Kontribusi PaAojello terhadap Peningkatan Kompetensi Baca Tulis Al-QurAoAn pada Anak di Kabupaten Bone Muhammad Arsyam1. Ali Akbar2 Sekolah Tinggi Agama Islam Darud Dakwah Wal-Irsyad Makassar1 Universtas Islam Negeri Alauddin Makassar2 Email: arsyam0505@gmail. akbar05@gmail. P-ISSN : 2745-7796 E-ISSN : 2809-7459 Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi media PaAojello terhadap peningkatan kompetensi baca tulis Al-QurAoan pada anak di Kabupaten Bone. Permasalahan penelitian berangkat dari rendahnya kemampuan dasar literasi Al-QurAoan pada sebagian anak, khususnya dalam mengenal huruf hijaiyah, membaca suku kata secara lancar, dan menulis huruf dengan benar. Kondisi tersebut diperburuk oleh penggunaan metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurangnya media visual-kinestetik yang sesuai dengan karakteristik belajar anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi kegiatan belajar mengajar, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi hasil belajar anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media PaAojello berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan pengenalan huruf, kelancaran membaca, ketepatan makhraj, serta keterampilan dasar menulis. PaAojello juga terbukti meningkatkan motivasi belajar, memperkuat interaksi guruAesiswa, serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik dan partisipatif. Pembahasan mengungkap bahwa karakter multisensori PaAojello selaras dengan teori perkembangan anak dan prinsip pembelajaran berbasis pengalaman konkret. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya pemanfaatan media berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran AlQurAoan, serta mendorong lembaga pendidikan agar mengintegrasikan PaAojello secara sistematis dalam kurikulum pembelajaran. Kata Kunci: PaAojello, baca tulis Al-QurAoan, kompetensi anak, media pembelajaran, kualitatif. http://jurnal. id/index. php/aujpsi DOI : https://doi. org/10. PENDAHULUAN Kemampuan baca tulis Al-QurAoan merupakan salah satu kompetensi dasar yang sangat penting dalam pendidikan Islam, khususnya pada anak usia dini dan usia sekolah dasar. Kemampuan ini tidak hanya berkaitan dengan keterampilan teknis dalam mengenal dan melafalkan huruf hijaiyah, tetapi juga menjadi gerbang awal bagi internalisasi ajaran, nilai, dan etika yang terkandung dalam Al-QurAoan. Dalam penguasaan baca tulis Al-QurAoan yang baik dipandang sebagai fondasi bagi pembentukan karakter religius dan akhlak mulia. Namun. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. Vol. No. 2, pp. 80-90, 2025 | 80 Kontribusi PaAojello terhadap Peningkatan Kompetensi Baca Tulis Al-QurAoAn pada Anak di Kabupaten Bone Muhammad Arsyam. Ali Akbar pendidikan Al-QurAoan masih menghadapi tantangan dalam mewujudkan kompetensi tersebut secara optimal. Di Kabupaten Bone, masih ditemukan anak-anak yang belum mampu membaca dan menulis Al-QurAoan sesuai standar yang diharapkan, meskipun telah mengikuti pembelajaran dalam kurun waktu tertentu. Beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab antara lain penggunaan metode pembelajaran yang cenderung konvensional, dominasi pendekatan satu arah, serta kurangnya media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik belajar anak. Proses pembelajaran yang monoton dan kurang variatif kerap membuat anak cepat bosan, kurang fokus, dan tidak termotivasi untuk berlatih secara berkelanjutan. Kondisi ini mengisyaratkan perlunya inovasi media dan strategi pembelajaran yang lebih adaptif dan kontekstual. Salah satu media pembelajaran yang berkembang di lingkungan lokal adalah PaAojello, yaitu media bantu baca tulis AlQurAoan berbasis visual dan kinestetik yang memanfaatkan kartu atau papan berisi huruf hijaiyah dan simbol-simbol pendukung. PaAojello dirancang untuk membantu anak mengenali bentuk huruf, memahami bunyi huruf melalui harakat, serta melatih penggabungan huruf menjadi suku kata dan kata sederhana. Karakteristiknya yang permainan menjadikan PaAojello selaras dengan cara belajar anak yang pada dasarnya menyukai aktivitas visual dan motorik. Dalam perspektif pembelajaran, media seperti ini berpotensi mengurangi kejenuhan, meningkatkan perhatian, dan memperkuat daya ingat anak terhadap materi yang Beberapa guru dan ustaz/ustazah di Kabupaten Bone telah memanfaatkan PaAojello sebagai alternatif media dalam pembelajaran baca tulis Al-QurAoan. Secara praktis, mereka menilai media ini membantu memudahkan evaluasi kemampuan anak secara langsung. Namun, pemanfaatan tersebut umumnya masih didasarkan pada pengalaman empirik di lapangan dan belum banyak ditopang oleh kajian ilmiah yang Ketiadaan data penelitian yang terstruktur menyebabkan kontribusi PaAojello terhadap peningkatan kompetensi baca tulis Al-QurAoan belum terdokumentasi dengan baik, sehingga sulit dijadikan dasar pertimbangan bagi pengembangan kebijakan dan praktik pembelajaran yang lebih luas. Bertolak diperlukan penelitian yang secara khusus mengkaji bagaimana kontribusi PaAojello dalam meningkatkan kompetensi baca tulis Al-QurAoan pada anak di Kabupaten Bone. Penelitian ini tidak hanya berupaya menggambarkan proses penggunaan PaAojello dalam pembelajaran, tetapi juga menelaah perubahan kemampuan anak dalam mengenal huruf hijaiyah, kelancaran membaca, ketepatan pelafalan, serta keterampilan dasar menulis setelah media ini diterapkan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai PaAojello argumen pentingnya pemanfaatan media berbasis kearifan lokal dalam peningkatan kualitas pendidikan Al-QurAoan. Dengan demikian, penelitian mengenai AuKontribusi PaAojello terhadap Peningkatan Kompetensi Baca Tulis Al-QurAoan pada Anak di Kabupaten BoneAy menjadi relevan baik secara teoritis maupun praktis. Secara teoritis, penelitian ini dapat memperkaya kajian tentang media pembelajaran AlQurAoan yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Secara praktis, temuan penelitian dapat menjadi rujukan bagi guru, pembelajaran yang lebih efektif, menarik, dan kontekstual untuk akselerasi literasi AlQurAoan pada anak. Pengembangan media pembelajaran seperti PaAojello juga selaras dengan Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. Vol. No. 2, pp. 80-90, 2025 | 81 Kontribusi PaAojello terhadap Peningkatan Kompetensi Baca Tulis Al-QurAoAn pada Anak di Kabupaten Bone Muhammad Arsyam. Ali Akbar kebutuhan pendidikan era kini yang menekankan pada pembelajaran yang berpusat pada peserta didik . tudent-centered Dalam pendekatan ini, anak bukan hanya penerima pengetahuan pasif, tetapi menjadi aktor aktif yang membangun pemahamannya melalui pengalaman belajar. PaAojello memberi ruang bagi anak untuk mengeksplorasi huruf-huruf hijaiyah secara mandiri dan berpartisipasi aktif dalam proses Dengan pembelajaran menjadi lebih partisipatif dan kemampuan individu di dalam kelas. Selain itu, penggunaan PaAojello dapat dilihat sebagai bentuk penerapan pendidikan berbasis kearifan lokal. Dalam banyak literatur pendidikan, kearifan lokal dianggap memiliki nilai pedagogis yang kuat karena relevan dengan kehidupan sosial-budaya peserta didik. Di Kabupaten Bone, praktik belajar mengaji telah berlangsung lama dan menjadi bagian dari tradisi keagamaan dan budaya masyarakat Bugis. Kehadiran PaAojello sebagai media tradisional memungkinkan proses pembelajaran Al-QurAoan tetap selaras dengan identitas budaya lokal, sekaligus membuka ruang inovasi dalam metode Dari perspektif pedagogis. PaAojello tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu visual, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat kesinambungan antara teori dan praktik Anak-anak diberi kesempatan untuk melihat, mendengar, dan melakukan gerakan fisik dalam menyusun kartu hijaiyah, sehingga pembelajaran berlangsung secara Pendekatan multisensori telah terbukti membantu anak dengan berbagai gaya belajar, baik visual, auditori, maupun Dengan demikian. PaAojello penguasaan keterampilan baca tulis AlQurAoan secara lebih merata bagi semua peserta didik. Dalam lapangan, keberhasilan penggunaan PaAojello tentunya sangat bergantung pada kompetensi guru dalam mengelola media tersebut. Guru dituntut memiliki kemampuan pedagogik untuk mendesain kegiatan pembelajaran yang menarik, memberikan instruksi dengan jelas, serta mengelola dinamika kelas yang aktif. Oleh karena itu, penting adanya pemahaman yang baik dari guru mengenai cara penggunaan PaAojello agar media ini tidak sekadar menjadi alat bantu visual, tetapi benar-benar mendukung pencapaian kompetensi baca tulis Al-QurAoan secara optimal. Lebih jauh lagi. PaAojello menawarkan manfaat yang bersifat metodologis, yaitu memberikan pengalaman belajar yang berulang dan terstruktur. Proses manipulasi huruf berulang-ulang secara fisik dapat memperkuat memori jangka panjang anak terhadap karakter huruf hijaiyah, bentuk, dan Pola berulang dalam kegiatan belajar ini juga memungkinkan guru melakukan evaluasi secara langsung, mengidentifikasi kesalahan pelafalan atau kesulitan membedakan huruf mirip, serta memberikan umpan balik yang cepat kepada Dengan demikian. PaAojello menjadi instrumen yang efektif untuk pembelajaran remedial bagi anak yang membutuhkan bantuan lebih. Dalam perspektif sosial, penggunaan PaAojello juga dapat memperkuat interaksi antara guru dan peserta didik. Suasana belajar yang bersifat interaktif menciptakan mendorong anak untuk berani bertanya, menjawab, dan mencoba tanpa rasa takut. Lingkungan belajar yang suportif seperti ini pembentukan kepercayaan diri anak terhadap kemampuan membaca dan menulis AlQurAoan. Selain itu, kegiatan belajar kelompok menggunakan PaAojello dapat menumbuhkan nilai kebersamaan, saling membantu, dan menghargai teman, yang merupakan bagian dari pembentukan karakter Islami. Melihat potensi yang dimiliki PaAojello, penelitian ini menjadi sangat relevan untuk Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. Vol. No. 2, pp. 80-90, 2025 | 82 Kontribusi PaAojello terhadap Peningkatan Kompetensi Baca Tulis Al-QurAoAn pada Anak di Kabupaten Bone Muhammad Arsyam. Ali Akbar mendalam mengenai kontribusi media tersebut terhadap peningkatan kompetensi baca tulis Al-QurAoan. Selain itu, temuan penelitian ini dapat menjadi dasar bagi lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan pemerintah daerah untuk menginisiasi program pelatihan guru, penyebaran media PaAojello secara lebih luas, serta integrasi media berbasis kearifan lokal ke dalam kurikulum pendidikan Islam tingkat daerah. Fenomena menarik yang muncul di lapangan menunjukkan bahwa di tengah arus modernisasi dan kemudahan akses teknologi pendidikan, media pembelajaran tradisional seperti PaAojello justru kembali diminati dan menunjukkan efektivitasnya dalam konteks pembelajaran Al-QurAoan di Kabupaten Bone. Beberapa pengajar melaporkan bahwa meskipun tersedia aplikasi digital untuk belajar huruf hijaiyah dan metode audiovisual modern, anak-anak justru lebih responsif terhadap PaAojello yang bersifat konkret dan dapat disentuh langsung. Dalam beberapa kasus, anak yang kurang fokus ketika menggunakan metode digital mampu menunjukkan keterlibatan penuh saat berinteraksi dengan kartu PaAojello, bahkan mengajukan permintaan untuk menggunakan media tersebut pada sesi pembelajaran Fenomena ini menjadi menarik karena bertentangan dengan anggapan umum bahwa media digital selalu lebih efektif untuk pembelajaran anak di era sekarang. Pengalaman empiris tersebut membuka ruang penelitian mengenai bagaimana media berbasis kearifan lokal dapat bersaing dan berdampingan dengan inovasi digital, serta menunjukkan bahwa kedekatan budaya dan karakteristik belajar anak berperan penting dalam keberhasilan pembelajaran baca tulis Al-QurAoan. METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif PaAojello peningkatan kompetensi baca tulis Al-QurAoan pada anak di Kabupaten Bone. Penelitian dilaksanakan selama tiga bulan, yaitu April hingga Juni 2024, pada beberapa lembaga pendidikan Al-QurAoan seperti Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPA), rumah pengajian, dan madrasah diniyah yang telah menerapkan media PaAojello dalam proses Subjek penelitian terdiri atas Al-QurAoan pembelajaran, anak usia 6Ae12 tahun sebagai peserta didik, serta pengelola lembaga sebagai pendukung implementasi media. Pemilihan subjek dilakukan secara purposive berdasarkan kesesuaian dengan tujuan Data penelitian mencakup data primer yang diperoleh melalui observasi kegiatan pembelajaran dan wawancara mendalam dengan guru serta siswa, serta data sekunder perkembangan siswa, dan dokumentasi proses belajar mengajar. Peneliti berperan sebagai instrumen utama . uman instrumen. , dibantu instrumen pendukung berupa pedoman observasi, pedoman wawancara semi-terstruktur, dan format dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif untuk melihat proses penggunaan PaAojello dan interaksi guruAe siswa, wawancara mendalam untuk menggali pengalaman dan persepsi informan, serta dokumentasi berupa foto kegiatan, kartu PaAojello, dan hasil belajar siswa. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dalam bentuk narasi deskriptif, dan penarikan kesimpulan melalui verifikasi temuan lapangan. Prosedur penelitian meliputi tahap persiapan dengan pemilihan lokasi, penyusunan instrumen, dan perizinan penelitian. tahap pengumpulan data mengorganisasi dan menafsirkan data berdasarkan temuan. serta tahap pelaporan berupa penyusunan hasil penelitian dan rekomendasi penggunaan PaAojello dalam pembelajaran baca tulis Al-QurAoan. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. Vol. No. 2, pp. 80-90, 2025 | 83 Kontribusi PaAojello terhadap Peningkatan Kompetensi Baca Tulis Al-QurAoAn pada Anak di Kabupaten Bone Muhammad Arsyam. Ali Akbar HASIL DAN PEMBAHASAN Implementasi Media PaAojello dalam Pembelajaran Hasil observasi menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran menggunakan PaAojello di beberapa TPA dan madrasah diniyah di Kabupaten Bone dilaksanakan secara terstruktur melalui tiga tahap utama: pengenalan huruf hijaiyah, penggabungan huruf menjadi suku kata, dan latihan membaca kata sederhana. Guru memulai pembelajaran dengan menampilkan kartu PaAojello secara bertahap, kemudian mengajak siswa menyusun huruf sesuai instruksi. Selama proses pembelajaran, terlihat bahwa kemudahan manipulasi kartu PaAojello memfasilitasi anak dalam mengenali bentuk huruf dan memahami hubungan antara huruf dan bunyi. Penggunaan PaAojello meningkatkan partisipasi anak secara signifikan. Hal ini ditunjukkan oleh tingginya intensitas anak mengangkat tangan ingin menjawab, keterlibatan aktif dalam menyusun kartu, serta semangat mengikuti instruksi guru tanpa menunjukkan tanda kebosanan. Guru mengonfirmasi bahwa media PaAojello membantu menciptakan suasana kelas yang memudahkan penjelasan materi dasar AlQurAoan. Selain meningkatkan partisipasi aktif, implementasi PaAojello juga mengubah pola interaksi antara guru dan siswa selama Observasi bahwa guru lebih sering memberikan bimbingan individual ketika anak mengalami kesulitan pada huruf tertentu. Pada saat anak salah menyusun kartu atau salah melafalkan bunyi huruf, guru secara langsung memberikan koreksi dengan contoh pelafalan yang benar sambil menunjukkan posisi kartu yang sesuai. Interaksi ini memungkinkan pembelajaran bersifat dua arah, di mana anak tidak hanya menerima penjelasan secara pasif, tetapi juga terlibat dalam proses demonstrasi dan diskusi singkat terkait bentuk huruf dan bunyi yang muncul. Pola interaksi seperti ini memfasilitasi proses scaffolding sehingga anak dapat mencapai level kompetensi yang lebih tinggi melalui bantuan guru. Lebih jauh lagi, implementasi PaAojello memberikan ruang bagi guru untuk berdasarkan tingkat kemampuan awal anak. Guru dapat mengelompokkan siswa secara fleksibel untuk mengerjakan tugas yang berbeda, misalnya kelompok anak yang sudah mampu membaca suku kata diberikan latihan membaca kata sederhana, sementara kelompok yang masih kesulitan pada penyusunan kartu huruf satu per satu. Diferensiasi ini memungkinkan pembelajaran menyesuaikan dengan kebutuhan individual pembelajaran kelompok secara keseluruhan. Hasil wawancara menunjukkan bahwa guru merasa PaAojello memudahkan mereka menilai perkembangan setiap anak karena respon anak terhadap kartu dapat diamati langsung dalam kegiatan kelas. Selain aspek pedagogis, implementasi PaAojello turut memberikan dampak positif Kegiatan manipulasi kartu menuntut anak untuk fokus pada tugas yang diberikan, sehingga mengurangi perilaku yang tidak terkait dengan pembelajaran seperti berbicara dengan teman tanpa arah atau bermain dengan alat tulis. Guru mengungkapkan bahwa kelas menjadi lebih terkendali karena anak memiliki objek pembelajaran konkret yang dapat disentuh dan dipindahkan, sehingga perhatian dan energi anak tersalurkan pada aktivitas belajar. Dokumentasi foto menunjukkan bahwa anak tidak hanya duduk mendengarkan penjelasan guru, tetapi aktif bergerak dalam batas yang terarah untuk menyusun kartu, menunjuk huruf, atau bergantian menjawab pertanyaan. Pola aktivitas seperti ini menciptakan dinamika pembelajaran yang lebih energik, namun tetap terstruktur. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. Vol. No. 2, pp. 80-90, 2025 | 84 Kontribusi PaAojello terhadap Peningkatan Kompetensi Baca Tulis Al-QurAoAn pada Anak di Kabupaten Bone Muhammad Arsyam. Ali Akbar Peningkatan Kompetensi Pengenalan Huruf Hijaiyah Data hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami peningkatan kemampuan dalam mengenal dan membedakan huruf hijaiyah, terutama huruf yang memiliki bentuk serupa seperti UAA A AUA AdanA AUA AUA A. Anak mampu menyebutkan dan menunjukkan huruf dengan lebih cepat setelah beberapa sesi Guru memberikan penilaian harian secara langsung dengan menunjukkan kartu acak, dan anak diminta menyebutkan nama huruf beserta bunyinya. Proses pembelajaran yang melibatkan manipulasi kartu diduga memperkuat daya ingat visual dan motorik sehingga anak lebih mudah mengidentifikasi karakter visual huruf. Kegiatan mencocokkan kartu huruf dengan tabel suku kata mempercepat proses internalisasi bentuk huruf pada ingatan anak. Selain temuan tersebut, hasil wawancara dengan guru juga mengungkap bahwa penggunaan PaAojello membantu anak-anak memahami struktur dasar huruf melalui proses diferensiasi visual yang bertahap. Guru menjelaskan bahwa ketika anak memegang dan membandingkan dua kartu huruf secara langsung, mereka lebih mudah memahami letak perbedaan, seperti jumlah titik, posisi titik, dan arah lekukan huruf. Aktivitas ini memperkuat kesadaran visual . isual discrimination skil. yang sangat penting dalam pembelajaran Al-QurAoan. Bahkan, beberapa guru mencatat bahwa anak yang sebelumnya lambat mengenali huruf tertentu mulai menunjukkan kemajuan signifikan setelah diberikan latihan intensif menggunakan PaAojello. Keterlibatan aktif anak dalam memindahkan, memilah, dan menyusun huruf membuat proses identifikasi menjadi lebih cepat dan bermakna dibandingkan metode talaqqi tradisional yang bersifat satu arah. Dengan demikian. PaAojello tidak hanya berfungsi sebagai media bantu, tetapi juga sebagai alat stimulasi kognitif yang efektif dalam membangun kemampuan dasar baca tulis Al-QurAoan. Perkembangan Kelancaran Membaca dan Pelafalan Selain peningkatan pada pengenalan kelancaran membaca suku kata. Pada tahap awal, anak masih membaca dengan tempo lambat dan terputus, namun setelah penggunaan PaAojello secara berulang, membaca menjadi lebih lancar dan konsisten. Data wawancara menunjukkan bahwa guru memanfaatkan PaAojello untuk melatih makhraj dasar melalui pengucapan berulang setiap kartu diperlihatkan. Guru menyatakan bahwa anak mulai memahami pola bunyi huruf berdasarkan Ketika guru menggabungkan dua kartu huruf dengan harakat berbeda, anak mampu menyuarakan bunyi yang benar meskipun masih memerlukan bimbingan pada beberapa huruf tenggorokan dan huruf Hasil observasi juga menunjukkan bahwa anak mampu melakukan pengulangan bacaan secara mandiri setelah beberapa kali latihan menggunakan PaAojello. Pada sesi tertentu, guru memberikan kesempatan kepada anak untuk memilih kartu secara acak dan membaca suku kata yang terbentuk, tanpa terlebih dahulu mendapatkan contoh dari guru. Aktivitas ini berfungsi sebagai kemampuan anak dalam mengingat bunyi huruf dan harakat yang sesuai. Guru mencatat bahwa sebagian besar siswa mampu membaca dengan benar, terutama pada huruf-huruf yang telah sering dilatih selama Kemandirian memberikan indikasi bahwa pemahaman anak tentang pola fonetik huruf tidak hanya terinternalisasi dalam memori jangka panjang. Selain itu, perkembangan kelancaran membaca terlihat dari kemampuan anak menggabungkan suku kata yang berbeda Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. Vol. No. 2, pp. 80-90, 2025 | 85 Kontribusi PaAojello terhadap Peningkatan Kompetensi Baca Tulis Al-QurAoAn pada Anak di Kabupaten Bone Muhammad Arsyam. Ali Akbar dalam satu rangkaian bacaan. Pada pertemuan awal, anak cenderung hanya mampu membaca satu suku kata dengan benar, namun kesulitan ketika diminta membaca dua atau tiga suku kata secara Setelah penggunaan PaAojello secara intensif, anak mulai menunjukkan peningkatan dalam menggabungkan suku kata menjadi kata atau frasa sederhana. Guru menjelaskan bahwa penggunaan warna berbeda pada beberapa kartu dan penanda visual sederhana membantu anak mengenali perubahan bunyi yang terjadi akibat perbedaan harakat. Hal ini memudahkan anak dalam memahami pola bacaan sehingga proses membaca menjadi lebih sistematis dan tidak semata menghafal. Lebih menarik lagi, peningkatan kelancaran membaca juga tampak pada aspek intonasi dan penekanan suara, terutama pada suku kata yang mengandung huruf mad atau harakat panjang. Guru sering mengulang contoh pelafalan dengan penekanan panjangAe pendek bunyi huruf, sehingga anak dapat membedakan durasi suara yang tepat saat Meskipun masih terdapat beberapa kesalahan pada huruf tenggorokan seperti Aoain atau ha, frekuensi kesalahan tersebut semakin menurun dari waktu ke waktu. Guru menyampaikan bahwa latihan berulang dengan kartu PaAojello mempermudah proses koreksi karena anak dapat langsung melihat huruf dan harakat yang menjadi sumber Keterlibatan multisensori dalam pembelajaran PaAojello membuat anak lebih terlatih dalam mendengar, meniru, dan memperbaiki pelafalan secara bertahap. Keterampilan Dasar Menulis Huruf Hijaiyah Dokumentasi menunjukkan peningkatan kemampuan menulis huruf hijaiyah setelah penggunaan PaAojello. Pada awal pertemuan, banyak anak menulis huruf dengan bentuk yang tidak proporsional, ukuran berbedabeda, serta salah penempatan titik. Setelah beberapa sesi latihan dengan menyalin huruf dari kartu PaAojello, tulisan anak menjadi lebih rapi dan konsisten. Guru mengakui bahwa contoh visual yang jelas dari kartu PaAojello membantu anak dalam meniru bentuk huruf secara tepat. Anak dapat melihat bentuk huruf dari berbagai sudut, sehingga memudahkan peniruan dan pembentukan memori visualmotorik yang lebih kuat. Selain peningkatan pada bentuk tulisan, perkembangan keterampilan menulis juga tampak pada cara anak memulai dan menyelesaikan bentuk huruf sesuai aturan penulisan hijaiyah. Observasi menunjukkan bahwa pada pertemuan awal, banyak anak menulis huruf tanpa mengikuti alur goresan yang benar, misalnya memulai garis dari titik akhir huruf atau menggabungkan garis secara tidak proporsional. Setelah beberapa kali latihan menggunakan PaAojello sebagai acuan visual, anak mulai memahami urutan goresan dasar, seperti posisi awal garis, arah Guru menjelaskan bahwa proses mencontoh dari kartu lebih mudah dipahami daripada hanya melihat bentuk huruf pada buku IqraAo, karena kartu dapat didekatkan, diputar, dan dijelaskan secara individual sesuai kebutuhan Selain itu, kemampuan anak dalam menempatkan titik dan simbol hijaiyah juga menunjukkan perkembangan positif. Pada pertemuan awal, banyak anak yang keliru menempatkan titik sehingga membedakan huruf seperti A AUA AUA Amenjadi sulit dikenali. Namun setelah latihan menyalin bentuk huruf melalui kartu PaAojello, anak mulai menyadari bahwa letak titik berperan penting dalam membedakan huruf. Guru memberikan penekanan khusus pada proses ini dengan mengajak anak menunjuk letak titik pada kartu sambil menyebutkan nama huruf. Pendekatan multisensori tersebut efektif memperkuat hubungan antara bentuk visual huruf dan simbol titik sehingga mengurangi Dokumentasi penyelarasan letak titik menjadi lebih Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. Vol. No. 2, pp. 80-90, 2025 | 86 Kontribusi PaAojello terhadap Peningkatan Kompetensi Baca Tulis Al-QurAoAn pada Anak di Kabupaten Bone Muhammad Arsyam. Ali Akbar konsisten dan mendekati bentuk standar hijaiyah yang benar. Penggunaan PaAojello juga mempengaruhi kecepatan dan kepercayaan diri anak dalam menulis huruf hijaiyah. Pada awal pembelajaran, banyak anak tampak ragu-ragu saat menulis karena takut keliru atau tidak yakin dengan bentuk huruf yang mereka buat. Setelah beberapa kali latihan dengan pendekatan meniru kartu PaAojello, proses menulis menjadi lebih lancar dan spontan. Guru menyampaikan bahwa ketika anak memiliki model visual yang jelas dan konkret, anak cenderung lebih percaya diri untuk mencoba menulis sendiri meskipun tanpa bantuan langsung dari guru. Peningkatan kecepatan menulis ini mengindikasikan bahwa proses motorik halus dan memori visual telah berkembang secara bersamasama melalui latihan repetitif yang terstruktur. Dengan demikian. PaAojello tidak hanya membantu anak mengenali huruf hijaiyah secara visual, tetapi juga membangun dasar keterampilan menulis yang rapi, tepat, dan penuh keyakinan. Respons dan Motivasi Belajar Anak Temuan lapangan menunjukkan bahwa penggunaan PaAojello memiliki dampak signifikan terhadap motivasi belajar anak. Partisipasi aktif anak terlihat melalui antusiasme tinggi saat guru membagikan kartu PaAojello, permintaan untuk mencoba menyusun kartu, serta ekspresi kegembiraan selama proses belajar. Anak tidak menunjukkan tanda jenuh meskipun sesi belajar berlangsung lebih lama. Guru menyatakan bahwa suasana belajar berbasis PaAojello serupa dengan permainan edukatif bagi anak, sehingga menumbuhkan motivasi intrinsik untuk belajar Al-QurAoan. Hal ini berbeda dengan pembelajaran konvensional menggunakan metode ceramah dan hafalan yang cenderung membuat anak mudah bosan. Selain PaAojello kolaborasi antaranak selama kegiatan belajar. Observasi menunjukkan bahwa anak secara spontan saling membantu ketika menyusun kartu, menanyakan bentuk huruf yang belum dipahami, dan memberi saran terkait letak kartu dalam pembentukan suku kata. Pola interaksi positif ini mengindikasikan bahwa media PaAojello tidak hanya menumbuhkan motivasi individual, tetapi juga mendorong terbentuknya iklim belajar yang suportif. Guru menegaskan bahwa interaksi sosial tersebut jarang muncul dalam metode belajar konvensional, di mana pembelajaran cenderung satu arah dan berfokus pada Keinginan anak untuk bekerja sama menunjukkan bahwa kegiatan belajar menyenangkan yang dapat dilakukan bersama, bukan sekadar tugas akademik. Selain menguatkan interaksi sosial. PaAojello juga mampu meningkatkan rasa percaya diri anak dalam proses belajar. Anak yang sebelumnya lebih pasif atau ragu untuk menjawab pertanyaan guru menunjukkan perubahan sikap dengan lebih berani mengangkat tangan, membaca suku kata di depan teman, serta menulis huruf di papan tulis dengan sukarela. Guru mengidentifikasi menyusun kartu dan membaca hasil susunan mereka sendiri memberikan pengalaman sukses kecil yang berkontribusi pada peningkatan kepercayaan diri. Ketika anak menyelesaikan tugas belajar secara mandiri, motivasi intrinsik untuk terus berkembang menjadi lebih kuat. Hal ini selaras dengan pandangan bahwa pengalaman keberhasilan konkret merupakan salah satu faktor penting pembentuk rasa percaya diri pada anak dalam pembelajaran Al-QurAoan. Di samping peningkatan kepercayaan diri, motivasi anak juga terlihat dalam kesediaan mereka untuk terus berlatih meskipun sesi belajar telah berakhir. Dokumentasi lapangan menunjukkan bahwa beberapa anak tetap memainkan kartu PaAojello saat waktu istirahat, mencoba Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. Vol. No. 2, pp. 80-90, 2025 | 87 Kontribusi PaAojello terhadap Peningkatan Kompetensi Baca Tulis Al-QurAoAn pada Anak di Kabupaten Bone Muhammad Arsyam. Ali Akbar menyusun huruf baru yang belum diajarkan, atau meminta guru menunjukkan cara membaca suku kata tambahan. Fenomena ini menunjukkan bahwa PaAojello berhasil menciptakan keterikatan emosional dengan materi belajar, sehingga anak tidak memandang proses pembelajaran sebagai aktivitas terbatas pada ruang kelas. Guru menyampaikan bahwa antusiasme ini menjadi modal penting untuk pembelajaran lanjutan karena anak membawa rasa ingin tahu tersebut ke dalam praktik sehari-hari di Dengan demikian. PaAojello tidak hanya memengaruhi motivasi dalam sesi menstimulasi minat belajar berkelanjutan dalam literasi Al-QurAoan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa PaAojello berkontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi baca tulis Al-QurAoan pada anak, terutama pada aspek pengenalan huruf, kelancaran membaca, ketepatan pelafalan, dan keterampilan dasar menulis. Hasil ini sejalan dengan teori pembelajaran multisensori yang menekankan keterlibatan visual, auditori, dan kinestetik dalam proses belajar anak (Gillingham & Stillman, 2. Penggunaan kartu PaAojello memungkinkan anak melihat bentuk huruf . , mendengar contoh pengucapan dari guru . , dan menyentuh atau menyusun kartu secara langsung . Peningkatan kemampuan pengenalan huruf dapat dijelaskan melalui teori perkembangan kognitif Piaget bahwa anak usia 6Ae12 tahun berada pada tahap operasional konkret, sehingga lebih mudah memahami konsep melalui objek nyata (Piaget, 1. Dalam konteks ini. PaAojello menyediakan representasi konkret bagi anak dalam mempelajari huruf hijaiyah. Temuan ini juga menguatkan hasil penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa media manipulatif dapat meningkatkan kemampuan literasi dasar melalui pengalaman belajar langsung (Nurhikmah, 2. Temuan kelancaran membaca dan ketepatan pelafalan berbasis pengulangan dan umpan balik langsung sesuai dengan prinsip behaviorisme, di mana pembentukan perilaku belajar diperkuat melalui stimulus dan respon berulang (Skinner, 1. Penggunaan PaAojello memungkinkan guru memberikan koreksi langsung terhadap kesalahan anak membentuk kebiasaan membaca yang tepat. Selain kontribusi pada aspek kognitif, penelitian ini juga menemukan bahwa PaAojello memiliki pengaruh kuat terhadap motivasi dan partisipasi anak. Hal ini penting karena motivasi intrinsik merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan belajar, khususnya dalam pembelajaran Al-QurAoan (Mansur, 2. Pembelajaran berbasis PaAojello menumbuhkan persepsi positif bahwa belajar Al-QurAoan menyenangkan, bukan beban. Efek ini selaras dengan temuan penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa media berbasis permainan dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran agama (Sari. Kebaruan temuan penelitian ini terletak pada penggunaan media berbasis kearifan pembelajaran Al-QurAoan secara sistematis. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang banyak membahas media modern berbasis teknologi digital, penelitian ini menunjukkan bahwa media tradisional dapat sangat efektif perkembangan anak dan konteks budaya PaAojello bukan hanya alat bantu visual, tetapi juga representasi budaya belajar masyarakat Bone yang memiliki nilai sosial dan historis. Dengan demikian, hasil penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bahwa media pembelajaran berbasis kearifan lokal dapat menjadi strategi alternatif dalam akselerasi kompetensi baca tulis Al-QurAoan. Secara rekomendasi agar lembaga pendidikan Al- Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. Vol. No. 2, pp. 80-90, 2025 | 88 Kontribusi PaAojello terhadap Peningkatan Kompetensi Baca Tulis Al-QurAoAn pada Anak di Kabupaten Bone Muhammad Arsyam. Ali Akbar QurAoan di Kabupaten Bone mengintegrasikan PaAojello secara lebih sistematis dan menyediakan pelatihan bagi guru untuk memaksimalkan potensi media tersebut dalam pembelajaran. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media PaAojello memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kompetensi dasar baca tulis Al-QurAoan pada anak di Kabupaten Bone. Implementasi PaAojello melalui aktivitas visual, auditori, dan kinestetik berhasil meningkatkan keterlibatan belajar anak serta menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Media ini efektif membantu anak dalam mengenal huruf hijaiyah, membedakan huruf dengan bentuk serupa, membaca suku kata dan kata sederhana dengan lebih lancar, serta memperbaiki ketepatan makhraj dasar. Selain itu. PaAojello memberikan model visual yang jelas sehingga berpengaruh positif terhadap keterampilan menulis huruf hijaiyah secara tepat dan konsisten. Dari sisi afektif. PaAojello mampu menumbuhkan motivasi belajar, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempererat interaksi dua arah antara guru dan siswa. Temuan tersebut menegaskan bahwa PaAojello tidak hanya berfungsi sebagai media bantu pembelajaran, tetapi juga sebagai pendekatan pedagogis berbasis kearifan lokal yang relevan dengan karakteristik belajar anak. Dengan demikian, media PaAojello layak diintegrasikan secara lebih sistematis dalam pembelajaran AlQurAoan pada tingkat dasar serta didukung dengan pelatihan guru untuk memaksimalkan efektivitas penggunaannya. ACKNOWLEDGMENT Selanjutnya banyak terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI melalu program LITAPDIMAS atas Penerimaan Bantuan Penelitian Dasar Program Studi Tahun Anggaran 2025. Peneliti telah memaksimalkan potensi dalam melahirkan karya tulis ilmiah yang terbaik, akan tetapi masih ada kekurangankekurangan dalam penulisannya. Hanya Allah swt jualah yang maha sempurna, kepada-Nya yang patut diserahkan segalanya, seraya berharap akan petunjuk dan perlindungan-Nya. Amin Ya Rabbal Alamin. DAFTAR PUSTAKA