Health Research Journal of Indonesia (HRJI) Vol. No. 3, pp. April 2023 Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kesiapan Ibu dalam Menghadapi Persalinan Pada Trimester i Normukhlisa1*. Nur Latifah2. Desilestia Dwi Salmarini3 1,2,3 Program Studi Sarjana Kebidanan. Fakultas Kesehatan. Universitas Sari Mulia Open Access Freely Available Online Dikirim: 11 April 2023 Direvisi: 22 April 2023 Diterima: 30 April 2023 *Penulis Korespondensi: E-mail: normukhlisa@gmail. ABSTRAK Pendahuluan Kesiapan persalinan menjadi upaya penurunan Angka Kematian Ibu di Indonesia yang saat ini masih tinggi yaitu sebesar 7. 389 kematian pada tahun Ketidaksiapan dalam persalinan berakibat pada keterlambatan rujukan. Hal ini terjadi di Puskesmas Negara di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), dimana terdapat 5 ibu hamil pada tahun 2022 yang terlambat dalam rujukan karena tidak siap dalam menghadapi persalinan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan pada trimester i di wilayah kerja Puskesmas Negara. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan pendekatan Cross-sectional. Populasi penelitian adalah semua ibu hamil trimester i di wilayah kerja Puskesmas Negara sebanyak 59 orang dengan sampel 31 orang yang diambil dengan Simple random sampling. Mayoritas pengetahuan dan dukungan suami responden kurang serta tingkat pendapatan keluarga responden adalah rendah. Hasil: Setelah dilakukan uji Chi-Square, didapatkan nilai p value 0,000 yang berarti ada hubungan antara pengetahuan, dukungan suami dan tingkat pendapatan keluarga dengan kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan pada trimester i di wilayah kerja Puskesmas Negara. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan terdapat hubungan antara pengetahuan, dukungan suami dan tingkat pendapatan keluarga dengan kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan pada trimester i di wilayah kerja Puskesmas Negara. Perlunya informasi dan edukasi mengenai kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan kepada ibu hamil dan keluarga. Kata kunci: Dukungan Suami. Persalinan. Pengetahuan. P4K. Tingkat Pendapatan ABSTRACT Background: Readiness for childbirth is an effort to reduce the Maternal Mortality Rate in Indonesia, which is currently high, about 7,389 deaths in 2021. Unreadiness for childbirth make late in transport. This happened at Puskesmas Negara in Hulu Sungai Selatan Regency (HSS), there were 5 pregnant women in 2022 who were late for transport. Purposes The aim is for Analyzing factors related to mother's readiness for childbirth in third trimester in the working area of Puskesmas Negara. Method: . Uses a correlational research design with a crosectional approach. The population were all third trimester pregnant women, totaling 59 people with a sample of 31 people taken by simple random sampling. Result Majority of respondents have bad knowledge and husbandAos support and the income level of family is low. Chi-Square test showing that the p value is 0. Conclusion: there are relationship between knowledge, husband's support and family income level with the mother's readiness for childbirth in third trimester in the working area of Puskesmas Negara. Keywords: Childbirth. Husband's support. Knowledge. Level of income. P4K. Health Research Journal of Indonesia (HRJI) Vol. No. 4, pp. April 2023 PENDAHULUAN Keberhasilan program kesehatan ibu dinilai melalui indikator utama Angka Kematian Ibu (AKI). Kematian ibu didefinisikan sebagai semua kematian selama periode kehamilan, persalinan, dan nifas yang diakibatkan oleh pengelolaannya dan bukan karena sebab lain misalnya kecelakaan Kesiapan perencanaan kelahiran normal dan antisipasi tindakan jika terjadi komplikasi saat persalinan atau dalam keadaan darurat sehingga diharapkan dapat menurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (Farida, 2. Program kesiapan persalinan ini sudah dicetuskan oleh Menteri Kesehatan Indonesia pada tahun 2008 yang diberi nama Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) dengan stiker (Yulianti & Kagungan, 2. Program P4K ini merupakan suatu kegitan yang difasilitasi oleh Bidan di desa dalam rangka meningkatkan peran aktif dari suami, keluarga dan masyarakat dalam merencanakan agar persalinan aman dan persiapan dalam menghadapi jika terjadi komplikasi bagi ibu hamil (Tusyadiah & Rohani. Komponen dalam kesiapan persalinan diantaranya siap dalam menentukan tempat persalinan yang diinginkan oleh ibu, penolong persalinan yang diinginkan, ketersediaan dana, menentukan pendamping persalinan, menyiapkan dukungan keluarga dalam menjaga rumah dan anakanak lain saat ibu akan bersalin, siap transportasi dan adanya calon pendonor darah (Herlina, 2. responden, pada penelitian korelasional ini, menggunakan ukuran sampel yang diambil menurut Akdon dalam Surakhmad . Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang dilakukan uji validitas dan pengetahuan, dukungan suami dan tingkat pendapatan keluarga terhadap kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan pada trimester i di wilayah kerja Puskesmas Negara dapat diketahui dengan cara mengukur hasil jawaban dari responden. Hubungan pengetahuan, dukungan suami dan tingkat pendapatan keluarga terhadap kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan pada trimester i di wilayah kerja Puskesmas Negara masyarakat dapat dilihat setelah diuji dengan Chi-Square didapatkan nilai p valuenya adalah 0. 000 atau p value < 0. HASIL Data demografi responden pada penelitian ini yaitu mayoritas usia ibu hamil berada dalam tahap usia dewasa sebanyak 28 orang . ,3 %), dan mayoritas suami berada dalam tahap dewasa 29 orang . ,5%). Pada status gravida responden, merupakan primigravida sebanyak 16 orang . ,6%). Semua Ibu hamil dan suaminya beragama Islam dan bersuku Banjar, namun ada 1 suami yang bersuku Jawa. Untuk pendidikan terakhir, mayoritas ibu hamil berpendidikan Sekolah Dasar sebanyak 14 orang . ,2%), dan berpendidikan SLTA sebanyak 10 orang . ,3 %), begitu juga mayoritas suami responden berpendidikan Sekolah Dasar sebanyak 12 orang . ,7%), dan berpendidikan SLTA sebanyak 9 orang . %). Hampir semua ibu hamil merupakan ibu rumah tangga yaitu sebanyak 29 orang . ,5%) dan suami responden mayoritas bekerja sebagai pekerja swasta sebanyak 19 orang . ,3%). Dari segi penghasilan penghasilan keluarga di bawah UMR Kab. Hulu Sungai Selatan sebanyak 18 keluarga . ,1%). METODE Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, menggunakan desain penelitian korelasional dengan pendekatan Cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Negara Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester i di wilayah kerja Puskesmas Negara yang berjumlah 59 orang. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 31 orang Health Research Journal of Indonesia (HRJI) Vol. No. 4, pp. April 2023 Pengetahuan Responden Tabel 1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Responden tentang Persalinan Pengetahuan Kurang Baik Total Berdasarkan tabel 1 diketahui bahwa mayoritas pengetahuan responden masih kurang terhadap kehamilan, persalinan dan pasca persalinan, yaitu sebanyak 17 responden . %). Dukungan Suami Responden Terhadap Kehamilan Ibu Tabel 2 Distribusi Frekuensi Dukungan Suami Responden terhadap Kehamilan Ibu Dukungan Suami Kurang Baik Total Sumber: Data Primer 2023 Berdasarkan tabel 2, dapat disimpulkan bahwa mayoritas dukungan suami responden masih kurang yaitu sebanyak 18 orang . ,1%) Tingkat Pendapatan Keluarga Tabel 3 Distribusi Frekuensi Tingkat Pendapatan Keluarga Tingkat Pendapatan Keluarga Rendah Tinggi Total Sumber: Data Primer 2023 Pada tabel 3 diketahui bahwa mayoritas penghasilan keluarga dari responden per bulannya adalah rendah . ama dengan atau di bawah UMR Kab. HSS), yaitu sebanyak 18 keluarga . ,1%). Kesiapan Persalinan Responden Tabel 4 Distribusi Frekuensi Kesiapan Persalinan Responden Kesiapan Menghadapi Persalinan Tidak Siap Siap Total Sumber: Data Primer 2023 Tabel 4 menunjukkan bahwa mayoritas kesiapan persalinan responden adalah tidak siap, yaitu sebanyak 18 responden . ,1%) Kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan yang dimaksud dalam penelitian ini yaitu: Health Research Journal of Indonesia (HRJI) Vol. No. 4, pp. April 2023 Kesiapan dalam menentukan penolong Kesiapan dalam menentukan tempat persalinan Kesiapan dalam dana persalinan Kesiapan dalam alat transportasi Kesiapan dalam pemilihan kontrasepsi pasca Kesiapan dalam calon pendonor darah Kesiapan untuk menentukan pendamping Kesiapan untuk dirujuk jika memiliki faktor risiko/ terjadi komplikasi/ kegawatdaruratan Hubungan Pengetahuan Ibu Dalam Mengahadapi Persalinan Tabel 5 Hubungan pengetahuan dengan kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan Kesiapan Persalinan PengeNo Tidak Siap Siap Kurang 5,88 Baik Total 58,06 41,93 Sumber: Data Primer 2023 Total Setelah Chi-Square didapatkan nilai p valuenya adalah 0. 000 atau p value < 0. 05 sehingga terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kesiapan persalinan ibu menghadapi persalinan pada tirmester i di wilayah kerja Puskesmas Negara. Berdasarkan tabel 5, diketahui bahwa responden yang berpengetahuan kurang, lebih banyak yang tidak siap dalam menghadapi Hal ini sesuai dengan mayoritas pendidikan responden yang berpendidikan rendah yaitu pendidikan Sekolah Dasar sebanyak 14 orang . ,2%). Hubungan Dukungan Suami Dalam Mengahadapi Persalinan Tabel 6 Hubungan dukungan suami dengan kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan Kesiapan Persalinan Dukungan Total Tidak Siap Siap Suami Kurang Baik Total 58,06 41,93 Sumber: Data Primer 2023 Berdasarkan tabel 4. 7, diketahui bahwa responden yang mempunyai dukungan suami yang kurang, lebih banyak yang tidak siap dalam menghadapi persalinan, yaitu sebanyak 18 orang . ,1%). Setelah Chi-Square didapatkan nilai p valuenya adalah 0. 000 atau p value < 0. 05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan suami dengan kesiapan persalinan ibu pada tirmester i di wilayah kerja Puskesmas Negara. Health Research Journal of Indonesia (HRJI) Vol. No. 4, pp. April 2023 Hubungan Tingkat Pendapatan Keluarga Dalam Mengahadapi Persalinan Tabel 7 Hubungan tingkat pendapatan keluarga dengan kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan Kesiapan Persalinan Tingkat PendaTotal Tidak Siap Siap patan Keluar-ga Rendah 11,11 Tinggi 15,38 Total 58,06 41,93 Sumber: Data Primer 2023 Pada tabel 7 diketahui bahwa keluarga yang mempunyai tingkat pendapatan yang rendah, lebih banyak yang tidak siap dalam menghadapi Hal ini sesuai dengan mayoritas pendapatan keluarga rendah . ama dengan atau di bawah UMR Kab. HSS yaitu sebanyak 18 orang . ,1%). Setelah diuji dengan Chi-Square didapatkan nilai p valuenya adalah 0. 000 atau p value < 0. sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara penghasilan keluarga dengan kesiapan persalinan ibu pada tirmester i di wilayah kerja Puskesmas Negara. Dari hasil penelitian di atas, diketahui keluarga yang mempunyai tingkat pendapatan yang rendah, lebih banyak yang tidak siap dalam menghadapi persalinan. Hal ini sesuai dengan mayoritas pendapatan keluarga rendah . ama dengan atau di bawah UMR Kab. HSS yaitu sebanyak 18 orang . ,1%). Farida . , menjelaskan bahwa kehamilan membutuhkan anggaran seperti pakaian hamil, makanan bergizi, biaya untuk persalinan dan kebutuhan bayi setelah lahir, dengan adanya pendapatan yang memadai akan membuat ibu hamil siap dalam menjalani Hasil penelitian di atas, mayoritas kesiapan persalinan responden adalah tidak siap, yaitu sebanyak 18 responden . ,1%). Kemenkes RI . , dalam Buku Kesehatan Ibu dan Anak, menjelaskan bahwa dalam menyambut persalinan agar aman dan selamat, perlu banyak menyiapkan banyak hal seperti yang telah disebutkan di atas. Untuk terpenuhinya semua hal tersebut, maka keterlibatan dan peran aktif dari ibu, keluarga, masyarakat dan instansi terkait sangat diperlukan. Dari tabel 4. 6 di atas, uji chi-square menunjukkan nilai Sig. adalah < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kesiapan persalinan ibu PEMBAHASAN Dari hasil penelitian di atas, diketahui bahwa responden yang berpengetahuan kurang, lebih banyak yang tidak siap dalam menghadapi Hal ini sesuai dengan mayoritas pendidikan responden yang berpendidikan rendah yaitu pendidikan Sekolah Dasar sebanyak 14 orang . ,2%). Darsini et al. , . , menjelaskan bahwa pengetahuan juga dipengaruhi oleh banyak hal, salah satunya adalah pendidikan. Dengan adanya pendidikan, informasi akan meningkat sehingga memberikan pengaruh positif bagi kualitas Dari hasil penelitian di atas, diketahui bahwa responden yang mempunyai dukungan suami yang kurang, lebih banyak yang tidak siap dalam menghadapi persalinan, yaitu sebanyak 18 orang . ,1%). Farida . menerangkan bahwa, dukungan suami yang merupakan orang terdekat bagi ibu hamil dapat memberikan ketenangan, sehingga menimbulkan sikap yang baik terhadap Selain itu pengambilan keputusan dalam penanganan selama kehamilan hingga persalinan juga sangat didominasi oleh suami, sehingga peran aktif dan tanggung jawab dari seorang suami sangat diperlukan. Health Research Journal of Indonesia (HRJI) Vol. No. 4, pp. April 2023 menghadapi persalinan pada tirmester i di wilayah kerja Puskesmas Negara. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Naha & Handayani, . , yang menyatakan bahwa pengetahuan yang dimiliki oleh ibu hamil terkait persalinan akan mempengaruhi perilakunya dalam menghadapi dan mempersiapkan persalinannya. Dari tabel 4. 7 di atas, uji chi-square menunjukkan nilai Sig. adalah < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan suami dengan kesiapan persalinan ibu pada tirmester i di wilayah kerja Puskesmas Negara. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Farida . , yang menyatakan bahwa semakin tinggi dukungan suami, maka semakin tinggi pula kesiapan dalam persalinan. Dukungan suami dapat memberikan ketenangan karena suami merupakan orang terdekat bagi ibu hamil, sehingga menimbulkan sikap yang baik terhadap kehamilannya. Dari tabel 4. 8 di atas, uji chi-square menunjukkan nilai Sig. adalah < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara penghasilan keluarga dengan kesiapan persalinan ibu pada tirmester i di wilayah kerja Puskesmas Negara. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Naha & Handayani, . , yang menyatakan bahwa ibu hamil yang mempunyai penghasilan yang baik, memiliki kesempatan dalam memilih dan mendapatkan fasilitas yang lebih baik untuk mempersiapkan persalinannya, serta lebih mudah dalam mempersiapkan segala kebutuhan dalam proses persalinan dan menyambut kelahiran REFERENSI