Filosofi : Publikasi Ilmu Komunikasi. Desain. Seni Budaya Volume. No. 1 Februari 2024 e- ISSN: 3032-1808. p- ISSN: 3032-2073. Hal. DOI: https://doi. org/10. 62383/filosofi. Skenario Film AuGenius dari SyurgaAy: Peran Ayah dalam Pengembangan Anak Autisme melalui Struktur Tiga Babak Nabilla Afiya Rizka Universitas Potensi Utama Medan Dani Manesah Universitas Potensi Utama Medan Alamat: Jl. Kl. Yos Sudarso Km,6. 5 No. 3A Medan,Medan. Sumatera Utara 20245 Korespondensi penulis: penulis. pertama@email. Abstract. This article discusses the method of creating the screenplay for the film "Genius from Heaven," highlighting the role of fathers in the development of children with autism through a three-act structure. The creation method involves preparation, elaboration, synthesis, realization, and conclusion stages. The author conducts research, selects references from related films, and applies ideas with a three-act structure. The concept of creating this work includes the use of the dynamic character method and a three-act structure to build conflict and climax in the story. Analysis shows how the pressure from the father, changes in the behavior of the main character. Dino, and the father's awareness of his child's talent influence the dramatic dimension of the film. Technically, this article discusses the pre-production, production, and post-production stages, as well as production design, including work identity, film format, duration, language, and film goals. This film aims to provide insight to the public on educating children with special needs and demonstrates that behind someone's shortcomings, there are certainly strengths or unique talents. Keywords: Genius from Heaven, autism child development, father's role, film screenplay, three-act structure Abstrak. Artikel ini membahas metode penciptaan skenario film "Genius dari Syurga" yang menyoroti peran ayah dalam pengembangan anak autisme melalui struktur tiga babak. Metode penciptaan melibatkan tahap persiapan, elaborasi, sintesis, realisasi, dan penyelesaian. Pengarang melakukan riset, memilih referensi dari filmfilm terkait, dan mengaplikasikan ide dengan struktur tiga babak. Konsep penciptaan karya ini mencakup penggunaan metode dynamatic character dan struktur tiga babak untuk membangun konflik dan klimaks dalam Analisis menunjukkan bagaimana tekanan dari ayah, perubahan perilaku Dino . okoh utam. , dan kesadaran ayah terhadap bakat anaknya mempengaruhi dimensi dramatik dalam film. Secara teknis, artikel ini membahas tahap pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi, serta desain produksi termasuk identitas karya, format film, durasi, bahasa, dan tujuan film. Film ini bertujuan memberikan gambaran kepada masyarakat tentang mendidik anak dengan kebutuhan khusus dan menunjukkan bahwa di balik kekurangan seseorang pasti ada kelebihan atau bakat tersendiri. Kata kunci: Genius dari Syurga, pengembangan anak autisme, peran ayah, skenario film, struktur tiga babak LATAR BELAKANG Di dalam sebuah produksi film, script writer memiliki peran yang sangat penting. Maka dari itu skenario adalah intisari atau secara ekstrem bisa disebut roh/jiwa dari terbentuknya cerita dalam sebuah tayangan audio visual. Dalam penulisan skenario film, script writer bertugas menulis skenario yang di dalamnya terdapat informasi yang ingin disampaikan dari ide cerita yang di dapat. script writer adalah orang yang mempunyai keahlian dalam membuat film dalam bentuk tertulis atau pekerja kreatif yang mampu mengembangkan sebuah ide menjadi cerita tertulis yang selanjutnya divisualisasikan (Lutters, 2. Pekerjaan script writer tidak hanya berhenti sampai di kertas, maka dari itu harus memikirkan agar cerita enak dibaca secara tulisan oleh sutradara, kru, serta pemain, yang lebih Received: Desember 30, 2023. Accepted: Februari 02, 2024. Published: Februari 28, 2024 * Nabilla Afiya Rizka , penulis. pertama@email. Skenario Film AuGenius dari SyurgaAy: Peran Ayah dalam Pengembangan Anak Autisme melalui Struktur Tiga Babak penting lagi script writer harus membayangkan bagaimana memvisualisasikan tulisannya dalam lapangan agar dapat dieksekusi dengan baik oleh sutradara maupun kru-kru yang Hal ini tentu membutuhkan kepekaan membayangkan gambar yang akan dihasilkan oleh sebuah tulisan. Skenario yang sudah dibuat oleh Script Writer dan sudah disetujui oleh sutradara, kemudian divisualisasikan menjadi sebuah tontonan yang menarik oleh sutradara dibantu pemain dan kru. Semua anak memerlukan peran orang tua, terutama sosok ayah dalam perkembangan Sosok seorang ayah yang menjadi panutan bagi anak, sosok yang melindungi dan mengayomi anak. Walaupun sosok seorang ibu juga penting dalam keluarga dan membesarkan anak, namun peran seorang ayah tidak dapat digantikan oleh apapun. Perhatian dan waktu yang sangat kurang dari para ayah menunjukkan bahwa betapa ayah sekarang ini telah kehilangan perannya secara signifikan dalam mendidik anak (Heman Elia, 2000, h . Oleh karena itu, peran ayah dalam pengasuhan anak sangat mempengaruhi perilaku anak. Dibutuhkan perubahan perilaku, dan motivasi untuk menciptakan kesadaran pada diri ayah agar lebih peduli terhadap peran ayah dalam proses pengasuhan anak. Autis merupakan gangguan perkembangan yang mempengaruhi beberapa aspek bagaimana anak melihat dunia dan bagaimana belajar melalui pengalamannya. Anak-anak autis biasanya kurang dapat merasakan kontak sosial. Anak cenderung menyendiri dan menghindari kontak dengan orang. Orang dianggap sebagai objek . bukan sebagai subjek yang dapat berinteraksi dan berkomunikasi (Yuwono, 2. Kehadiran seorang anak dengan autisme dalam sebuah keluarga dapat menjadi sebuah tantangan yang tidak mudah. Anak dengan autisme membutuhkan perhatian dan penanganan khusus yang berbeda dengan anak-anak pada umumnya. Oleh karena itu, para orangtua perlu memahami kondisi anak mereka dengan baik dan mengambil tindakan yang tepat untuk membantu anak mereka mengembangkan potensi dan kemampuan yang dimilikinya. Dalam rangka membantu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kondisi anak dengan autisme, serta memberikan inspirasi dan motivasi bagi orangtua untuk terus berjuang dalam membesarkan anak mereka, sebuah film dengan judul "Genius Dari Syurga" akan diciptakan. Film ini akan menceritakan kisah seorang anak autis yang dipaksakan ayahnya untuk mengikutin kehendak ayahnya. Penguatan penokohan pada tokoh utama pada skenarion film AuGenius dari SyurgaAy diterapkan menggunakan plot lineat dan struktur dramatik linear atau kronologi tiga babak. Struktur cerita 3 babak pertama kali diperkenalkan oleh Aristoteles dan secara turun temurun FILOSOFI -VOLUME 1. NO. FEBRUARI 2024 E- ISSN: 3032-1808. P- ISSN: 3032-2073. HAL. dianggap sukses dalam berbagai macam bentuk cerita. Cerita tiga babak memiliki penekanan dramatik di setiap babaknya (Kristianto & Goenawan, 2. Film genius dari syurga ini menceritakan tentang Dino seorang anak yang dituntut untuk pintar oleh ayah nya, peran seorang ayah disini adalah sosok ayah yang tegas dan keras dalam mendidik anaknya, sedangkan Dino anak yang memiliki berkebutuhan khusus. Pada babak I berisikan perkenalan tokoh Dino. Seorang anak yang ceri terlahir memiliki kebutuhan khusus dari keluarga yang jenius. Pada usia Dino yang menginjak umur 7 tahun ayahnya memaksakan Dino untuk menjadi anak normal pada umumnya, dikarenakan ayahnya dikenal sebagai orang yang berpendidikan dan jenius di sekolah tempat ayahnya bekerja. Ayah Dino bekerja di sekolah populer ternama di Medan. Pada babak II berisikan perubahan yang dialami Dino akibat tekanan dari ayahnya. Dino menjadi anak yang pemurung. Dino selalu mengurung dirinya dikamar untuk giat belajar seperti apa yang ayahnya inginkan. Suatu ketika Dino mengikutin ujian akhir semester dan ayahnya datang untuk mengambil hasil ujian akhir semester. Setelah mendapatkan hasilnya ayah Dino tidak terima dan marah besar kepada Dino karena mendapatkan predikat paling akhir di kelasnya. Setelah ayahnya marah besar kepada Dino. Dino mengurung diri di kamarnya. Selama Dino mengurung diri di kamarnya Dino menghabiskan waktunya untuk menggambar dan melukis pemandangan yang begitu indah. Pada babak i berisi penyelesaian konflik yang dialami oleh Dino. Setelah Dino mengurung diri seharian ayahnya baru menyadari bahwasannya apa yang ayahnya perbuat terhadap Dino itu salah. Ayah Dino menyadari atas apa yang dia perbuatan itu terlalu keras dan membuat Dino tertekan, sedangkan Dino memiliki kebutuhan khusus tidak seperti anak-anak pada umumnya. Suatu ketika tengah malam ayahnya memasuki kamar Dino dan melihat begitu banyak gambar lukisan hasil karya Dino. Ayahnya sangat bersedih setelah mengetahui ada bakat yang anaknya miliki. Dino terbangun dan mengetahui ayahnya sedang menangis. Dino mendekati ayahnya dan ayahnya langsung memeluk erat Dino dan meminta maaf atas perbuatanya selama ini. Di hari Kemerdekaan Indonesia. Sekolah Dino mengadakan perlombaan melukis Dino mengikuti perlombaan tersebut dan mendapatkan predikat juara Ayahnya sangat bangga dengan hasil kemampuan yang anaknya miliki. Diharapkan film "Genius Dari Syurga" dapat memberikan edukasi dan pemahaman yang lebih luas tentang kondisi anak dengan autisme, serta menginspirasi dan memberikan motivasi bagi para orangtua untuk terus berjuang dalam membantu anak mereka mengembangkan potensi dan kemampuan yang dimilikinya. Melalui struktur tiga babak yang terdapat dalam film ini, diharapkan pesan moral dan nilai-nilai yang ingin disampaikan dapat tersampaikan Skenario Film AuGenius dari SyurgaAy: Peran Ayah dalam Pengembangan Anak Autisme melalui Struktur Tiga Babak dengan baik dan memberikan dampak positif bagi para penontonnya. KAJIAN TEORITIS Penciptaan film AuGenius dari SyurgaAy mengambil beberapa film sebagai referensi dalam menentukan arah visual dengan menggunakan struktur 3 babak dan plot linear sebagai metode Adapun referensi film yang digunakan adalah sebagai berikut: Like Father Like Son. Sutradara: Hirokazu Koreeda Like Father Like Son memiliki konsep cerita yang sangat mungkin membuat Anda mengernyitkan dahi, yaitu tentang seorang anak yang tertukar. Anda mungkin sangat familiar dengan cerita seperti ini. Tapi, di tangan Koreeda, film ini dikemas dengan sangat baik dan konflik yang hadir dieksplorasi lebih dalam lagi. Seorang pebisnis sukses dan workaholic. Ryota Nonomiya (Masaharu Furuyam. , hanya sedikit meluangkan waktunya untuk istri. Midori (Machiko On. , dan putera tunggalnya. Keita (Keita Nonomiya, nama asl. yang masih berumur 6 tahun. Pada suatu hari. Ryota dan Midori mendapatkan telepon dari rumah sakit tempat lahirnya Keita. Pihak rumah sakit mengatakan bahwa anak mereka tertukar dengan anak dari keluarga Saiki yang bernama Ryuusei (Shsgen Hwan. Kedua orangtuanya. Yudai (Lily Frank. dan Yukari (Ysko Mak. setuju untuk bertemu dan membahas masalah tersebut. Kemudian, pihak rumah sakit menyarankan untuk segera melakukan pertukaran anak. Persamaan dari film Like Father Like Son dengan Genius dari Syurga yaitu menceitakan tentang seorang ayah dan anak laki-lakinya dalam suatu keluarga. Sementara perbedaan dari film Like Father Like Son dengan Genius dari Syurga yaitu pada film Like Father Like Son mencetitakan bahwa anak kandungnya tertukar dengan anak lain pada saat lahir, ia dipaksa untuk memilih antara anak kandung atau anak yang ia besarkan seperti putranya sendiri. Sedangkan pada film Genius dari Syurga menceritakan tentang seorang ayah yang memaksakan keinginannya terhadap anaknya yang berkebutuhan khusus karena malu pada lingkungan sekitar, diketahui ayahnya seorang yang berpendidikan dan genius di lingkungan dan tempat ayahnya bekerja. Miracle In Cell No. Sutradara: Hanung Bramantyo Miracle In Cell No. 7 menceritakan tentang Dodo Rozak (Vino G. Bastia. seorang ayah yang memiliki keterbatasan dalam hal kecerdasan yang membuatnya bertingkah dan berperilaku seperti anak-anak, ia berusaha menjadi ayah yang baik untuk putrinya Kartika (Graciella Abigail dan Mawar de Jong. FILOSOFI -VOLUME 1. NO. FEBRUARI 2024 E- ISSN: 3032-1808. P- ISSN: 3032-2073. HAL. Kartika adalah anak yang sederhana, dan bangga dengan ayahnya yang sehari-hari bekerja berjualan balon. Pada kenyataannya, di kehidupan sehari-hari. Kartika yang lebih sering menjaga dan merawat sang ayah, meski begitu keduanya tetap menjalani hidup bahagia. Hingga suatu hari peristiwa terjadi membuat ia terpisah dari Dodo. Dodo ditangkap dengan tuduhan pemerkosaan dan pembunuhan seorang seorang gadis kecil bernama Melati. Dodo dengan keterbatasannya alami kesulitan menjelaskan yang sebenarnya. Dodo masuk ke penjara ditempatkan di sel nomor tujuh yang dihuni oleh para napi mulai dari kepala napi (Indro Warko. Jaki (Tora Sudir. Bewok (Rigen Rakeln. Atmo (Indra Jege. , dan Asrul AuBuleAy (Bryan Doman. Setelah berbagai peristiwa yang dialami Dodo di penjara. Dodo berteman dengan para napi di sel nomor tujuh dan mendapatkan bantuan untuk menyelundupkan Kartika ke dalam selnya. Para napi sel nomor tujuh melihat kedekatan Dodo dan Kartika yang juga menularkan kebahagiaan pada para napi dan sipir lain yang ada di dalam penjara. Melihat kedekatan itu, semua meragu apakah Dodo tega untuk memperkosa hingga membunuh gadis kecil seperti Melati. Persamaan dari film Miracle In Cell No. 7 dengan Genius dari Syurga yaitu menceritakan tentang kehidupan seorang ayah dalam mendidik anaknya. Perbedaannya yaitu dari film Miracle In Cell No. 7 menceritakan seorang ayah yang ingin menjadi ayah yang baik bagi anaknya, sekalipun dia hanyalah pria dengan kecerdasan terbatas, bertingkah dan berperilaku seperti anak-anak. Pada kenyataannya, justru anaknya yang lebih sering menjaga dan merawat Sedangkan pada film Genius dari Syurga menceritakan seorang ayah yang terlalu berlebihan dalam mendidik anaknya yang berkebutuhan khusus karna ia ingin anaknya seperti anak normal pada umumnya. Sehingga ayahnya memaksakan keinginannya padalah dibalik itu semua anaknya memiliki kemampuan dibingnya tersendiri. METODE PENCIPTAAN Persiapan Tahap dimana pengkarya melakukan riset dengan mencari data di internet dan sosial media tentang kasus genius dari syurga yang pernah terjadi di dunia terutama di Indonesia serta melakukan wawancara dengan orang-orang yang pengikut instagramnya banyak tentang apa yang terjadi seandainya salah satu di antara pengikut instagram mereka adalah seorang genius. Elaborasi Dalam tahapan ini pengkarya terlebih dahulu mencari referensi. Referensi tersebut berupa memperbanyak membaca artikel dan menonton film untuk memperkaya ide saat menulis skenario. Skenario Film AuGenius dari SyurgaAy: Peran Ayah dalam Pengembangan Anak Autisme melalui Struktur Tiga Babak Pengkarya memilih 5 buah skenario film yang pengkarya jadikan sebagai referensi di antaranya Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Like Father Like Son. Giften. Bad Genius dan Steve Jobs. Pengkarya memilih ini sebagai referensi melihat dari penguatan penokohan pada tokoh utama menggunakan struktur dua babak yang sama dengan skenario yang pengkarya buat. Setelah melakukan pengamatan film ini, barulah pengkarya mencoba menerapkan ide yang telah pengkarya rancang menggunakan struktur tiga babak dan plot linear pada film "Genius dari Syurga". Sintesis Setelah melakukan tahap persiapan dan elaborasi, pengkarya menentukan cara pengaplikasian teknik yang telah didapat dari hasil elaborasi. Pada saat proses berlangsung, pengkarya membagi cerita dalam tiga babak yang nantinya akan berubah menjadi skenario dengan struktur dua babak dan plot linier yang dikombinasikan dengan penceritaan terbatas agar terkesan lebih dramatis. Pertama pengkarya menentukan babak pertama yang disebut babak I, opening, beginning, set up. Kemudian babak tengah yang disebut dengan istilah babak II. Middle. Development and Resolution. Pada tahap ini pengkarya akan membuat premise/logline, step outline dan synopsis keseluruhan cerita untuk mempermudah proses penulisan skenario. Realisasi Pada tahap ini pengkarya mulai membuat skenario sesuai dengan ide yang telah diciptakan. Menyesuaikan dengan gaya penuturan dan penerapan unsur dramatik di dalamnya. Pengkarya membuat draft 1 yang selanjutnya direvisi untuk dijadikan draft terakhir. Penyelesaian Pada tahap ini, skenario akan diedit kemudian dijilid. Dan untuk skenario yang sudah ditulis dengan sedemikian rupa dilengkapi dengan cover buku yang didesain sesuai tema dan siap untuk diproduksi oleh team film "Genius dari Syurga". Di dalam pengkaryaan sebuah skenario, estetik dibangun melalui unsur dramatik. Unsur dramatik dalam istilah lain dramaturgi, yakni unsur-unsur yang dibutuhkan untuk malahirkan gerak dramatik pada cerita atau pada pikiran penonton. Unsur dramatik diciptakan dengan tujuan menarik perhatian penonton baik dari segi emosional dan pikiran (Lutters, 2005: . HASIL DAN PEMBAHASAN Konsep Penciptaan Konsep penciptaan karya merupakan sebuah penggambaran yang menerapkan metode dengan ide-ide yang baru sehingga menghasilkan suatu karya termasuk berupa konsep penciptaan skenario film. Konsep Skenario Film Perancangan skenario pada film AuGenius Dari SyurgaAy memiliki konsep dynamatic character untuk membangun relational conflic pada tokoh utama menggunakan struktur 3 FILOSOFI -VOLUME 1. NO. FEBRUARI 2024 E- ISSN: 3032-1808. P- ISSN: 3032-2073. HAL. Penerapan struktur 3 babak menurut Aristoteles di mana dia menggunakan dalam bukunya yang berjudul Poetics (Arc Studio Pro, 2. , pada dasarnya, struktur 3 babak membagi cerita ke dalam tiga babak yang masing-masing dilabeli sebagai pengenalan, pengembangan konflik, dan klimaks yang dilanjutkan dengan penyelesaian masalah. Berikut ringkasan dari berbagai unsur dimensi dari diamika kepribadian dalam film AuGenius Dari SyurgaAy: Babak pertama, pengenalan Pada babak ini dilakukan pengenalan tokoh utama, baik yang antagonis maupun protagonis, mengenalkan waktu dan berlangsungnya cerita, dan memperkenalkan masalah atau awal mula konflik yang terjadi. Babak pertama terdapat pada scne-scene berikut: Scene 3, menceritakan tentang ekspresi wajah Dino yang penuh emosi karna tekanan dari ayahnya yang memaksakan Dino untuk menjadi anak normal pada umumnya. Scane 4, menceitakan tentang Dino yang sering dibully oleh orang sekitarnya karena ayahnya dikenal sebagai orang yang berpendidikan dan genius. Disinilah awal mula konflik Dynamic Character itu terjadi pada tokoh utama yaitu Dino. Babak kedua, pengembangan konflik dan masalah yang dihadapi Pada babak kedua ini memperlihatkan konflik dan masalah yang dihadapi oleh tokoh utama untuk berjuang menghadapi rintangan hidupnya. Babak kedua terdapat pada scane-scane berikut: Scene 6, menceritakan tentang perubahan yang dialami oleh Dino akibat tekanan dari ayah dan lingkungan sekitarnya sehingga Dino menjadi anak yang pemurung. Kemudian pada Scene 8. Menceritakan Dino yang dimarahi ayahnya karena mendapatkan predikat yang terakhir dikelasnya. Babak ketiga, klimaks, dan dilanjutkan dengan penyelesaian masalah Pada babak ketiga ini merupakan klimaks yang dilanjutkan dengan penyelesaian masalah yang ada pada tokoh utama Dino. Babak ketiga terdapat pada scane-scane berikut: Scene 10, menceritakan tentang Dino yang mengurung diri seharian dan ayahnya baru menyadari bahwasannya perbuatan ayahnya terhadap Dino itu salah. Kemudian pada Scene ke 13, menceritakan Dino yang mempunyai bakat tersendiri dan ayahnya baru menyadari itu. Konsep Teknis Pada film AuGenius Dari SyurgaAy ini melewati beberapa proses yaitu Pra-Produksi. Produksi dan Pasca-Produksi. Adapun proses tahapannya sebagai berikut : Pra-Produksi Pada saat proses pra produksi. Penulis Naskah memiliki peran membuat ide cerita dan pengembangan menjadi sebuah skenario, mulai dari pengumpulan data seperti riset yang dilakukan dengan panduan buku Kreatif Siaran Televisi serta terjun langsung ke dalam ruang lingkup yang berkaitan untuk menunjang data informasi dalam pembuatan skenario. Skenario Film AuGenius dari SyurgaAy: Peran Ayah dalam Pengembangan Anak Autisme melalui Struktur Tiga Babak Menurut Latief dan Utud . 7 : . AuHal awal dari sebuah naskah drama adalah ide cerita. Pemilihan ide ini dapat di kembangkan dari cerita yang sudah ada, atau kisah nyata . rue stor. atau seluruh dari hasil imajinasi. Setelah mendapat ide, selanjutnya dapat merancang latar, tokoh cerita, dan sudut pandangAy Setelah menentukan tema atau ide cerita dan sinopsis, seorang penulis naskah menyampaikan idenya kepada produser dan sutradara. Jika sudah di setujui, naskah selanjutnya di sampaikan kepada semua kru. Ketika ide cerita sudah disetujui oleh semua kru, masuk ke tahap pembuatan treatment dan scenario. Hal-hal yang termasuk dalam persiapan menulis skenario yaitu tema, ide cerita, lokasi bisa dalam bentuk peralatan sebagai berikut: Laptop Laptop untuk penulisan Dimana saatmendapatkan ide, penulis akan menggunakan laptop sebagai tempat untuk menuangkan . Printer Printer digunakan sebagai media unttuk mencetak skenario yang telah dituangkan dan diketik penulis didalam laptop, yang akan dituangkan keatas melalui media printer. Kertas A4 Kertas A4 digunakan sebagai media dicetaknya ide penulisan skenario. Dimana saat penulis mendapatkan ide yang telah diketik dilaptop, lalu dicetak ke dalam tulisan diatas kertas A4. Final Draft Final Draft merupakan aplikasi yang digunakan untuk menulis skenario dalam bentuk ketikan. Produksi Dalam tahap produksi, penulis naskah membantu kru yang bertugas dan sutradara untuk mengarahkan adegan kepada talent. Agar talent bisa memaksimalkan aktingnya sesuai dengan naskah yang sudah ada. Selain itu, penulis naskah saat produksi ikut serta membantu penata artistik dalam setting lokasi, agar penggambaran sesuai dengan naskah yang sudah ada. Pasca-Produksi Setelah tahap produksi selesai kemudian melakukan tahap pasca produksi, sebagai penulis terlibat langsung dalam proses editing dan penulis kembali melihat hasil shot yang telah di ambil oleh penata kamera bersama kru. Penulis berusaha menjaga alur cerita yang ada di dalam skenario dan membantu editor agar hasil dari editing sesuai dengan naskah. Desain Produksi Desain Produksi termasuk naskah yang bisa menjadi panduan yang baik tentang apa saja yang harus dilakukan selama shooting. Adapun beberapa desain produksi yang diterapkan dalam film AuGenius Dari SyurgaAy sebagai berikut: FILOSOFI -VOLUME 1. NO. FEBRUARI 2024 E- ISSN: 3032-1808. P- ISSN: 3032-2073. HAL. Identitas Karya Judul Film : Genius Dari Syurga Format Film : Film Pendek Durasi Film : 25-30 Menit Bahasa : Indonesia Rumah Produksi : Cinema Creative Tahun produksi : 2023 Sutradara : Witri Amanda Penulis Naskah : Nabilla Afiya Rizka Cameramen : Febri Ayu Retno Pemeran : Dino dan Ayah dino Target Usia : 13 Tema Film : Dinamika karakter seseorang yang disebabkan oleh trauma dan lingkungan sekitar Tujuan Film : Memberikan gambaran kepada masyarakat khususnya orang tua dalam mendidik Premis : Dibalik kekurangan seseorang pasti ada kelebihannya atau bakatnya tersendiri Sinopsis : Film AuGenius Dari SyurgaAy adalah sebuah film yang menceritaka tentang Dino seorang anak yang dituntut untuk pintar oleh ayah nya, peran seorang ayah disini adalah sosok ayah yang tegas dan keras dalam mendidik anaknya, sedangkan Dino anak yang memiliki berkebutuhan khusus. Pada babak I berisikan perkenalan tokoh Dino. Seorang anak yang ceri terlahir memiliki kebutuhan khusus dari keluarga yang jenius. Pada usia Dino yang menginjak umur 7 tahun ayahnya memaksakan Dino untuk menjadi anak normal pada umumnya, dikarenakan ayahnya dikenal sebagai orang yang berpendidikan dan jenius di sekolah tempat ayahnya bekerja. Ayah Dino bekerja di sekolah populer ternama di Medan. Konsep penciptaan karya dalam skenario film "Genius dari Syurga" mencakup penggunaan metode dynamatic character untuk membangun relational conflict pada tokoh utama melalui struktur tiga babak. Analisis dimulai dengan pengenalan tokoh utama Dino, diikuti dengan pengembangan konflik dan masalah yang dihadapi, serta mencapai klimaks dan penyelesaian dalam babak ketiga. Unsur-unsur dramatik seperti tekanan dari ayah, perubahan perilaku Dino, dan kesadaran ayah terhadap bakat anaknya, membangun dimensi dramatik yang kuat. Konsep teknis mencakup proses pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Penulis naskah memiliki peran penting dalam ide cerita, pengembangan skenario, dan panduan Desain produksi mencakup identitas karya, format film, durasi, bahasa, rumah produksi, tahun produksi, sutradara, penulis naskah, dan detail lainnya. Film "Genius dari Syurga" memiliki tujuan memberikan gambaran kepada masyarakat, khususnya orang tua, tentang mendidik anak dengan berbagai kebutuhan khusus, serta menunjukkan bahwa di balik kekurangan seseorang pasti ada kelebihan atau bakat tersendiri. KESIMPULAN DAN SARAN Dalam artikel ini, metode penciptaan skenario film "Genius dari Syurga" dibahas secara rinci melalui beberapa tahap, yaitu persiapan, elaborasi, sintesis, realisasi, dan penyelesaian. Proses dimulai dengan riset intensif, wawancara, dan pengumpulan referensi untuk memperkaya ide. Pengkarya memilih struktur tiga babak dan plot linier sebagai dasar untuk Skenario Film AuGenius dari SyurgaAy: Peran Ayah dalam Pengembangan Anak Autisme melalui Struktur Tiga Babak skenario, menggabungkannya dengan penceritaan terbatas untuk menambah aspek dramatis. Pada tahap realisasi, skenario dikembangkan sesuai dengan ide yang telah dirancang, dan melibatkan revisi hingga draft terakhir. Proses penyelesaian mencakup pengeditan, penjilidan, dan penyusunan cover buku sesuai tema. Estetika dalam skenario dibangun melalui unsur dramatik, dengan tujuan menarik perhatian emosional dan pikiran penonton. Saran untuk penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada eksplorasi lebih lanjut mengenai dampak peran ayah dalam konteks pengembangan anak autisme dalam skenario film. Penelitian mendalam mengenai strategi pengajaran yang efektif, pengaruh karakter ayah terhadap perubahan perilaku anak, dan aspek-aspek lainnya yang dapat memperkaya naratif film sekaligus memberikan wawasan lebih dalam terkait perkembangan anak autisme dapat menjadi arah yang menarik untuk dieksplorasi. Selain itu, penelitian dapat memperluas cakupan dengan mempertimbangkan peran faktor lingkungan dan sosial dalam memberikan dukungan yang optimal bagi anak autisme. DAFTAR REFERENSI Arumsari. Microsoft Visual Studio Code: Seperti Apa Fiturnya?. Blo. Dicoding Indonesia. Retrieved 10 Juni 2023 Dewojati. Cahyaningrum. Drama Sejarah. Teori, dan Penerapannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press Himawan. Pratista. Memahami Film. Yogyakarta: Homerian Pustaka. Joko Yuwono. "Memahami Anak Autistik (Kajian Teoritik dan Empiri. Bandung: Alfabeta. Latief. Rusman dan Utud. Yusiatie. Kreatif Siaran Televisi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group Lutters. E 2004. Kunci Sukes Menulis Skenario. PT Gramedia. Jakarta. Tersedia dalam Google Book. Lutters. Elizabeth. Kunci Sukses Menulis Skenario. Jakarta: Grasindo. Heman Elia, . Peran Ayah Dalam Mendidik Anak. Veritas 1/1 (April 2. Nurgiyantoro. Penilaian Pembelajaran Bahasa. Yogyakarta: BPFE Nurgiyantoro. Burhan. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: BPFE. Realino. Kristianto. , & Goenawan. Analisis Struktur Naratif Tiga Babak. Jurnal Komunikologi. Suryana. Terapi Anak Autisme. Anak Berbakat dan Anak Hiperaktif. Jakarta: Progress. FILOSOFI -VOLUME 1. NO. FEBRUARI 2024