Trisna Erawani Aritonang1. Herlina2 Kompetensi Universitas Balikpapan ANALISIS KAJIAN PSIKOLOGI DALAM NOVEL INONG KARYA RADIUS S. K SIBURIAN Trisna Erawani Aritonang1. Herlina2 Universitas Sumatera Utara1,2 pos-el: erawanitrisna@gmail. com1, herlina2@usu. ABSTRAK Penelitian ini merupakan kajian tentang Psikologi Sastra terhadap buku yang berjudul Inong karya Radius S. K Siburian. Tujuan dalam penelitian ini ialah unsur intrinsik yang ada dalam novel Inong dan mendeskripsikan struktur kepribadian yang melatar belakangi psikologis para tokoh dalam novel Inong karya Radius S. K Siburian. Data yang digunakan dalam penelitian merupakan studi kepustakaan. Teori yang digunakan dalam menganalisis tokoh cerita tersebut ialah teori struktural, dan teori psikologi sastra dari teori kepribadian Sigmund Freud yaitu: id, ego, dan superego. Metode yang digunakan ialah metode deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini ditemukan aspek psikologi yaitu Id. Ego, dan Superego pada masing-masing tokoh. Aspek Id pada tokoh Inong mengacu kepada tindakan refleks seperti menolak rasa sakit. Berlanjut kepada ego dari tokoh inong, pengambilan keputusan, penyelesaian masalah yang ada. Sedangkan superego tokoh inong mengacu kepada nilai moral kepribadian yang terdapat pada masyarakat dan nilai agama. Pada tokoh Bapak id nya lebih mengacu kepada sifat penguasa dan sewenang-wenang. Pada tokoh Dame dan Jon id yang dimiliki lebih mengacu kepada menolak rasa sakit dan memilih kenikmatan. Sedangkan untuk aspek ego Dame, dan Jon memiliki kemiripan dengan Inong. Kata kunci : Kajian Psikologi. Novel. Psikologi Sastra ABSTRACT This research is a study of Literary Psychology of a book entitled Inong by Radius SK Siburian. The aim of this research is to describe the intrinsic elements in the novel Inong and to describe the personality structure that underlies the psychology of the characters in the novel Inong by Radius SK Siburian. The data used in this research is a literature study. The theory used in analyzing the characters in the story is structural theory, and literary psychology theory from Sigmund FreudAos personality theory, namely: id, ego, and superego. The method used is descriptive qualitative method. In this study, psychological aspects were found, namely Id. Ego, and Superego in each character. The Id aspect of the Inong character refers to reflex actions such as resisting pain. Continuing with the ego of the inong character, making decisions, solving existing problems. Meanwhile, the inong characterAos superego refers to the moral values of personality found in society and religious values. In the figure of Mr. id, it refers more to the nature of the ruler and is arbitrary. In the Dame and Jon characters, the id refers more to rejecting pain and choosing pleasure. As for DameAos ego aspect, and JonAos resemblance to Inong. Keywords: Psychological Studies. Novels. Literary Psychology. PENDAHULUAN Sastra ialah suatu cara berekspresi yang menyampaikan pengalaman manusia dalam bentuk gambaran nyata yang menggugah dengan menggunakan alat-alat Ada komponen berupa pikiran, pengalaman, ide, emosi, kegembiraan, keyakinan . , bentuk dan bahasa Vol. No. Desember 2022 dalam karya sastra Sumardja dan Saini dalam Susanto dan Hendri Nur . Dalam menghasilkan karya sastra, seorang penulis menampilkan keyakinan mengkuantifikasi komponen keindahan. Karya sastra menjadi khas karena Trisna Erawani Aritonang1. Herlina2 mengandung nilai-nilai estetis dan personal (Luxemburg et al 1989:. Prosa dalam pengertian kesastraan juga disebut fiksi, teks. , atau wacana naratif (Nurgiantoro, 2005:. Hal ini berarti prosa . merupakan cerita rekaan yang tidak didasarkan pada kebenaran sejarah Abrams . alam Nurgiantoro, 2005:. Salah satu contoh prosa fiksi tersebut adalah Novel merupakan salah satu genre sastra yang dapat secara bebas mengajukan pertanyaan tentang pengalaman manusia, sehingga menghasilkan makna yang secara intrinsik terkait dengan kondisi manusia. Karya sastra seperti novel merupakan gambaran kehidupan bermasyarakat yang dinikmati, dipahami dimanfaatkan oleh masyarakat. Novel di Batak Toba berkembang selain dilatar belakangi oleh kehidupan penulis yang berasal dari suku batak toba namun di setiap novel karya sastra Suku Batak Toba terdapat nilainilai pendidikan, nilai sosial, dan nilai moral di dalamnya yang didapat dari kehidupan, budaya, dan adat istiadat di masyarakat Batak Toba. Seperti beberapa novel dari kisah masyarakat batak yaitu: Mangalua. Toba Dream. Si Janggual. Boru Sasada. Kajian psikologi sastra merupakan salah satu teknik untuk memiliki apresiasi sastra yang lebih baik. Membaca dan menafsirkan karya sastra, penulis karya sastra, dan pemirsanya melalui lensa berbagai ide dan kerangka psikologis ialah asal mula psikologi sastra (Wiyatmi, 2011:. Menurut Endraswara . Psikologi Sastra mengkaji sastra yang kreatif secara Penulis orisinalitas, rasa, dan tujuan. Respon pembaca juga akan dipengaruhi oleh kepribadian mereka sendiri. Penelitian psikologi sastra memiliki peran penting dalam pemahaman sastra karena beberapa keunggulan, seperti: pentingnya psikologi sastra untuk mengkaji lebih dalam aspek pendekatan ini dapat memberikan Vol. No. Desember 2022 Kompetensi Universitas Balikpapan umpan balik kepada peneliti tentang masalah pengembangan karakter. penelitian semacam ini sangat membantu untuk menganalisis karya sastra yang kental dengan masalah psikologis. (Endraswara, 2008:. Menurut Ratna . 9:342-. ,tujuan psikologi sastra adalah memahami aspekaspek kejiwaan yang terkandung dalam karya sastra. Penelitian psikologi sastra dilakukan dengan dua cara. Pertama, melalui pemahaman teori-teori psikologi kemudian diadakan analisis terhadap suatu karya sastra. Kedua, dengan terlebih dahulu menentukan sebuah karya sastra sebagai obyek penelitian, kemudian ditentukan teori-teori psikologi yang dianggap relevan untuk melakukan analisis. Jadi, psikologi sastra adalah kajian sastra yang memandang karya sebagai aktivitas kejiwaan pengarang yang akan menggunakan cipta, rasa, dan karsa dalam berkarya. Begitu pula pembaca dalam menanggapi karya juga tidak akan lepas dari kejiwaan masing-masing. Ada kemungkinan bahwa sastra dan psikologi dapat bekerja sama secara harmonis karena keduanya memiliki tujuan di dunia kita. Keduanya mendekati persoalan manusia dari sudut pandang seseorang dan kelompok. Keduanya bertumpu pada titik tolak yang sama, yaitu memanfaatkan pengalaman manusia sebagai sumber informasi. Psikologi sastra dipandang penting dalam studi sastra karena penggunaannya dalam penelitian sastra (Endraswara, 2008:. Psikologi Sastra akan digunakan untuk menganalisis Inong karya Radius S. Siburian. Karya Inong dipelajari dengan menggunakan teori kepribadian Sigmund Freud, yang meliputi id . itempatkan di alam bawah sada. , ego . ntara alam sadar dan bawah sada. , dan superego . ntara alam sadar dan alam bawah sada. erletak sebagian di alam sadar dan sebagian lagi di alam bawah sada. Id ialah entitas yang hidup dan berfungsi di alam bawah sadar, melambangkan subjektivitas yang belum pernah sepenuhnya terwujud sepanjang Trisna Erawani Aritonang1. Herlina2 Segala sesuatu yang dibawa sejak lahir dalam pikiran seseorang, termasuk naluri, impuls, dan desakan, disimpan dalam id. Id bertindak atas dasar prinsip kesenangan, yang menyatakan bahwa id mencari kesenangan dan menghindari penderitaan dalam segala situasi (Alwisol, 2012:. Sedangkan karakteristik ego ialah kualitas kepribadian dunia nyata. Ego bekerja untuk realitas untuk mengurangi stres id. Proses sekunder ego melibatkan penalaran realistis, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan. Dan superego ialah elemen moral dan etika kepribadian, yang berfungsi pada premis idealis, tidak seperti id dan ego (Alwisol, 2012:. Kepribadian superego ialah fitur sosiologis dari lingkungan dan orang. Superego mewakili cita-cita moral, pendidikan, dan agama masyarakat (Yusuf dkk. , 2013:. Peneliti memilih novel Inong karya Radius S. K Siburian sebagai objek mendiskripsikan cerita dan tokoh dalam novel tersebut. Novel yang berjudul Inong ini menceritakan tentang kisah seorang ibu yang sangat pekerja keras demi anak-anaknya mencerminkan watak ibu-ibu suku Batak Toba yang bernaung di dalam kalimat AuLao manogot mulak botariAy yang artinya pergi pagi-pagi buta pulang petang. Maka penulis tertarik untuk membahas untuk dijadikan sebuah objek penelitian skripsi. Adapun beberapa penelitian yang serupa dengan penelitian kali ini di antaranya adalah penelitian yang dilakukan oleh Lina Suprapto. Andayani, dan Budi Waluyo dengan judul AuKajian Psikologi Sastra dan Nilai Karakter Novel 9 dari Nadira Karya Leila S. ChudoriAy. Sumber data yang digunakan berupa dokumen dan Teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan, analisis dokumen dan Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut Konflik batin yang dialami oleh tokoh di dalam novel 9 dari Nadira didasarkan pada teori kepribadian psikoanalisis Sigmund Freud Vol. No. Desember 2022 Kompetensi Universitas Balikpapan yang diperoleh gambaran tentang struktur kepribadian tokoh yang dipengaruhi oleh ketiga sistem kepribadian yaitu id, ego, dan superego, dan novel 9 dari Nadira mengandung 16 nilai karakter. Perbedaan antara penelitian ini dengan penelitian yang akan dilakukan terletak pada metode Metode penelitian dari penelitian yang akan dilakukan adalah metode studi Buku yang akan diteliti dalam penelitian kali ini juga berbeda dengan diteliti Lina dan kawan-kawan. Penelitian kedua ialah penelitian yang dilakukan oleh NisaAo AAofifatul Azizah. Herman J Waluyo, dan Chafit Ulya dengan judul AuKajian Psikologi Sastra dan Nilai Pendidikan Karakter Novel Rantau 1 Muara Karya Ahmad Fuadi serta Relevansinya Sebagai Materi Ajar Apresiasi Sastra di SMAAy. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian yang akan dilakukan juga terletak pada metode pengambilan datanya. Pengambilan data pada penelitian ini ialah menggunakan analisis dokumen dan Sementara pada penelitian yang akan dilakukan hanya menggunakan metode studi kepustakaan. Selain itu dalam penelitian ini terdapat pengujian validitas data, sementara pada penelitian yang akan dilakukan tidak menggunakan uji validitas Penelitian selanjutnya ialah penelitian yang dilakukan oleh Aria Bayu Setiaji dengan judul AuKajian Psikologi Sastra Dalam Cerpen Perempuan Balian Karya Sandi FirliAy. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian yang akan dilakukan terletak dari teknik pengumpulan Penelitian ini menggunakan teknik catat, teknik dokumen, dan teknik Sementara pada penelitian yang akan dilakukan menggunakan metode studi Kemudian teknik penyajian data pada penelitian ini menggunakan teknik informal, sementara pada penelitian yang akan dilakukan menggunakan teknik informal dan formal. Berdasarkan latar belakang di atas, maka masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Trisna Erawani Aritonang1. Herlina2 Apa saja unsur-unsur intrinsik dalam Novel Inong karya Radius S. Siburian? Bagaimana struktur kepribadian id, ego, dan superego dalam Novel Inong karya Radius S. K Siburian? Berdasarkan rumusan masalah yang akan diteliti maka tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: Mendeskripsikan unsur-unsur intrinsik dalam Novel Inong karya Radius S. Siburian. Mendeskripsikan struktur kepribadian id, ego, dan superego dalam Novel Inong karya Radius S. K Siburian. METODE PENELITIAN Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode baca dan catat. Sesuai metode yang digunakan, instrumen dalam penelitian ini adalah notepad atau alat Sumber data yang digunakan pada penelitian ini ialah dokumen yang berupa novel Inong karya Radius S. Siburian yang berjumlah 240 halaman, memiliki sampul berwarna biru gelap, yang diterbitkan oleh kepustakaan CV Jejak pada tahun 2020. Data yang telah diperoleh kemudian Langkah-langkah dalam menganalisis data yaitu: . Menganalisis data yang merujuk dengan judul penelitian untuk dijadikan referensi, . Mengklasifikasi data agar dapat memahami novel yang . Menganalisis data sesuai dengan rumusan masalah, . Menginterpretasi hasil analisis data sesuai dengan rumusan masalah, dan . Membuat kesimpulan dari data-data yang telah HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Analisis Unsur-Unsur Novel Inong Tema Vol. No. Desember 2022 Kompetensi Universitas Balikpapan Novel Inong bertemakan kisah kehidupan keluarga di kampung. Peristiwa yang terjadi antara seorang ibu, bapak dan anak-anaknya. Hal ini dapat dilihat dari salah satu halaman, di mana ceritanya membahas ibu atau Inong keresahannya terhadap suaminya dan Alur atau Plot Untuk menetukan alur dalam novel inong, penulis membagi alur menjadi lima tahapan. Pertama eksposisi atau Ini ialah awal dari cerita Inong. Pada bagian ini, pengarang mendefinisikan latar cerita, termasuk waktu dan lokasi terjadinya aksi. Ini bisa ditemukan di halaman pembuka buku Inong. Au. Oma nga jam piga on. Ndang mangan do pe hita?Ay ninna si Dame huhut manungkupi pangaluntakan ni same di ember na mansai balga alai nunga sega bosina. Au. Ai tanggung hian on. Dame. Jolo palua jo tarum asa mangan hita poang. Dang dibereng ho bolak bolak nai dope bogasta on ?Ay ninna oma ni si dame huhut dipansuanhon same na di (Siburian, 2020:13-. Terjemahan: AuIbu sudah jam berapa ini. Belum makan kita ?Ay kata si Dame sambil menutup tempat perendaman padi di ember yang begitu besar tetapi besinya sudah rusak. AuMasih tanggung ini Dame. Kerjakan dulu bagianmu baru kita Kamu tidak melihat masih banyak yang harus kita kerjakan?Ay Kata ibu si Dame sambil menanam padi dari tangannya. Kedua yaitu tahap meningkat, yaitu meningkatnya aksi yang terjadi ketika serangkaian peristiwa membangun Peristiwa mulai bergerak, ketika Au. Boasa sai didasdasi ho mangalo bapami?Ay Trisna Erawani Aritonang1. Herlina2 Au. Lungun rohangku. Oma molo binege tabo ni jolma taringot tu na Malungun do tondinghu. huingot, so olo bapa mangurupi oma mangula ulaon na di jabu manang na di Di pasombu do ndang marnata ni Sian na marsuan, marbabo, masa haleon, dohot uju panen. Aha do ulaning di pingkiran ni bapa i?Ay ninna si Dame huhut tunghi. (Siburian, 2020:. Terjemahan: AuKenapa kamu selalu melawan bapakmu?Ay AuSedih hatiku. Ibu jika mendengar orang lain menceritakan tentang Sedih perasaanku. Yang ku ingat bapak tidak mau membantu ibu dirumah ataupun di sawah. Dibiarkan tidak tau waktu. Dari menanam padi, mencabut rumput, mengusir burung sampai panen. Apa yang ada di pikiran bapak itu?Ay kata si Dame sambil Ketiga adalah klimaks. Pada tahap ini pengarang memunculkan maksud dan tujuan dalam novel Inong. Hal ini dapat dilihat ketika si Jon menanyakan keberadaan bapaknya kepada ibunya dan sampai mencari bapaknya yang jarang berada di rumah. Au. Didia bapa. Oma?Ay ninna na Au. Ai boha hudoa?Ay Au. Bereng ma. Molo di bilut modom berarti na mulak ma i. Molo ndang adong, naso mulak ma i,Ay ninna omana. Au. Jadi, boha ma on. Oma?Ay ninna Au. Boasa pola sunghun on mu didia bapam saonari? Salelengon ndang. Ay Au. Porlu hian. Saonari porlu ala inghon adong tanda tangan ni natoras. Jala inghon bapa do molo mangolu Ido ditonahon guruku,Ay ninna si Jon. Dipanotnoti si Jon ma bohi omana i ala songon na mamingkiri manang aha umbege hata ni si Jon. AuOma . boasa lungun roham?Ay Dihaol ma anakhonna. Didok ma tu ibana. Vol. No. Desember 2022 Kompetensi Universitas Balikpapan Au. Laho ma ho tu lapo. Lambok jala denggan gorahon bapam. Anggiat dibege soaram jala olo manandatangani on,Ayninna ma huhut dibereng ala songon na lehon do warna ni gombar ni si Jon. (Siburian, 2020:. Terjemahan: AuDimana bapak, ibu?Ay katanya AuKenapa rupanya?Ay AuLihatlah di kamar jika dia tidur berarti dia sudah pulang. Jika tidak ada, berti dia belum pulang,Ay kata ibunya. AuLalu bagaimana ini, ibu?Ay AuKenapa kamu bertanya dimana bapakmu sekarang? Selama ini di tidak Sekarang dia perlu karena harus ada tanda tangan orang tua. Yang di haruskan itu ialah bapak jika masih Itulah yang dibilang guruku. Ay Kata si Jon Diperhatikan si Jon lah wajah ibunya karena ibunya memikirkan apa yang dibilang si Jon. AuIbu. kenapa kamu bersedih?Ay katanya, dipeluklah anaknya itu dan Au Pergilah ke lapo, panggillah dengan lembut bapakmu semoga suaramu di dengar dan dia mau menandatangani ini,Ay katanya sambil melihat warna gambar si Jon. Selanjutnya yang ke empat yaitu anti klimkas atau puncak cerita. Puncak cerita mencapai tahap dimana si Dame ingin kuliah. Hal ini dapat dilihat: AuOma . Ay ninna si Dame ma. AuDirohangku, kuliah ma au nian tu Medan songon angha dongan. Sihol hian do rohangku gabe guru. Adong do giot ni rohangku songon angha guruku si Seang hian huhilala angha parbinotoan na saleleng on molo so hulanjut tu parguruan tinggi!Ay ninna (Siburian, 2020:. Terjemahan: AuIbu. Ay kata si Dame AuDi dalam hatiku, aku mau kuliah di Medan sama seperti temanku. Aku ingin sekali menjadi guru. Aku ingin seperti Trisna Erawani Aritonang1. Herlina2 guruku yang sekarang. Sayang sekali pengetahuanku selama ini jika aku tidak melanjut ke perguruan tinggi. Ay Katanya. Terakhir yaitu penyelesaian dan Peristiwa yang menjadi akhir memberikan pemecahan masalah dalam semua peristiwa dan dimana si Dame akhirnya memiliki kesempatan untuk berkuliah. AuBege ma, amang. Holan borunta do na lolos sian hutanta on. Na so las do roham umbegesa? Si Mian, donganna, ndang lulus. Marsak hian ma ibana dohot omana. Songon i ma so rejekina Ay. (Siburian, 2020:. Terjemahan: Au Dengarlah bapak. Cuman putri kita yang lulus dari kampung ini. Tidak bahagia kamu mendengarnya? si Mian, temannya, tidak lulus. Pusing sekali dia dengan ibunya. Seperti itulah dulu Latar atau Setting Latar dibagi ke dalam tiga bagian, yakni latar tempat, latar waktu, dan latar Novel Inong berlatar tempatkan beberapa tempat, di antaranya yaitu: di sawah, rumah, sekolah. Kota Medan, dan di lapo. Selanjutnya adalah latar waktu. Dalam Novel Inong era waktu seperti tahun berlangsungnya cerita tidak diketahui pasti. Keseluruhan cerita hanya menunjukkan bahwa waktu cerita berlangsung pada pagi hari, petang dan malam hari. Terakhir, latar suasana. Dalam novel ini suasana digambarkan sedih karena keadaan keluarga Inong yang kurang berkecukupan. Kemudian di bagian akhir cerita suasana menjadi sedih campur haru saat tokoh Inong harus merelakan anaknya Dame merantau ke Medan untuk mengejar Pintor di haol ma omana. Dang manghatai ibana agia sangkababa. Dilapati ibana jala ditangi do hata ni (Siburian, 2020:. Vol. No. Desember 2022 Kompetensi Universitas Balikpapan Terjemahan: AuDia langsung memeluk ibunya. Dan dia tidak berbicara apapun. Dia mengerti dan mendengarkan kata Penokohan atau Tokoh Novel inong karangan Radius S. Siburian memiliki sekian tokoh dalam cerita yaitu Inong. Among. Dame. Jon. Mina. Santi, dan Pak Guru. Tokoh utama dalam cerita adalah Inong yang merupakan seorang istri dan memiliki dua orang anak yaitu Dame dan Jon. Inong memiliki hati yang besar dalam menghadapi susahnya kehidupan mereka dan menjaga keluarganya. Inong juga rajin beribadah. Kesederhanaannya membesarkan kedua anaknya. Among merupakan suami Inong dan ayah dari Dame dan Jon. Ia digambarkan sebagai kepala keluarga yang pemalas dan tidak bertanggung jawab kepada keluarganya. Dame merupakan anak pertama Inong. Ia adalah anak yang baik dan peduli terhadap keluarganya. Dame juga rajin dan pintar sehingga memungkinkan dirinya untuk bisa kuliah di salah satu universitas negeri di Medan. Sedangkan Jon adalah adik Dame yang masih SMP. Meskipun dirinya digambarkan sebagai remaja yang emosinya masih belum stabil. Jon merupakan anak yang baik dan menghargai orang tuanya. Mina merupakan tokoh pembantu. Ia adalah sahabat si Dame yang baik dan selalu mendengarkan keresahan Dame. Santi merupakan anak tulangnya yang membatu si Dame selama di Medan. Dan Pak Guru yang membantu Dame berkas-berkas Amanat Amanat atau pesan moral yang dapat kita ambil dalam novel Inong yaitu: bekerja keras diikuti dengan doa akan memberikan kemampuan untuk melewati setiap persoalan dunia yang Trisna Erawani Aritonang1. Herlina2 Karena doa dan usaha tidak akan mengkhianati hasil jika kita menjalankan keduanya bersamaan. Apa pun keadaanmu dan keadaan orang tuamu belajarlah menerima dan Karena kita tidak bisa memilih dilahirkan dari orang tua yang kita inginkan begitu juga orang tua kita tidak bisa menentukan anak seperti apa yang mereka lahirkan. Menerima apa yang ada pada diri kita ialah pelajaran Menyadari kesalahan kita dan meminta maaf merupakan salah satu hal baik yang dapat kita lakukan ketika terjadi pertengkaran di keluarga kita. Belajar dengan giat agar dapat pendidikan ataupun hal-hal yang kamu harapkan di masa depan. Harus memiliki rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri dan keluarga. Struktur Kepribadian Sigmund Freud (Id. Ego. Supereg. Id dalam Tokoh Inong Au. Dame, boan jo sambong on tu Unang buka da bahen diginjang di lombou i,Ay ninna omana Au. Nunga loja au, boru. Unang godang sunghunsunghunmu jolo. Ay (Siburian, 2020:. Terjemahan: AuDame, bawa dulu ember ini keluar. Jangan buka ya letakkan diatas itu,Ay kata ibunya AuAku sudah lelah, jangan banyak dulu pertanyaanmu. Ay Tindakan refleksif terlihat jelas dalam kutipan cerita di atas. Pertama. Dame, keluarkan ember ini. Ungkapan "Aku lelah" menyampaikan respons refleksif Inong, yang menyinggung ciri kepribadian id, yaitu kemampuan untuk menahan penderitaan. Id dalam Tokoh Dame AuAnggo si Dame holan na senyumsenyum dihundulan. Ay(Siburian, 2020:. Vol. No. Desember 2022 Kompetensi Universitas Balikpapan Terjemahan: AuKalau si Dame , dia hanya senyum-senyum di tempat duduknya. Ay Dari menggambarkan dengan jelas struktur id yang mengacu kepada kenikmatan Ausenyum-senyumAy, merupakan hal yang menunjukkan suatu kenikmatan yang berhasil Dame dapatkan. Id dalam Tokoh Among (Aya. AuOma ni Dame! Hei, parjabu! Ai dibege hamu do hata? Naung negel jala tungkihon do hamuna be ?Ay ninna (Siburian, 2020:. Terjemahan: AuMak Dame! Siapa di rumah? Tidak ada yang mendengar! Yang tuli nya kalian semua?Au Kata bapaknya Pendekatan yang diuraikan dalam kalimat di atas ialah dasar dari karya Among. Ini menggambarkan sifat id sewenang-wenang mementingkan diri sendiri. Id dalam Tokoh Jon AuTarsunggul ma si Jon jam 3 Ingot do ibana ditugasna na so sidung i. Ay (Siburian, 2020:. Terjemahan: AuTiba-tiba terbangun si Jon jam 3 Dia ingat tugasnya yang belum Karena garis mewakili perilaku refleks karakter Jon untuk bangun ketika dia mengingat tugasnya yang belum selesai, itu dapat digambarkan sebagai struktur kepribadian id. Ego dalam Tokoh Inong AuNdang pola dialusi oma ni si Dame. Di rohana, marisuang molo Umporlu do di ibana gogo mangulahon na denggan sian mangalusi hata na hurang tabo tu si Ay(Siburian, 2020:. Terjemahan: AuIbu si Dame tidak menjawabnya, didalam hatinya percuma saja kalaupun Lebih bagus dia mengerjakan Trisna Erawani Aritonang1. Herlina2 yang baik dari pada menjawab perkataan yang tidak enak didengar. Ay Dari kutipan dialog di atas menjelaskan ego inong atau ibu dalam mengambil keputusan terhadap dirinya sendiri dan tidak mau membuat masalah. Ibu lebih memilih tidak menjawab untuk menyelesaikan masalah yang merupakan struktur kepribadian ego. Ego dalam Tokoh Dame AuBoi do diboan ho termos i? Dia tu son hu boan asa hatop ho mardalan. Ay AuDang pola, oma. Huboan pe, nunga godang di hunti omaAy (Siburian, 2020:. Terjemahan: AuBisanya kamu bawa termos itu? Sini biar aku saja yang bawa biar cepat kita jalannya. Tidak perlu mak, aku saja yang bawa. Sudah banyak yang mama Ay Dari kutipan narasi di atas dengan jelas menggambarkan ego yang dimiliki oleh Dame. Kalimat AuTidak perlu mak, aku saja yang bawa. Ay Mengacu kepada pengambilan keputusan yang tidak Pengambilan keputusan tersebut merupakan salah satu ciri dari struktur kepribadian ego yang dilakukan Dame. Ego dalam Tokoh Jon AuSai digisgisi si Jon ma porlak Dipadenggan do angha bona ni Pola didudus ibana angha bulung naung masak asa unang gabe parasaran ni porhis. Ay(Siburian, 2020:. Terjemahan: AuSi Jon terus membersihkan ladang Dia memperbaiki akar kopi, dan membersihkan daun yang sudah kering supaya tidak jadi sarang semut. Ay Kutipan menggambarkan ego yang dimiliki Jon. Mengacu keputusan yang tepat yang dilakukan Jon secara realistis. Pengambilan keputusan tersebut merupakan salah satu ciri dari struktur kepribadian ego yang dilakukan oleh Jon. Vol. No. Desember 2022 Kompetensi Universitas Balikpapan Superego dalam Tokoh Inong AuIngot boru patik palimahon. Ingot ahu suang songon i nang ibotom. Gogoi ma martangiang dohot marsiajar asa unang songon hami, natuatuamon be hoAy. (Siburian, 2020:. Terjemahan: AuIngatlah titah kelima anakku, ingat aku begitu juga adikmu. Perbanyak berdoa sambil belajar biar kalian tidak seperti orang tuamu ini. Ay Dari kutipan dialog tersebut menunjukkan bahwa menggambarkan superego yang dimiliki inong atau ibu. Mengacu kepada nilai moral kepribadian yang mengenalkan nilai baik merupakan tindakan yang mengacu salah satu ciri dari kepribadian superego. Superego dalam Tokoh Dame AuOma, huingot do sasaponggol hata ni Tuhan uju sai dijahaon oma tu hami. Di patubegehon oma do hata ni debata andorang so modom do pe hami uju gelleng hami. Ay (Siburian, 2020:. Terjemahan: AuIbu, aku selalu ingat perkataanmu dulu, yaitu tentang perkataan tentang Tuhan yang selalu ibu ceritakan kepada kami sebelum tidur ketika masa kecil Ay Kutipan Dame menggambarkan moral kepribadian yang Mengacu kepada nilai baik yang diajarkan Inong kepada Dame selalu diingat oleh Dame. Dame selalu mengingat Tuhan yang jelas merupakan bentuk dari superego yang menggambarkan moral kepribadian yang mengenal nilai baik dan mengacu kepada nilai-nilai yang terdapat dimasyarakat yaitu nilai agama. Pembahasan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dalam penelitian ini. Trisna Erawani Aritonang1. Herlina2 dapat disimpulkan sebagai berikut: Novel Inong mengisahkan kehidupan di kampung dengan alur maju. Cerita berjalan dengan menunjukkan latar tempat di ladang, di rumah, di sekolah. Latar menggambarkan suasana sedih campur haru saat tokoh Inong harus merelakan tokoh Dame merantau ke Medan untuk mengejar pendidikannya dan Dame yang sedih karena bapaknya tidak hadir saat keberangkatan dirinya. Cerita pada novel ini berlatar waktu di pagi, sore, dan malam hari. Dalam penelitian ini ditemukan aspek psikologi yaitu Id. Ego, dan Superego pada masing-masing tokoh. Tokoh utama adalah Inong, wanita dengan watak baik, sabar dan pekerja Aspek Id pada tokoh Inong mengacu kepada tindakan refleks seperti menolak rasa sakit. Berlanjut kepada ego keputusan, penyelesaian masalah yang mengacu pada prinsip realitas yang ada. Sedangkan superego tokoh inong mengacu kepada nilai moral kepribadian yang terdapat pada masyarakat dan nilai Bapak memiliki watak yang tidak bertanggung jawab dan pemalas. Pada tokoh Bapak id nya lebih mengacu kepada sifat penguasa dan sewenangwenang. Dame memiliki watak yang baik, mandiri, rajin dan pintar. Jon memiliki watak yang baik dan mau membantu Pada tokoh Dame dan Jon id yang dimiliki lebih mengacu kepada menolak rasa sakit dan memilih Sedangkan untuk aspek ego Dame, dan Jon memiliki kemiripan dengan Inong. Aspek superego Dame pun saman dengan Inong, yaitu mengacu kepada nilai moral kepribadian yang terdapat pada masyarakat dan nilai Pada Novel Inong ini pembaca dapat memetik amanat yang terkandung di antaranya berdoa dan bekerja keras untuk mendapatkan sesuatu dengan Vol. No. Desember 2022 Kompetensi Universitas Balikpapan maksimal, bersyukur menerima apa pun keadaanmu, memiliki rasa tanggung jawab terhadap keluarga dan dirimu, belajar dengan giat untuk mencapai impian, dan mengendalikan emosi dan tutur katamu terhadap orang tua. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan sebagai berikut: Novel Inong mengisahkan kehidupan di kampung dengan alur maju. Latar suasana menggambarkan suasana sedih campur haru saat tokoh Inong harus merelakan tokoh Dame merantau ke Medan untuk mengejar pendidikannya dan Dame yang sedih karena bapaknya tidak hadir saat keberangkatan dirinya. Cerita pada novel ini berlatar waktu di pagi, sore, dan malam hari. Dalam penelitian ini ditemukan aspek psikologi yaitu Id. Ego, dan Superego pada masing-masing tokoh. Aspek Id pada tokoh Inong mengacu kepada tindakan refleks seperti menolak rasa sakit. Berlanjut kepada ego dari tokoh inong, pengambilan keputusan, penyelesaian masalah yang mengacu pada prinsip realitas yang ada. Sedangkan superego tokoh inong mengacu kepada nilai moral kepribadian yang terdapat pada masyarakat dan nilai Pada tokoh Bapak id nya lebih mengacu kepada sifat penguasa dan sewenang-wenang. Pada tokoh Dame dan Jon id yang dimiliki lebih mengacu kepada menolak rasa sakit dan memilih Sedangkan untuk aspek ego Dame, dan Jon memiliki kemiripan dengan Inong. Aspek superego Dame pun saman dengan Inong, yaitu mengacu kepada nilai moral kepribadian yang terdapat pada masyarakat dan nilai DAFTAR PUSTAKA