tentang ekonomi pasar. Dengan tetap menerapkan transaksi, meski dalam bentuk yang lebih sederhana dan murah, masyarakat tetap diajak untuk memahami pentingnya perputaran ekonomi, menghargai nilai barang, dan berpartisipasi dalam sistem ekonomi yang sehat. 22 Ini penting untuk menciptakan masyarakat yang tidak hanya pasif sebagai penerima bantuan, tetapi juga aktif dalam menjaga stabilitas ekonomi di lingkungannya. Akhirnya, pasar murah bukan hanya sekadar tempat untuk mendapatkan barang murah, tetapi juga wadah untuk memperkuat ikatan sosial, meningkatkan kesejahteraan ekonomi, dan menumbuhkan rasa kebersamaan dalam masyarakat. Dengan demikian, pasar murah dapat menjadi salah satu strategi yang efektif untuk mengurangi kesenjangan ekonomi dan mendorong pemerataan kesejahteraan, terutama di desa-desa yang memiliki keterbatasan akses ekonomi. 24 Kegiatan sosial Pasar Murah dapat menjadi pendekatan yang mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, dimana keuntungan finansial dalam kegiatan pasar ini dikesampingkan hanya demi tujuan memberi dampak kesejahteraan masyarakat khususnya bagi warga Desa Gandrungmanis. Kegiatan Sosial dalam bentuk Pasar Murah ini diprakarsai oleh sebuah kumpulan orang-orang yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kesejahteraan masyarakat di suatu tempat terpencil . yaitu daerah-daerah yang kesejahteraan masyarakatnya mengalami gangguan. Kumpulan orang-orang yang melakukan gerakan sosial ini berasal dari Kota Cilacap yang menyebut dirinya sebagai komunitas Sahabat Kota (Sako. dimana sebagian besar merupakan komunitas rohani dari Gereja Bethel Indonesia jemaat Batu Karang di Kota Cilacap. Siti Fatimah Nurhayati. AuPengelolaan Pasar Tradisional Berbasis Musyawarah Untuk Mufakat,Ay Jurnal Manajemen Dan Bisnis 18, no. : 49Ae56. Sri Rahayu Tri Astuti. Auanalisis pengaruh kualitas produk, harga, lokasi dan kualitas pelayanan terhadap minat beli ulang konsumen (Studi Pada Warung Makan AoBebek GendutAo Semaran. ,Ay Diponegoro Journal of Management 2, no. : 1Ae11, http://ejournals1. id/index. php/djom. Muhammad Fakhrur Rodzi. AuPembangunan Infrastruktur Dan Pemerataan Ekonomi Di Indonesia,Ay Jurnal Masyarakat Dan Desa 3, no. : 151Ae63, doi:10. 47431/jmd. Burhan. AuPemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Untuk Pengembangan Ekonomi Pertanian Dan Pengentasan Kemiskinan. Ay HoCh: Jurnal Holistic Christianity. Vol. No. Maret 2026 Komunitas Sakot ini melaksanakan kegiatan sosial Pasar Murah di Desa Gandrungamanis tepatnya di halaman rumah salah satu pegawai kelurahan yaitu Bapak Sartono Rt. 03/ Rw. 12 Desa Gandrungmanis kulon, kecamatan Gandrungamangu. Kabupaten Cilacap. Jawa Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan pada Hari Raya Waisak yaitu Senin 12 Mei 2025 dimulai pukul 09. WIB tepat. Adapun Pasar Murah ini diberi tema AyApa AnaneAy. Team Sakot bekerjasama dengan orang-orang relawan yang memahami dan berada di sekitar lokasi kegiatan tersebut, kurang lebih team Pasar Murah ini berjumlah 30 0rang. Photo1 : Team Sahabat Kota (SAKOT) Adapun rangakaian pelaksanaan Pasar Murah mulai dari penggalangan dana dan pengumpulan bahan-bahan kebutuhan pokok keseharian hingga pengelolahan teknis kegiatan di lokasi terpilih dapat diuraikan sebagai berikut: Penggalangan dana dan Pengadaan Bahan dan Barang Kebutuhan. Setelah ide dan inisiatif terbentuk maka komunitas Sakot membentuk team pelaksana maka selanjutnya sejak bulan Februari 2025 team bergerak dalam pendanaan untuk pasar murah yang dikumpukan dari berbagai sumber, termasuk sumbangan dari anggota komunitas Sakot, donasi masyarakat dan kontribusi dari beberapa donatur yang peduli dengan gerakan kesejahteraan sosial ini. Dana yang terkumpul digunakan untuk membeli barang kebutuhan pokok seperti: Minyak goreng, gula pasir, telur, ditergent, dan alat-alat mandi. Selebihnya dibuka kesempatan seluas-luasnya untuk menerima dan mengumpulkan segala kontribusi dari manapun dan siapapun dalam bentuk barang atau produk-produk rumah tangga sesuai dengan yang dibutuhkan baik dalam kondisi baru maupun pantas pakai . namun dalam kondisi terbaik sampai batas akhir pengumpulan di tanggal 4 Mei 2025. Penyeleksian Barang dan Penetapan Harga Penjualan. Selain pengadaan barang team Sakot juga bertanggung jawab untuk menyeleksi barang-barang dan produk-produk yang terkumpul untuk memastikan hanya barang-barang yang berkualitas layak dimasukan dalam daftar penjualan kegiatan Pasar Murah bagi warga Desa Gandrungmanis nantinya. Walaupun Pasar Murah ini berorientasi sosial namun setiap bahan dan barang yang terkumpul untuk mengisi Pasar Murah memiliki lebel harga, hal ini dilakukan untuk memberi efek bernilai . pada barang yang disumbangkan. Dipastikan lebel harga pada setiap barang dan produk yang dijual dalam nominal yang sangat minim dan tidak ada unsur mendapat keuntungan dari penjualan tersebut. Dengan adanya sistem pembayaran dapat menjadi cara untuk menjaga ketertiban jalannya pelaksanaan Pasar Murah itu sendiri dan juga membantu menanamkan nilai ekonomi dalam masyarakat, mendorong rasa tanggungjawab bahkan dapat mencegah terjadinya proses penimbunan oleh oknum pembeli. Pembahasan Tata Cara di Tempat Pelaksanaan (Technical Meetin. Team Sakot mengadakan pertemuan pada Hari Sabtu tanggal 10 Mei 2025 00 WIB di Desa Gandungmanis guna membahas segala persiapan tempat dan tata cara pelaksanaan kegiatan Pasar Murah menyiapkan berbagai perlengkapan yang dibutuhkan untuk kelancaran pasar murah, seperti tenda, meja, kursi, timbangan, dan papan harga. Mereka juga melakukan survei lokasi untuk memastikan tempat pasar mudah diakses oleh masyarakat desa. Salah satu hal yang disepakati oleh team adalah adanya pengaturan transaksi jual beli khusus bahanbahan kebutuhan pokok . dilakukan dengan menggunakan kupon. Kuponkupon ini menjadi syarat ijin pembelian sehinga hanya pemegang kupon saja yang dapat membeli sembako dimana satu kupon berlaku pembelian untuk 2 jenis . sembako saja. Selanjutnya kupon akan dibagikan oleh team Sakot yang berdomisili dekat dengan Desa Gandrungmanis kepada warganya sehari sebelum hari pelaksanaan yaitu di Hari Minggu tanggal 11 Mei 2. Pelaksanaan Kegiatan Sosial Pasar Murah. Senin tanggal 12 Mei 2025 jam 08. 00 WIB team Sakot telah berkumpul di lokasi. Acara kegiatan dibuka dengan doa bersama sesuai keyakinan dan kepercayaan setiap individu kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa yaitu Bapak Rasimin. Team Sakot yang telah siap bekerja mengikuti intruksi sesuai bagian-bagian penjualan yang dibagi menjadi 5 kategori barang . HoCh: Jurnal Holistic Christianity. Vol. No. Maret 2026 Setiap stand penjualan ada di bawah tenda yang sudah dipersiapkan dan dipasang sebelumnya demikian juga 2 buah baliho . yang bertuliskan tema kegiatan sosial Pasar Murah ini pun sudah terpasang di sebelah depan pintu masuk dan juga menjadi backdrop di tengah-tengah lokasi. Pasar Murah dimulai tepat jam 09. WIB, sekalipun sejak sejam sebelumnya sudah terlihat warga berkerumun menunggu di depan jalan masuk dan sekitarnya Tabel 1 Pembagian Stand Penjualan Jumlah No Nama Stand Harga Keterangan Petugas Minyak goreng (@1 L). Gula pasir (@1 Bahan K. , telur (@10 buti. , @Pcs Rp. ditergent (@pcs A 5 orang 00 . Mama Lime . (@Pcs 445 M. Odol (@pcs 75 g. Mie Instan (@Pcs isi . Blender, panci. Alat-alat @Pcs Rp. payung, piring, gelas, 4 orang 000 Ae Rp. mangkuk, rantang, rumah tangga kipas angin Tas @pcs Rp. Total lebih dari 100 4 orang 000 Ae Rp. pcs/ pasang Pakaian pria/ @3 pcs Rp. 722 pcs wanita, 345 10 orang wanita/ anak pcs pria, 280 pcs anak Minuman @cup Rp. 3 orang 300 cup es teh manis dan Snack Photo2 : Pelaksanaan Pasar Murah Penutupan Kegiatan Sosial Pasar Murah. Kegiatan sosial Pasar Murah selesai di jam 12. 30 WIB, berdasarkan perhitungan acak animo warga yang hadir meramaikan sekitar 300 orang. Dan setelah warga mengosongkan lokasi barulah seluruh team Sakot bersama-sama membereskan segala perlengkapan yang ada sementara bahan-bahan dan barangbarang penjualan yang disediakan habis terjual dan terbagi, namun tersisa hanya 5 kantong pakaian yang kemudian dikemas guna menjadi stock yang dapat berguna bagi kegiatan sosial berikutnya. Kebersamaan kegiatan Pasar Murah tersebut diakhiri dengan pemberian bingkisan terimakasih kepada Bapak Sartono yang telah memfasilitasi tempat pelaksanaan Pasar Murah di depan halaman rumahnya. Dengan menaikan rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa semua personil team Sakot bersama kru-kru yang terlibat dalam memberi tenaganya untuk membantu berkumpul bersama untuk sama-sama menikmat jamuan makan siang yan telah diprogramkan dan dipersiapkan sebelumnya oleh team Sakot bekerjasama dengan beberapa warga setempat. Simpulan Berdasarkan hasil pengamatan dari penelitian ini terlihat adanya antusiasme warga yang hampir sebagian besar ikut terlibat berduyun-duyun hadir tidak hanya meramaikan acara tetapi juga untuk berbelanja berbagai barang dan bahan-bahan kebutuhan pokok juga rumah tangga di Pasar Murah Desa Gandrungmanis, namun ini menunjukan tingkat kepuasan masyarakat setempat yang cukup tinggi sebagai pencapaian dari tujuan pasar murah dalam menjawab sebagian besar beban ekonomi masyarakat Desa Gandrungmanis. Begitu pula dengan hasil akhir kegiatan yang memperlihatkan bahwa sekitar 90 persen pasokan barang berhasil terjual, mengkonfirmasikan bahwa harga yang ditetapkan cukup terjangkau sehingga dapat HoCh: Jurnal Holistic Christianity. Vol. No. Maret 2026 menjadi cara alternatif yang strategis untuk membantu merangsang minat beli warga yang sedang lesu sehingga memicu kembali daya juang membangun kekuatan ekonomi lokal warga pedesaan yang berdaya beli rendah diatas tuntutan kebutuhan pokok dan penghidupan sehari-harinya. Namun waktu dan periode pelaksanaan program pasar murah ini sangatlah terbatas oleh karena kurangnya jumlah sumber daya manusia yang selalu siap terlibat dalam pelaksanaan pengumpulan dan pendistribusian jumlah bahan-bahan pangan yang dibutuhkan untuk penjualan di pasar murah, sehingga menjadi sangat terbatas. Daftar Pustaka