Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . PERAN KYAI DALAM MEMBINA KEHARMONISAN KELUARGA PONDOKPESANTREN Zainul Arifin bloomerzainul@gmail. Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Abu Zairi Bondowoso Amrotus Soviah awwadh@gmail. Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Abu Zairi Bondowoso Haderi hadervanjava@gmail. Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Abu Zairi Bondowoso Abstrak Kiai merupakan tokoh sentral yang berada di pondok pesantren dan mempunyai ciri khas yang tersendiri di bandingkan dengan tokoh pendidikan yang lainnya. Dalam mengembangkan podok pesantren, tentunya kiai mempunyai strategi yang disesuaikan dengan kapasitas dirinya, seperti halnya pengembangan, strategi peningkatan sumber daya manusia dalam kemandirian lahiriah dan batiniah memimpin keluarga, santri dan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peran kyai sebagai pemimpin dalam mengelola dinamika keharmonisan keluarga (Rumah tangga. Santri dan Masyaraka. di lingkungan Pondok Penelitian ini menggunakan pendekatan kulitatif deskriptif. Dengan jenis Studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis datanya menggunakan kondesasi data, penyajian data, dan penarikan Peran Kyai menggunakan fungsinya dengan baik saling memberikan manafaat kepada sesama, dimana sebagai tokoh agama sering memberikan pengajaran pengajian dan ceramah agama sehingga tidak menutup kemungkinan seorang kyai menjadfi sentral perhatian dan dijadikan panutan oleh keluarga santri alumni dan Langkah-langkah Kyai dalam membina keharmonisan keluarga Pondok Pesantren memiliki cara yang bervariasi dalam memberikan perannya. Pengembangkan integritas kepemimpinan pada masyarakatnya, keluarganya dan santrinya maka harus mempunyai strategi yaitu menghargai keluarga, teman atau orang lain, bangun kepercayaan antar individu dan ciptakan keharmonisan, perkuat nilai-nilai bersama. menciptakan komunikasi yang memiliki kebanggaan tertentu dan temukan dasar-dasar pijakan bersama. ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . Kata kunci: Peran Kyai. Membina Keharmonisan. Keluarga Pondok Pesantren ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . PENDAHULUAN Jiwa kepemimpinan merupakan kemampuan yang butuh dimiliki oleh setiap orang, terutama dalam memimpin diri sendiri maupun memimpin suatu kelompok, baik terorganisasi maupun tidak. Karakter kepemimpinan sangat penting bagi central figur dalam kelompok Pemimpin menjadi barometer keberhasilan kelompok dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pemberian motivasi, pengawasan sehingga tercapainya tujuan-tujuan bersama dalam kelompok1. Kiai merupakan tokoh sentral yang berada di pondok pesantren dan mempunyai ciri khas yang tersendiri di bandingkan dengan tokoh pendidikan yang lainnya. Dalam mengembangkan podok pesantren, tentunya kiai mempunyai strategi yang disesuaikan dengan kapasitas Seperti halnya pengembangan, strategi peningkatan Sumber Daya Manusia dan strategi kemandirian serta kepemimpinan pada keluarga dan santri. Pesantren merupakan tempat untuk belajar agama Islam yang sampai sekarang masih berdiri kokoh di sejumlah Indonesia. Pesantren pengetahuan tentang kaidah-kaidah agama Islam. Al-Quran dan sunah Rosul. Di dalam sebuah pondok pesantren, peran kiai sangat penting dan sangat berpengaruh di dalamnya. Kiai merupakan pemimpin tunggal yang memegang peran hampir mutlak. Kyai adalah gelar yang diberikan oleh masyarakat kepada seorang ahli agama atau tokoh agama lslam yang memimpin pondok Kyai disebut sebagai emerging leader, pemimpin non- formal yang diangkat oleh masyarakat, dan actual leader, pemimpin yang diakui masyarakat karena kharisma yang dimilikinya. Legitimasi Nugraha Adi Baskoro. AuHubungan Sosial Kyai dengan Santri mukim dan Santri KalongAy (Yogyakarta. UIN Suka. Zamaksyari dhofier AuTradisi Pesantren. Studi tentang Pandangan hidup KyaiAy. (Jakarta. LP3ES. ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . masyarakat berdasarkan pada keahlian ilmu agama, sifat pribadi dan kharisma yang dimilikinya3. Seorang pemimpin kharismatik memiliki kemampuan mempengaruhi dengan cara menggunakan internalisasi yaitu sebuah proses mempengaruhi orang lain yang didasarkan atas nilai-nilai, perilaku, sikap dan pola perilaku yang ditekankan pada aspirasi pengikutnya. Kharisma seorang kiai di dalam pesantren menjadikan kyai sangat Kelangsungan suatu pesantren tergantung kepada seorang kyai sebagai pimpinannya. Untuk itu seorang kyai merupakan orang yang harus memiliki kemampuan sehingga dapat menjalankan perannya sebagai pimpinan pesantren. Berbicara mengenai peran kiai dalam hal kepemimpinan, maka tidak akan lepas dari tugas kyai dalam mengelola dan melakukan pengawasan . di pesantren. Sehingga wajar apabila pertumbuhan dan perkembangan suatu pesantren tergantung pada kemampuan kepemimpinan pribadi kyai. Keluarga atau Rumah Tangga adalah kelompok kecil keluarga dengan bersosialisasi satu sama lainnya yang memiliki peran dan tanggung jawab dipimpin oleh kepala keluarga sehingga dapat berkomunikasi baik dalam rumah tangga dan masyarakat secara luas. Hal yang menjadi sandaran dalam rumah tangga yang cenderung sebagaimana dalam firman Allah dalam surat Ar-Ruum . AOo I u n ui uo aO au OUA A uc iO Iu e Io n o IOuioA Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu Hasbullah. AuDasar-Dasar Ilmu PendidikanAy, (PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta,). ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir (QS. Ar-Ruum . Figur Kyai sering dijadikan panutan, teladan oleh masyarakat dan santrinya dimana peran kyai terhadap masyarakat, keluarga dan santrinya yang merupakan salah satu unsur penting dalam pesantren. Di pondok pesantren terdapat Santri yang belajar di dalam pesantren. Santri sehari-harinya menyesuaikan dengan pola dan gaya hidup di dalam pesantren serta mengikuti apa yang dititahkan oleh seorang kyai. Alasan mengapa santri harus patuh terhadap kyai, karena kyai merupakan sumber ilmu pengetahuan di pesantren serta penjaga moral santri. Seorang kyai dapat melakukan apa saja termasuk memberi hukuman kepada para santri apabila santri tersebut melanggar ketentuan-ketentuan yang sudah dibuat oleh pesantren. Kyai dengan santri beserta keluarganya memiliki hubungan yang sangat akrab di dalam lingkungan pesantren. Seorang kyai bisa menjadi suri tauladan bagi para santri yang ada dalam keluarga dan masyarakatnya dalam jiwa kepesantrenan. Untuk itu kyai sangat berpengaruh dalam hal pendidikan maupun tingkah laku, terutama Terbentuknya kepemimpinan santri di dalam lingkungan pesantren tergantung bagaimana peran kepemimpinan kyai di dalamnya. Keberhasilan dari kepemimpinan santri dipengaruhi oleh kharisma kyai. Secara historis, para kyai telah merintis sistem pendidikan pondok pesantren bersamaan dengan muncuhya pondok pesantren atau bahkan jauh sebelumnya. Namun, jelas ketika itu belum tampak ada perubahan- perubahan Sejak awal, sistem pendidikan pesantren secara ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . umum hanya mengajarkan masalah keagamaan murni dan belum Sistem mempersulit dan mempersempit pola pikir para santri. Fakta di atas merupakan bukti cukup akurat bahwa pengembangan sistem pendidikan pondok pesantren hanya berbentuk dedukif nomatif di mana belum dilakukan interpretasi sesuai kebutuhan atau persoalan yang terjadi di Pola pendidikan seperti ini disebabkan oleh hal-hal berikut: pertama, tujuan pendidikan pondok pesantren di masa lalu yang lebih menekankan tercapainya proses Islamisasi dan tegaknya Islam di tengah tengah masyarakat, kedua. Keyakinan bahwa kyai sebagai pemimpin rohani wajib menjadikan nilai-nilai ajaran Islam sebagai pranata kehidupan masyarakat, dan ketiga, terkait dengan misi para santri dapat menggantikan kedudukan kyai sebagai pemimpin agama dalam komunitas Islam. Hal ini menunjukkan bahwa ideologi dan integritas seorang kyai menjadi salah satu fakor penentu arah pengembangan sistem pendidikan pondok pesantren. Dinamika pondok pesantren yang terus meningkatkan peran dan eksistensinya dalam mendidik generasi muda muslim yang Dimana di dalam pondok, para santri dicetak untuk menjadi pejuang Islam yang mempunyai jiwa kepemimpinan dalam Terbentuknya keharmonisan keluarga tidak lepas dari peran serta dan karismatiknya kepemimpinan kyai dalam membina keluarga, santri dalam memimpin pondok pesantren yang tidak lepas dari akhlak. Permasalahan kajian yang berkaitan dengan penelitian ini dapat diidentifikasi sebagai berikut: . Kebutuhan Masyarakat Zamakhsyari Dhofier. ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . menciptakan suasana keagamaan yang harmonis dalam segala aspek kehidupan . Karakter jiwa dan kepribadian kyai yang perlu dijadikan acuan dan teladan bagi keharmonisan keluarga dan keutuhan rumah tangga yang perlu dijadikan contoh bagi keluarga, santri dan masyarakat sekitarnya . Seorang kyai yang Mengajarkan masalah keagamaan murni dan belum diinterpretasikan sesuai kebutuhan yang menjadi tuntutan masyarakat. Situasi masyarakat yang heterogen sehingga menuntut sistem kepemimpinan dan manajemen pondok pesantren yang kadang mempersulit dan mempersempit pola pikir para santri. Pengembangan sistem peran hanya berbentuk dedukif-normatif di mana belum dilakukan interpretasi sesuai kebutuhan atau persoalan yang terjadi di masyarakat. Ideologi dan integritas seorang kiai menjadi salah satu fakor penentu arah pengembangan sistem didikan pondok pesantren dalam pribadi seorang Kyai METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kulitatif deskriptif. Dengan jenis library reasearch. Yang berkenaan dengan peran kyai dalam membina keharmonisan keluarga Pondok Pesantren. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis datanya menggunakan kondensasi data, sehingga mendapatkan gejala secara menyeluruh sesuai penyajian data dan penarikan. PEMBAHASAN Peran Kyai Kyai adalah seseorang yang mengajarkan pengetahuan agama dengan cara berceramah, menyampaikan fatwa agama kepada ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . masyarakat luas. Kyai secara etimologis . menurut Raharjo kata kiyai berasal dari bahasa jawa kuno Aukiya-kiyaAy yang artinya orang yang dihormati6. Selain itu ada pula yang mengartikan "man balagha sinnal arbain", yaitu orang-orang yang sudah tua umurnya atau orang-orang yang mempunyai kelebihan. Secara terminologi kyai menurut Manfred Ziemek7. adalah pendiri dan pemimpin sebuah pesantren yang sebagai muslim AuterpelajarAy Audemi AllahAy, menyebarluaskan dan mendalami ajaran-ajaran, pandangan Islam melalui kegiatan pendidikan Islam. Secara umum Kyai mempunyai beberapa pengertian yaitu: . Kyai adalah orang yang memiliki lembaga pondok pesantren, dan menguasai pengetahuan agama serta konsisten dalam menjalankan ajaran-ajaran agama. Kyai yang ditujukan kepada mereka yang mengerti ilmu agama, tanpa memiliki lembaga pondok pesantren atau tidak menetap dan mengajar di Pondok pesantren. Kyai adalah orang yang mengajarkan pengetahuan agama dengan cara berceramah, menyampaikan fatwa agama kepada masyarakat luas. Di Indonesia, istilah kyai ada yang membedakan dengan istilah ulama. Horikoshi membedakan kiai dan ulama terutama dalam perilaku dan pengaruh keduanya di masyarakat. Secara umum ulama lebih merujuk kepada seorang muslim yang berpengetahuan, sedangkan istilah yang paling umum sering digunakan untuk merujuk tingkat keulamaan yang lebih tinggi adalah kyai. Seorang kyai mempunyai pengaruh kharismatik yang luar biasa, sehingga kyai tidak disamakan dengan ulama. Kyai memiliki keunggulan baik secara formal maupun sebagai seorang alim, karena pengaruhnya yang dipercaya oleh sebagian publik. Pengaruh kyai tergantung pada Sukamto. Raharjo, 2008. Pengantar Pendidikan Islam. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta, 32 Zimiek Manfred. Au Pesantren dalam Perubahan SosialAy Jakarta P3M. Turmudi, 2003: 29 ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . loyalitas komunitas terbatas yang didorong oleh perasaan hutang budi, namun sepenuhnya ditentukan oleh kualitas kekharismaan mereka. Kedudukan keturunannya, karena pribadi yang dinamis atau kharisma yang dimiliki merupakan manifestasi dari kemampuan kemampuan secara individual. Ciri-Ciri Kyai Menurut Munawar Fuad noeh menyebutkan ciri-ciri kyai diantaranya yaitu : Tekun beribadah . ajib dan sunnah dan bai. Zuhud . elepaskan diri dari dari ukuran dan kepentingan materi duniaw. Memilki ilmu akhirat, ilmu agama, dalam kadar yang cukup. Mengerti kemaslahatan masyarakat, peka terhadap kepentingan umum. Mengabdikan seluruh ilmunya untuk Allah SWT, niat yang benar dalam berilmu dan beramal. Peran adalah tindakan atau prilaku yang dilakukan oleh seseorang yang menempati posisi di dalam status sosial. Pendapat lain dari Miftah Toha memberikan pengertian peran juga dapat dirumuskan sebagai suatu rangkaian tertentu yang ditimbulkan oleh suatu jabatan tertentu. Kepribadian seseorang juga mempengaruhi bagaimana peran itu harus Peranan yang dimainkan hakekatnya tidak ada perbedaan, baik yang dimainkan atau diperankan pemimpin di tingkat atas menengah maupun bawah akan mempunyai peranan yang sama 10. Pengertian peran menurut Soekamto11 merupakan aspek dinamis dari kedudukan . yang dimiliki seseorang, sedangkan status merupakan sekumpulan hak dan kewajiban yang dimiliki seseorang apabila orang tersebut melakukan hak-hak dan kewajiban-kewajiban sesuai dengan kedudukannya, maka ia menjalankan suatu peranan. Soerjono Soekanto menyatakan bahwa syarat-syarat peran mencakup tiga hal, yaitu: . Peranan meliputi norma-norma yang dihubungkan Munawar Fuad noeh dan mastuki HS AyMenghidupkan ruh dan pemikiran KH Amad SiddiqAy (Jakarta. PT. Gramedia Pustaka Utam. Toha 2002. Sukamto. ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . dengan posisi atau tempat seseorang dalam masyarakat. Peranan dalam arti ini merupakan rangkaian peraturan yang membimbing seseorang dalam kehidupan bermasyarakat. Peranan adalah suatu konsep prilaku yang dapat dilaksanakan oleh individu-individu dalam masyarakat sebagai organisasi. Peranan juga dapat dikatakan sebagai prilaku individu yang penting bagi struktur sosial masyarakat. Maka dapat dikatakan peran adalah aspek dinamis yang berupa tindakan atau prilaku yang dilaksanakan oleh seseorang atau lembaga yang menempati suatu posisi dalam satu sistem sosial. Kyai mempunyai peran besar dalam membentuk jiwa kepribadian Islami dalam masyarakat. Kyai dalam membentuk jiwa kepemimpinan mempunyai peran yang cukup urgent, peran kyai yaitu: Kyai sebagai visioner. Kyai diakui sebagai pemimpin memiliki ciri yang memperlihatkan visi, kemampuan, dan keahlian serta tindakan yang lebih mendahulukan kepentingan organisasi dan kepentingan orang lain (Masyaraka. daripada kepentingan pribadi. Karena itu pemimpin yang dijadikan suritauladan, idola, dan model panutan oleh bawahannya sehingga terbentuk perilaku komunitas pesantren dalam membangun kualitas jaringan kerja sebagai representasi kepatuhan terhadap kyai seperti perilaku kedisiplinan, kesemangatan, dan komitmen komunitas pesantren dalam mencapai tujuan organisasi yang telah disepakati. Kyai bawahan harus menerima dan mengakui kredibilitas pemimpinnya. Kyai sebagai komunikator, pimpinan pesantren selalu berupaya menekankan pentingnya nilai-nilai, asumsi-asumsi, komitmen dan keyakinan, serta memiliki tekad untuk mencapai tujuan dengan ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . senantiasa mempertimbangkan akibat-akibat moral dan etik dari setiap keputusan yang dibuat. Ia memperlihatkan kepercayaan pada cita-cita, keyakinan, dan nilai-nilai hidupnya. Dampaknya adalah dikagumi, dipercaya, dihargai, dan bawahan berusaha mengidentikkan diri Hal konsisten, dan menghindari penggunaan kuasa untuk kepentingan Dengan demikian, bawahan bertekad dan termotivasi untuk mengoptimalkan usaha dan bekerja ke tujuan bersama. Dan perilaku komunitas pesantren dalam bekerja yang berorientasi pada pencapaian visi, misi dan tujuan lembaga, seperti perilaku komunitas pesantren dalam setiap aktivitasnya selalu berlandaskan pada peraturan yang sudah Sebagaimana telah dijelaskan diatas bahwa fungsi pertama dari kepemimpinan dalam lembaga adalah bagaimana pemimpin dapat mempengaruhi bawahan untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. Melalui komunikasi memungkinkan para pemimpin organisasi untuk dapat memengaruhi bawahan dalam memotivasi kerja bawahan. Kominukasi adalah proses pemindahan pengertian dalam bentuk gagasan atau informasi dari seseorang ke orang Komunikasi sebagai suatu proses dimana orang-orang bermaksud memberikan pengertian-pengertian melalui pengiringan berita secara simbolis, dapat menghubungkan para anggota berbagai satuan organisasi yang berbeda pula, sehingga sering disebut juga sebagai rantai pertukaran informasi. Konsep ini mempunyai unsur- unsur: 1. Suatu kegiatan untuk membuat seseorang mengerti, 2. Suatu sarana pengalihan informasi, 3. Suatu sistem bagi terjalinnya komunikasi diantaranya individu-individu. Komunikasi juga menjalankan empat fungsi utama didalam suatu kelompok atau organisasi, yaitu ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . ontrol, emosional, dan informasi Kyai sebagai motivator, sebagai pemimpin pesantren bertindak dengan cara memotivasi dan memberikan inspirasi kepada bawahan melalui pemberian arti dan tantangan terhadap tugas bawahan. Bawahan diberi kesempatan untuk berpartisipasi secara optimal dalam hal gagasan-gagasan, memberi visi mengenai keadaan organisasi masa Pengaruhnya diharapkan dapat meningkatkan semangat kelompok, antusiasisme, dan optimisme dikorbankan sehingga harapan harapan itu menjadi penting dan bernilai bagi mereka dan perlu direalisasikan melalui komitmen yang tinggi, dan dapat membentuk iklim kerja komunitas pesantren sebagai bentuk pemberdayaan diri, seperti kerjasama tim yang saling mendukung Kyai sebagai innovator, seorang pemimpin mendorong bawahan untuk memikirkan kembali cara kerja dan mencari cara-cara kerja baru dalam menyelesaikan tugasnya. Pengaruhnya diharapkan, bawahan merasa pimpinan menerima dan mendukung mereka untuk memikirkan cara-cara kerja mereka, mencari cara-cara baru dalam menyelesaikan tugas, dan merasa menemukan cara-cara kerja baru dalam mempercepat tugas-tugas mereka. Pengaruh positif lebih jauh adalah menimbulkan semangat belajar yang tinggi . leh peter senge, hal ini disebut sebagai Aulearning organizationA. Terbentuknya perilaku komunitas pesantren yang berarti menanggung risiko dalam melakukan sesuatu yang dapat meningkatkan keahliannya, seperti inisiatif, improvisasi, dalam kerja tim. Maka sudah jelas dan inovasi bahwa sebuah bagian yang terpenting dari kepemimpinan efektif adalah memberikan kewenangan kepada orang-orang untuk mencapai visi lembaga. Pemberian ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . pekerjaan kepada orang-orang dan tim. Kyai sebagai educator. Pimpinan memberikan perhatian pribadi kepada bawahannya, seperti memperlakukan mereka sebagai pribadi yang utuh dan menghargai sikap peduli mereka terhadap organisasi. Pengaruh terhadap bawahan antara lain, merasa diperhatikan dan diperlakukan manusiawi dari atasannya. Adanya bentuk penghargaan pimpinan kepada komunitas pesantren yang mempunyai kepedulian terhadap pesantren, seperti adanya program peningkatan kualitas pendidikan dan adanya peningkatan kesejahteraan hidup. Dalam organisasi, visi bermula dari imajinasi yang merupakan gambaran sebuah dunia yang tidak dapat diobservasi secara nyata. Visi yang tumbuh menjadi sebuah keyakinan jika seluruh anggota organisasi memiliki keyakinan terhadapnya, dan visi yang kuat akan menolong orang-orang percaya bahwa mereka bisa mencapai sesuatu yang lebih baik, lebih berharga di masa depan. Visi yang jelas akan menimbulkan keyakinan bahwa setiap perjuangan dan pengorbanan tidaklah sia-sia, tetapi akan memperoleh sesuatu yang berharga dimasa depan Bimbingan dan perhatian yang diberikan oleh para pemimpin sangat besar kepada para guru dan santri yang menjadi pengurus organisasi atau unit usaha, menunjukkan loyalitas, kesungguhan dan keseriusan pengabdiannya. Kepemimpinan mengarahkan orang dengan cara kepatuhan, kepercayaan, hormat dan kerja sama yang bersemangat dalam mencapai tujuan bersama. pemimpin merupakan ciptaan pertama yang menentukan sukses dan gagalnya organisasi. Dengan demikian, pemimpin merupakan kunci sukses organisasi. Pondok pesantren merupakan institusi pendidikan ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . yang disinyalir telah lama menerapkan pendidikan kepemimpinan. Pondok Pesantren sebagai salah satu sub-sistem Pendidikan Nasional di Indonesia mempunyai keunggulan dan karakteristik khusus dalam mengaplikasikan pendidikan kepemimpinan bagi anak didiknya . Pesantren memudahkan dalam menerapkan nilai-nilai dan pandangan dunia yang dianutnya dalam kehidupan keseharian santri. Menurut Tadzkirotun Musfiroh karakter pemimpin mengacu pada . , . , . dan keterampilan . Akhlaq (Mora. makna karakter kepemimpinan itu sendiri sebenarnya menandai dan memfokuskan pada aplikasi nilai kebaikan dalam bentuk tindakan atau tingkah laku, sehingga orang yang tidak jujur, kejam, rakus dan berperilaku jelek dikatakan sebagai orang yang berkarakter jelek. Sebaliknya orang yang dengan kaidah Dilingkungan pesantren, seorang Kiai adalah pemimpin sekaligus guru dalam proses pendidikan. Seorang kiyai memiliki peran sebagi Mudarris, yaitu sebagi guru yang menyampaikan materi ajar kepada para santri, kemudian juga seorang Muallim yang tidak hanya mengajarkan materi saja tapi juga memiliki tanggung jawab akan pemahaman keislaman santri. Kemudian juga seorang Murabbi yang artinya adalah pengasuh, kemudian sebagai Mursyid pengerah dan pemberi pentunjuk mana yang baik dan mana yang buruk, dan terakhir adalah seorang Muaddib, yang artinya adalah pembentuk kepribadian Peran Kyai inilah yang dijadikan oleh para santri untuk menjadi pemimpin, yaitu mempunyai karakter sebagai muallim, murabbi, mursyid dan muaddib. ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . Salah nilai-nilai membentuk karakter pemimpin santri yang hidup di pesantren adalah nilai-nilai yang disebut dengan panca-jiwa pesantren. Nilai-nilai ini menjadi landasan dan motor penggerak seluruh aktivitas yang ada Pacajiwa dari: . kesederhanaan, . kemandirian, . persaudaraan, dan . kebebasan dalam menentukan lapangan perjuangan dan kehidupan. Meskipun demikian, tidak semua pesantren menganut sistem nilai inidan hal yang penting juga dalam pembentukan karakter kepemimpinan santri adalah keteladanan seorang Kyai. Untuk menjadi pemimpin, tentu saja Kyai harus tahu hal-hal mendasar tentang kepemimpinan. Kyai akan tahu cara menjadi pemimpin pada saat kita tahu nilai-nilai penting dalam mendidik santri untuk menjadi insan yang baik. Nilai-nilai dalam insan santri tersebut adalah sebagai berikut: Tanggung Jawab. Jujur. Menepati Janji. Jiwa Pembelajar. Akhlaq (Mora. Keharmonisan Keluarga Indikator diwujudkan jika keluarga itu memiliki lima aspek pokok atau kreteria yang harus dipenuhi sebagai indikator dari keluarga harmonis. Ke lima aspek itu adalah : . Terwujudnya suasana rumah tangga yang Islami. Hal ini dapat diwujudkan dengan : Membiaskan membaca Al QurAoan dengan rutin, memahami isinya dan berusaha mengamalkannya. Membudayakan sholat berjamaah dalam berkeluarga. Memperbanyak berdzikir . Terlaksananya pendidikan dalam keluarga, antara lain : Menanamkan rasa ketauhidan . eEsaan Alla. Mengajarkan pengetahuan dan keilmuan sejak masa dini. Menanamkan Akhlakul Al-Karimah ataupun peraktek . Melatih sifat kemandirian, sehingga menjadi ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . insan yang kuat dan tangguh dalam situasi dan kondisi apapun. Terwujudnya keluarga yang sehat dengan upaya sebagai berikut : Mengembangkan perilaku atau gaya hidup yang sehat. Menjaga kebersihat rumah dan lingkungan. Berolahraga secara rutin dengan tujuan agar kesehatan selalu terjaga. Memakan makanan yang baik serta halal, dengan mempertimbangkan aspek gizi yang dibutuhkan oleh tubuh( empat sehat lima sempurn. Terwujudnya ekonomi keluarga yang stabil, dengan upaya : Memiliki harta yang halal, baik dan barokah, mengendalikan keuangan keluarga yang hemat tapi tidak kikir dengan memperbanyak shodagah. Menghindari pemborosan dan membiasakan menabung, memanfaatkan segala potensi yang ada untuk menunjang perekonomian keluarga dengan berwirausaha sesuai dengan bakat, minat dan keterampilan yang dimiliki. Terwujudnya hubungan keluarga selaras, serasi, seimbang diantaranya dengan jalan sebagai berikut: Mengembangkan sikap dan akhlak yang baik dalam rumah tangga, menciptakan suasana yang penuh dengan keakraban antara seluruh anggota keluarga dengan mengembangkan komunikasi yang baik dan hubungan yang berkualitas, menciptakan suasana keterbukaan, rasa saling memiliki, dan rasa saling pengertian satu sama lain diantara anggota keluarga, menumbuhkan rasa saling menghargai, saling menghormati, saling memaafkan kesalahan satu sama lain diantara anggota keluarga, melaksanakan kehidupan bertetangga, berteman dan bermasyarakat sesuai ajaran Islam. Faktor Faktor Keluarga Harmonis atau keluarga bahagia adalah apabila dalam kehidupannya telah memperhatikan faktor-faktor berikut : Faktor kesejahteran jiwa. Yaitu rendahnya frekuensi pertengkaran dan percekcokan di rumah, saling mengasihi, saling membutuhkan, saling tolong-menolong antar sesama keluarga, kepuasan dalam pekerjaan dan pelajaran masing-masing dan sebagainya dari jiwa yang bahagia. ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . sejahtera dan sehat. Faktor kesejahteraan fisik. Seringnya anggota keluarga yang sakit, banyak pengeluaran untuk kedokter, dan rumah sakit tentu akan mengurangi dan menghambat tercapainya kesejahteraan keluarga. Faktor perimbangan antara pengeluaran dan pendapatan keluarga. Kemampuan keluarga dalam merencanakan hidupnya dapat menyeimbangkan pemasukan dan pengeluaran dalam keluarga. Misalnya : banyak keluarga yang kaya namun mengeluh kekurangan segalanya di dalam melaksanakan kehidupan rumah tangga. Kunci utama keharmonisan sebenarnya terletak pada keselarasan di dalam mengambil pemahaman hidup dalm keluarga. Karena kecilnya usaha saling memahami ini akan membuat keluarga menjadi rapuh dan lama lagi pertikaian perbedaan antara kedua belah pihak maka makin besar juga tuntutan pengorbanan dari kedua belah pihak, jika salah satunya tidak mau Jika pengorbanan tersebut telah melampaui batas atau kerelaannya maka keluarga tersebut terancam. Dan fahamilah keadaan tersebut baik dalam kelebihan maupun kekurangan yang kecil hingga yang besar untuk mengerti sebagai landasan dalam menjalani kehidupan yang dijalani kedua belah pihak, karena hal itu merupakan faktor yang sangat mengantisipasi hal yang akan datang dan terjadi saling membantu untuk misi keluarga. Pengembangan Pesantren Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan keagamaan yang mempunyai kekhasan tersendiri dan berbeda dengan lembaga pendidikan lainnya, pendidikan di pesantren meliputi pendidikan Islam, dakwah, pengembangan kemasyarakatan dan pendidikan. Menurut ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . Dhofier12, bahwa pesantren berasal dari kata santri, yang dengan awalan pe- dan akhiran Aean, berarti tempat tinggal para santri. Lebih lanjut beliau mengutip pendapat Johns dalam Islam in South Asia, bahwa istilah santri berasal dari bahasa Tamil, yang berarti guru ngaji. Sedangkan menurut C. C Berg, bahwa istilah santri berasal dari istilah shastri yang dalam bahasa India berarti orang yang tahu buku-buku suci agama Hindu. Kata shastri berasal dari kata shastra yang berarti buku-buku suci, buku-buku agama atau buku-buku tentang ilmu Pesantren adalah tempat orang berkumpul untuk belajar agama Islam, dan juga pesantren diartikan sebagai suatu lembaga pendidikan Islam Indonesia yang bersifat tradisional untuk mendalami ilmu agama Islam dan mengamalkannya sebagai pedoman hidup Selaras dengan pendapat Nur Cholish Madjid13, bahwa pesantren adalah sebuah lembaga yang bisa dikatakan merupakan wujud dari proses perkembangan sistem pendidikan nasional. Sedangkan santri adalah orang yang mendalami pengajiannya dalam agama Islam . engan pergi berguru ke tempat yang jauh seperti pesantren dan orang yang beribadat dengan sungguh- sungguh. yang saleh14. Pesantren adalah lembaga pendidikan keagamaan yang mempunyai kekhasan tersendiri dan berbeda dengan lembaga pendidikan lainnya. Islam, pengembangan kemasyarakatan dan pendidikan lainnya yang sejenis. Para peserta didik dipesantren disebut dengan santri, tempat di mana para santri menetap di lingkungan pesantren, di sebut dengan istilah Dari sinilah timbul istilah pondok pesantren. Dari pemaparan pendapat para ahli di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa yang Zamakhsyari Dhofier. Nur Chlolis Madjid. Au Bilik-bilik Pesantren dan sebuah potret perjalanan. Jakarta. Paramadina. WJS. PoerwadarmintaAo Kamus ilmiah. Jakarta. Pustaka BelajarAy 2006. ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . dimaksud dengan santri adalah orang orang yang mendalami ilmu agama Islam dengan cara pergi berguru ke suatu pesantren. Sedangkan pondok pesantren adalah lembaga keagamaan yang memberikan pendidikan serta menyebarkan ilmu agama Islam. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga Pondok Pesantren Seorang Kiai adalah pemimpin sekaligus guru dalam proses pendidikan. Seorang kiyai memiliki peran sebagi Mudarris, yaitu sebagi guru yang menyampaikan materi ajar kepada para santri, kemudian juga seorang Muallim yang tidak hanya mengajarkan materi saja tapi juga memiliki tanggung jawab akan pemahaman keislaman santri. Kemudian juga seorang Murabbi yang artinya adalah pengasuh, kemudian Mursyid pengerah dan pemberi pentunjuk mana yang baik dan mana yang buruk, dan terakhir adalah seorang Muaddib, yang artinya adalah pembentuk kepribadian santri. Peran Kiai inilah yang dijadikan oleh para santri untuk menjadi pemimpin yaitu mempunyai karakter sebagai muwalli, muallim, murabbi, mursyid dan muaddib. Kyai selalu memberikan hikmah Mauidzah dalam kegaiatan kegaiatan kemasyarakatan, selalu mengedepankan kepentingan masyarakat dan menyerahkan seluruh ilmunya kepada masyarakat. Dan juga sebagai konsultan, tempat curahan hati masyarakatnya serta menjadi pemberi solusi bagi yang membutuhkan. Peran kyai sebagai pengemban amanah pimpinan tertinggi pesantren yang ditanamkan Nilai-nilai yang disebut dengan jiwa pesantren yang menjadi landasan dan motor penggerak seluruh aktivitas yang ada Pacajiwa pesantren terdiri dari: keikhlasan, kesederhanaan, lapangan perjuangan dan kehidupan. Meskipun demikian, tidak semua ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . pesantren menganut sistem nilai ini dan hal yang penting juga dalam seorang Kiai Peran Kyai sebagai komunikator Kyai dalam mendidik santri, masyarakat salah satunya selalu megajak diskusi para santri atau masyarakat untuk membahas masalah-masalah yang ada masyarakat dan memberikan pertimbangan serta jawaban-jawaban yang sesuai dengan syariat Islam masyarakat selalu ketenangan jiwa dan bantuan yang tentram ketika bagi yang butuh Peran Kyai sebagai motivator, memberikan nasihat-nasihat setiap satu minggu atau dalam acara tertentu untuk memberikan semangat kepada santri Alumni dan masyarakatnya. sehingga masyarakat selalu dalam suasana keagamaan yang dapat dikontrol dalam kehidupan seharai-hari. Mejadikan mendengar nasihat dan tausiyah yang disamapikan baik dalam ceramah yang disampaikan maupun dalam pembicaraan santai. Peran kyai dalam memberikan fasilitas pendidikan kepada santri dan masyarakat memberikan fasilitas kepada beberapa santri dan masyarakat yang berminat untuk meningkatkan keterampilannya dalam bidang Kyai sebagai educator. Kyai memberikan contoh atau teladan secara langsung dan memberikan kajian kitab-kitab klasik yang berhubungan permasalahan masyarakat. Sesuai dengan yang dicita-citakan leluhur Pesantren yakni keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat, dengan kata lain target pendidikan pondok pesantren dalam era globalisasi ini adalah kebahagiaan dunia dan akhirat, sebagai landasan pedoman pada firman Allah SWT dalam Qs. Al-Baqarah ayat 201. ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . AEo O ac e a i a eO i OaA AU aA "Dan diantara mereka ada yang berdo'a. Ya Tuhan Kami, berilah kami kebaikan didunia dan kebikan diakhirat dan peliharalah kami dari siksa api neraka" . l-Baqarah. Kyai memiliki Visi dan misi yang menghadirkan output tentang peran kelurga santri dan alumni Pondok Pesantren dimasa mendatang terutama dalam menghadapi tantangan Globalisasi yang semakin tidak tentu arah. Peran Kiai dalam membina dan mengelola Masyarakat dan Pondok Pesantren menjadi orang yang berintegritas. dan membangun integritas toleransi yang kuat dalam keharmonisan rumah. mempersiapkan masayarakat dan santri diharapkan mampu menjalankan perannya sebagai penerus, pembangun, dan calon pemimpin masa depan yang baik. Peran kyai yang optimal dengan proses mengarahkan dan memengaruhi para anggota dalam hal berbagai aktivitas yang harus dilakukan. Pemimpin dapat didefinisikan sebagai seseorang yang memiliki kemampuan untuk perilaku orang lain menggunakan kekuatan, sehingga orang-orang yang dipimpinnya menerima dirinya sebagai sosok yang layak memimpin mereka. Kepemimpinan merupakan suatu perilaku yang utuh, konsisten, komitmen dari seorang pemimpin dalam perkataan sama dengan tindakannya, memiliki kemampuan dan sistem nilai yang dianutnya, yang ditampakkan dalam sikap hidupnya sehari- hari dimanapun ia berada dan dengan siapapun, terutama dalam tugas dan fungsinya sebagai pimpinan. Salah satu kualitas dan karakteristik yang diperlukan kepemimpinan adalah Integritas. Intergritas diartikan sebagai mutu, sifat atau keadaan yang menunjukkan kesatuan potensi yang utuh ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . sehingga memiliki dan kemampuan yang memancarkan Definisi integritas adalah konsistensi dan keteguhan yang tak tergoyahkan nilai-nilai Integritas berarti kita melakukan apa yang kita lakukan karena hal tersebut benar dan bukan karena sedang digandrungi orang atau sesuai dengan tata krama. Gaya hidup, yang tidak tunduk kepada godaan yang memikat dari sikap moral yang mudah, akan selalu menang. Integritas dapat terbentuk dengan menanamkan tanggung jawab melalui berbagai kegiatan organisasi. Integritas dalam kepemimpinan adalah Suatu perilaku yang utuh, konsisten, komitmen dari seorang pemimpin dalam perkataan sama dengan tindakannya, memiliki kemampuan dan sistem nila yang sehari-hari dimanapun ia berada dan dengan siapapun terutama dalam tugas dan fungsinya sebagai pimpinan. Kyai sebagai visioner Peran kyai dalam mendidik santri dan masyarakat salah satunya dengan menunjukan sikap tanggung jawab dalam menangani seluruh kegiatan pesantren dan kemasyarakatan. Dengan salah satu langkah kyai yaitu dengan cara mengambil langkah Menantang mengambil resiko. Memberi inspirasi, yaitu menggambarkan masa depan dan membantu orang lain. Memungkinkan orang lain untuk bertindak, yaitu mempercepat kerja sama dan memperkuat orang lain. Membuat merencanakan keberhasilan kecil. Memberikan semangat, yaitu mengakui kontribusi individu dan merayakan prestasi kerja. Kyai sebagai komunikator. Peran kyai dalam mendidik keluarga masyarakat dan santri atau alumninya salah satunya selalu megajak ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . diskusi keluarga para santri untuk membahas masalah-masalah yang ada didalam rumah tangga dan di pondok pesantren. Kyai sebagai motivator dan memberikan nasihat-nasihat setiap satu minggu atau dalam acara tertentu untu memberikan semangat kepada keluarga dan santri Alumni dan masyarakatnya. Sebagai seorang pemimpin, ia selalu melakukan apa yang dikatakannya dan mengatakan apa yang dilakukannya. Integritas adalah modal utama seorang pemimpin, namun sekaligus modal yang paling jarang dimiliki oleh Integritas ialah keadaan dimana sesuatu sama dan lengkap dalam suatu kesatuan. Orang yang berintegritas ialah orang yang punya prinsip, orang yang memiliki kepribadian yang teguh dan mempertahankannya dengan konsisten. Kyai memberikan fasilitas kepada keluarga dam beberapa santri yang berminat untuk meningkatkan keterampilannya dalam bidang tertentu. Suatu perilaku yang utuh, konsisten, komitmen dari seorang pemimpin dalam perkataan sama dengan tindakannya, memiliki kemampuan dan sistem nilai yang dianutnya, yang ditampakkan dalam sikap hidupnya sehari-hari dimanapun ia berada dan dengan siapapun terutama dalam tugas dan fungsinya sebagai pimpinan. Untuk dapat mengembangkan kepemimpinan pada santri maka Kiai mempunyai cita-cita selalu memberikan fasilitas terbaik kepada masyarakat dan santri-santrinya di lingkungan pondok pesantren. Kyai sebagai educator. Kyai memberikan contoh atau teladan secara langsung mengajarkan tingkah laku dan akhlaq yang baik dan mengamalkan apa yang duajarkan dalam kajian kitab-kitab klasik yang berhubungan dengan pendidikan moral. konsisten menumbuhkan dan menunjukkan keteladanan dalam mempengaruhi orang lain berarti memberikan daya dorong untuk memotivasi dirinya dalam membangun integritas, yang secara tak langsung mendorong orang lain untuk ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . memahami secara mendalam prinsip dalam menumbuh kembangkan integritas yang disebut dengan sikap berprinsip. KESIMPULAN Peran Kyai menggunakan fungsinya dengan baik saling memberikan manafaat kepada sesama, dimana sebagai tokoh agama sering memberikan pengajaran pengajian dan ceramah agama sehingga tidak menutup kemungkinan seorang kyai menjadfi sentral perhatian dan dijadikan panutan oleh keluarga santri alumni dan masyarakatnya. Disamping itu sebagai figur kyai yang dijadikan tokoh di masyarakat, ia juga memberikan pelayanan secara personal baik materi maupun bantuan spiritual kepada masyarakat. Pelayanan tersebut merupakan fungsi tokoh secara maksimal sebagai pengajar, pengayom dan pembina bagi masyarakatnya sehingga terlihat panutan yang dijadikan suri tauladan. Dimana kyai memberikan contoh bagaimana berumah tangga dan mendidik anak yang baik. Sehingga lengkaplah sudah peran Kyai sebagai tokoh agama dan Pegasuh Pondok Pesantren Langkah-langkah Kyai Dalam Membina Keharmonisan Pondok Pesantren memiliki cara yang bervariasi dalam memberikan perannya. Pengembangkan keluarganya dan santrinya maka harus mempunyai strategi yaitu menghargai keluarga, teman atau orang lain, bangun kepercayaan antar individu dan ciptakan keharmonisan, perkuat nilai-nilai bersama. Ciptakan komunikasi yang memiliki kebanggaan tertentu dan temukan dasar-dasar pijakan bersama. Mengembangkan kemampuan atau keterampilan seorang publik figur. Memberdayakan keluarga, saudara, santrinya dan orang lain sampai kepuncak karir. Menjadikan diri Mudah dicari dan mudah diajak bicara. Memngembangkan sistem dan prosedur Mempertahankan dan bahkan tingkatkan faktor kepercayaan yang dimiliki, bersikap optimistis, antusias dan tunjukkan semangat dan ASA : Jurnal Pengembangan Hukum Keluarga Islam. Vol 2 Tahun 3. Agustus 2021 Zainul Arifin. Peran Kyai dalam Membina Keharmonisan Keluarga . kecintaan pada bawahan, tunjukkan bahwa layak sebagaimana dalam ajaran agama islam yaitu menjadi sakinah mawaddah warohmah dalam kelurga dan menjadi pesantren panutan DAFTAR PUSTAKA