Emilda AS et al. Hubungan Antara Ketepatan Waktu PijatA HUBUNGAN ANTARA KETEPATAN WAKTU PIJAT BAYI DENGAN KEBUTUHAN TIDUR BAYI USIA 6 BULAN RELATIONSHIP BETWEEN TIME OF BABY MASSAGE WITH 6 MONTHS OF BABY SLEEP NEEDS Emilda AS1*. Fazdria2. Silfia Dewi3, 1,2,3Kebidanan. Poltekkes Kemenkes Aceh *E-mail: emilda@poltekkesaceh. ARTICLE INF O ABS TRAK Keywords : Ketepatan waktu. Pijat bayi. Kebutuhan tidur Latar Belakang : Salah satu bentuk stimulasi yang selama ini dilakukan masyarakat adalah dengan pijat bayi. Pijat bayi akan membuat bayi tidur lebih lelap dan meningkatkan kosentrasi kesiagaan . atau kosentrasi. Tidur memberikan efek yang positif untuk perkembangan bayi karena tidur merupakan salah satu perangsang tumbuh kembang otak bayi. Tujuan : Untuk melihat hubungan ketepatan waktu pijat bayi dengan kebutuhan tidur bayi usia 6 bulan. Metode : Desain penelitian bersifat analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 6 bulan di Puskesmas Langsa Barat. Untuk analisa data menggunakan uji Chi-Square Test. Hasil : Hasil Penelitian didapatkan mayoritas responden tepat waktu dalam melakukan pijat bayi, mayoritas responden 60,4% memiliki kebutuhan tidur cukup. Ada hubungan hubungan ketepatan waktu pijat bayi dengan kebutuhan tidur bayi dengan nilai sig. 0,003. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara ketepatan waktu pijat bayi dengan kebutuhan tidur bayidi wilayah kerja puskesmas langsa barat kota Perlunya meningkatkan pembinaan peran serta petugas bidang kesehatan bayi dalam memberikan pendidikan kesehatan tentang pijat bayi kepada masyarakat dengan cara memotivasi dan memberitahu tentang manfaat pijat bagi bayi. Keywords : Punctuality. Baby massage. Sleeping needs History: Submited 13/10/2022 Revised 02/11/2022 Accepted 07/11/2022 Published 01/12/2022 Penerbit ABSTRACT Background: One form of stimulation that has been carried out by the community is baby massage. Baby massage will make the baby sleep more soundly and increase alertness or concentration. Sleep has a positive effect on the development of the baby because sleep is one of the stimulants for the growth and development of the baby's brain. Purpose: To see the relationship between the timeliness of baby massage and the sleep needs of infants aged 6 months. Methods: The research design is analytic with a cross sectional research design. The population in this study were mothers who had babies aged 6 months at Langsa Barat Health Center. For data analysis using the Chi-Square Test. Results: The results of the study showed that the majority of respondents were punctual in doing baby massage, the majority of respondents 60. 4% had a need for sufficient sleep. There is a relationship between the timeliness of the baby's massage and the baby's sleep needs with a sig value. Conclusion: There is a relationship between the timeliness of baby massage and the baby's sleep needs in the working area of the Langsa Barat Public Health Center. Langsa City. The need to increase the fostering of the role of infant health workers in providing health education about infant massage to the public by motivating and informing about the benefits of massage for infants. FJK. Vol. 2 No. 2 Juli- Desember 2022 Emilda AS et al. Hubungan Antara Ketepatan Waktu PijatA PENDAHULUAN Salah adalah terpenuhinya kebutuhan tidur. Tidur adalah salah satu rangsangan untuk pertumbuhan otak. Sekitar 75% hormon pertumbuhan diekskresikan saat anak tidur. Hormon ini memiliki tugas merangsang pertumbuhan tulang metabolisme tubuh, termasuk otak. Selain itu, hormon pertumbuhan juga memperbaiki dan memperbarui semua sel yang ada dalam tubuh. Proses pembaruan sel ini akan berlangsung lebih cepat ketika Bayi tertidur daripada saat bangun. pada tahun pertama otak bayi akan tumbuh 3 kali dari keadaan lahir atau sekitar 80% dari otak orang dewasa (Ifalahma & Sulistiyanti, 2. Tidur Bayi yang berusia 0-5 bulan akan menjalani hidup barunya dengan 80-90% tidur. Sesaat setelah bayi lahir, mereka biasanya tidur selama 16-20 jam sehari yang dibagi menjadi 4-5 periode. Memasuki usia 2 bulan bayi mulai lebih banyak tidur Sesorang bayi yang baru lahir sampai usia 3 bulan, akan menghabiskan waktu tidurnya sekitar 15-17 jam, dengan pembagian 8 jam untuk tidur siang dan 9 jam untuk tidur malam. Semakin usia bayi bertambah, jam tidurnya juga semakin berkurang. Pada usia 3-6 bulan jumlah tidur siang kiraFJK. Vol. 2 No. 2 Juli- Desember 2022 kira 3 kali akan terus berkurang (Handriana & Nugraha, 2. Bayi sendiri, seperti dalam jumlah waktu tidur, bangun, dan menangis yang bervariasi pada setiap bayi. Hal ini danperkembangan sel-sel saraf pada masa bayi yang belum sempurna, sehingga diperlukan stimulus untuk memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan sel-sel saraf. Salah satu memaksimalkan pertumbuhan sel saraf salah satunya adalah mencangkup kebutuhan waktu tidur bayi (Suririnah. Banyak bayi memiliki masalah tidur di Indonesia, yaitu sekitar 44,2%. Namun, hampir atau bahkan lebih dari 72% orang tua tidak menganggap gangguan tidur pada bayi sebagai Meskipun itu dianggap menganggapnya sebagai masalah kecil. Bahkan, menyebabkan fungsi kekebalan tubuh rentan, dan mengganggu regulasi (Permata. Trivedi, 2. Bayi yang mengalami gangguan tidur akan mengalami gangguan yang sama di masa Ae masa selanjutnya terutama pada masa pertumbuhan. Penelitian gangguan tidur pada bayi usia 3-6 bulan yang tidak teratasi maka akan terjadi gangguan tidur pada bayi Emilda AS et al. sampai usia 12 bulan (Sette et al. Pemijatan Namun, dianjurkan adalah : . Pagi hari sebelum memulai aktivitas . Pemijatan dilakukan 15 menit setelah bayi makan. Malam hari . enjelang tidu. Waktu yang digunakan dalam pemijatan tidak ada ketentuan baku. Namun, berdasarkan pengalaman, paling lama pemijatan dilakukan sekitar 15 menit (Rambe. Saat ini berbagai terapi telah Berbagai macam terapi non farmakologis yang dapat dilakukan yaitu memutar audio relaksasi . erapi musi. , terapi hidro . , senam bayi, aromaterapi (Maharani, 2. Diantara berbagai macam terapi farmakologis tersebut, yang banyak memberikan manfaat adalah pijat bayi. Selain meningkatkan kualitas tidur, pijat bayi memiliki manfaat untuk melancarkan motorik serta membuat bayi lebih ceria (Simanungkalit, 2. Pijatan pada bayi tidak hanya merupakan salah satu cara memberi stimulan pada seluruh perkembangan indera bayi, meningkatkan berat badan dan merangsang pertumbuhan. Terapi sentuh khususnya pijat terbukti dapat FJK. Vol. 2 No. 2 Juli- Desember 2022 Hubungan Antara Ketepatan Waktu PijatA yang menguntungkan, yang dapat diukur secara ilmiah. Pengukuran secara ilmiah ini dapat diukur dari kadar cortisol ludah, kadar cortisol plasma secara radio immunoassy, kadar hormon stress . air seni, dan pemeriksaan EEG (Electro Encephalogram/ gambaran gelombang otak (Fauziah et al. , 2. Pijat bayi memiliki banyak satunya kualitas tidur anak dimana hormon pertumbuhan disekresi lebih banyak tiga kali lipat pada anak yang memiki kualitas tidur yang baik (Roesli. Hal tersebut sejalan dengan penelitian yang menyatakan bahwa digunakan sebagai salah satu cara untuk memperkuat ikatan batin dan meningkatkan kulitas tidur bayi usia 3 Ae 6 bulan (Hartanti et al. , 2. Penelitian lain yang menunjukkan siginifikan dari pemberian pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi usia 1Ae4 bulan dimana kualitas tidur bayi kategori buruk 0%, cukup baik 26,7% dan baik 73,3% sedangkan sebelum dipijat kategori buruk 6,7%, cukup baik 60% dan baik 33,3% (Tang, 2. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas pijat bayi kesehatan serta tumbuh kembang bayi dilakukan penelitian tentang akan diteliti yaitu hubungan ketepatan waktu pijat bayi terhadap kebutuhan Emilda AS et al. tidur bayi usia 6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Langsa Barat Kota Langsa. METODE Penelitian ini bersifat analitik dengan rancangan penelitian cross sectional dimana variabel dependen dan independen diteliti secara bersamaan (Firdaus & Zamzam, 2. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 1 bulan sampai dengan 6 bulan di Puskesmas Langsa Barat Kota Langsa. Pengambilan sampel pada penelitian ini adalah dengan menggunakan rumus sklovin, dengan jumlah sampel yaitu 48 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan uji Chi- Hubungan Antara Ketepatan Waktu PijatA Square Tes . 2 ) untuk menentukan hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen (Mertha Jaya, 2. Kelompok eksperimen diberikan Booklet pijat bayi yang dilengkapi dengan cara cara pijat bayi. Instrumen penelitian ini baby oil dan video pijat bayi yang dibagikan langsung kepada orang tua dari bayi usia 6 bulan. Pada penelitian ini bayi akan di pijat lebih kurang 2 x 15 menit dalam satu hari . agi, siang/sore dan malam har. selama 2 minggu. Pada kebutuhan tidur bayi peneliti akan mengisi lembar observasi dengan hasil ukur 2 kategori cukup . -16 jam dan tidak cukup (< 14 ja. melalui wawancara. Semua subjek penelitian telah menyetujui dan HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 1. Distribusi Frekuensi Ketepatan Waktu Pijat Bayi Ketepatan Waktu Pijat Bayi Tepat Tidak Tepat Total Berdasarkan responden, mayoritas responden 58,3 % . dalam kategori tepat Frekuensi Persentase (%) waktu dalam melakukan pijat bayi, dan minoritas responden 41,7% . dalam kategori tidak tepat waktu dalam melakukan pijat bayi. Tabel 2. Distribusi Frekuensi Kebutuhan Tidur Bayi Kebutuhan Tidur Bayi Cukup Tidak Cukup Total Berdasarkan FJK. Vol. 2 No. 2 Juli- Desember 2022 Frekuensi Persentase (%) 60,4% . memiliki kebutuhan Emilda AS et al. Hubungan Antara Ketepatan Waktu PijatA tidur cukup dan minoritas responden 19% . ,6 oran. memiliki kebutuhan tidur yang tidak cukup. Tabel 3. Hubungan Ketepatan Waktu Pijat Bayi Dengan Kebutuhan Tidur Bayi Ketepatan Waktu Pijat Bayi Tepat Tidak Tepat Total Kebutuhan Tidur Bayi Cukup Tidak Cukup Berdasarkan menunjukkan bahwa dari mayoritas 29 responden, 22 bayi . ,6%) yang memiliki ketepatan waktu pijat bayi mempunyai kebutuhan tidur yang cukup dan minoritas 19 responden, 13 bayi . ,0 %) yang tidak tepat Hubungan Ketepatan Waktu Pijat Bayi Dengan Kebutuhan Tidur Bayi Hasil penelitian didapat, ada hubungan yang signifikan antara ketepatan waktu pijat bayi dengan kebutuhan tidur bayi dengan nilai P (Si. 0,000 (< 0,. Pijat sebagai sebuah keahlian sudah memiliki sejarah yang sangat Bahkan pijat merupakan manusia untuk mengusir kelelahan dan stres. Pada awal kemunculannya, pijat dipercaya sebagai salah satu cara paling baik untuk meredakan rasa lelah, stres, otot kaku dan pegal-pegal. Pijat bayi tentu saja hadir beriringan dengan lahirnya kemampuan manusia dalam melakukan terapi pijat. Karena, pijat bayi juga diartikan sebagai sentuhan komunikasi yang nyaman antara ibu dan bayi. Pijat bayi FJK. Vol. 2 No. 2 Juli- Desember 2022 Jumlah P (Si. 0,003 melakukan pijat bayi mempunyai kebutuhan tidur yang tidak cukup. Hasil uji statistik dengan analisa chisquare diperoleh nilai A=0,003, ini berarti ada hubungan ketepatan waktu pijat bayi dengan kebutuhan tidur bayi. merupakan pengungkapan rasa kasih sayang antara orang tua dengan anak lewat sentuhan pada kulit (Aulia Syaukani, 2. Sentuhan dan pelukan seorang ibu merupakan kebutuhan dasar bayi. Dimana semua itu memiliki dampak yang luar biasa bagi perkembangan Sentuhan yang dihadirkan dalam pijatan-pijatan lembut untuk bayi merupakan sebuah stimulasi yang penting dalam tumbuh kembang anak. Anak yang mendapat stimulus terarah anak yang kurang atau tidak mendapat stimulus (Aulia Syaukani, 2. Pada penelitian ini dari 48 responden, mayoritas responden 58,3 % . dalam kategori tepat waktu dalam melakukan pijat bayi, dan minoritas responden 41,7% . Emilda AS et al. dalam kategori tidak tepat waktu dalam melakukan pijat bayi. Pijat bayi sangat bermanfaat dalam mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak, diantaranya makanan sehingga bayi lebih cepat lapar dan bayi akan lebih sering menyusu kepada ibunya, sehingga bisa meningkatkan berat badan pada bayi. Selain itu bayi yang rutin dilakukan peningkatan kualitas tidurnya, yaitu meningkatkan kesiagaan, akibat dari adanya pengubahan gelombang otak. Bayi juga akan lebih kuat sistem kekebalan tubuhnya, sehingga akan Penelitian terkait manfaat pijat bayi tahan tubuh dan membuat bayi tidur lelap (Setiawan, 2. Tabel 2 menunjukkan bahwa bahwa dari 48 responden, mayoritas 60,4% . memiliki kebutuhan tidur cukup dan minoritas responden 19% . ,6 oran. memiliki kebutuhan tidur yang tidak Tidur adalah salah satu bentuk adaptasi bayi terhadap lingkungannya. Sesaat setelah lahir, bayi biasanya tidur selama 16-20 jam sehari. Memasuki usia 2 bulan bayi mulai lebih banyak tidur malam dibanding Sampai usia 3 bulan, bayi baru tidurnya sekitar 15- 17 jam, dengan FJK. Vol. 2 No. 2 Juli- Desember 2022 Hubungan Antara Ketepatan Waktu PijatA pembagian waktu 8 jam untuk tidur siang dan 9 jam untuk tidur malam. Semakin usia bayi bertambah, jam tidurnya juga semakin berkurang. Pada usia 3-6 bulan jumlah tidur siang semakin berkurang, kirakira 3 kali. Total jumlah waktu tidur bayi usia 0-6 bulan berkisar antara 13- 15 jam/hari. Pada bayi usia 6 bulan pola tidurnya mulai tampak mirip dengan orang Tidur nyenyak sangat penting bagi pertumbuhan bayi, karena saat tidur pertumbuhan otak bayi mencapai Selain itu pada saat tidur tubuh bayi memproduksi hormon pertumbuhan tiga kali lebih banyak dibandingkan ketika bayi terbangun (Galenia, 2. Hasil dengan penelitian yang dilakukan oleh rata-rata kualitas tidur bayi umur 3-6 bulan meningkat antara sebelum dan setelah dipijat yakni 6,88 menjadi 8,75. Ada pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi umur 3-6 bulan di Poliklinik Kesehatan Desa Purworwjo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak . < 0,. (Shofa & Hudhariani, 2. Adapun menunjang proses tumbuh kembang bayi, tidur adalah hal yang penting bagi Pada usia bayi 3-10 bulan normal jam tidur 12- 14 jam/hari. Pada saat perbaikan sel-sel otak dan akan terjadi produksi hormon pertumbuhan dan perkembangan kurang lebih sebesar Sehingga untuk mencapai proses pertumbuhan dan perkembangan yang maksimal diperlukan waktu tidur yang Emilda AS et al. cukup atau kualitas tidur bayi baik (Kusumastuti et al. , 2. Hasil penelitian ini juga sejalan menggunakan sampel yang berbeda yaitu sebanyak 18 bayi yang berusia 36 bulan dan pemijatan dilakukan selama 3x/minggu dalam 2 minggu. Setelah dilakukan pijat bayi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pijat bayi terhadap kuantitas tidur bayi 3-6 bulan dengan nilai. value = 0,. (Dewi et al. , 2. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kebutuhan tidur bayi setelah dilakukan pijat bayi erat hubungannya dengan pengoptimalan tumbuh kembang anak. Mengingat banyak sekali manfaat tidur bagi bayi, maka pijat bayi yang dilakukan secara teratur dan rutin dapat dijadikan salah satu alternatif untuk meningkatkan lama tidur bayi. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian dan disimpulkan terdapat hubungan antara ketepatan waktu pijat bayi dengan kebutuhan tidur bayidi wilayah kerja Puskesmas Langsa Barat Kota Langsa. Bagi tenaga kesehatan diharapkan tenaga kesehatan khususnya bidan perlunya meningkatkan pembinaan peran serta petugas bidang kesehatan bayi dalam memberikan pendidikan kesehatan tentang pijat bayi kepada masyarakat dengan cara memotivasi dan memberitahu tentang manfaat pijat bagi bayi. Bagi diharapkan ibu-ibu dapat melanjutkan mempelajari pijat bayi agar dapat FJK. Vol. 2 No. 2 Juli- Desember 2022 Hubungan Antara Ketepatan Waktu PijatA memijat sendiri di rumah secara teratur dan rutin sehingga bayi tidak mengalami gangguan tidur dan dapat tumbuh serta berkembang dengan Bagi dijadikan referensi penelitian yang DAFTAR PUSTAKA