Journal Genta Mulia Volume 15. Number 2, 2025 pp. P-ISSN 2301-6671 E-ISSN: 2580-6416 Open Access: https://ejournal. id/index. php/gm PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POWERPOINT INTERAKTIF UNTUK PESERTA DIDIK KELAS IV SEKOLAH DASAR Aulia Sholihah1. Nana Hendracipta2. Odin Rosidin3. 12Prodi PGSD. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Serang. 3Prodi PBSI. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Serang. Corresponding Author: auliasholihah08@gmail. Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya variasi media pembelajaran yang menarik dan interaktif yang dapat meningkatkan pemahaman dan motivasi peserta didik terhadap materi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran powerpoint interaktif yang digunakan dalam proses pembelajaran peserta didik kelas IV sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model 4D yang terdiri dari 4 tahap yaitu: define, desain, develop, dan dessimimate. Penelitian ini menggunakan instrument berupa angket dalam mengumpulkan data, lembar angkat yang digunakan yaitu: angket ahli media, angket ahli bahasa, angket ahli materi dan angket respon peserta didik. Hasil validasi ahli media menunjukan presentase 87,36% dengan kategori Ausangat layakAy. Validasi ahli bahasa menunjukan presentase 80% dengan kategori AulayakAy. Validasi ahli materi menunjukan presentase 95% dengan kategori Ausangat Respon peserta didik terhadap media sangat positif, dengan nilai presentase 93,33% dengan kategori Ausangat baikAy. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran powerpoint interaktif yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk peserta didik kelas IV sekolah dasar. Kata kunci: Media Pembelajaran. Powerpoint Interaktif. Abstract This research is motivated by the lack of interesting and interactive learning media variations that can improve students' understanding and motivation towards learning This study aims to develop interactive powerpoint learning media used in the learning process of grade IV elementary school students. The method used is research and development (R&D) with a 4D model consisting of 4 stages, namely: define, design, develop, and dissimimate. This study uses an instrument in the form of a questionnaire in collecting data, the lifting sheets used are: media expert questionnaire, language expert questionnaire, material expert questionnaire and student response questionnaire. The results of the media expert validation showed a percentage of 87. 36% with the category "very feasible". The validation of language experts showed a percentage of 80% with the category "feasible". The validation of material experts showed a percentage of 95% with the category "very feasible. The response of students to the media was very positive, with a percentage value of 93. 33% with the category "very good". Based on these results, the interactive powerpoint learning media developed is feasible to be used as a learning medium for grade IV elementary school students. Key Word: Learning Media. Powerpoint Learning Aulia Sholihah1,Pengembangan Media PembelajaranAJurnal Genta Mulia. PENDAHULUAN Pemanfaatan teknologi di dalam pembelajaran tentu merupakan suatu inovasi yang dapat dikembangkan oleh pendidik. Pendidik dapat mengombinasikan antara pembelajaran dengan teknologi sehingga pembelajaran akan lebih efektif. Pembelajaran yang efektif tentunya dipengaruhi oleh kemampuan pendidik dalam mengelola pembelajaran di kelas Media pembelajaran memegang peranan penting dalam keberhasilan proses pembelajaran. Media dapat membantu peserta didik memahami materi pembelajaran dengan lebih baik, terutama materi abstrak yang sulit dipahami sehingga pemilihan metode dan media pembelajaran menjadi salah satu penunjang agar pembelajaran berjalan dengan afektif. Berbagai media pembelajaran interaktif telah banyak Namun pada wilayah tertentu masih dalam pemahaman dan membutuhkan penerapan lebih lanjut (Rita O. Rufa H & Nur, 2. Latuheru dalam Hasan et al. , . media pembelajaran merupakan bahan, alat, metode atau teknik yang digunakan dalam proses pembelajaran. Tujuannya adalah untuk memastikan interaksi komunikasi edukatif antara guru dan peserta didik berlangsung secara efektif dan bermanfaat. Penggunaan media sangatlah penting, khususnya untuk materi yang bersifat abstrak. Materi yang hanya dijelaskan secara lisan berpotensi menimbulkan pemahaman yang salah pada peserta didik. Dengan adanya media pembelajaran dapat membantu peserta didik memahami materi dengan lebih efektif karena dapat memberikan visualisasi, simulasi, atau contoh nyata. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, ditemukan beberapa permasalahan terkait pembelajaran yaitu, kurangnya penggunaan media pembelajaran yang bervariatif, kurangnya partisipasi aktif peserta didik pada saat proses pembelajaran, sebagian peserta didik memiliki minat yang kurang terhadap materi yang disampaikan, pembelajaran yang hanya mengacu pada bahan ajar buku dan latihan soal saja. Keaadaan tersebut berpotensi menyebabkan kejenuhan, kebosanan, serta menurunkan minat peserta didik pada saat proses pembelajaran. Pendidik dapat mengatasi permasalahan tersebut dengan cara mengelola pembelajaran dengan efektif. Penggunaan media pembelajaran powerpoint interaktif dapat menjadi alat yang efektif untuk membantu peserta didik dalam memahami materi pembelajaran. Jamilah dalam Syah, et. , al . powerpoint merupakan salah satu perangkat lunak dari Microsoft yang digunakan untuk mendukung proses pembelajaran dengan cara Menyusun prsentasi secara efektif, sederhana dan professional. Penggunaan media powerpoint interaktif dapat memudahkan pembelajaraan karena keabstrakan materi dapat dikonkritkan dengan menggunakan media pembelajaran. Media ini mudah digunakan, memiliki tampilan desain yang menarik, dan menampilkan berbagai konten multimedia seperti gambar, animasi, suara, dan video. Hal itu akan membuat peserta didik lebih tertarik untuk belajar. METODE PENLITIAN Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D), dengan model 4D yang bertujuan untuk menciptakan produk atau meningkatkan produk yang telah Penelitian pada pengembangan media powerpoint ini menggunakan model 4-D yang dikembangkan oleh Sivasailam Thiagarajan. Dorothy S. Semmel, dan Melvyn I. Semmel . terdiri dari 4 tahap yaitu, tahap pendefinisian . , tahap perancangan . , tahap pengembangan . , tahap penyebaran . Tahap define P-ISSN: 2301-6671. E-ISSN: 2580-6416 | 65 Aulia Sholihah1,Pengembangan Media PembelajaranAJurnal Genta Mulia. Pada tahap ini ada beberapa langkah yang dilakukan yaitu, analisis awal, analisis peserta didik, analisis kurikulum dan analisis materi. Tahap desain Tahap perancangan bertujuan untuk membantu dalam menentukan desain yang akan dibuat, pada penelitian ini desain yang dibuat yaitu media pembelajaran powerpoint interaktif. Ada 2 langkah yang dapat dilakukan yaitu, pemilihan media, rancangan awal, pembuatan media. Tahap develop Tahap pengembangan mencakup dua langkah yang harus dilakukan, yaitu penelitian oleh para ahli dengan proses revisi dan uji coba pengembangan. Tujuan tahap pengembangan adalah untuk menghasilkan versi akhir dari produk pembelajaran yang dikembangkan setelah melalui tahap revisi dari para ahli. Dalam tahap pengembangan ada 4 tahap pengembangan yaitu, pembuatan media, validasi media, revisi media, uji coba media. Tahap dessiminate Tahap ini bertujuan untuk mempublikasikan atau menyebarkan produk yang telah dikembangkan kepada target pengguna. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian dan pembahasan Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Research and Development (R&D), dengan menggunakan prosedur model 4-D (Four-D), yang dikembangkan oleh Sivasailam Thiagarajan. Dorothy S Semmel dan Melvin I Semmel, terdiri dari 4 tahapan pengembangan, yaitu: . ahap pendefinisia. , . ahap perancanga. , . ahap pengembanga. , . ahap penyebara. Prosedur penelitian 4-D dapat dijelaskan melalui tahapan-tahapan penelitian yaitu sebagai berikut. Tahapan Pendefinisian (Defin. Pada tahap ini ada beberapa langkah yang dilakukan yaitu sebagai berikut. Font-end Analysis (Analisis Awa. Untuk memahami permasalahan awal dalam proses pembelajaran, peneliti melakukan pra penelitian melalui kegiatan wawancara dan observasi di SDN 1 Rahong. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengumpulkan dan memvalidasi masalahmasalah yang muncul. Learner Analysis (Analisis Peserta Didi. Hasil analisis menunjukan beberapa peserta didik kesulitan memahami materi yang disampaikan, terdapat pula peserta didik yang menujukan kejenuhan dan terlibat percakapan diluar topik . Material Analysis (Analisis Mater. Tahap analisis materi pada bab 7 ilmu pengetahuan alam dan sosial. Topik-A Aku dan kebutuahnku. Tujuan analisis materi adalah agar materi yang disampaikan dengan bantuan media pembelajaran powerpoint interaktif relevan dan sesuai dengan kompetensi awal yang termuat dalam modul pembelajaran. curiculum Analysis (Analisis Kurikulu. pada tahap ini dilakukan anlisis terhadap kurikulum yang digunakan dengan merujuk pada capaian pembelajaran dan tujuan P-ISSN: 2301-6671. E-ISSN: 2580-6416 | 66 Aulia Sholihah1,Pengembangan Media PembelajaranAJurnal Genta Mulia. Tahapan Perancangan (Desai. Tahap ini dilakukan dengan mendesain media pembelajaran powerpoint Media yang dibuat disesuaikan dengan analisis kebutuhan yang telah dilakukan agar mencapai tujuan yang ingin dicapai. Rancangan awal pada tahap ini yaitu membuat storyboard. STORYBOARD Halaman awal Halaman awal ini berisi judul materi, menu utama dan petunjuk Tampilan isi Tampilan isi terdiri dari tujuan pembelajaran dan materi Materi yang digunakan yaitu materi akudan kebutuhanku pada mata Pelajaran IPAS. P-ISSN: 2301-6671. E-ISSN: 2580-6416 | 67 Aulia Sholihah1,Pengembangan Media PembelajaranAJurnal Genta Mulia. Tampilan soal dan umpan balik Tampilan selanjutnya menampilkan soal Latihan dan umpan balik. Latihan soal terdiri dari 5 uraian sedangkan umpan bali terdiri dari 5 pilihan ganda. P-ISSN: 2301-6671. E-ISSN: 2580-6416 | 68 Aulia Sholihah1,Pengembangan Media PembelajaranAJurnal Genta Mulia. P-ISSN: 2301-6671. E-ISSN: 2580-6416 | 69 Aulia Sholihah1,Pengembangan Media PembelajaranAJurnal Genta Mulia. Tampilan video Tampilan video berisi video pembelajaran mengenai materi yang Tampilan penutup Tampilan penutup Tahapan Pengembangan (Develo. Pada tahap ini dilakukan pengemabngan media. Langkah berikutnya adalah melakukan validasi oleh para ahli untuk menilai kelayakannya. ahli terdiri dari 2 ahli media, 2 ahli bahasa, dan 2 ahli materi, dan angket respon peserta didik. Tabel 1. Hasil validasi ahli Hasil Validasi Presentase Kategori interpretasi Ahli Media 87,56% Sangat Layak Ahli Bahasa 79,99% Layak Ahli Materi Sangat Layak Berdasarkan hasil ketiga ahli yang telah malakukan validasi, ahli media memperoleh skor 91,57%, ahli bahasa memperoloh skor 80% dan ahli materi memperoleh skor 95%. Tabel 2. Hasil angket respon peserta didik Skor Rata-rata x 100 = 93,33% Kriteria Sangat Layak Berdasarkan analisis data yang ada, penggunaan media pembelajaran powerpoint interaktif dalam Pelajaran IPAS topik A- aku dan P-ISSN: 2301-6671. E-ISSN: 2580-6416 | 70 Aulia Sholihah1,Pengembangan Media PembelajaranAJurnal Genta Mulia. kebutuhanku menunjukan hasil yang sangat positif. Peserta didik memberikan respon yang baik dengan skor rata-rata 93,33% termasuk kedalam kategori Ausangat baikAy. Hal tersebut menunjukan bahwa media pembelajaran powerpoint ini efektif dan dapat digunakan dalam proses Penggunaan media pembelajaran membantu peserta didik lebih fokus dalam belajar sehingga, mempermudah peserta didik dalam memahami materi yang disampaikan. Tahapan Penyebaran (Dessiminat. Tahap terakhir dalam proses penelitian pengembangan model 4D. pada tahap ini, produk yang telah dikembangkan oleh peneliti berupa media pembelajaran powerpoint interaktif, disebarkan setelah melalui tahapan validasi dan revisi pada tahap-tahap sebelumnya. Media pembelajaran powerpoint interaktif dirancang untuk mendukung proses pembelajaran di kelas IV SDN 1 Rahong, khususnya pada mata Pelajaran IPAS Topik A- Aku dan kebutuhanku. SIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan mengenai media pembelajaran powerpoint interaktif penelitian ini menggunakan metode R&D dengan model 4D melalui empat tahapan yaitu, define . , design . , develop . , dan disseminate . Berdasarkan hasil validasi yang telah dilakukan oleh ahli media memperoleh hasil 87,56%, ahli bahasa memperoleh hasil 80%, dan ahli materi memperoleh hasil 95%. Sehingga media pembelajaran layak digunakan untuk uji coba pada peserta didik. Hasil respon peserta didik saat uji coba menggunakan media mendapatkan skor 93,3% dengan kategori Ausangat baikAy. Penelitian ini memiliki keterbatasan, seperti media pembelajaran powerpoit interaktif masih terbatas pada Pelajaran IPAS dengan materi aku dan kebutuhanku, peneliti selanjutnya diharapkan dapat menerapkan media ini pada mata pelajaran yang lain agar dapat melakukan pengujian terhadap evektivitas peserta didik. Media powerpoint dapat diakses menggunakan laptop dan proyektor sehingga sarana dan prasarana harus DAFTAR PUSTAKA