Jurnal Evaluasi dan Kajian Strategis Pendidikan Dasar (EISSN: 3031-8. Volume 2. Nomor 2. Julii 2025 . Pengaruh Lembar Kerja Peserta Didik terhadap Hasil Belajar Menulis Tegak Bersambung pada Siswa Sekolah Dasar *Idhar1. Husnul Khatimah2. Budiman3. Mulya Yusnarti4. Amin5. Ade Irma Suci Mulya6 1,2,3,4,5,6STKIP Yapis Dompu. Nusa Tenggara Barat. Indonesia E-mail: yhunidhar8899@gmail. Article Info Article History Submission: 2025-05-17 Accepted: 2025-07-16 Published: 2025-07-25 Keywords: LKPD. Cursive Writing. Learning Outcomes. Artikel Info Sejarah Artikel Penyerahan: 2025-05-17 Diterima: 2025-07-16 Dipublikasi: 2025-07-25 Kata kunci: LKPD. Menulis Tegak Bersambung. Hasil Belajar. Abstract Cursive handwriting is a fundamental psychomotor skill in elementary education, yet it is often overlooked in modern learning strategies. This study aimed to examine the effect of Student Worksheets (LKPD) on second-grade studentsAo learning outcomes in cursive writing at SD Negeri 02 Kempo. Employing a pre-experimental one-group pretest-posttest design, the study involved 16 students. Data were collected using a performance-based test assessed with a standardized rubric and analyzed through a paired sample t-test. The results showed a significant improvement, with average scores increasing from 58 . to 82 . , and a p-value of 0. < 0. Beyond statistical significance, the intervention improved studentsAo confidence and structured writing habits through step-by-step motor exercises. This study contributes to the limited body of research focusing on psychomotor developmentAimost prior studies emphasized cognitive gains. Practically, it highlights the importance of integrating well-designed worksheets into early handwriting instruction. Future research is encouraged to explore digital or gamified adaptations of LKPD to enhance engagement and accommodate diverse learning styles in 21st-century classrooms. Abstrak Menulis tegak bersambung merupakan keterampilan psikomotorik dasar yang krusial dalam pendidikan dasar, namun kerap diabaikan dalam pendekatan pembelajaran Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) terhadap hasil belajar menulis tegak bersambung siswa kelas II SD Negeri 02 Kempo. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan model one-group pretest-posttest dan melibatkan 16 siswa. Instrumen yang digunakan berupa tes unjuk kerja dengan rubrik terstandar, dan hasilnya dianalisis menggunakan paired sample t-test. Rata-rata skor siswa meningkat dari 58 . menjadi 82 . , dengan signifikansi p = 0,001 . < 0,. , menunjukkan pengaruh yang signifikan. Selain bukti statistik, temuan ini juga mengindikasikan bahwa LKPD mampu memperkuat keterampilan psikomotorik melalui latihan bertahap, meningkatkan kepercayaan diri, dan membangun kebiasaan belajar yang terstruktur. Penelitian ini mengisi celah literatur yang sebelumnya lebih menekankan aspek kognitif, dengan menawarkan kontribusi empiris terkait efektivitas LKPD dalam pengembangan keterampilan menulis manual. depan, pengembangan LKPD berbasis digital atau gamifikasi direkomendasikan guna menjawab tuntutan pembelajaran adaptif di abad ke-21. This is an open access article under the CC BY-SA license. PENDAHULUAN Keterampilan memiliki posisi strategis dalam perkembangan literasi dasar anak usia sekolah. Aktivitas ini tidak hanya menuntut kemampuan motorik halus, tetapi juga melatih koordinasi visual, kontrol otot tangan, konsentrasi, dan daya tahan dalam menyelesaikan tugas-tugas tertulis. Sejak awal fase pendidikan pembentukan keterampilan psikomotorik yang menjadi fondasi bagi aktivitas belajar lainnya, termasuk membaca dan menyusun gagasan secara sistematis. Dalam perspektif perkembangan melibatkan area motorik otak yang kompleks dan berperan penting dalam membentuk hubungan http://journal. org/index. php/jekas antara keterampilan kognitif dan afektif (Berninger & Richards, 2. Dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka, keterampilan seperti menulis tegak bersambung pengalaman nyata. Kurikulum ini menekankan keunikan setiap peserta didik, baik dalam gaya belajar, kemampuan awal, maupun kesiapan Oleh karena itu, media pembelajaran yang digunakan dalam proses ini harus mampu memfasilitasi kebutuhan tersebut secara fleksibel dan terstruktur. Realitas di lapangan menunjukkan adanya tantangan serius. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru kelas II di Jurnal Evaluasi dan Kajian Strategis Pendidikan Dasar (EISSN: 3031-8. Volume 2. Nomor 2. Julii 2025 . SD Negeri 02 Kempo, ditemukan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam menulis huruf tegak bersambung secara konsisten dan rapi. Masalah yang muncul antara lain ukuran huruf yang tidak seragam, keterpaduan antarhuruf yang lemah, serta kesalahan dalam penggunaan huruf kapital dan tanda baca. Kesulitan ini diperparah oleh rendahnya motivasi dan kebiasaan siswa dalam berlatih menulis secara rutin. Situasi tersebut mencerminkan kurangnya intervensi yang sistematis dan kurang tepatnya media yang digunakan dalam pembelajaran keterampilan motorik tulismenulis. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) selama ini dikenal sebagai salah satu media pembelajaran aktif yang mendukung keaktifan belajar siswa. Media ini memberikan ruang latihan terstruktur dan memungkinkan siswa untuk terlibat langsung dalam proses eksploratif yang mendukung pemahaman Akan sebelumnya hanya memfokuskan kajiannya pada peningkatan hasil belajar dalam ranah kognitif. Studi berbasis data kuantitatif yang menelaah efektivitas LKPD dalam konteks pengembangan keterampilan psikomotorik, khususnya menulis tegak bersambung, masih sangat terbatas dan belum banyak mendapat perhatian serius di tingkat penelitian dasar. Hasil bibliometrik oleh Nurul & Hasan . mengungkap bahwa hanya sebagian kecil dari publikasi LKPD di Indonesia yang mengangkat tema keterampilan motorik sebagai fokus utama penelitian. Padahal, dalam kerangka teori scaffolding (Vygotsky, 1. dan pendekatan graduated practice dari teori behavioristik, keterampilan menulis hanya dapat berkembang melalui latihan berulang dengan bimbingan yang bertahap. Penelitian Trimayasari . dan Pawesti & Zulfianti . menekankan pentingnya desain LKPD yang menggabungkan elemen visual eksplisit, instruksi teknis rinci, dan progresivitas soal yang memungkinkan siswa bertumbuh dari satu tahap ke tahap Akan tetapi, sebagian besar LKPD yang beredar di sekolah dasar hanya bersifat menyalin teks atau latihan monoton yang tidak memperhatikan perkembangan psikomotorik anak. Keterbatasan infrastruktur dan akses digital di sekolah-sekolah pinggiran seperti SD Negeri 02 Kempo juga menjadi tantangan tersendiri. Dalam kondisi seperti ini. LKPD berbasis cetak yang dirancang secara cermat masih menjadi pilihan yang paling relevan dan Jika didesain dengan tepat, media ini tetap mampu memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan siswa tanpa bergantung pada perangkat teknologi tinggi. Hal ini sejalan dengan pandangan van der Meijden & Veenman . bahwa efektivitas media pembelajaran lebih ditentukan oleh kualitas http://journal. org/index. php/jekas Berpijak pada permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kuantitatif pengaruh penggunaan LKPD terhadap hasil belajar menulis tegak bersambung siswa kelas II SD Negeri 02 Kempo. Dengan menggunakan desain preeksperimental, studi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan LKPD berbasis psikomotorik yang kontekstual. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi rujukan bagi para guru dalam menyusun bahan ajar yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga efektif dalam membentuk keterampilan menulis sebagai fondasi literasi jangka panjang di era pendidikan berbasis kompetensi. II. METODE PENELITIAN Penelitian kuantitatif dengan jenis pre-eksperimental, yang dirancang untuk mengevaluasi efektivitas intervensi dalam konteks lapangan yang terbatas. Desain yang digunakan adalah one-group pretest-posttest, yakni kelompok tunggal yang diukur sebelum dan sesudah perlakuan diberikan. Desain ini dipilih karena keterbatasan sumber daya di sekolah mitra yang tidak memungkinkan pembentukan kelompok kontrol secara acak. Meskipun tidak memiliki validitas internal sekuat eksperimen murni, desain ini relevan untuk studi awal . aseline stud. yang bertujuan mengidentifikasi potensi pengaruh suatu intervensi pembelajaran (Sugiyono, 2018. Creswell. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II SD Negeri 02 Kempo. Kabupaten Dompu. Nusa Tenggara Barat. Tahun Ajaran 2024/2025 yang berjumlah 16 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan pendekatan total sampling, dengan pertimbangan populasi yang kecil dan homogen. Pemilihan subjek ini memungkinkan kontrol internal yang lebih baik terhadap variasi individu dalam pengukuran keterampilan psikomotorik. Instrumen utama berupa tes unjuk kerja menulis tegak bersambung yang dirancang berdasarkan indikator keterampilan Bahasa Indonesia tingkat Rubrik penilaian mencakup lima aspek: . kerapian tulisan, . konsistensi ukuran dan bentuk huruf, . keterpaduan antarhuruf, . penggunaan huruf kapital, dan . ketepatan penggunaan tanda baca. Setiap indikator dinilai pada skala 1Ae4, sehingga skor maksimal keseluruhan adalah 20 Upaya memastikan validitas isi instrumen, dilakukan uji validasi oleh dua dosen ahli bidang pendidikan dasar dan satu guru kelas. Hasil validasi dihitung menggunakan indeks Aiken's V dan diperoleh nilai V = 0,89 yang menunjukkan validitas tinggi (Azwar, 2. Reliabilitas antarpenilai . nterrater reliabilit. juga dihitung dengan koefisien kesepakatan > 0,85 yang menunjukkan konsistensi tinggi dalam penilaian. LKPD yang digunakan disusun secara khusus oleh pedagogis dan tahap perkembangan motorik LKPD mencakup empat bagian: . pemanasan motorik, . latihan huruf per huruf, . Jurnal Evaluasi dan Kajian Strategis Pendidikan Dasar (EISSN: 3031-8. Volume 2. Nomor 2. Julii 2025 . penyusunan kata dan kalimat, dan . Validasi LKPD pembelajaran dan guru kelas untuk menjamin kelayakan isi dan teknis. Desain penelitian ini melibatkan tiga tahapan utama, yaitu: . pretest untuk mengukur kemampuan awal siswa dalam menulis tegak bersambung sebelum diberi perlakuan, . perlakuan berupa penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang dirancang secara khusus sesuai indikator keterampilan menulis tegak bersambung, dan . posttest untuk mengukur peningkatan kemampuan siswa setelah intervensi pembelajaran diberikan. Berikut desain penelitian ini Tabel 1. Desain Penelitian One Group PretestPostest Design Pretest Treatment i. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan LKPD terhadap hasil belajar menulis tegak bersambung. Untuk menguji hipotesis, dilakukan tiga tahap analisis: uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t berpasangan . aired sample t-tes. Uji Normalitas Uji normalitas bertujuan untuk memastikan bahwa data berdistribusi normal sehingga uji Hasil KolmogorovAeSmirnov signifikansi sebesar 0. 200 > 0. 05, yang berarti data residual berdistribusi normal. Tabel 2. Uji Normalitas Postest (Sumber: Sugiyono, 2. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dua tahap: pretest dan posttest. Siswa diminta menyalin teks sederhana menggunakan huruf tegak bersambung dalam lembar penilaian khusus. Penilaian dilakukan secara objektif oleh dua penilai independen . nter-rate. untuk meningkatkan reliabilitas, dan hasil penilaian dianalisis dengan rerata skor dari kedua penilai. Sebelum dilakukan analisis hipotesis, data terlebih dahulu diuji melalui uji prasyarat statistik yang meliputi: uji normalitas dan uji homogenitas. Uji normalitas bertujuan untuk mengetahui apakah data terdistribusi normal, menggunakan uji KolmogorovAeSmirnov pada taraf signifikansi 0,05. Uji homogenitas digunakan untuk melihat kesamaan varians data pretest dan posttest, dengan menggunakan uji Levene. Data dianalisis dengan uji statistik parametrik menggunakan SPSS versi 21. Analisis dimulai dengan uji prasyarat meliputi uji normalitas (KolmogorovAe Smirno. dan uji homogenitas varians (LeveneAos Tes. untuk memastikan kesesuaian penggunaan paired sample t-test. Selanjutnya, dilakukan pengujian hipotesis untuk mengukur signifikansi perbedaan skor pretest dan posttest. Untuk memperkuat interpretasi, effect size dihitung menggunakan CohenAos d. Nilai d = 1,51 mengindikasikan dampak substantif dari perlakuan terhadap keterampilan menulis siswa. Desain penelitian ini memiliki keterbatasan sepenuhnya disimpulkan sebagai akibat langsung dari LKPD tanpa mempertimbangkan potensi variabel perancu seperti peran guru, dukungan rumah, atau kondisi lingkungan belajar. Oleh karena itu, hasil penelitian ini sebaiknya dipandang sebagai temuan awal yang membuka peluang eksperimental yang lebih ketat. http://journal. org/index. php/jekas Berdasarkan hasil uji nilai normalitas yang diketahui signifikansi 0,200>0,005 maka dapat disimpulkan bahwa data hasil belajar memenuhi asumsi normalitas. Uji Homogenitas Uji homogenitas bertujuan untuk dapat mengetahui sebaran data apakah mempunyai varians yang sama atau tidak. Telah diketahui bahwa data berdistribusi normal berdasarkan Data homogeny jika mempunyai nilai signifikansi >0,05. Uji homogenitas dilakukan dengan SPSS 21 sehingga diperoleh data test of homogeneity of variances sig pada tabel berikut: Tabel 3. Uji Homogenitas Berdasarkan hasil uji homogenitas, diperoleh nilai variansi ,059>0,005 sehigga kedua data tersebut homogen. Uji Hipotesis Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Lembar Kerja Peserta Jurnal Evaluasi dan Kajian Strategis Pendidikan Dasar (EISSN: 3031-8. Volume 2. Nomor 2. Julii 2025 . Didik (LKPD) terhadap hasil belajar menulis tegak bersambung pada siswa kelas II SD Negeri 02 Kempo. Berdasarkan hasil pengumpulan data melalui tes unjuk kerja yang dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan, diperoleh peningkatan skor hasil belajar yang cukup mencolok. Pada saat pretest, nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 58, sedangkan setelah penggunaan LKPD, nilai rata-rata meningkat menjadi 82. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 24 poin dari nilai awal. Untuk mengetahui apakah peningkatan tersebut signifikan secara statistik, dilakukan uji prasyarat terlebih dahulu, yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil uji normalitas menggunakan Kolmogorov Ae Smirnov menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, dengan nilai signifikansi sebesar 0,200 > 0,05. Selanjutnya, hasil uji homogenitas menggunakan LeveneAos Test juga menunjukkan bahwa data memiliki varians yang homogen (Sig = 0,059 > 0,. Tabel 4. Uji Hipotesis (Uji T) Setelah kedua prasyarat terpenuhi, dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan paired sample t-test. Hasil uji menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 . < 0,. , yang mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, hipotesis alternatif (HCA) diterima, dan hipotesis nol (HCA) ditolak. Hal ini berarti penggunaan LKPD memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar menulis tegak bersambung siswa. Skor pretest siswa berada pada rentang 45 hingga 70, sedangkan skor posttest meningkat menjadi 70 hingga 90, yang menunjukkan bahwa seluruh siswa mengalami peningkatan hasil belajar. mayoritas bahkan telah melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 70. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi melalui penggunaan LKPD berdampak positif secara menyeluruh, tidak hanya pada siswa dengan kemampuan awal yang baik, tetapi juga pada mereka yang sebelumnya memiliki capaian rendah. Hasil ini mengindikasikan bahwa LKPD yang terstruktur dan dirancang meningkatkan keterampilan psikomotorik menulis Selain keberhasilan secara statistik, temuan ini juga http://journal. org/index. php/jekas dalam membangun kepercayaan diri konsistensi siswa dalam latihan menulis. Pembahasan Hasil peningkatan yang signifikan dalam keterampilan menulis tegak bersambung siswa setelah penggunaan LKPD. Skor rata-rata siswa meningkat dari 58 pada pretest menjadi 82 pada posttest, dengan signifikansi statistik p = 0,001 . < 0,. dan nilai effect size yang sangat besar (CohenAos d = 3,. Temuan ini secara langsung menjawab rumusan masalah bahwa penggunaan LKPD berpengaruh signifikan bersambung siswa kelas II SD Negeri 02 Kempo. Peningkatan skor yang merata di hampir seluruh siswa mengindikasikan bahwa LKPD kemampuan awal dan mendukung kemajuan siswa, baik yang memiliki dasar kuat maupun yang sebelumnya mengalami kesulitan. Hal ini selaras dengan prinsip Zone of Proximal Development (Vygotsky, 1. , di mana media pembelajaran yang dirancang secara bertahap dapat membantu siswa mencapai potensi maksimalnya melalui bimbingan eksplisit dan latihan terstruktur. Secara desain. LKPD yang dikembangkan dalam penelitian ini mengadopsi pendekatan scaffolding progresif dimulai dari pemanasan motorik, latihan huruf satu per satu. Pendekatan ini mendukung teori pembelajaran psikomotorik yang menekankan repetitive guided practice sebagai kunci penguatan koneksi saraf dan pembentukan keterampilan (Schmidt & Lee, 2. Temuan ini memperkuat hasil studi Trimayasari . yang menunjukkan bahwa latihan menulis berbasis struktur visual mampu meningkatkan performa siswa dalam menulis tegak bersambung. Studi ini juga memperluas cakupan dengan menghadirkan bukti kuantitatif berbasis uji statistik yang menunjukkan efek signifikan dari penggunaan LKPD terhadap ranah psikomotorik. Selain pembelajaran dengan LKPD juga tampak berdampak pada sisi afektif siswa. Selama proses pembelajaran berlangsung, siswa menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, antusiasme, dan keterlibatan aktif. Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran sederhana seperti LKPD, jika dirancang dengan pendekatan yang tepat, mampu membentuk pengalaman belajar yang menyenangkan dan memotivasi siswa untuk terus berlatih. Temuan ini konsisten dengan pendapat Sugiyono . bahwa media aktif temuan ini memperkuat hasil studi Trimayasari . yang menemukan bahwa penggunaan media latihan berbasis huruf senyawa meningkatkan keterampilan menulis Jurnal Evaluasi dan Kajian Strategis Pendidikan Dasar (EISSN: 3031-8. Volume 2. Nomor 2. Julii 2025 . tegak bersambung. Penelitian ini juga sejalan dengan Trianti . , yang menunjukkan bahwa LKPD berbasis pendekatan saintifik mampu meningkatkan capaian siswa di kelas rendah. Namun, berbeda dari studi-studi tersebut, peningkatan keterampilan psikomotorik menulis merupakan suatu area yang masih jarang dikaji dalam pendekatan kuantitatif berbasis uji statistik yang ketat. Dari sisi konteks lokal, keberhasilan penerapan LKPD di SD Negeri 02 Kempo yang berada di wilayah dengan keterbatasan sumber belajar menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran tidak selalu harus berbasis teknologi tinggi. LKPD cetak yang dirancang dengan prinsip pedagogis yang tepat mampu menjadi solusi efektif dalam pembelajaran literasi dasar. Hal ini memperkuat argumen bahwa efektivitas pembelajaran tidak ditentukan oleh jenis medianya, tetapi oleh desain dan kesesuaian konteks Meski hasil penelitian menunjukkan efektivitas LKPD, desain pre-eksperimental tanpa kelompok kontrol memiliki keterbatasan validitas internal. Tidak dapat dipastikan sepenuhnya bahwa peningkatan hasil belajar hanya disebabkan oleh LKPD, karena tidak tertutup kemungkinan adanya pengaruh dari variabel luar seperti motivasi siswa, interaksi guru, atau faktor lingkungan belajar. Oleh karena itu, hasil penelitian ini perlu dipandang sebagai indikasi awal . reliminary evidenc. yang dapat dikembangkan lebih lanjut dalam desain penelitian yang lebih kuat, seperti eksperimen dengan kelompok kontrol atau pendekatan kuasi-eksperimental. Secara menggunakan LKPD terbukti memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan hasil belajar menulis tegak bersambung. Efektivitasnya tidak hanya terletak pada struktur latihan yang terorganisasi, tetapi juga pada kemampuannya menumbuhkan motivasi, rasa percaya diri, dan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini membuka peluang pengembangan lebih lanjut, seperti integrasi LKPD dengan media digital atau pendekatan gamifikasi untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, adaptif, dan sesuai dengan tuntutan abad ke21. IV. SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Berdasarkan penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar menulis tegak bersambung siswa kelas II SD Negeri 02 Kempo. Peningkatan skor rata-rata dari 58 pada pretest menjadi 82 pada posttest, ditambah nilai http://journal. org/index. php/jekas signifikansi p = 0,001 dan effect size sangat besar . = 3,. , menunjukkan bahwa LKPD yang dirancang secara progresif dan kontekstual mampu memperkuat keterampilan psikomotorik tulis-menulis siswa. Selain memberikan dampak kuantitatif yang nyata. LKPD juga mendorong tumbuhnya sikap percaya diri, ketekunan, dan konsistensi siswa dalam praktik menulis. Simpulan ini tidak hanya memperluas temuan-temuan sebelumnya yang lebih menitikberatkan pada ranah kognitif, tetapi juga memperkuat literatur pembelajaran sederhana dalam membentuk keterampilan dasar literasi. Meski demikian, perlu diingat bahwa temuan ini masih bersifat indikatif karena keterbatasan desain penelitian tanpa kelompok kontrol, sehingga direkomendasikan untuk melakukan studi lanjutan dengan pendekatan kuasi-eksperimental atau longitudinal untuk menguji keberlanjutan dampak LKPD dalam jangka waktu yang lebih panjang. Saran Guru disarankan untuk secara konsisten menggunakan LKPD yang dirancang bertahap dan sesuai dengan perkembangan psikomotorik siswa dalam pembelajaran menulis tegak Sekolah pelatihan bagi guru agar mampu menyusun LKPD yang kontekstual dan menarik. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk menggunakan desain eksperimen yang lebih kuat serta LKPD gamifikasi, atau teknologi sederhana seperti QR Code dan AR guna menjawab kebutuhan pembelajaran abad ke-21 secara lebih adaptif dan inovatif. DAFTAR RUJUKAN Achmadi. alam Nurdin, 2. Tujuan Lembar Kerja Peserta Didik. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Arikunto. Evaluasi program pendidikan: Pedoman teoritis dan praktis bagi pendidikan. Bumi Aksara. Arikunto. Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revis. Rineka Cipta. Azwar. Reliabilitas dan validitas. Pustaka