JURNAL DEVELOPMENT VOL. 12 NO. 2 DESEMBER 2024 pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 Peran Mahasiswa Sebagai Fasilitator Pendamping dalam Membantu UMKM Melalui Program Magang Bersertifikat di PT. BTPN Syariah Ardian Nasution . Universitas Jambi . ardiannasution392@gmail. Moch. Ichsanal Ubaidah . Universitas Jambi . ichsanal@gmail. Ary Dean Amri . Universitas Jambi . arydeanamry@unja. ABSTRAK UMKM memegang peranan penting dalam tumbuhnya perekonomian Indonesia. UMKM memiliki handil besar dalam negara sebagai penyumbang paling besar terhadap pruduk domestik bruto. Perempuan memegang peranan yang sangat penting dalam pengelolaan usaha kecil dan menengah. Namun, sebagai efek samping dari budaya patriarki, peran perempuan seringkali dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat, sehingga pemberdayaan perempuan perlu digalakkan. BTPN Syariah melalui program AuBesteeAy yang mengoptimalkan pemberdayaan melalui dukungan bisnis nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif dukungan BTPN Syariah dalam pengembangan UMKM. Untuk memberdayakan perempuan. BTPN Syariah membuka peluang bagi peserta magang dari Program Magang Kampus Merdeka. Pemberdayaan perempuan memberikan dampak yang besar terhadap perempuan yang bekerja dalam menjalankan bisnis UMKM, sehingga mereka dapat memperoleh pengetahuan yang lebih mendalam tentang kewirausahaan yang sebelumnya belum mereka ketahui, dan hasil dari pemberdayaan tersebut dapat secara efektif meningkatkan kinerja UMKM. Kata kunci : UMKM. Pendampingan Usaha. Pemberdayaan Perempuan. PENDAHULUAN Kampus Merdeka adalah Kementerian Pendidikan. Kebudayaan. Riset, dan Teknologi yang bertujuan dalam membantu mahasiswa memperoleh berbagai keterampilan yang bermanfaat untuk melebur dalam masyarakat dan dunia kerja. Kampus merdeka menawarkan mahasiswa peluang dalam mengikuti program yang ingin mereka Mahasiswa dapat leluasa belajar di luar kampus dengan konsep belajar mandiri. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan soft skill dan hard skill para lulusan, menjadikan mereka sudah siap dan bisa beradaptasi dengan kebutuhan zaman, serta memastikan para lulusan akan menjadi pemimpin bangsa di masa depan untuk menjadi pemimpin yang lebih baik bermoral dan beretika (Suhartoyo et al. , 2. UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Halaman 142 dari 160 JURNAL DEVELOPMENT VOL. 12 NO. 2 DESEMBER 2024 pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 Salah satu komponen Program Kampus Merdeka adalah Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB). MSIB dibuat untuk memberikan mahasiswa kebebasan untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan dan pengalaman di luar kurikulum Program MSIB memungkinkan mahasiswa untuk berperan secara aktif dalam membentuk arah pendidikannya sendiri, memilih bahan pelajaran, bahkan menentukan jenis pembelajaran yang paling tetap dengan gayanya. Program MSIB memupuk mahasiswa belajar mandiri dan berorientasi pada hasil. Mahasiswa memperoleh pengalaman praktis di berbagai industri dan bidang sesuai minatnya selama mengikuti program magang. Selain itu, mereka mendapatkan peluang mengikuti kursus, pelatihan, atau sertifikasi yang relevan dengan karier yang ingin mereka kejar. Oleh karena itu. Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka memberikan peluang kepada mahasiswa dalam meningkatkan keterampilan yang mereka butuhkan dalam praktik sambil menerima pengakuan formal dalam bentuk sertifikat. Program ini menggambarkan tren global dalam pendidikan tinggi yang mendorong pembelajaran berbasis hasil dan otonomi mahasiswa. PT Bank BTPN Syariah Tbk merupakan salah satu mitra Program Magang Terakreditasi Kampus Merdeka yang bekerja di industri perbankan untuk menjangkau segmen yang belum dimanfaatkan oleh industri perbankann lainnya, yaitu masyarakat produktif dan prasejahtera. Sejalan dengan misinya untuk memberikan kegiatan pemberdayaan dan literasi keuangan khususnya kepada perempuan di segmen ini. BTPN Syariah juga menyediakan akses, layanan dan produk perbankan yang sesuai dengan prinsip syariah untuk membantu perempuan mewujudkan impiannya untuk hidup lebih Sebagai satu-satunya bank umum syariah di Indonesia yang fokus memberikan layanan dan mengembangkan keuangan inklusif yang memberdayakan nasabah dari komunitas inklusif. BTPN Syariah berkomitmen mengembangkan UMKM milik nasabah produktif dan kurang mampu. BTPN Syariah berupaya untuk terus memberikan nilai tambah dan mentransformasi kehidupan setiap orang yang dilayani. Baik melalui pembiayaan maupun berbagai program pendampingan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan nasabah UMKM (BTPN Syariah, 2. Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memainkan peran sentral dalam pembangunan ekonomi di banyak negara, termasuk Indonesia. UMKM merupakan sumber penting bagi kewirausahaan, inovasi dan lapangan kerja, dan mencakup sebagian besar bisnis di seluruh dunia. Namun UMKM menghadapi berbagai tantangan seperti UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Halaman 143 dari 160 JURNAL DEVELOPMENT VOL. 12 NO. 2 DESEMBER 2024 pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 terbatasnya akses terhadap pembiayaan, rendahnya tingkat pendidikan dan keahlian, kesulitan mendapatkan izin, kurangnya akses terhadap permodalan, dan kurangnya dukungan infrastruktur (Tanan, et al, 2. Menurut Kementerian Koperasi. Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM), total UMKM di Indonesia diproyeksikan mencapai 65,5 juta unit pada tahun 2023. Jumlah ini mencapai 99% dari seluruh badan usaha di Indonesia. Partisipasi UMKM terhadap Gross Domestic Product (GDP). Indonesia sebesar 61% pada tahun 2023. Nilai tersebut setara dengan Rp 9. 580 triliun. Kontribusi usaha kecil dan menengah terhadap penyerapan tenaga kerja juga sangat besar yaitu mencapai 97% dari total angkatan kerja. Oleh karena itu, sangat perlu dan penting bagi UMKM untuk mengoptimalkan peran dan kehadirannya sebagai salah satu penopang perekonomian Indonesia. Untuk itu. PT Bank BTPN Syariah Tbk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk membangun kompetensi dan mendapatkan pengalaman langsung bekerja di industri, sekaligus mengangkat semangat masyarakat terutama perempuan setempat melalui program pendampingan usaha. Nasabah Perempuan/Ibu Produktif yang Tertinggal diberikan fasilitas pemberdayaan, baik secara offline maupun online, untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan mengelola usahanya yang berkelanjutan dan terbuka terhadap akses pasar yang lebih luas (BTPN Syariah, 2. METODOLOGI Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional. Metode ini dilakukan melalui pengumpulan data, dimana peneliti atau rekan peneliti mencatat informasi yang dilihat selama penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan mengamati langsung kondisi lapangan. Dalam hal ini, peneliti menyelidiki secara langsung dampak dukungan bisnis terhadap kemajuan 20 UMKM nasabah BTPN Syariah. Kegiatan Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) yang berkerja sama PT Bank BTPN Syariah Tbk. mempunyai beberapa langkah dalam prosesnya yaitu : Tahapan Persiapan Mahasiswa mempersiapkan diri dengan mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh BTPN Syariah dan mempelajari cara melakukan magang dengan baik dan Mahasiswa diberikan pengetahuan oleh BTPN Syariah secara detail cara pendampingan yang efektif. UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Halaman 144 dari 160 JURNAL DEVELOPMENT VOL. 12 NO. 2 DESEMBER 2024 pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 Tahap Pelaksanaan Mahasiswa akan mendampingi nasabah BTPN Syariah yang merupakan UMKM Pendampingan dilakukan mulai dari asesmen terhadap nasabah UMKM hingga melakukan analisis SWOT. Analisis SWOT akan membantu mahasiswa memahami tingkat bisnis umkm dan materi apa yang cocok untuk sesi mentoring Anda berikutnya. Setelah dilakukan analisis usaha, kemudian kegiatan pendampingan dilakukan dengan beberapa cara: Metode Ceramah Dalam melakukan pendampingan nasabah, mahasiswa menyampaikan materi yang tepat dengan kebutuhan para pelaku UMKM melalui metode ceramah, seperti pembukuan, digital marketing, pentingnya identitas usaha, penataan display yang rapih, dan lain sebagainya . Metode Tanya Jawab Metode ini dilakukan untuk melihat sejauh mana pemahaman nasabah dalam memahami materi yang telah dijelaskan setelah penyampaian materi oleh mahasiswa sekaligus review materi. Dalam metode ini nasabah juga dapat melakukan konsultasi mengenai kendala yang dialami selama mereka menjalankan usahanya, dan selanjutnya mahasiswa memberikan langkah solutif terhadap kendala dan masalah yang dihadapi nasabah sebagai upaya untuk memajukan dan memperbaiki usaha. Metode Pelatihan Dilaksanakan dengan praktek penerapan materi yang telah disampaikan oleh mahasiswa untuk diimplementasikan dalam keseharian saat para nasabah pelaku menjalankan usahanya. Tahapan Evaluasi Tahap ini menilai keberhasilan pendampingan, apakah program pendampingan berdampak signifikan dalam pemberdayaan dan pengembangan usaha pada para pelaku UMKM nasabah BTPN Syariah. HASIL Berdasarkan hasil kegiatan magang pendampingan usaha yang telah dilakukan oleh penulis pada 14 Februari-30 Juni 2024, program magang pendampingan nasabah PT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Halaman 145 dari 160 JURNAL DEVELOPMENT VOL. 12 NO. 2 DESEMBER 2024 pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 Bank BTPN Syariah Tbk. memiliki pengaruh dalam meningkatkan kinerja usaha nasabah UMKM di Provinsi Jambi khususnya pada cakupan daerah yang penulis dampingi baik dari pengetahuan, sikap, dan keterampilan UMKM tersebut. Peningkatan kinerja usaha akan berpengaruh pada meningkatnya kinerja UMKM baik secara financial yang dilihatkan dengan adanya kenaikan pendapatan UMKM dan secara non-financial yaitu dengan bertambahnya pengetahuan dan keterampilan seperti membangun branding, melakukan pembukuan sederhana, cara pengelolaan proses produksi, memasarkan produk secara digital marketing, dan tata cara untuk mendapatkan perizinan usaha yang meliputi NIB. PIRT, maupun sertifikat halal. Selain non-financial, pendampingan juga memberikan manfaat output fisik hasil dari pengajaran materi dan pelatihan wirausaha. Adapun manfaat output fisik tersebut diantaranya spanduk identitas usaha, logo usaha, pamflet promosi online yang divisualisasikan melalui gambar Output Spanduk Identitas Usaha Output logo usaha UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI utput Pamflet Promosi Online Halaman 146 dari 160 JURNAL DEVELOPMENT VOL. 12 NO. 2 DESEMBER 2024 pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 Pembuatan NIB Dengan adanya pengaruh positif secara financial, non-financial, dan output fisik dari program magang pendampingan nasabah, tentunya memberikan sumbangsih dalam optimalisasi dari UMKM nasabah PT Bank BTPN Syariah Tbk MMS Jambi Timur dalam mempertahankan dan meningkatkan kedudukannya sebagai pilar penggerak ekonomi dan penyedia lapangan kerja yang berkorelasi terhadap penurunan angka pengangguran dan kemiskinan yang memberikan manfaat bagi pelaku UMKM itu sendiri maupun bagi perekonomian di Provinsi Jambi. Program Magang Kampus Merdeka PT Bank BTPN Syariah Tbk. khususnya pada posisi fasilitator pendamping memberikan banyak dampak positif bagi pengembangan kompetensi mahasiswa baik itu dari sisi pengetahuan, keterampilan, serta pengalaman berharga bekerja di dunia profesional karena terjun langsung ke lapangan dalam mendampingi usaha UMKM nasabah prasejahtera produktif. Mahasiswa dapat mempelajari mengenai upaya pemberdayaan dan pengembangan UMKM termasuk segala dinamikanya baik itu dari sisi kekuatan, kelemahan, peluang, tantangan, serta strategi terbaik yang dapat ditempuh untuk mengembangkan UMKM yang menyesuaikan karakteristik dan kondisi dari UMKM yang heterogen. Kemudian, dari segi pengembangan keterampilan program ini bermanfaat dalam meningkatkan Soft Skills dan Hard Skills seperti Microsoft Office operating skill. Drive for Result. E-Learning system ability. Creative Problem Solving. Impact through Influence. Entrepereurship. Selfleadership, dan Customer Focus sehingga dapat menjadi bekal yang baik dalam mempersiapkan diri menuju dunia kerja kedepannya. Bagi Nasabah, bermanfaat dalam peningkatan kapasitas pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan nasabah ibu-ibu prasejahtera produktif pemilik UMKM yang diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan uasaha nasabah itu sendiri. Melalui skema pendampingan 4 pertemuan tiap minggu bagi setiap nasabah, nasabah akan UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Halaman 147 dari 160 JURNAL DEVELOPMENT VOL. 12 NO. 2 DESEMBER 2024 pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 mendapatkan pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan kondisi usaha nasabah diantaranya pengetahuan mengenai identitas usaha, promosi, diversifikasi usaha, excellent service, perizinan usaha dan pembukuan. Tak lepas sampai disana, mahasiswa sebagai fasilitator pendamping mengimplementasikan materi kewirausahaan yang telah diajarkan melalui praktik yang menghasilkan output langsung seperti praktik dalam membuat spanduk, logo usaha, pamflet promosi online, surat izin usaha NIB, dsb. yang dapat dirasakan manfaatnya oleh nasabah dalam menjalankan usahanya. KESIMPULAN Pemberdayaan nasabah BTPN Syariah dengan pendampingan dan pelatihan sangat berdampak efektif terhadap perkembangan UMKM. Hal ini terlihat dengan melihat kemajuan yang dicapai setelah dukungan selesai. Nasabah BTPN Syariah sebagai UMKM dapat memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya digitalisasi bagi usaha dan memberikan dampak baik bagi kemajuan usahanya. DAFTAR PUSTAKA