Jurnal AGRINIKA. September-2021. : 189- 198 Strategi Pengembangan Usaha Dan Agroindustri Susu Sapi Perah Di Kabupaten Jember Wilda Mufarrijah Indah Uhrowiyah1*. Rizal1. Abdoel Djamali1 Program Studi Pascasarjana Agribisnis. Politeknik Negeri Jember. Jember. Indonesia *Korespondensi: wildamufarrijah2@gmail. Diterima 02 September 2021/ Direvisi 10 September 2021/ Disetujui 14 September 2021 ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah menentukan alternatif potensi unggulan pengembangan agroindustri olahan susu sapi perah di Kabupaten Jember, mendesain strategi alternatif pengembangan agroindustri olahan susu sapi perah di Kabupaten Jember dan menentukan tingkat kelayakan finansiil agroindustri olahan susu sapi perah di Kabupaten Jember. Penelitian ini dilakukan secara purposive sampling yaitu di Perusahaan Bestcow. Susu Sehat Kaliwates dan Susu Rembangan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis Metode Pengembangan Eksponensial (MPE). Analytical Hierarchy Process (AHP) dan kelayakan finansial. Hasil analisis Metode Pengembangan Eksponensial (MPE) pada penelitian ini menunjukkan bahwa produk susu sapi yang paling potensial pada perusahaan Bestcow adalah susu segar kemasan 209. susu pateurisasi 6. 948 dan yogurt 5. Pada susu sehat Kaliwates diperoleh nilai susu segar kemasan 192. 250, pasteurisasi 4. 828 dan yogurt 3. Susu Rembangan diperoleh nilai susu segar 189. 469, pasteurisasi 6. 604 dan Hasil analisis Analytical Hierarchy Process (AHP) menunjukkan bahwa ketersediaan bibit sapi, ketersediaan teknologi pengolahan dan pengembangan kelembagaan usaha adalah strategi alternative yang paling prioritas untuk Kata kunci : Agroindustri susu sapi perah. AHP. MPE ABSTRACT The purpose of this research was to determine alternatives of development of milk production industry in Jember Regency, to design the alternatives strategy for the development of dairy agroindustry in Jember Regency, and to examine the level of the financial feasibility of dairy agroindustry in Jember Regency. The research utilized purposive sampling in three industries: Bestcow. Susu Sehat Kaliwates, and Susu Rembangan. The analysis employed the Exponential Development Method. Analytical Hierarchy Process (AHP), and financial analysis. The Exponential Development Method showed that the potential milk product of Bestcow industry was 209. pasteurization product was 6. 948, and yogurt was 5. The Susu Sehat industry got a value of 192. 250 milk product, pasteurization product of 4. and yogurt was 3. Rembangan industry got a value of analysis milk product was 469, pasteurization product was 6. 604, and yogurt was 5. Analytical Hierarchy Process (AHP) analysis showed that availability of breeding, technology, and business development were the most priority alternative strategies to be developed. Keywords: AHP. Milk agroindustry. MPE Wilda Mufarrijah Indah Uhrowiyah. Strategi Pengembangan UsahaA PENDAHULUAN Subsektor salah satu diantara faktor pendukung pembangunan dari sektor pertanian, khususnya di bidang ekonomi (Ilahiyah dan Jay. Peranan dominan subsektor peternakan yaitu menyediakan berbagai jenis produk mulai dari daging, telur serta susu (Taufik, 2. Produk Ae produk tersebut dimanfaatkan untuk terhadap protein hewani yang bernilai gizi tinggi (Cholissodin et al. , 2. Pembangunan subsektor peternakan, khususnya pengembangan usaha sapi perah, merupakan salah satu alternatif dalam upaya peningkatan penyediaan sumber kebutuhan protein hewani (Muhammad et al. , 2. Salah satu kantong produksi susu sapi perah adalah Kabupaten Jember (Malika dan Adiwijay. Berikut adalah data populasi ternak sapi perah di Kabupaten Jember tahun 2016-2018 (Suwandi, 2. Tabel 1. Populasi ternak sapi perah di Kabupaten Jember Tahun Sapi Perah . Pada tabel 1 dapat diketahui bahwa populasi ternak sapi perah di Kabupaten Jember mengalami trend peningkatan dari tahun 2016 ke tahun 2018 sebesar 3,17% per tahunnya. Peningkatan populasi ternak sapi perah tersebut diharapkan dapat memacu pertumbuhan agroindustri susu sapi segar dan olahannya di Kabupaten Jember (Isnia et al. , 2. Agroindustri Kabupaten Jember saat ini dapat dikatakan memiliki prospek bagus di pasaran, hal ini dikarenakan Kabupaten Jember berada pada urutan ke 9 dari 29 kabupaten yang ada di Jawa Timur (U. erma Malika, 2. Agroindustri susu sapi yang mencakup produksi susu segar, pengolahan, pemasaran serta distribusi susu segar dan berbagai jenis olahan susu segar (Yusuf et al. , 2. Berikut adalah data produksi susu sapi di Kabupaten Jember (Kementan, 2. Pada tabel 2 dapat diketahui bahwa produksi susu sapi dari tahun ke tahun mengalami kenaikan. Kabupaten Jember memiliki prospek yang baik dalam memproduksi susu sapi, akan tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa para peternak sapi perah tidak menginginkan usahanya berkembang dan lebih maju (Lutfhiana et al. , 2. Tabel 2. Produksi susu sapi perah di Kabupaten Jember tahun 2016-2018 Tahun Produksi Susu . er tahu. Pengembangan usaha tersebut produksi susu sapi, dan memperluas pangsa pasar, sehingga Kabupaten Jember dapat mengungguli kabupaten lain dan bahkan menjadi ujung tombak Page 190 of 198 Wilda Mufarrijah Indah Uhrowiyah. Strategi Pengembangan UsahaA Jawa Timur dalam hal susu sapi (Nugraha, 2. Pengembangan usaha peternakan sapi perah di Kabupaten Jember yang dapat dilakukan diantaranya adalah memasok susu sapi segar pada PT. Nestsle, pasteurisasi, serta mengolah susu segar menjadi produk yogurt dan produk Memasok susu sapi segar pada PT. Nestsle akan mengurangi resiko produk susu sapi segar yang tidak laku secara signifikan. Pada umumnya para peternak sapi perah akan menjual susu segar dengan memanfaatkan loper Ae loper susu untuk dijual pada konsumen, hal tersebut masih terdapat resiko tidak lakunya susu segar dan mengakibatkan para peternak merugi. Peternak sapi perah yang bekerja sama dengan perusahaan besar seperti Nestle selain menjual susu segar pada konsumen PT. Nestle, sehingga kecil kemungkinannya bila susu segar tidak habis terjual. Pilihan pengembangan usaha lainnya yaitu susu segar kemasan, pasteurisasi, serta mengolah susu segar menjadi produk Hal ini dilakukan karena produk susu murni hanya bertahan dua hari dalam suhu ruang. Produk susu sapi apabila hanya dijual dalam bentuk susu kebosanan dalam mengkonsumsinya, oleh karena itu dibutuhkan inovasi produk untuk menambah varian produk serta meningkatkan nilai jual dari susu (Suherman Hongdiyanto, 2. Tahap selanjutnya apabila telah menentukan ide pengembangan usaha yang akan dilakukan, maka perlu adanya evaluasi dan analisis lebih lanjut. Analisis dan evaluasi terhadap rencana pengembangan usaha perlu untuk pengembangan usaha mana yang dapat diterapkan dan rencana mana yang tidak dapat diterapkan. Evaluasi yang perlu dilakukan adalah dengan mempelajari tentang kelayakan investasi usaha peternakan sapi perah (Andriani et al. Kelayakan usaha dapat diketahui antara lain melalui analisis finansial usaha dengan cara mengevaluasi investasi yang telah ditanamkan, biayabiaya produksi yang telat dikorbankan, dan penerimaan atas penjualan produk perusahaan yang diperoleh. Aspek finansial terutama digunakan untuk benefit dan biaya sehingga dapat diketahui apakah usaha tersebut akan terjamin keperluan dananya, apakah usaha mampu membayar kembali dana tersebut, dan apakah usaha tersebut akan berkembang sehingga secara finansial menguntungkan dan dapat berdiri sendiri (Chandra et al. , 2. Berdasarkan potensi peningkatan populasi sapi perah dan produksi susu sapi di Kabupaten Jember tersebut di atas, memfokuskan untuk merancang strategi alternatif pengembangan dan pengolahan susu sapi segar di Kabupaten Jember. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan di suatu perusahaan atau yang memiliki populasi sapi perah di Kabupaten Jember. Lokasi tersebut meliputi susu sapi Bestcow Ajung, susu sehat Kaliwates dan susu Rembangan. Bestcow merupakan pionir dan merupakan aspek utama dalam penelitian ini. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang menggunakan pendekatan deskriptif melalui studi kasus dengan pendekatan sistem. Page 191 of 198 Wilda Mufarrijah Indah Uhrowiyah. Strategi Pengembangan UsahaA Rancangan penelitian dilakukan menggunakan metode survei. Metode survei dilakukan untuk mengumpulkan data informasi dari responden melalui pengisian kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Usaha Peternakan Susu Sapi Perah di Kabupaten Jember, 2 orang pelaku usaha susu sapi perah, 1 orang pegawai Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Jember, serta 1 orang akademisi. Penelitian sampling . etode penelitian kuantitatif, kualitatif,dan R&D, 2. Berikut adalah keempat responden . yang digunakan dalam penelitian Ibu Hanifah. Pt. Si, selaku Kepala Bidang Peternakan di Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Jember. Bapak Nyoman Aribowo. Pt. Pemilik Bestcow Farm Kabupaten Jember. Ibu Ir. Marhaeni, selaku Pemilik Susu Sehat Kaliwates Kabupaten Jember Bapak Dr. Ir. Ujang Suryadi. MP. IPM, selaku Akademisi sekaligus Dosen Peternakan di Politeknik Negeri Jember. Teknik pengolahan dan analisis pengembangan eksponensial (MPE) yang bertujuan menentukan alternatif agroindustri olahan susu sapi perah di Kabupaten Jember. Adapun tahapan yang dilakukan dalam pengambilan keputusan produk pengembangan yang paling potensial perbandingan eksponensial (Sugiyono, 2. Menentukan altenatif keputusan. Alternatif pengembangan usaha susu sapi perah dilakukan di tiga usaha di Kabupaten Jember. Menyusun Penentuan kriteria dilakukan melaui pengumpulan pendapat pakar dan kajian literatur. Menetukan bobot dari setiap kriteria oleh para pakar. Kriteria-kriteria tersebut dibatasi angka penilaian 1 sampai 5, dimana satu menunjukkan berpengaruh terhadap alternatif, dan 5 menunjukkan kriteria sangat berpengaruh terhadap alternatif. Melakukan alternatif prioritas usaha pada setia Melakukan perhitungan nilai setiap Oc( Keterangan: TNi : total nilai alternative ke-i RKij : derajat kepentingan relative kriteria ke-j pada pilihan TKKj : derajat kepentingan kriteria keputusan ke-j. TKKj >0 . : jumlah pilihan keputusan Perangkingan terhadap keputusan prioritas usaha susu sapi perah di Kabupaten Jember. Tahap menggunakan analisis AHP yang bertujuan mendesain strategi alternatif pengembangan agroindustri olahan susu sapi perah di Kabupaten Jember. Page 192 of 198 Wilda Mufarrijah Indah Uhrowiyah. Strategi Pengembangan UsahaA HASIL DAN PEMBAHASAN Perhitungan Metode Perbandingan Eksponensial Pada pengembangan eksponensial terdapat tiga alternatif pilihan yang dapat digunakan dalam pengembangan olahan susu sapi perah di Kabupaten Jember, yaitu alternatif susu segar kemasan, alternatif susu pasteurisasi dan alternatif Hasil perhitungan metode pengembangan eksponensial dapat Tabel 3. Hasil perhitungan dengan MPE di bestcow farm Prioritas Alternatif Pilihan Produk Potensial 1 Susu segar kemasan Produk Potensial 2 Susu pasteurisasi Produk Potensial 3 Yogurt Nilai MPE Sumber: Data Primer Diolah, 2020 Pada tabel 3 dapat disimpulkan bahwa produk olahan susu sapi perah dikembangkan di usaha susu sapi Bestcow Farm adalah susu segar kemasan dengan nilai 209. Susu pasteurisasi menempati urutan kedua sebagai produk olahan susu sapi yang potensial untuk dikembangkan dengan nilai 6. 948, diikuti dengan yogurt yang menempati urutan ketiga dengan nilai 50433. Pada tabel 4 dapat disimpulkan bahwa produk olahan susu sapi perah dikembangkan di Susu Sehat Kaliwates adalah susu segar kemasan dengan Susu pasteurisasi menempati urutan kedua sebagai produk olahan susu sapi yang potensial untuk dikembangkan dengan nilai 828 diikuti dengan yogurt yang menempati urutan ketiga dengan nilai Tabel 4. Hasil perhitungan dengan MPE di susu sehat Kaliwates Prioritas Alternatif Pilihan Nilai MPE Produk Potensial 1 Susu segar kemasan Produk Potensial 2 Susu pasteurisasi Produk Potensial 3 Yogurt Sumber: Data Primer Diolah, 2020 Tabel 5. Hasil perhitungan dengan MPE di susu Rembangan Prioritas Alternatif Pilihan Nilai MPE Produk Potensial 1 Susu segar kemasan Produk Potensial 2 Susu pasteurisasi Produk Potensial 3 Yogurt Sumber: Data Primer Diolah, 2020 Pada tabel 5 dapat disimpulkan bahwa produk olahan susu sapi perah dikembangkan di Rembangan adalah susu segar kemasan dengan nilai Susu menempati urutan kedua sebagai produk olahan susu sapi yang potensial untuk dikembangkan dengan nilai 604 diikuti dengan yogurt yang menempati urutan ketiga dengan nilai Pengembangan Produk Susu Perah di Kabupaten Jember Sapi Berdasarkan menggunakan Metode Pengembangan Eksponensial (MPE) yang dilakukan di Page 193 of 198 Wilda Mufarrijah Indah Uhrowiyah. Strategi Pengembangan UsahaA Bestcow Farm Kecamatan Ajung yang dibandingkan dengan usaha Susu Sehat Kaliwates dan Susu Rembangan Kecamatan Arjasa dapat diketahui bahwa produk susu yang paling potensial untuk dikembangkan adalah produk susu segar kemasan. Diketahui bestcow untuk susu segar kemasan, susu pasteurisasi dan yogurt adalah yang paling tinggi jika dibandingkan dengan susu sehat Kaliwates dan susu Rembangan. Hal ini dikarenakan pada pengolahan susu sapi menggunakan mesin pemerah yang memiliki banyak keunggulan diantaranya hasil yang didapat dari pemerahan lebih optimal karena susu tidak tercecer kemanamana. Waktu yang dibutuhkan lebih efisien dan relatif cepat. Jika proses pemerahan lebih cepat, maka dampak tercemarnya mikroba lebih kecil. Para pakar yang diwawancara telah sepakat bahwa susu segar dikembangan karena memiliki manfaat yang sangat baik untuk perkembangan tubuh dan menjaga kesehatan. Susu segar juga memiliki nutrisi tinggi untuk mencegah stunting dan kematian ibu Oleh karena itu juga dengan adanya gerakan minum susu lokal agar nantinya dapat berkembang dengan baik. Peningkatan jumlah penduduk, perbaikan kesejahteraan dan kesadaran gizi masyarakat mendorong peningkatan konsumsi susu yang diperkirakan akan terus meningkat (Alhuur et al. , 2. Pada prioritas kedua adalah susu pasteurisasi yang pada ketiga tempat usaha susu diketahui bahwa pada susu bestcow adalah yang paling tinggi, diikuti oleh susu Rembangan dan susu sehat Kaliwates. Hail ini karena Rembangan telah memproduksi susu pasteurisasi sedangkan pada susu sehat Kaliwates belum memproduksi susu pasteurisasi. Pada Rembangan susu pasteurisasi telah dikemas menggunakan botol plastik 250 Namun kelemahannya di sini adalah belum ada BPOM. Pada prioritas ketiga adalah yogurt Bestcow merupakan yang paling tinggi dibanding kedua tempat lainnya. Yogurt pada menggunakan botol plsatik ukuran Analytical Hierarcy Process (AHP) Berdasarkan diskusi dengan para pakar diperoleh beberapa elemen kunci pada tiap-tiap level hierarki pemilihan pengembangan usaha susu sapi di Kabupaten Jember yaitu hierarki level 1 tujuan, hierarki level 2 . 4 sub elemen, hierarki level 3 . 4 sub elemen dan hierarki level 4 . 5 sub elemen. Untuk mendeskripsikan susunan hierarki dapat dilihat pada Tingkatan hierarki ahp yang terdiri dari empat tingkatan yang meliputi goal atau tujuan, kriteria, sasaran dan altenatif (A. Maulidina et al. , 2. Adapun hasil pengolahan data penilaian responden dapat dilihat pada gambar 1 Pada gambar 2 dapat dilihat bahwa ketersediaan bibit sapi memiliki bobot terbesar yaitu 0,424 sehingga menempati prioritas pertama. Prioritas kedua adalah kesesuaian geografis dengan bobot bobot 0,269. Prioritas ketiga adalah ketersediaan tenaga kerja dengan bobot 0,200 dan prioritas keempat adalah ketersediaan teknologi produksi dengan bobot 0,106. Ketersediaan bibit sapi merupakan ketersediaan bibit sapi sangat penting untuk kelangsungan pengembangan Page 194 of 198 Wilda Mufarrijah Indah Uhrowiyah. Strategi Pengembangan UsahaA sapi perah. Dalam kerangka budidaya sapi perah, perbibitan atau breeding terpisahkan dari siklus feeding, breeding Mukarromah, 2. (Mulyono Gambar 1. Penyusunan Hierarki Model AHP Gambar 2. Prioritas Kriteria Pengembangan Pengolahan Susu Sapi Prioritas kedua adalah kesesuaian Hal ini dikarekanakan sudah Sehingga sapi perah dapat bekembang tidak hanya di dataran tinggi dan daerah dingin saja namun bisa juga dikembangkan di dataran rendah. Ketersediaan tenaga kerja menempati prioritas ketiga. Hal ini dikarenakan dalam mengembangkan usaha sapi perah dibutuhkan tenaga kerja yang benar-benar Prioritas adalah ketersediaan teknologi produksi. Berdasarkan gambar 3 dapat dilihat bahwa Ketersediaan Teknologi Pengolahan memiliki bobot terbesar yaitu 0,399 sehingga menempati prioritas pertama. Prioritas kedua adalah skill karyawan dengan bobot 0,356. Priroritas ketiga adalah dukungan permodalan dengan bobot 0,139 dan prioritas keempat adalah peraturan pemerintah dengan bobot 0,106. Ketersediaan pengolahan sangat dibutuhkan dalam pengembangan usaha sapi perah. Dengan adanya teknologi pengolahan yang baik dan lengkap maka kegiatan usaha akan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Hal tersebut juga harus diimbangi dengan adanya skill karyawan yang sudah terlatih, agar pengoperasian Page 195 of 198 Wilda Mufarrijah Indah Uhrowiyah. Strategi Pengembangan UsahaA teknologi pengolahan berjalan dengan menghasilkan produk yang berkualitas. Adanya dukungan permodalan sangat usaha sapi perah. Peningkatan usaha ternak sapi perah salah satunya adalah dengan adanya dukungan modal usaha (Rusdiana & Soeharsono, 2. Gambar 3. Prioritas Sasaran Pengembangan Pengolahan Susu Sapi Gambar 4. Prioritas Alternatif Pengembangan Pengolahan Susu Sapi Berdasarkan gambar 4 dapat Pengembangan Kelembagaan Usaha memiliki bobot 0,381 menempati prioritas pertama. Prioritas kedua adalah pengembangan produk turunan dengan bobot 0,277. Prioritas berkelanjutan dengan bobot 0,180. Prioritas keempat adalah kebijakan pemerintah mendukung pengembangan usaha susu sapi dengan bobot 0,108. Prioritas kelima adalah pengembangan teknologi terapan dengan bobot 0,055. Usaha pengembangan susu sapi di Kabupaten Jember setiap tahun selalu mengalami perkembangan. Oleh karena itu, dibutuhkan langkah strategis yang tepat dalam mengembangkan usaha ini. Pengembangan kelembagaan usaha perlu dilakukan agar nantinya usaha dapat berkembang dengan pesat. Selain itu, untuk meningkatkan nilai tambah hasil susu sapi perlu dilakukan pengembangan produk turunan seperti produk susu pasteurisasi, yogurt, keju bahkan aneka makanan yang berbahan dasar susu seperti krupuk susu dan permen susu. Page 196 of 198 Wilda Mufarrijah Indah Uhrowiyah. Strategi Pengembangan UsahaA KESIMPULAN Pengembangan produk susu sapi di Kabupaten Jember yang paling pengembangan eksponensial adalah pengembangan susu segar kemasan. Perbandingan dari ketiga perusahaan yaitu Bestcow. Susu Sehat Kaliwates dan Susu Rembangan yang paling tinggi adalah pada Perusahaan Bestcow. Pengembangan usaha susu sapi perah yang paling potensial pada hierarki kriteria adalah ketersediaan bibit sapi. Pada hierarki sasaran pengolahan dan pada alternatif kelembagaan usaha. DAFTAR PUSTAKA