ARBORESCENT JOURNAL Vol. 1 No. Hal. DOI : http://dx. org/10. 56630/ja. Pertumbuhan Ikan Mas (Cyprinus carpi. Yang Diberi Pakan Mengandung Tepung Buah Pepaya (Carica papay. Thrisya Lievanti1. Suardi Laheng1*. Dwi Utami Putri1 1Program Studi Budidaya Perairan Universitas Madako Tolitoli. Indonesia Jl. Madako No. 01 Kelurahan Tambun. Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengah Informasi Artikel: Diterima: 01 November 2023 Disetujui: 08 November 2023 *Corresponding author: Suardiaseq@gmail. ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa efektif pengkayaan ikan mas (Cyprinus carpi. dengan pakan tepung buah pepaya terhadap tingkat pertumbuhannya. Penelitian ini akan dilaksanakan pada 60 hari. Ini terletak di Desa Dakitan. Kabupaten Tolitoli. Penelitian memakai Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan tepung buah pepaya (TBP) yang digunakan yaitu P0 (TBP 0 gr/kg paka. P1 (TBP 1,25 gr/kg paka. P2 (TBP 1,75 gr/kg paka. P3 (TBP 2 gr/kg paka. P4 (TBP 2,25 gr/kg Studi menunjukkan bahwa dosis yang berbeda tepung buah pepaya dalam pakan tidak berpengaruh pada pertumbuhan ikan mas. Kata kunci : buah pepaya, ikan mas, pertumbuhan ABSTRACT This research aims to determine how effective the enrichment of goldfish (Cyprinus carpi. with papaya fruit meal is on their growth rate. This research will be carried out in 60 days. This is located in Dakitan Village. Tolitoli Regency. The research used a Completely Randomized Design (CRD) with five treatments and three replications. The papaya flour (TBP) treatments used were P0 (TBP 0 gr/kg fee. P1 (TBP 1. 25 gr/kg fee. P2 (TBP 1. gr/kg fee. P3 (TBP 2 gr/kg fee. kg fee. P4 (TBP 2. 25 gr/kg fee. Studies show that the addition of papaya flour in different doses did not affect the growth of goldfish. Keywords: papaya fruit, goldfish, growth PENDAHULUAN Ikan mas (Cyprinus carpi. merupakan ikan air tawar yang memiliki keunggulan tersendiri jika dipelihara dikolam budidaya . aju pertumbuhannya relatif cepat, tingkat kelangsungan hidupnya tinggi, dan fekunditas telurnya tingg. (Ulkhaq et al. , 2. Untuk mencapai pertumbuhan maksimum ikan yang dibudidayakan harus diberi makan sesuai dengan tingkat kepuasan ikan tersebut. Bila pakan tersedia dalam jumlah yang cukup maka ikan akan mengkonsumsi pakan dengan bebas hingga kenyang dan berhenti makan. Saat ini, upaya mengoptimalkan pertumbuhan dan survival rate ikan sering lakukan dengan cara meningkatkan metode pemberian pakan, misalnya pengayaan pakan dengan bahan alami (Laheng et al. , 2019. Mulyani et al. , 2. Secara umum, pakan ikan yang baik adalah yang dibuat dengan teliti dan memiliki jumlah nutrisi yang tepat untuk membantu pertumbuhan ikan. Kandungan gizi terdiri dari lemak, protein, karbohidrat, mineral, dan vitamin dalam proporsi yang proporsional (Devani, 2. Pemanfaatan bahan alami . uah pepay. untuk kegiatan pengayaan pakan merupakan suatu potensi dalam meningkatkan kualitas pakan karena mengandung enzim papain yang memecah protein menjadi molekul yang lebih sederhana. Papain juga berfungsi sebagai biokatalisator dalam reaksi kimia yang terlibat dalam metabolisme (Prihatini & Dewi, 2. Penelitian terlihat bahwa pemberian tepung buah pepaya terhadap pertumbuhan dan rasio konversi pakan ikan bandeng (Chanos chano. terlihat pertumbuhan bobot mutlak dan rasio konversi pakan terbaik dengan dosis 7,5 persen per kilogram pakan (Wijianto et al. , 2. Penelitian lainnya yang dilakukan (Simanjuntak et al. , 2. , tepung buah pepaya dengan dosis 2,25 g/kg menjadi pakan yang memberikan konsentrasi terbaik untuk pertumbuhan ikan Nila. Dengan dosis ini, ikan dapat mencapai 29,13 g berat mutlak, 73,35 cm panjang mutlak, dengan nilai konversi pakan 1,16 dan tingkat kelulushidupan 60%. Penelitian ini dilakukan tentang bagaimana penambahan tepung buah pepaya dengan berbagai formulasi pakan memengaruhi pertumbuhan ikan mas. METODE Studi ini dilakukan di Desa Dakitan. Kabupaten Tolitoli, selama 60 hari. Penelitian ini menggunakan alat dan bahan meliputi pH meter, termometer, loyang, almunium foil, timbangan, mistar, blender, nampan, dan alat tulis. Ikan mas 75 ekor berukuran 2 gram, tepung buah pepaya, dan pakan komersil protein 35% digunakan. Rancangan Penelitian Eksperimen yang dilakukan memakai Rancangan Acak Lengkap (RAL) yaitu lima perlakuan dengan tiga ulangan dan perlakuan yang diujikan yaitu tepung buah pepaya (TBP) dengan dosis yang berbeda yaitu: Perlakuan P0 = TBP 0 gr/kg pakan Perlakuan P1 = TBP 1,25 gr/kg pakan Perlakuan P2 = TBP 2 gr/kg pakan Perlakuan P4 = TBP 2,25 gr/kg pakan Prosedur Penelitian BBI Lakatan di Kabupaten Tolitoli. Provinsi Sulawesi Tengah, adalah tempat ikan uji didapatkan yaitu sebanyak 75 ekor untuk penelitian, masing-masing berukuran 2 gram dan berukuran 10-12 cm. Selanjutnya, wadah pemeliharaan adalah baskom sebanyak lima belas buah, yang diisi dengan air sebanyak dua puluh liter. Bahan utama dalam penelitian ini adalah buah pepaya muda. Kulit buah pepaya muda kemudian dikupas, bijinya dibuang, dicuci dengan air mengalir hingga bersih, dan kemudian dipotong Buah pepaya kemudian dijemur di bawah sinar matahari A1 minggu hingga kadar airnya mendekati 0%. Setelah kering, pepaya diblender hingga menjadi tepung (Simanjuntak et al. , 2. Pembuatan pakan adalah tahap berikutnya. Tepung buah pepaya yang telah encerkan dicampur ke pakan komersil dengan metode spray. Ikan Mas diberikan pakan komersil sebanyak 5% berat tubuhnya dua kali setiap hari. Pakan diberikan pada pukul 08. 00 dan 17. Parameter Uji Parameter uji yang di ukur meliputi bobot mutlak, panjang mutlak, kelangsungan hidup (Effendie, 1. Pertumbuhan mutlak dihitung dengan rumus berikut: Pertumbuhan mutlak . = Berat ikan akhir . Ae Berat ikan awal . Kelangsungan hidup dihitung dengan rumus berikut: Kelangsungan hidup (%) = x 100% Kualitas Air Kualitas air diukur setiap 10 hari sekali untuk mengetahui suhu, pH selama penelitian. Pengukuran ini adalah parameter pendukung dalam menilai perlakuan yang di cobakan. Analisis Data Untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap pertumbuhan ikan, data yang diperoleh dari penelitian akan dianalisis dengan ANOVA. Dianalisis sidik ragam . ji F) dengan taraf kepercayaan 95%. Jika terdapat perbedaan antar perlakuan maka dilakukan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ). HASIL DAN PEMBAHASAN Selama empat puluh hari, pertumbuhan ikan mas yang diberi berbagai dosis tepung buah pepaya diamati. Hasil penelitian menunjukkan dosis tepung buah pepaya yang berbeda tidak berpengaruh pada pertumbuhan ikan mas, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1. Sebaliknya, penelitian (Simanjuntak et al. , 2. , menunjukkan bahwa ikan nila mengalami pertambahan berat yang signifikan ketika diberi pakan yang mengandung tepung buah pepaya. Ada perbedaan kemampuan antar jenis ikan dalam memanfaatkan tepung buah pepaya. Penjelasan ini diperkuat Mulyani et al. , . Reaksi ikan terhadap pakan bervariasi tergantung pada jenis ikan, ukuran ikan, siklus pemberian pakan, dan kondisi lingkungan. Setiap jenis pakan membantu pertumbuhan dan ketahanan tubuh ikan. Menurut (A. Putri et al. , 2. , pertumbuhan ikan yang lebih besar dapat disebabkan oleh pemanfaatan protein dalam pencernaan pakan dan lingkungannya. Selain itu, pakan mengandung energi tinggi yang diberikan ke ikan tidak dapat dicerna dan menyebabkan pertumbuhan ikan yang lebih rendah. Ini karena pakan tersebut mengandung enzim papain, yang mengubah protein menjadi nilai negatif dan menghambat pertumbuhan ikan. Pertumbuhan Mutlak . 5,22 a 5,16 a 5,15 a 4,95 a Perlakuan Gambar 1. Pertumbuhan mutlak selama penelitian 40 hari. Kelangsungan Hidup Salah satu zat yang dapat diperoleh dari getah tanaman pepaya adalah papain, yang memiliki rasa pahit yang sangat tinggi yang mengurangi keinginan ikan mas untuk makan (Putri, 2. Senyawa aktif lainnya yang ditemukan dalam getah pepaya adalah flavonoid, alkaloid, tannin, triterpenoid, steroid, dan saponim . e Oliveira & Vityria, 2. Homolycorine dan tazettine adalah dua contoh senyawa alkaloid yang berbahaya (Ningrum et al. , 2. Racun yang merusak bagian darah atau menyebabkan hemolisis pada darah disebut sapotoksin. Racun ini berbahaya bagi hewan berdarah dingin (Rachman et al. , 2. Menurut Rohyami, . flavonoid menyebabkan larva artemia salina menjadi sangat toksis. Selain itu, komsumsi terlalu banyak tannin akan menghambat penyerapan meneral, seperti besi (Ismarani, 2. Hasil pengamatan selama empat puluh hari pemeliharaan menunjukkan bahwa ikan mas yang diberi pakan diperkaya dengan TBP terlihat nilai kelangsungan hidup yang tidak berpengaruh (Gambar . Namun, penambahan TBP pada pakan masih dapat ditolerir oleh ikan mas dan tidak berdampak negatif pada kelangsungan hidupnya. Menurut (Mulyani et al. , 2. , tingkat kelulushidupan di atas 50% dianggap baik, tingkat kelulushidupan antara 30 dan 50 persen sedang, dan tingkat kelulushidupan di bawah 30% dianggap tidak baik. Perlakuan Gambar 2. kelangsungan hidup. Salah satu faktor yang memengaruhi kelangsungan hidup ikan adalah kualitas airnya. Hasil dari pengukuran kualitas air selama penelitian menunjukkan bahwa suhu air antara 23-25AC masih layak untuk budidaya ikan mas. Ini sesuai dengan penjelasan Djarijah . , suhu antara 22-28AC adalah yang ideal untuk hidup ikan mas. Laju pertumbuhan, metabolisme, dan napsu makan ikan sangat dipengaruhi oleh suhu air. Semua perlakuan terlihat pH berkisar antara 6,6-8,5. pH dalam kisaran ini dianggap baik untuk budidaya ikan mas, sesuai dengan pernyataan Darwis et al. , . , bahwa kisaran pH yang baik untuk budidaya ikan mas adalah 6,7Ae8,5. Penelitian ini pada pH sudah mencukupi untuk pH perairan akan dipengaruhi oleh jumlah kotoran ikan yang ada dalam suatu wadah. Kemudian selama penelitian, air diganti tiga kali dalam empat puluh hari untuk menjaga kualitas air. KESIMPULAN Kesimpulan penelitian ini yaitu pemberian TBP pada pakan tidak meningkatkan pertumbuhan ikan mas secara signifikan. Namun demikian, perlakuan yang dicobakan masih berdampak baik pada kelangsungan hidup ikan mas. DAFTAR PUSTAKA