Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 70-76 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 70-76 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 Analisis Dampak Pandemi Covid 19 Terhadap Penurunan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Cempedak Lobang Kabupaten Serdang Bedagai Ismawati Dewi1. Riny Viri Insy Sinaga3. Zulaili3 Universitas Al Washliyah Dewi5312641@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui secara parsial maupun simultan apakah pandemi Covid 19, wilayah dan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat di Desa Cempedak Lobang Kabupaten Serdang Bedagai. dan seberapa besar persentasenya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan beberapa uji yakni reliability analysis, uji penyimpangan asumsi klasik dan regression Berdasarkan hasil regresi data primer yang diolah dengan menggunakan SPSS 20, diperoleh persamaan regresi linier berganda sebagai berikut: Y = 4,531 0,357 X1 0,068 X2 0,473 X3 e. Secara parsial, variabel covid 19 (X. memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat. Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai t hitung > t tabel . ,787 > 1,. Variabel wilayah (X . tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat. Artinya hipotesis pada penelitian ini ditolak, terbukti dari nilai t hitung < t tabel . ,175 < 1,. Sedangkan variable jumlah penduduk (X. memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat. Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai t hitung > t tabel . ,290 > 1,. Secara simultan, variabel covid 19 (X . , wilayah (X. dan jumlah penduduk (X. memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat. Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai F hitung > F tabel . ,381 > 3,. Variabel covid 19 (X. , wilayah (X. dan jumlah penduduk (X. mampu memberikan kontribusi pengaruh terhadap variabel penururnan tingkat kesejahteraan masyarakat sebesar 60,9% sedangkan sisanya sebesar 39,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dari kesimpulan di atas, penulis memberikan saran melihat kurang tingginya persentase pengaruh variabel wilayah terhadap penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat maka pihak perusahaan harus lebih menggencarkan program untuk pengembangan wilayah serta menata ruang-ruang terbuka agar lebih asri lagi. Diharapkan ada penelitian yang mendalam di masa yang akan datang yang dilakukan peneliti-peneliti lainnya mengenai variabel covid 19, wilayah dan jumlah penduduk terhadap penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat. Kata Kunci: Covid 19. Wilayah. Jumlah Penduduk dan Penurunan Tingkat Kesejahteraan Pendahuluan Covid 19, atau virus corona, muncul di benak masyarakat umum. Wabah ini pertama kali terdeteksi di China pada awal 2019. Ribuan orang telah meninggal karena virus tersebut. Virus ini telah menjadi panggung utama di banyak negara, termasuk Indonesia. Di penghujung tahun 2019, pandemi Covid-19 mulai melanda Indonesia. Efek ekonomi ini berdampak luas di seluruh Indonesia. Ekonomi semua wilayah lebih buruk dan terancam daripada sebelumnya. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia segera mengambil langkah positif untuk membatasi penyebarannya semaksimal mungkin. Indonesia lebih memilih jarak sosial daripada solusi yang menghalangi akses orang masuk dan keluar kawasan. Mencegah penyebaran virus yang umum di sebagian besar negara. Inti dari jarak sosial adalah menjauh dari aktivitas sosial langsung dengan orang lain. Blokade, di sisi lain, berarti bahwa daerah itu terisolasi dan segala sesuatu muncul dari kegiatan di daerah Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 70-76 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 70-76 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 Alasan utama Indonesia lebih memilih untuk menerapkan batasan sosial adalah karena banyak orang Indonesia bergantung pada gaji harian mereka. Begitu blokade diterapkan, mereka yang rentan tidak akan dapat hidup. Menjaga jarak sosial memaksa semua warga untuk memiliki setidaknya beberapa pesona, seperti bekerja dari rumah, belajar di rumah, dan beribadah di rumah. Karena Indonesia adalah negara berkembang, hanya ada satu masalah kemiskinan. Isu penting dan mendasar dalam upaya pengembangannya. Berbagai pandangan tentang kemiskinan menunjukkan bahwa kemiskinan merupakan fenomena yang kompleks. Fenomena ini memperumit pengukuran kemiskinan. Namun sebagai contoh dan sumber bagi pembuatan kebijakan pengentasan kemiskinan global, kemiskinan tetap harus terukur. Wilayah Indonesia menjadi salah satu Negara yang memiliki tingkat Covid 19 yang tergolong tinggi, sehingga Pemerintah Pusat sangat serius dalam menangani masalah tersebut. Wilayah Indonesia yang merupakan wilayah kepulauan dan memiliki pulau yang banyak sehingga penyebaran virus dapat melalui air dan udara yang dihirup dan dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Dengan jumlah penduduk yang sangat banyak menyebabkan interaksi sosial masyarakat Indonesia sangat kuat. Hal ini juga dapat memicu penyebaran virus terjadi begitu cepat. Populasi atau penduduk menjadi salah satu faktor Indonesia menjadi negara yang penyebaran virusnya sangat cepat dibandingkan dengan negara-negara lainnya. Sehingga tidak dapat dipungkiri hampir seluruh bagian di wilayah Indonesia secara serentak terdampak kepada penduduknya. Akibat dari Covid 19 jumlah penduduk miskin di Indonesia berfluktuasi meningkat. Salah satunya di Kabupaten Serdang Bedagai untuk di Desa Cempedak Lobang, berdasarkan laporan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai mengalami penurunan tingkat kesejahteraan Hal ini dikarenakan banyak perusahaan di Desa Cempedak Lobang yang melakukan PHK karyawannya diakibatkan Pendemi Covid 19. Kemudian kurangnya dukungan pemerintah Kabupaten untuk memberikan modal kepada masyarakat yang terkena PHK untuk dapat Tingkat kesejahteraan masyarakat Cempedak Lobang menurun dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang mengajukan data untuk mendapatkan bantuan dana sosial dari Pemerintah. Landasan Teoritis Pandemi Covid 19 Pandemi Covid-19 ialah krisis kesehatan yang menggemparkan dunia pada awal tahun Dunia dikagetkan dengan merebaknya sebuah virus baru yaitu coronavirus jenis baru (SARS-Co-V-. dan penyakitnya disebut Coronavirus Disease (Covid-. Virus jenis baru ini berasal dari Wuhan. Tiongkok yang ditemukan pada akhir Desember tahun 2019. Virus corona merupakan keluarga besar virus sumber penyakit ringan hingga berat, seperti pilek dan penyakit serius seperti SARS dan MERS. Infeksi Covid-19 dapat menimbulkan gejala sedang hingga berat. Gejala klinis yang timbul yaitu kesulitan bernafas, batuk, hingga demam. Selain itu dapat disertai dengan sesak nafas memberat, fatigue . , myalgia . yeri oto. , gejala gastrointenistal seperti diare serta gejala saluran nafas lain. Setengah dari beberapa pasien muncul sesak dalam satu minggu. Virus ini disebut sebagai pandemi karena merebak dengan cepat ke berbagai negara, salah satunya dengan dibawa oleh para wisatawan atau orang-orang yang berkunjung ke negara lain yang tanpa sadar telah terpapar virus corona sehingga mereka menyebarkannya ke orang lain yang belum terpapar. Begitulah virus ini bermutasi di dunia. Salah satu negara yang terdampak akibat virus corona ini ialah Indonesia. Banyak sektor di Indonesia yang terkena Sektor usaha merupakan salah satu sektor yang merasakan dampak dari adanya pandemi ini. Banyak usaha baik skala kecil maupun skala besar ditutup guna mengurangi penyebaran virus ini. Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 70-76 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 70-76 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 Pengertian Wilayah Menurut pendapat dari R. Dickinson, wilayah ialah himpunan dari tanah, air, udara, tumbuhan, hewan dan manusia dengan interaksi khusus sebagai keseragaman yang kelangsungannya memiliki ciri khusus dari permukaan bumi. Menurut pendapat dari R. Dickinson, wilayah ialah sesuatu yang keadaan fisiknya seragam. Menurut pendapat dari Fannemar, wilayah ialah kawasan yang dikelompokkan melewati kelihatan permukaan yang sama dan bertolang belakang dengan kawasan sekelilingnya. Menurut pendapat dari Taylor, wilayah ialah bagian dari permukaan bumi yang berbeda dan diarahkan oleh bentuk-bentuk yang berbeda dan diarahkan oleh bentuk-bentuk yang berbeda dari lainnya. Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa wilayah adalah sebuah kawasan yang diduduki atau berupa regional dari sebuah otonom. Secara umum, wilayah adalah suatu bagian permukaan bumi yang mempunyai cisi khusus tersendiri yang memvisualkan satu kesamaan sehingga dengan terbuka bisa dibedakan dari wilayah-wilayah lain di kawasan Pengertian Penduduk Menurut UUD 1945 pasal 26 ayat 2, penduduk adalah Warga Negara Indonesia dan Orang Asing yang bertempat tinggal di Indonesia. Menurut Dr. Kartomo, penduduk adalah sejumlah orang yang mendiami suatu daerah tertentu. Apabila di daerah didiami oleh banyak orang dan menetap di sana, maka itu bisa diartikan sebagai penduduk terlepas warga negara atau pun bukan. Menurut Jonny Purba, penduduk adalah orang yang menjadi dirinya pribadi maupun menjadi anggota keluarga, warga negara maupun anggota masyarakat yang memiliki tempat tinggal di suatu tempat di wilayah negara tertentu dan juga pada waktu tertentu. Menurut P. H Simanjuntak, penduduk adalah orang yang bertempat tinggal atau pun yang sedang berdomisili di suatu negara. Penduduk Menurut Badan Kependudukan dan Catatan sipil, adalah orang yang mempunyai KTP (Kartu Tanda Pendudu. dan atau mempunyai KK (Kartu Keluarg. Menurut Srijanti dan A. Rahman, penduduk adalah orang yang menempati suatu wilayah tanpa melihat status kewarganegaraan. Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa penduduk merupakan seseorang yang berdiam di suatu tempat dan dan terdata secara resmi. Pengertian Tingkat Kesejahteraan Kesejahteraan sosial dapat didefenisikan sebagai suatu kondisi kehidupan individu dan masyarakat yang sesuai dengan standar kelayakan hidup yang dipersepsi masyarakat (Swasono, 2. Tingkat kelayakan hidup dipahami secara relatif oleh berbagai kalangan dan latar belakang budaya, mengingat tingkat kelayakanditentukan oleh persepsi normatif suatu masyarakat atas kondisi sosial, material, dan psikologis tertentu. Menurut Undang-undang No. 11 Tahun 2009, tentang Kesejahteraan Masyarakat, kesejahteraan masyarakat adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri, sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya. Dari Undang-Undang di atas dapat kita cermati bahwa ukuran tingkat kesejahteraan dapat dinilai dari kemampuan seorang individu atau kelompok dalam usaha nya memenuhi kebutuhan material dan spiritual nya. Kebutuhan material dapat kita hubungkan dengan pendapatan yang nanti akan mewujudkan kebutuhan akan pangan, sandang, papan dan kesehatan. Kemudian kebutuhan spiritual kita hubungkan dengan pendidikan, kemudian keamanan dan ketentaraman hidup. Menurut konsep lain, kesejahteraan dapat diukur melalui dimensi moneter maupun non moneter, misalnya ketimpangan distribusi pendapatan, yang didasarkan pada perbedaan tingkat pendapatan penduduk di suatu daerah. Kemudian masalah kerentanan . Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 70-76 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 70-76 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 yang merupakan suatu kondisi dimana peluang atau kondisi fisik suatu daerah yang membuat seseorang menjadi miskin atau menjadi lebih miskin pada masa yang akan datang. Hal ini merupakan masalah yang cukup serius karena bersifat struktural dan mendasar yang mengakibatkan risiko-risiko sosial ekonomi dan akan sangat sulit untuk memulihkan diri . Kerentanan merupakan suatu dimensi kunci dimana perilaku individu dalam melakukan investasi, pola produksi, strategi penanggulangan dan persepsi mereka akan berubah dalam mencapai kesejahteraan. Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa tingakat kesejahteraan merupakan tingkat social dan eonomi yang dimiliki oleh seseorang untuk memenuhi semua kebutuhan primer dan skunder. Metodologi Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Desa Cempedak Lobang Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Desa Cempedak Lobang Kabupaten Serdang Bedagai 6. 164 jiwa sedangkan teknik pengambilan sampelnya dengan menggunakan teknik sampel aksidental . ccidental samplin. yaitu teknik penentuan sampel dengan menggunakan rumu slovin. Berdasarkan teknik pengambilan sampel tersebut maka jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 98 orang. Untuk menganalisis data informasi yang diperoleh penulis menggunakan metode analisis regresi linear berganda, uji parsial . , uji simultan . , dan uji koefisien determinasi. Hasil Penelitian Dan Pembahasan Untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai maka digunakan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan SPSS dapat dilihat hasil empiris penelitian sebagai berikut : Coefficientsa Model Unstandardi Standardize Collinearity Coefficients Coefficients Statistics Std. Toleranc Error Beta Sig. VIF (Constan. Covid_19 Wilayah Jumlah_Pendud Dependent Variable: T_K_Masyarakat Sumber: Output SPSS Versi 20. Data Diolah 2022 Diperoleh persamaan regresi linier berganda sebagai berikut: Y = 4,531 0,357 X1 0,068 X2 0,473 X3 e Konstanta sebesar 4,531 artinya jika covid 19 (X. , wilayah (X. dan jumlah penduduk (X. nilainya 0, maka penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat (Y) nilainya adalah 4,531. Koefisien regresi variabel covid 19 (X. sebesar 0,357 artinya jika variabel independen lain nilainya tetap dan covid 19 mengalami kenaikan 1%, maka penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat akan mengalami kenaikan sebesar 0,357. Koefisien bernilai positif artinya terjadi hubungan positif antara covid 19 dengan penurunan tingkat Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 70-76 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 70-76 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 kesejahteraan masyarakat, semakin naik covid 19 maka semakin naik penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat. Koefisien regresi variabel wilayah (X. sebesar 0,068 artinya jika variabel independen lain nilainya tetap dan wilayah mengalami kenaikan 1%, maka penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat akan mengalami peningkatan sebesar 0,068. Koefisien bernilai positif artinya terjadi hubungan positif antara wilayah dengan penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat, semakin naik wilayah maka semakin turun penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat. Koefisien regresi variabel jumlah penduduk (X. sebesar 0,473 artinya jika variabel independen lain nilainya tetap dan jumlah penduduk mengalami kenaikan 1%, maka penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat akan mengalami peningkatan sebesar 0,473. Koefisien bernilai positif artinya terjadi hubungan positif antara jumlah penduduk dengan penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat, semakin naik jumlah penduduk maka semakin naik penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat. Uji Hipotesis Secara Parsial (Uji . Pada tabel Coefficientsa diperoleh juga nilai t hitung. Nilai t hitung tersebut selanjutnya dibandingkan dengan nilai t tabel pada = 0,05. Nilai t tabel pada df . dimana n adalah banyaknya sampel dan k adalah banyaknya variabel baik variabel bebas maupun terikat, maka 98-4 = 94. Pada df 94 dengan = 0,05 nilai t tabel adalah 1,994. Nilai t hitung variabel covid 19 (X. adalah sebesar 3,204, dengan demikian t hitung > t tabel . ,204 > 1,. dan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 . ,02 < 0,. , maka H 0 ditolak dan H1 diterima yang berarti bahwa variabel covid 19 (X. berpengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat. Nilai t hitung variabel wilayah (X. adalah sebesar 5,743, dengan demikian t hitung > t tabel . ,743 > 1,. dan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 . ,000 < 0,. , maka H 0 ditolak dan H1 diterima yang berarti bahwa variabel wilayah (X. berpengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat. Uji Hipotesis Secara Simultan (Uji F) Anova atau analisis varian merupakan uji koefisien regresi secara bersama-sama . ji F) untuk menguji signifikansi pengaruh beberapa variabel independen terhadap variabel Hasil uji F dapat dilihat pada tabel berikut: ANOVAb Model Sum of Squares df Mean Square Regression Residual Total Predictors: (Constan. Jumlah_Penduduk. Wilayah. Covid_19 Dependent Variable: T_K_Masyarakat Sumber: Output SPSS Versi 20. Data Diolah 2022 Sig. Pada tabel Anovab diperoleh nilai F hitung sebesar 51,381 sedangkan nilai F tabel sebesar 3,09. Dengan demikian F hitung > F tabel . ,381 > 3,. artinya variabel covid 19, wilayah dan jumlah penduduk secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat. Uji Koefisien Determinasi (R. Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 70-76 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 70-76 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 Koefisien detreminasi (R. hasil regresi dapat dilihat pada tabel seperti bawah ini: Model Model Summaryb Adjusted R Std. Error of R Square Square the Estimate Durbin-Watson Predictors: (Constan. Jumlah_Penduduk. Wilayah. Covid_19 Dependent Variable: T_K_Masyarakat Sumber: Output SPSS Versi 20. Data Diolah 2022 Nilai koefisien determinasi (R. hasil regresi sebesar 0,609 artinya bahwa variabel covid 19, wilayah dan jumlah penduduk memberikan kontribusi pengaruh terhadap penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat masyarakat sebesar 60,9%. Hasil ini merupakan hasil dari (R2 x 100%), sedangkan sisanya 39,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kesimpulan Dari hasil penelitian yang telah dibahas dengan mengolah dan kuesioner dan menggunakan beberapa pengujian dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Secara parsial, variabel covid 19 (X. memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat. Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai t hitung > t tabel . ,787 > 1,. Variabel wilayah (X . tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tingkat kesejahteraan Artinya hipotesis pada penelitian ini ditolak, terbukti dari nilai t hitung < t tabel . ,175 < 1,. Sedangkan variable jumlah penduduk (X. memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat. Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai t hitung > t tabel . ,290 > 1,. Secara simultan, variabel covid 19 (X. , wilayah (X. dan jumlah penduduk (X. memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tingkat kesejahteraan Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai F hitung > F tabel . ,381 > 3,. Variabel covid 19 (X. , wilayah (X. dan jumlah penduduk (X. mampu memberikan kontribusi pengaruh terhadap variabel penururnan tingkat kesejahteraan masyarakat sebesar 60,9% sedangkan sisanya sebesar 39,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Daftar Pustaka