JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Volume 5. No 1. April 2022 SISTEM PREDIKSI PEMESANAN DAN PENGENDALIAN STOK BARANG MENGGUNAKAN METODE EOQ DAN ROP PADA APOTEK SETIA KAWAN PATI Muhamad Reza Pratama1. Aji Supriyanto2, 12,Program Studi Teknik Informatika. Universitas Stikubank (UNISBANK) Semarang Jl. Trilomba Juang No 1 Semarang 50241 1 muhamadrezapratama865@gmail. com , 2 ajisup@edu. Abstract Apotek Setia Kawan Farma is a type of business engaged in the health sector. Setia Kawan Farma Pharmacy still uses a manual bookkeeping system in recording sales and purchases of goods. Therefore, errors often occur, namely excess inventory which can harm the pharmacy because of the cost of orders and the cost of storing goods, and a shortage of inventory can cause lost sales, because customer orders cannot be fulfilled The method used to predict orders and control stock of goods is the EOQ (Economic Order Quantit. This system is useful for managing data on incoming goods, outgoing goods and all types of reports related to inventory. To strengthen the EOQ (Economic Order Quantit. method, the ROP (Re Order Poin. method is used to calculate safety stock. In the research, item A has an average value of 145 pcs per month and the results of the EOQ calculation of 11 means that the optimal number of orders per order is 11 pcs, and the point of reordering when the stock reaches 13 pcs according to the results of the ROP calculation. Based on the results of this study, it can be said that using the EOQ and ROP methods can provide convenience in controlling the stock of goods. Keywords : Pharmacy. Inventory. Prediction. EOQ. ROP Abstrak Apotek Setia Kawan Farma adalah salah satu jenis usaha yang bergerak dibidang kesehatan. Apotek Setia Kawan Farma masih menggunakan sistem pembukuan manual dalam pencatatan penjualan dan pembelian barang. Oleh sebab itu sering terjadi kesalahan yaitu kelebihan persediaan barang yang dapat merugikan apotek karena menimbulkan biaya pesanan dan biaya simpan barang, dan jika kekurangan persediaan barang dapat menyebabkan apotek kehilangan penjualan, karena pesanan pelanggan tidak dapat dipenuhi. Metode yang digunakan untuk memprediksi pemesanan dan pengendalian stok barang adalah metode EOQ (Economic Order Quantit. Sistem ini berguna untuk mengelola data barang masuk, barang keluar dan semua jenis laporan yang berhubungan dengan persediaan barang. Untuk memperkuat metode EOQ (Economic Order Quantit. digunakanlah metode ROP (Re Order Poin. untuk memperhitungkan persediaan pengaman. Dalam penelitian ini barang A memiliki nilai rata-rata 145 pcs perbulan dan hasil perhitungan EOQ sebesar 11 artinya jumlah pesanan optimal per pesanan adalah 11 pcs, dan titik pemesanan kembali ketika stok mencapai 13 pcs sesuai hasil perhitungan ROP. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa dengan mengunakan metode EOQ dan ROP dapat memberikan kemudahan dalam melakukan pengendalian stok barang. Kata kunci : Apotek. Persediaan,Prediksi. EOQ. ROP ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire PENDAHULUAN Apotek Setia Kawan Farma bertempat di provinsi Jawa Tengah di Kabupaten Pati dengan alamat jl. Jakenan Ae Pucakwangi no. 68 Pelemgede Kecamatan Pucakwangi. Apotek adalah salah satu jenis usaha yang bergerak dibidang kesehatan yang berfungsi sebagai membuat/meracik obat, penyaluran obat. Apotek Setia Kawan Farma ini masih menggunakan sistem pembukuan manual dalam pencatatan penjualan dan pembelian barang. Saat stok obat sudah mulai habis apotek selalu membeli stok barang tetapi sering tidak tepat sasaran terkadang pembelian barang tidak optimal kadang terlalu banyak dan kadang terlalu sedikit. Dalam situasi tersebut kelebihan persediaan barang dapat merugikan apotek karena dapat menimbulkan biaya yang banyak, sedangkan jika kekurangan persediaan penjualannya, karena pesanan pelanggan tidak dapat terpenuhi. Masalah mempengaruhi penjualan karena kegiatan persediaan barang seperti ini besar kemungkinan bagian persediaan mengalami keterlambatan pada melaporkan persediaan barang, sehingga akibatnya terjadi kesalahan pada pencatatan mutasi barang . Terdapat ratusan jenis obat pada apotek. Pengelolaan data stok barang yang masih manual ini terkadang menyebabkan selisih perhitungan barang dimana informasi stok barang yang diberikan tidak sesuai dengan persediaan fisik barang. Proses pengadaan barang terkadang belum memperhitungkan biaya yang diperlukan, padahal pengadaan barang menimbulkan biaya pemesanan yang perlu diperhitungkan. Jumlah pengadaan barang diambil berdasarkan histori pengadaan barang tersebut, akibatnya beberapa barang juga mengalami kelebihan stok hingga menumpuk dan menyebabkan barang yang tidak terkontrol dan kadaluarsa dan bisa menyebabkan kerugian. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem untuk menunjang proses persediaan barang berjalan lancar tanpa kendal dan biaya yang dikeluarkan dapat ditekan seminimal mungkin. ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Volume 5. No 1. April 2022 Dalam mengatasi masalah tersebut maka dibutuhkan metode pada suatu sistem yang dapat digunakan untuk menghitung pembelian barang yang optimal untuk memprediksi stok barang yang akan dibeli agar tepat sasaran. Metode yang digunakan untuk memprediksi pemesanan dan pengendalian stok barang adalah metode EOQ (Economic Order Quantit. Data ini membantu mengolah data gudang secara terkomputerisasi untuk meningkatkan efektivitas pekerjaan. Sistem ini berguna untuk mengelola informasi data barang masuk, barang keluar dan berbagai laporan yang terkait stok persediaan barang. Metode EOQ banyak digunakan dalam sistem persediaan untuk membantu mengoptimalkan persediaan barang dengan biaya pemesanan dan persediaan yang minimal . Keuntungan dari metode ini adalah waktu penyelesaian yang relative cepat dan hasil yang mendekati nilai Kelemahan EOQ adalah mengasumsi data bersifat tetap dan persediaan pengaman tidak diperhitungkan. Untuk kelemahan tersebut digunakanlah metode ROP (Re Order Poin. Metode ROP (Re Order Poin. persediaan pengaman. Konsep persediaan minimum dan maksimum tidak berdasarkan perhitungan periodik yang tetap, tetapi dapat dilakukan setiap waktu, dengan konsep re order point. TINJAUAN PUSTAKA DAN TEORI Tinjauan Pustaka Pada penelitian Gde gung prabawa, dkk . dalam penelitiannya menguraikan tentang metode EOQ (Economic Order Quantit. dan Min-max untuk pengembangan sistem pendukung keputusan pengendalian persediaan barang. Sistem pendukung keputusan manajemen persediaan dapat dikembangkan menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantit. EOQ adalah jumlah pembelian yang paling ekonomis per pemesanan. Keunggulan dari metode ini adalah waktu penyelesaian yang relative cepat dan hasil yang mendekati nilai Kelemahan EOQ adalah mengasumsi data bersifat tetap dan persediaan pengaman tidak Untuk meminimkan kelemahan tersebut digunakanlah metode Min- Max. Metode Min-Max adalah metode yang memperhitungkan JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire persediaan pengaman. Guna mengembangkan sistem pendukung keputusan dengan metode EOQ Min-Max mengoptimalkan persediaan barang dan biaya Respon pengguna terhadap sistem pendukung keputusan pengendalian persediaan barang menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantit. dan Minmax pada Apotek Sahabat Qita mendapat tingkat pencapaian dengan 6% dari admin dan 97,3% dari pegawai dari tingkat pencapaian kebermanfaatan sistem dalam membantu permasalahan di Apotek Sahabat Qita. Penelitian lainnya sebagai dasar penelitian ini adalah Isnaini Muhandhis, dkk . Pada penelitian ini menghasilkan sistem informasi pengendalian persediaan barang menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantit. Sistem ini terkomputerisasi guna meningkatkan efektivitas Sama halnya menggunakan sistem inventory lainnya, sistem ini bermanfaat untuk mengelola data barang masuk, barang keluar dan segala jenis laporan terkait persediaan barang. Sistem persediaan barang ini membantu mengolah data secara terkomputerisasi sehingga pekerjaan mengelola barang masuk, barang keluar proses update stok barang menjadi lebih Laporan transaksi pembelian dan penjualan barang dapat diakses dengan mudah oleh tiap - tiap user yang berkepentingan. Sistem ini juga memberikan informasi stok barang yang up to date kepada sales, sehingga dapat digunakan menjadi bahan pertimbangan bila akan melakukan order barang. Sistem informasi juga memberikan rekomendasi proses pengadaan barang sehingga bisa diketahui kapan staf untuk pesan barang, berapa jumlah barang yang dipesan dengan biaya seminimal mungkin menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantit. yang terdapat dalam sistem. Pada penelitian ini diharapkan membantu apotek dalam mengelola barang secara otomatis terutama saat proses pembelian barang dan mampu meningkatkan efektivitas pekerjaan. Karena metode eoq mempunyai keunggulan waktu penyelesaian yang relative lebih cepat dan ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Volume 5. No 1. April 2022 hasil yang mendekati nilai optimal. kelemahan EOQ adalah mengasumsi data bersifat Untuk meminimalkan kelemahan tersebut digunakanlah metode ROP (Re Order Poin. Metode ROP (Re Order Poin. adalah metode yang memperhitungkan persediaan Konsep persediaan minimum dan maksimum tidak berdasarkan perhitungan secara berkala tetap, tetapi dapat dilakukan setiap waktu, dengan konsep titik pemesanan kembali atau re order point. Economic Order Quantity (EOQ) EOQ adalah salah satu model yang sudah lama, diperkenalkan oleh F. Harris di tahun 1914, walaupun lebih dikenal dalam teknik penggunaanya tetapi penerapannya harus memperhatikan asumsi yang dipakai. EOQ merupakan jumlah atau besarnya pesanan yang dimiliki, jumlah ordering costs dan carrying costs per-tahun yang paling minimal. Setelah jumlah bahan yang dibeli dengan jumlah minimal ditentukan, selanjutnya yang muncul adalah kapan perusahaan harus memesan kembali agar perusahaan tidak sampai kehabisan bahan. Formula yang dipakai untuk menghitung EOQ ditunjukan pada rumus. 2ycIya ycE=Oo ya a. Keterangan : D = Jumlah permintaan selama 1 periode S = Biaya setiap melakukan pesanan H = Biaya penyimpanan Penggunaan teknik EOQ hanya dapat dilakukan apabila memenuhi syarat : Jumlah kebutuhan bahan dalam satu periode tetap atau tidak berubah. Barang selalu tersedia setiap saat atau mudah didapat. Harga barang tetap. Tenggang waktu atau lead time pemesanan dapat ditentukan dan relatif tetap. Pemesanan datang sekaligus dan menambah Kapasitas gudang dan modal cukup untuk menampung dan membeli pesanan. Pembelian adalah satu jenis item. JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Tidak berlaku harga potongan harga. Permintaan . konstan dan bersifat Guna mengetahui frekuensi pengiriman dengan jumlah kuantitas pemesanan yang telah ditentukan maka dapat ditentukan dengan rumus: ya ya = a. ycE Dengan : D = Jumlah . alam uni. yang dibutuhkan selama satu periode tertentu Q = Economic Order Quantity ( dalam uni. Perhitungan jangka waktu antara setiap ycN= ycc ya a. Dengan : d = Jumlah hari F = frekuensi pengiriman Biasanya untuk menanggulangi adanya keadaan kehabisan barang pada perusahaan, maka perusahaan yang bersangkutan akan mengadakan persediaan pengamanan. Persediaan pengamanan ini akan digunakan apabila terjadi kekurangan stok barang, atau keterlambatan datangnya barang yang dibeli oleh perusahaan. Persediaan pengamanan atau Safety Stock dihitung menggunakan metode pemakaian maksimum dan pemakaian rata-rata sebagai ya ycIycI = ya ( ycayc. ycc Keterangan : SS = Safety stock D = Tingkat pemakaian rata-rata perpriode d = Jumlah hari L = Lead time Ca = rata-rata pemakaian periode perbulan Setelah menentukan jumlah pemesanan optimum dan safety stock maka tahap selanjutnya adalah menentukan kapan pesanan dilakukan kembali atau Reorder Point (ROP). Re order Point (ROP) Selain mempertimbangkan konsep EOQ (Economic Order Quantit. , pelaku bisnis harus mempertibangkan waktu kapan harus dilakukan pemesanan kembali (Re Order Poin. Pengertian Re Order Point (ROP) menurut Rangkuti . adalah strategi manajemen persediaan yang mengharuskan perusahanan melakukan titik ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Volume 5. No 1. April 2022 pemesanan sehubungan dengan adanya Lead Time dan Safety Stock. Lead Time adalah waktu yang dibutuhkan barang yang dipesan sampai di Sedangkan menurut Riyanto . ROP adalah saat atau titik dimana harus diadakan pesanan lagi sedemikian rupa sehingga kedatangan atau penerimaan material yang dipesan adalah tepat waktu dimana persediaan diatas Safety Stock sama dengan nol. Jika ROP terlambat maka terjadi kekurangan bahan dan bila ROP terlalu cepat maka akan timbul biaya ROP (Re Order Poin. dapat dilakukan dengan dua cara yaitu : Tentukan perhitungan bahan atau barang ditambah persentase tertentu darri waktu yang dibutuhkan. Menentukan perhitungan bahan atau barang selama lead time ditambah persediaan pengamanan yang ditetapkan. Dalam pemesanan kembali persediaan untuk mengubah persediaan yang sudah diperhatikan besarnya pemakaian bahan sebelum bahan-bahan yang dipesan belum datang dan maish dalam persediaan minimum. Formula yang digunakan untuk menghitung ROP ditunjukkan pada rumus. ya ycIycCycE = ( y. ycIycIa. ycc Keterangan : ROP = Pemesanan Kembali SS = Safety stock D = Tingkat pemakaian rata-rata perpriode d = Jumlah hari L = Lead time Suatu persediaan yang disimpan harus diperhitungkan, karena mengingat kapasitas suatu gudang tiap perusahaan pasti berbeda. Jadi untuk mengetahui jumlah maksimum persediaan perlu dilakukan penyimpanan menggunakan rumus : ycAya = ycE ycIycIa. MI = Maximum Inventory Keterangan : Q = EOQ SS = Safety stock JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire Total Cost (TC) adalah total biaya persediaan yang dikeluarkan secara ekonomis/ Economic Order Quantity. Total biaya persediaan, yaitu jumlah pesanan dan biaya penyimpanan, dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut: ya ycE ycE ycNya = ( ) (S H) ( )a. Dimana : TC =Total biaya pemesanan dan biaya S = Biaya pemesanan setiap kali pesan . D = Jumlah kebutuhan bahan perperiode H = Biaya penyimpanan per unit bahan baku . alam rupia. Q = Jumlah unit yang dipesan setiap kali dilakukan pemesanan Volume 5. No 1. April 2022 Metode penelitian yang akan digunakan dalam pembuatan Sistem Informasi prediksi pemesanan dan pengendalian stok barang mengunakan metode EOQ (Economic Order Quantit. pada apotek Setia Kawan Farma. diawali dengan studi pustaka, analisis masalah dan pengumpulan data, perancangan sistem, dan penerapan. Tahapan Pengambangan Sistem Metode pengembangan sistem adalah prototype. Prototype adalah salah satu metode pengembangan perangat lunak yang paling banyak digunakan. Metode pengembang dan pelanggan untuk berinteraksi selama pembuatan sistem (Mulyanto, 2. METODOLOGI PENELITIAN Skema Alur Penelitian Penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap agar penelitian menjadi jelas, berjalan dengan baik dan teratur. Langkah-langkah penelitian ditunjukkan pada diagram pada Gambar 3. Gambar 2. Metode Prototyping (Mulyanto, 2. Analisis Sistem Proses menganalisa keperluan yang terdapat pada permasalahan yang ada dan menentukan kebutuhan perangkat hardware maupun software yang digunakan. Perancangan Sistem Proses menyusun sistem menggunakan UML (Unified Modeling Languag. suatu bahasa yang mendokumentasikan suatu sistem informasi. Gambar 1. Alur Penelitian ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Membuat Prototype Proses membuat prototype merupakan pembuatan model secara keseluruhan dari JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire menggunakan PHP dan MySQL. Volume 5. No 1. April 2022 Pengujian Tahap pengujian ini dilakukan uji coba sistem yang telah dibuat dengan membandingkan hasil sistem dengan perhitungan manual . Evaluasi dan Perbaikan Evaluasi dilakukan terhadap prototype yang dibuat, apabila ada perubahan maka perlu diperbaiki sesuai dengan keinginan pengguna. Hasil Hasil dari prototype dibuat berupa sistem yang siap digunakan dalam menentukan prediksi dan pengelolaan stok barang untuk apotek Setia Kawan farma. Desain Sistem Use case yang dikembangkan dapat dilihat pada gambar Gambar 4. Class diagram HASIL DAN PEMBAHASAN Tampilan halaman atau implementasi yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah sebagai 1 Tampilan Login Gambar 5. Tampilan login 2 Tampilan Laporan Penjualan Gambar 3. Use Case Class diagram yang dikembangkan dapat dilihat pada gambar ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Gambar 6. Tampilan laporan penjualan JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire 3 Tampilan perhitungan Volume 5. No 1. April 2022 Perhitungan metode EOQ Keterangan: perhitungan Metode EOQ pada barang A Perhitungan mecari quantitas optimum untuk sekali transaksi pembelian barang. Jumlah pesanan optimum: yaycCycE = Gambar 7. Tampilan Perhitungan 4 Hasil Perhitungan Gambar 8. Hasil Perhitungan Analisis Perhitungaan Metode Economic Order Quantity (EOQ) yakni metode perhitungan dalam sebuah manajemen persediaan yang mana bertujuan untuk memperhitungkan serta menetukan jumlah dari pesanan yang ekonomis, dengan cara meminimalisir biaya dari pemesanan sebuah barang (Ordering Cos. dan juga biaya simpan dari sebuah barang (Carrying Cos. 20%O11. Oo290. = Oo131 = 11 ya ycIycCycE = ( y. ycIycI ycc ycIycCycE = ( . 3 = 13 Persediaan maksimum: ycAya = ycE ycI ycAya = 11 3 = 14 Perhitungan untuk mencari frekwensi pembelian kepada supplier dalam satu ya= ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Oo2O1. 000O145 Perhitungan Safety Stock Persediaan ya ycIycI = ya ( ycayc. ycc ycIycI = 2 ( ycIycI = 3 Perhitungan Reorder Point Titik pemesanan kembali: Data yang Dibutuhkan TABEL 1. DATA BARANG YANG DIBUTUHKAN N Rat Harga Harga Biaya Biay Lea o abeli simp tim 000 20% 2 000 20% 2 000 20% 2 000 20% 2 000 20% 2 Oo2. ya ya. ya ycE = 13 Perhitungan jangka waktu antara setiap ycc ycN= ya ycN= perhitungan Metode EOQ pada barang B ya= Perhitungan mecari quantitas optimum untuk sekali transaksi pembelian barang. Jumlah pesanan optimum: JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire yaycCycE = Oo2. ya ya. ycE Oo2O5. 000O167 Oo1. = Oo258 = 16 20%O32. Perhitungan Safety Stock Persediaan ya ycIycI = ya ( ycayc. ycc ycIycI = 2 ( ycIycI = 3 Perhitungan Reorder Point Titik pemesanan kembali: ya ycIycCycE = ( y. ycIycI ycc ycIycCycE = ( . 3 = 14 Persediaan maksimum: ycAya = ycE ycI ycAya = 16 3 = 19 Perhitungan untuk mencari frekwensi pembelian kepada supplier dalam satu ya= ya ycE = 10 Perhitungan jangka waktu antara setiap ycc ycN= ya ycN= perhitungan Metode EOQ pada barang C ya= Perhitungan mecari quantitas optimum untuk sekali transaksi pembelian barang. Jumlah pesanan optimum: yaycCycE = Oo2. ya ya. ycE Oo2O5. 000O97 20%O73. Oo970. = Oo66 = 8 Perhitungan Safety Stock Persediaan ya ycIycI = ya ( ycayc. ycc ycIycI = 2 ( 30%) ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Volume 5. No 1. April 2022 ycIycI = 2 Perhitungan Reorder pemesanan kembali: Point Titik ya ycIycCycE = ( y. ycIycI ycc ycIycCycE = ( . 2 = 8 Persediaan maksimum: ycAya = ycE ycI ycAya = 8 2 = 10 Perhitungan untuk mencari frekwensi pembelian kepada supplier dalam satu ya= ya ycE = 12 Perhitungan jangka waktu antara setiap ycc ycN= ya ycN= = 2,5 perhitungan Metode EOQ pada barang D Perhitungan mecari quantitas optimum untuk sekali transaksi pembelian barang. Jumlah pesanan optimum: ya= yaycCycE = Oo2. ya ya. ycE Oo2O5. 000O140 20%O31. Oo1. = Oo225 = 15 Perhitungan Safety Stock Persediaan ya ycIycI = ya ( ycayc. ycc ycIycI = 2 ( ycIycI = 3 Perhitungan Reorder Point Titik pemesanan kembali: ya ycIycCycE = ( y. ycIycI ycc ycIycCycE = ( . 3 = 12 Persediaan maksimum: JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire ycAya = ycE ycI ycAya = 15 3 = 18 Perhitungan untuk mencari frekwensi pembelian kepada supplier dalam satu ya= ya ycE Perhitungan jangka waktu antara setiap ycc ycN= ya ycN= Volume 5. No 1. April 2022 Perhitungan jangka waktu antara setiap ycc ycN= ya ycN= ya= Perhitungan Total Cost Barang ya= perhitungan Metode EOQ pada barang E Perhitungan mecari quantitas optimum untuk sekali transaksi pembelian barang. Jumlah pesanan optimum: yaycCycE = Oo2. ya ya. ycE Oo2O4. 000O170 20%O18. Oo1. = Oo359 = 19 Perhitungan Safety Stock Persediaan ya ycIycI = ya ( ycayc. ycc ycIycI = 2 ( ycIycI = 3 Perhitungan Reorder Point Titik pemesanan kembali: ya ycIycCycE = ( y. ycIycI ycc ycIycCycE = ( . 3 = 14 Persediaan maksimum: ycAya = ycE ycI ycAya = 19 3 = 22 Perhitungan untuk mencari frekwensi pembelian kepada supplier dalam satu ya= ya ycE ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Perhitungan total cost barang A Perhitungan Total Cost ya ycE ycNya = ( ) (S H) ( ) ycE ycNya = ( ) . ( ) = 232. Perhitungan total cost barang B Perhitungan Total Cost ya ycE ycNya = ( ) (S H) ( ) ycE ycNya = ( ) . ( ) = 956. Perhitungan total cost barang C Perhitungan Total Cost ya ycE ycNya = ( ) (S H) ( ) ycE ycNya = ( ) . ( ) = 950. Perhitungan total cost barang D Perhitungan Total Cost ya ycE ycNya = ( ) (S H) ( ) ycE ycNya = ( ) . ( ) = 784. Perhitungan total cost barang E Perhitungan Total Cost ya ycE ycNya = ( ) (S H) ( ) ycE ycNya = ( ) . ( ) = 661. Tabel hasil perhitungan metode EOQ JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire TABEL 2. HASIL PERHITUNGAN T S R S O 11 2 3 13 14 Nama Barang Barang Barang Barang Barang Tabel 4. 2 berisi hasil nilai perhitungan EOQ untuk mengetahui jumlah pemesanan optimum untuk setiap kali pemesanan, nilai perhitungan T adalah nilai dari jangka waktu antara setiap pembelian, nilai SS adalah nilai persedian pengaman, nilai ROP untuk memperhitungkan titik pemesanan kembali, nilai MI untuk memperhitungkan persediaan maksimum, nilai F untuk mencari frekwensi pembelian kepada supplier dalam satu periode, dan nilai TC untuk mengetahui total biaya yang diperlukan. Hasil Pengujian Sistem Pada tahap ini akan dilakukan pengujian nilai hasil perhitungan sistem dan dan nilai perhitungan manual. Keterangan : Baik Buruk = Nilai hasil perhitungan manual = Nilai hasil perhitungan sistem =Oo Pengujian Barang TABEL 3. PENGUJIAN EOQ ROP Volume 5. No 1. April 2022 Barang Barang EOQ ROP EOQ ROP Oo Oo Oo Oo Oo Oo Dari tabel Hasil Perhitungan Sistem dan dari Tabel Hasil Perhitungan Manual, yang merupakan tabel pengujian terhadap perhitungan nilai hasil sistem dan perhitungan nilai hasil manual, dimana data testing yang digunakan berjumlah 3 data. Dengan membandingkan hasil dari perhitungan manual serta perhitungan data testing pada sistem, keduanya memeiliki kecocokan yakni memiliki hasil yang sama. yaycoycycycaycycn ycycycoycoycaEa ycoyceycaycuycaycuycoycaycu yccycaycyca ycayceycuycayc . cycycoycoycaEa yccycaycyca ycayceycuycayc ycycycoycoycaEa yccycaycyca ycycaycoycaE. =y 100% yaycoycycycaycycn = y 100% = 100% Kesimpulan dan Saran Kesim Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo ISSN. 2620-6900 (Onlin. 2620-6897 (Ceta. Dalam penelitian ini menghasilkan sebuah memperdiksi dan pengendalian stok barang. Dengan kemampuan melakukan perdiksi kebutuhan barang ini maka manajemen Apotek Setia Kawan Farma dapat secara lebih tetap dalam memperhitungkan ketersedian stok barang, hasil penelitian ini adalah barang A memiliki nilai ratarata 145 pcs perbulan dan hasil perhitungan EOQ sebesar 11 artinya jumlah pesanan optimal per pesanan adalah 11 pcs, dan titik pemesanan kembali ketika stok mencapai 13 pcs sesuai hasil ROP. Sehingga konsumen dapat terpenuhi dan keuntungan yang JIRE (Jurnal Informatika & Rekayasa Elektronik. http://e-journal. id/index. php/jire diperoleh dapat lebih besar. Saran untuk pengambangan sistem selanjutnya, sistem ini dapat dikembangan menjadi aplikasi berbasis android yang bisa memudahkan user sesuai kebutuhannya untuk meningkatkan kinerja pekerja dan mampu meningkatkan efektivitas Volume 5. No 1. April 2022 UCAPAN TERIMA KASIH Peneliti mengucapkan Terimakasih kepada Universistas Setikubank Unisbank Semarang dan Apotek Setia Kawan Farma, untuk dukungan serta bantuannya dalam menyelesaikan penelitian ini. Daftar Pustaka: