Jurnal Noken. Volume 4 . Halaman 23-33 2018 PERAN MUHAMMADIYAH DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KOKODA DI KOTA SORONG Karsiman1. Edyanto2 Program Studi Ilmu Pemerintahan. FISIP. Universitas Muhammadiyah Sorong Program Studi Ilmu Pemerintahan. FISIP. Universitas Muhammadiyah Sorong Email: edyantolaone93@gmail. ABSTRAK Muhammadiyah merupakan organisasi keagamaan dengan senantiasa berpegang pada amar maAoruf nahi munkar terbukti telah berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat baik dalam bidang keagamaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi maupun sosial kemasyarakatan Kondisi komunitas kokoda miskin dan sangat memprihatinkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang bagaimana Peran Muhammadiyah dalam Pemberdayaan Masyarakat Kokoda Kota Sorong. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data yang dihimpun nantinya melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Muhammadiyah dalam pemberdayaan masyarakat kokoda di Kota Sorong belum optimal meskipun telah memiliki berbagai amal usaha yang cukup dikenal di Kota Sorong. Hal tersebut terlihat dari pemberdayaan yang dilakukan oleh Persyarikatan Muhammadiyah terhadap masyarakat masyarakat kokoda di Kota Sorong hanya berupa pembagian paket sembako pada bulan Pemberian beasiswa lazismu yang diberikan kepada mahasiswa kokoda belum sepenuhnya dinikmati oleh mahasiswa kokoda. Hal ini terlihat hanya satu mahasiswa masyarakat kokoda yang mendapatkan beasiswa lazismu, padahal masih banyak mahasiswa kokoda yang membutuhkan beasiswa dari lazismu. Olehnya itu diharapkan adanya optimalisasi peran Muhammadiyah dalam pemberdayaan Masyarakat Kokoda di Kota Sorong. Kata Kunci. Peranan Muhammadiyah. Pemberdayaan. Masyarakat Kokoda. PENDAHULUAN Muhammadiyah sekolah-sekolah organisasi keagamaan dengan senantiasa Muhammadiyah yang merupakan wahana berpegang pada amar maAoruf nahi munkar untuk memajukan bangsa yang sebagian Islam, pemberdayaan masyarakat baik dalam terkungkum dalam lingkungan kultural bidang keagamaan, pendidikan, kesehatan, yang tradisional, tertutup, dan tertinggal ekonomi maupun sosial kemasyarakatan Peran Muhammadiyah sudah Berdirinya nampak sejak awal pendiriannya, dimana Umat (PKU) pada tahun 1923 misalnya. Muhammadiyah metitikberatkan perannya merupakan reaksi dari kepedulian sosial Muhammadiyah Pertolongan Kesengsaraan melalui usaha dakwah tabligh, pengajian. Juga didasarkan pada kenyataan pahit yang dialami masyarakat pada waktu hal ini ditunjukkan dengan itu, terutama kesengsaraan umat akibat 23 Peran Muhammadiyah Dalam Pemberdayaan. Jurnal Noken. Volume 4 . Halaman 23-33 2018 krisis ekonomi dan sebagai upaya untuk mengangkat mereka dari keterpurukan ternyata seringkali tidak memecahkan akar lebih terorganisir dan modern. PKU yang permasalahan yang mereka hadapi. Hal ini pada akhirnya berkembang menjadi rumah karena program-program tersebut tidak sakit, poliklinik, rumah yatim piatu, rumah panti jompo tidak saja didasari pada insidentil, parsial, dan bersifat charity kenyataan pahit yang dialami pada masa itu, melainkan juga didasarkan pada tergantung dengan bantuan pemerintah. tolong-menolong pemenuhan kewajiban agama. Model Pemberdayaan merupakan model pembangunan alternatif masyarakat agar mereka mampu menolong diri mereka sendiri. Power dapat dibangun modernisasi sebagai konsep utamanya. Pembangunan ekonomi keterlibatan pihak luar agar masyarakat yang menjadi memiliki kemampuan untuk terlibat dalam . proses pembangunan serta menikmati hasil pembangunan tersebut. Dalam kondisi pertumbuhan ekonomi yang meningkat akan diikuti dengan menurunnya penduduk miskin melalui pemerataan hasil-hasil distribusi power perlu dilakukan agar . rickle Kenyataan . benar-benar mereka mampu memiliki aset dan akses terhadap proses dan hasil pembangunan. Suku Kokoda adalah suku yang mayoritas beragama Islam, sehingga suku ini dikenal juga sebagai suku muslim. Ketimpangan struktur sosial Suku ini adalah masyarakat atau penduduk masyarakat telah menciptakan kelompok- asli pribumi Papua Sebahagian kecil saja yang lapisan bawah dari mereka Kristiani. Keberadaan suku ini menjadi Program-program unik karena merupakan suku asli Papua pembangunan yang diupayakan untuk yang beragama Islam. Menurut Rais 24 Peran Muhammadiyah Dalam Pemberdayaan. yang menjadi penganut Jurnal Noken. Volume 4 . Halaman 23-33 2018 . Menurut Westra komunitas kokoda miskin dan sangat . barang-barang Tuti terlaksananya suatu fungsi atau tugas mencapai tujuan yang telah ditentukan. menyekolahkan anaknya, tidak memiliki Lebih lanjut. Palak dalam Tuti . rumah layak huni, daya beli rendah, dan mengemukakan bahwa peranan atau role selalu berharap uluran tangan dari orang adalah suatu kelakuan yang diharapkan dari oknum dalam antar hubungan sosial Lebih lanjut, kemiskinan tersebut tertentu yang berhubungan dengan status penghasilan yang rendah dan karateristik Sifat Menurut Djarnawi dalam Haedar Nashir . Augagasan pemalas kokoda itu diperparah lagi oleh mendirikan Muhammadiyah timbul dalam sebagian mereka dengan kultur yang suka hati sanubari Kyai Dahlan sendiri karena melakukan perbuatan menyimpang, seperti didorong oleh sebuah ayat Al-QurAoanAy. minum-minuman keras, berjudi, sex bebas. Yakni surat Ali-Imran ayat 104 : Artinya: Dan hendaklah ada di antara kamu Bahkan, mayoritas laki-laki komunitas ini segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf penghasilan tersebut dihabiskan dengan merekalah orang-orang yang beruntung. membeli minuman dan di tempat-tempat Lebih lanjut, pada saat Muhammadiyah Kebiasaan ini berlangsung dari lahir memang dipicu oleh situasi sosial, generasi ke generasi, tanpa ada upaya yang sehingga memacu kelahiran gerakan Islam dilakukan untuk pembinaan moral dan Umat Islam pada saat itu mempunyai agama (Rais, 2011: . Dari gambaran pemahaman yang diwarnai oleh campur singkat diatas, maka penulis tertarik aduk ajaran islam. Contohnya praktik melakukan penelitian yang berjudulAoAoPeran kemusyrikan . enyekutukan Allah dalam Muhammadiyah ajaran aqidah dan tauhi. , tahayul . ercaya Dalam Pemberdayaan Masyarakat Kokoda Di Kota SorongAoAo. pada hal-hal yang bersifat hayal atau KAJIAN PUSTAKA mito. , bidAoah . empraktikan hal-hal yang 25 Peran Muhammadiyah Dalam Pemberdayaan. Jurnal Noken. Volume 4 . Halaman 23-33 2018 baru dalam agama, yang tidak ada Menurut tuntunanya dari ajaran Nab. dan khurafat . empercayai pada tanda-tanda alam yang pendekatan untuk mengatasi persoalan menyerupai paham metafisika dan nuju. masyarakat lemah. Secara Adapun Muhammadiyah Najiyati . Muhammadiyah sebagai Gerakan Islam didefinisikan dalam banyak pengertian yang berlandaskan pada Al-QurAoan dan tergantung dari lingkup dan sudut pandang As-Sunnah dengan watak tajdid yang orang yang mendefinisikannya. Namun, dimilikinya senantiasa istiqamah dan aktif dalam melaksanakan Dakwah Islam amar mewujudkan suasana kemanusiaan yang maAoruf nahi munkardi segala bidang adil dan beradab. baik dalam kehidupan sehingga menjadi rahmatan lil al-alamin keluarga, masyarakat, negara, regional, bagi umat, bangsa dan dunia kemanusiaan dan nasional di bidang politik, ekonomi, menuju terciptanya masyarakat utama sosial, dan lain-lain. Secara lebih spesifik, yang diridhai Allah Subhanahu Watala pemberdayaan dapat diartikan sebagai dalam kehidupan di dunia ini (Shobron, proses yang terencana dan sistematis, yang Hidayat dan Shobahiya, 2009: . dilaksanakan secara berkesinambungan. AupemberdayaanAy Istilah baik bagi individu atau kolektif, guna . berasal dari kata AupowerAy yang berarti kemampuan, tenaga, atau kemampuan yang terdapat dalam diri Dengan harfiah. AupemberdayaanAy dapat diartikan transformasi sosial. sebagai peningkatan kemampuan, tenaga. Dalam Konsep . masyarakat dapat dilihat dari tiga sisi, pemberdayaan dikembangkan pertama kali yaitu (Sumodiningrat. Gunawan, 2. pada tahun 1970-an yang bergulir dan Menciptakan suasana atau iklim yang mengalami berbagai penyesuaian. Konsep ini berasal dari pemikiran masyarakat berkembang . Disini titik Barat tolaknya adalah pengenalan bahwa ketimpangan kekuasaan, dimana sebagian sebagian lainnya . omo homini lupu. 26 Peran Muhammadiyah Dalam Pemberdayaan. Artinya. Jurnal Noken. Volume 4 . Halaman 23-33 2018 masyarakat yang sama sekali tanpa daya, karena jika demikian akan sudah menyangkut diri dan masyarakatnya. Pemberdayaan adalah upaya Oleh untuk membangun daya itu, dengan masyarakat amat erat kaitannya dengan membangkitkan kesadaran akan potensi yang dimilikinya serta berupaya untuk . pengamalan demokrasi. Memberdayakan mengandung pula arti Memperkuat potensi atau daya yang Dalam pemberdayaan, harus dicegah yang lemah menjadi bertambah lemah, oleh Dalam rangka ini diperlukan langkah- langkah lebih positif, selain dari hanya menghadapi yang kuat. Oleh karena itu, perlindungan dan pemihakan kepada Penguatan ini meliputi langkah-langkah yang lemah amat mendasar sifatnya nyata, dan menyangkut penyediaan Melindungi tidak berarti . , pembukaan akses ke dalam berbagai interaksi, karena hal itu justru akan . membuat masyarakat menjadi berdaya. Pemberdayaan bukan hanya meliputi melunglaikan yang lemah. Suku Kokoda adalah suku yang mayoritas beragama Islam, sehingga suku Menanamkan nilai-nilai ini dikenal juga sebagai suku muslim. budaya modern, seperti kerja keras. Suku ini adalah masyarakat atau penduduk asli pribumi Papua . Sebahagian kecil saja kebertanggungjawaban adalah bagian dari mereka pokok dari upaya pemberdayaan ini. Kristiani. Keberadaan suku ini menjadi Demikian pula pembaharuan institusi- unik karena merupakan suku asli Papua institusi sosial dan pengintegrasiannya yang beragama Islam. Keislaman suku ini ke dalam kegiatan pembangunan serta tanpa diawali atau didahului oleh agama peranan masyarakat di dalamnya. Yang lain seperti pada orang Jawa yang sebelum terpenting disini adalah peningkatan Islam masuk mereka beragama Hindhu. Suku Kokoda mengislamkan diri setelah 27 Peran Muhammadiyah Dalam Pemberdayaan. yang menjadi penganut Jurnal Noken. Volume 4 . Halaman 23-33 2018 mereka menganut kepercayaan animisme subyek dalam penelitian ini ditentukan dan dinamisme. Keterbatasan usaha dan dengan teknik, purposive sampling. kompetensi yang dimiliki komunitas ini Teknik Pengumpulan Data Pekerjaan yang dilakukan selama ini tidak Adapun teknik yang digunakan penelitian ini antara lain. cukup meningkatkan taraf hidup ke arah Observasi adalah mengamati secara lebih baik. Income mereka diperoleh dari langsung . anpa mediato. sesuatu hasil penjualan batu dan kayu yang obyek untuk melihat dengan dekat sifatnya fluktuatif, kadang banyak dan kegiatan yang dilakukan obyek sering pula hasilnya sedikit, bahkan pernah Wawancara tidak ada. METODE PENELITIAN Wawancara Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian tatap muka secara langsung untuk menyajikan pemahaman yang menyeluruh menggali informasi yang lengkap dan detail dari informan. Dalam pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif Dokumentasi, adalah metode penelitian yang digunakan menggunakan metode ini untuk memperoleh data yang berupa alamiah, di mana peneliti adalah sebagai dokumen tertulis, gambar maupun instrumen kunci. Penelitian ini bersifat data elektronik. Karena peneliti di sini berusaha Analisis Data Analisis data dalam Penelitian ini menggambarkan fakta-fakta tentang peran Muhammadiyah Kota Sorong. Lokasi dan Subyek Penelitian deskriptif kualitatif. HASIL DAN PEMBAHASAN Peran Muhammadiyah Dalam Pemberdayaan Masyarakat Kokoda Penelitian ini akan dilaksanakan di Persyarikatan Kota Sorong. Subyek Penelitian ini adalah Masyarakat Kokoda Kota Sorong, adapun Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi masyarakat yang telah berdiri sejak satu abad silam dan 28 Peran Muhammadiyah Dalam Pemberdayaan. Jurnal Noken. Volume 4 . Halaman 23-33 2018 telah berkiprah dalam kehidupan berbangsa Berdasarkan dengan Kepala Suku Kokoda yang bernama Aziz Wugaje, mengemukakan bahwa: AoAo. Masyarakat Kokoda itu mayoritas muslim meskipun ada juga protestan, di Sorong ada 4 masyarakat kokoda yaitu, di Rufee. Victory, di Km 8 Bandara dan yang satunya berada di Klalin Kabupaten Sorong, adapun pusatnya ada di Bandara. Kalau Muhammadiyah kita sudah kenal. Muhammadiyah kan sudah lama di Kota Sorong, banyak dari anakanak masyarakat Kokoda yang sekolah di Muhammadiyah bahkan ada yang sudah selesai kuliah dan Universitas Muhammadiyah Sorong yang besarAy. (Hasil wawancara 20 Februari 2. Hasil wawancara dengan salah Muhammadiyah di Kota Sorong telah cukup seorang masyarakat Kokoda yang bernama Pendiri Persyarikatan Muhammadiyah yaitu KH Ahmad Dahlan mengarahkan gerakan Muhammadiyah membangun keberpihakan kepada kaum miskin dan terpinggirkan. Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi islam yang Indonesia. Persyarikatan Muhammadiyah bukan hanya bergerak dalam bidang dakwah saja, akan kemasyarakatan, yang salah satunya adalah pemberdayaan masyarakat. Keberadaan lama dan telah memiliki amal usaha yang Yeri Wugaje, mengemukakan bahwa: bergerak berbagai bidang, baik bidang Persyarikatan Sorong. Muhammadiyah Universitas SMA AoAo. Muhammadiyah Sangat dikenal di Kota Sorong, karena Universitas Muhammadiyah Sorong itu sangat besar dan sudah banyak alumninya, rata-rata pejabat di Kota Sorong ini Universitas Muhammadiyah Sorong yang UNAMIN (Universitas Al- Ami. Bahkan saya juga alumni dari Universitas Muhammadiyah SorongAoAo. (Hasil wawancara 20 Februari 2. Berdasarkan hasil wawancara yang Muhammadiyah Muhammadiyah. SMP Muhammadiyah. SD Muhammadiyah. TK Aisyiyah. BMT Muhammadiyah. Panti Asuhan Muhammadiyah, dan LAZISMU Kota Sorong. Oleh sebab itu, persyarikatan Muhammadiyah Kokoda Kota Sorong. Sebagian keberadaan Muhammadiyah di Kota Sorong, namun belum terlihat secara nyata peran Persyarikatan Muhammadiyah pemberdayaan masyarakat Kokoda Kota dilakukan diketahui bahwa persyarikatan Muhammadiyah masyarakat Kokoda Kota Sorong, juga anak-anak masyarakat Kokoda itu menyelesaikan Sorong. 29 Peran Muhammadiyah Dalam Pemberdayaan. Jurnal Noken. Volume 4 . Halaman 23-33 2018 sekolah dan bahkan mendapatkan gelar sarjana di Persyarikatan Muhammadiyah. Persyarikatan Muhammadiyah Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti merupakan gerakan islam yang senantiasa dalam amar maAoruf dan nahi munkar, tidak memprihatinkan, mereka memiliki rumah menegakkan yang maAoruf . ilai-nilai bai. persediaan air bersih bahkan mereka dan mencegah yang munkar . ilai-nilai membeli air untuk kebutuhan air minum Serta melakukan gerakan dalam dan mandi. Disamping itu sebagian besar bidang sosial dan kemanusiaan. Untuk itu dari mereka bekerja sebagai penjual batu sangat dibutuhkan peran Persyarikatan karang dan penjual kayu. Batu karang Muhammadiyah mereka dapat dilaut mereka pecahkan masyarakat Kokoda Kota Sorong. Berdasarkan kemudian dijual di pinggir jalan, sama halnya dengan kayu mangi-mangi . dengan Kepala Suku Masyarakat Kokoda yang mereka cari dan dapatkan di pulau mereka potong-potong kemudian mereka Aziz Wugaje, mengemukakan bahwa: AoAo. Kokoda pekerjaannya itu jual batu karang sama jual kayu. Kita kumpul batu karang dan cari kayu mangi-mangi . dipualu kemudian dijual dipinggir jalan. Masyarakat disini sangat butuh rumah layak huni, dan air bersih. Disini yang sering memberikan bantuan adalah dari kepolisian, kalau dari muhammadiyah yang biasa datang memberikan bantuan berupa sembako, itupun tidak setiap saat hanya waktu tertentu saja seperti kalau bulan puasa. Tidak pernah muhammadiyah memberi pelatihan, cuma dalam bentuk sembako saja. Disini ada pastor yang mengajar anak-anak membaca dan menulis pusatnya yayasannya ada di Manado, tapi itu cuma mengajar anak-anak disini membaca dan menulis, tidak mengajar yang lain-lainAy. (Hasil wawancara 20 Februari 2. jual yang berfungsi sebagai tiang bendera Disamping anak-anak masyarakat kokoda banyak yang putus sekolah karena tidak mampu membiayai Hal tersebut dimaanfatkan oleh sebuah yayasan non muslim untuk mengajar anak-anak masyarakat Kokoda untuk membaca dan menulis, dan kegiatan tersebut dilakukan di Rumah Kepala Suku masyarakat Kokoda. Bentuk Kegiatan Muhammadiyah dalam Pemberdayaan Masyarakat Kokoda di Kota Sorong. Pembagian Sembako Berdasarkan 30 Peran Muhammadiyah Dalam Pemberdayaan. Jurnal Noken. Volume 4 . Halaman 23-33 2018 Ismail Beyete mengemukakan bahwa: Ramadhan Agia, mengemukakan bahwa: AoAo. Umumnya yang datang bawa bantuan kesini memberikan bantuan berupa sembako jarang sekali ada yang memberi bantuan muhammadiyah biasanya datang pada bulan puasa bagi-bagi beras kepada masyarakat disini. (Hasil wawancara, 15 Maret 2. Berdasarkan hasil wawancara yang perlu dikembangkan oleh pihak organisasi Pemberian Beasiswa LAZISMU Sebagai organisasi dakwah Islam. Muhammadiyah mendirikan berbagai amal usaha sosial, seperti panti asuhan bagi anak yatim piatu dan orang jompo, balai kesehatan dan sekolah, yang dimaksudkan untuk memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan pendidikan bagi anak-anak memberikan beasiswa kepada mahasiswa masyarakat kokoda. Berdasarkan dengan Syamsuddin Bodori, salah satu mahasiswa dari masyarakat kokoda yang kuliah di Universitas Muhammadiyah Sorong, mengemukakan bahwa : AoAo. Sebernarnya kami sangat butuh beasiswa, tapi saya sudah mau selesai disini belum pernah muhammadiyah, mungkin ada mahasiswa kokoda lain yang terima beasiswa dari muhammadiyah. Karena saya dengar begitu dari temanAoAo. (Hasil wawancara 24 Februari 2. Berdasarkan hasil wawancara memberikan sembako saja seperti beras. termasuk persyarikatan muhammadiyah. masyarakat kokoda, namun cuma sebatas Meskipun serta pariwisata masyarakat kokoda yang persyarikatan muhammadiyah telah cukup noken, membuat tikar dan potensi budaya AoAo. Hampir muhammadiyah datang kesini bagibagi beras. Sebetulnya kami disini maunya selalu dikunjungi setiap saat, jangan cuma bulan puasa saja. Disini masyarakat kami, dari jual batu karang dan jual kayu mangi-mangi . ayu baka. Batu karang 1 mobil truk kami jual sembilan ratus ribu. Kalau kayu bakau yang satu ikat untuk kayu bakar dijual sepuluh ribu, kalau untuk tiang bendera satu batang dijual tiga puluh ribuAo. (Hasil wawancara, 15 Maret 2. Hasil Potensi membutuhkan sembako tapi diharapkan pemberdayaan yang dilakukan hendaknya mampu memberikan dorongan, motivasi, dan membangkitkan kesadaran bahwa kuliah di Universitas Muhammadiyah masyarakat kokoda mempunyai potensi. 31 Peran Muhammadiyah Dalam Pemberdayaan. Jurnal Noken. Volume 4 . Halaman 23-33 2018 Sorong Jalil Beyete, mengemukakan bahwa: yang diberikan kepada mahasiswa kokoda AoAo. Awalnya itu ada empat orang dari masyarakat kokoda yang beasiswa kuliah dari lazismu, tiga orang gugur dan cuma saya sendiri yang bertahan sampai Saya muhammadiyah beri saya beasiswa nantinya untuk lanjut S2AoAo. ( Hasil wawancara, 15 Maret 2. Dari hasil wawancara diketahui bahwa, muhammadiyah melalui lazismu telah memberikan beasiswa kepada salah seorang mahasiswa yang berasal dari mendapatkan beasiswa lazismu, padahal masih banyak mahasiswa kokoda yang membutuhkan beasiswa dari lazismu. DAFTAR PUSTAKA