Vol. No. Oktober 2024 Hal 12-16 Https://ojs. PENDIAMKA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Amika PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN BACA TULIS QURAoAN (BTQ) PADA ANAK-ANAK SALO ADEA Hulipa1*. Risma Handayani2*. Erwin Harianto3*. Siska maqfirah4 1Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STAI AL-Gazali Soppeng, 2Pendidikan Agama Islam STAI AL- Gazali Soppeng, 3Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STAI AL-Gazali Soppeng, 4Pendidikan Agama Islam STAI AL-Gazali Soppeng E-mail: hulipa@staialgazalisoppeng. id1*, rismahandayani@staialgazalisoppeng. erwinharianto@staialgazalisoppeng. id3*, siskamaqfirah30@gmail. INFO ARTIKEL ABSTRACT Sejarah Artikel Diterima : Direvisi : Diterbitkan : *Corresponding author hulipa@staialgazalisoppeng. DOI: 10. x/x Https://ojs. In the Qur'an there are verses that provide direction to mankind in reading the Qur'an. Although the instructions for writing are not explicitly mentioned in the Qur'an as are the instructions for reading. But reading and writing are activities that cannot be separated, so reading instructions also indirectly leads to writing. The aim of sharpening and assisting in reading and writing the Qur'an is to be able to read words using simple sentences fluently and regularly and to be able to write neat, fluent and correct Arabic letters and Training and mentoring in reading and writing the Qur'an using the Iqra' method. It was held on 12 February-19 March 2022 in Salo Adea. Tellulimpoe Village. Marioriawa District. Soppeng Regency and was attended by children aged 7-12 years with 10 participants. With BTQ training and mentoring, the participants are able to read and write the Qur'an, and the Koran teacher already uses the Iqra' method. Keywords: Training. Mentoring. BTQ ABSTRAK Di dalam Al-Qur'an tampak ayat-ayat yang menunjukkan kepada penganut agama islam dalam membaca Al-Qur'an. Meskipun petunjuk untuk menulis tidak secara eksplisit disebutkan dalam sumbu Al-Qur'an adalah petunjuk untuk membaca. Namun membaca dan menulis merupakan kegiatan yang tidak dapat dipisahkan, sehingga petunjuk membaca juga secara tidak langsung mengarah pada menulis. Tujuan mengasah dan membantu dalam membaca dan menulis Al-Qur'an adalah agar dapat membaca kata-kata menggunakan kalimat sederhana dengan lancar dan teratur serta dapat menulis huruf dan simbol bahasa Arab yang rapi, lancar dan benar. Pelatihan dan pendampingan membaca dan menulis Al-Qur'an dengan metode Iqra'. Diselenggarakan pada tanggal 12 Februari-19 Maret 2022 di Salo Adea. Desa Tellulimpoe. Kecamatan Marioriawa. Kabupaten Soppeng dan diikuti oleh anak-anak usia 7-12 tahun dengan jumlah peserta 10 orang. Dengan penataran dan pendampingan peserta BTQ mampu membaca dan menulis Al Quran, dan guru mengaji sudah menggunakan metode Iqra'. Kata kunci: Pelatihan. Pendampingan. BTQ A 2024 Penerbit STMIK Amika Soppeng. All rights reserved PENDAHULUAN . 12Ae16 | w. id | eISSN xAex | Hulipa et. al/Vol. 1 No. 1 Oktober 2024 hal 12Ae16 Baca Tulis QurAoan (BTQ) adalah program kerja Mahasiswa KKN-PPL Terintegrasi STAI AL-GAZALI Soppeng angkatan ke XXVi Posko V yang ditempatkan di Desa Tellulimpoe. Kabupaten Soppeng tepatnya di Salo Adea sebagai wilayah kegiatan studi lapangan. Membaca dan menulis Al-Qur'an (BTQ), yaitu meresapi atau membaca kata-kata yang memiliki makna dengan memurpakan dan menuliskan ayat-ayat Al-Qur'an sesuai kaidah BTQ. Kata inti read memiliki akhiran "read," yang menunjukkan kemampuan untuk melihat kata-kata tertulis dan memahami atau mengucapkannya. Istilah write awalnya berarti batu atau batu untuk menulis . anyak digunakan oleh anak-anak sekolah di masa lal. Ketika akhiran -an ditambahkan, kata write menjadi writing. Writing adalah hasil dari menulis, karena keutamaannya berfokus pada upaya untuk memberikan pemahaman tentang membaca dan menulis Al-Qur'an. Dalam pelatihan dan pendampingan BTQ bukan berarti membaca dan menulis saja, tetapi juga tidak mencakup kemungkinan bahwa kegiatan membaca mengimplikasikan beberapa aspek cara berpikir, merasa, dan juga bertindak dalam hal melakukan kebaikan dan yang bermanfaat seperti yang direkomendasikan Khojanah. Sedangkan dalam kata tulis memiliki arti batu, maksudnya batu yang digunakan untuk menulis. Menurut Nuryamin. kata tulis yang diberikan imbuhan Aean maka menjadi tulisan, yang pada dasarnya tulisan sama halnya dengan hasil tulisan. Didalam ajaran agama islam, al-qurAoann merupakan pedoman utama bagi umat islam sebagai kalamullah, kata-kata Allah yang diturunkan secara ajaib kepada Rasulullah SAW yang dituangkan dalam sebuah tulisan pada mushaf, disampaikan secara berurutan, dan membacanya merupakan ibadah. Firman Allah SWT tersebut tertuang dalam Al-QurAoan, yaitu kitab yang diturunkan secara mutawatir dari satu generasi ke generasi berikutnya hingga sampai kepada Nabi Muhammad SAW. Kitab suci umat Islam adalah Al-QurAoan yang diturunkan secara nyata dan mengandung kebenaran sebagai teks keagamaan. Al-QurAoan merupakan wahyu sekaligus mukjizat, karena tidak seperti wahyu-wahyu sebelumnya. Al-QurAoan tidak luntur menjadi sesuatu selain dirinya sendiri untuk mendukung statusnya sebagai wahyu. Wahyu Al-QurAoan berfungsi sebagai petunjuk dan petunjuk bagi orang-orang yang beriman. Sebagaimana yang tertera dalam QS. Ali Imran 3: 138. a caA aON UaO aO aI eOA aA U EacEe aIacCacOIA ca caAI EacEIA U aANa Aa aOA Al-QurAan ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Al-Qur'an merupakan sumber syariat yang asli, teks yang paling berwenang bagi umat Islam, dan bukti status kenabian Muhammad SAW. Sumber utama petunjuk dan realitas bagi kehidupan Islam adalah Al-Qur'an. Dunia kehidupan seorang Muslim adalah dunia yang di dalamnya cahaya kebenaran bersinar terang dan tidak pernah redup sepanjang sejarah manusia. Al-Qur'an merupakan satu-satunya teks yang menentukan bagaimana ia harus dibaca, termasuk berapa lama ia harus dibaca, seberapa pendek ia harus dibaca, seberapa tebal ia harus dibaca, bagaimana ia harus memulai dan mengakhirinya, bagaimana melodi harus dibaca, dan bahkan bagaimana etikanya ia harus dibaca. Karena Al-Qur'an merupakan kitab nasihat bagi manusia, maka untuk menerima petunjuk ini, tentunya harus ada upaya-upaya yang dilakukan, di antaranya adalah belajar membaca dan menulisnya, serta memahami makna atau tafsirnya. Al-QurAan harus dibaca dengan baik dan benar. Hal ini sesuai dengan firman Allah swt. dalam QS al-Muzzammil/73: 4 berbunyi: Atau lebih dari seperdua itu, dan bacalah al-QurAan itu dengan perlahan-lahan. AaOa aa EO aNa O aaEa EaCaaIaO U A aAEA Tidak boleh ada pembatasan terhadap kemampuan seseorang untuk belajar lebih banyak. Tanpa memandang usia, kekayaan, kecerdasan, kenormalan, atau kelainan, setiap orang berhak untuk mendapatkan Sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945, setiap warga negara Indonesia berhak untuk mendapatkan pendidikan, sebagaimana dinyatakan dalam pasal 31 ayat 1: "Setiap warga negara berhak untuk memperoleh pendidikan". Dengan membaca al-qurAoan umat islam mendapatkan petunjuk tentang BTQ, walaupun kata tulis tidak secara langsung disampaikan dalam al-qurAoan. Namun. BTQ adalah dua kata arahan yang sepadan sehingga membaca memiliki unsur yang memberikan perintah kepada kita untuk menulis. Tujuan dari pelatihan dan pembinaan membaca dan menulis Al-Qur'an ialah menuntut kita mampu membaca baik dalam membaca huruf, kata, serta kalimat dalam bahasa Arab, begitupun tuntutan dalam penulisan yakni dituntut menulis bacaan al qurAoan dengan baik dan fasih sesuai kaidah penulisan. Hulipa et. al/Vol. 1 No. 1 Oktober 2024 hal 12Ae16 Rasulullah saw adalah orang pertama yang menerima wahyu tentang membaca petunjuk. Dengan membaca. Allah swt mengajarkan kepada manusia tentang suatu pengetahuan yang tidak mereka ketahui (Surah Al-Alaq, 96:1-. u A aI aI Ea eI OaeEa eIA ca A aEac aIA AacO aEac aI acEeCaEa acIA ca aA aEaCA acO aEaCA a eAeEIA e A EacA A acCe a e aO aacEa eEa eE a aIA AeEIea aI Iac eI aEaCA e AacCe a e ac aceI a acEa EacA Terjemahan Bacalah dengan . nama Tuhanmu yang menciptakan! 2. Dia menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah! Tuhanmulah Yang Maha Mulia, 4. yang mengajar . dengan Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya. Tujuan hidup setiap muslim sejalan dengan tujuan akhir pendidikan Islam, yaitu mengabdi kepada Allah SWT, sesuai dengan uraian di atas. Dengan demikian, mewujudkan ubudiyyah kepada Allah SWT dalam kehidupan setiap orang maupun dalam masyarakat pada umumnya merupakan tujuan akhir pendidikan agama Islam. Batasan-batasan dalam membaca dan menulis Al-Qur'an dapat ditetapkan dengan mempertimbangkan tujuan akhir pendidikan Islam, yaitu mencari keridhaan Allah SWT, tidak mengejar keduniawian atau popularitas, dan tidak mengejar nafkah. Dalam hal ini, arah membaca berarti memberikan ilmu pembelajaran kepada umat Pelatihan dan pendampingan BTQ bukan hanya pelatihan mengupayakan dalam pemberian informasi tentang aktivitas belajar membaca dan menulis tetapi juga melisankan. Dalam hal ini memberikan pembiasaan kepada anak-anak untuk menulis al-qurAoan sesuai kaidah penulisan didukung oleh hasil penelitian (Khadija. menemukan keefektifan korespondensi dosen serta mahasiswa menyampaikan dampak terhadap kecakapan Searah dengan hasil penelitian Mahalli yakni memberikan gambaran yang baik mengenai kemampuan siswa pada kelas X selesainya menempuh pembinaan baca tulis Al-Quran. Namun, pada dasarnya masih banyak anak-anak di Salo Adea yang ditemukan sudah belajar BTQ dan masih kurang lancar dalam penyebutannya maupun penulisannya. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan, permasalahan yang paling utama dalam belajar BTQ di daerah tersebut adalah masih menggunakan metode Berdasarkan hal tersebut, maka perlu diadakan pelatihan dan pendampingan baca tulis qurAoan khusus anak-anak di lingkungan Salo Adea. METODE PELAKSANAAN Dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran. Zulkifli mendefinisikan metode sebagai sarana untuk melaksanakan suatu rencana yang telah disusun menjadi kegiatan-kegiatan yang nyata dan praktis. Sedangkan menurut Degeng . alam Suprihatiningrum, 2017:. metode merupakan suatu cara alternatif untuk mencapai berbagai capaian pembelajaran dalam berbagai situasi. Pernyataan Aumetode pembelajaran adalah segala rencana dan tata cara atau langkah-langkah kegiatan pembelajaran termasuk pemilihan metode penilaian yang akan dilaksanakanAy dikemukakan oleh Suyono & Hariyanto . Berdasarkan berbagai sudut pandang tersebut, penulis menyimpulkan bahwa metode adalah suatu cara yang digunakan oleh guru atau pendidik dalam proses belajar mengajar yang dimaksudkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Pelaksanaan bimbingan dan pelatihan BTQ dilakukan setiap 3 kali dalam satu minggu baAoda shalat maghrib yang dilaksanakan di masjid Al-Muhajirin Salo Adea mulai pada tanggal 12 februari-19 maret 2022, salah satu daerah yang berada di Desa Tellulimpoe. Kecamatan Marioriawa. Kabupaten Soppeng tepatnya di Salo Adea. Sasaran yang dipilih dalam kegiatan ini adalah anak berumus 7-12 tahun. Penggunaan metode dalam pelatihan dan bimbingan BTQ adalah metode Iqra'. Memberikan arahan sebelumnya kepada anak-anak dalam hal ini adalah pengenalan huruf hijayyah dengan baik dan fasih sesuai dengan makhrijil huruf. Kegiatan ini dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu: Pertama-tama yang dilakukan yaitu pengabdi mendekati masyarakat di sekitar, terutama anak-anak yang nantinya akan menjadi target pelatihan BTQ sebelumnya. Tahap observasi. Pada tahapan ini melakukan pengamatan untuk melihat kondisi di lapangan mengenai kemampuan baca tulis al-QurAoan anak-anak di Saloadea Desa Tellulimpoe. Dalam tahap ini dicari permasalahan-permasalahan yang dihadapi masyarakat Saloadea Desa Tellulimpoe dalam meningkatkan kemampuan baca tulis al-QurAoan. Tahap Pelaksanaan, tahapan ini merupakan pelaksanaan kegiatan pengabdian yakni pengabdi melakukan aktivitas BTQ dengan metode ceramah diiringi praktek bacaan secara langsung. Tahap evaluasi, untuk mengetahui sampai mana kemampuan atau hasil yang telah dicapai oleh peserta. HASIL DAN PEMBAHASAN Kurangnya pemahaman anak dalam membaca dan menulis al-qurAoan, cara penyebutan aksara arab yang tidak sesuai dengan makharijul huruf . aidah tempat keluarnya huru. dan pemahaman membaca al-qurAoan tidak sesuai tajwid yang benar pada anak, yakni umur 7-12 tahun. Di masjid Muhajirin sudah terlaksana aktivitas BTQ Hulipa et. al/Vol. 1 No. 1 Oktober 2024 hal 12Ae16 namun belajar BTQ tidak aktif lagi, disebabkan oleh dukungan serta keadaan pembimbing BTQ tidak mendapatkan sikap antusia anak. Pelatihan dan pendampingan baca tulis qurAoan dilaksanakan selama 16 kali pertemuan, sehingga hasil geiatan telah tercapai dan mendapatkan persentase 100% mulai dari tanggal 12 februari sampai 19 maret 2022. Adapun peserta kegiatan ini yaitu anak umur 7-12 tahun. Program kerja bimbingan BTQ yang kami terapkan seperti mengajarkan kepada anak-anak dengan menggunakan metode iqraAo mendapat penghargaan yang ramah pada masyarakat Salo Adea. Peserta pada kativitas BTQ yang aktif ikut serta dalam pembembingan dan pelatihan BTQ maksimal 10 anak, dan minimal 6 anak lebih antusias dari biasanya, ini dapat dilihat dari gambar berikut: Gambar 1. Pelatihan dan Pendampingan baca AL-QurAoan Sumber: Dokumen pribadi Gambar 2. Pelatihan dan Pendampingan tulis AL-QurAoan Sumber: Dokumen pribadi Hulipa et. al/Vol. 1 No. 1 Oktober 2024 hal 12Ae16 Aspek-aspek yang mendukung aktivitas ini yakni mendapatkan dukungan dari masyarakat Salo Adea yang antusias, memiliki sikap kekeluargaan, dan memberikan dukungan penuh untuk program kami. Selain faktor pendukung, ada juga faktor penghambat. Salah satunya adalah waktu yang terbatas untuk melakukan kegiatan ini dan fakta bahwa kebanyakan orang bekerja di kebun dari pagi hingga sore, membuatnya sulit untuk KESIMPULAN DAN SARAN Agama senantiasa menganjurkan manusia agar menggunakan akal dan pikiran dalam manafsirkan ayatayat al-qurAoan sebagai Al-Furqan yang telah diturunkan oleh Allah kepada Rasulullah SAW sebagai pedoman umat islam. Pada umumnya anak-anak di Salo Adea Desa Tellulimpoe telah mengenyam pendidikan al-QurAoan tetapi masih menggunakan metode tradisional. Namun sebagian besar yang kami dapati masih banyak anakanak yang belum tepat cara penyebutan hurufnya. Sehingga pelatihan dan pendampingan BTQ dengan penggunaan metode iqra ini dapat menambah pengetahuan pada membaca, kata istilah menggunakan kalimat sederhana dengan lancar dan terarah dalam penulisan huruf serta tanda baca arab dengan rapih, lancar serta benar. Adapun saran kami supaya aktivitas ini permanen berjalan sebagaimana mestinya, yakni guru BTQ pada Salo Adea tidak lagi memakai metode tradisional dan tetap mempertahankan metode IqraAo. UCAPAN TERIMA KASIH Kepada P3M STAI AL-Gazali Soppeng kami sangat berterima kasih telah mendanai kami dalam program kegiatan ini. Terima kasih juga kepada bapak kepala desa dan masyarakat desa Tellulimpoe yang telah ikut berpartisipasi dan memberikan fasilitas kepada kami. DAFTAR PUSTAKA