AL-FATIH: Jurnal Studi Islam Vol. No. Juni, 2025 pp. xAex ISSN: 2354-8576 (Prin. ISSN:0000-0000 . http://doi. PELATIHAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM BAGI KEPALA SEKOLAH DAN GURU DI RA AL SYAMSIYAH JOSO PANEKAN Oleh Mudzakkir. Pd. Sekolah Tingi Agama Islam MaAoarif Kendal Ngawi ABSTRACT : Teacher training management is veryimportant to improve the professional competence of teachers in schools. As professionals, teachers must have abilities and skills that are appropriate to the field they study so that the process of growing students' potential, which includes cognitive, affective, psychomotor and spiritual aspects, can run effectively and in accordance with the educational goals that have been set. The research aims to . find out the stages of teacher training management, . effective training methods for teachers, . theimportant benefits of teacher training, and . find out the results of teacher evaluations in the training carried out. The results of this article are based on the discussion that has been explained in implementing teacher management training, namely theneed to improve teaching skills. This has been proven to be effective training for improving teachers' teaching skills, including classroom management, use of technology, and application of interactive teaching methods. Furthermore, it can have a positiveimpact on student achievement. Teachers with better training tend to improve student achievement, as evidenced by higher academic assessment scores and student engagement. Keywords : Training. Management. Teacher. Schools. ABSTRAK : Manajemen pelatihan guru sangat penting untuk meningkatkan kompetensi profesional guru di sekolah. Sebagai profesional, guru harus memiliki kemampuan dan keterampilan yang sesuai dengan bidang yang mereka pelajari agar proses pertumbuhan potensi peserta didik yang mencakup aspek kognitif, afektif, psikomotorik, dan spiritual dapat berjalan dengan efektif dan sesuai dengan tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Kemampuan untuk menguasai materi pelajaran secara luas dan mendalam dikenal kompetensi profesional. Penelitian bertujuan untuk . mengetahuitahapan manajemen pelatihan guru, . metode pelatihan yang efektif bagi guru, . manfaat pentingnya pelatihan guru, dan . mengetahui hasil evaluasi guru dalam pelatihan yang dilakukan. Hasil artikel ini berdasarkan pembahsan yang telah dijelaskan dalam melaksanakan pelatihan manajemen guru ialah perlu meningkatkanketerampilan mengajar. Hal ini telah terbukti sebagai pelatihan efektif untuk meningkatkan keterampilan mengajar guru, termasuk pengelolaan kelas, penggunaan teknologi, dan penerapan metode pengajaran interaktif. Selanjutnya, dapat memberikan dampak positif terhadap prestasi siswa. Guru dengan pelatihan yang lebih baik cenderung meningkatkan prestasi siswa, sebagaimana dibuktikan dengan nilai penilaian akademik dan keterlibatan siswa yang lebih tinggi. Kata Kunci : Pelatihan. Manajeman. Guru. Sekolah. Vol. 13 No. 1 | 1 AL-FATIH: Jurnal Studi Islam PENDAHULUAN Pendidikan Islam adalah pendidikan yang berisi seluruh komponen atau aspeknya yang berdasarkan dari ajaran Islam. Adapun visi,misi, tujuan, proses belajar mengajar, pendidik, peserta didik, hubungan pendidik dan peserta didik, kurikulum, bahan ajar, sarana dan prasarana, pengelolaan,lingkungan dan aspek atau komponen pendidikan lain didasarkan pada ajaran Islam. (Nata,2. Suatu lembaga pendidikan membutuhkan tenaga pendidikan yang berkualitas. Sehingga dari sini diperlukan pelatihan tenaga pendidik dan kependidikan sebagai upaya untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Setiap personil suatu lembaga pendidikan membutuhkan latihan kerja yang tepat. hal ini untuk menghindari adanya kemungkinan terburut dari suatu instansi yang mana dalam kemampuan dan tanggung jawabnya dalam melakukan pekerjaan. Dengan adanya pelatihan dan pengembangan tersebut para personil lembaga pendidikan akan dapat mengerjakan, meningkatkan dan juga mengembangkan pekerjaannya. (Hartati and Nurul Hidayati Murtafiah 2. Pengembangan dan pelatihan bagi guru dan pengelila sekolah dengan baik akan mendukung kemajuan organisasi institusi pendidikan Islam. Suatu institusi pendidikan Islam tentunya memerlukan sumber daya yang kuat, sehingga tujuan organisasi dapat dicapai dengan mudah. Sebab pendidikan merupakan suatu upaya untuk menyiapkan generasi yang cerdas untuk kemajuan suatu negara. Namun agar dapat berkompetisi dengan institusi pendidikan lain, maka suatu institusi pendidikan Islam harus berupaya untuk meningkatkan kualitasnya. (Fikri 2. Terdahulu yang dilakukan oleh Moh Harun, dkk mendeskripsikan bahwasanya manajemen pelatihan dan pengembangan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan di SMP Negeri 2 Pesanggaran Tahun 2021/2022 menyatakan bahwa terdapat berbagai program pelatihan dan pengembangan profesionalisme bagi guru dan tenaga kependidikan dalam upaya untuk meningkatkan kualitas bagi guru (Moh Harun, dkk, 2. Terdapat keterbaruan penelitian dalam penelitian ini yakni terdapat program pelatihan dan pengembangan bagi guru untuk meningkatkan kualitas dalam berbagai bidang, tidak hanya berfokus pada manajemen pengembangan dan pelatihan untuk Vol. 13 No. 1 | 2 AL-FATIH: Jurnal Studi Islam kepentingan umum, namun juga keagamaan seperti pengembangan dan pelatihan UMMI. Hafalan surah pendek dan doAoa-doAoa sehari-hari. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan kajian pendekatan literatur. Setiap penelitian baik riset lapangan . ield researc. maupun riset kepustakaan . ibrary researc. tetap memerlukan penelusuran kepustakaan untuk memberikan kajian mendalam pada kajian teoritis serta memperdalam metodologi serta memperoleh data yang diperlukan. (Zed 2. Data Penelitian diperoleh dari hasil pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi tentang pengembangan dan pelatihan manajemen pendidikan Islam bagi guru dan pengelola sekolah di Desa Joso Sukomoro Magetan. Kemudian data tersebut dianalisis dengan deskriptif dengan mendeskripsikan bagaimana pengembangan dan pelatihan bagi guru dan pengelola sekolah yang ada di Desa Joso. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pengembangan dan Pelatihan Manajemen Pendidikan Islam Untuk Guru dan Pengelola Sekolah di Desa Joso Pengembangan manajemen dalam suatu organisasi adalah untuk melaksanakan kegiatan agar dapat mencapai tujuan dengan efektif dan efisien. Dalam upaya mencapai tujuan bersama, adanya kehadiran manajemen dalam suatu organisasi maupun lembaga adalah hal yang penting. Suatu hal yang terencana dan sistematis dapat dievaluasi secara benar, akurat dan lengkap agar mencapai tujuan yang produktif, berkualitas dan efisien. (Oktaviana. Haromaini, and Halimah 2. Manajemen pendidikan Islam mengandung berbagai prinsip umum yang fleksibel sehingga dapat sejalan dengan kemajuan dan perkembangan yang baik. Pada beberapa prinsip inilah yang menjadikan perbedaan manajemen pada umunya dengan manajemen pendidikan Islam. Berkaitan dengan psinsip-prinsip manajemen dalam pendidikan Islam terdapat banyak pakar Pendidikan Islam yang memiliki perbedaan pendapat, yakni menurut Ramayulis berpendapat bahwasanya prinsip manajemen dalam Islam terdapat delapan hal yakni : Ikhlas. Kejujuran. Amanah. Adil. Tanggung Jawab. Dinamis. Praktis dan Fleksibel. Desa Joso merupakan sebuah desa yang terletak pada wilayah kecamatan Sukomoro kabupaten Magetan provinsi Jawa Timur. Daerah ini merupakan daerah Vol. 13 No. 1 | 3 AL-FATIH: Jurnal Studi Islam kabupaten Magetan yang berada pada dataran rendah. Secara geografis letak Desa Joso berbatasan dengan berbagai wilayah berikut : Sebelah Barat : Des Turi Sebelah Utara : Desa Nglemi Sebelah Timur : Desa Sidowayah Sebelah Selatan : Desa Karang Kapong Desa Joso memiliki Luas 327,48 Ha. Dengan 144,64 bagiannya merupakan lahan persawahan, perkebunan serta selebihnya merupakan pemukiman penduduk dan juga fasilitas umum. Pendidikan merupakan salah satu upaya untuk membangun Hal ini karena pendidikan memiliki power yang besar untuk menjadikan realitas kehidupan suatu masyarakat berbeda dengan masyarakat yang lain. (Syarif Dari data yang telah ditemukan oleh peneliti menunjukkan bahwasanya Desa Joso merupakan Desa yang cukup maju dalam bidang pendidikan. Joso memiliki lembaga Kemudian pada lembaga formal keagamaan yakni 1 sekolah RA (Raudhatul Athfa. As Syamsiyah. Lembaga pendidikan ini merupakan lembaga pendidikan Islam setingkat taman kanak-kanak yang merupakan lembaga swasta di bawah naungan Kementrian Agama. Dalam pengembangan pendidikan Islam secara global masih diperlukan penyempurnaan dan pengembangan lebih lanjut dengan berdasarkan dari berbagai faktor, salah satunya bagi guru dan pengelola sekolah yang harus dibenahi dan memerlukan tata kelola yang baik. Fungsi manajemen yang terdapat dalam aktivitas atau proses yang memiliki hubungan erat antara fungsionalitas dan tujuan yang sudah menjadi target yang telah ditentukan sebelumnya. Dari keempat fungsi manajemen tersebut kemudian diterapkan oleh Guru dan Pengelola Raudhatul Athfal As Syamsiyah Joso sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas dalam mengelola lembaga pendidikan. Secara rinci, manajemen pengembangan manajemen pendidikan bagi guru dan kepala sekolah yang dilakukan oleh lembaga RA As Syamsiyah Joso antara lain: Vol. 13 No. 1 | 4 AL-FATIH: Jurnal Studi Islam Melakukan pengelolaan sumber daya baik kepada guru, sarana dan prasarana yang yang tersedia secara optimal. RA As Syamsiyah Joso memiliki 6 Guru dan 2 tenaga kependidikan dan 1 Kepala Madrasah. Sebagai upaya untuk melakukan pengelolaan yang optimal kepada para guru dan pengelola sekolah, dilaksanakan dengan mengikutsertakan berbagai pelatihan, mengikuti komunitas belajar guru (IGRA), serta berupaya untuk mengembangkan potensi siswa melalui ekstrakulikuler serta berbagai kegiatan akademik maupun non akademik. Pada sisi pengembangan sarana dan prasarana, dioptimalkan dengan upaya penambahan gedung ruang belajar serta tempat ibadah sebagai salah satu bentuk pendukung kegiatan aktivitas belajar siswa baik dari segi pembelajaran umum maupun keagamaan. Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Kegiatan belajar yang nyaman akan menentukan hasil belajar siswa. Adapun upaya yang dilakukan oleh para Guru RA As Syamsiyah Joso adalah dengan menyiapkan ruang kelas sekreatif mungkin, melaksanakan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dengan bernyanyi dengan lagu. Disamping itu, para guru juga memberikan kesempatan bagi anak untuk berkolaborasi dalam belajar, membangun dan memberikan dukungan emosional untuk mendukung semangat belajar bagi anak. Mengembangkan kurikulum yang relevan. Kurikulum merupakan suatu usaha untuk mengembangkan peserta didik sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. (Wina Sanjaya 2. Dalam mengimplementasikan kegiatan belajar yang sesuai dengan acuan dan tujuan pendidikan. RA As Syamsiyah Joso menggunakan kurikulum merdeka sebagai acuan dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Menurut Ida. Guru RA As Syamsiyah Joso penggunaan kurikulum merdeka bertujuan untuk memberikan pembelajaran bagi peserta didik dengan lebih terfokus pada materi esensial. Disamping itu, kurikulum merdeka jauh lebih sederhana dan lebih ringkas serta fleksibel dalam mendukung learning loss recovery yang disebabkan karena pandemi covid-19 Memberikan ruang bagi orang tua untuk berpartisipasi. Orang tua memiliki peran sebagai pendidik, pengasuh dan pembimbingg bagi anak-anaknya dalam lingkup belajar terdekat anak, yakni keluarga(Ruli 2. Diantara Vol. 13 No. 1 | 5 AL-FATIH: Jurnal Studi Islam bebagai kegiatan yang mengikutsertakan partisipasi orang tua dalam mengembangkan kemampuan siswa adalah dengan mengadakan kegiatan perlombaan antara orang tua dan siswa dan mengundang orang tua untuk kegiatan parenting. Membangun keterampilan dan karakter yang dibutuhkan. Sebagai guru dan pengelola sekolah yang berada dalam era digital, maka diperlukan pengembangan bagi guru dan kepala sekolah untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan terhadap produk digital bagi keberlanjutan dan kegiatan pembelajaran siswa. Adapun beberapa upaya yang dilakukan adalah dengan menyediakan sarana dan prasarana berupa komputer, laptop dan aplikasi android berupa absensi untuk para guru dan pengelola sekolah. Pengembangan karakter religius juga diberikan kepada para guru dengan UMMI, menghafal hadis dan surat pendek serta doAoa-doAoa sehari-hari yang bertujuan untuk memberikan bekal wawasan kepada peserta didik. Meningkatkan kesejahteraan guru. Sebagai bagian dari pendukung kecerdasan bagi anak-anak yang akan menjadi penerus bangsa, kesejahteraan bagi guru merupakan hal yang sangat penting untuk Salah satu hal ang dilakukan oleh Kepala RA As Syamsiyah adalah dengan memebrikan tunjangan dan intensif kepada guru sebagai apresiasi atas kinerja yang telah dilakukan. Adapun besaran gaji disesuakan dengan jam mengajar dan ekstrakulikuler yang dibimbing oleh guru Menurut Yanti. Kepala Madrasah, apabila guru nyaman di madrasah maka akan berpengaruh pula kepada peserta didik dan lembaga. Mendelegasikan manajemen sekolah. Setiap lembaga pendidikan memiliki tugas dan wewenang masing-masing dalam strategi sekolah. Demikian dari hal tersebut, kepala Madrasah memberikan tugas kepada 6 guru, 2 tenaga kependidikan untuk menjalankan tugas masing-masing dalam menuju keberhasilan lembaga pendidikan. Beberapa upaya yang dilakukan oleh lembaga pendidikan RA As SyamsiyahJoso tersebut merupakan bagian dari tujuan manajemen pendidikan Islam yakni dengan menggunakan dan mengelola sumber daya Vol. 13 No. 1 | 6 AL-FATIH: Jurnal Studi Islam pendidikan Islam secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan pengembangan, kemajuan dan kualitas proses dan hasil pendidikan islam Dalam meningkatkan kualitas guru dan pelaksana pendidikan RA As Syamsiyah Joso, pada penelitian yang telah dilakukan oleh penulis terdapat beberapa program pelatihan dan pengembangan guru dan tenaga kependidikan diantaranya yakni sebagai berikut : Program peningkatan kualifikasi pendidikan, yakni program berupa pendidikan khusus dalam meningkatkan suatu bidang keahlian. Salah satunya adalah dengan memberikan kualitas pendidikan bagi pendidikan Sarjana, pendidikan RA As SyamsiyahJoso memberikan fasilitas belajar bagi guru untuk menyelesaikan pendidikan guna menunjang pengetahuan, wawasan serta kebutuhan karir bagi guru. Program penyetaraan dan sertifikasi yakni program untuk meningkatkan kredibilitas dan kapasitas sumber daya manusia agar memiliki kemampuan, ketrampilan dan pengetahuan sebagaimana dengan standar pendidikan yang relevan. Program supervisi pendidikan sebagai program yang bersisi rincian dari berbagai kegiatan yang telah direncanakan untuk meningkatkan kualitas dan memperbaiki proses belajar mengajar. Adapun supevisi pendidikan dilaksanakan oleh Kepala Madrasah serta Pengawas Madrasah yang berwenang. Mengikutsertakan guru dalam program pemberdayaan melalui organisasi IGRA (Ikatan Guru Raudhatul Athfa. , yang mana sebuah forum yang memberikan fasilitas kepada guru untuk profesionalitas kerja. Memberikan program pelatihan tenaga kependidikan selain guru dengan mengkhususkan mengikuti berbagai pelatihan seperti penggunaan aplikasi digital dalam penyusunan tata organisasi sekolah seperti EDM,ERKAM. SIMPATIKA. EMIS dan lain Vol. 13 No. 1 | 7 AL-FATIH: Jurnal Studi Islam Kendala dalam Manajemen Pelatihan dan Pengembangan Profesionalisme Guru Tenaga Kependidikan di RA As Syamsiyah Joso Dalam kegiatan pengembangan dan pelatihan manajemen pendidikan di Desa Joso, khususnya di RA As Syamsiyah Joso, peneliti tidak menemukan kendala yang dapat menyebabkan terhambatnya kegiatan atau program. Secara garis besar, keseluruhan kegiatan pelatihan dan pengembangan yang diikuti oleh oleh Pendidik dan Tenaga kependidikan merupakan program yang diadakan oleh pemerintah. Lembaga sekolah jarang mengadakan kegiatan atau program mandiri dikarenakan program yang harus diikuti yang diadakan oleh pemerintah harus diikuti sudah cukup banyak dan cukup untuk memenuhi kebutuhan bagi guru dan pekansana sekolah. Adapun kegiatan yang diadakan oleh guru sebagai sarana untuk menjalin komunikasi antar orang tua siswa juga tidak ditemukan kendala yang signifikan. Hanya saja seringkali terdapat beberapa orang tua yang tidak dapat hadir untuk mengikuti kegiatan karena terhalang pekerjaan. KESIMPULAN Manajemen pelatihan guru merupakan aspek sentral dalam upaya meningkatkan kapasitas profesional mengajar di sekolah. Berdasarkan metode evaluasi dan umpan beberapa kesimpulan perlu meningkatkanketerampilan mengajar. Hal ini telah terbukti sebagai pelatihan efektif untuk meningkatkan keterampilan mengajar guru, termasuk pengelolaan kelas, penggunaan teknologi, dan penerapan metode pengajaran Selanjutnya, dapat memberikan dampak positif terhadapprestasi siswa. Guru dengan pelatihan yang lebih baik cenderung meningkatkan prestasi siswa, sebagaimana dibuktikan dengan nilai penilaian akademik dan keterlibatan siswa yang lebih tinggi. Bukan hanya itu, guru dapat menggunakan berbagai metode pelatihan, seperti pelatihan berbasis kemampuan, pengalaman, dan kebutuhan, guru fokus pada cara bertanya, adaptasi terhadap gaya pembelajaran siswa, serta metode berbasis praktik telah terbukti efektif dalam memenuhi beragam kebutuhan guru. Selain itu, perlunya Pelatihan tersebuttidak cukup untuk dilakukan satu kali dalammempertahankan kompetensi guru. Pelatihan berkelanjutan untuk beradaptasi dengan Evaluasi Vol. 13 No. 1 | 8 AL-FATIH: Jurnal Studi Islam menyeluruh, termasuk melalui umpan balik langsung, observasi kelas, dan analisis kinerja siswa, memastikan efektivitas pelatihan dan membuat penyesuaian yang diperlukan. DAFTAR PUSTAKA