Artikel Ilmiah Sistem Informasi Akuntansi (AKASIA) Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024, pp. E-ISSN: 2797 - 7277 https://jurnal. id/index. php/akasia Pengaruh Perputaran Piutang dan Perputaran Persediaan Terhadap Profitabilitas Perusahaan Wadah dan Kemasan BEI Sarah Dwi Lestari. Deasy Novayanti Universitas Bina Sarana Informatika e-mail: 1 63200291@bsi. id, 2 deasy. dyn@bsi. Diterima 27-09-2024 Direvisi 11-09-2024 Disetujui 31-10-2024 Abstrak - Penjualan sering menghadapi persaingan antar perusahaan, termasuk menjual produk yang sama dan masalah persaingan harga. Dalam menghadapi persaingan tersebut, mereka berusaha membuat produk lebih menarik bagi konsumen dengan memproduksi wadah dan kemasan yang baik, tetapi juga dengan memperhatikan keamanan produk mereka, seperti wadah dan kemasan yang tidak tumpah dan produk yang bagian dalamnya Tujuan penelitian ini untuk menunjukkan pengaruh perputaran piutang dan perputaran persediaan terhadap profitabilitas serta mengembangkan pengetahuan dan keterampilan peneliti mengenai hasil pada penelitian tersebut sebagai bahan pertimbangan untuk perusahaan menentukan kebijakan atau keputusan yang tepat pada masa mendatang. Analisis data yang digunakan penulis yaitu analisis kuantitatif. Penelitian ini menggunakan aplikasi sofware statistical program for social scince (SPSS) versi 27. Metode analisis data yaitu statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan analisa regresi berganda. Perputaran piutang memengaruhi positif serta secara signifikan terhadap ROA. Perputaran persediaan memengaruhi positif serta secara signifikan pada ROA. Perputaran piutang dan perputaran persediaan memengaruhi secara bersamaan terhadap (ROA). Kata Kunci: Perputaran Piutang. Perputaran Persediaan. Return On Asset Abstract - Sales often face competition between companies, including selling the same products and price competition issues. In the face of such competition, they try to make products more attractive to consumers by producing good containers and packaging, but also by paying attention to the safety of their products, such as containers and packaging that do not spill and products whose insides are maintained. The purpose of this study is to show the effect of accounts receivable turnover and inventory turnover on profitability and develop the knowledge and skills of researchers regarding the results of the study as a consideration for companies to determine the right policy or decision in the future. The data analysis used by the author is quantitative analysis. This study uses the statistical program for social scince (SPSS) software application version 27. The data analysis method is descriptive statistics, classical assumption test, hypothesis testing, and multiple regression analysis. Accounts receivable turnover has a positive and significant effect on ROA. Inventory turnover has a positive and significant effect on ROA. Accounts receivable turnover and inventory turnover simultaneously affect (ROA). Keywords: Inventory Turnover. Accounts Receivable Turnover. Return On Asset PENDAHULUAN Penjualan sering menghadapi persaingan antar perusahaan, termasuk menjual produk yang sama dan masalah persaingan harga. Dalam menghadapi persaingan tersebut, mereka berusaha membuat produk lebih menarik bagi konsumen dengan memproduksi wadah dan kemasan yang baik, tetapi juga dengan memperhatikan keamanan produk mereka, seperti wadah dan kemasan yang tidak tumpah dan produk yang bagian dalamnya terjaga. Sebagaimana sesuai dengan penelitian terdahulu (Widiyawati et al. , 2. memiliki kesimpulan bahwa perputaran piutang memiliki pengaruh positif terhadap profitabilitas, perputaran persediaan memiliki pengaruh positif terhadap profitabilitas, serta perputaran piutang dan perputaran persediaan memiliki pengaruh positif terhadap Receivable turnover mengukur frekuensi perputaran piutang selama satu tahun untuk mencapai penjualan. Skala perubahan piutang yang tinggi membuktikan efisieni perusahaan guna pengelolaan kebijakan kreditnya (Siswanto, 2. Perusahaan meningkatkan penjualan barang dalam persediaan, yang pada gilirannya mempercepat siklus perputaran Perputaran persediaan menunjukkan frekuensi berputarnya persediaan dari awal hingga akhir, dan aktivitas ini penting untuk mengevaluasi efisiensi biaya serta potensi laba perusahaan Pengaruh Perputaran Piutang dan Perputaran Persediaan Terhadap Profitabilitas A (Sarah dan Deas. (Agustina & Ruzikna, 2. Rasio digunakan yaitu Return on asset (ROA), dimana perusahaan dapat mengevaluasi dan menganalisis kemampuan mereka dalam menghasilkan keuntungan melalui pengelolaan aset yang ada (Fiolita & Zaki, 2. Manufaktur adalah kegiatan ekonomi di mana produk dasar diproses secara mekanis, kimia, atau manual untuk membuat barang jadi/setengah jadi atau produk bernilai rendah membentuk produk bernilai lebih tinggi dan hampir menjadi barang jadi. Kegiatan ini mencakup jasa industri/tenaga kerja ringan dan operasi perakitan. Manufaktur tetap menjadi penunjang terbesar terhadap PDB dibandingkan dengan sektor lainnya, yaitu 18,34% pada tahun 2022 dan 19,25% pada tahun 2021 (Direktorat, 2. Perputaran piutang periode piutang mencakup waktu dari saat piutang tersebut timbul hingga saat piutang itu bisa ditagih dalam bentuk uang tunai, kemudian digunakan untuk membeli persediaan yang dijual secara kredit, sehingga menjadi piutang lagi (Anugrah et al. , 2. Perputaran persediaan rasio pengukuran efisiensi dalam pengendalian persediaan dengan cara menilai seberapa sering investasi yang dilakukan perusahaan dalam bentuk persediaan mengalami siklus dari penjualan hingga pengisian kembali dalam satu periode waktu (Murthi et al. Rasio ROA menunjukkan hubungan diantara laba setelah pajak serta total asel milik perusahaan, dan mengindikasikan seberapa efektif aset perusahaan dalam menghasilkan keuntungan (Agustina & Ruzikna, 2. Perusahaan sub sektor wadah dan kemasan masih kurang efektif dalam melakukan penagihan piutang pada penjualan kreditnya, sehingga perputaran piutangnya memiliki hasil kurang baik di beberapa perusahaan. Hal perusahaan, perusahaan sub sektor wadah dan kemasan kurang efektif dalam melakukan penjualannya, sehingga persediaan memiliki kemungkinan stok yang berlebihan dan perputaran piutang dan perputaran persediaan memiliki Berdasarkan penjelasan diatas penulis mengambil objek sub sektor wadah dan kemasan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai perputaran piutang dan perputaran persediaan terhadap profitabilitas perusahaan sub sektor wadah dan kemasan pada periode 2020-2023. Tabel 1. Kriteria Penarikan Sampel Keterangan Jumlah Per ursahaan surb serktor wadah dan kermasan di BErI Per ursahaan surb serktor wadah dan kermasan yang tidak mermpurblikasikan laporan kerurangan lerngkap tahurn 2020 2023 di BErI Per ursahaan surb serktor wadah dan laporan kerurangan lerngkap tahurn 2020 2023 di BErI Per ursahaan surb serktor wadah dan kermasan yang laporan kerurangannya tidak merngalami minurs (-) tahurn 2020 2023 di BErI Per ursahaan surb serktor wadah dan kermasan yang laporan kerurangannya 8 mernggurnakan mata urang rurpiah Total Sumber: Data Olahan . Metode Pengumpulan Data Model pengumpulan data yang dipakai di temuan ini yakni model dokumentasi yang dikerjakan dengan memperoleh data laporan keuangan perusahaan sub sektor wadah dan kemasan periode 2020 - 2023 di BEI dan metode studi kepustakaan untuk meneliti dan mempelajari buku serta jurnal yang bisa dipakai dikajian ini. Metode Analisis Data Analisis kuantitatif dipakai penulis untuk melakukan penelitian keterkaitan hubungan antar variabel dalam bentuk angka. Kajian ini memakai aplikasi SPSS versi 27 Jenis pengujian yang Jenis Penelitian Jenis penelitian mengikuti pendekatan kuantitatif dipergunakan yakni kajian dengan datanya menggunakan angka serta diperoleh guna membuktikan hipotesis. Data tersebut diperoleh dengan analisis perhitungan dengan menggunakan perhitungan statistik. Kajian ini memakai metode Lokasi Penelitian METODE PENELITIAN Artikel Ilmiah Sistem Informasi Akuntansi (AKASIA) Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024, pp. E-ISSN: 2797 - 7277 https://jurnal. id/index. php/akasia Penulis menggunakan data yang telah tercatat di BEI pada perusahaan sub sektor wadah dan kemasan. Penelitian ini dilakukan dari April 2024 sampai Juni Objek Penelitian Objek penelitian yang penulis teliti yaitu perputaran piutang dan perputaran persediaan terhadap ROA di perusahaan sub sektor wadah dan kemasan periode 2020 - 2023. Jenis Data Penelitian Penulis memakai data kuantitatif berbentuk angka serta data diperoleh penulis mengikuti jenis data time series . untut wakt. , karena penulis memperoleh data tersebut dari BEI mengikuti periode penelitian penulis. Pada penelitian ini penulis memilih periode 2020 - 2023. Metode Penarikan Sampel Populasi perusahaan sub sektor wadah dan kemasan di BEI sebanyak 19 populasi dan kuantitas data yaitu 32, tetapi penulis memilih menggunakan 8 sampel perusahaan yang diteliti karena sudah sesuai dengan penelitian. Pengaruh Perputaran Piutang dan Perputaran Persediaan Terhadap Profitabilitas A (Sarah dan Deas. dilakukan peneiliti yaitu: Statistik Deskriptif Statistik ini dipakai guna menyusun data telah dikumpulkan agar informasi tersebut bisa dipahami dengan lebih mudah, sering kali dengan menyajikannya dalam tabel dan memberikan penjelasan dalam bentuk paragraf (Pakpahan et al. Dalam penelitian deskriptif, fokus utamanya adalah menggambarkan fenomena yang sedang terjadi saat ini. Pendekatan ini dilakukan dengan cara sistematis untuk mengungkapkan data didapatkan berdasarkan fakta (Mustafa et al. , 2. Uji Asumsi Klasik Menurut (Mardiatmoko, 2. pengujian sebagai proses menentukan model regresi linear OLS memenuhi syarat-syarat asumsi yang diperlukan. Jika uji ini tidak dilakukan, ada kemungkinan persamaan regresi diperoleh tidak tepat dalam estimasi, bisa bias serta inkosisten. Uji asumsi klasik yakni: Uji Normalitas residual Uji guna menilai nilai residual berdistribudi dengan cara yang normal. Dinyatakan efektif jika menunjukkan distribusi residual secara Salah satu upaya mengevaluasinya yaitu memeriksa pola data melalui grafik Normal P-P Plot of 25 regression standardized, di mana apabila data terdistribusi disekitar garis serta sesuai garis diagonal, sehingga model dianggap normal dan bisa digunakan untuk prediksi variabel independen. Metode alternatif guna pengujian yakni melalui uji One Sample Kolmogorov Smirnov, mencakup kriteria: Apabila nilai Signifikansi (Asym Sig 2 taile. > 0,05, maka data berdistribusi normal. Apabila nilai Signifikansi (Asym Sig 2 tailed < 0,05, maka data tidak berdistribusi normal. Uji Multikolinearitas Dalam konteks model regresi dengan rujukan multikolinearitas dengan adanya keterikatan linear kuat atau mendekati sempurna diantara variabel independent. Model regresi dengan multikolinearitas apabila terdapat hubungan linear optimal antara beragam ataupun seluruh variabel independen. Untuk mengidentifikasi adanya multikolinearitas, bisa dilihat dari nilai VIF dan Tolerance. jika VIF di bawah 10 dan Tolerance > 0,1, sehingga tidak ada masalah . Uji Heteroskedastisitas Dalam model regresi, heteroskedastisitas merujuk pada situasi di mana varians residual tidak konstan di semua pengamatan. Uji Glejser heteroskedastisitas melalui regresi antara variabel independent atau nilai residual absolut, yaitu perbedaan diantara nilai aktual Y dengan prediksi Y, serta absolut berarti nilai mutlak dari residual tersebut. Jika nilai signifikansi pengujian > 0,05, sehingga heteroskedastisitas tidak ada. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Pengumpulan Data Kajian ini memakai aplikasi SPSS versi 27 untuk mengolah data pada jenis pengujian yang telah Pengolahan data ini digunakan untuk 8 sampel yang telah memenuhi syarat dari 19 populasi pada perusahaan BEI. Analisis Statistik Deskriptif Artikel Ilmiah Sistem Informasi Akuntansi (AKASIA) Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024, pp. E-ISSN: 2797 - 7277 https://jurnal. id/index. php/akasia Uji Hipotesis Uji Hipotesis Menurut (Mardiatmoko, 2. uji hipotesis adalah sebagai berikut: Uji F Pengujian dimaksudkan guna menguji variabel bersamaan, memberikan efek secara signifikan pada variabel dependen. Hipotesis: Ho: Tidak ada pengaruh X1. X2 secara bersama - sama terhadap Y3 26. Ha: Ada pengaruh X1. X2 secara bersama-sama terhadap Y3. Kriteria keputusan: Ho diterima bila Signifikansi > 0,05 . idak berpengaru. ditolak bila Signifikansi < 0,05. Uji T Uji T bertujuan dalam regresi berganda guna menentukan jika setiap variabel independent secara individual berpenagruh yang signifikan pada variabel dependen. Hipotesis yang dikemukakan: Ho: Tidak ada pengaruh X1. X2 secara parsial terhadap Y3. Ha: Ada pengaruh X1. X2 secara parsial terhadap Y3 Kriteria keputusan: Ho diterima jika signifikansi > 0,05 . idak berpengaru. Ho ditolak jika signifikansi < 0,05 . Analisis Determinasi (R Squar. Analisis Determinasi (R Squar. Guna mengevaluasi kontribusi variabel X terhadap variabel Y, dengan fokus persentase pengaruh dari variabel independen terhadap variabel dependen pada analisa simultan. Analisis Regresi Berganda Pengujian yang kompleks dari regresi linier sederhanya, dengan memiliki satu variabel bebas danterikat, sedangkan pelibatan lebih dari satu variabel bebas serta terikat dalam regresi linier (Lusiana et al. , 2. Sumber: Data Olahan SPSS . Gambar 1. Analisis Statistik Deskriptif Transformasi Pada gambar 1 menunjukkan data analisis statistik deskriptif sebagai berikut: Pengaruh Perputaran Piutang dan Perputaran Persediaan Terhadap Profitabilitas A (Sarah dan Deas. Artikel Ilmiah Sistem Informasi Akuntansi (AKASIA) Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024, pp. E-ISSN: 2797 - 7277 https://jurnal. id/index. php/akasia Hasil analisis tersebut menunjukkan nilai Uji One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test minimum 1,88, nilai maximum 3,98 memiliki rerata 2,6662 dan standar deviasi 0,67529. Data perputaran persediaan menunjukkan perputaran persediaan memiliki nilai minimum 1,38, nilai maximum 2,55 memiliki rerata 2,0591 dan standar deviasi 0,28949. Data ROA menunjukkan data ROA memiliki angka minimum 0,03, angka maksimum 0,39 memiliki rerata 0,2259 dan standar deviasi 0,9973. Uji Normalitas Uji Normalitas Histogram Surmber : Data Olahan SPSS . Gambar 4. Uji One-Sample Kolmogorov-Smirnov Terst Uji One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test normal karena berdasar pada angka signifikansi (Asym Sig 2-taile. > 0,05, sehingga pada gambar 4 bisa dianggap distribusi data normal. Uji tersebut menghasilkan angka signifikasi 0,200, yang memperlihatkan distribusi normal. Uji Multikolinearitas Sumber: Data Olahan SPSS . Histogram menunjukkan uji tersebut normal karena garisnya membentuk sebuah lonceng seperti pada gambar 2. Uji Normalitas Normal P-P Plot Gambar 2. Uji Normalitas Histogram Surmber : Data Olahan SPS . Gambar 5. Urji Murltikolineraritas Pengujian multikolinearitas gambar 5 dikatakan tidak terjadi multikolinearitas. Dikatakan tidak terjadi multikolinearitas pada kedua uji sebelum dan sesudah di transformasi karena nilai diketahui angka tolerance perputaran piutang serta perputaran persediaan lebih dari 0,1 yakni 0,969, apabila mengikuti kriteria maka angka tersebut > 0,1. Sementara nilai VIF perputaran piutang dan perputaran persediaan kurang dari 10 yakni 1,032. Angka tersebut menunjukkan nilai VIP perputaran piutang dan perputaran persediaan < 10. Uji Heteroskedastisitas . Uji Heteroskedastisitas Surmber : Data Olahan SPSS . Pengujian normalitas dapat memakai normal P-P Plot serupa pada gambar 3. Di gambar 3 memperlihatkan jika grafik normal P-P Plot sebelum dan selepas di transformasi tersebut telah memenuhi pengujian asumsi normalitas, karena perolehan tersebut memperlihatkan titik-titik yang menyebar sesuai garis. Gambar 3. Urji Normalitas Normal P-P Plot Surmber : Data Olahan SPSS . Gambar 6. Urji Herter oskerdastisitas Pengaruh Perputaran Piutang dan Perputaran Persediaan Terhadap Profitabilitas A (Sarah dan Deas. Artikel Ilmiah Sistem Informasi Akuntansi (AKASIA) Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024, pp. E-ISSN: 2797 - 7277 https://jurnal. id/index. php/akasia Menurut cara pengujiannya, jika angka Berdasarkan gambar 9 menunjukkan F hitung siginifikasi seluruh variabel > 0,05 bisa mendapat 20,939 dengan signifikasi 0,001 sementara F tabel simpulan jika tidak terjadi heteroskedastisitas. 5,41 dengan signifikasi 0,05. Melalui penjelasan diatas menunjukkan F hitung 20,939 > 5,41 serta sign . Uji Heteroskedastisitas Scatterplot 0,001 < 0,05 sehingga H0 ditolak karena signifikasinya < 0,05. Hasil tersebut menunjukkan perputaran piutang (X. dan perputaran persediaan (X. memengaruhi terhadap return on asset (ROA) (Y). Analisis Determinasi (R Squar. Surmber : Data Olahan SPSS . Gambar 7. Urji Herter oskerdastisitas Scatter plot Cara heteroskedastisitas dapat menggunakan Scatterplot. Gambar 7 menunjukkan Kriteria Scatterplot apabila data menyebar dari positif ke negatif atau sebaliknya sehingga terdapat simpulan jika seluruh variabel tersebut tidak terjadi heteroskedastisitas. Uji Hipotesis . Uji T Surmber : Data Olahan SPSS . Gambar 10. Analisis Derter minasi (R Squrare. Pada gambar 10 menunjukkan uji analisa determinasi bernilai positif Adjusted R Square 0,563 . ,3%). Sementara hasil tersebut memperlihatkan jika perputaran piutang dan perputaran persediaan searah bersamaan pada ROA, masalah itu berarti jika perputaran piutang dan perputaran persediaan terjadi kenaikan sehingga ROA akan mengikuti. Analisa Regresi Berganda Berdasar pada penghitungan pada gambar 8 bisa disimpulkan: Pembuktian hipotesis (H. pada Perputaran piutang (X. terhadap return on asset (Y). Perputaran piutang mempunyai angka sign 0,000 < 0,05 serta angka hitung 5,593 > 2,776 T tabel setelah di transformasi, maknanya H1 signifikasinya < 0,05, sementara perputaran piutang (X. memengaruhi secara signifikan dan positif kepada ROA. Pembuktian hipotesis (H. pada Perputaran persediaan (X. terhadap return on asset (Y). Perputaran persediaan mempunyai angka sign 0,000 < 0,05 serta angka T hitung 4,189 > 2,776 T tabel, artinya H1 diterima serta H0 ditolak karena signifikasinya < 0,05, sementara perputaran persediaan (X. memengaruhi secara signifikan dan positif kepada ROA. Uji F Gambar 8. Uji T Surmber: Data Olahan SPSS, 2024 Sumber: Data Olahan SPSS . Gambar 11. Analisis Regresi Ber ganda Pada gambar 11 Analisa tersebut dibuat persamaan yakni: Y = -0,398 0,100 (X. 0,174 (X. e Interpretasi Gambar 11 bisa dijabarkan . Konstanta bernilai negatif yaitu -0,398 yang memperlihatkan perputaran piutang (X. , dan perputaran persediaan (X. maka return on asset terjalin tautan negatif atas perputaran piutang dan perputaran persediaan. Perputaran piutang (X. pada (Y) mempunyai angka koefisien 0,100 yang memperlihatkan jika kenaikan perputaran piutang satu satuan setiap saat berarti variabel return on asset (Y) akan naik 0,100 dengan diasumsikan variabel bebas lainnya dengan model regresi tetap. Perputaran persediaan (X. pada (Y) mempunyai angka koefisien 0,174 yang Gambar 9. Urji F Surmber : Data Olahan SPSS . Pengaruh Perputaran Piutang dan Perputaran Persediaan Terhadap Profitabilitas A (Sarah dan Deas. Artikel Ilmiah Sistem Informasi Akuntansi (AKASIA) Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024, pp. E-ISSN: 2797 - 7277 https://jurnal. id/index. php/akasia piutang dan perputaran persediaan dua-duanya memiliki pengaruh terhadap ROA. Penelitian ini juga memperlihatkan kesamaannya dengan (Fujilestari et , 2. Perputaran piutang dan Perputaran persediaan memengaruhi secara bersamaan terhadap ROA. memperlihatkan jika kenaikan perputaran persediaan satu satuan setiap saat berarti variabel return on asset (Y) akan naik 0,174 dengan diasumsikan variabel bebas lainnya dengan model regresi tetap. KESIMPULAN Berdasar pada hasil kajian, penulis memiliki kesimpulan yaitu pada perolehan uji t membuktikan perputaran piutang memengaruhi secara signifikan dan positif pada ROA. Hasil ini bisa terjadi dikarenakan kemampuan perusahaan berusaha meningkatkan penagihan piutang setiap tahunnya. Selaras dengan (Widiyawati et al. , 2. variable Perputaran piutang memengaruhi positif secara signifikan terhadap ROA Rasio perputaran piutang menggambarkan efisiensi manajemen dalam mengumpulkan piutang dari pelanggan. Pada hasil uji memengaruhi signifikan dan positif terhadap ROA. Perolehan ini dapat terjadi karena kemampuan perusahaan dalam melakukan penjualan lebih besar daripada persediaan yang ada. Sejalan dengan (Fiolita & Zaki, 2. dampak Perputaran persediaan terhadap ROA dukung hipotesis awal jika variabel Perputaran persediaan (X. mempengaruhi secara parsial terhadap ROA (Y). Pada hasil pengujian secara simultan memperlihatkan jika perputaran REFERENSI